Senin, Mei 27, 2024
Lainnya
    LainnyaPentingnya Merawat Tie Rod Mobil, Simak Fungsi & Ciri-cirinya

    Pentingnya Merawat Tie Rod Mobil, Simak Fungsi & Ciri-cirinya

    Salah satu hal yang harus diperhatikan saat ingin membeli mobil keluarga terbaik, namun pilihannya pada mobil bekas adalah perhatikan tie rod pada mobilnya. Karena, ketika tie rod mobil aman, maka bisa dikatakan mobil tersebut adalah mobil paling nyaman untuk perjalanan jauh. 

    Nah, apa itu tie rod? Tie rod pada mobil adalah komponen penting dari sistem kemudi mobil yang menghubungkan rack and pinion atau steering gear dengan steering knuckle. Tie rod terdiri dari batang yang terbuat dari besi atau paduan aluminium yang dilengkapi dengan ujung bola di setiap ujungnya. Ujung bola ini dihubungkan dengan steering knuckle dan steering gear, sehingga memungkinkan pengemudi untuk mengontrol arah dan kemiringan roda mobil.

    Tie rod mobil berfungsi untuk mentransfer gerakan dan tenaga dari sistem kemudi ke roda depan. Tie rod yang rusak atau aus dapat menyebabkan mobil tidak stabil, menyebabkan ban aus secara tidak merata, dan dapat mengakibatkan masalah pada keseimbangan roda. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa kondisi tie rod secara teratur dan melakukan perbaikan atau penggantian jika diperlukan.

    Baca juga: Rack End Mobil, Cari Tahu Fungsi dan Ciri-Ciri Kerusakannya

    Fungsi Tie Rod Mobil

    Bisa dikatakan, tie rod pada mobil memiliki fungsi yang sangat penting dalam sistem kemudi mobil. Fungsi utama tie rod adalah untuk menghubungkan sistem kemudi dengan roda depan mobil. Nah, beberapa fungsi tie rod mobil yaitu:

    Mengatur kemiringan roda

    Tie rod membantu mengatur kemiringan roda mobil agar selalu sejajar dengan permukaan jalan. Hal ini penting untuk memastikan stabilitas mobil dan menghindari keausan ban yang tidak merata.

    Menjaga stabilitas mobil

    Tie rod juga membantu menjaga stabilitas mobil saat bermanuver atau saat menghadapi kondisi jalan yang buruk. Tie rod yang dalam kondisi baik, akan membantu pengemudi mengontrol mobil dengan lebih mudah dan aman.

    Meningkatkan responsifitas kemudi

    Kemudian, tie rod yang dalam posisi baik akan meningkatkan responsifitas kemudi dan membuat mobil jadi lebih mudah dikendalikan, terutama saat bermanuver di kecepatan yang tinggi.

    Baca juga: Mengenal Spooring Mobil, Perawatan Penting untuk Keselarasan Roda Kendaraan

    Bahaya Tie Rod Mobil Rusak

    Tie rod mobil yang rusak dapat menimbulkan banyak bahaya dan risiko yang serius bagi pengemudi, penumpang, dan pengguna jalan lainnya lho. Nah, beberapa bahaya yang mungkin terjadi akibat tie rod mobil yang rusak adalah:

    Kehilangan kendali

    Tie rod yang rusak dapat menyebabkan pengemudi kehilangan kendali atas mobil. Hal ini terjadi karena tie rod yang rusak tidak dapat mengontrol arah dan kemiringan roda depan dengan baik, sehingga mobil akan sulit dikendalikan.

    Kecelakaan

    Kehilangan kendali atas mobil dapat menyebabkan kecelakaan yang serius. Kecelakaan ini dapat melibatkan mobil lain atau pejalan kaki, dan dapat menyebabkan cedera atau bahkan kematian.

    Ausan ban yang tidak merata

    Tie rod yang rusak dapat menyebabkan ausan ban yang tidak merata, karena roda mobil tidak dapat berputar secara seimbang. Ausan ban yang tidak merata dapat mengurangi traksi dan menurunkan performa rem, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

    Kerusakan pada suspensi

    Tie rod yang rusak dapat mempengaruhi kinerja suspensi mobil secara keseluruhan. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada komponen suspensi lainnya, seperti ball joint atau tie rod end, yang dapat memperparah bahaya dan risiko pada pengemudi dan penumpang.

    Baca juga: 8 Hal Perlu Dilakukan Ketika Membeli Mobil Bekas Berusia di Atas 10 Tahun

    Ciri-ciri Tie Rod Mobil Rusak

    Tie rod yang rusak dapat menimbulkan ciri-ciri atau gejala yang mudah dikenali oleh pengemudi mobil. Beberapa ciri-ciri tie rod mobil rusak yang umum terjadi adalah sebagai berikut:

    Bunyi berdecit atau berderak

    Jika tie rod rusak atau aus, maka dapat menyebabkan bunyi berdecit atau berderak saat mobil bergerak. Bunyi ini biasanya terdengar dari bagian roda depan mobil dan semakin parah seiring berjalannya waktu.

    Kemudi bergoyang atau tidak stabil

    Tie rod yang rusak dapat menyebabkan kemudi bergoyang atau tidak stabil saat mobil melaju. Hal ini terjadi karena tie rod yang rusak tidak dapat mengontrol arah dan kemiringan roda depan dengan baik.

    Roda depan mobil tidak sejajar

    Tie rod yang rusak dapat menyebabkan roda depan mobil tidak sejajar atau tidak seimbang. Hal ini terlihat dari perbedaan jarak antara roda depan kiri dan kanan saat mobil diparkir atau saat melaju.

    Ausan ban yang tidak merata

    Tie rod yang rusak dapat menyebabkan ban menjadi aus dan tidak merata, karena roda mobil tidak dapat berputar secara seimbang. Ausan ban yang tidak merata dapat membuat mobil sulit dikendalikan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

    Kemampuan rem menurun

    Tie rod yang rusak dapat mempengaruhi kemampuan rem mobil, karena roda depan tidak dapat berputar secara seimbang dan mengurangi traksi pada permukaan jalan. Hal ini dapat membuat mobil membutuhkan jarak pengereman yang lebih panjang dan meningkatkan risiko kecelakaan.

    Cara Memperbaiki Tie Rod Mobil Rusak

    Perbaikan tie rod mobil yang rusak dapat dilakukan dengan beberapa cara, tergantung pada tingkat kerusakan dan kondisi mobil. Beberapa cara yang umum dilakukan untuk memperbaiki tie rod mobil rusak adalah sebagai berikut:

    Penggantian tie rod end

    Jika hanya tie rod end yang rusak, maka dapat dilakukan penggantian tie rod end secara terpisah. Hal ini cukup mudah dilakukan dan relatif murah.

    Penggantian tie rod assembly

    Jika tie rod sudah sangat aus atau rusak, maka perlu dilakukan penggantian tie rod assembly secara keseluruhan. Hal ini biasanya dilakukan oleh mekanik profesional dan dapat memakan biaya yang cukup besar.

    Penyetelan ulang alignment

    Setelah tie rod diganti, perlu dilakukan penyetelan ulang alignment agar roda mobil kembali sejajar dan tidak membuat mobil berbelok ke kiri atau kanan secara tidak terkendali. Hal ini dapat dilakukan oleh mekanik profesional dan memakan waktu sekitar 30-60 menit.

    Perawatan dan pencegahan

    Untuk mencegah kerusakan pada tie rod, perlu dilakukan perawatan dan pencegahan secara rutin. Hal ini meliputi pemeriksaan tie rod secara berkala, penggantian tie rod end yang sudah aus, dan menjaga keseimbangan roda depan mobil dengan memeriksa tekanan angin dan ausan ban secara rutin.

    Dalam melakukan perbaikan tie rod mobil yang rusak, penting untuk mengandalkan jasa mekanik yang profesional dan berpengalaman. Hal ini akan memastikan bahwa perbaikan dilakukan dengan tepat dan aman untuk digunakan kembali.

    Cara Merawat Tie Rod Mobil

    Tie rod merupakan salah satu komponen penting pada sistem kemudi mobil, sehingga perlu dilakukan perawatan yang tepat untuk menjaga kesehatannya. Berikut ini adalah beberapa cara untuk merawat tie rod mobil:

    Pemeriksaan rutin

    Melakukan pemeriksaan tie rod secara rutin dapat membantu mendeteksi kerusakan atau ausnya komponen ini sejak dini. Pemeriksaan bisa dilakukan setiap 6 bulan atau 10.000 km sekali atau setiap kali mengganti ban. Periksa kondisi tie rod end, ball joint, dan bagian-bagian lain dari sistem kemudi yang berkaitan dengan tie rod. Jika ditemukan kerusakan, segera perbaiki atau ganti komponen yang rusak.

    Mengganti tie rod end yang aus

    Tie rod end adalah bagian yang paling sering mengalami kerusakan atau aus pada tie rod. Jika tie rod end sudah aus atau rusak, segera ganti dengan yang baru untuk mencegah kerusakan yang lebih parah pada sistem kemudi. Biasanya, tie rod end perlu diganti setiap 50.000 km atau 2 tahun sekali.

    Menjaga keseimbangan roda depan

    Keseimbangan roda depan yang baik dapat membantu memperpanjang umur tie rod dan mencegah kerusakan. Pastikan roda depan dalam keadaan seimbang dan tidak bergeser atau miring. Selain itu, periksa juga tekanan angin dan ausan ban secara rutin.

    Hindari jalan bergelombang atau berlubang

    Menghindari jalan bergelombang atau berlubang dapat membantu mengurangi beban pada sistem kemudi dan tie rod. Hal ini dapat memperpanjang umur tie rod dan mencegah kerusakan yang tidak diinginkan.

    Hindari kecelakaan atau benturan keras

    Kecelakaan atau benturan keras pada bagian depan mobil dapat merusak tie rod dan komponen lain pada sistem kemudi. Hindari mengemudi dengan kecepatan tinggi atau berbelok tiba-tiba untuk mencegah kerusakan pada sistem kemudi.

    Dengan melakukan perawatan yang tepat pada tie rod mobil, Anda dapat memperpanjang umur tie rod dan menjaga keamanan serta kenyamanan saat berkendara. Pastikan untuk selalu mengandalkan jasa mekanik yang profesional dan berpengalaman dalam melakukan perawatan atau perbaikan pada sistem kemudi mobil.

    Membeli mobil bekas yang aman digunakan di jalan tentu harus fokus pada kualitasnya. #PilihYangPasti untung di OLX Autos. Kamu bisa pilih ribuan unit mobil dengan kualitas terbaik dan sudah melalui inspeksi. Sehingga bergaransi dan dijamin aman dan nyaman untuk berkendara bersama keluarga tercinta!

    GIIAS 2023
    Populer
    Berita Terkait