Sabtu, Maret 28, 2026
Beranda blog Halaman 1536

Mundur dari Indonesia, Permintaan Mobil Seken Merek Chevrolet Malah Naik

0

Di penghujung tahun 2019, pasar otomotif dikejutkan dengan pernyataan dari General Motors (GM) Indonesia yang menyatakan penghentian penjualan mobil baru Chevrolet untuk pasar Indonesia.

Keputusan Chevrolet untuk hengkang dari Indonesia ini diprediksi akan mengubah transaksi mobil Chevrolet baik di pasar mobil baru maupun bekas. Meski demikian, nampaknya Chevrolet tetap memiliki penggemar loyal. 

OLX Indonesia membagikan data pencarian mobil Chevrolet segala tipe di platform OLX, satu bulan setelah pernyataan tersebut muncul di media. 

“Yang menarik adalah, tidak ada dampak signifikan dari pengumuman tersebut. Berdasarkan data yang berhasil ditarik pada akhir bulan November lalu, terjadi peningkatan permintaan mobil Chevrolet sebesar 6 persen. Di bulan Oktober 2019, permintaan (calon pembeli) berada pada angka 29.182 sedangkan di bulan November 2019, permintaan ada pada angka 30.883 ribu. Dari segi harga rata-rata, walaupun tidak signifikan, namun mengalami peningkatan sebesar 1 persen, dari Rp 105 juta (Oktober 2019) menjadi Rp 106 juta (November 2019). Tentunya ini bervariasi bergantung pada tipe dan tahun produksi mobil,” ungkap Ivo Wassenaar, Head of Automotive OLX Indonesia, Kamis (19/12/2019).

Berdasarkan listing Mobil Chevrolet yang terpasang di OLX, data mengungkapkan suplai mengalami penurunan sebesar 3 persen atau dari 2.067 di bulan Oktober 2019 menjadi 2.015 di bulan November 2019. Kendati akan hengkang, nampaknya konsumen justru mempertahankan mobil Chevrolet karena setiap brand otomotif memang biasanya memiliki penggemarnya tersendiri.

Chevrolet Trax menjadi model Chevrolet paling banyak dicari di OLX (Sumber: OLX.co.id)

Khusus tipe Chevrolet terpopuler, Trax mengalami peningkatan suplai yang cukup signifikan, yaitu sebesar 46 persen di bulan November 2019 dibandingkan suplai di bulan sebelumnya. Peningkatan suplai ini berdampak pada penurunan rata-rata harga Chevrolet Trax sekitar 11 persen dari Rp 209 juta (Oktober 2019) menjadi Rp 186 juta (November 2019). 

Sementara itu, jumlah permintaan mengalami peningkatan sebesar 3 persen dan masih relatif lebih tinggi dari suplai Trax di platform OLX. 

Data yang berbeda ditunjukkan oleh Chevrolet Captiva. Baik suplai maupun permintaan (calon pembeli) mengalami penurunan masing-masing sebesar 8 persen dan 45 persen di November 2019 dibandingkan data bulan Oktober 2019. Sedangkan harga Chevrolet Captiva hanya terjadi penurunan sebesar 1 persen dari Rp 236 juta di Oktober 2019 menjadi Rp 233 juta di November 2019. 

Meski secara umum keadaan masih relatif stabil hingga satu bulan setelah pengumuman tersebut, harga dan permintaan mobil bekas Chevrolet masih bisa mengalami perubahan, yang dipengaruhi berbagai faktor, diantaranya layanan purnajual yang ditawarkan oleh authorized dealer seperti perawatan, perbaikan hingga ketersediaan suku cadang. 

“Nantinya, hal ini juga memengaruhi jumlah listing mobil Chevrolet di OLX, seiring dengan pergerakan preferensi konsumen,” tutup Ivo. (Z)

Ini Persiapan Toyota Pertahankan Penguasaan Market Share di Tahun 2020

0

Industri otomotif Indonesia di tahun 2020 mendatang masih tetap optimis dengan berbagai tantangannya. Diprediksi market di sektor tersebut akan tumbuh dua sampai empat persen. Harapan yang sama juga diyakini Toyota Indonesia yang berharap tahun depan angka penjualan kendaraan merek Toyota terus meningkat.

“Target kami di tahun depan minimal untuk market share sama dengan capaian tahun ini, sekitar 30 persen,” ucap Henry Tanoto, Vice President PT Toyota Astra Motor (TAM) beberapa waktu lalu di Jakarta

Beberapa langkah positif sudah dipersiapkan untuk menggapai target yang sudah dicanangkan. Termasuk salah satunya dengan semakin memperkuat model elektrifikasi.

“Untuk elektrifikasi tahun depan kita ada line up baru lagi untuk model hybrid. Yang plug-in hybrid akan kami perkenalkan awal tahun. Dan doakan saja kita bisa hadirkan model full baterai di tahun depan,” tambah Henry. 

Beberapa model baru juga rencananya bakal dihadirkan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) tahun depan berdasarkan research yang sudah dilakukan. Namun Toyota masih menutup informasi terkait apa saja model baru yang dimaksud.

Mengusung semangat ‘Let’s Go Beyond’ dimana Toyota Indonesia terus mengedepankan kepuasan konsumen sebagai kunci sukses Toyota dalam menguasai pasar otomotif di Tanah Air, Henry menyebut sudah bersiap dengan dua kejutan layanan baru yang menjadikan customer menjadi lebih baik dalam hal pengalaman kepemilikan Toyota. 

Begitu juga dengan program-program sosial yang disebut Henry akan hadir juga dengan inisiatif-inisiatif baru. “Dengan spirit ‘Let’s Go Beyond’ kami berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik di tahun depan. Kita harap semua bisa menghadirkan ‘do our impossible’ di 2020. Let’s Go Beyond!” tutup Henry. (Z)

Libur Natal & Tahun Baru Menyenangkan Bagi Pemilik Mobil Toyota, Ini Sebabnya!

0

Liburan Natal dan Tahun Baru kali ini bagi pemilik kendaraan Toyota semakin menyenangkan. Ada 309 titik layanan yang disiapkan PT Toyota Astra Motor (TAM) untuk menemani perjalanan libur selama 21 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020.

“Pada saat Natal & Tahun Baru, banyak masyarakat Indonesia yang melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi, berkumpul dengan keluarga untuk merayakan Natal ataupun liburan. Untuk memberikan Beyond Service, Toyota hadir dengan titik-titik pelayanan berupa posko dan bengkel siaga, agar pelanggan merasa tenang dan aman karena kondisi kendaraannya terjaga dengan baik,” ujar Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, dalam keterangan resminya, Jumat (21/12/2019).

Adapun layanan tersebut terdiri dari 3 posko siaga 24 jam di Tol Cikampek – Rest Area KM57, Cisarua – Jalan Raya Puncak KM80, dan Barru – SPBU Bojo Jalan Poros Makassar.

Selain itu juga ada 3 bengkel siaga 24 jam, yaitu outlet Nasmoco Pemuda – Semarang, Nasmoco Slamaet Riyadi – Solo, dan Nasmoco Mlati – Sleman.

Sisanya terdapat 116 bengkel yang tetap buka saat libur Natal & Tahun Baru (jam operasional normal), serta 187 bengkel yang tetap buka seperti jam operasional biasanya. 

Fasilitas yang bisa dimanfaatkan di Posko Siaga 24 jam antara lain melakukan servis ringan, beristirahat sejenak saat di perjalanan sambil menikmati akses internet, TV, ruangan ber-AC, makanan dan minuman ringan gratis. 

Untuk layanan servis bisa memanfaatkan fasilitas diskon jasa hingga 25 persen.

Bengkel yang buka selama 24 jam selama liburan Natal & Tahun Baru 2020 bertujuan untuk membantu pelanggan yang membutuhkan dan juga bisa berfungsi sebagai backup operasional Posko Siaga Toyota.

Sementara bengkel lainnya mengantisipasi para pelanggan yang memerlukan perbaikan selama liburan.

Semua bengkel Toyota tersebut akan didampingi para teknisi terampil Toyota yang siap memberikan pelayanan bagi pelanggan yang membutuhkan segala jenis layanan, mulai dari perbaikan atau perawatan rutin – servis ringan maupun berat.

Tentu upaya ini mampu memberikan ketenangan, kenyamanan, dan keamanan selama perjalanan liburan bagi pemilik mobil Toyota. (Z)

Pasar Otomotif Indonesia Penyumbang Terbanyak Penjualan Mobil di Kawasan ASEAN

0

Meski menghadapi tantangan berat di tahun 2019 ini, industri otomotif Indonesia tetap dianggap penting bagi banyak pihak. Baik itu bagi merek otomotif dunia maupun industri pendukungnya.

Malah industri otomotif nasional menjadi pilar penunjang tumbuhnya pasar otomotif dunia, khususnya di kawasan ASEAN.

Data dari ASEAN Automotive Federation atau AAF, menyebut total penjualan mobil di kawasan Asia Tenggara atau dikenal dengan ASEAN pada tahun 2018 lalu mencapai 3,6 juta unit. 

Dibandingkan tahun 2017, angka tersebut tercatat tumbuh 6,65 persen dengan angka sebelumnya mencapai 3,3 juta unit. 

Tentunya Indonesia menjadi kontributor terbesar yang nyaris memenuhi setengah dari angka tersebut. Indonesia memimpin dengan angka penjualan mobil 1 juta unit lebih. 

Produk Suku Cadang Merek ZF Hadir di Lebih 50 Merek Mobil Produksi Asia 

Donny Kurniawan, Managing Director ZF Aftermarket Indonesia (Sumber: ZF Aftermarket Indonesia)

Alasan inilah yang menjadi pendorong kuat bagi beberapa merek di industri aftermarket dunia untuk semakin ‘kencang’ hadir di Tanah Air.

Salah satunya adalah ZF Aftermarket Indonesia yang selalu memastikan produk suku cadang berkualitas bagian dari parts resmi merek-merek kendaraan ternama yang diproduksi di Indonesia.

Sekira lebih dari 50 merek mobil penumpang dan niaga menggunakan suku cadang produksi ZF untuk komponen kemudi dan sasis dengan merek LEMFORDER.

Sementara merek SACHS memiliki beragam produk seperti kopling, roda mobil bermassa ganda, konverter torsi, sistem aktuasi, peredam kejut, dan pegas. 

Dalam 10 tahun terakhir, ZF Aftermarket telah memperluas portofolio aftermarket produk suku cadang berkualitas Original Equipment (OE) untuk merek-merek kendaraan Asia.

“Di Indonesia kami hadir dengan portofolio bisnis melalui independent aftermarket dan original equipment services, dengan terus meningkatkan kualitas pada setiap inovasi. Kami percaya bahwa kami akan menjadi penggagas “Next Generation Mobility” di Indonesia,” tutur Donny Kurniawan, Managing Director ZF Aftermarket Indonesia dalam siaran pers, Jumat (20/12/2019).

“Tak kurang kami punya hampir 3.000 referensi untuk 100 model teratas kendaraan bermerek Asia, dan kami terus mengembangkan untuk kendaraan bermerek buatan Asia. Dan untuk produk Asian Range ini telah mengikuti serangkaian uji kualitas di laboratorium pengujian Singapura kami yang dilengkapi dengan peralatan terbaru dari Jerman,” tambah Sonny Tandy selaku Head of Sales, Independent Aftermarket  ZF Aftermarket Indonesia.

“Kami melanjutkan fokus kami di industri aftermarket di Indonesia karena negara ini memiliki potensi yang baik untuk industri otomotif. Sebagai bagian dari ZF Group, kami akan selalu berada di depan dalam perkembangan, memungkinkan kami untuk memberikan produk dan layanan yang membantu pelanggan mengatasi tantangan, memaksimalkan peluang dan tetap menguntungkan di masa depan,” tutup Donny.

Selain sebagai produsen spare part di sektor otomotif, ZF juga sudah berhasil menembus sektor off-highway yang meliputi kereta api, perkapalan, alat berat, dan juga pada mesin pertanian. (Z)

Isuzu Belum Tau Nasib Panther di Masa Depan

0

Pamor Isuzu Panther kian hari semakin redup. Bahkan sosok si Raja Diesel terlihat monoton tanpa mengalami perubahan seperti model mobil-mobil yang lainnya.

Tentu saja hal ini mengundang tanda tanya, mengapa mobil legendaris yang sudah hadir sejak 1991 itu tidak tampil all out dengan perubahan signifikan?

Menanggapi hal tersebut Vice President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia Keiji Takeda mengatakan, pada dasarnya Isuzu bukan sebuah perusahaan yang memproduksi banyak mobil passanger seperti Toyota, Daihatsu atau yang lainnya.

Sebaliknya, kata dia, Isuzu merupakan brand otomotif yang menggarap kendaraan niaga, mulai dari Pick Up Medium, Light Commercial Vehicle (LCV) hingga truk.

“Jadi (Isuzu) jenis kendaraan dan produknya banyak sekali dan kita harus konsentrasi kemana? Jadi, kita utamakan ke truk, habis itu LCV, baru passenger. Jadi itu urutannya,” ungkap Takeda saat ditemui di pabrik Isuzu Karawang Plant di Kawasan Industri Suryacipta, Karawang Timur, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019).

Takeda sendiri tak menampik, jika Isuzu Panther hingga saat ini masih dijual dan memiliki pasar tersendiri. Hanya saja, lanjutnya, dalam beberapa waktu terakhir jualan Isuzu Panther kurang memuaskan, karena hanya terjual sekitar 300 unit per bulan.

Syarat Isuzu Panther Diperbarui

Tidak adanya model baru Isuzu Panther ternyata ada pengaruhnya terhadap penjualan. Pasalnya, jualan Isuzu Panther masih minim. Namun begitu, Takeda mengatakan, Isuzu akan mempertahankan Panther.

“Di 2021 akan mulai ke Euro4, kalau masuk Euro4 mesin harus diubah. Nah sesuai dengan mesin itu sasis dan semuanya harus diubah, jadi masih perlu waktu. Saat ini masih dijual, masih Euro2, sekarang diproduksi di sini. Kalau nanti bagaimana belum tau,” ucap Takeda.

Menurut Takeda, jika jualan Isuzu Panther hanya sebanyak 300 unit, maka hal itu masih kurang dari target.

“Untuk merubah mesin dan model, paling sedikit 3.000-5.000 unit penjualannya. Kalau kita yakin bisa sampai segitu bukan hanya domestik saja tapi bisa juga ekspor, baru kami bisa ganti,” terangnya. 

Namun sayang, kata Takeda saat ini Isuzu belum yakin untuk merubah Panther, sebab penjualannya di Indonesia masih kurang. (Her)

 

Jokowi Tantang Industri Otomotif di Indonesia Ekspor 1 juta Unit pada 2024

0

Presiden RI Joko Widodo bersemangat menghadiri peresmian ekspor perdana Isuzu Traga ke Filipina oleh PT Isuzu Astra Motor Indonesia di pabriknya yang terletak di Karawang Plant, Kawasan Industri Suryacipta, Karawang Timur, Kamis (12/12/2019).

Namun dibalik itu, presiden yang akrab disapa Jokowi tersebut menantang para pelaku industri otomotif di Indonesia dapat mengekspor produk otomotif yang dibuat di dalam negeri tembus di angka satu juta unit pada 2024 mendatang.

Pasalnya, berdasarkan data yang beliau himpun, hingga detik ini ekspor otomotif masih membukukan angka 300 ribu unit per tahun.

Karena itu, Jokowi berharap agar para pelaku industri otomotif yang ada di Indonesia dapat meningkatkan ekspor sehingga berimbas pada current account deficit semakin mengecil dan neraca perdagangan mendapatkan surplus.

 “Caranya gimana nggak mau tau. Yang jelas sekarang Pak Prijono (Direktur PT Astra International, Prijono Sugiarto) sudah salaman (sinyal dukungan) dengan Menko Perekonomian dan Menteri Perindustrian, berarti sangat serius,” ungkap Jokowi.

Jokowi juga meminta, untuk ekspor tembus di angka satu juta, maka para pengusaha otomotif agar tidak pesimis dengan angka-angka yang ditargetkan.

“Kita sering tidak percaya diri, sering pesimis. Itu karena apa? Ya karena kerja nggak pernah memakai target-target yang terukur, yang realistis. Insya allah ini akan bisa terwujud,” tutur Jokowi.

Seperti diketahui, PT Isuzu Astra Motor Indonesia telah mengekspor perdana sebanyak 120 unit kendaraan niaga Isuzu Traga ke Filipina. Sedangkan target ekspor Isuzu Traga PT Isuzu Astra Motor Indonesia mencapai 6.000 unit per tahun. (Her)

 

 

Penyebab Harga Mobil Bekas Tidak Anjlok di Pasaran

0

Memiliki sebuah mobil jangan harap jika dijual kembali harganya akan turun drastis. Lain halnya dengan investasi emas, rumah, apartemen, atau tanah yang semakin lama dimiliki harganya melambung tinggi.

Hal ini diketahui karena mobil merupakan benda bergerak dan jika digunakan secara periodik maka kualitasnya akan berkurang. Namun begitu, masih ada juga kok mobil dengan statu bekas yang dijual makin lama makin tinggi. Tapi dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Hanya saja, mobil yang diproduksi masal seperti yang beredar di jalanan biasanya harga jual kembali akan merosot. Akan tetapi OLXer tak perlu khawatir, karena ada trik jitu yang dapat diterapkan sehingga harga jual mobil bekas tidak anjlok, yaitu:

1. Kondisi Fisik Mobil

Kondisi fisik mobil memang paling pertama yang diperhatikan banyak orang tak terkecuali jika hendak menjualnya. Konsumen akan melihat seluk beluk kondisi fisik mobil.

Jika kondisi fisik mobil mulus tanpa baret atau cacat, bukan tak mungkin si calon konsumen akan jatuh cinta pada pandangan pertama.

Oia, perlu dicatat mobil yang biasanya paling dihindari calon pembeli adalah mobil bekas tabrakan atau terkena banjir. Sedangkan kalau lecet atau baret obatnya cukup mudah tinggal di dempul dan body repair.

2. Catatan Perawatan Berkala di Bengkel Resmi

Salah satu faktor yang membuat harga mobil tetap tinggi yaitu melakukan perawatan berkala di bengkel. Biasanya dengan melakukan perawatan berkala, mobil sang pemilik jadi lebih terawat, sehingga kondisinya akan selalu prima dan performa terjaga.

Nah, jika dilakukan perawatan di bengkel resmi, maka si calon pembeli bisa juga dengan mudah memeriksa data service. Dengan begitu, si calon pembeli bisanya jadi lebih percaya akan mobil yang dijual.

3. Tidak Dimodifikasi

Modifikasi untuk mendandani mobil sah-sah saja. Namun jika mobil akan dijual ada baiknya part atau aksesoris asli kembali dipasang seperti pertama kali membeli dari dealer resmi. 

Kenapa? Pada dasarnya meski selera akan model, tipe dan brand sama, namun untuk gaya modifikasi setiap orang berbeda-beda. 

Jika mobil OLXer dimodifikasi secara custom dan bukan plug and play, siap-siap saja tidak hanya harganya yang ditawar tinggi, namun bisa jadi kurang peminatnya. 

4. Usia Mobil dan Jarak Tempuh

Harga mobil bekas menjadi lebih rendah bisa saja dipengaruhi karena jarak tempuh. Pasalnya, jika mobil usianya muda, namun jarak tempuh sangat tinggi, hal tersebut dianggap bahwa mesin mobil sudah beroperasi cukup jauh, sehingga performanya tidak lagi greget.

Seperti halnya mobil taksi, meski kondisi mesin tetap prima karena dilakukan perawatan secara rutin, namun anggapan orang mobil dengan jarak tempuh tinggi akan disebut mobil cape.

Jika merujuk saran bengkel, standar mobil ke bengkel saja setiap enam bulan atau jarak 10.000 kilometer. Artinya, selama satu tahun, maka jarak idealnya hanya 20.000 km dan kalau punya mobil tiga tahun jarak tempuhnya 60.000 km.

5. Usia Mobil 

Usia mobil juga bisa mempengaruhi harga mobil. Pasalnya, semakin lama mobil dijual maka harganya akan lebih murah. Terlebih jika mobil memiliki usia lebih dari lima tahun.

Adapun penyebab usia mobil lebih dari lima tahun harganya lebih rendah dikarenakan para produsen mobil di tahun kelima atau keenam bisanya meluncurkan model terbaru. Alhasil, model lama bisa dianggap ketinggalan jaman. 

6. Kelengkapan Dokumen

Mobil akan lebih mahal jika memiliki kelengkapan dokumen seperti BPKB, STNK, buku servis dan surat-surat lainnya. Jika tidak ada dokumen lengkap apalagi BPKB atau STNK, harga akan lebih rendah. 

Bahkan, si calon konsumen juga enggan membeli mobil dengan tanpa dilengkapi surat-surat. Pasalnya, mereka takut jika mobil yang dijual terlibat masalah.

7. Faktor Jenis dan Tipe Mobil

Tak dipungkiri, mobil yang banyak beredar atau disukai banyak orang ternyata hal tersebut juga terjadi jika dalam kondisi bekas. Seperti hukum ekonomi, jika permintaan tinggi, maka harganya akan semakin tinggi.

Selain itu, mobil-mobil dengan warna standar seperti hitam, putih dan abu-abu masih warna favorit, sehingga banyak juga dicari orang. Lain halnya dengan warna-warna ngejreng seperti pink, kuning, orange, hijau atau lainnya, yang justru tidak banyak dicari orang. (Her)

 

Indonesia Jepang Sepakat Percepat Pengembangan Kendaraan Listrik

0

Demi mempercepat pengembangan kendaraan ramah lingkungan berbasis kendaraan listrik, Indonesia menggaet Jepang sebagai langkah strategisnya.

Hal ini diwujudkan melalui pertemuan Kementerian Perindustrian RI dengan Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Perindustrian (Ministry of Economy, Trade and Industry/METI) Jepang di acara The 2nd Indonesia – Japan Automotive Dialogue di Bali.

Menurut Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin RI, Harjanto, tahapan awal dalam kerja sama yaitu memberikan gambaran tentang pengembangan industri kendaraan listrik.

“Adapun yang kami bahas, antara lain mengenai kebijakan pengembangan industri otomotif kedua negara. Selain itu, tren dan aktivitas penggunaan kendaraan listrik serta pengembangan baterai di dunia,” kata Herjanto dalam keterangan tertulis, Minggu (15/12/2019)

Untuk pelaksanaan kegiatan, Herjanto mengatakan, nantinya Jepang dan Indonesia saling berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai standardisasi dan regulasi teknis yang diimplementasikan.

“Misalnya, mereka memberikan masukan tentang bagaimana mendapatkan fuel yang berkualitas lebih baik. Contohnya, campuran Fatty Acid Methyl Ester (FAME)-nya itu ada proses lanjutan, sehingga akan menghasilkan proses hydrogenated vegetable oil,” ujarnya.

Menurut Harjanto, kedua belah pihak membicarakan terkait perkembangan investasi dan insentif untuk pengembangan industri kendaraan listrik. Apalagi, Indonesia – Jepang telah lama menjadi mitra strategis dalam menjalin kerja sama ekonomi.

 “Kami sampaikan, pemerintah Indonesia telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 55 tahun 2019 dan Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2019, yang bertujuan mengakselerasi pengembangan kendaraan listrik. Kami jelaskan secara komprehensif kepada mereka, sehingga bisa mendapatkan pemahaman yang jelas,” paparnya.

Harjanto menambahkan, guna menarik investor dalam pengembangan kendaraan listrik ini, pemerintah Indonesia akan memfasilitasi pemberian insentif fiskal seperti tax holiday.

“Di antaranya kami fokus membidik investasi untuk pembuatan baterai, electric motor, dan power control unit, yang menjadi tiga komponen utamanya. Insentif tersebut diberikan sepanjang investasi mereka sekitar US$ 50 juta atau mereka melakukan proses industrialisasi di dalam negeri,” tuturnya.

Di sektor alat transportasi, Jepang merupakan investor terbesar di Indonesia, dimana sampai dengan triwulan III 2019, tercatat mencapai Rp 7,46 Triliun.

Di sektor otomotif, Jepang sendiri jadi salah satu kisah sukses dari para investor yang ingin terus menanamkan modalnya di Tanah Air, di mana produsen otomotif Jepang skala global telah menjadikan Indonesia sebagai basis produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik hingga ekspor. (Her)

 

Tidak Ada Rest Area, Perhatikan Pintu Masuk dan Keluar Tol Japek II Elevated

0

Jalan tol layang Jakarta-Cikampek II Elevated resmi beroperasi pada pukul 06.00 WIB, Minggu (15/12/2019). Tol layang terpanjang di Indonesia yang diresmikan Presiden RI Joko Widodo ini bisa digunakan untuk libuaran Natal dan Tahun Baru serta belum dikenakan tarif atau masih gratis.

OLXer juga harus tau, jalan tol ini dibuat untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi kemacetan dari arah Jakarta-Karawang dan sebaliknya. Hal ini karena volume kendaraan sangat tinggi, belum lagi digunakan oleh kendaraan besar seperti truk dan bus.

Nah, dengan adanya tol layang Japek II, maka kendaraan yang dapat masuk tol layang ini hanya golongan 1 non bus non truk atau kendaraan kecil.

Selain itu, OLXer yang mau melintasi jalan ini diwajibkan hanya memacu kecepatan antara 60-80 km per jam, jika melanggar maka akan ada pengawasan Electronic Traffic Law Enforcement.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi jalan tol sepanjang 38 kilometer ini akan menghubungkan Cikunir dan Karawang Timur.

“Tol elevated Jakarta-Cikampek tidak memiliki gerbang masuk dan keluar di tengah jalan. Akses masuk dan keluar jalan tol hanya di Simpang Susun Cikunir dan Karawang Barat,” ungkap Budi.

Jika pengendara mobil hendak menuju ke arah Cikampek, dapat melalui Jalan Tol Dalam Kota dari arah Halim atau Cawang dan masuk di akses Simpang Susun Cikunir Km 10.

Sedangkan untuk pengguna jalan dari arah Jalan Tol JORR dari arah Jatiasih, pengguna jalan dapat masuk melalui akses Km 45 Jalan Tol JORR, sementara untuk pengguna jalan dari arah Rorotan masuk diakses Km 46 Jalan Tol JORR.

“Sementara bagi pengendara yang hendak menuju Jakarta dapat masuk melalui Karawang Barat Km 48. Selain itu, tol elevated ini didesain untuk perjalanan jarak jauh, sehingga memang tidak ada rest area sepanjang jalan tol elevated,” tambah Dirjen Budi.

Oleh karena itu, ia mengimbau para pengendara untuk memastikan saldo e-toll dan bensin dalam keadaan cukup, serta tubuh dan kendaraan dalam kondisi prima.

“Untuk rest area terdekat tersedia di Jalan Tol Jakarta – Cikampek Km 50 (arah Cikampek) dan Km 06 (arah Cawang),” tutupnya. (Her)

 

Jeep Mau Bikin Pesaing Suzuki Jimny, Harganya Rp 300 jutaan Nggak Ya?

0

Kesuksesan Suzuki menghadirkan Jimny generasi keempat di pasarnya ternyata membuat sejumlah pabrikan memutar otak untuk menghadirkan strategi. Bahkan, merek mobil yang dikenal dengan ketangguhan di dunia offroad, yaitu Jeep, juga tak mau kalah dengan Suzuki Jimny.

Bagaimana tidak, pabrikan otomotif asal Amerika Serikat yang sudah lama malang melintang di dunia offroad ini nyatanya akan ikut menggarap mobil entry level yang disebut offroad ultra compact yang diposisikan di bawah Renegade.

Dilansir Carscoops, Senin (16/12/2019), Head of Brand Marketing Jeep Eropa, Marco Pigozzi, mengatakan mobil offroad ultra kompak terbaru ini akan dibuat dengan dimensi  panjang sekitar empat meter, atau sedikit lebih panjang dari Suzuki Jimny yang hanya 3,64 meter.

“Mobil ini mendapat DNA offroad milik Jeep, yang dirancang dapat digunakan di jalanan offroad, dan juga dirancang bisa digunakan untuk harian,” ungkap Pigozzi.

Usut punya usut, kata Pigozzi, mobil terbarunya itu akan menggemparkan dan masuk dalam line up Jeep pada 2022 mendatang.

Sementara itu, mobil offroad ultra compact buatan Jeep yang merupakan hasil kerja sama antara PSA Group dan Fiat Chrysler Automobiles ini menggunakan arsitektur modular gabungan yang diambil dari Peugeot 208 versi listrik, Vauxhall Corsa, dan DS3 Crossback.

Belum diketahui lebih detail soal Jeep entry level tersebut. Akan tetapi, mobil ini dibuat untuk tetap menyenangkan seperti Jeep Wrangler. 

Namun OLXer harus sedikit memaklumi, jika kuatan dari mobil offroad ultra kompak itu tidak terlalu besar, karena bentuknya yang kecil. Oia, seorang desainer mencoba membuat desain modular Jeep masa depan yang digarap Le Yang Bai. 

Apakah benar akan menjadi pesaing Suzuki Jimny? Kita tunggu saja 2022 mendatang harga Jeep jadi bisa Rp 300 jutaan nggak yah! (Her)