Hadapi mudik Lebaran 2026, begini persiapan Astra Infra kawal arus mudik, dengan siapkan penambahan lajur, rest area baru, dan ratusan armada patroli untuk layani 6,8 juta kendaraan. Cek infonya!
OLX News – Sebagai salah satu operator jalan tol terbesar di Indonesia, PT Astra Tol Nusantara (Astra Infra) memprediksi akan ada lonjakan volume kendaraan yang melintasi jaringan jalan tol mereka pada periode Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah ini.
Hal tersebut terungkap dalam acara Media Briefing Kesiapan Lebaran Astra Infra 2026. Mengusung tema “Indahnya Kebersamaan”, pihak Astra Infra berjanji akan memaksimalkan pelayanan agar perjalanan pulang kampung kamu tidak hanya sekadar sampai tujuan, tetapi juga aman dan nyaman.
Baca Juga: Mengukir Cerita Lebaran Aman dan Nyaman, bersama ASTRA Infra
Novianto Dwi Wibowo, Direktur Operasional Astra Infra sekaligus Anggota Gugus Tugas Lebaran 2026, memaparkan bahwa pihaknya memproyeksikan sebanyak 6,8 juta kendaraan akan melintasi tiga ruas tol utama mereka (Tangerang-Merak, Cikopo-Palimanan, dan Jombang-Mojokerto) selama periode H-10 hingga H+10 Lebaran.
“Angka 6,8 juta kendaraan ini naik sekitar 2,1 persen dibandingkan realisasi volume lalu lintas pada Lebaran tahun 2025 lalu,” ungkap pria yang akrab disapa Pak Bowo tersebut, di Aroem Resto, Senin (9/3/2026).

Untuk mengantisipasi ledakan jutaan pemudik tersebut, berikut adalah rincian persiapan Astra Infra di mudik Lebaran 2026:
1. Kesiapan Fisik Jalan Tol dan Penambahan Lajur
Kamu yang sering terjebak macet di Tol Tangerang-Merak dan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) kini bisa sedikit bernapas lega. Astra Infra telah merampungkan proyek pelebaran jalan dengan menambahkan lajur ketiga di sebagian ruas tol tersebut.
Selain itu, seluruh pekerjaan perbaikan jalan berat (pavement) dipastikan akan berhenti dan bersih dari alat berat maksimal pada H-10 Lebaran.
Baca Juga: Dukung Mudik Pakai Mobil Listrik, Astra Infra Sedia SPKLU di Seluruh Rest Area Tol Astra
2. Tambahan Rest Area Baru di Tol Cipali
Penumpukan kendaraan di tempat istirahat (rest area) selalu menjadi biang kerok kemacetan di jalan tol. Saat ini, Astra Infra mengelola 29 rest area permanen yang tersebar di sepanjang jalur mudik. Fasilitasnya sangat lengkap, mulai dari pom bensin (SPBU), stasiun pengisian mobil listrik (SPKLU), toilet bersih, hingga pusat kuliner.
Sebagai langkah antisipasi khusus untuk arus balik, Astra Infra akan membuka satu rest area fungsional baru yang berlokasi di KM 77B Tol Cipali (arah menuju Jakarta). Fasilitas tambahan ini sengaja dibuka hanya pada musim libur Lebaran untuk memecah kepadatan pemudik yang ingin beristirahat.
3. Ratusan Pasukan Patroli dan CCTV Bersiaga
Tidak hanya fokus pada aspal dan beton, Astra Infra juga menyiagakan lebih dari 800 petugas lapangan yang bekerja selama 24 jam penuh. Pasukan ini didukung oleh 90 kendaraan operasional tangguh, mulai dari mobil patroli, mobil derek, unit penyelamat (rescue), hingga ambulans darurat.
Pergerakan lalu lintas juga terus dipantau secara langsung (real-time) dari pusat komando melalui lebih dari 500 unit kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi dengan alat penghitung kendaraan otomatis (traffic counter).
Data dari alat ini sangat berguna bagi pihak kepolisian untuk mengambil keputusan rekayasa lalu lintas (seperti contraflow atau one-way) jika jalanan mulai padat merayap.
Menutup pemaparannya, pihak Astra Infra mengimbau agar kamu selalu memastikan kondisi fisik tubuh dan mesin kendaraan (terutama kecukupan BBM dan saldo e-toll) dalam keadaan prima sebelum memasuki jalan bebas hambatan.
Selamat merencanakan perjalanan dan patuhi selalu batas kecepatan di jalan tol! (Z)



























