Minggu, April 12, 2026
Beranda blog Halaman 1455

Mobil Double Cabin Bekas Rp 50-80 Jutaan? Lumayan Buat Bawa Sepeda

0

Sepeda jadi alat transportasi yang kini banyak diburu masyarakat. Berbagai model sepeda yang digunakan bermacam-macam mulai dari sepeda lipat, mountain bike, road bike, BMX, sampai sepeda jadul (jaman dulu).

Tingginya minat konsumen akan sebuah sepeda tak lepas dari rasa bosan masyarakat saat ini karena harus berada di rumah akibat penyebaran virus Covid-19.

Selain itu, sepeda menjadi kendaraan populer. Apalagi masyarakat merasa lebih khawatir jika harus menggunakan transportasi umum. Sedangkan jika menggunakan transportasi pribadi mereka harus melewati jalanan macet yang sangat membosankan. Karena itulah, sepeda banyak digunakan, selain mengisi kebosanan di rumah, sepeda juga bisa digunakan untuk olahraga.

Oia OLXer, yang doyan sepeda namun sebelumnya harus dibawa menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil, tak ada salahnya memilih mobil sejenis pick up (pikap) double cabin.

Kenapa? Pickup double cabin, memang dikenal sebagai mobil yang cukup tangguh dengan desain seperti sebuah mobil penumpang lainnya yang memberikan rasa nyaman bagi penumpang

Bahkan, pick up double cabin juga memiliki perawakan layaknya Sport Utility Vehicle (SUV), dimana urusan performa mobil jenis ini dikenal sangat tangguh, dan karena durabilitiya sangat mumpuni seringkali digunakan di medan-medan yang sulit.

Pickup double cabin juga memiliki konfigurasi duduk di baris pertama dan kedua digunakan untuk pengemudi dan penumpang. Sedangkan pada baris ketiga justru dipakai untuk bak yang dapat mengangkut barang, tak terkecuali sepeda kesayangan.

Nah, jika OLXer kebetulan ingin mencari pickup double cabin untuk jalan-jalan bersama keluarga dan membawa sepeda tak ada salahnya mencari mobil berstatus bekas.

Seperti halnya di situs jual beli OLX.co.id, ternyata pickup double cabin tak selalu disebut mahal, karena untuk harga bekasnya ada yang dijual mulai Rp 50-80 jutaan.

Mobil pickup double cabin dengan harga Rp 50-80 jutaan seperti halnya Chevrolet Luv, Kijang Kapsul double cabin, Ford Ranger 2002-2010, Mitsubishi Storm 2000, Panther double cabin 2002, Nissan Frontier 2010,  Mitsubishi Strada 2005, Ford Ranger 2004-2010, Mazda BT 50 2008-2012,  atau Mitsubishi Triton 2011.

Kalau OLXer memang berminat untuk mencari mobil pick up double cabin bisa lihat daftarnya di sini.

 

Cara yang Benar Berkendara Motor dan Naik Ojek Online Lebih Aman

0

Beberapa kebijakan pemerintah di masa transisi adaptasi kebiajakan baru atau New Normal sudah mulai dilonggarkan. Hal ini pula membuat berbagai kegiatan yang dilakukan masyarakat sudah kembali dilakukan.

Hanya saja, aktivitas yang dulu dilakukan secara bebas kini harus sesuai dengan protokol kesehatan. Termasuk ketika bepergian bekerja atau pergi ke tempat umum seperti halnya pengendara sepeda motor.

Untuk sepeda motor milik pribadi, setidaknya ada juga protokol yang harus diterapkan, sesuai dengan PM No 41 Tahun 2020 pasal 11 Poin C yang berbunyi:

Sepeda motor untuk tujuan melayani kepentingan masyarakat dan kepentingan pribadi, dapat mengangkut penumpang dengan ketentuan harus memenuhi protokol kesehatan, sebagai berikut :

1. Aktivitas lain yang diperbolehkan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar;

2. Melakukan desinfeksi kendaraan dan perlengkapan sebelum dan setelah selesai digunakan;

3. Menggunakan masker dan sarung tangan; dan

4. Tidak berkendara jika sedang mengalami suhu badan di atas normal atau sakit.

Dari aturan tersebut, pemerintah memang tetap menghimbau, untuk pencegahan penyebaran Covid-19 saat berkendara, agar tetap melakukan desinfeksi kendaraan dan perlengkapan sebelum dan setelah selesai digunakan. Untuk disinfeksi sebisa mungkin minimal satu kali dalam sehari.

Menggunakan masker dan sarung tanganmu saat berkendara juga perlu dilakukan, karena dipercaya dapat mengurangi resiko tertular dan melakukan kontak langsung ke bagian tubuh.

Oia, bila kondisi kesehatan sedang tidak fit atau mengalami suhu badan di atas normal, sebaiknya jangan berkendara, dan pilih bekerja dan beristirahat

Bepergian Dengan Ojek Online

Sama seperti sepeda motor milik pribadi, jika ingin beraktivitas menggunakan ojek online (ojol) ada beberapa hal yang perlu diterapkan sesuai protokol kesehatan yang wajib penuhi oleh pengemudi maupun penumpang.

Ketetapan Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan Nomor 11 Tahun 2020 sudah diizinkan beroperasi untuk mengangkut penumpang di masa adaptasi kebiasaan baru. Namun, melalui SE Menteri Perhubungan Nomor 11 Tahun 2020, Kementerian Perhubungan telah membuat pedoman dan petunjuk teknis soal operasional ojol.

Adapun salah satu poin dalam regulasi tersebut yaitu pengemudi dan penumpang agar menerapkan physical distancing (jaga jarak fisik).

Caranya? Perusahaan aplikasi  menyediakan penyekat antara pengemudi dan penumpang. Selain itu, hal berbeda lainnya yaitu penumpang disarankan untuk membawa helm sendiri dan membawa masker mematuhi protokol kesehatan lainnya.

 

Nafas Isuzu Jual Panther Masih Panjang di Indonesia

0

Isuzu Panther, mobil yang dijuluki Rajanya Diesel ini dikabarkan hanya menunggu waktu untuk mengakhiri masa-masa indah di kancah otomotif. Bagaimana tidak, mobil yang hadir pada 1991 itu rencananya akan dihentikan produksinya.

Ya, selain karena penjualannya menurun, Isuzu Panther terkendala soal emisi gas buang, dimana Isuzu Panther yang saat ini dijual belum menerapkan standar Euro 4, melainkan masih Euro 2. Dengan standar Euro 2 mobil ini gas buangnya cukup kotor

Kendati demikian, menurut General Manager Marketing PT IAMI, Attias Asril, soal Panther, saat ini masih ada nafasnya.

“Panther masih ada kesempatan, akan kita tetap jual, dengan mundur satu tahun masih ada nafas. Siapa tahu ngga jadi lagi, berarti Panther masih akan tetap ada,” ungkap Attias saat berbincang di video conference beberap[a waktu lalu

Ya, usia Isuzu Panther akan masih bertahan lama, setidaknya dikarenakan penerapan standar emisi gas buang Euro 4 di Indonesia mengalami penundaan hingga 2021 mendatang. Padahal, rencananya aturan soal Euro 4 ini diberlakukan pada April 2020 lalu.

Attias sendiri mengatakan, dirinya dan anggota Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia sudah menerima surat dari Kementerian Lingkungan Hidup yang menyatakan bahwa implementasi Euro 4 untuk kendaraan diesel itu ditunda sampai dengan April 2022,

“Jadi ditunda satu tahun,” tuturnya.

Isuzu Konsen Kendaraan Komersial

Tak hanya soal Euro4, menghilangkan Isuzu Panther masih menjadi strategi Isuzu. Sebab, mereka hanya ingin bertarung di kancah otomotif nasional berupa kendaraan-kendaraan komersial.

“Sejak 2008 fokus IAMI ke arah komersial. Memang sudah sangat clear iami akan memperbesar kendaraan CV (commercial vehicle),” ucap Attias.

Kata dia, IAMI saat ni masih mengikuti keputusan prinsipal untuk menentukan produk mana yang akan dipasakran.

Passenger kita tetap ikuti ketentuan prinsipal kita. Kita follow lah dengan melihat kondisi market kita, kita berkomunikasi dengan prinsipal untuk menyiapkan yang sesuai dengan pasar kita. Tetapi clear Isuzu di Indonesia fokusnya adalah di komersial.

 

6 Cara Menjual Mobil Bekas Saat Pandemi

0

Menjual aset seperti mobil di masa pandemi Covid-19 memang menjadi pilihan masyarakat. Maklum, kebutuhan jadi cukup meningkat, di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.  

Nah, jika OLXer memang ingin mendapatkan uang dari hasil menjual mobil, tentu saja saat ini caranya beragam mulai dari konvensional hingga dengan kemudahan berkat  informasi dari berbagai platform media melalui jaringan internet.

Langkah yang baik memang menjualnya sendiri. Hanya saja, OLXer harus ekstra sabar. Sebab jika OLXer ingin menjual mobil saat kondisi pandemi seperti saat ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tetap meminimalisir resiko terinfeksi virus corona, berikut caranya.

1. Jual di Pinggir Jalan

Menjual secara langsung ke pencari mobil bekas memang akan lebih menguntungkan. Sebab, hasil penjualan yang didapat bisa sepenuhnya buat OLXer.

Adapun lokasi untuk menjual juga perlu diperhitungkan, seperti di pinggir jalan yang kemungkinan akan mudah terlihat. Tak lupa pasang papan ‘DIJUAL’ agar pengguna jalan mengetahui bahwa mobil tersebut sedang mencari pemilik baru.

Akan tetapi, jika ingin menjual mobil secara mandiri, OLXer harus ekstra sabar, karena prosesnya bisa saja memakan waktu yang cukup lama. Selain itu, harus ada perawatan lebih karena mobil mudah kotor terkena debu dan asap knalpot, serta terkena paparan cahaya matahari.

2. Lakukan ke Dealer

Menjual langsung ke dealer atau showroom mobil bekas tentu saja jadi cara yang paling cepat, bahkan dalam sehari mobil jika syarat-syarat terpenuhi bisa langsung berpindah tangan dan OLXer mendapatkan uangnya.

Akan tetapi, perlu diketahui karena kondisi saat ini banyak orang yang menjual mobil sedangkan permintaan pasar masih rendah, alhasil jika menjual mobil ke dealer maka siap-siap harga yang ditawarkan pihak dealer mobil bekas bisa di luar ekspektasi.

3. Manfaatkan Aplikasi

Cara mandiri menjual mobil saat ini bisa juga dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi berbasis online yang saat ini jamak digunakan banyak orang.

Ya, ketika pandemi seperti saat ini, menawarkan sebuah produk tanpa tatap muka bisa jadi pilihan dan juga sering dilakukan.

Ya, OLXer bisa menawarkan room tour secara virtual dengan menggunakan smartphone yang sudah memiliki aplikasi seperti Facetime, Skype, Zoom, atau layanan video call pada Whatsapp.

Dengan aplikasi OLXer bisa membuka pertanyaan kepada calon pembeli.

4. Rekam dan Unggah ke Media Sosial

Tak sedikit masyarakat yang gemar mencari informasi terupdate saat ini memanfaatkanya melalui situs media sosial.

Nah, cara tersebut juga bisa OLXer lakukan dengan membuat rekamanan video seperti halnya review mobil yang hendak dijual kemudian memposting video tersebut ke Youtube, Instagram atau Twitter.

Ya, OLXer bisa melakukan review langsung dengan cara test drive sembari mengulas kurang lebih mobil secara virtual dengan membuat video dokumenter sendiri.

Setidaknya, manfaatkan kamera atau smartphone untuk merekam, dan hasilnya bisa diunggah di media sosial.

Jika perlu, datangkan orang ahli atau pihak ketiga untuk inspeksi dan tunjukan laporan riwayat kendaraan kepada konsumen.

5. Jual Secara Online

Cara menjual mobil selanjutnya yaitu melalui situs jual beli mobil bekas terpercaya yang sudah terbukti berhasil dalam membantu proses jual beli. Salah satunya olx.co.id.

Di situs ini dalam sebulan jutaan konsumen mengakses OLX.co.id untuk mencari atau menjual mobil baru maupun bekas. Bahkan produk lainnya juga ada di situs ini.

Jika menjual melalui situs OLX.co.id, OLXer bisa mengunggah hanya dengan menggunakan smartphone cukup di rumah saja. Tentu saja ini cara simple, mudah dan praktis, sehingga OLXer cukup menunggu kabar peminat di rumah saja.

Hanya saja, jika memang kondisinya cukup darurat dan mendesak, ada cara instan lain yang cukup praktis dan cepat untuk mendapatkan uang, yaitu melalui belimobilgue.co.id.

Untuk menjual mobil melalui situs ini, maka cara yang perlu dilakukan adalah mengisi formulir lalu melengkapi data kendaraan yang dijual.

Setelah itu, pihak belimobilgue akan melakukan inspeksi pada mobil OLXer dan memberikan penawaran harga mobil sesuai dengan kondisi. Gimana cukup praktiskan!

6. Buat Aturan Jika Konsumen Ingin Test Drive

Bukan tak mungkin calon pembeli tetap ingin melihat langsung wujud mobil incarannya. Tentu saja, setelah itu mereka ingin melakukan test drive.

Oleh karena itu, sebaiknya lakukan pedoman physical distancing dan lengkapi OLXer dan calon pembeli dengan menggunakan masker atau penutup wajah transparan.

Selain itu gunakan sarung tangan karena mungkin saja beberapa bagian akan disentuh oleh calon konsumen. Jika sudah dilakukan test drive, maka sebaiknya dibersihkan kembali beberapa titik yang kemungkinan sudah tersentuh calon konsumen.

 

Mobil Bekas Honda Odyssey Ternyata Harganya Mulai Rp 50 Jutaan

0

Honda Odyssey memang bisa disebut salah satu mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) yang cukup mewah. Meski jarang terlihat di jalanan, PT Honda Prospect Motor nyatanya masih menjual mobil tersebut di pasar Indonesia.

Populasi Honda Odyssey tak seperti kacang rebus, banyak dibeli dan terlihat di mana-mana. Namun begitu, yang perlu OLXer tahu, Honda Odyssey ini sudah masuk ke Indonesia ada sejak 90-an.

Hanya saja, kala itu masuknya Honda Odyssey bukan dijual melalui PT HPM, melainkan Importir Umum (IU). Jadi, OLXer akui di tahun 90-an, mobil MPV sebenarnya bukan hanya Toyota Kijang atau Isuzu Panther, tetapi masih ada Honda Odyssey.

Akan tetapi perlu dicatat, karena masuk golongan mobil MPV menengah atas, Honda Odyssey akhirnya dibanderol cukup tinggi yaitu mulai dari Rp 776 jutaan on the road Jakarta.

Nah, OLXer yang dari dulu pengen punya Honda Odyssey tapi harganya tetap tinggi, nggak ada salahnya memiliki mobil tersebut dengan status seken. Kenapa? Ya tentu saja harganya sangat miring.

Lihat saja disitus jual beli OLX.co.id banyak Honda Odyssey yang dibanderol cukup menggiurkan. Bahkan, tak sedikit Honda Odyssey yang dijual di situs ini harganya mulai dari Rp 50 jutaan.

Tapi OLXer harus tahu, untuk membeli sebuah mobil bekas, tentu saja walau brand dan model sama, harganya akan berbeda-beda satu dan lainnya. Nah, perbedaan ini dikarenakan ada beberapa faktor mulai dari tahun produksi, kondisi mobil, hingga lokasi si penjual.

Namun begitu, jika OLXer memang menginginkan sebuah Honda Odyssey, tak ada salahnya untuk melihat rincian detailnya yang dapat dilihat di sini.

 

Begini Jadinya Kalau Yamaha Punya Supercar

0

Yamaha, memang dikenal sebagai perusahaan otomotif khususnya roda dua. Selain itu, Yamaha juga punya brand khusus untuk alat musik, seperti piano hingga gitar.

Namun OLXer harus tau, kalau perusahaan dengan logo garputala itu pernah tercetus ide untuk membuat sebuah mobil sport untuk masal yang disebut OX99-11 V12.

Ya, hal ini bukan karena ide Yamaha membuat mobil super muncul bukan datang secara tiba-tiba, tetapi di era 90-an, Yamaha memang menjadi salah satu pemasok mesin untuk mobil di ajang balap Formula 1. Saat itu Yamaha menjadi pemasok mesin untuk tim Zakspeed

Modal sebagai pembuat mesin mobil balap inilah menjadikan Yamaha percaya diri dan ingin menggarap mobil super yang akhirnya muncul sebuah prototipe bernama OX99-11.

Saat itu, mobil berteknologi mesin Formula 1 dengan OX99-11 dibenamkan mesin V12, berkapasitas 3,5 liter yang menghasilkan power 400 hp pada 10.000 rpm dan dikawinkan dengan gearbox manual 6-percepatan.

Mobil ini juga disebut sudah dibuat dengan tata letak kemudi ganda. Namun sayang, Yamaha yang bekerja sama dengan konsultan teknik bahasa Inggris IAD, hingga detik ini mobil tersebut tak pernah masuk tahap produksi.

Akan tetapi kini, seperti dilansir Carscoops, Selasa (30/6/2020), Yamaha dikabarkan akan kembali merancang mobil impiannya bersama sang desainernya dulu Gaspare Conticell untuk membuat OX-2020.

Sama seperti OX99-11 yang terdahulu, OX-2020 desainnya akan dibuat mirip, dimana bumper depan berfungsi sebagai sayap di ujung depan, dan menghasilkan downforce yang ban depan ke permukaan jalan.

Bagian kokpit juga cukup ramping, dimana mobil ini memiliki dua tempat sama seperti OX99-11 V12. Sementara bagian belakang dengan ventilasi pendingin yang tipis pada penutup mesin dan barisan lampu belakang

Tidak disebutkan kapan mobil ini benar-benar hadir. Kendati demikian, mobil yang saat ini sudah beredar teasernya diharapkan bisa segera mengaspal.

 

Akibat Salah Pencet, Pria Ini Beli 28 Mobil Tesla Model 3 yang Totalnya Rp 22,6 Miliar

0

Membeli sebuah mobil secara online memang menjadi hal lumrah di era saat ini. Dengan cara online pula, banyak yang beranggap proses transaksi ternyata lebih praktis, cepat dan tidak memakan waktu.

Hanya saja, tidak semuanya proses jual beli melalui online berjalan mulus. Bahkan, bukan tak mungkin berakhir mengecewakan karena berbagai faktor.

Seperti halnya seorang pria di Jerman, yang baru-baru ini menjadi viral lantaran diketahui membeli Tesla Model 3 sebanyak 28 unit dengan total harga  1,4 juta Euro atau sekitar Rp 22,5 miliar.

Diketahui, untuk membeli sebuah Tesla setidaknya harus membayar tanda jadi sebesar 100 Euro atau sekitar Rp 1,6 juta. Uang ini, tak bisa dikembalikan meski konsumen melakukan pembatalan. Artinya, jika membeli 28 unit, maka biaya yang harus dikeluarkan bisa mencapai 2800 Euro atau setara Rp 45,1 jutaan.

Namun siapa sangka, membeli 28 mobil Tesla Model 3 merupakan sebuah kesalahan, bukan karena kecewa akan produknya, tetapi kesalahan tersebut dilakukan karena salah pencet konfirmasi.

Seperti dilansir Autoevolution, awal mula sang pria yang tak disebutkan namanya itu membeli mobil Tesla Model 3 tak lain karena dia dan keluarga ingin mengganti mobil lamanya, Ford Kuga dengan sabuh mobil listrik.

Maklum, pilihan mobil listrik, karena di Jerman, pemerintah memberikan insentif berupa cashback untuk pembelian mobil listrik.

Masalah muncul ketika saat melakukan pemesanan melalui online, pria tersebut harus mengisi surat pemesanan secara lengkap dan diakhir menekan tulisan “Confirm” atau Konfirmasi. Namun ternyata, dia merasa tak bisa melakukan pemesan padahal sudah dua jam lamanya mengisi formulir dan diakhiri dengan menekan konfirmasi.

Hingga akhirnya, saat mendapatkan surat konfirmasi, pria tersebut terkejut karena mendapatkan surat konfirmasi pemesanan dari Tesla dengan angka yang mengejutkan yaitu 28 Tesla Model 3 senilai Euro 1,4 juta atau sekitar Rp 22,5 miliar.

Tentu saja, kejadian ini membuat pria tersebut harus membatalkan 27 Tesla Model 3 lainnya, namun tetap harus membayar uang tanda jadi yang jika ditotal mencapai 2.700 Euro atau sekitar Rp 43 ribu.

Hal ini mendapatkan protes cukup keras, karena menurut pria tersebut, alasan mereka memesan puluhan mobil Tesla dengan jumlah banyak bukan karena kemauan diri sendiri, melainkan kesalahan pada aplikasi.

Betul saja, pihak Tesla mengabulkan permintaan sang calon konsumen, bahkan sang calon konsumen tidak perlu membayar sepeserpun uang tanda jadi.

Nah OLXer, jika memang ingin membeli sebuah mobil via online, sebaiknya lakukan dengan hati-hati dan lebih detail lagi ya!

 

Sepeda Ferrari SF01 Harganya Lebih Mahal dari Avanza, Ini Keunggulannya

0

Sepeda jadi alat transportasi yang kini menjadi tren tidak hanya untuk anak, tetapi dewasa dan orang tua. Apapun jenis dan model sepedanya, namun saat ini setiap toko sepeda ludes habis terjual.

Sepeda asal Inggris, Brompton misalnya, meski harganya selangit, namun sepeda tersebut masih laris di Indonesia. padahal, harga sepeda Brompton melebih harga Yamaha Nmax.

Namun sepeda dengan harga mahal, ternyata masih banyak merek dan modelnya. Bahkan pabrikan otomotif sekelas Ferrari, juga punya sepeda mahal yang disebut SF01 dan jumlahnya sangat terbatas, yaitu hanya 12 unit. Sepeda ini dijual 12.750 Euro atau setara Rp 205 juta.

Diketahui sepeda yang diluncurkan perusahaan dengan logo Kuda Jingkrak tersebut dibuat dua tahun lalu untuk merayakan kelahiran Enzo Ferrari yang tak lain merupakan pendiri perusahaan.

Oia, yang menjadi spesial dari SF01 ini ternyata sangat luar biasa. Bagaimana tidak, sepeda yang dikembangkan bersama produsen sepeda top asal Italia Bianchi, terbuat dari material yang tidak biasa, seperti produk mobil Ferrari.

Lihat saja, untuk bagian frame atau bingkai terbuat dari serat karbon. Sepeda SF01 yang mengusung konsep High Performance road bike ini bobotnya hanya tak sampai satu kilogram atau tepatnya hanya 780 kg. Hal ini pula membuat SF01 ini jadi salah satu sepeda teringan di dunia.

Satu hal lagi yang menarik dari penggunaan frame serat karbon yaitu teknologi yang digunakan ternyata mampu meredam 80 persen getaran. Dengan teknologi tersebut diklaim mampu mengurangi kelelahan otot usai menggowesnya.

Tak hanya frame, bagian jok juga menggunakan bahan untuk mobil F1, dan bagian kaki-kakinya menerapkan pelek yang dibalut balut ban Pirelli P Zero.

Disebutkan, jika memesan sepeda Ferrari SF01 spesial ini, diperkirakan prosesnya bisa memakan satu tahun dari mulai pemesanan.

 

 

Suzuki Forsa, City Car Lawas yang Harga Bekasnya Tak Sampai Rp 40 Jutaan

0

Anak-anak milenial mungkin asing mendengar Suzuki Forsa. Maklum, mobil berdesain hatchback ini memang sudah tak lagi dijual dipasaran, karena sudah tak lagi dijual.

Namun kalau OLXer yang tau soal otomotif, pasti tak asing dengan Suzuki Forsa yang tenar di era 80-an. Ya, dimasanya, Suzuki Forsa punya beberapa kompetitor, mulai dari Toyota Starlet, Honda Civic Wonder SB3,  Daihatsu Charade CX hingga Mazda Trendi.

Suzuki Forsa memang bisa disebut mobil jadul alias jaman dulu. Namun begitu, bagi mereka pecinta mobil lawas, mobil ini jadi salah satu mobil memiliki kenangan tersendiri bagi pemiliknya.Padahal mobil ini cukup populer dan digandrungi di masanya.  

Oia, Suzuki Forsa juga ada yang menyebutkan merupakan masih satu DNA dengan Suzuki Ignis. Bahkan ada juga yang menyebutkan masih memiliki garis keturunan dari Suzuki Swift.

Ehm apapun hubungan darahnya, Suzuki Forsa yang memiliki empat pintu samping ini bisa saja jadi pilihan OLXer yang menginginkan memiliki sebuah mobil bekas mungil bergaya city car dengan harga terjangkau.

Desain Suzuki Forsa memang kotak, termasuk pada bagian lampu dan juga gril. Hal ini memang di era 80 dan 90-an mobil berdesain kotak masih jadi tren/.

Suzuki Forsa bisa jadi alternatif, bahkan mobil ini sudah dilengkapi beberapa fitur yang kala itu cukup keren dan masih ada hingga saat ini, yaitu AC, Audio, Power Window, Central Lock, dan juga Electric Mirror (tipe GLX).

Untuk jantung pacunya, Suzuki Forsa dijejali mesin bensin F10A berkapasitas 1.000 cc, yang mampu menghasilkan daya hingga 45 Tenaga Kuda pada 5.500 rpm dan torsi 100 Nm pada 4.400 rpm.

Dengan mesin tersebut, Suzuki Forsa dikenal jadi salah satu mobil dengan mesin bandel, dan untuk komponennya masih mudah didapat serta tentunya harganya cukup terjangkau.

Bahkan ada yang menyebutkan, bahan bakar mobil ini mampu mampu dipacu 10 – 14 km per liter dan untuk luar kota 15 – 18 km per liter.

Nah, jika OLXer berniat untuk memiliki unit mobil legendaris ini, bisa mencarinya di situs jual beli OLX.co.id. Di mana ada sejumlah Suzuki Forsa sedang mencari pemilik baru.

Di situs ini harga Suzuki Forsa memang sangat terjangkau, bahkan untuk model tertinggi tak sampai Rp 40 juta. Sedangkan harga paling rendah bisa sekitar Rp 17 jutaan.

Yang perlu OLXer ketahui dalam membeli mobil bekas adalah sebuah mobil dengan tahun dan model yang sama bisa berbeda harga. Hal ini bisa terjadi karena masing-masing mobil memiliki kondisi dan riwayat yang berbeda.

Belum lagi harga mobil bekas bisa saja tinggi, karena sang pemilik sangat rajin merawat mobilnya, dan juga surat-surat lengkap serta pajak dibayar tepat waktu.

Nah, kalau OLXer mau lebih detail melihat Suzuki Forsa, bisa lihat di sini.

 

8 Hal yang Harus Dipertimbangkan Saat Beli Mobil Baru Dimasa New Normal

0

Menggunakan kendaraan umum untuk beraktivitas saat pandemi Covid-19 memang dianggap cukup beresiko. Tentu saja, jika tidak menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker dan tidak mencuci tangan maka kekhawatiran tertular bisa saja terjadi.

Tentu saja bagi sebagian orang, untuk melakukan mobilitas lebih mengandalkan kendaraan pribadi. Bahkan tak sedikit dari mereka yang berkecukupan memilih membeli mobil baru yang dianggap cukup aman dan nyaman, serta tak perlu repot memikirkan after sales.

Nah, jika OLXer memang ingin membeli sebuah mobil baru, kali ini Auto2000 memberikan informasi beberapa hal yang perlu menjadi pertimbangan ketika membeli mobil baru di masa New Normal.

1. Daya Angkut Besar

Sebagai upaya untuk tetap menjalankan aturan physical distancing atau jaga jarak, mobil yang paling pas tentu saja yang memiliki kapasitas cukup lega, seperti halnya mobil berjenis Multi Purpose Vehicle (MPV) dan Sport Utility Vehicle (SUV).

Ya, mobil-mobil jenis ini memiliki konfigurasi tiga baris bangku. Misalkan, untuk merek Toyota bisa saja MPV seperti Calya, Avanza, dan Innova. Sedangkan untuk SUV bisa Rush dan Fortuner.

2. Mesin Irit BBM

Seperti diketahui, kebutuhan di masa pandemi masih sama, tetapi tak sedikit masalah pemasukan dalam hal ini keuangan harus ikut dipertimbangkan.

Karena itu, ketika membeli sebuah mobil ada baiknya memperhatikan mobil yang irit bahan bakar minyak (BBM). Karena dengan mengendarai mobil pribadi maka ada pengeluaran rutin yang dikeluarkan yaitu pembayaran BBM.

Di saat pandemi, beberapa mobil bermesin bensin Dual VVT-i dikenal irit bensin dan bertenaga atau unit diesel VNT (turbo variabel) intercooler yang begitu irit BBM diesel dan menghasilkan torsi besar.

3. Harga Kompetitif

Upaya menghemat pengeluaran harus didukung oleh harga beli yang sesuai budget keuangan. Jangan sampai, setelah mendapatkan mobil yang dicari justru kebutuhan sehari-hari kita jadi terbengkalai.

Disertai pilihan model yang lengkap, harga jual mobil baru Toyota di Auto2000 Digiroom sangat kompetitif dan banyak program promo memikat.

4. Daya Tahan Produk Tinggi

Carilah mobil yang memiliki durability atau mobil yang tidak mudah rusak. Tentu saja OLXer bisa mencari informasi mobil tersebut dari berbagai media. Alhasil OLXer bisa menekan pengeluaran di masa pandemi.

Selain itu, sebisa mungkin mencari produk dengan kualitas prima sehingga diyakini awet dan tahan lama sehingga menekan biaya operasional. Ini dibuktikan dengan harga jual bekas yang masih sangat menjanjikan.

5. Perawatan Mudah dan Nyaman

Mobil yang rutin dirawat membuat kondisinya selalu optimal sehingga menekan biaya yang harus dikeluarkan, seperti untuk membeli bensin atau perbaikan.

Salah satu referensi bisa juga memilih mobil Toyota. Bahkan Auto2000 sebagai dealer resmi Toyota sudah memiliki 126 cabang di seluruh Indonesia, dan dapat memberikan layanan servis berkala yang mudah dan nyaman, termasuk mempunyai fasilitas general repair dan body repair dengan standar kualitas Toyota global.

6. Memiliki Layanan Aftersales Lengkap

Salah satu yang tak boleh dianggap sepele atau sebelah mata yaitu keberadaan layanan After sales. Setidaknya, layanan after sales harus lengkap.

Seperti halnya Auto2000 menyediakan layanan THS – Auto2000 Home Service untuk servis berkala dan servis ringan di bawah 2 jam di rumah.

Ada pula program PESTA, singkatan dari Paket Servis Toyota dan hanya ada di Auto2000. Paket ini memberikan kemudahan untuk mendapatkan biaya servis berkala lebih ringan dan pasti saat membeli mobil baru Toyota.

Auto2000 juga memberikan kemudahan pembelian suku cadang asli Toyota atau aksesoris untuk mobil kesayangan.

7. Layanan Darurat Siaga 24 Jam

Meski punya kualitas bagus, bukan berarti mobil tidak butuh layanan darurat 24 jam. Sebaiknya, ketika membeli sebuah mobil Eksklusif untuk pembelian mobil baru Toyota di Auto2000, memperoleh layanan Emergency Road Assistance (ERA) secara gratis selama 5 tahun.

Mulai dari isi bensin yang habis hingga mobil gendong siap membantu yang terkena kendala teknis dimanapun berada.

8. Garansi

Garansi juga sangat penting, karena hal ini menjadi tanggung jawab dealer kepada konsumen. Nah, Toyota memiliki garansi selama 3 tahun atau 50.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.

Selain itu, komponen mobil yang diganti masih mendapatkan garansi kembali selama 6 bulan atau 10.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu. Pun jaminan suku cadang orisinil dengan kualitas setara produk aslinya.