Kolektor Hot Wheels Indonesia cetak rekor di ajang Collectors Convention Dinner 2026. Sepasang mobil seri 1 laku Rp200 juta untuk donasi kemanusiaan.
OLX News – Rekor fantastis baru saja tercetak di kalangan kolektor miniatur mobil Tanah Air. Dalam acara pameran eksklusif Hot Wheels Collectors Convention Dinner 2026 yang digelar di Trembesi Hotel BSD, Tangerang Selatan pada Kamis (8/10/2026), sepasang mainan diecast berhasil terlelang dengan nilai mencapai Rp200 juta.
Menariknya, seluruh hasil lelang bernilai luar biasa ini tidak masuk ke kantong penyelenggara, melainkan disumbangkan sepenuhnya untuk kegiatan kemanusiaan.
Sesi lelang amal ini memang sengaja menyasar para kolektor kelas berat. Pihak panitia menawarkan sejumlah mobil cetakan skala 1:64 dengan nomor produksi khusus yang amat langka di pasaran bebas.
Beberapa barang incaran memiliki nomor cetakan seri 500/500, 1.000/1.500, hingga 100/1.500. Keseruan tawar-menawar makin memanas saat panitia mengeluarkan pasangan diecast bernomor 88 dengan posisi yang saling berhadapan arah (kiri dan kanan).
Puncaknya terjadi ketika sepasang mobil bernomor produksi paling awal, yakni seri nomor 1, dilepas ke tengah peserta. Angka tawaran terus meroket akibat persaingan sengit, hingga akhirnya palu resmi diketuk pada angka Rp200 juta.
Angka ini menjadikannya rekor transaksi tertinggi sepanjang acara berlangsung.
Bukti nyata betapa fanatiknya pencinta diecast di Indonesia sebenarnya sudah terasa jauh sebelum palu lelang diketuk. Saat pihak panitia meresmikan jalur pendaftaran, seluruh tiket masuk acara makan malam ini habis diserbu pembeli hanya dalam hitungan menit.
Alasan utama di balik aksi rebutan tiket kilat ini adalah kehadiran tamu istimewa dari Amerika Serikat, yakni Manson Cheung. Pria ini menjabat sebagai desainer sekaligus pimpinan pemodelan 3D (Lead 3D Modeler) untuk merek Hot Wheels. Selama lebih dari dua dekade, tangannya sudah melahirkan banyak desain legendaris.
Proyek paling barunya adalah koleksi Formula 1, yang sukses mengubah bentuk mobil balap tim Mercedes-AMG Petronas, Scuderia Ferrari HP, BWT Alpine, dan Williams Racing ke dalam ukuran genggaman tangan.
Manson juga merupakan sosok yang bertanggung jawab merombak mobil-mobil sungguhan pemenang ajang modifikasi global ke dalam bentuk mainan kecil, seperti seri 2 Jet Z, The Nash, Volvo P1800 Gasser, hingga Mazda Autozam “Texas Toot”.
Project Director IMX, Andre Mulyadi, membenarkan bahwa kedatangan figur kunci seperti Manson menjadi daya tarik tak tertandingi bagi para penggila miniatur mobil.
“Kehadiran Manson Cheung secara langsung ke Indonesia menjadi momen yang sangat berharga bagi para kolektor. Manson adalah sosok di balik banyak barang yang kita koleksi saat ini. Bisa bertemu, berinteraksi, dan berbagi cerita langsung dengan perancangnya merupakan pengalaman yang sangat spesial,” ungkap Andre.
Terkait terjual habisnya tiket dalam waktu kilat, Andre menilai hal tersebut menjadi tolok ukur tingginya antusiasme serta makin kuatnya basis komunitas kolektor mainan otomotif di dalam negeri.
Acara makan malam bersejarah ini merupakan bagian dari rangkaian pemanasan menuju pameran modifikasi raksasa Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026. Mengusung tajuk “Next Gen Culture”, pameran utama ini sedang berlangsung dari 9 hingga 11 Oktober 2026 di Hall 1-3 ICE BSD City.
Bagi pengunjung yang ingin menyaksikan keseruan modifikasi di IMX 2026, pihak panitia juga sudah menyiapkan hadiah undian satu unit mobil kustom GH Style Toyota Kijang hasil garapan penyiar Gofar Hilman. Kupon undian otomatis didapatkan saat membeli tiket masuk di loket lokasi acara.
Cara lainnya adalah dengan membeli pernak-pernik resmi Turbo Bastard Wheel (TBW) di stan pameran, atau lewat lapak jualan daring bagi kolektor yang berhalangan hadir ke BSD.
Pameran yang didukung penuh oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini juga diramaikan oleh pabrikan roda empat ternama seperti Wuling, BYD, Toyota, hingga Daihatsu.
Merek lokal Coga Bodykit luncurkan add-on bergaya VIP berbahan serat karbon untuk Toyota Alphard Gen 4 di IMX 2026. Bikin mobil premium tampil beda.
OLX News – Pemilik Toyota Alphard Generasi ke-4 yang ingin tampil beda kini punya racikan modifikasi baru garapan anak bangsa.
Merek spesialis pembuat komponen eksterior lokal, Coga Bodykit, resmi merilis paket bodykit bergaya VIP khusus untuk Toyota Alphard di pameran Indonesia Modification & Lifestyle Expo atau IMX 2026, di ICE BSD.
Kehadiran produk baru ini langsung memancing perhatian karena secara spesifik menyasar kalangan atas yang ingin kendaraannya terlihat lebih berwibawa, namun tetap mempertahankan bentuk bawaan pabrik yang sudah mewah.
Andra, perwakilan dari Coga Bodykit, membocorkan detail komponen yang disematkan pada proyek modifikasi terbaru ini.
Ia memastikan perombakan dilakukan tanpa merusak rancang bangun asli mobil. “Coga Alphard untuk Toyota Alphard Gen 4 ini mengusung sistem add-on dengan gaya elegan dan VIP. Komponennya meliputi bumper depan, side skirts, bumper belakang, serta ducktail yang khusus kami buat dari bahan serat karbon,” jelas Andra di ICE BSD, Sabtu (10/10/2026).
Penerapan sistem add-on alias tempelan tambahan ini membuat proses pemasangannya jauh lebih praktis di bengkel.
Sementara itu, material serat karbon sengaja dipilih agar komponen tambahan ini tetap ringan tetapi kokoh menahan benturan.
Seluruh paket bodi dirancang dengan perhitungan matang demi mendapatkan tingkat presisi tinggi.
Hasilnya, aksesori ini sukses menyatu rapi dengan lekukan bodi asli kendaraan tanpa mengganggu fungsi operasional harian.
Keberanian Coga Bodykit merilis produk di ajang modifikasi sekelas IMX 2026 ini jadi bukti kuat bahwa industri aftermarket dalam negeri punya taring tajam.
Kualitas pengerjaan dan desain kreator lokal kini sudah sangat pantas diadu dengan barang impor di pasar global.
Kreator otomotif Ridwan Hanif patahkan stigma mobil listrik membosankan. Modifikasi BYD Atto 1 miliknya dirombak pakai wide body kit agresif di ajang IMX 2026.
OLX News – Mobil listrik berukuran mungil kerap identik sebagai kendaraan harian yang sopan dan minim sentuhan personalisasi.
Stigma tersebut langsung dipatahkan oleh kreator konten otomotif Ridwan Hanif lewat proyek rombakan terbarunya pada BYD Atto 1 yang dipamerkan di ajang Indonesia Modification & Lifestyle Expo atau IMX 2026, di ICE BSD.
Alih-alih membiarkan bodi mobilnya tampil standar pabrikan, Ridwan mengaplikasikan custom wide body kit yang dirancang khusus yang membuat dimensi mobil listrik mungil ini terlihat jauh lebih padat dan berotot.
Sentuhan agresif makin kentara berkat perpaduan garis bodi yang tajam serta pelapis warna bodi (wrapping) dari jenama Fanchi.
Hasilnya, mobil bertenaga baterai ini punya postur yang sangat pas dan siap jadi pusat perhatian di jalan raya.
Proyek ini sengaja dibangun untuk membuktikan bahwa kendaraan bebas emisi tidak selalu harus mengorbankan estetika gaya hidup pemiliknya.
Kehadiran mobil berotot ini di IMX 2026 diharapkan sanggup menggugah selera para pemilik mobil BYD Atto 1 untuk menjadikan kendaraan listrik sebagai bahan kreasi baru yang tidak kalah gahar dibandingkan mobil konvensional.
Kejutan di pameran IMX yang berlangsung hingga 11 Oktober 2026 ini tidak sekadar memanjakan mata lewat karya liar modifikator lokal.
Pengunjung juga berpeluang membawa pulang supergiveaway berupa satu unit mobil GH Style Toyota Kijang garapan Gofar Hilman.
Bagi pencinta modifikasi yang belum memegang karcis, loket penjualan langsung (On The Spot) masih dibuka dengan harga mulai Rp100 ribu.
Pengunjung bisa menikmati potongan harga hingga 50 persen khusus bagi nasabah BCA yang bertransaksi menggunakan fitur kode pindai di myBCA, BCA Mobile, Sakuku, Paylater BCA, atau kartu kredit.
Pameran ini juga didukung penuh oleh sederet pabrikan besar mulai dari Wuling, BYD, Omoda Jaecoo, Toyota, Jetour, hingga Daihatsu.
Pameran modifikasi dan gaya hidup IMX 2026 resmi dibuka di ICE BSD. Hadirkan mobil garapan artis, drifter internasional, dan hadiah undian Toyota Kijang Gofar Hilman.
OLX News – Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026, ajang pameran modifikasi terbesar di wilayah Asia Tenggara, resmi berlangsung di ICE BSD City Hall 1–3 pada Jumat, 9 Oktober 2026.
Bertajuk “Next Gen Culture”, acara yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut hingga 11 Oktober ini menjadi panggung pembuktian bahwa tangan-tangan terampil modifikator lokal sudah sangat pantas disejajarkan dengan para pembuat karya mesin kelas dunia.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Indonesia, Irene Umar, serta Direktur Jenderal ILMATE, Setia Diarta, hadir mewakili pihak pemerintah untuk membuka pameran IMX 2026.
Project Director IMX, Andre Mulyadi, menegaskan bahwa komposisi acara tahun kesembilan ini sangat langka dan belum tentu bisa diulang pada masa mendatang.
“Kalau ingin melihat sejauh apa Indonesia telah melangkah dan ke mana arah tren otomotif generasi berikutnya, datanglah ke IMX 2026. Tahun ini bukan hanya untuk dilihat, tapi ini tahun untuk kita semua menjadi bagian dari sejarahnya,” kata Andre dalam sambutannya.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, langsung merespons positif. Ia menyatakan bahwa karya anak bangsa yang berhasil merombak kendaraan hingga memiliki sentuhan personal tinggi adalah bukti kuat mengapa modifikasi otomotif wajib masuk ranah ekonomi kreatif.
Senada dengan hal tersebut, Setia Diarta menyoroti bagaimana acara ini menjadi ladang cuan bagi UMKM lokal. Makin banyak lapak usaha kecil, mulai dari penyedia suku cadang sampai bisnis gaya hidup yang kebanjiran pesanan dari pengunjung.
Tahun ini, pengunjung IMX paling beruntung akan membawa pulang giveaway berupa 1 unit mobil kustom GH Style Toyota Kijang garapan Gofar Hilman.
Caranya cukup dengan membeli tiket masuk pameran atau jajan pernak-pernik resmi Turbo Bastard Wheel (TBW) di lokasi maupun lewat lapak jualan daring, pengunjung langsung dapat satu lembar kupon sakti.
Bagi yang belum sempat membeli tiket pesanan awal, loket langsung di lokasi masih melayani penjualan dengan tarif mulai dari Rp100 ribu saja. Spesial buat para nasabah BCA yang jadi pendukung utama acara ini, ada potongan harga karcis setengah harga hingga promo tambahan lewat sistem bayar tunda (Paylater) atau kartu kredit.
Spesifikasi Kia Carens EV yang unjuk gigi di pameran GIIAS 2026 kabarnya siap dirakit lokal dengan target TKDN tembus 80 persen.
OLX News – Kia secara resmi mengumumkan rencananya untuk ikut bertarung di segmen mobil keluarga bertenaga setrum dengan memamerkan purwarupa Kia Carens EV pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Jakarta 2026 lalu.
Keputusan ini menjadi strategi industri skala besar untuk merakit kendaraan serbaguna (MPV) ini secara langsung di Indonesia dengan sebuah target ambisius: memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga mendekati angka 80 persen.
Aturan dari pemerintah saat ini mewajibkan batas minimum TKDN sebesar 40 persen untuk kendaraan listrik agar berhak mendapatkan insentif pemotongan pajak.
Kia tidak sekadar ingin memenuhi syarat minimal tersebut. Mereka sedang mematangkan rantai pasok baterai dan fasilitas manufaktur lokal untuk memastikan nilai TKDN ini jauh melampaui standar.
Strategi perakitan lokal ini juga berdampak langsung pada pemotongan ongkos produksi, sehingga bisa dipasarkan dengan harga jauh lebih bersaing ke konsumen.
Vice President Commercial Kia Sales Indonesia, Welly Nugroho, menegaskan bahwa peralihan ke motor listrik sama sekali tidak akan mengorbankan nilai jual utama dari mobil ini, yakni kepraktisan angkut penumpang.
“Kebutuhan keluarga tetap menjadi inti dari pengembangan Carens. Dengan hadirnya pilihan penggerak listrik, kami ingin membawa pilihan baru yang tetap nyaman, praktis, dan mudah digunakan sehari-hari. Berikut dengan dukungan produksi lokal yang juga menjadi bagian penting agar pengembangannya semakin sesuai dengan kebutuhan di Indonesia. Melalui konsep yang kami tampilkan di GIIAS, masyarakat sudah bisa melihat arah yang sedang kami siapkan,” tegas Welly dalam siaran pers, Rabu (7/10/2026).
Wujud konsep Carens EV sudah terlihat sangat matang dan siap masuk lini perakitan ketika tampil di GIIAS 2026. Kia menjamin identitas aslinya sebagai kendaraan berkapasitas tiga baris bangku tidak akan hilang.
Kelapangan kabin tetap menjadi sajian utama. Lantai kabin di Kia Carens EV dirancang jauh lebih rata berkat penempatan modul sel baterai di bagian bawah struktur sasis, membebaskan ruang gerak kaki penumpang di baris kedua dan ketiga.
Fasilitas hiburan dan informasi pengemudi dipusatkan pada layar ganda memanjang berdesain panoramic display di area dasbor tengah. Untuk urusan pencahayaan alami dan sirkulasi udara kabin saat bepergian ke daerah pegunungan, pabrikan menyematkan atap kaca panoramic sunroof berukuran raksasa.
Sistem keselamatan aktif berbasis sensor pengukur jarak atau Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) dipastikan hadir sebagai perlengkapan standar. Sistem cerdas ini mencakup pengereman otomatis saat mendeteksi rintangan di depan, penjaga marka jalur kemudi, dan pemantau area titik buta di kaca spion.
Membaca rekam jejaknya, nama Carens bukanlah pemain baru di atas aspal Tanah Air. Model ini pertama kali menginjakkan roda di Indonesia pada tahun 2000, selang setahun setelah debut perdana peluncurannya secara global pada 1999.
Penjualannya mulai menanjak signifikan saat generasi Carens II masuk pada 2003, yang saat itu juga sudah dirakit secara utuh di pabrik lokal dalam negeri dengan sistem Completely Knocked Down (CKD).
Satu dekade kemudian, tepatnya pada 2013, Kia membuat gebrakan dengan meluncurkan All New Carens bermesin 2.0 liter. Generasi ketiga ini sangat mencuri perhatian kalangan pecinta otomotif berkat fitur unik bernama Flex Steer. Teknologi ini memungkinkan pengemudi mengatur tingkat kepekaan putaran setir ke dalam tiga mode berbeda: Comfort untuk manuver parkir yang ringan, Normal untuk rute harian, dan Sport untuk pengendalian presisi di jalan tol.
Welly Nugroho kembali menyoroti bagaimana ekspektasi pembeli telah bergeser jauh dari masa ke masa seiring berjalannya waktu.
“Dulu, banyak orang mengenal Carens karena kabinnya yang lapang. Sekarang, mereka juga melihat desain, teknologi, dan bagaimana mobil itu terasa saat digunakan. Carens perlu terus mengikuti perubahan itu tanpa kehilangan hal yang sejak awal dicari penggunanya,” tambah Welly.
Melihat siklus perjalanannya yang sudah menyentuh 26 tahun di pasar roda empat dunia, perombakan berkesinambungan dari Kia Carens memperlihatkan bagaimana sebuah alat transportasi massal mampu menyesuaikan diri dengan selera pasar.
Dari bentuk membulat bak kapsul pada awal pergantian milenium, berubah wujud menjadi mobil bongsor bertampang tangguh, hingga sekarang bersiap mencopot jalur knalpotnya demi mengejar tren bebas emisi gas buang.
Bagi kebanyakan calon pembeli di Indonesia, lompatan teknologi menuju motor setrum pada kelas mobil tujuh penumpang sejatinya masih memunculkan keraguan. Ketersediaan lokasi stasiun pengisian daya umum (SPKLU) yang belum merata di jalur lintas provinsi, kekhawatiran soal persentase baterai saat terjebak macet berjam-jam, hingga patokan harga jual mobil listrik yang kerap melonjak tinggi dari varian konvensional menjadi kendala utama di benak konsumen.
Melalui patokan persentase kandungan lokal yang tinggi, pihak pabrikan berupaya menekan rasio ongkos kirim dan beban pajak agar selisih harga versi EV dan bensin tidak membebani daya beli masyarakat. Apabila pengadaan inti sel baterai dapat dipenuhi seluruhnya dari pabrik pengolahan di dalam negeri, risiko kenaikan harga akibat fluktuasi mata uang asing dapat dipangkas seminimal mungkin.
Langkah terukur dari Kia ini tentunya jadi ancaman bagi merek mobil penguasa di segmen MPV, khususnya MPV listrik, menjadikan persaingan di segmen tersebut semakin panas dalam beberapa tahun ke depan.
Motul bawa duta merek ke F1 Monza dan jajal aspal pegunungan Dolomites Italia untuk buktikan performa tangguh pelumas transmisi.
OLX News – PT Motul Indonesia Energy (MIE) di awal bulan September 2026 lalu, memboyong para brand ambassador mereka terbang langsung ke Italia untuk melihat langsung persaingan jet darat Formula 1 di Sirkuit Monza, dan melakoni agenda touring bertajuk Wheels & Wonders Italy.
Sejak awal bergulirnya musim balap 2026, Motul memang resmi ditunjuk sebagai Official Supplier untuk tim raksasa McLaren Formula 1 Team.
Di dalam garasi McLaren, tugas pabrikan pelumas asal Prancis ini bukan sekadar menyuplai oli mesin biasa. Mereka diberi mandat spesifik untuk meracik pelumas transmisi kelas atas yang dituang langsung ke dalam sistem girboks (gearbox) dan diferensial mobil balap berkode MCL40.
Sirkuit Monza mayoritas lintasannya berkarakter lurus panjang tanpa hambatan. Kondisi sirkuit semacam ini memaksa mobil melaju dalam batas kecepatan maksimal lebih dari 300 kilometer per jam selama hampir sepanjang jalannya putaran balap.
Kondisi ini menyebabkan kerja mesin dan transmisi bekerja sangat keras akibat perpindahan transmisi dalam sekejap mata, menahan lonjakan tenaga mesin buas, serta beroperasi pada suhu panas yang ekstrem.
Untuk memastikan persneling tidak rontok di tengah lintasan, tim riset dan pengembangan (R&D) terjun langsung bekerja sama dengan para insinyur teknis McLaren.
Kedua pihak secara ketat merumuskan spesifikasi pelumas khusus yang sanggup memenuhi standar ketahanan mutlak ala jet darat kelas dunia.
Melalui kunjungan langsung ke pinggir lintasan, para perwakilan merek asal Indonesia diajak melihat fakta keras di lapangan. Mereka menyaksikan bagaimana riset panjang di laboratorium kimia diterapkan untuk melindungi komponen mekanis mobil balap di dunia nyata.
Managing Director PT Motul Indonesia Energy (MIE), Welmart Purba, menerangkan bahwa langkah ini adalah cara paling efektif untuk membuktikan keunggulan teknologi yang dikembangkan oleh perusahaan.
“Melalui pengalaman menyaksikan langsung balapan di Sirkuit Monza, para brand ambassador Motul di Indonesia dapat melihat bagaimana teknologi, engineering, dan performa menjadi bagian penting dalam kompetisi Formula 1,” beber Welmart saat menjelaskan sasaran utama dari agenda kunjungan istimewa tersebut.
Menguji Ketahanan Fisik dan Mesin di Dolomites
Setelah puas menonton langsung balapan Formula 1 di Monza, agenda langsung dilanjutkan dengan sesi pembuktian praktik di jalan umum.
Pihak penyelenggara menantang peserta untuk memegang kemudi sendiri dan melakukan perjalanan darat lintas provinsi menuju kawasan pegunungan Dolomites.
Rombongan dipecah ke dalam dua kelompok besar, yakni regu pengemudi mobil dan penunggang sepeda motor, agar seluruh individu bisa menikmati perjalanan sesuai gaya berkendara andalan masing-masing.
Perjalanan menantang ini mengawali garis mula dari Kota Milan yang sibuk, bergerak menyusuri rute menuju Danau Garda (Lake Garda). Kawasan pinggiran danau ini menyuguhkan aspal mulus berdampingan dengan bentangan perairan biru yang tenang.
Rute awal ini sengaja dipilih sebagai fase pemanasan yang ideal sebelum para peserta masuk ke rute menanjak di wilayah utara.
Meninggalkan kawasan danau, rombongan memutar arah menuju kota bersejarah Trento. Di titik inilah kewaspadaan ekstra mulai dibutuhkan. Regu sepeda motor secara khusus melakukan persiapan teknis ulang. Mereka mengecek tekanan angin ban dan memastikan performa pelumas mesin dalam kondisi optimal, karena rute berikutnya menuju Cortina menjanjikan rintangan yang siap menguras keringat.
Jalanan dari Trento menuju Cortina menyajikan ujian lengkap. Rute ini dipenuhi tikungan tajam, jalur sempit berliku, serta kontur jalan yang terus menanjak terjal membelah barisan tebing batu khas Dolomites.
Kondisi geografis ekstrem ini memaksa putaran mesin terus berada pada rentang RPM tinggi dalam durasi yang lama demi mempertahankan torsi saat mendaki. Di sinilah kualitas pelumas mesin dan transmisi benar-benar diuji untuk membuktikan kesanggupannya meredam suhu panas berlebih (overheat) serta mencegah gesekan kasar antar komponen internal mesin.
Peserta bisa merasakan fakta langsung dari balik kemudi: suhu mesin tetap stabil di ambang aman dan respons penyaluran tenaga ke roda sama sekali tidak mengalami penurunan daya (power loss).
Menembus Dinginnya Puncak Passo Sella
Tantangan belum usai. Rombongan selanjutnya diarahkan melesat dari titik Cortina menuju Passo Sella, sebuah celah jalan pegunungan ikonik yang masuk ke dalam formasi kawasan Sellaronda.
Lokasi ini menyuguhkan panorama tebing batu Sassolungo raksasa yang seolah menembus awan. Berada di ketinggian ekstrem, suhu udara merosot tajam dengan kadar oksigen yang menipis.
Faktor alam ini menuntut ketahanan fisik pengendara sekaligus menguji stabilitas pembakaran kendaraan secara bersamaan.
Mengendarai sepeda motor di kawasan Passo Sella sama sekali berbeda dengan rutinitas berkendara di perkotaan. Hembusan angin pegunungan yang menembus jaket dipadukan dengan kewajiban membagi konsentrasi pada setiap titik pengereman curam membuat tenaga fisik gampang terkuras.
Rute ini memaksa pengemudi rutin menurunkan dan menaikkan persneling untuk bermanuver akurat di tikungan ganda berbentuk huruf U. Perpindahan gigi persneling yang presisi dan mulus di tengah tanjakan terjal menjadi bukti nyata efektivitas cairan pelumas yang merendam susunan roda gigi kendaraan.
Rasa lelah langsung terbayar begitu regu pemotor dan pemobil berhasil menyentuh puncak tanjakan tanpa mengalami kendala mogok atau kopling selip.
Usai mengabadikan dokumentasi di celah Passo Sella, seluruh peserta memutar kemudi untuk turun kembali menuju pangkalan peristirahatan di kota Trento, menuntaskan rangkaian perjalanan sehari penuh yang menyentuh jarak ratusan kilometer.
Menurut Welmart Purba, kegiatan fisik yang menyiksa ini sengaja diciptakan untuk memberikan nilai kepuasan batin yang membekas kuat di kepala para perwakilan merek.
“Perjalanan dari Monza menuju Dolomites memberikan kombinasi antara motorsport, adventure, dan passion berkendara. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi momen yang berkesan sekaligus mempererat hubungan Motul dengan para partner brand ambassador,” tegas Welmart.
Teknologi pelumasan yang tahan banting di ajang balap sekelas Formula 1 pada dasarnya tidak hanya mengendap di dalam sirkuit. Riset bernilai tinggi yang dilakukan secara intensif bersama tim McLaren perlahan diturunkan ke produk pelumas komersial yang dijual bebas di bengkel-bengkel pinggir jalan.
Dan teknologi pelumas ini diadaptasi ke dalam pelumas motor skuter matik atau mobil harian yang biasa digunakan untuk menembus kemacetan lalu lintas Jakarta.
Dengan merasakan sendiri panasnya sirkuit kelas dunia serta menyiksa mesin di jalanan pegunungan bersuhu beku, para duta merek membangun ikatan emosional nyata terhadap produk yang mereka promosikan, serta menjadi bekal pengalaman otentik untuk menceritakan keunggulan ketahanan produk secara logis dan jujur kepada konsumen di Indonesia.
Incar Suzuki Fronx? Simak bocoran harga terbaru, rincian pajak tahunan, spesifikasi fitur canggih, hingga perbandingannya dengan Raize dan WR-V.
OLX News – Tren kendaraan roda empat tipe Sport Utility Vehicle (SUV) berukuran ringkas kini makin marak di jalanan kota-kota besar. Banyak pengemudi perlahan mulai beralih dari tipe hatchback biasa karena butuh kendaraan yang posisinya lebih tinggi, pandangan lebih luas, tapi tetap lincah diajak bermanuver di tengah kemacetan yang tiada henti.
Suzuki Fronx termasuk salah satu model yang cukup mencuri perhatian sejak pertama kali diperkenalkan ke Tanah Air.
Bentuknya yang segar membawa angin baru buat siapa saja yang bosan dengan desain mobil pasaran. Fronx menawarkan posisi duduk yang pas serta ruang kabin yang cukup memadai untuk diisi oleh keluarga kecil.
Apakah crossover ini benar-benar pas buat dipakai mondar-mandir dari rumah ke tempat kerja tiap hari, sekaligus nyaman diajak plesiran saat akhir pekan? Atau sekadar menang tampang luarnya saja?
Sebelum memutuskan untuk membeli, banyak hal yang wajib dipertimbangkan dengan kepala dingin. Calon pembeli biasanya masih bingung menentukan varian mana yang paling menguntungkan, penasaran dengan teknologi canggih apa saja di dalamnya, atau sekadar berhitung soal beban pengeluaran pajak tiap tahun.
Belum lagi, godaan kuat dari merek pesaing yang juga punya jagoan bermesin buas di kelas yang sama.
Nah! Biar tidak salah pilih, mari kita bedah satu per satu secara tuntas!
Harga Suzuki Fronx Terbaru dan Pilihan Variannya
Bicara soal harga Suzuki Fronx terbaru dan pilihan variannya, pabrikan asal Jepang ini membagi lini Fronx ke dalam beberapa tipe supaya bisa menjangkau batas anggaran konsumen yang berbeda-beda, tanpa harus mengorbankan kualitas standar keselamatannya.
Buat kamu yang mengincar kendaraan fungsional buat mobilitas harian tanpa harus keluar biaya yang besar, varian bawah seperti tipe GL bisa jadi pilihan pertama. Tersedia dalam pilihan transmisi manual maupun otomatis, varian ini ditawarkan pada rentang harga Rp250 jutaan.
Walaupun merupakan varian termurah, fitur keamanan dan kenyamanan dasarnya sudah sangat mumpuni. Kamu sama sekali tidak akan merasa sedang menyetir mobil dengan spesifikasi rendah, karena fitur standarnya cukup memanjakan pengemudi.
Sebaliknya, kalau kamu termasuk tipe pembeli yang suka kenyamanan ekstra, ingin tampil maksimal di jalan raya, dan mau semua kecanggihan terpasang langsung dari pabrik, varian tertingginya (tipe GX atau Alpha) wajib masuk incaran. Untuk menebus varian paling atas ini, siapkan dana sekitar Rp280 juta hingga Rp300 jutaan.
Banderol tersebut masih sangat bersaing kalau melihat teknologi yang ditawarkan. Varian tertingginya sudah mengadopsi warna two-tone yang sangat kekinian, ukuran pelek berdesain sporty yang lebih besar, serta material kabin yang lebih berkelas. Tentu saja, patokan harga ini bisa sedikit bergeser tergantung promo potongan harga dari diler atau wilayah tempat tinggal kamu.
Fitur Unggulan dan Kelengkapan Suzuki Fronx
Menilai kelengkapan kendaraan tidak akan lengkap tanpa membahas fitur unggulan dan kelengkapan Suzuki Fronx yang bikin tunggangan ini pantas dibawa pulang.
Dari luar, siluet bodinya menyerupai Grand Vitara. Sorot lampu depan sudah memanfaatkan proyektor LED canggih dengan desain bertumpuk, mengapit gril depan lebar yang membuatnya terlihat galak namun tetap terkesan mewah.
Beralih ke buritan, ada garis lampu rem memanjang dari kiri ke kanan yang bikin tampilannya sangat futuristik dan langsung gampang dikenali saat melaju di malam hari.
Bergeser ke dalam kabin, suasana elegan langsung terasa menyambut penumpang. Material dasbor dan joknya diracik dengan paduan warna ganda yang sangat nyaman dipandang. Tepat di bagian tengah dasbor, bertengger layar hiburan sentuh berukuran 9 inci yang sangat jernih dan responsif. Sistem ini pastinya bisa tersambung dengan ponsel pintar kamu secara nirkabel, sehingga area tuas persneling bebas dari kabel pengisi daya yang berantakan.
Fitur paling keren yang jadi magnet utama Fronx adalah kehadiran Head-Up Display (HUD). Layar proyektor kecil transparan ini akan muncul tepat di depan lingkar kemudi, memberikan informasi penting seperti kecepatan laju mobil sampai petunjuk arah. Pengemudi jadi bisa tetap menatap lurus ke jalan raya tanpa harus sering menunduk melihat speedometer. Tambahan lagi, ada sistem kamera 360 derajat yang siap memandu kamu saat harus memarkirkan mobil di garasi sempit atau ketika berpapasan dengan mobil lain di gang sempit.
Dari sisi keselamatan penumpang, enam buah kantong udara (airbag) siap melindungi seluruh nyawa dari benturan keras. Sistem rem anti selip (ABS) dan Electronic Stability Program (ESP) juga hadir untuk menjaga bodi agar tidak gampang melintir saat menikung tajam saat hujan deras.
Lebih hebatnya lagi, jantung pacu mobil ini disuntik dengan teknologi Smart Hybrid. Sistem ini menggabungkan mesin bensin dengan baterai tambahan dan motor listrik kecil (Integrated Starter Generator). Motor ini bekerja untuk meringankan kerja mesin bensin sekaligus bikin bahan bakar makin irit, karena mesin bensin bisa otomatis mati sejenak ketika mobil berhenti total di persimpangan lampu merah.
Berapa Pajak Tahunan Suzuki Fronx?
Beli kendaraan baru tentu harus siap dengan kewajiban rutinnya. Biaya wajib ini harus masuk ke dalam perencanaan keuangan kamu tiap tahun biar aman dipakai menemani mobilitas sehari-hari.
Hitungan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sangat bergantung pada Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) serta regulasi tarif di provinsi tempat kamu tinggal. Ambil contoh wilayah ibu kota Jakarta dan sekitarnya, pajak untuk kepemilikan mobil pertama ditetapkan sebesar 2 persen. Dengan patokan harga jual di angka Rp250 juta hingga Rp300 jutaan, nilai NJKB Fronx biasanya terdaftar di kisaran Rp180 juta sampai Rp210 jutaan.
Jika dihitung secara kasar, besaran PKB murni untuk mobil ini akan jatuh di rentang Rp3,5 juta sampai Rp4,5 juta per tahun. Jumlah tersebut masih harus menambahkan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) senilai Rp143 ribu dan biaya administrasi pengesahan STNK tahunan.
Totalnya, kamu perlu menyiapkan dana cadangan sekitar Rp3,7 juta hingga Rp4,7 juta tiap tahun. Nominal ini masih tergolong sangat wajar dan bersahabat buat ukuran kendaraan keluaran terbaru bergaya crossover.
Tapi ingat, kalau mobil ini tercatat sebagai kepemilikan kedua atau ketiga atas nama kamu, bersiaplah menghadapi tarif pajak progresif yang tagihannya bakal lebih membengkak.
Perbandingan Suzuki Fronx dengan Mobil Lain di Kelasnya
Suzuki Fronx ini bersaing dengan nama-nama besar semacam Toyota Raize, Daihatsu Rocky, Honda WR-V, hingga Kia Sonet yang siap menjegal kapan saja.
Jika diadu langsung dengan duet kembar Toyota Raize dan Daihatsu Rocky, Fronx menang dalam hal desain siluet bodi yang lebih mengalir dan kenyamanan suspensinya. Raize dan Rocky mengandalkan mesin 1.000 cc berturbo yang tarikannya memang sangat agresif dan kadang terasa agak melompat. Sementara Fronx dengan mesin teknologi mild hybrid terasa jauh lebih halus dan konsumsi bensinnya sangat irit buat menembus kemacetan lalu lintas. Ruang kaki di baris kedua Fronx juga terasa lebih manusiawi buat disinggahi penumpang dewasa ketimbang duet Raize-Rocky.
Bagaimana saat disandingkan dengan Honda WR-V? Jagoan Honda ini unggul dari sisi semburan tenaga berkat mesin 1.500 cc konvensional yang buas. WR-V varian teratas juga punya sistem keselamatan aktif pintar yang bisa mengerem sendiri dan membaca marka jalan. Namun, harga jual WR-V varian teratas mencapai Rp300 juta, bikin selisih harga keduanya terpaut cukup jauh.
Terakhir, kalau kita melihat pendatang dari Korea Selatan seperti Kia Sonet, Fronx masih unggul berkat ketersediaan jaringan diler dan bengkel resmi. Bengkel Suzuki tersebar sangat luas hingga ke kota-kota kecil, memberikan rasa aman jangka panjang untuk ketersediaan suku cadang. Selain itu, jarak terendah bodi ke tanah (ground clearance) Fronx dirancang cukup tinggi, membuatnya sangat tangguh saat harus melewati genangan air sehabis hujan deras atau melibas jalanan perumahan yang dipenuhi polisi tidur.
Memilih tunggangan harian memang butuh pertimbangan matang. Suzuki Fronx datang menawarkan paket segar buat pencinta mobil agak tinggi yang mencari iritnya bahan bakar, kepraktisan ukuran bodi, ketersediaan layanan bengkel melimpah, serta harga yang tidak mencekik leher. Fitur-fitur yang disematkan di dalamnya juga bukan sekadar pajangan brosur, melainkan sangat terpakai buat menghadapi kerasnya rutinitas jalanan perkotaan. Ditambah beban pajak tahunan yang cukup ramah di kantong, mobil ini jelas menjadi paket komplit dan sangat layak menghuni garasi kamu tahun ini.
OLX merilis fitur percakapan OLA untuk membantu pencari mobil baru & bekas menyaring pilihan sesuai anggaran serta kebutuhan harian.
OLX News – Mencari kendaraan impian sering kali menguras waktu dan pikiran. Banyaknya deretan tipe, varian, hingga kisaran harga di pasaran tak jarang membuat calon pembeli kewalahan menyaring mana unit yang benar-benar sesuai keperluan harian. Menjawab tantangan tersebut, platform jual-beli otomotif OLX resmi meluncurkan fitur percakapan interaktif bernama OLA (OLX Virtual Assistant).
Fitur berteknologi pintar ini dirancang untuk mendampingi pencari mobil baru maupun bekas lewat metode komunikasi yang lebih santai dan terarah. Calon pembeli tak lagi harus menghafal spesifikasi teknis atau nama model kendaraan sejak awal pencarian.
Konsultasi Mobil dari Anggaran dan Gaya Hidup
Keunggulan utama OLA terletak pada fleksibilitas cara kerjanya. Pengguna cukup mengutarakan patokan dana yang disiapkan, jumlah anggota keluarga yang bakal sering diangkut, hingga tipe penggunaan harian, misalnya untuk rute kemacetan perkotaan atau perjalanan luar kota.
Lewat masukan kriteria dasar tersebut, sistem OLA akan secara otomatis menyaring ribuan daftar iklan kendaraan di OLX dan menyajikan beberapa opsi paling masuk akal.
Terdapat tiga manfaat utama yang bisa dirasakan pengguna saat memanfaatkan fitur OLA di aplikasi:
Saran Terarah: Menyajikan deretan mobil baru maupun bekas yang paling relevan dengan daya beli serta preferensi pengguna.
Perbandingan Praktis: Membantu memajang keunggulan, kekurangan, serta spesifikasi teknis dari beberapa kandidat mobil secara berdampingan tanpa perlu repot membuka banyak tab.
Proses Hemat Waktu: Memangkas ribuan katalog iklan yang membingungkan menjadi pilihan ringkas yang siap dipinang.
Cara Mengakses OLA di Aplikasi OLX
Pengalaman mencari mobil lewat metode percakapan ini dapat dinikmati dengan langkah yang sangat simpel. Pengguna cukup memperbarui aplikasi OLX di ponsel, lalu memilih ikon OLA yang terletak di halaman utama atau pada bilah menu pencarian.
Fitur OLA ini disiapkan sebagai pelengkap dari perluasan layanan OLX yang kini menyajikan pilihan mobil bekas terverifikasi sekaligus unit mobil baru dalam satu tempat. Langkah ini diharapkan dapat membantu calon pembeli mengambil keputusan transaksi secara lebih rasional dan efisien.
Sukses jual 1.000 unit V23, komunitas iCAR Indonesia bersiap ramaikan iCAR International User Summit 2026 Wuhu, Tiongkok.
OLX News – Belum genap setahun mengaspal di jalanan Indonesia, angka penjualan mobil listrik merek iCAR terus meroket. Di sisi lain, pabrikan ini juga terus memperluas jaringan diler dan yang paling seru, komunitas pemilik mobil ini makin solid.
Pencapaian terbaru, iCAR V23 sukses menorehkan prestasi serah terima sebanyak 1.000 unit ke konsumen di Tanah Air hingga 26 September 2026.
Angka ini jadi bukti nyata kalau SUV bertenaga listrik dengan desain kotak yang berkarakter ini sangat diminati masyarakat.
Kesuksesan ini makin lengkap dengan peluncuran model iCAR V27 di pameran GIIAS 2026 kemarin. Berteknologi Golden REEV, mobil ini sanggup diajak jalan jauh hingga jarak tempuh 1.200 kilometer tanpa bikin pengemudi waswas kehabisan daya di tengah jalan.
Bawa Semangat Lokal ke Panggung Dunia
Prestasi dan semangat dari komunitas lokal ini rupanya bakal dibawa terbang ke kancah global lewat pergelaran akbar iCAR International User Summit 2026.
Rencananya, acara kumpul raksasa ini bakal digelar di markas besar mereka di Wuhu, Tiongkok, pada 19 sampai 23 Oktober 2026.
Acara ini bukan cuma sekadar ajang kumpul-kumpul biasa. Ratusan perwakilan pemilik mobil, awak media, sampai mitra bisnis dari 100 negara bakal hadir buat saling bertukar cerita dan memamerkan kreativitas mereka.
Satu momen yang paling ditunggu tahun ini adalah hadirnya adu keren bernama User Modification Carnival.
Untuk pertama kalinya, para pemilik kendaraan dari berbagai negara punya kesempatan buat memamerkan hasil rombakan modifikasi tunggangan mereka.
Lewat acara ini, pihak pabrikan juga membuka pintu selebar-lebarnya buat menerima masukan langsung dari konsumen demi pengembangan ekosistem produk di masa depan.
Mengusung filosofi “Classic Never Fades”, iCAR ingin menggabungkan desain klasik, teknologi kekinian, dan kolaborasi erat bareng penggunanya.
Saat ini, penjualan iCAR sendiri sudah merambah ke lebih dari 40 negara, termasuk kawasan Timur Tengah dan Asia Tenggara.
Dengan sumbangsih ribuan unit dari Indonesia, komunitas lokal jelas punya porsi suara penting dalam percakapan global tersebut.
Ke depannya, inovasi dan pelayanan bagi para pengguna di dalam negeri dipastikan bakal makin memanjakan siapa saja yang ingin tampil beda di jalan raya.
Ratusan mekanik motor asal Jateng Selatan ramaikan ajang Motul MPS Banjarnegara. Tak sekadar riding bareng, acara ini beri edukasi jitu soal pelumas.
OLX News – PT Motul Indonesia Energy (MIE) punya cara asik buat menyegarkan pikiran para teknisi lokal sekaligus menambah ilmu mereka lewat ajang Motul MPS Banjarnegara.
Kegiatan ini mengajak para mekanik bengkel motor meninggalkan sejenak rutinitas bongkar mesin, servis motor dan pasang spare part.
Berlangsung pada 19 September 2026 lalu, acara yang mengusung nama Motul Performance Solution (MPS) dan Moride ini mengajak seratusan mekanik dari sekitar 90 bengkel independen di kawasan Jawa Tengah bagian selatan.
Berkolaborasi dengan AMM Jateng Selatan selaku distributor resmi, ajang edukasi ini sengaja dikemas santai agar para peserta tidak merasa sedang digurui di dalam ruang kelas.
Agenda dimulai dengan pemanasan lewat kegiatan riding bareng. Mengambil start dari bengkel rekanan Maju Motor, rombongan teknisi ini kemudian membelah jalanan Banjarnegara hingga finis di Kawungan Coffee.
Konvoi ini bukan cuma buat pamer motor, melainkan jadi ajang membangun komunikasi santai secara tatap muka antara perwakilan merek pelumas dan para pelaku usaha bengkel.
Setelah puas berkendara santai, sesi berlanjut ke tahap edukasi. Di sinilah para mekanik mendapat bekal ilmu teknis terkait paket solusi servis kendaraan dan cara paling tepat untuk menentukan jenis pelumas yang sesuai dengan spesifikasi mesin motor pelanggan.
Managing Director PT Motul Indonesia Energy (MIE), Welmart Purba, menjelaskan bahwa pemahaman teknis dari tenaga bengkel menjadi kunci penentu agar produk pelumas bisa bekerja maksimal melindungi mesin konsumen.
“Kami berupaya menghadirkan edukasi yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memberikan pengalaman praktik kepada para tenaga bengkel. Tujuannya agar mereka dapat memahami penggunaan serta keunggulan produk dalam mendukung kebutuhan servis kendaraan,” terang Welmart dalam keterangan tertulis.
Lebih jauh, Welmart menilai acara kumpul bareng ini sangat berdampak positif untuk menjaga kedekatan dengan mitra bengkel.
“Kolaborasi dengan jaringan bengkel lokal menjadi bagian penting bagi Motul dan Ipone dalam memperluas akses terhadap solusi perawatan kendaraan. Kami berharap kompetensi dan pemahaman teknis yang terus berkembang dapat memberikan nilai tambah bagi konsumen di berbagai daerah,” terangnya.
Melihat antusiasme peserta yang tinggi di Motul MPS Banjarnegara, langkah serupa dipastikan bakal terus digulirkan ke wilayah lain. Harapannya jelas, agar keahlian teknisi bengkel makin tajam dan mutu pelayanan buat pengguna sepeda motor di jalanan makin terjamin kelangsungannya.