Penasaran seberapa kuat SUV baru ini? Simak hasil uji ekstrem JETOUR T1 dari beku di Pegunungan Andes hingga panasnya Gurun Atacama. Cek performanya di sini!
OLX News – Banyak pabrikan otomotif mengklaim produk Sport Utility Vehicle (SUV) racikan mereka sanggup melibas segala medan, namun hanya sedikit yang benar-benar berani membuktikannya di kondisi alam paling kejam di bumi.
JETOUR baru saja menuntaskan rentetan uji ekstrem JETOUR T1 di dua lokasi paling mematikan di benua Amerika Selatan. Alih-alih sekadar melakukan tes di fasilitas tertutup, mobil bongsor ini disiksa secara nyata mulai dari titik beku di Pegunungan Andes hingga kawasan paling gersang sedunia, Gurun Atacama.
Baca Juga: 5 Keunggulan JETOUR T2, SUV yang Siap Temani Perjalanan Jauh Lebih Nyaman
Langkah nekat ini diambil sebagai pembuktian nyata dari strategi global perusahaan yang mengusung konsep mobil petualang sejati.
Tantangan pertama yang harus ditaklukkan adalah Pegunungan Andes. Berada di ketinggian lebih dari 5.000 meter di atas permukaan laut, lokasi ini bukan hanya menyiksa fisik manusia, tetapi juga menjadi mimpi buruk bagi mobil-mobil jenis ICE (internal combustion engine).

Berdasarkan ilmu mekanika dasar, kadar oksigen yang sangat tipis di puncak gunung biasanya membuat mesin mobil kehilangan tenaga, tersedak, hingga gagal menyala.
Namun, mesin bensin 2.0T Turbocharged bawaan JETOUR T1 sukses mematahkan teori tersebut. Di tengah suhu beku dan kadar oksigen yang hanya tersisa 60 persen dari kondisi normal, mesin SUV ini berhasil menyala sempurna hanya dalam satu kali percobaan awal (cold start).
Fakta ini menunjukkan betapa presisinya kalibrasi injeksi bahan bakar yang disematkan oleh para insinyurnya.
Keberhasilan di udara tipis tersebut juga dibarengi dengan performa kaki-kaki yang memukau. Saat diajak melintasi jalanan tebing curam berbatu, sistem gerak empat roda canggih XWD Intelligent All-Wheel Drive bekerja sangat lincah membagi tenaga ke roda yang paling membutuhkan cengkeraman.
Kinerja peranti ini didukung penuh oleh komponen Electronic Limited Slip Differential dan kontrol stabilitas Bosch ESP 9.3. Hasil kolaborasi sistem komputerisasi ini memastikan bodi kendaraan tetap anteng dan tidak tergelincir, meskipun angin kencang pegunungan terus menghantam bodi mobil dari sisi samping.
Baca Juga: Gak Cuma Modal Tampang Gagah, JETOUR T2 Juga Kantongi 5 Bintang ASEAN NCAP
Beranjak dari udara beku di tebing gunung, penyiksaan berlanjut ke Gurun Atacama di Cile. Sebagai informasi tambahan, wilayah ini sangat kering dan memiliki debu garam yang sangat korosif, sehingga badan antariksa NASA sering memanfaatkannya untuk menguji robot penjelajah planet Mars.
Dengan tingkat kelembapan hanya sekitar 5 persen dan fluktuasi suhu harian yang bisa melonjak drastis hingga di atas 30 derajat Celsius, daya tahan material mekanis mobil benar-benar diuji sampai batas maksimal.

Di lautan pasir tak bertepi ini, JETOUR T1 sempat sengaja diarahkan ke dalam jebakan pasir sedalam 30 sentimeter. Tanpa butuh bantuan tali penarik, sistem XWD mobil ini langsung memuntahkan torsi raksasa sebesar 390 Nm ke empat rodanya, membiarkan mobil merangkak keluar dari pasir dan sanggup mendaki tanjakan terjal dengan sudut kemiringan 30 derajat tanpa masalah.
Satu hal yang patut diapresiasi dari pengujian di gurun pasir tersebut adalah kualitas sirkulasi udara kabinnya. Meski mobil diterjang badai pasir yang pekat di luar, filter udara kabin berspesifikasi CN95 sukses menjaga paru-paru pengemudi tetap bersih dari partikel debu berbahaya.
Menanggapi hasil fantastis ini, Moch Ranggy Radiansyah selaku Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia menegaskan bahwa pengujian ini adalah bentuk tanggung jawab pabrikan. Pihaknya ingin memastikan bahwa teknologi yang kelak dibeli oleh konsumen Tanah Air bukanlah isapan jempol belaka.
“Melalui pengujian di berbagai kondisi ekstrem di dunia, kami ingin memastikan bahwa setiap teknologi dan kapabilitas yang kami tawarkan benar-benar relevan dan memberikan rasa percaya diri bagi konsumen dalam setiap perjalanan mereka. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen JETOUR untuk menghadirkan kendaraan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga aman, tangguh, dan sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.”
Mengingat JETOUR sudah memasarkan tiga model andalannya di Indonesia (T2, DASHING, dan X70 Plus), kelulusan T1 di medan paling ekstrem di dunia ini jelas menjadi modal kuat untuk meyakinkan calon pembeli bahwa mobil asal Tiongkok ini sangat layak masuk ke garasi rumah. (Z)



























