ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) akan beroperasi massal di 2027 dengan penambahan 5.000 kamera. Cek detailnya di sini!
OLX News – ETLE akan semakin diperluas, ini senada dengan komitmen serius Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Khususnya dalam mentransformasi sistem penegakan hukum lalu lintas menuju era digital.
Langkah progresif ini diwujudkan melalui perluasan ekosistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) secara masif. Sebab punya target ambisius dengan memasang 5.000 kamera tilang elektronik. Ini juga akan beroperasi penuh di seluruh Indonesia pada tahun 2027.
Saat ini, perangkat ETLE yang telah terpasang dan terintegrasi di seluruh Polda di Indonesia per Oktober 2025 baru mencapai angka 1.641 unit. Namun, Korlantas optimis dapat melipatgandakan jumlah tersebut dalam waktu dua tahun ke depan.
Digitalisasi Menjawab Imbauan Masyarakat
Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa peningkatan jumlah perangkat ini merupakan respons nyata Polri. Khususnya terhadap tuntutan masyarakat di era transformasi digital.
“Target di 2027 mungkin bisa 3.000 atau 5.000 supaya memang di era transformasi digital ini betul-betul menjawab apa yang dihimbau oleh masyarakat,” ujar Irjen Agus Suryonugroho dalam keterangan resmi pada Selasa (14/10).
Ia menegaskan, inisiatif ini merupakan bagian fundamental dari komitmen Polri untuk membangun sistem transportasi yang lebih modern. Juga, transparan, serta minim interaksi langsung antara petugas dan pelanggar.
Tujuan utamanya untuk mencegah potensi penyimpangan dan mewujudkan penegakan hukum yang humanis.
Bukan Sekadar Tilang, Namun Menekan Fatalitas Kecelakaan
Perluasan jangkauan ETLE ternyata bukan semata-mata fokus pada penindakan pelanggaran. Lebih jauh, sistem ini diklaim menjadi upaya nasional yang signifikan dalam menekan angka kecelakaan fatal di jalan raya.
Data menunjukkan dampak positif yang luar biasa. Irjen Agus mengungkapkan, kontribusi sistem ini terhadap fatalitas kasus kecelakaan telah terlihat nyata, di mana korban meninggal akibat kecelakaan berhasil turun 19,8 persen, atau sekitar 2.512 jiwa, pada semester pertama 2025 daripada periode sebelumnya.
Meski demikian, Jenderal bintang dua ini menekankan bahwa arah kebijakan Korlantas justru lebih menitikberatkan pada aspek edukasi dan pembinaan bagi pengguna jalan.
“Kami tidak bangga dengan banyaknya penindakan hukum. Kalau semua pengguna jalan tertib dan ETLE tidak terlalu banyak bekerja, justru itu keberhasilan kami,” katanya.
Dengan target 5.000 kamera terpasang pada 2027. Sehingga, Korlantas Polri meyakini sistem pengawasan lalu lintas digital akan merata hingga menjangkau pelosok negeri.
Transformasi ini, lanjutnya, adalah bukti nyata komitmen Polri dalam melindungi keselamatan dan penegakkan hukum dengan cara modern serta humanis.
Mengenal Empat Tipe Kamera ETLE
Demi memastikan pengawasan menyeluruh. Maka, Korlantas Polri saat ini telah mengoperasikan empat jenis perangkat ETLE dengan fungsi spesifik yang berbeda-beda.
- Statis: Kamera tetap yang terpasang di titik-titik rawan pelanggaran, seperti perempatan dan jalan utama.
- Portabel: Kamera yang punya kemampuan untuk berpindah dan ada di lokasi tertentu, misalnya jalan tol atau kawasan rawan pelanggaran mendadak.
- Mobile: Kamera yang terpasang pada kendaraan patroli polisi dan mampu merekam pelanggaran saat mobil petugas sedang bergerak.
- Handheld: Perangkat genggam yang petugas gunakan tersertifikasi untuk menindak pelanggaran di lokasi yang tidak memiliki kamera tetap.
Dengan dukungan teknologi yang kian canggih, maka harapan untuk terciptanya budaya tertib berlalu lintas yang mandiri dan tanpa pengawasan fisik petugas semakin mendekati kenyataan.
Nah, untuk kamu yang sedang mencari atau ingin menjual kendaraan, atau barang bekas berkualitas lainnya, pastikan OLX solusinya. Di sini kamu bisa jual dan beli barang bekas berkualitas yang lengkap, cepat, dan mudah, dengan jaminan transaksi aman dan transparan! Yuk ke OLX sekarang!






































