Senin, Mei 18, 2026
OtomotifMobilNyetir Senyap tapi Tetap Gesit, Meliuk di Jalur Subang Menuju Cikole, Menguji...

Nyetir Senyap tapi Tetap Gesit, Meliuk di Jalur Subang Menuju Cikole, Menguji Sistem Hybrid Honda HR-V 

Ulasan jujur Honda HR-V e:HEV rute Jakarta-Cikole. Cek konsumsi BBM yang super irit, performa sistem Honda Hybrid, fitur Honda Sensing, serta kekurangannya.

- Advertisement -

OLX News – Bagi mereka yang hobi nyetir mobil bensin dan awam saat hendak beralih ke mobil ramah lingkungan jenis hybrid, sering kali menyimpan sebuah pertanyaan besar: apakah rasa berkendaranya masih tetap menyenangkan? Banyak yang takut mobil yang memadukan mesin konvensional dan motor listrik ini akan terasa hambar saat pedal gas diinjak. 

Namun, Honda mencoba mematahkan keraguan tersebut lewat varian ramah lingkungan mereka, yaitu Honda HR-V e:HEV.

- Advertisement -

Review Honda HR-V e:HEV

Baca Juga: 10 Alasan Mengapa Harus Beli Honda HR-V Hybrid

Beberapa waktu lalu, tim OLX News melakukan uji coba berkendara jarak jauh yang cukup menantang. Jalur yang dipilih tidak main-main, yaitu dari padatnya Jakarta menuju sejuknya kawasan Cikole, Bandung, Jawa Barat. Aktivitasnya pun seru, yakni berkemah bersama keluarga dengan membawa banyak perlengkapan outdoor.

- Advertisement -

Bagaimana performa nyata mobil ini saat menghadapi berbagai kondisi jalanan yang dilalui? Berapa konsumsi bahan bakarnya setelah menempuh ratusan kilometer? Mari kita bedah bersama performa mobil ini tanpa ada yang ditutupi.

Menyisir Berbagai Karakter Jalan: Dari Aspal Mulus, Jalur Bergelombang Hingga Tanjakan Subang

Review Honda HR-V e:HEV

Perjalanan dimulai dari Jakarta dengan melintasi aspal Tol Cikampek yang cenderung lurus. Di sini, mesin terasa sangat halus. 

Saat mulai memasuki Tol Layang MBZ yang terkenal dengan sambungan jalannya yang kasar dan bergelombang, bantingan suspensi HR-V Hybrid mulai diuji. 

Harus diakui kalau karakter suspensi khas pabrikan berlogo ‘H’ ini memang cenderung stabil. Guncangan di sambungan jalan MBZ bisa diredam dengan sangat baik meski penumpang dan barang lumayan memenuhi isi kabin. 

Dan terbukti, melintasi sambungan jalan tol MBZ terasa normal-normal saja, tidak yang terlalu keras atau terlalu mengayun. Ini membuat penumpang di baris kedua tidak merasa mual. 

Baca Juga: Iritnya Setengah Mampus! Tembus 29 KM/L Hasil Test Drive Honda HR-V e:HEV Jakarta – Anyer – Pandeglang – Jakarta

Dan tantangan sesungguhnya muncul saat kami mengambil jalur keluar tol Subang menuju Cikole. Sepanjang jalur ini didominasi oleh tikungan tajam, tanjakan curam, dan turunan curam dengan pemandangan pegunungan serta hamparan kebun teh di kanan-kiri jalan.

Di sinilah sistem kemudi dan suspensi mobil Honda HR-V e:HEV menunjukkan taringnya. Gejala limbung atau bergeser saat menikung cepat sangat jarang terjadi. 

Bahkan saat kemudi berada di tangan perempuan sekalipun, bisa mengarahkan setirnya dengan sangat presisi, membuat berkendara di jalur berliku terasa sangat menyenangkan dan penuh percaya diri.

Mengapa Teknologi Hybrid Honda Terasa Berbeda?

Review Honda HR-V e:HEV

Satu hal yang perlu kami highlight di mobil ini adalah cara kerja sistem hybrid e:HEV yang berbeda jika dibandingkan dengan sistem hybrid dari mobil pabrikan lain.

Kebanyakan mobil hybrid konvensional mengandalkan mesin bensin sebagai penggerak roda, sementara motor listrik hanya berfungsi sebagai pembantu saat akselerasi awal atau dalam kecepatan rendah. 

Di teknologi e:HEV (hybrid Honda), kondisinya justru terbalik.

Sistem teknologi hybrid e:HEV menggunakan dua motor listrik yang bekerja bersama mesin bensin berkapasitas 1.500 cc. 

Cara kerjanya dibagi dalam tiga kondisi berkendara:

  1. Mode Berkendara Listrik (EV Drive): Saat mobil berjalan santai di kemacetan kota, roda digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik yang mengambil daya dari baterai. Mesin bensin mati total, membuat kabin sangat senyap dan konsumsi bensin nol persen.
  2. Mode Berkendara Hybrid (Hybrid Drive): Ketika kita membutuhkan tenaga ekstra untuk menanjak atau menambah kecepatan, mesin bensin akan menyala. Uniknya, mesin bensin ini tidak langsung memutar roda, melainkan bertindak sebagai generator untuk memproduksi listrik yang kemudian disalurkan ke motor penggerak. Hasilnya, respons tarikan instan khas mobil listrik murni tetap terjaga.
  3. Mode Berkendara Mesin (Engine Drive): Saat mobil melaju konstan di kecepatan tinggi di jalan tol, kopling khusus akan menghubungkan mesin bensin secara langsung untuk memutar roda. Mengapa? Mesin bensin jauh lebih efisien bekerja pada kecepatan tinggi dibandingkan dengan motor listrik.

Berkat kecerdasan sistem inilah, pengemudi tetap mendapatkan sensasi berkendara yang cekatan, responsif, dan bertenaga khas karakter pabrikan ini. 

Tidak ada gejala lambat atau sensasi slip yang sering dikeluhkan pada transmisi jenis mobil konvensional lainnya. Penyaluran tenaga dari motor listrik terasa sangat padat sejak putaran bawah.

Ujung-ujungnya, Honda HR-V e:HEV tetap menawarkan rasa berkendara yang sporty dan menyenangkan khas mobil Honda tanpa ada sesuatu yang harus dikorbankan.

Keunggulan lainnya adalah suasana kabin yang jauh lebih senyap jika dibandingkan dengan versi konvensional. Peredaman kabin mobil ini menjadi lebih optimal berkat minimnya getaran mesin saat mode elektrik bekerja aktif, terutama di area perkotaan yang padat.

Konsumsi Bahan Bakar Honda HR-V e:HEV Bikin Senyum: Tembus 21,6 Km/Liter! (Berkendara Normal)

Review Honda HR-V e:HEV

Dengan rute yang bervariasi, mulai dari kemacetan Jakarta, jalan bebas hambatan, hingga tanjakan ekstrem menuju Cikole, angka konsumsi bahan bakar yang tercatat di layar instrumen (MID) cukup mengesankan. Mobil ini berhasil mencatatkan angka efisiensi sebesar 21,6 km/liter.

Angka ini tentu sangat impresif untuk sebuah SUV berukuran sedang yang diisi oleh penumpang dan barang bawaan penuh. Meskipun catatan tersebut tidak seirit ketika pertama kali model ini diuji dalam perjalanan dari Jakarta menuju Anyer ketika pertama kali diluncurkan. 

Namun, yang harus diingat, angka konsumsi BBM ini didapat dengan cara berkendara normal. Di mana kami tidak benar-benar menerapkan istilah eco-driving.

Efisiensi luar biasa menjadi bukti bahwa teknologi e:HEV mampu menekan konsumsi bahan bakar secara maksimal tanpa mengorbankan performa berkendara sedikit pun.

Kapasitas Bagasi: Muat Perlengkapan Kemah Keluarga

Review Honda HR-V e:HEV

Salah satu pertanyaan penting bagi pencinta aktivitas luar ruang adalah ruang bagasi. Saat dipakai untuk pergi berkemah di Cikole, ruang penyimpanan belakang mobil ini diisi penuh dengan barang bawaan yang terdiri dari 4 kotak besar berisi perlengkapan memasak dan baju hangat, 1 tenda berkapasitas menengah, dan kursi lipat outdoor untuk bersantai.

Semua barang tersebut dapat ditata dengan pas di area bagasi dengan hanya melipat satu sandaran kursi baris kedua. 

Fitur pelipatan kursi belakang juga terbilang sangat praktis. Kursi bisa dilipat rata dengan lantai, memberikan ruang penyimpanan yang sangat luas untuk barang-barang berdimensi panjang.

Apalagi bagian pintu belakangnya sudah dibekali dengan fitur power tailgate. Urusan membuka dan menutup pintu bagasi juga lebih mudah.

Fitur Keselamatan Pintar yang Sangat Membantu di Jalanan Padat

Review Honda HR-V e:HEV

Selama perjalanan melintasi rute yang padat dan berliku, dua fitur keselamatan aktif pada mobil ini menjadi penolong terbaik bagi pengemudi:

1. Sistem Keselamatan Aktif (Honda Sensing)

Paket fitur keselamatan aktif yang disematkan bekerja dengan sangat halus. Fitur pencegah benturan depan dan penjaga posisi kendaraan di dalam lajur jalan tidak memberikan intervensi yang kasar pada setir atau rem. 

Semuanya bekerja di latar belakang untuk memastikan seluruh penumpang tetap aman sepanjang perjalanan.

2. Fitur Pemantau Sisi Kiri (LaneWatch)

Ini adalah salah satu fitur paling praktis yang paling kami suka selama menggunakan Honda HR-V e:HEV. Ketika pengemudi mengaktifkan lampu sein kiri atau menekan tombol di ujung tuas lampu, sebuah kamera yang terpasang di bawah spion kiri akan langsung mengirimkan gambar situasi jalan secara langsung ke layar tengah dasbor.

Fitur ini sangat membantu ketika kita ingin memotong jalur atau berbelok ke arah kiri di area padat lalu lintas. Pengemudi tidak perlu memutar kepala terlalu jauh untuk melihat spion kiri, sebab kondisi titik buta di sisi kiri mobil langsung terpampang jelas di layar tengah dengan sudut pandang yang sangat lebar.

Catatan Penting: Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

Meskipun memiliki banyak sekali kelebihan, ada dua catatan kecil mengenai fitur kenyamanan yang sebaiknya kita ketahui agar tidak kecewa di kemudian hari:

  • Atap Kaca yang Tidak Bisa Dibuka (Fixed Panoramic Roof): Berbeda dengan beberapa kompetitor yang memiliki kaca atap yang bisa dibuka secara elektrik, kaca atap pada mobil ini sifatnya tetap. Kita hanya bisa melihat pemandangan ke atas tanpa bisa membuka kacanya untuk mengalirkan udara segar dari luar.
  • Penutup Atap Sistem Bongkar Pasang Manual: Ini adalah bagian yang paling sering dibahas oleh para pemilik. Penutup kaca atap tidak menggunakan sistem tirai gulung otomatis. Penutupnya berupa dua lembar papan pelindung panas ringan yang harus dilepas secara manual dan disimpan secara terpisah di bagasi jika kita ingin menikmati pemandangan langit. Proses memasang dan melepasnya membutuhkan sedikit usaha fisik, yang mungkin terasa kurang praktis bagi sebagian orang.

Rincian Spesifikasi Teknis Honda HR-V e:HEV

Review Honda HR-V e:HEV

Sebagai bahan pertimbangan pelengkap, berikut adalah rincian data spesifikasi teknis dari mobil ini:

Sektor SpesifikasiDetail Teknis
Mesin Bensin1.500 cc, 4 Silinder, DOHC, i-VTEC
Motor ListrikDual Motor Listrik dengan Baterai Lithium-ion
Total Tenga SistemSekitar 131 PS
Torsi Maksimum253 Nm (dari motor listrik sejak putaran awal)
Sistem Transmisie-CVT (Electric Continuously Variable Transmission)
Sistem PenggerakRoda Depan (FWD)
Kapasitas Tangki BBM40 Liter
Suspensi DepanMacPherson Strut
Suspensi BelakangTorsion Beam
Fitur KeselamatanSistem Keselamatan Aktif (Sensing), LaneWatch, 6 Airbags

Kesimpulan: Layakkah Mobil Ini Menjadi Pilihan?

Bagi kita yang mencari sebuah mobil harian yang sangat efisien untuk membelah kemacetan kota, sekaligus tetap tangguh dan menyenangkan untuk dibawa bepergian jauh di akhir pekan, mobil ini merupakan salah satu pilihan terbaik di kelasnya saat ini.

Meski memiliki sedikit kekurangan pada sistem penutup kaca atap yang masih manual, semua itu langsung terbayar lunas oleh kelegaan kabin, kesenyapan berkendara, kelengkapan fitur keselamatan aktif, serta yang paling memikat: konsumsi bahan bakar rata-rata yang sangat menghemat isi dompet kita. Mobil ini membuktikan bahwa ramah lingkungan tidak harus berarti membosankan. (Z)


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store

Populer.
Berita Terkait