Jumat, Mei 24, 2024
Lainnya
    Tips & TrikJangan Abai, Ini Tanda Ban Mobil Bocor Halus, Antisipasi Sesegera Mungkin

    Jangan Abai, Ini Tanda Ban Mobil Bocor Halus, Antisipasi Sesegera Mungkin

    Segera atasi jika hal ini terjadi pada ban mobil kamu!

    News.OLX – Kamu pasti tahu bahwa ban mobil adalah salah satu komponen yang sangat penting pada kendaraan roda empat. Fungsi utamanya adalah untuk menopang beban kendaraan dan memberikan daya cengkram pada permukaan jalan. 

    Sayangnya, ban mobil dapat mengalami kerusakan atau bocor halus tanpa kamu sadari. Kondisi ini bisa menimbulkan masalah keamanan dan kenyamanan saat berkendara.

    Bocor halus pada ban sering kali tidak terdeteksi secara langsung, karena kekurangan tekanan angin pada ban terjadi secara perlahan. Oleh karena itu, sangat penting bagi kamu untuk memahami tanda-tanda ban mobil yang mengalami bocor halus, yang seringkali diabaikan. 

    Baca juga: Begini Ciri-Ciri Fan Belt Mobil yang Akan Putus, Segera Ganti!

    Dalam artikel ini, kami akan mengulas tanda-tanda tersebut, sebagai panduan untuk menjaga kendaraan roda empat kamu dalam kondisi aman. Berikut penjelasannya.

    ban mobil (5)

    1. Tekanan udara turun

    Tanda pertama yang biasanya muncul ketika ban mengalami bocor perlahan adalah penurunan tekanan udara. Tekanan udara yang berkurang di dalam ban bisa membuat kendaraan menjadi kurang stabil dan meningkatkan risiko kecelakaan. 

    Sebagian besar mobil modern dilengkapi dengan sistem pemantauan tekanan ban (TPMS) yang akan memberikan peringatan jika tekanan udara di salah satu ban turun di bawah ambang batas yang ditetapkan. Namun, untuk kendaraan yang tidak memiliki TPMS, penting untuk secara manual memeriksa tekanan ban secara berkala. 

    Baca juga: Jangan Asal Main Duplikat Kunci Mobil Immobilizer, Cek Syaratnya!

    Penurunan tekanan udara yang tidak terdeteksi dapat menyebabkan ban menjadi lebih lunak dan akhirnya rusak. Untuk itu, segera periksa ban guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

    2. Getaran pada setir

    Tanda kedua yang perlu kamu perhatikan adalah getaran pada setir saat mengemudi. Getaran ini terjadi karena ban yang lembek atau rusak tidak dapat menahan beban kendaraan dengan baik, sehingga menghasilkan getaran yang terasa pada setir. 

    Getaran ini bisa bervariasi tergantung seberapa serius kerusakan pada ban. Pada kecepatan yang lebih tinggi, getaran ini mungkin terasa lebih kuat, menimbulkan ketidaknyamanan saat mengemudi.

    3. Suara bising

    Tanda ketiga dari bocornya ban secara perlahan adalah suara berisik saat berkendara. Jika kamu mendengar suara berisik atau gemeretak saat berkendara, ini bisa menjadi tanda ban kamu mengalami bocor perlahan. 

    Baca juga: Dampak Buruk Jika Mobil Kekurangan atau Kelebihan Oli

    Ban yang lembek atau rusak tidak dapat menopang beban kendaraan dengan baik, sehingga menghasilkan suara saat ban bersentuhan dengan permukaan jalan. 

    Suara ini bisa terdengar pada berbagai kecepatan, tergantung pada seberapa parah kerusakan pada ban. Suara berisik yang konstan dapat mengganggu dan membuat perjalanan menjadi kurang nyaman.

    3. Ban aus

    Indikasi keempat dari bocornya ban perlahan adalah perubahan pada pola keausan ban. Jika kamu melihat adanya perubahan pada pola keausan ban, seperti bagian tengah ban yang lebih aus dibandingkan dengan bagian sampingnya, ini mungkin menunjukkan adanya kebocoran perlahan pada ban. 

    Ban yang lembek atau rusak cenderung mengalami gesekan yang lebih besar pada bagian tengah ban, menghasilkan keausan yang tidak merata. Melihat pola keausan ban secara berkala dapat membantu kamu mengidentifikasi masalah sebelum menjadi lebih serius.

    4. Kehilangan grip

    Tanda kelima yang perlu kamu waspadai adalah kehilangan grip atau daya cengkram pada permukaan jalan. 

    Jika kamu merasa kendaraan lebih sulit untuk dikendalikan saat melewati tikungan atau saat permukaan jalan basah, ini mungkin disebabkan oleh kebocoran perlahan pada ban. 

    Baca juga: Ini 5 Ciri – Ciri, Oli Gardan Mobil Harus Segera Diganti

    Ban yang lembek atau rusak tidak dapat memberikan cengkraman yang cukup pada permukaan jalan, membuat kendaraan sulit untuk dikendalikan. Kehilangan grip bisa meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat mengemudi dalam kondisi cuaca buruk atau saat menghadapi tikungan tajam.

    Dalam hal keamanan berkendara, penting untuk mengenali tanda-tanda bocornya ban secara perlahan ini dan mengambil tindakan yang tepat. Jika kamu mencurigai adanya masalah dengan ban kamu, segera periksakan ke bengkel untuk diperiksa dan diperbaiki. 

    Mengganti ban yang bocor perlahan dengan yang baru adalah langkah yang bijak untuk menjaga keselamatan kamu dan kenyamanan berkendara. 

    Selain itu, selalu lakukan perawatan rutin pada ban, termasuk memeriksa tekanan udara secara berkala dan memeriksa pola keausan ban, untuk memastikan ban kendaraan kamu selalu dalam kondisi yang optimal.

    Kamu bisa mendapatkan informasi menarik lainnya seputar otomotif di OLX Member of ASTRA. Download aplikasinya di Play Store dan App Store.

    GIIAS 2023
    Populer
    Reka Harnis
    Reka Harnis
    Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.
    Berita Terkait