Cek spesifikasi lengkap Toyota Prius Hybrid 1.8L & 2.0L terbaru. Mobil dengan efisiensi BBM maksimal, kabin kedap, hingga daftar harga bekas dan baru di 2026.
OLX News – Toyota Prius terbaru hadir dengan wajah yang jauh lebih futuristik dan performa yang semakin matang. Mobil ini menawarkan tampilan desain aerodinamis yang memukau dengan membawa teknologi hibrida generasi terbaru yang lebih bertenaga namun tetap ekonomis. Bagi yang sedang mencari mobil yang lebih ramah lingkungan dengan kenyamanan yang baik, mobil hatchback ini bisa menjadi salah satu pilihan menarik di kelasnya.
Keunggulan utama yang ditawarkan terletak pada perpaduan harmonis antara penggunaan bahan bakar yang minim dan keheningan ruang kabin yang nyaman. Mobil ini dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang rileks, terutama saat terjebak kemacetan panjang di kota-kota besar Indonesia. Dengan segala pembaruan fitur teknisnya, mobil ini membuktikan bahwa efisiensi tinggi bisa berjalan beriringan dengan kemewahan desain dan kenyamanan tanpa kompromi.
Spesifikasi Mesin Hybrid Toyota Prius
Mesin Toyota Prius terbaru generasi kelima kini menawarkan fleksibilitas pilihan mesin, mulai dari varian 1.8L yang ekonomis hingga 2.0L yang lebih bertenaga. Keduanya mengandalkan sistem hibrida paralel terbaru yang dirancang untuk memberikan respons instan namun tetap menjaga keawetan komponen mesin bensinnya. Data teknis berikut merujuk pada spesifikasi resmi global dari Toyota Global Newsroom dan Toyota Newsroom Japan.
| Fitur Spesifikasi | Prius HEV (1.8L) | Prius HEV (2.0L) | Prius PHEV (2.0L) |
| Tipe Mesin | 2ZR-FXE Inline-4 | M20A-FXS Inline-4 | M20A-FXS Inline-4 |
| Kapasitas Mesin | 1.798 cc | 1.987 cc | 1.987 cc |
| Tenaga Mesin Bensin | 98 PS | 152 PS | 151 PS |
| Torsi Mesin Bensin | 142 Nm | 188 Nm | 190 Nm |
| Tenaga Motor Listrik | 95 PS | 113 PS | 163 PS |
| Total Output Sistem | 140 PS | 196 PS | 223 PS |
| Transmisi | e-CVT | e-CVT | e-CVT |
| Sistem Penggerak | FWD / E-Four | FWD / E-Four | FWD |
| Jenis Baterai | Lithium-ion | Lithium-ion | Lithium-ion |
| Kapasitas Baterai | 4,08 Ah | 4,08 Ah | 13,6 kWh |
| Akselerasi 0-100 km/jam | 9,3 Detik | 7,5 Detik | 6,7 Detik |
| Kapasitas Tangki BBM | 43 Liter | 43 Liter | 40 Liter |
| Emisi CO2 | 91 g/km | 87 g/km | 11-19 g/km |
| Velg dan Ban | 17/19-inch Alloy | 19-inch Alloy | 17/19-inch Alloy |
Tingkat Efisiensi Konsumsi BBM Toyota Prius
Efisiensi bahan bakar tetap menjadi nilai jual utama yang membuat Toyota Prius tetap menjadi pemimpin di segmen kendaraan hybrid. Varian 1.8L dikenal sangat irit untuk penggunaan harian, sementara varian 2.0L memberikan keseimbangan antara tenaga dan keiritan. Â
Baca Juga: Benarkah Kendaraan Hybrid adalah Teknologi yang Pertama Kali Diusung oleh Toyota Prius?
| Konsumsi BBM | Penjelasan |
| Konsumsi Dalam Kota 1.8L | Mampu menyentuh angka 30-32 km/liter pada pengujian WLTC berkat efisiensi motor listrik yang dominan. |
| Konsumsi Luar Kota 1.8L | Stabil di angka 24 km/liter saat melaju konstan di jalan bebas hambatan. |
| Konsumsi Gabungan 2.0L | Mencatatkan rata-rata 23-28,6 km/liter yang tetap impresif untuk tenaga mesin 196 PS. |
| Jarak Tempuh EV (PHEV) | Varian PHEV sanggup melaju hingga 87 km tanpa mengaktifkan mesin bensin sama sekali. |
| Efisiensi Termal | Mesin hybrid Toyota (M20A-FXS) memiliki efisiensi termal hingga 41%, salah satu yang tertinggi di dunia. |
| Regenerative Braking | Energi saat proses pengurangan kecepatan diubah menjadi listrik untuk mengisi baterai secara otomatis tanpa colok listrik. |
| Eco Driving Indicator | Fitur di panel instrumen yang membantu pengemudi menjaga gaya berkendara agar tetap paling irit. |
Fitur Kenyamanan Kabin Kedap Suara
Kenyamanan kabin yang senyap pada mobil ini dihasilkan dari teknik isolasi suara dan desain bodi yang meminimalisir hambatan udara. Pengendara akan merasakan sensasi “terputus” dari kebisingan aspal dan hiruk-pikuk jalan raya berkat material peredam berkualitas tinggi. Â
- Acoustic Glass Windshield
Kaca depan pada seluruh tipe Prius menggunakan lapisan film khusus untuk meredam kebisingan frekuensi tinggi dari terpaan angin. Hal ini memastikan kabin tetap tenang meskipun mobil melaju pada kecepatan tinggi di jalan tol. Penumpang bisa berbincang dengan suara lirih tanpa terganggu suara dari luar. - Dash Silencer Material
Area antara mesin dan kabin dilapisi peredam tebal untuk memblokir suara getaran mesin bensin saat sedang beroperasi. Fitur ini terasa pada varian 1.8L dan 2.0L ketika sistem hibrida berpindah dari mode listrik ke mesin. Pengemudi hampir tidak merasakan transisi suara yang kasar dari balik dasbor. - Door Sealing Optimization
Toyota mempertebal karet segel di sekeliling pintu untuk memastikan tidak ada suara siulan angin atau bising kendaraan lain yang masuk. Selain kedap suara, segel ini juga efektif menjaga suhu sejuk AC tetap bertahan lama di dalam kabin. Suasana interior pun terasa lebih privat dan eksklusif sepanjang perjalanan. - Underbody Cover & Aerodynamics
Penutup bagian bawah mobil dirancang rata sempurna untuk meminimalisir turbulensi udara yang biasanya menciptakan suara gemuruh di bawah kursi. Desain ini mengurangi road noise dari permukaan jalan yang kasar atau rusak. Kabin menjadi tempat yang tenang untuk beristirahat di sela kemacetan. - Active Noise Control
Fitur ini tidak tersedia di semua pasar dan biasanya hanya ditemukan pada varian top-of-the-line dengan sistem audio premium (seperti JBL). Untuk varian standar yang masuk ke pasar Indonesia (HEV 2.0L), Toyota lebih mengedepankan pengisolasian suara pasif (peredam fisik) yang tebal daripada pembatalan suara aktif lewat speaker.
Biaya Perawatan Baterai Hybrid Toyota Prius
Banyak orang awam khawatir soal biaya perawatan baterai, padahal teknologi hibrida Toyota sudah teruji dengan manajemen energi yang canggih. Baterai pada mobil ini dirancang untuk durabilitas jangka panjang tanpa memerlukan perawatan yang rumit atau biaya yang mahal setiap bulannya.Â
- Garansi Baterai Jangka PanjangÂ
Pada model hybrid terbaru (termasuk Prius HEV 2024/2025), Toyota Indonesia memberikan garansi baterai 8 Tahun atau 160.000 KM (mana yang tercapai lebih dulu). Jika terjadi penurunan performa atau kerusakan pabrikan dalam masa ini, penggantian unit baterai dilakukan tanpa dipungut biaya sepeser pun.  - Pembersihan Filter Udara Pendingin Baterai
Salah satu aspek penting dalam menjaga keawetan baterai Prius 1.8L dan 2.0L adalah memastikan filter udara pendingin yang terletak di bawah jok penumpang tetap bersih. Filter yang bebas debu memastikan sirkulasi udara optimal sehingga baterai tidak mengalami overheat saat bekerja keras. Estimasi biaya untuk jasa pembersihan ini berkisar antara Rp150.000 hingga Rp300.000 dalam setiap jadwal servis berkala. - Battery Health Check Digital Secara Rutin
Setiap mobil masuk ke bengkel resmi, teknisi akan melakukan pemindaian menyeluruh menggunakan alat diagnosa khusus untuk memantau kesehatan sel baterai secara real-time. Proses ini memastikan seluruh sistem elektrifikasi bekerja sinkron dengan mesin bensin tanpa anomali. Kabar baiknya, pengecekan ini biasanya sudah termasuk dalam paket jasa servis rutin sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan khusus. - Sistem Modul Baterai Terpisah yang Ekonomis
Struktur baterai hibrida Toyota dirancang sedemikian rupa sehingga jika terjadi kendala kecil setelah masa garansi habis, perbaikan tidak selalu mengharuskan penggantian unit utuh yang mahal. Komponen pendukung seperti sensor atau kabel bisa diperbaiki secara parsial untuk menekan biaya purna jual. - Total Biaya Servis yang Setara Mobil Konvensional
Secara keseluruhan, total biaya perawatan berkala Toyota Prius hampir tidak berbeda dengan mobil bensin murni seperti Toyota Corolla atau Camry. Pemilik cukup fokus pada penggantian rutin oli mesin, filter, dan busi dengan estimasi biaya berkisar Rp1.500.000 hingga Rp2.500.000 per 10.000 km. Meskipun harga unit baterai baru di luar garansi bisa mencapai Rp40.000.000 – Rp60.000.000, kejadian penggantian total cukup jarang ditemukan pada penggunaan normal di bawah 10 tahun.
Baca Juga: Terus Populerkan Kendaraan Elektrifikasi, Toyota Hadirkan Prius PHEV Terbaru di Indonesia
Harga Toyota Prius Bekas dan Baru

Harga di pasar otomotif bergantung pada varian mesin, kondisi baterai, serta kelengkapan servis rutin yang dilakukan pemilik sebelumnya. Varian 1.8L biasanya memiliki harga yang lebih terjangkau dan menjadi favorit di pasar mobil bekas karena konsumsi BBM-nya yang legendaris. Sementara itu, varian 2.0L terbaru menawarkan performa yang lebih bertenaga bagi mereka yang menginginkan sensasi berkendara lebih dinamis.
| Varian Mesin & Generasi | Tahun Produksi | Status | Estimasi Harga |
| Prius HEV 2.0L (Gen-5) | 2024 – 2026 | Baru (OTR Jakarta) | Rp698.000.000 – Rp707.100.000 |
| Prius PHEV 2.0L (Gen-5) | 2025 – 2026 | Baru (OTR Jakarta) | Rp884.000.000 – Rp950.000.000 |
| Prius HEV 1.8L (Gen-5) | 2023 – 2025 | Bekas | Rp580.000.000 – Rp630.000.000 |
| Prius PHEV 1.8L (Gen-4) | 2020 – 2022 | Bekas | Rp480.000.000 – Rp560.000.000 |
| Prius HEV 1.8L (Gen-4) | 2016 – 2019 | Bekas | Rp340.000.000 – Rp440.000.000 |
| Prius HEV 1.8L (Gen-3) | 2012 – 2015 | Bekas | Rp195.000.000 – Rp275.000.000 |
| Prius HEV 1.5L (Gen-2) | 2007 – 2009 | Bekas | Rp110.000.000 – Rp145.000.000 |
Ingin membawa pulang Toyota Prius dengan kondisi terjamin dan harga yang transparan? Segera kunjungi OLXmobbi untuk mendapatkan berbagai penawaran menarik serta proses pembelian mobil yang mudah dan aman.



































