Keberadaan mobil listrik memang belum memperlihatkan tajinya di Indonesia. Belum lagi, masih ada anggapan bahwa mobil yang memiliki daya penggerak dari listrik dianggap cukup berbahaya, karena takut tersengat aliran listrik.
Tanggapan miring soal mobil listrik mungkin bermunculan. Akan tetapi, para produsen otomotif meyakini bahwa mobil listrik tidak seperti yang mereka pikirkan. Paling penting, mobil listrik bebas polusi karena tak mengeluarkan gas buang.
Namun hal tersebut rupanya hanya sekadar gosip belaka, sebab menurut Presiden Direktur Prestige Image Motorcars, Rudy Salim, fakta soal perawatan mobil listrik sekelas Tesla saja sangat fleksibel dan mudah.
“Karena (untuk penggantian) semua yang berhubungan dengan karet, empat buah ban, rem, sama wiper, sisanya tidak ada service,” ungkap Rudy saat ditemui di showroom Prestige Image Motorcars di kawasan Pluit, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut Rudy mengatakan, khusus mobil Tesla, untuk melakukan servis dilakukan over the air atau bisa dibilang melalui aplikasi digital.
“Jadi (konsumen) download page tertentu, maka terservice. Kalau ada kerusakan tertentu biasanya karena masalah patch atau bugs di dalam nya. Pokoknya lebih ke software,” terangnya.
Rudy sendiri tak menampik, jika mobil listrik masih memerlukan oli. Hanya saja oli yang dipakai untuk penggantian drivetrain. Kata dia, untuk penggantian oli drivetrain biayanya juga tak mahal.
Perlengkapan Service Mobil Listrik Tesla
Fakta lainnya soal mobil bertenaga listrik seperti Tesla, tentu saja beda dengan mobil berbahan bakar minyak. Hal ini juga menjadi tanda tanya, seberapa siap Prestige Image Motorcars memberikan pelayanan after sales kepada konsumen.
“Kita satu-satunya yang bisa servis karena kita punya diagnostic tools. Tesla diagnostic tools hanya kita yang punya sampai sekarang,” ucap Rudy.
Selain itu, Rudy menuturkan konsumen yang sudah membeli mobil Tesla di Prestige Image Motorcars akan memiliki Tesla Account.
“Jadi mobil-mobil Tesla di kita bisa pake aplikasi di handphone, dan mobilnya bisa dinyalain by handphone nyalain AC, service, semuanya ada dari handphone,” terangnya.
Rudy menjelaskan, konsumen yang membeli mobil listrik di Prestige Image Motorcars tak perlu khawatir soal infrastruktur, sebab Prestige Image Motorcars sudah menjalin kerjasama dengan PLN, termasuk dalam pemasangan instalasi pengecasan dan pemberian diskon listrik.
Kata Rudy, jika ada konsumen yang membeli mobil listrik Tesla di importir umum lain, maka dia memperkenankan untuk melakukan service di Prestige Image Motorcars.
Tak hanya itu, konsumen yang membeli Tesla dengan status bekas di Prestige Image Motorcars, maka konsumen akan tetap mendapatkan pelayanan berupa garansi selama satu tahun.
Dalam beberapa waktu lalu kabar mengejutkan datang dari PT Pertamina (Persero), dimana badan usaha milik negara tersebut dikabarkan akan menyederhanakan atau menghapus bahan bakar minyak (BBM) jenis premium.
Namun ternyata, kabar tersebut kini dibantah pertamina. Bahkan Vice President Corporate Communication PT Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, PT Pertamina (Persero) saat ini masih menyediakan dan menyalurkan BBM jenis premium.
Suplai BBM Premium, kata Fariyah, masih dalam penugasan pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 Tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.
“Saat ini, sesuai ketentuan yang ada, Pertamina masih menyalurkan Premium di SPBU,”ungkap Fajriyah dalam keterangan tertulis di Jakarta (17/6/2020).
Sebelumnya, mencuatnya isu Pertamina akan melakukan penghapusan Premium, Solar dan Pertalite berawal dari pertanyaan peserta Webinar Rakyat Merdeka yang menanggapi rencana penyederhanaan produk kepada Direktur Utama Pertamina.
Dari pertanyaan tersebut, ketiga jenis BBM tersebut dinilai tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) No 20 Tahun 2017.
Nah, pertanyaan tersebut ditanggapi Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati. Dia menjelaskan mengenai filosofi penyederhanaan produk dimana sesuai regulasi Pemerintah dan kesepakatan dunia tentang lingkungan, seluruh negara harus berupaya menjaga ambang batas emisi karbon dan polusi udara dengan standar BBM minimal RON 91 dan CN minimal 51.
“Jadi sesuai ketentuan itu, Pertamina akan memprioritaskan produk-produk yang ramah lingkungan. Apalagi tentu juga kita telah merasakan di masa PSBB langit lebih biru dan udara lebih baik. Untuk itu, kita akan teruskan program yang mendorong masyarakat untuk menggunakan BBM yang ramah lingkungan dan mendorong produk yang lebih bagus,” jawabnya.
Selain itu, terkait penyederhanaan produk tersebut, menurut Nicke, Pertamina sedang berkoordinasi dengan Pemerintah.
“Kita akan simplifikasi produk, karena jumlah produk ini nanti akan memudahkan distribusi dan dengan harga yang lebih affordable,” jelasnya.
Di masa pandemi kali ini ternyata penggunaan transportasi jenis sepeda kayuh di Indonesia sangat booming. Tak heran sejumlah jalan perumahan dan jalan raya semakin marak terlihat pengendara sepeda.
Menurut pengamat transportasi Budiyanto, tak ada yang salah dengan semakin tingginya minat masyarakat mengendarai sepeda. Sebaliknya, kata dia, sepeda dinilai sebagai sarana transportasi yang sehat dan ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar minyak.
Bahkan lanjut Budi, keberadaan sepeda turut didukung pemerintah dengan adanya regulasi Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dan Perda Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi,
“Pemerintah sebagai kepanjangan dari negara, wajib untuk mendorong dan memfasilitasi penyediaan dan membangun fasilitas jalur pesepeda,” ungkap Budi dalam pesan tertulis, Kamis (18/6/2020)
Budi juga menyatakan, penggunaan sepeda mesti didukung karena berdampak pada aspek kesehatan. Setidaknya dengan menggunakan sepeda, badan menjadi sehat karena pada saat mengayuh , organ-organ tubuh bisa bergerak semua.
Sepeda Banyak Manfaat
Keberadaan sepeda yang semakin menjamur, faktanya tidak hanya digunakan untuk jalan saja, tetapi bisa menjadi sarana transportasi jarak pendek sampai dengan jarak menengah, dan memiliki multi fungsi seperti:
a. Sebagai sarana transportasi untuk aktivitas bekerja ke kantor.
b. Sebagai sarana olah raga.
c. Sebagai sarana rekreasi menjelajah berbagai karakter wilayah, sekalipun jalanan sulit dijangkau kendaraan bermotor.
“Untuk membudayakan kegemaran bersepeda, tentunya harus ada langkah- langkah yang dapat mengakselerasi program tersebut, antara lain dengan membangun parkir sepeda dan tempat bersih badan,” jelasnya.
Budi juga mengungkapkan, untuk menggairahkan masyarakat bersepeda perlu ada inovasi-inovasi lain dari pemerintah seperti
– Hari wajib ke kantor dengan sepeda
– Perlombaan sepeda secara periodik
– Memberikan reward kepada pesepeda yang disiplin berlalu lintas.
“Apabila Pemerintah berhasil mengkampanyekan sepeda sebagai sarana transportasi yang sehat dan ramah lingkungan, tentunya dalam waktu yang bersamaan akan mampu meningkatkan kualitas udara yang berarti menurunnya kadar polusi yang akan bermanfaat untuk kesehatan dan lingkungan,” tuturnya
Dengan bersepeda, maka hal ini bisa menjadi sarana transportasi yang sehat dan ramah lingkungan untuk mendukung program pembangunan secara umum dan khususnya masalah kesehatan dan lingkungan.
Undang-Undang Soal Sepeda
Penggunaan sepeda tak bisa dipandang sebelah mata. Ya, sepeda bukan sekadar mainan yang digowes. Sebab, terkait soal sepeda, pemerintah sudah membuat aturan yang harus diketahui khalayak, setidaknya hal tersebut tercantum pada UU Nomor 22 Tahun 2009 yaitu:
– Pasal 25 ayat (1) huruf g
“Setiap jalan yang digunakan untuk lalu lintas umum wajib dilengkapi dengan perlengkapan jalan berupa fasilitas untuk sepeda, pejalan kaki dan penyandang cacat.”
– Pasal 45 ayat (1) huruf b
“Fasilitas pendukung penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan meliputi lajur sepeda.”
– Pasal 62 ayat ( 1 )
“Pemerintah harus memberikan kemudahan berlalu lintas bagi pesepeda.”
– Pasal 62 ayat Ayat ( 2 )
“Pesepeda berhak atas fasilitas pendukung keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas.”
Tidak hanya itu, ketentuan pidana diatur di dalam Pasal 284 dan Pasal 287, yang berbunyi:
– Pasal 284
“Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor dengan tidak mengutamakan keselamatan pejalan atau pesepeda, dipidana dengan pidana kurungan 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah).
– Pasal 287 ayat (1)
“Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang melanggar aturan perintah dan larangan yang dinyatakan dengan rambu-rambu dan marka, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah).”
Pasal-pasal dalam Perda Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi:
– Pasal 16 ayat (4)
penyediaan jalan untuk kendaraan tidak bermotor, meliputi:
a. Lajur sepeda, dan
b. Lajur kendaraan tidak bermotor lainnya.
Oia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendir sejatinya sudah memiliki regulasi soal sepeda yang tertuang dalam Peraturan Gubernur No 128 tahun 2019 tentang penyediaan Lajur Sepeda.
Pergub ini berisi hanya soal sepeda yang terdiri dari enam pasal dan ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 20 November 2019.
Adapun regulasi ini hadir sebagai sebagai bentuk respon dan tanggung jawab pemprov untuk merealisasikan penyediaan fasilitas bersepeda.
PT Honda Prospect Motor selaku agen pemegang merek mobil Honda di Indonesia menggelar balapan yang disebut Honda Racing Simulator Championship (HRSC).
Ya, balapan kali ini memang tak biasa, karena tidak digelar di sirkuit balapan asli, melainkan hanya menggunakan simulator balap, terlebih dilakukan secara online.
Menurut Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy kejuaraan HRSC sejalan dengan semangat ‘Everyone Can Race’ Honda agar semakin banyak orang yang dapat menikmati ajang balap, bukan hanya di lintasan balap tetapi juga dari rumah masing-masing.
“Kami percaya ajang ini juga dapat menjadi wadah untuk para pembalap pemula dalam mengasah bakat dan menunjukkan prestasinya. Ajang ini semakin tepat digelar dalam kondisi menuju normal baru, dimana masyarakat semakin terbiasa menggunakan platform digital dalam melakukan berbagai aktivitas,” ungkap Billy saat video conference bersama awak media, Kamis (18/6/2020).
Untuk mengadakan kompetisi unik ini, Honda menggaet HM Engineering sebagai penyelenggara dan menggunakan program simulator balap rFactor 2 yang memiliki sensasi balap dengan grafis dan gaya berkendara yang paling mendekati nyata.
Oia, kejuaraan HRSC mengusung konsep balap One Make Race (OMR), dimana setiap peserta menggunakan mobil balap Honda Civic Type R Sport Version akan berlomba mengumpulkan poin di sepanjang 6 seri yang digelar di sirkuit virtual, terdiri dari Sirkuit Suzuka, Sepang, Silverstone, Interlagos, Zandvoort dan Estoril.
Kejuaraan ini terbuka untuk umum dan pendaftaran sudah dibuka mulai 15 Juni sampai dengan 4 Juli 2020 pukul 13.00. Kompetisi sendiri akan berjalan mulai 4 Juli sampai 29 Agustus 2020 dan setiap serinya dapat disaksikan secara langsung melalui akun YouTube dan Facebook @hondaisme.
Adapun nantinya akan ada 60 peserta yang lolos tahap kualifikasi awal dan dinyatakan masuk ke dalam salah satu dari dua kategori yang tersedia, yakni kelas Profesional dan Amatir yang masing-masing terdiri dari 30 peserta.
Banjir Hadiah di Honda Racing Simulator Championship
Jika mengikuti kejuaraan ini, OLXer juga bisa mendapatkan berbagai hadiah dengan total hadiah sebesar Rp 65 juta akan diberikan kepada lima orang terbaik dari masing-masing kelas.
Untuk kelas Profesional, juara pertama akan memperoleh hadiah sebesar Rp 20 juta, diikuti juara kedua sebesar Rp 10 juta, juara ketiga sebesar 8 juta, juara keempat sebesar 6,5 juta dan juara kelima sebesar Rp 5,5 juta.
Sementara untuk kelas Amateur, juara pertama akan memperoleh hadiah sebanyak Rp 5 juta, juara kedua sebanyak Rp 4,5 juta, juara ketiga sebanyak Rp 3 juta, juara keempat sebanyak 2 juta dan juara kelima sebanyak Rp 1 juta.
Cara Mengikuti Honda Racing Simulator Championship
Setiap peserta yang berminat mengikuti HRSC dapat mengunduh game “rFactor 2” melalui situs https://store.steampowered.com/. Setelah itu, peserta dapat mengisi form pendaftaran di https://discord.gg/5C8KCdh dan wajib memenuhi beberapa syarat, diantaranya yaitu memiliki alat simulator, game “Rfactor 2” dan mempunyai akun di situs Steam.
Pendaftaran ajang HRSC terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi website www.honda-indonesia.com dan ikuti Instagram, Facebook dan Twitter @Hondaisme.
Tak sedikit perusahaan otomotif mengaku mengalami penurunan penjualan selama pandemi virus corona. Bahkan, beberapa perusahaan mobil yang memiliki pabrik di Tanah Air juga ikut menghentikan kegiatan perakitan dan produksinya.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sejak Covid-19 yang pertama kali diumumkan pemerintah masuk pada awal Maret 2020, ternyata di bulan ketiga tersebut baik wholesales mobil (penjualan dari pabrik ke dealer) maupun retail sales (penjualan dealer ke konsumen) belum terlihat mengalami penurunan penjualan sangat drastis.
Lihat saja, untuk whole sales pada Januari dan Februari 2020, Gaikindo mencatat masing-masing sebanyak 80.435 unit dan 79.645 unit. Maka pada Maret 2020 turun 3,5 persen dari Februari 2020 yang laku 76.811 unit.
Hal serupa juga terjadi pada retail sales, di mana Januari 2020 terjual 81.064 unit dan Februari 2020 terjual 77.847 unit. Adapun ketika Maret 2020 turun 22,3 persen dari Februari 2020 yang tercatat 60.449 unit.
Lalu bagaimana dengan whole sales dan retail sales pada April dan Mei 2020?
Data Whole Sales Gaikindo Januari-Mei 2020
Nah, pada bulan April dan Mei 2020, penjualan mobil di Indonesia baru terlihat mengalami anjlok. Lihat saja, menurut data Gaikindo, penurunan whole sales memang sangat tajam, seperti pada April 2020 mobil yang terjual hanya 7.868 unit, dan pada Mei 2020 Cuma 3.551 unit.
Padahal di periode yang sama di tahun lalu, whole sales April dan Mei 2019 masing-masing tembus di angka 84.056 unit dan 84.109 unit. Artinya, whole sales pada April-Mei 2020 turun lebih dari 90 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.
Diketahui, penurunan ini karena banyak pabrikan otomotif mengikuti anjuran pemerintah untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yang akhirnya membuat para pekerja tidak melakukan aktivitas proses produksi.
Data Retail Sales Gaikindo Januari-Mei 2020.
Namun begitu, berbeda dengan data retail sales, meski mengalami penurunan, ternyata angkanya masih cukup menenangkan daripada data wholesales. Lihat saja, pada April 2020 mobil yang dibeli konsumen sebanyak 24.273 unit, dan pada Mei 2020 laku 17.083 unit.
Hanya saja, jika dibandingkan periode yang sama di tahun lalu, retail sales April dan Mei 2020 terlihat jomplang atau turun drastis di atas 75 persen karena pada April 2019 tercatat 80.622 unit dan Mei 2019 sebanyak 93.881 unit
Adapun alasan penjualan retail sales masih ada angka penjualan dikarenakan tak semua wilayah di Indonesia melakukan kebijakan PSBB. Artinya, masih banyak orang yang keluar masuk dan bepergian selama pandemi.
Kesimpulannya, masa pandemi covid-19 memang mempengaruhi penjualan. Hanya saja, penjualan ini tidak membuat perusahaan otomotif tidak laku menjual produknya, tetapi memang terjadi penurunan.
Selain itu, bagi perusahaan otomotif sendiri, meski masih menjual produk, namun jika jumlahnya tidak sesuai standar target, maka hal itu dipastikan dapat mengalami kerugian cukup besar.
Pasar motor premium Tanah Air mendapat tambahan pilihan model baru di segmen motor cruiser dan roadster. Kali ini giliran merek Triumph hadir dengan dua model terbarunya, Rocket 3 GT dan Rocket 3 R.
Kedua model terbaru Rocket 3 merupakan karya ‘masterpiece’ pabrikan Triumph Motorcycles yang berpusat di Hinckley, Inggris. Dirancang sedemikian rupa sebagai tunggangan yang kokoh, berotot dan nyaman dengan performa tinggi untuk para pengendara.
Model terbaru Triumph ini diboyong oleh PT. Garda Andalan Selaras (GAS Motorcycles) selaku Distributor Triumph Motorcycles di Indonesia. Sebelumnya GAS Motorcycles sudah menjual unit motor Modern Classic Triumph model 2020 seperti Street twin, Scrambler, Bonneville dan Bobber.
Triumph Rocket 3 GT dan Rocket 3 R merupakan motor dengan kapasitas mesin terbesar yang pernah diproduksi sebuah pabrikan motor, yakni 2,500 cc. Motor ini menghadirkan kinerja mesin, teknologi dan fitur terkini, serta tingkat kenyamanan luar biasa dari cara berkendara yang santai dan mudah.
Dengan kemampuan touring yang menakjubkan, Triumph Rocket 3 menandai lahirnya legenda sepeda motor baru di kelas cruiser.
Sementara Rocket 3 R menjadi motor terdepan di kelasnya dengan gaya roadster terbaru khas Triumph, melalui desainnya yang berotot dan performa tinggi, sehingga cocok untuk pengendara dengan gaya riding yang aktif serta mengutamakan kenyamanan.
“Triumph Rocket 3 akan memberikan pengalaman berkendara dan menciptakan kelas baru dengan kapasitas mesin 2.500cc, terbesar yang pernah diproduksi oleh pabrikan motor manapun dengan torsi 221 Nm, tak tertandingi, 71 persen lebih tinggi dari pesaing terdekat,” jelas Sapta Hariaji sales distribution dan marketing GAS Triumph Indonesia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/6/2020).
Tenaga puncaknya mencapai 167 PS pada 6.000 rpm, naik 11 persen dari generasi sebelumnya.
Keunggulan teknologi motor terbaru Triumph Motorcycles menurutnya membuat berkendara lebih aman dan nyaman, serta bertenaga dari generasi Rocket sebelumnya. “Kami menghadirkan motor ini untuk para pengendara di Indonesia yang hobi touring dengan segala kemampuan yang dimilikinya,” sebut Aji.
Beragam fitur tersemat di motor terbaru Triumph, mulai dari mode berkendara (Rain/Road/Sport/Rider-configurable), Triumph TFT Connectivity System menggunakan bluetooth module, membuat Rocket 3 GT dan Rocket 3 R menjadi pilihan tepat untuk menjelajah rute-rute jalanan di Indonesia.
“Dengan torsi maksimum sepanjang jalan pada putaran menengah, menghasilkan akselerasi dan respons yang mudah di setiap gigi didukung oleh kemampuan fitur yang mumpuni mendukung perjalanannya,” pungkasnya.
Motor bertenaga buas ini dijual dengan banderol Rp 750 juta (off the road) untuk Rocket 3 GT dengan pilihan warna Silver Ice dan Storm Grey with a Korosi Red Strip, serta Rp 750 juta (off the road) untuk Rocket 3 R melalui pilihan warna Korosi Red dan Phantom Black.
Setiap pembelian unit Triumph di Indonesia akan mendapatkan garansi 2 tahun tanpa batas kilometer, dan memberikan layanan service gratis untuk 800 km pertama.
Front Brakes Dual 320mm discs, Brembo M4.30 Stylema® 4-piston radial
monobloc calipers, Cornering ABS
Rear Brakes Single 300mm disc, Brembo M4.32 4-piston monobloc
caliper, Cornering ABS
Instrument Display and Functions, TFT multi-functional instrument pack with digital speedometer, trip computer, digital tachometer, gear position indicator, fuel gauge, service indicator, ambient temperature, clock and rider modes (Rain/Road/Sport/Rider-configurable) – Triumph TFT Connectivity System can be added with accessory fitted Bluetooth module
Asuransi Astra melanjutkan kegiatan mulia dalam membantu meringankan beban hidup masyarakat terdampak COVID-19. Setelah pada bulan Mei 2020 lalu Asuransi Astra menyalurkan 6.775 paket sembako di seluruh kantor cabang Asuransi Astra, kini giliran masyarakat terdampak COVID-19 di wilayah Perbekalan Angkutan (Bekang) Kostrad Cibinong, Kabupaten Bogor, ikut merasakan berkah tersebut.
Sebanyak 1.000 paket sembako diserahkan secara simbolis oleh CEO Asuransi Astra, Rudy Chen kepada beberapa warga sekitar Bekang Kostrad Cibinong dan disaksikan langsung oleh Aster Kakostrad, Kolonel Inf. Heri Susanto dan Kabekang Kostrad, Kolonel Cba Agus Susanto.
“Kami bersyukur niat baik kami dalam memberikan peace of mind bagi warga yang membutuhkan di masa pandemi ini dapat disambut baik oleh berbagai pihak. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjadi perpanjangan tangan kami dalam menyalurkan paket sembako ini, khususnya Bekang Kostrad Cibinong dalam penyaluran paket sembako tahap dua ini. Semoga paket sembako ini bermanfaat bagi warga yang menerimanya,” ujar Rudy Chen dalam keterangan tertulis, Senin (15/6/2020).
Paket sembako yang disalurkan Asuransi Astra bernilai Rp 200.000 berupa beras, gula pasir, minyak, kecap manis, tepung terigu, susu bubuk, dan mie instan.
Secara bertahap Asuransi Astra berencana menyalurkan dana sosial peserta Asuransi Astra syariah dalam bentuk 10.000 paket sembako dengan total nilai donasi sebesar Rp 2 Miliar.
Menurut Rudy Chen, dalam situasi seperti sekarang ini, kerjasama dengan berbagai pihak sangat diperlukan agar niat baik yang ingin diberikan melalui bantuan paket sembako dapat diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.
Hingga kini total paket sembako yang telah disalurkan Asuransi Astra sudah mencapai 7.775 paket.
Menghadapi kebijakan Pemerintah Daerah DKI Jakarta terkait PSBB transisi, Suzuki Indonesia berbagi kiat aman berkendara selama aturan tersebut berjalan.
Hal yang paling ditekankan bagi pemilik kendaraan adalah melakukan pengecekan bagian-bagian penting kendaraan secepat mungkin sebelum digunakan beraktivitas kembali.
“Penerapan PSBB di beberapa daerah untuk mencegah penyebaran COVID-19 membuat aktivitas dan mobilitas terhambat. Kendaraan pun menjadi lebih sering terparkir di rumah dan jarang digunakan. Setelah lama didiamkan, beberapa bagian kendaraan harus dicek kembali,” sebut Imam Suyudi, Section Head Technical Service 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dalam siaran pers, Selasa (16/6/2020).
Beberapa bagian penting yang perlu disiapkan dan dicek setelah diparkir dalam waktu yang lama adalah ban, rem, kebersihan, serta mesin dan kelistrikan.
Periksa Kondisi Ban
Ketika lama terparkir dan tidak digunakan, hal pertama yang harus diperiksa adalah kondisi ban yang berisiko tinggi mengalami flat tire. Flat tire adalah keadaan dimana ban kehilangan volumenya sehingga menjadi kempis.
Pastikan seluruh ban memiliki tekanan angin yang cukup dan sesuai standar sehingga aman selama berkendara. Untuk pemilik kendaraan Suzuki yang masih harus beraktivitas di rumah, ada beberapa kiat merawat ban saat terparkir dalam jangka waktu yang cukup lama, di antaranya:
1. Periksa dan tambahkan tekanan angin 10-20 persen dari spesifikasi tekanan angin ban. Jika kendaraan akan digunakan kembali, ubah tekanan angin sesuai spesifikasi.
2. Pastikan tidak ada benda keras/kerikil yang menempel pada kembang ban.
3. Rutin mendorong/memindahkan kendaraan beberapa senti untuk menghindari ban bertumpu pada satu titik (flat spot). Jika tidak memungkinkan untuk didorong, dongkrak keempat roda dan tahan menggunakan Jackstand.
4. Usahakan jangan terkena sinar matahari langsung dan gunakan semir ban untuk mencegah adanya guratan pada ban (ozon crack).
Demi Keamanan, Pastikan Rem Berfungsi dengan Baik
Selain kondisi ban, rem juga menjadi krusial saat kendaraan terparkir lama. Biasanya, rem tangan menjadi lengket dan akan mempengaruhi kenyamanan serta keamanan berkendara.
Hal tersebut terjadi karena ada genangan air atau mencuci mobil pada posisi rem tangan aktif, kemudian kendaraan diparkir dalam kondisi kampas rem basah. Untuk menghindari rem mobil lengket, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan:
1. Pastikan keempat roda/sistem rem kering sebelum kendaraan diparkir dalam jangka waktu yang lama.
2. Gunakan penahan roda/bantalan ban.
3. Posisi rem tangan tidak aktif/tidak menarik.
Perhatikan Mesin, Kelistrikan, Serta Kebersihan Mobil
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan lagi dalam merawat kendaraan yang telah terparkir atau diam dalam jangka waktu lama, yaitu kebersihan, mesin dan kelistrikan.
Pastikan bodi kendaraan selalu dalam keadaan bersih, roda atau sistem rem kering, ruang kabin bersih dan kering, serta gunakan alat/cairan pengusir binatang jika kendaraan diparkir di tempat yang memungkinkan adanya binatang masuk.
Dalam hal mesin dan kelistrikan, pastikan tidak ada saklar/tombol kelistrikan yang aktif. Rutinlah memanaskan/menghidupkan mesin dan pastikan knalpot mengarah ke udara bebas, serta pastikan tidak ada kebocoran bahan bakar, oli, minyak rem, cairan pendingin, dan kain lap yang tertinggal pada saat memeriksa ruang mesin.
Suzuki Indonesia tetap memberikan pelayanan yang dapat diakses oleh pelanggan selama masa PSBB transisi ini, seperti Halo Suzuki 0800-1100-800 untuk Home Service, Pick Up Service, dan Suzuki Emergency Roadside Assistance (SERA), aplikasi MySuzuki dan website www.suzuki.co.id untuk keperluan belanja online suku cadang kendaraan, serta website Auto Value www.autovalue.co.id untuk mencari mobil bekas berkualitas atau tukar tambah mobil Suzuki secara online.
Virus COVID-19 tidak terasa sudah hampir empat bulan belakangan ini menebar teror di Indonesia. Bukan cuma mengancam kesehatan masyarakat melalui penularan yang cukup cepat, tetapi juga melemahkan sendi perekonomian masyarakat.
Sudah tidak perlu diragukan lagi bahwa pandemi ini memang memberi dampak negatif pada berbagai jenis industri, termasuk industri otomotif. Bahkan GAIKINDO harus rela melakukan revisi target penjualan mobil baru dari target 1,1 juta unit di tahun 2020 menjadi tinggal 600 ribu unit.
Keputusan ini didorong pada kenyataan bahwa konsumen pembeli mobil sudah beralih fokus pada kebutuhan rumah tangga, kebutuhan dasar seperti alat kesehatan serta mengurangi kebutuhan tersier.
Dampak COVID-19 tak terkecuali juga dirasakan pada market mobil bekas yang juga mengalami penurunan secara signifikan. Ada empat faktor utama yang menjadi penyebab tren penurunan tersebut.
Pertama, karena adanya anjuran menjaga jarak yang menyebabkan terhalangnya penjual dan pembeli untuk bertransaksi. Kebijakan PSBB yang diberlakukan membuat banyak showroom mobil bekas harus tutup dan hanya buka jika sebelumnya sudah melakukan janji dengan calon pembeli.
Faktor kedua karena banyaknya calon pembeli yang menunda pembelian mobil karena kesulitan keuangan.
Seperti yang kita ketahui, selama masa pandemi banyak orang kehilangan pekerjaan. Sehingga rencana untuk membeli mobil bekas sekalipun, terpaksa harus tertunda. Fokus anggaran tertuju untuk kebutuhan pribadi atau keluarga.
Kalaupun ada yang tetap melakukan transaksi beli mobil, adalah mereka yang berasal dari kalangan ekonomi atas dan mereka yang tetap optimis.
Penyebab ketiga adalah calon pembeli yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan pembiayaan kredit mobil. Walau sebenarnya masih ada konsumen yang tidak menunda rencananya untuk melakukan pembelian mobil, dimana rata-rata mereka masih mengandalkan layanan leasing atau lembaga pembiayaan kredit mobil.
Akan tetapi banyak juga diantaranya yang harus gigit jari karena tidak bisa mendapatkan fasilitas kredit dari perusahaan pembiayaan.
“Bulan lalu (April), penjualan pembiayaan mobil hanya 24.000, sedangkan biasanya 80.000. Beberapa perusahaan leasing berhenti memberikan pembiayaan mobil. Mereka yang memberi, memperketat skrining mereka karena risiko pembayaran default. Sekarang uang muka 30 persen, sementara sebelumnya 15-20 persen,” ujar Suwandi Wiratno, Ketua Asosiasi Jasa Keuangan Indonesia (APPI)
Faktor terakhir adalah penurunan harga pasaran mobil bekas yang cuma mencapai 5-10 persen disaat kondisi pasar melemah karena pandemi.
Dampak Pandemi COVID-19 Terhadap Pasar Mobil Bekas
Terkait efek pandemi terhadap bisnis mobil bekas saat ini dinilai karena konsumen membelanjakan lebih banyak uang untuk keperluan rumah tangga, barang-barang yang berhubungan dengan pekerjaan serta mengurangi kebutuhan tersier.
“Orang lebih merencanakan untuk membeli lebih banyak kebutuhan mendasar seperti sembako, peralatan kesehatan dan sanitasi. Sehingga berimbas dengan penurunan secara signifikan untuk permintaan mobil bekas,” ungkap Johnny Widodo, CEO BeliMobilGue.co.id.
Dari data yang dimiliki, penjualan mobil di dealer turun hingga 62 persen, dari rata-rata 3,7 menjadi 1,4 mobil setiap minggu.
Alhasil, kondisi tersebut memaksa dealer membeli mobil lebih sedikit, serta membeli dengan harga 15-20 persen lebih murah dari harga pasar, serta fokus untuk menghabiskan stock yang masih tersisa.
“Namun saat ini, ketika pemerintah telah mulai membuka kegiatan perekonomian, kami mengharapkan pasar mobil bekas akan kembali pulih dengan model-V, di mana permintaan akan kembali mendekati normal dalam 2 -3 bulan ke depan,” prediksinya.
3 Faktor Pendorong Bisnis Mobil Bekas
Diprediksi bahwa dalam 2-3 bulan ke depan setelah berlangsungnya kehidupan normal yang baru, kegiatan bisnis otomotif, khususnya bisnis mobil bekas bisa kembali menggeliat. Keyakinan ini bukan tanpa alasan karena didorong oleh tiga faktor utama.
Faktor pertama adalah sebagian besar permintaan penjualan mobil sebenarnya tidak hilang, melainkan tertunda selama pandemi. Sehingga ketika pandemi berlalu, permintaan ini akan kembali lagi.
Lalu hal kedua menurutnya karena adanya pergeseran preferensi konsumen yang akan lebih memilih mobil pribadi daripada menggunakan transportasi umum. Hal ini mengingat potensi tertular virus lebih terbuka di saat menggunakan transportasi umum. Sehingga orang akan berpikir lebih baik dan lebih aman ketika beraktivitas menggunakan kendaraan pribadi.
Lalu faktor pendorong lainnya adalah pergeseran dalam preferensi konsumen yang akan lebih memilih mobil bekas daripada mobil baru. Alasannya tidak lain karena melihat dari sisi harga jual serta kemampuan ekonomi.
“New Normal” Bisnis Mobil Bekas di Indonesia
Jalan panjang menuju pemulihan perekonomian secara keseluruhan sekarang dimulai dengan berlangsungnya tatanan kehidupan yang baru atau disebut “New Normal”
Sebagian besar orang percaya bahwa butuh waktu lebih dari tiga bulan untuk pemulihan perekonomian menuju kondisi normal. Walaupun tidak sedikit yang memprediksi kondisi normal ini akan terwujud dalam 4-6 bulan hingga satu tahun.
“Namun untuk industri mobil bekas, kami mengharapkan akan pulih mendekati normal dalam 2-3 bulan ini. Berkaca pada kondisi di Eropa dimana bisnis penjualan mobil bekas sudah kembali pulih pasca lockdown,” jelas Johnny Widodo.
Perkiraan ini berdasarkan data survei OLX yang sudah dilakukan. Lebih dari 50 persen menyebutkan akan tetap membeli mobil dalam kurun waktu satu tahun ke depan, dimana mayoritas menyebut akan melakukannya dalam waktu 3 bulan ke depan.
Optimisme ini juga didukung perubahan preferensi dari transportasi publik atau online ke mobil pribadi. Dengan alasan keamanan serta tetap menjaga kesehatan agar terhindar dari penularan virus COVID-19, menggunakan kendaraan pribadi menjadi pilihan mendesak dibandingkan harus tetap memanfaatkan transportasi umum untuk beraktifitas di era tatanan hidup baru.
Kondisi “New Normal” juga memberi peluang besar untuk keberlangsungan bisnis penjualan mobil bekas karena adanya pergeseran rencana dari membeli mobil baru ke mobil bekas.
Untuk itu, menurut Johnny, sangat penting bagi pelaku bisnis mobil bekas untuk menawarkan layanan inovatif kepada konsumen yang lebih mengarah ke sistem online agar tetap bisa menjaga social distancing.
Contoh layanan inovatif yang bisa dilakukan antara lain seperti test drive di rumah, pengurusan dokumen atau pembayaran dan administrasi yang bisa dilakukan tanpa harus ada kontak fisik, membuat janji ketemu secara pribadi di showroom, atau janji temu virtual lewat video call, hingga layanan online end-to-end mulai dari proses eksplorasi hingga pembelian unit.
“Hadirnya inovasi layanan saat ini menjadi sangat penting. Dimana konsumen sangat tertarik dengan program penjualan online serta layanan lainnya yang tidak mengharuskan konsumen berinteraksi secara langsung. Contoh seperti layanan test drive di rumah atau jenis pembayaran serta proses administrasi yang juga bisa diakses dengan cara online,” tambah Johnny.
“Dengan inovasi layanan seperti ini, bisnis mobil bekas bisa kembali bergairah di tengah masa “New Normal” dan kondisi perekonomian kembali pulih dalam waktu secepatnya,” pungkasnya.
Laporan lengkap dari hasil survei terkait tren mobil bekas menuju era New Normal bisa lihat disini!
Buat pemilik kendaraan merek Suzuki diharapkan untuk lebih waspada lagi jika ada penawaran program service gratis di masa pandemi saat ini. Karena baru-baru ini ramai muncul broadcast di Whatsapp Group, pesan palsu terkait program service gratis melalui situs s.id/SuzukiPeduliCovid yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Konsumen akan diminta untuk melakukan pengisian data penting yang tujuannya tentu merugikan pemilik mobil Suzuki itu sendiri.
Menanggapi hal ini, PT SUzuki Indomobil Sales (SIS) yang merupakan agen pemegang merek resmi Suzuki di Indonesia langsung memberikan klarifikasi, bahwa program tersebut bukan dari PT SIS dan dibuat tanpa persetujuan atau izin PT SIS sehingga setiap informasi yang terdapat dalamnya sama sekali tidak benar.
“Saat ini beredar broadcast message program ‘Suzuki Peduli Covid’ berupa perawatan mobil gratis yang bisa didapatkan konsumen dengan mengisi sejumlah data penting. Kami menduga ini adalah penipuan untuk mengumpulkan data konsumen karena PT SIS tidak pernah mengeluarkan program tersebut. Kami selalu menginformasikan setiap program melalui surat resmi kepada semua dealer, website maupun media sosial. Untuk itu, pada Selasa (16/6/2020), kami telah membuat laporan resmi pengaduan konten negatif berupa berita bohong kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Kami harap konsumen kami tidak tertipu dengan pesan hoax tersebut,” terang Riecky Patrayudha, 4W, 2W, Marine Service Director PT SIS pada hari ini, Rabu (17/6/2020).
Pesan berantai yang sifatnya hoax tersebut menawarkan perawatan mobil secara gratis meliputi beberapa layanan seperti ganti oli, tune up, sparepart, balancing, spooring, checkup 32 part, gratis masker dan hand sanitizer dengan terlebih dahulu harus mengisi data-data penting dan pribadi berupa nama, alamat, nomor telepon, e-mail, dan sebagainya.
PT SIS menginformasikan bahwa semua program Suzuki Indonesia yang resmi akan tercantum pada website Suzuki Indonesia (www.suzuki.co.id) serta media sosial Suzuki Indonesia (Facebook, Twitter, dan Instagram).
Selain itu, Suzuki juga menyediakan layanan bebas pulsa 24 jam di Halo Suzuki (0800 1100 800) yang dapat konsumen Suzuki gunakan untuk memastikan setiap program (Sales, Service, dan Sparepart) yang ada di Suzuki.