Rabu, Oktober 14, 2026
Beranda blog Halaman 1356

Apa Itu Pretensioner dan Force Limiter? Pemilik Mobil Wajib Tahu

0

Salah satu fitur penunjang keselamatan di dalam mobil adalah sabuk pengaman atau disebut dengan seat belt. Fungsi seat belt akan menahan posisi pengemudi dan penumpang saat terjadi benturan agar tidak terlontar ke depan. 

Tentunya seat belt sudah menjadi fitur standar keselamatan dari setiap produksi kendaraan roda empat. Bahkan aturan penggunaannya saat berkendara juga diatur dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pada pasal 106 ayat 6 tertulis, “Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor roda empat atau lebih di jalan dan penumpang yang duduk di sampingnya wajib mengenakan sabuk keselamatan.”  

Artinya, siapapun yang berkendara, pengemudi maupun penumpang, wajib mengenakan sabuk pengaman saat perjalanan. Bukan sekadar bicara soal denda yang harus dibayarkan saat ditilang akibat tidak menggunakan seat belt, tapi lebih bicara urusan keselamatan. Jangan sampai ada penyesalan yang terjadi akibat kita mengabaikan fungsi penting dari seat belt.

Seiring perkembangan zaman, teknologi sabuk pengaman pun kian berkembang,  seperti hadirnya seat belt sistem pretensioner dan force limiter.

Lalu apa perbedaan antara dua jenis teknologi sabuk pengaman ini? Yuk kita bahas! 

  • Pretensioner

Pretensioner berfungsi untuk memastikan sabuk pengaman yang digunakan mampu menahan badan dari pengemudi maupun penumpang. Yang menarik adalah seat belt dengan sistem pretensioner punya sistem kerja dengan sensor yang sama dengan airbag. 

Artinya, ketika terjadi benturan yang memicu mengembangnya airbag, di saat bersamaan seat belt secara otomatis akan mengencang.

Sistem kerja seat belt ini langsung menahan posisi tubuh agar tidak terhempas dan tetap berada di bangku. Beberapa detik setelahnya, secara otomatis sabuk pengaman tersebut akan mengendur. 

Teknologi ini diklaim jauh lebih aman dalam memberikan perlindungan maksimal kepada penumpang dan pengemudi saat terjadi benturan keras. 

  • Force Limiter

Sementara teknologi kedua adalah force limiter yang berfungsi sebagai pembatas kekuatan sabuk dalam mengendalikan beban tubuh pengemudi dan penumpang. 

Force limiter meminimalisir benturan ke dada yang merupakan bagian vital dalam tubuh manusia. 

Meski berbeda fungsi, kedua teknologi seat belt ini menyatu dalam fungsi seat belt. Dimana kombinasi kedua teknologi ini membuat kerja sabuk pengaman semakin efektif.

Kecanggihan teknologi sabuk pengaman ini sudah hadir di hampir seluruh produk Toyota.

Gosip atau Fakta, Mengurangi Tekanan Angin Ban Sangat Cocok Digunakan Ketika Hujan

0

Aquaplaning jadi salah satu masalah yang dikhawatirkan terjadi jika mengemudi saat musim hujan. Ya, Aquaplaning atau hydroplaning merupakan kondisi dimana ban mobil jadi terangkat dan tidak mendapatkan traksi ketika melaju di permukaan jalanan basah atau tergenang air.

Alhasil mobil akan terasa mengambang atau tidak menyentuh permukaan jalan. Jika mengalami aquaplaning, maka dapat menyebabkan pengemudi hilang kendali sehingga berpotensi terjadi kecelakaan. 

Tak sedikit pula yang beranggapan untuk menyiasati mengemudi ketika musim hujan, tekanan angin ban dikurangi, dengan harapan agar tapak ban bisa menempel permukaan jalan lebih banyak sehingga pengereman lebih baik. 

Lantas apakah cara tersebut hanya sekadar gosip atau memang fakta?

Kondisi ban
Ilustrasi kondisi ban jika kurang, kelebih, dan sesuai tekanan angin. (Goodyear) 

Mengurangi tekanan angin ban agar tapak ban bisa menempel permukaan jalan lebih banyak sehingga pengereman lebih baik adalah sekadar gosip. Bahkan sangat tidak dianjurkan. 

Faktanya, seperti dilansir pabrikan ban Goodyear, saat tekanan angin ban di bawah anjuran, terjadi struktur berbentuk W dimana bagian tengah tapak ban tidak menyentuh permukaan jalan. 

Sebaliknya saat ban diberi tekanan angin lebih tinggi dari anjuran, maka telapak ban membentuk struktur U dimana hanya bagian tengah ban yang menyentuh jalan. 

Keduanya tidak memberikan daya cengkram ban maksimum yang dibutuhkan saat mobil melintasi genangan air.

Apakah hanya tekanan angin dan sisa ketebalan telapak yang memberi pengaruh pada pengereman, terutama di saat jalan basah dan tergenang air? Penting diingat bahwa dari seluruh komponen mobil, hanya ban yang langsung bersentuhan dengan jalan.

Pada beberapa ban berteknologi, tim pengembangan dan riset sudah mendalami kasus pengereman ini hingga merujuk pada upaya memperlebar penampang telapak ban dan mengolah kompon yang digunakan dalam karet serta bentuk kembangan ban. 

Karena itu, sebaiknya isi tekanan angin ban sesuai yang dianjurkan pabrikan. Setidaknya, isi tekanan angin ban sesuai buku petunjuk atau bisa juga dilihat dari keterangan yang tertempel pada bagian pintu sisi pengemudi dengan yang satuan umumnya Pound Per Square Inch (PSI). 

 

Anies Baswedan : Libur Panjang Memang Menggoda, Tapi Covid-19 Masih Ada

0

Cuti bersama ditambah libur perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW mulai 28 Oktober- 1 November 2020 diprediksi akan jadi kesempatan masyarakat untuk melakukan pelesiran.

Kendati demikian, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam akun media sosial Instagram pribadinya @aniesbaswedan merasa khawatir, liburan yang dilakukan dapat menyebarkan Covid-19.

“Libur panjang memang menggoda, tapi COVID-19 masih ada di sekitar kita. Jangan sia-siakan upaya kita bersama selama ini,” ungkap Anies dalam Instagram @aniesbaswedan.

Anies kembali mengingatkan, bahwa beberapa waktu lalu tepatnya September 2020, kasus Covid-19 mengalami di Jakarta. Pasahnya, klaster keluarga menjadi penyebab yang terbesar, akibat libur panjang yang terjadi pada Agustus 2020.

Alhasil, kala itu  kasus penyebaran Covid-19 mengalami kenaikan dengan rentan waktu 10-14 hari kemudian. Akibat lonjakan tersebut, wilayah Ibu Kota terpaksa dilakukan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Jangan sampai kasus di Jakarta melonjak kembali setelah libur panjang akhir bulan ini,” tulis Anies.

Anies pun menghimbau agar masyarakat menghindari bepergian dan menjadi pembawa virus kepada keluarga.

“Sayangi mereka dengan tetap liburan #dirumahaja,” tutupnya.

Jakarta PSBB Transisi

Penyebaran Covid-19 yang belum mengalami penurunan, membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memperpanjang  PSBB Masa Transisi selama 14 hari, mulai 26 Oktober-8 November 2020. Cara ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap lonjakan kasus COVID-19.

Berdasarkan akun Instagram @dishubdkijakarta, PSBB Masa Transisi dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta, tidak terdapat peningkatan kasus yang signifikan selama perpanjangan PSBB Masa Transisi ini, maka akan dilanjutkan perpanjangan selama 14 hari berikutnya.

“Teman-teman diimbau menunda mudik atau piknik, disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, dan pemerintah akan terus meningkatkan 3T, sehingga mata rantai penularan tetap terkendali dan kita tidak harus melakukan rem darurat kembali,” tulis akun @dishubdkijakarta.

 

5 Jenis Pelanggaran yang Menjadi Sasaran Penindakan Operasi Zebra Jaya 2020

0

Polisi Republik Indonesia secara serentak kembali melakukan razia Operasi Zebra Jaya 2020 selama 14 hari, mulai dari 26 Oktober-8 November 2020. Razia ini berlaku di seluruh penjuru nusantara.

Di Jakarta sendiri, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, menyatakan, dalam operasi Operasi Zebra Jaya 2020 setidaknya ada lima jenis pelanggaran yang menjadi sasaran penindakan.

“5 pelanggaran tematik yang menjadi prioritas utama, yaitu pertama melawan arus, kemudian tidak memakai helm, pelanggaran terhadap stop line, pelanggaran sirine dan rotator, melintas bahu jalan khususnya jalan tol,” ungkap Sambodo seperti dilansir situs resmi NTMC Polri. 

Lebih lanjut Sambodo menyatakan, dalam razia kali ini petugas polisi di lapangan akan tetap mengedepankan pola preemtif, preventif, dan penindakan.

“Walaupun porsi daripada kegiatannya adalah 40 persen preemtif atau sifatnya edukasi dan sosialisasi, 40 persen preventif atau pencegahan yang dilaksanakan dengan turjawali, pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli, dan 20 persen penindakan dengan tilang dan sebagainya,” jelasnya.

Razia Tidak Berkerumun, Tapi..

Berbeda dengan razia sebelumnya, karena Operasi Zebra Jaya tahun ini dilaksanakan masih dalam situasi pandemi COVID-19, maka pengendara mobil maupun sepeda motor harus tetap menaati protokol kesehatan dengan cara 4M, Menggunakan Masker, Menjaga Jarak, Menggunakan Antiseptic dan Menghindari Kerumunan. 

“Karena ini masa pandemi maka selama Operasi Zebra Jaya tidak ada razia, jadi tidak ada razia di titik tertentu seperti tahun sebelumnya, karena dikhawatirkan ada kerumunan,” ujar Sambodo.

Hanya saja, kata Sambodo, dalam Operasi Zebra Jaya 2020, kepolisian akan bersifat. hunting, seperti berpindah-pindah tempat.

“Contoh, hari ini satu jam di Pasar Rumput, pindah lagi satu jam ke di Panjaitan, artinya ada tim yang motoris pakai kendaraan patroli muter ketika ada pelanggar dilakukan penindakan. Ini untuk menghindari kerumunan, karena biasanya saat razia orang berkerumun. Maka pelaksanaannya dilakukan secara hunting,” tutupnya.

 

Mumpung Libur Panjang, Yuk Cek Kondisi Mobil Sendiri di Rumah

0

Cuti bersama dan libur perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW mulai 28 Oktober-1 November 2010 disarankan tidak melakukan bepergian. Hal ini untuk menghindari penyebaran Covid-19 di Indonesia yang belum mereda. 

Adapun libur panjang selama lima hari ini, bisa juga kok kita mengisi waktu dengan maksimal di rumah. Termasuk melakukan perawatan mobil, karena selama ini selalu kita gunakan untuk menunjang mobilitas. 

Dilansir Auto2000, ada beberapa hal bisa dilakukan dalam merawat mobil sendiri, yang notabene nya cukup mudah dilakukan. Mau tahu apa saja? Berikut ulasannya:

1. Cuci Mobil

Selagi ada waktu, bisa mencuci mobil sekaligus olahraga bersama keluarga.  Sebaiknya tidak mencuci di bawah terik sinar matahari atau di bawah pohon rindang. 

Untuk peralatan yang dibutuhkan seperti sampo mobil, sikat plastik, kain lap dan kain microfiber. Jangan lupa untuk membersihkan seluruh bagian mobil termasuk kabin dan bagasi.

2. Cek Ban Mobil

Sekarang mulai masuk musim hujan dan merupakan momen yang tepat untuk memeriksa kondisi ban mengingat tugasnya yang penting di jalan. Sembari dibersihkan, pastikan seluruh ban dalam kondisi prima dengan mengecek tekanan angin serta kondisi telapak dan dinding ban. 

Periksa kondisi ban cadangan yang sering terlupakan karena posisinya di kolong mobil. Jika memang aus cobalah ganti ban.

3. Periksa Oli Mesin

Sama seperti darah di tubuh manusia, oli mesin punya fungsi penting menjaga stamina mesin mobil. Perhatikan kapan terakhir ganti oli mesin. Segera ganti oli mesin bila ternyata waktu pemakaian atau jarak tempuh telah melewati batas yang ditentukan. 

Selagi membuka kap mesin, periksa pula kondisi air radiator, minyak rem, air aki, serta cairan pembersih kaca mobil. Tambah kalau kurang dan ganti jika sudah waktunya diganti.

4. Cek Kolong Mobil

Karena sudah dicuci, kolong mobil yang bersih membuat mudah memeriksanya. Perhatikan jika ada rembesan oli atau cairan lainnya di bawah mesin. 

Periksa pula kondisi kaki-kaki, baik depan maupun belakang. Perhatikan jika ada karet yang pecah atau sudah getas. Coba gerakkan dengan tangan bagian mekanis yang berkaitan dengan setir atau suspensi.

5. Inspeksi Bodi Mobil

Kalau ada bodi mobil yang penyok atau rusak, untuk mobil-mobil Toyota bisa membawa mobil ke fasilitas body repair Auto2000 untuk diperbaiki. Dan melakukan booking layanan perbaikan bodi mobil lewat Auto2000.co.id.

Nah, segitu dulu ya tips liburan kali ini. Terima Kasih!

 

 

 

Suzuki GSX-R150 Kini Punya Livery Edisi MotoGP 2020, Ini Harganya

0

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) divisi roda selaku agen pemegang merek sepeda motor Suzuki di Tanah Air meluncurkan seragam baru untuk Suzuki GSX-150 berupa desain livery MotoGP 2020 Edition.

Ya, warna baru yang ditampilkan pada motor sport bermesin 150cc ini mirip Team Suzuki Ecstar Motogp yang menggunakan kombinasi warna Solarize Silver – Met Triton Blue, sehingga semakin terlihat sporty dan mengesankan.

Menurut Sales & Marketing 2W Department Head PT SIS Yohan Yahya, kehadiran Suzuki GSX-150 MotoGP 2020 Edition, menjawab keinginan konsumen, yang menginginkan motor tersebut seperti di ajang balap MotoGP.

“Terlebih banyak podium juara yang sudah diraih menjadi tambahan kebanggan tersendiri bagi para penggemar kami. Dari sana, SIS mencoba mengakomodir minat tersebut,” ungkap Yohan dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2020).

Tidak hanya itu, Suzuki ingin konsumennya tidak hanya memiliki sepeda motor Suzuki GSX-150 MotoGP 2020 Edition bergaya MotoGP, namun bertepatan dengan perayaan 100 tahun Suzuki di Dunia, dan 50 tahun di Indonesia.

“Momentum inilah yang kami rasa tepat untuk segera meluncurkan penyegaran warna terbaru dengan semangat yang sama dengan Team Suzuki Ecstar MotoGP. Persembahan spesial Suzuki GSX-R150 MotoGP 2020 Edition ini betul-betul pilihan menarik dan memiliki nilai historis yang tinggi,” kata Yohan.

Untuk jantung fitur dan dapur pacu, Suzuki GSX-150 MotoGP 2020 Edition masih dilengkapi Digital Instrument Cluster, Keyless Ignition System, Easy Start System, dan LED Headlight.

Untuk jeroan mesin masih mengusung mesin berkapasitas 150cc, teknologi fuel injection dan mengadopsi sistem Double Over Head Camshaft (DOHC) GSX-R150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw pada 10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm pada 9.000 rpm yang tersalurkan melalui transmisi 6 percepatan.

Harga

Menyoal harga, meskipun menjadi produk spesial, Suzuki GSX-R150 MotoGP 2020 Edition ditawarkan dengan harga Rp 31,6 juta – untuk varian Keyless Ignition – non ABS (on the road DKI Jakarta). Calon konsumen akan mendapatkan motor ini pada November 2020, melalui jaringan penjualan Suzuki se-Indonesia.

Selain itu, SIS juga turut memberikan penyegaran tampilan livery baru untuk Suzuki GSX-R150 varian Special Edition – Keyless Ignition – Non ABS dengan tiga pilihan yaitu MB. Daytona Yellow, Titan Black – Rouge Red CW, dan Stronger Red – Titan Black. Varian livery terbaru Suzuki GSX-R150 tersebut tak lama lagi akan segera hadir di jaringan-jaringan penjualan Suzuki.

Sejarah Warna Solarize Silver – Met Triton Blue

Sekadar informasi, kombinasi warna Solarize Silver – Met Triton Blue, pertama kali diterapkan di sepeda motor balap Suzuki yang berkompetisi di ajang Isle of Man's Trophy Tourist 1960, dimana dua tahun kemudian pebalap Ernst Degner memenangkan balapan pertama untuk Suzuki sekaligus meraih gelar Kejuaraan Dunia pertama mereka di kategori 50cc.

Kiprah tersebutlah yang akhirnya menjadi penghormatan sekaligus inspirasi di Suzuki GSX-R150 maupun Suzuki GSX-RR.

Gaya dari warna dan livery tersebut kembali menjadi populer di tahun 2020, sejak digunakan oleh Team Suzuki Ecstar MotoGP pada Suzuki GSX-RR 2020. Terlebih, saat podium demi podium MotoGP berhasil dikumpulkan oleh Alex Rins dan Joan Mir.

Pada saat ini pun, Suzuki tengah memimpin poin kejuaraan kategori pebalap dan kategori tim MotoGP. Suatu prestasi yang patut dirayakan dengan mengaplikasikan tampilan serupa pada Suzuki GSX-R150.

Pemberian sentuhan spesial pada Suzuki GSX-R150 ini sekaligus menandai kiprah Suzuki sebagai perusahaan Internasional yang telah berdiri selama 100 tahun di Dunia, dan secara khusus juga sebagai bentuk perayaan 50 tahun Suzuki di Indonesia.

Tentunya warna dan livery yang spesial akan memberikan kebanggaan dan memori luar biasa bagi siapapun yang memilikinya, karena berkesempatan merasakan menjadi bagian penting dalam perjalanan panjang Suzuki di Tanah Air selama setengah abad.

 

Land Rover Bekas Buat Adventure, Berapa Harganya?

0

Land Rover, jadi merek mobil asal Inggris yang dikenal selalu menghadirkan sederet mobil bergaya Sport Utility Vehicle (SUV) modern dan tangguh.

Sejak kehadiran nya pada tahun 1948 hingga saat ini, Land Rover memiliki sederet mobil yang cukup terkenal di kancah otomotif global maupun nasional, seperti Defender, Discovery, Discovery Sport, Range Rover, Range Rover Sport, Range Rover Velar, dan Range Rover Evoque.

Ya, masing-masing model Land Rover yang telah disebutkan di atas memiliki ciri dan kelebihan tersendiri. Namun yang pasti setiap model terbaru, Land Rover selalu membenamkan teknologi dan fitur canggih di dalamnya.

Karena kecanggihan dan brand legendaris ini pula membuat mobil-mobil Land Rover yang bisa digunakan untuk adventure dan diklaim masuk golongan premium, untuk harga terbarunya dibanderol cukup fantastis.

Adapun jika memang OLXer ingin membeli mobil Land Rover untuk berpetualang dengan budget terbatas, tak ada salahnya memilih mobil ini. Akan tetapi, apabila ingin harganya terjangkau bisa memilihnya dengan kondisi bekas, dan setelah itu lakukan upgrade.

Nah, di situs jual beli OLX.co.id, ada sejumlah Land Rover siap menunggu pemilik baru untuk membelinya. Hanya saja, karena bekas, kondisinya pun sudah pasti tidak akan sempurna sesuai dengan harapan seperti mobil baru keluaran pabrikan otomotif. 

Adapun Land Rover jadul dan bekas yang ada di OLX.co.id, harganya sangat bervariasi. Seperti halnya Land Rover Defender lansiran lama dijual dengan harga Rp 45 juta. Mobil ini dijual di wilayah Pondok Gede, Bekasi.

Hanya saja, kondisi mobil ini sangat tidak sempurna, lantaran tidak memiliki kaki-kaki serta kondisinya body perlu dilakukan pengecatan ulang. Bahan mobil ini cocok bagi yang ingin bangun mobil Land Rover dari nol. 

Untuk OLXer yang ingin membeli Land Rover dengan budget Rp 50-100 jutaan ada juga kok. Rata-rata mobil yang dimaksud Land Rover series dengan tahun produksi sekitar 60-70’an.

Jika ingin Land Rover dengan kondisi yang lebih baik, tentunya harga yang ditawarkan bisa lebih tinggi, yaitu di atas Rp 110 jutaan. Walau tahun produksinya 70-80’an, namun bentuknya masih oke, karena sang pemilik memang merawatnya.

Bahkan, meski tahun produksinya masih sama sekitar tahun 70’an, ada juga Land Rover yang harga jualnya di atas Rp 300 juta. Tentu saja sang pemilik lebih rajin lagi dalam perawatannya, baik pada mesin maupun cat body.

Perlu dicatat, jika OLXer memang berniat membeli mobil Land Rover jadul atau bekas jangan heran meski satu model, varian dan tahun produksinya sama, namun harganya berbeda-beda. Bahkan ada juga tahun produksinya lebih muda tapi harganya justru lebih rendah.

Sebab, untuk menentukan harga sebuah mobil bekas memang ‘gelap’, bisa tergantung dari beberapa faktor, seperti kondisi mobil, jarak tempuh, kelengkapan surat-suratnya, serta lokasi si penjual.

Belum lagi harga mobil bekas bisa saja tinggi, karena sang pemilik sangat rajin merawat mobilnya, serta pajak dibayar tepat waktu. Apabila OLXer memang ingin mencari mobil bekas tidak ada salahnya melakukan cek dan ricek, termasuk membawa orang ahli untuk melakukan pemeriksaan.

Oia, jika diperbolehkan melakukan test drive, makan manfaatkan untuk mengetahui apakah mobil bekas yang OLXer idamkan terasa ada yang bermasalah atau tidak.

Untuk lebih detail soal model Land Rover jadul atau bekas lainnya bisa klik di sini.

 

Cari Referensi Modifikasi Buat Skuter Yamaha? Berikut Contoh Desainnya

0

OLXer yang ingin melakukan modifikasi, namun tidak punya referensi, kebetulan nih PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) selaku agen pemegang merek Yamaha di Tanah Air punya beberapa contoh desain yang cukup menarik.

Desain-desain ini merupakan hasil karya para modifikator dan pengguna motor Yamaha dari seluruh wilayah Indonesia yang turut serta dalam gelaran kompetisi modifikasi online khusus motor Yamaha 125 yang disebut Yamaha Digital Custom Generasi 125,  beberapa waktu lalu.

Setidaknya, ada 12 finalis dengan beraneka  ragam desain dan terpilih menjadi satu orang pemenang Best of the Best dan tiga orang pemenang favorit yang telah berkompetisi dalam menuangkan ide dan kreatifitasnya pada motor #Generasi125.

Menurut Manager Public Relation dan Yamaha Riding Academy PT YIMM Antonius Widiantoro, acara Yamaha Digital Custom Generasi 125 merupakan salah satu sarana untuk menumbuhkan pengalaman berkendara dengan menyesuaikan kebutuhan dan selera konsumen.

“Maka itu,  Yamaha mengadakan kegiatan ini sebagai wadah bagi para pemilik produk dan juga modifikator untuk dapat lebih explore produk sesuai dengan trend saat ini serta dapat memberikan inspirasi kepada pemilik motor Generasi 125 lainnya,” ungkap Antonius.  

Sesuai dengan tema embracing tastemakers, Yamaha Digital Custom Generasi 125 merangkul para pengguna setia produk Generasi 125, mulai dari Yamaha FreeGo, X-Ride, Fino Series, dan Mio Series dengan selera, gaya, dan desain modifikasi yang kreatif  dari masing-masing penggunanya yang pasti keren.

Berikut foto desain dari para pemenang

A. Regional 1 (WIB):

1. Kategori Mio Series – Irvan Adipratama (Jakarta)

2. Kategori FreeGo – Andrianus Harsono (Jakarta)

3. Kategori Mio Series  – Wikan Berbudi (Jakarta)

4. Kategori FreeGo – Deden Desmahikmawan (Depok)

5. Kategori Fino Series – Reksi Permadi (Bogor)

6. Kategori Fino Series – Diki Ahmad Sidik (Bandung)

7. Kategori X-Ride – Muhammad Yusuf (Yogyakarta)

8. Kategori Mio Series – Adrian Ahmad Ramadhani (Blitar)

9. Kategori Fino Series – Joni agung prasetyo (Sragen)

B.  Regional 2 (WITA):

10.  Kategori X-Ride – Tommy Susilo (Tanah Laut – Kalimantan selatan)

11.  Kategori FreeGo – Hari Sendie (Samarinda)

C. Regional 3 (WIT):

12.  Kategori X-Ride – Michael jiro (Fak Fak – Papua Barat)

Dari 12 finalis perwakilan ketiga regional, diseleksi kembali oleh juri perwakilan dari Yamaha dan GridOto secara live (virtual) hingga terpilih 1 orang pemenang Best of the Best Yamaha Digital Custom Generasi 125 dari region 2 WITA  yang berhasil membawa pulang 1 unit Yamaha FreeGo. Berikut nama pemenang Best of The Best  :

1. Kategori FreeGo – Hari Sendie (Samarinda)

Karena banyaknya karya kreatif yang menarik hati, maka juri menentukan 3 tambahan pemenang favorit. Berikut 3 nama pemenang favorit:

1. Kategori FreeGo – Taufan Aditya Putra (Bali)

2. Kategori X-Ride – Muhammad Tanthowi (Surabaya)

3. Kategori Fino Series – Fandi Bagaspati (Makassar)

Mau desainnya, berikut foto-fotonya:

Yamaha FreeGo

Yamaha FreeGo Modifikasi
Yamaha FreeGo by Andrianus Harsono. 
Yamaha FreeGo Deden desmahikmawan
Yamaha FreeGo by Deden desmahikmawan
Yamaha FreeGo Hari Sandi1
Yamaha FreeGo by Hari Sandi
Yamaha FreeGo Taufan AdityaPutra
Yamaha FreeGo by Taufan AdityaPutra

Yamaha Mio Series

Yamaha Mio M3 Adrian Ahmad Rahmadani
Yamaha Mio M3 by Adrian Ahmad Rahmadani
Yamaha MIO M3 Irvan Adipratama
Yamaha Mio M3 by Irvan Adipratama

 

Yamaha Mio M3 Wikan Bherbudi
Yamaha Mio M3 by Wikan Bherbudi
Yamaha FreeGo Tommy Susilo
Yamaha Mio 125 by Tommy Susilo
Yamaha mio125 Michael Jiro 3
Yamaha Mio125 by Michael Jiro

Yamaha Fino

Yamaha Fino by Fandy Bagaspati
Yamaha Fino by Fandy Bagaspati
Yamaha Fino by Diki Ahmad Sidik
Yamaha Fino by Diki Ahmad Sidik 
Yamaha Fino by Hari Sandi
Yamaha Fino by Hari Sandi
Yamaha Fino by Joni Agung
Yamaha Fino by Joni Agung
Yamaha Fino Michael Jiro 2
Yamaha Fino by Michael Jiro

Yamaha X-Ride

Yamaha X-Ride Muhammad Tanthowi
Yamaha X-Ride by Muhammad Tanthowi
Yamaha X-Ride by Tommy Susilo 1
Yamaha X-Ride by Tommy Susilo

 

Punya Lokal Laboratorium di Jakarta, Layanan ExxonMobil Lubricants Indonesia Makin Beda

0

PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) tidak hanya melakukan pengembangan dalam menghadirkan produk pelumas kelas dunia yang berkualitas bagi konsumen di Indonesia. 

Usai mengakuisisi merek pelumas kendaraan roda dua yang cukup punya nama di Tanah Air, Federal Oil, PT EMLI kini menghadirkan lokal laboratorium yang punya layanan analisis pelumas bernama Mobil Serv℠ di Indonesia.

Dengan adanya layanan ini, para pelaku industri di Tanah Air akan terpenuhi kebutuhannya dalam urusan memonitor mesin, kondisi pelumas, serta mendeteksi terjadinya kontaminasi. 

Dengan hasil analisis yang cepat, dan akurat dari layanan Mobil Serv℠, membantu mereka dalam memberikan solusi penanganan pada mesin dengan segera, sehingga mampu menjaga kinerja mesin agar maksimal dalam produktivitas dan tetap aman.

Lokal laboratorium Mobil Serv℠ Lubricants Analysis (MSLA) milik PT EMLI ini bertujuan memperkuat kepuasan pelanggan lewat waktu penyelesaian pengujian yang lebih cepat dengan analisis yang tepat, serta laporan pengujian terperinci, untuk mendapatkan hasil dan rekomendasi tindakan yang bisa segera ditindaklanjuti. 

“Kami senang menginformasikan bahwa kami telah siap dan semakin dekat untuk melayani para pelaku industri di Indonesia, dengan menghadirkan lokal laboratorium MSLA di tanah air. Kami harap kelangsungan hubungan kerjasama kami dengan para pelaku industri tanah air dapat berlanjut dengan baik kedepannya, dan tentunya dapat saling menguntungkan,” ujar Syah Reza, selaku Presiden Direktur PT EMLI lewat keterangan tertulis, Senin (26/10/2020).

Tentu kemudahan serta keunggulan dari fasilitas ini akan jauh lebih cepat dirasakan hasilnya langsung dikirim dari lokal laboratorium yang berada di Jakarta. 

“Lokal laboratorium MSLA yang ada di Jakarta ini didukung penuh oleh tenaga ahli resmi dari ExxonMobil. Kami berharap kebutuhan akan analisis pelumas dapat dipenuhi dengan cepat dan akurat, sehingga dapat menangkap lebih banyak peluang, membantu dalam mencapai puncak produktivitas, dan membedakan diri kita dengan lebih baik dari para pesaing,“ tutup Lukman Hakim, selaku Engineering Services General Manager PT EMLI.

Ambassador Mandalika Racing Team Indonesia, Raffi Ahmad Bakal Promosikan Sektor Pariwisata Indonesia

0

Siapa yang tidak kenal dengan artis Indonesia serba bisa yang satu ini? Wajahnya setiap saat muncul di rumah OLXers sebagai host acara TV, salah satunya adalah Dahsyat. Bahkan kaum milenial yang lebih gemar menonton konten Youtube Channel, ia juga selalu rajin dalam produksi konten-konten video menarik.

Yup, kita lagi ngomongin seorang Raffi Ahmad, suami dari Nagita Slavina sekaligus ayah dari Rafatar.

Memang kalau bicara soal hobinya, pria kelahiran Bandung, 17 Februari 1987 ini memang cukup akrab dengan otomotif. Ini bisa dibuktikan dengan banyaknya koleksi mobil-mobil mewah atau motor unik harga gila-gilaan yang nongkrong di garasi rumahnya.

Banyak orang menyebutnya sebagai ‘Sultan Andara’ karena memang ia dan keluarga bahagianya tinggal di kawasan Andara, Jakarta Selatan.

Di tengah kesibukannya saat ini sebagai seorang artis papan atas, Raffi Ahmad ternyata punya ketertarikan besar juga ke dunia balap, khususnya balap motor.  

Karena cintanya pada sepeda motor inilah, sekarang ia didapuk untuk menjadi ambassador tim balap lokal, Mandalika Racing Team Indonesia (MRTI) yang sedang bersiap untuk ikut balapan Moto2 tahun depan, di sirkuit terbaru yang dibangun di Indonesia, tepatnya di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. 

“Kita sangat percaya bahwa Bro Raffi sangat cocok menjadi duta Mandalika Racing Team dikarenakan ia punya follower sosial media yang banyak. Raffi kami yakin bisa memberikan pesan dan kesan kepada Masyarakat tentang Timnas Moto2 Indonesia,” ujar  Ketua MRTI, Muhammad Rapsel Ali, Minggu (25/10/2020). 

Menurutnya, Raffi akan sangat membantu dalam memviralkan MRTI. “Ia bisa membuat berita Mandalika Racing Team akan lebih viral, termasuk kegiatannya sehingga masyarakat akan mendapatkan informasi yang cepat dan akurat.”

Sementara Direktur Mandalika Racing Team, Kemalsyah Nasution juga berpendapat sama. “Bro Raffi ini kan pecinta motor juga. Jadi, sudah pasti akan sangat mudah bagi dia dalam mempromosikan kegiatan yang memang juga menjadi salah satu hobinya. Sehingga Raffi sangat layak diusung menjadi ambassador MRTI,” jelas Kemalsyah.

Seperti yang diketahui, Indonesia akhirnya kembali terpilih menjadi salah satu negara penyelenggara seri balap motor dunia, MotoGP 2021 mendatang di Sirkuit Mandalika. Sebagai tuan rumah, Indonesia akan berpartisipasi pada balapan Moto2 dan Moto3 dengan dibentuknya MRTI. 

Masyarakat Indonesia sudah menunggu momen emas ini selama 24 tahun lamanya setelah terakhir MotoGP digelar di Sirkuit Sentul tahun 1997. Momentum ini sekaligus dipercaya akan menggairahkan kembali sektor otomotif Tanah Air dan mengangkat citra pariwisata Indonesia. 

“Lewat Raffi Ahmad sebagai ambassador MRTI, kita nantinya tak hanya ikut berlomba di 21 seri, tapi sekaligus akan menjadi duta untuk mempromosikan Indonesia sebagai salah satu tujuan wisata dunia,” pungkas Kemalsyah.