Senin, Mei 27, 2024
Lainnya
    Tips & TrikBegini Cara Menghitung Beban Maksimal Kendaraan, Jangan Sampai Overload

    Begini Cara Menghitung Beban Maksimal Kendaraan, Jangan Sampai Overload

    Cara mudah melihat kendaraan jika daya angkut beban berlebih adalah dari suspensi

    News.OLX – Mobil memiliki kapasitas angkut beben maksimal. Supaya tidak berujung maut, sebaiknya kapasitas angkut beban pada kendaraan ini tidak dilanggar.

    Suparman, Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso, menegaskan meskipiun mobil memiliki bagasi yang luas, setiap mobil memiliki batas maksimal bobot yang harus diperhatikan.

    “Biasanya, orang terjebak dalam kebiasaan memasukkan barang tanpa mempertimbangkan kenyamanan selama perjalanan. Bahkan, perilaku ini dapat membuat bobot mobil menjadi berlebihan dan membawa risiko saat perjalanan,” jelas Suparman mengutip dari laman resmi Auto2000, 29 September 2023.

    Baca juga: Ini 5 Ciri – Ciri, Oli Gardan Mobil Harus Segera Diganti

    Menurutnya tindakan membawa barang melebihi kapasitas mobil sering terjadi, terutama saat mudik atau perjalanan jauh seperti libur sekolah. Banyak orang yang ingin membawa hasil bumi atau oleh-oleh dari kampung halaman tanpa memperhatikan batasan payload atau jumlah beban yang dapat diangkut oleh mobil.

    Rumus menghitung beban maksimal kendaraan

    Untuk menghitung beban maksimal kendaraan ada rumusnya. Pertama adalah kamu harus mengetahui curb weight vehicle (CWV) atau berat kosong kendaraan. Informasi ini bisa kamu ketahui pada tabel spesifikasi yang umumnya terdapat pada brosur mobil atau di buku manual kendaraan.

    Bisa diartikan CWV adalah berat kendaraan yang telah siap dipakai, jadi sudah dihitung oli, bahan bakar, aksesori, air pendingin dan lain sebagainya tanpa pengemudi, penumpang dan barang bawaan.

    Baca juga: Perbedaan Transmisi CVT dan AT

    Setelahnya, kitapun harus mengetahui gross weight vehicle (GWV) alias berat kotor kendaraan atau berat maksimum kendaraan. Alias berat angkut beban maksimum yang diperbolehkan pada suatu kendaraan.

    Jika sudah diketahui dengan pasti barulah bisa kita ketahui payload-nya. Adapun rumusnya dengan mengurangi jumlah GVW dan jumlah CWV (GWV – CWV = Beban angkut maksimal).

    Ambil contoh sebuah Toyota Innova memiliki GWV atau berat maksimum 2.130 kilogram dan CWV atau berat kosong 1.525 kilogram. Maka itu beban maksimalnya adalah 2.130 – 1.525 = 605 kilogram.

    Angka ini pun harus dibagi dengan penumpang dan barang, atau kondisi realita sehari-hari. Misal jika Kijang Innova diisi 7 orang dengan bobot masing-masing adalah 70 kilogram.

    Baca juga: 5 Hal Sederhana dan Simple Tapi Kerap Dilupakan Pengendara Motor Matic

    Berarti beban yang diangkut menyentuh angka 490 kilogram. Berarti jika dikurang dengan angka 605 kg sebelumnya, ada sisa 115 kilogram yang bisa digunakan untuk membawa barang bawaan.

    Beban (1)

    Mobil jika sudah kelebihan beban bisa dilihat dari suspensi yang ambles

    Lantas, bagaimana cara melihat jika mobil sudah kelebihan beban? Untuk memastikan apakah mobil sudah kelebihan beban atau tidak, pengguna mobil dapat memperhatikan bentuk ban dan suspensi, yang terasa lebih turun atau ambles.

    Maka dari itu penting untuk memastikan tekanan angin ban sudah sesuai dan suspensi kendaraan berada dalam kondisi prima. Karena pada dasarnya menggunakan mobil sesuai dengan batas beban maksimal akan membantu mencegah risiko bahaya dan memastikan perjalanan yang aman sampai ke tujuan.

    Baca juga: Akibat Oli Transmisi Motor Matic Jarang Diganti

    Selain informasi di atas, kamu bisa mendapatkan informasi menarik lainnya seputar otomotif di OLX Member of ASTRA. Kamu juga cari mobil bekas impianmu dengan mengakses OLX melalui aplikasi dengan mengunduhnya di Play Store atau App Store.

    GIIAS 2023
    Populer
    Reka Harnis
    Reka Harnis
    Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.
    Berita Terkait