Sabtu, Maret 28, 2026
Beranda blog Halaman 1539

Beli Pikap DFSK di Bulan Desember Berhadiah SUV

0

Hadir sebagai pendatang baru, merek mobil Dongfeng Sokon (DFSK) menawarkan berbagai promo menarik untuk menggaet banyak konsumen di Tanah Air.

Bahkan PT Sokonindo Automobile selaku agen pemegang merek mobil DFSK di Indonesia menghadirkan program DFSK Year end Sale yang hanya digelar hingga akhir Desember 2019.

Program ini juga diberikan kepada salah satu model pikap DFSK yang cocok digunakan untuk berbisnis, yaitu DFSK Super Cab.

Nah, di bulan Desember 2019, konsumen bisa menikmati tawaran menggiurkan berupa uang muka atau down payment (DP) mulai dari Rp 9 juta, atau bisa juga beli tanpa DP.Selain itu, konsumen juga bisa membeli DFSK Super Cab melalui cicilan ringan mulai Rp 100 ribu per hari. 

Lebih menariknya lagi, setiap pembelian mobil DFSK termasuk Super Cab selama Desember, konsumen berkesempatan mendapatkan satu unit DFSK Glory 580. Tentu saja ada syara dan ketentuan berlaku. 

Menurut Public Relation and Digital Manager PT Sokonindo Automobile, Arviane, Super Cab sengaja dihadirkan di Indonesia karena DFSk benar-benar mengerti para pengusaha di Indonesia.

“Tenaga yang berlimpah, muatan yang lebih banyak, cocok untuk berbagai kondisi jalan di Indonesia, dan perawatan yang murah menjadi keunggulan yang menarik. DFSK akan memastikan bahwa DFSK Super Cab akan menjadi rekan yang tepat untuk berbisnis,” ungkap Arviane dalam keterangan tertulis, Jumat (11/12/2019).

Ke depan, kata wanita yang akrab disapa Anne, DFSK yakin Super Cab semakin terima oleh konsumen kendaraan komersial, baik untuk pembelian retail dan fleet dengan menyasar perusahaan atau organisasi kedepannya.

Sekadar informasi, DFSK Super Cab hadir dalam dua pilihan mesin yaitu 1.3T diesel dan 1.5L bensin, masing-masing varian ini dijual dengan banderol Rp 150 jutaan dan Rp128,9 juta on the road Jakarta. (Her)

Bisa Jadi Genset, Mitsubishi Outlander PHEV Jadi Armada PMI

0

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) selaku distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi di Indonesia menandatangani nota kesepakatan dengan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk penyediaan unit Mitsubishi Outlander Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Nantinya, PMI akan menggunakan Outlander PHEV sebagai kendaraan tanggap darurat di lokasi-lokasi yang terkena bencana.

Menurut Presiden Direktur PT MMKSI Naoya Nakamura, digunakannya Mitsubishi Outlander PHEV sebagai kendaraan tanggap bencana tak lain karena kemampuan yang dimiliki yaitu mobil listrik yang mengintegrasikan stabilitas dan durabilitas dari SUV.

Selain itu, Outlander PHEV juga sudah dilengkapi teknologi 4WD serta keunggulan PHEV lainnya yang salah satunya dapat menjadi genset dan menyalurkan listrik hingga 1.5 KW.

 “Dengan berbagai fitur dan teknologi canggih yang disematkan pada Outlander PHEV dapat menunjang kegiatan PMI khususnya yang berkaitan dengan aktivitas mitigasi bencana,”  ungkap Nakamura dalam keterangan tertulis, Rabu (12/11/2019).

Lebih lanjut pria asal Jepang itu menyatakan, Mitsubishi Outlander PHEV menjadi kendaraan tanggap darurat bencana pertama yang menggunakan tenaga listrik sebagai penggeraknya. 

Mitsubishi Outlander PHEV
Penandatangan nota kesepakatan penggunaan Outlander PHEV sebagai unit tanggap darurat oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) yang diwakili oleh Naoya Nakamura – President Director dan Palang Merah Indonesia (PMI) yang diwakili oleh Ginandjar Kartasasmita selaku Pelaksana harian (Plh) Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI). Penandatangan disaksikan oleh Jusuf Kalla selaku Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI).

Sebelumnya,  Mitsubishi Outlander PHEV telah terjun langsung mendukung kegiatan PMI di area bencana tepatnya di area terdampak Sumur – Banten. Dalam pengujian tersebut, model ini mampu melewati berbagai medan ekstrim dan mampu memberikan supply listrik untuk posko darurat PMI dan juga untuk kegiatan di salah satu pusat pemberdayaan masyarakat. 

Dengan hadirnya kolaborasi ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih untuk kegiatan kemanusiaan yang dilakukan oleh PMI, tak terkecuali untuk edukasi kebencanaan, air bersih, donor darah, dan kegiatan lainnya.

Seperti diketahui Mitsubishi Outlander mengusung teknologi 4WD dan keunggulan PHEV, yang lebih bersahabat dan ramah lingkungan. Kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle ini merupakan perpaduan baterai, motor dan juga mesin gasoline 2,4 L. Dilengkapi dengan teknologi elektrik yang terintegrasi, Outlander PHEV ini hadir dengan 3 (tiga) mode: EV Drive Mode, Series Hybrid Mode dan Parallel Hybrid Mode. 

Mitsubishi Outlander PHEV hadir dalam dua pilihan warna Ruby Black dan Silky White.  Mobil ini juga meraih skor lima bintang dari ASEAN NCAP (New Car Assessment Program). Outlander PHEV ini menjadi produk PHEV pertama yang diuji dan mendapatkan hasil yang sangat baik. (Her)

7 Hal Harus Diperhatikan Saat Akan Beli Mobil Bekas Secara Kredit

0

Membeli mobil dengan cara dicicil atau kredit tidak hanya berlaku untuk kondisi baru saja ya OLXer. Sebab, mobil berstatus seken atau bekas juga semakin banyak diterapkan.

Ya, pembayaran dengan sistem kredit semakin banyak dilakukan lantaran dianggap lebih mudah pembelian apalagi bagi mereka yang mempunyai dana terbatas.

 Namun OLXer harus tahu juga, kalau mau kredit mobil bekas itu tidak boleh sembarang. Sebaliknya, harus ada beberapa hal yang mesti diperhatikan, antara lain:

1. Tentukan Mobil Sesuai Kebutuhan

Tahap pertama sebelum membeli mobil, yaitu tentukan beberapa hal, mulai dari ukuran, jenis, merek, warna, mesin dan yang pasti seberapa penting mobil buat OLXer dan keluarga.

Jika memiliki anggota keluarga banyak, baiknya memiliki mobil seperti MPV atau SUV dengan kapasitas tujuh orang penumpang. Sedangkan keluarga kecil dan ingin mengejar irit bahan bakar serta digunakan untuk harian baiknya cari city car atau bisa juga jenis sedan.

2. Cari Mobil Sesuai Budget

Satu hal yang tak kalah penting ketika hendak membeli mobil yaitu, cari mobil yang sesuai budget. OLXer jangan hanya tergiur dari diskon dan merasa mampu membayar di muka saja, tetapi harus memperhatikan juga berapa tenor dan jangka waktunya.

Jangan sampai Anda merasa sanggup membayar padahal tidak memiliki uang.

3. Cari Leasing Terpercaya dan Sekaligus Promonya

Tingginya pembayaran dengan cara kredit jadi semakin menjamurnya perusahaan pembiayaan atau leasing di Indonesia. Meski sama-sama perusahaan pembiayaan, namun alangkah baiknya mencari leasing yang terpercaya seperti di internet.

Oia, ketika mencari leasing tidak ada salahnya mencari promo-promo yang dapat memudahkan ketika melakukan pembayaran

4.  Lakukan Simulasi Kredit Jangka Waktu dan Suku Bunga

Sebelum memastikan ingin melakukan akad kredit, baiknya lakukan simulasi kredit terlebih dahulu. Cara ini supaya bisa mengetahui berapa besaran dana yang dikeluarkan, baik itu DP, cicilan per bulan dan lama tenor yang harus dibayar.

Jika melakukan simulasi ini terlebih dahulu, diharapkan OLXer mendapatkan mobil yang benar-benar sesuai keinginan. Seperti diketahui, jangka waktu kredit berbeda-beda muli dari enam bulan hingga lima sampai tujuh tahun.

Disarankan jangan terlalu lama Anda mencicil mobil, sebab bukan tak mungkin setelah lima tahun, akan ada mobil lainnya yang lebih terlihat baru.

5. Periksa Kondisi Mobil Secara Menyeluruh

Karena membeli mobil bekas, maka yang perlu dilakukan adalah melakukan pengecekan secara menyeluruh, baik eksterior, interior dan juga mesinnya. Pastikan semua kondisi mobil ini masih aktif dan berfungsi sebagaimana mestinya.

Jika kemampuan OLXer kurang maksimal soal mobil, tidak ada salahnya mencari teman atau mekanik kenalan. Di OLX.co.id sendiri ada lho layanan OtoSpector.

6. Periksa Kelengkapan Surat-Surat

Tak hanya mobilnya, pemeriksaan ketika hendak membeli mobil juga harus dilakukan pada kelengkapan surat-surat mulai dari BPKB, STNK, buku servis, dan dokumen yang lainnya.

Pastikan BPKB dan STNK sudah sesuai dengan rangka mesin. Sedangkan buku servis berguna untuk mengetahui rekam jejak seberapa rutin mobil dilakukan servis.

7. Lakukan Tes Drive

Setelah melakukan pengecekan pada seluruh mobil termasuk surat-surat, maka langkah selanjutnya adalah diuji coba atau tes drive. Cara ini sedikit lebih efektif untuk mengetahui seberapa nyaman mobil jika dikemudikan nanti.

Selain itu, dengan melakukan tes drive maka diharapkan mengetahui bagian apa saja yang dirasa kurang pas, dan bisa diperbaiki. (Her)

Nggak Mau Kalah dari Suzuki Jimny, Daihatsu Siap Bangkitkan Kembali Terios Kid

0

Pamor Suzuki Jimny generasi keempat dengan wujud terbaru memang belum surut. Bahkan konsumen yang beli mobil bergaya off road itu di tahun ini kemungkinan baru akan mendapatkannya empat tahun mendatang yaitu 2023.

Ya, Suzuki Jimny yang juga sudah meluncur di Indonesia pada Juli 2019 lalu itu namanya semakin melambung tinggi dan itu tak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di belahan dunia.

Larisnya Suzuki Jimny dengan wajah baru ini ternyata membuat pabrikan mobil Daihatsu latah lho OLXer. Sebab, dilansir Best Car Web, Daihatsu secara diam-diam sedang mengembangkan mobil untuk dijadikan rival Suzuki Jimny.

Namun Daihatsu sendiri bukan benar-benar menciptakan barang baru, melainkan membangkitkan atau melahirkan kembali Daihatsu Terios Kid, yang merupakan versi Kei Car Daihatsu Taruna.

Sekadar informasi, Daihatsu Terios Kid ini sempat dibuat oleh Daihatsu dengan rentan waktu cukup singkat yaitu pada 1998 sampai Juni 2012.

Mini SUV yang memiliki panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm dan tinggi 1.675 mm jika hadir dengan bentuk baru disebutkan bakal menggunakan platform baru Daihatsu yaitu Daihatsu New Global Architecture (DNGA).

Dengan begitu, maka Terios Kid jadi model DNGA ketiga setelah Tanto dan Rocky. Konon mobil bakal memiliki ground clearance 200 mm lebih dan sistem penggerak full-time 4WD.

Perbedaan paling mendasar lainnya dengan Jimny adalah Terios Kid mungkin akan mengadopsi sasis monokok. Terlalu boros jika Daihatsu harus mengembangkan sasis ladder frame baru hanya untuk melawan Jimny.

Kabarnya, sang penjegal Suzuki Jimny ini akan disiapkan pada Mei 2020 mendatang. Ehm, patut ditunggu nih gebrakan Daihatsu selanjutnya.

Kendaraan Niaga Isuzu Traga Made In Karawang Kini Disukai di Luar Negeri

0

Tak hanya mobil pribadi dan sepeda motor saja yang diproduksi di Indonesia kemudian disukai di negara lain. Pasalnya, kendaraan komersial juga sama banyak pemintanya. Bahkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, meresmikan ekspor perdana Isuzu Traga yang dilaksanakan di pabrik Isuzu Karawang Plant di Kawasan Industri Suryacipta, Karawang Timur, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019).

Dalam sambutannya, presiden yang akrab disapa Jokowi itu mengatakan memang sengaja ingin datang untuk karena hal ini berkaitan dengan ekspor perdana Isuzu Traga yang dilakukan dari Indonesia. 

“Memang tahun ini masih satu negara, tapi dalam tiga tahun ke depan akan masuk ke 20 negara baik Afrika, Asia Timur,  Timur Tengah. Ini yang negara harapkan ekspor kita semakin meningkat, ekspor kita semakin terus naik yang pada ujungnya kita berharap current account deficit kita semakin kecil, dan juga neraca perdagangan kita semakin surplus jangan sampai impornya lebih banyak dari ekspor,” ungkap Jokowi.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Jap Ernando Demily mengatakan, dengan adanya ekspor Isuzu Traga, maka selain bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga dapat memenuhi target produksi.

“Ekspor ini sebagai bentuk upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas produk Isuzu agar memenuhi standar kualitas kelas dunia dan pada akhirnya menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis produksi global kendaraan Isuzu di luar Jepang,” ungkap Ernando di lokasi yang sama.

Dia juga menyatakan, dalam setiap produknya, khususnya untuk ekspor Isuzu Traga, Isuzu Indonesia berjanji untuk terus memberikan kualitas, biaya, serta produk terbaik agar dapat menjadi basis produksi unggul di kancah dunia.

Sementara itu, Isuzu Indonesia juga menargetkan dalam tiga tahun ke depan, negara tujuan ekspor Isuzu Traga bisa lebih dari 20 negara, di mana tidak hanya di Asia Tenggara, namun juga Timur Tengah, Amerika Latin, serta beberapa negara di Afrika. 

Adapun ekspor Isuzu Traga ini untuk pertama kalinya ditujukan ke negara Filipina dengan total 6.000 unit hingga akhir 2020 dan menyumbangkan devisa negara yang diestimasikan mencapai $66 juta per tahun. 

Selain itu, dengan melakukan ekspor Isuzu Traga, hal tersebut tidak hanya berdampak pada lingkaran internal dari Isuzu Indonesia, tetapi juga menjalar ke lingkaran eksternal bisnis Isuzu, seperti halnya supplier yang terlibat mencapai  119 perusahaan. 

Dengan begitu, secara keseluruhan, ekspor akan memberikan pundi-pundi penghasilan bagi para supplier hingga US$9 juta per tahun, serta penambahan omset untuk perusahaan logistik dapat mencapai US$300 ribu per tahun.

Seperti diketahui, ekspor Isuzu Traga berjalan lancar tak lain karena sudah mendapatkan fasilitas KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor) dari Bea dan Cukai. Dengan menggunakan fasilitas ini, impor bahan baku yang diolah, dirakit, dipasang pada barang dan hasil produksinya akan diekspor, diberikan Pembebasan Bea masuk dan PPn Impor tidak dipungut.

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) pada 2015 memindahkan pabrik produksi yang sebelumnya berada di Pondok Ungu, Bekasi ke Kawasan Suryacipta City of Industry di Karawang. Pabrik Isuzu Karawang Plant memiliki luas lahan 30 hektar dengan kapasitas regular 52.000 unit per tahun dan dapat dioptimalkan hingga menjadi 80.000 unit per tahun. 

Pabrik Isuzu Indonesia ini merupakan salah satu langkah untuk mengantarkan Isuzu lebih dekat dengan visinya, yakni menjadi pemain dominan di segmen yang dilayani di Indonesia dan sebagai basis produksi kelas dunia di grup Isuzu. Oleh karena itu, selain memproduksi kendaraan niaga yang sesuai untuk pasar Indonesia, pabrik ini harus dapat menjadi basis produksi kendaraan yang akan diekspor ke berbagai negara. (Her)

Milad ke-16, Sudah Ada 1,8 Juta Unit Toyota Avanza Berkeliaran di Jalanan

0

Siapa yang tak kenal Toyota Avanza? Mobil yang satu ini ternyata sudah berusia 16 tahun, terhitung sejak pertama kali diluncurkan pada 11 Desember 2003.

Kesuksesan mobil yang dijuluki sejuta umat ini ternyata masih mendominasi penjualan hingga saat ini. Hal ini karena Toyota Avanza sengaja dirancang Toyota untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia akan kendaraan serba guna seperti Multi Purpose Vehicle (MPV) yang mampu menampung tujuh orang penumpang.

Menurut Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy. di usianya ke-16 tahun, Avanza senantiasa mampu memenuhi ekspektasi dan kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Hal ini tercermin dari angka penjualan Avanza yang kini tampil lebih modern dan nyaman masih tetap tumbuh sebesar 6,9 persen di akhir 2019 ini. Terima kasih banyak kami ucapkan kepada pelanggan, khususnya kepada lebih dari 1,8 juta pengguna Avanza yang semakin memberikan kepercayaan kepada Avanza untuk menjadi MPV terlaris di Indonesia dan sekaligus menjadi Part of Indonesia Greatness,” ungkap Anton dalam keterangan tertulis, Kamis (12/12/2019).

Toyota Avanza

Anton juga mengatakan, kehadiran Avanza di awal peluncurannya ternyata langsung membuat pasar Low MPV berkembang sangat pesat. Bahkan jika saat itu pasar Low MPV hanya berkisar 5 ribuan unit, namun setelah Avanza hadir pasar Low MPV naik tajam menjadi mendekati 80 ribu unit pada akhir tahun 2004. Bahkan, pasar Low MPV pernah mencapai titik tertinggi pada 2013 dengan pencapaian lebih dari 200 ribu unit.

Anton sendiri mengatakan, meskipun banyak pemain baru di segmen Low MPV bermunculan, namun Avanza masih menjadi terfavorit, bahkan tidak hanya di segmen Low MPV tetapi juga di seluruh segmen otomotif roda empat.

“Tentunya kami akan menjadikan masukan dari pengguna Avanza mengenai kebutuhan dan ekspektasi mereka untuk terus melakukan continuous improvement untuk Avanza kedepannya agar senantiasa mampu memenuhi ekspektasi dan kebutuhan pelanggan,” ucap Anton.

Sementara itu, Executive General Manager PT TAM Fransiscus Soerjopranoto menyatakan, kesuksesan Avanza tak lepas dari berbagai bentuk improvement yang dapat senantiasa memenuhi ekspektasi dan kebutuhan pelanggan. 

“Berbagai masukan yang diberikan oleh pelanggan setia Avanza, memberikan dorongan bagi kami untuk senantiasa meningkatkan performa Avanza baik dari sisi durability, kenyamanan, dan keamanan. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para pelanggan, sehingga menjadikan Avanza sebagai MPV paling laris saat ini,” kata pria yang akrab disapa Soerjo.

Adapun Toyota Avanza sendiri disebut memiliki spesifikasi dan performa dasar yang pas untuk pasar Indonesia, seperti ground clearance, mesin irit dan bertenaga, serta penggunaan sistem penggerak roda belakang (RWD), telah menjadi DNA Avanza yang berperan penting dalam mengakomodir beragam budaya masyarakat dan juga kondisi infrastruktur jalanan yang terbentang dari Sabang sampai Marauke.

Lebih jauh Anton yang pada awal karirnya di Toyota juga turut berkiprah dalam melahirkan Avanza menambahkan bahwa produk ini tidak hanya tampil fenomenal di sisi pencapaian tetapi juga mampu membuat segmen Low MPV menjadi sangat besar.

Seiring dengan respon positif yang masyarakat berikan kepada Avanza, Toyota terus melakukan peningkatan pada performa, kenyamanan, fitur safety dan tampilan Avanza untuk mengikuti dinamika perubahan ekspektasi dan kebutuhan, hingga terlahirlah generasi ke-2 Avanza pada tahun 2011 dan Grand New Avanza-Veloz pada tahun 2015.

Tak berhenti di situ, Toyota kembali melakukan peningkatan yang signifikan pada Avanza-Veloz di awal 2019 ini. Tampilan New Avanza menjadi lebih modern dan tampilan New Veloz menjadi lebih stylish.

Toyota juga meningkatkan level kenyamanan pada New Avanza dan New Veloz dengan menambahkan peredam suara di beberapa bagian mobil sehingga tingkat kebisingan yang masuk ke dalam kabin mobil dapat berkurang secara signifikan.

Oia, Toyota Avanza juga tidak hanya dijual di Indonesia lho, tetapi juga di ekspor ke beberapa negara di kawasan Asean, Asia, Timur Tengah hingga Amerika Selatan. (Her)

Begini Mudahnya Mengurus Perpanjangan dan Kehilangan di Layanan SIM Keliling

0

Bingung dalam urusan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM)? Atau Anda kesulitan mengurus SIM yang hilang? Sekarang mungkin sudah tidak perlu lagi. Dengan hadirnya layanan mobil SIM keliling semua urusan tersebut bisa dilakukan.

“Layanan SIM keliling menerima urusan perpanjangan dan kehilangan, yang penting semua persyaratan yang diminta lengkap, hari itu juga bisa kelar,” terang Ipda Devi Sumardiono, Satpas Polres Metro Bekasi kepada OLX di Lapangan Chandra Bhaga Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/12/2019).

Lebih jauh Ipda Devi menyebutkan untuk mengurus SIM yang hilang, langkah paling pertama yang harus dilakukan adalah mendatangi kantor Polisi untuk membuat surat keterangan kehilangan. 

Kemudian bisa mencari mobil SIM keliling terdekat dengan membawa lampiran surat kehilangan, fotokopi SIM yang hilang dan fotokopi KTP. 

“Kalau SIM yang lama (hilang) dan tidak punya fotokopi-nya, bisa juga diurus, yang penting tetap harus buat surat kehilangan. Nanti nomor SIM bisa ditarik dari tim entry data berdasarkan Nomor Induk Kependudukan atau NIK,” tutur Ipda Devi.

Proses pengurusan SIM hilang ini tidak memakan waktu lama, kalau semua dokumen yang dibutuhkan lengkap, bisa selesai cepat. Jadi menurutnya, sebagai antisipasi untuk SIM hilang, sebaiknya dibuatkan fotokopi-nya dulu.

Sama halnya dengan mengurus perpanjangan SIM. Menurutnya urusan ini juga sama sederhananya kalau dilakukan di mobil SIM keliling.     

Syaratnya cukup dengan melampirkan fotokopi KTP saja beserta SIM lama. Biayanya juga sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bedanya dengan mengurus SIM yang hilang, proses perpanjangan harus tetap melakukan tes kesehatan berupa tes kesehatan mata dan tensi darah. 

“Kalau pas tensi darah agak kurang normal, kita kasih kesempatan kepada yang bersangkutan untuk beristirahat, baru kita lakukan pengukuran tensi kembali. Tidak perlu pulang atau datang di hari berikutnya. Bisa di hari itu juga. Ini untuk mengantisipasi SIM yang habis masa berlakunya pada keesokan harinya,” jelasnya.

Sementara untuk proses perpanjangan SIM yang masih sebulan lagi habis masa berlakunya juga bisa lewat layanan SIM keliling. 

Pada umumnya, waktu paling cepat untuk mengajukan perpanjangan SIM itu adalah dua minggu sebelum SIM habis masa berlakunya. Paling lambat sehari sebelum habis masa berlakunya. Tapi terkadang ada juga yang butuh melakukan perpanjangan SIM diluar waktu tersebut karena keperluan dinas atau wisata ke luar negeri.

“Untuk hal ini ada dispensasi. Tidak perlu menunggu sampai dua minggu atau sehari sebelum masa berlaku SIM habis. Sebulan sebelumnya, atau dua bulan sebelumnya juga sudah bisa diperpanjang. Cukup melampirkan surat tugas ke luar negeri atau daerah, paspor dan tiket keberangkatan. Jarak pengurusannya bisa kapan saja yang penting bukti atau dokumen yang disebutkan semua lengkap,” tandasnya. 

Satpas SIM Polres Metro Bekasi Melayani 24 Jam

Warga Bekasi saat ini semakin mudah untuk mengurus SIM. Pasalnya selain layanan SIM keliling yang tersedia di beberapa titik strategis, Satpas SIM Polres Metro Bekasi juga melakukan sebuah langkah terobosan dengan membuka layanan 24 jam, tujuh hari dalam seminggu.

Terobosan ini juga sudah mendapat apresiasi dari Museum Rekor Indonesia (MURI) beberapa waktu lalu.

Pelayanan 24 jam tersebut dipusatkan di dua lokasi, Pukul 08.00 – 16.00 WIB pelayanan dibuka di Mal Pelayanan Publik (MPP) di Pasar Proyek Bekasi Junction, Jalan Ir Juanda Bekasi Timur, MPP Atrium Pondok Gede dan MPP Plaza Cibubur.

Kemudian pelayanan dilanjutkan di Mapolres Metro Bekasi Kota Jalan Pramuka, Bekasi Selatan, dimulai pukul 19.00 sampai 07.00 WIB. Sedangkan untuk pembuatan SIM tetap dipusatkan di Mapolres Metro Bekasi Kota, dengan jam pelayanan normal mulai pukul 08.00 sampai pukul 16.00 WIB. 

Jadi buat kalian yang mau melakukan pengurusan perpanjangan atau kehilangan SIM, Satpas SIM Polres Metro Bekasi bisa jadi tempat rujukan terbaik. Jadi tidak ada alasan lagi berkendara tanpa mengantongi SIM sekarang ini. (Z)

Mau Melintas di Tol Layang Jakarta – Cikampek, Wajib Baca Ini!

0

Pemerintah akhirnya memutuskan untuk mulai mengoperasikan Jalan Tol Layang Jakarta Cikampek atau Japek mulai 20 Desember 2019 mendatang. Keputusan ini diambil setelah uji kelayakan di bulan November 2019 lalu. 

Jalan tol layang dengan ketinggian 15 meter di atas tanah ini adalah yang pertama dan terpanjang di Indonesia. Tujuannya untuk mengurangi kemacetan panjang yang berada di sepanjang Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Namun sebelum benar-benar memutuskan untuk naik dan melintas di Jalan Tol Layang Japek, ada banyak hal yang perlu diketahui agar nantinya tidak terjebak hal-hal yang tidak diinginkan.  

  • . Tol Layang Jakarta Cikampek akan dibuka secara resmi pada 20 Desember 2019
  • . Memiliki panjang 38 km, Tol Layang Japek menghubungkan Cikunir – Karawang Timur dan tidak ada gerbang masuk ataupun keluar di tengah jalan
  • . Hanya boleh dilalui kendaraan pribadi (golongan I non bis dan non truck kecil)
  • . Harus tetap waspada dan menjaga kecepatan berkendara sesuai rambu-rambu yang ada
  • . Selama berada di atas tol layang tetap waspada akan terjadinya efek angin samping (side wind)
  • . Kondisi tekanan ban dan mesin harus prima
  • . Pastikan tangki bahan bakar mobil sudah terisi penuh sebelum naik
  • . Bila dirasa perlu, bawa perbekalan secukupnya dan pastikan tidak kebelet BAB/BAK, karena tidak tersedia Rest Area sepanjang Tol Layang Japek
  • . Terus pantau kondisi lalu lintas, bila ada indikasi kemacetan mending gunakan jalur biasa untuk menghindari terjebak di atas
  • . Setelah exit Cikampek ada Rest Area Km 50, Km 52, Km 57, dan Km 62 sebelum mencapai cabang Cipali dan Cipularang
  • . Di exit Tol Layang Km 48 akan ada kemungkinan penumpukan kendaraan, sebaiknya mampir di Rest Area untuk menyegarkan kondisi
  • . Penting untuk menjaga kecepatan di ambang batas maksimal. Saat ini diterapkan batas kecepatan maksimal tidak lebih dari 60 Km/jam. Ingat, Tol Layang Japek sudah berlaku Sistem Tilang Elektronik (e-TLE)
  • Ada 8 putaran (u-turn) yang disiapkan jika terjadi kondisi darurat
  • . Sementara dipersiapkan 4 area emergency parking yang dilengkapi dengan tangga darurat di setiap titiknya
  • . Tangga darurat tersebut berfungsi bila terjadi insiden besar yang menjebak pengguna jalan dan terletak di Km 21, Km 36 dan Km 39

Sambut HARBOLNAS 2019, Huawei Bagi-Bagi Cashback

0

Sudah bosan dengan smartphone lamamu? Mimpi kepingin punya smartphone baru yang canggih dan juga punya teknologi tinggi? Atau mau device terbaru yang bisa menunjang gaya hidup?

Tenang saja, sebentar lagi mau ganti tahun dan ada Hari Belanja Nasional yang jatuh pada 12 Desember 2019, bisa jadi keinginan kalian bakal terwujud.

Pasalnya Huawei CBG Indonesia mempersembahkan berbagai promo menarik untuk serangkaian produk terbarunya yang meluncur di tahun ini. Sebut saja smartphone Mate 30 Pro, Nova 5T, dan P30 Series, hingga produk wearables seperti FreeBuds 3, Watch GT 2, Band 4, dan tablet MediaPad T5.

“Akhir tahun menjadi kesempatan bagi banyak orang untuk memulai sesuatu yang baru di tahun berikutnya, termasuk dengan mengganti atau memperbaharui perangkat yang digunakan,” kata Lo Khing Seng, Deputy Country Director, Huawei CBG Indonesia. 

“Memanfaatkan momentum Hari Belanja Online Nasional, Huawei akan mengadakan berbagai promo yang akan memberikan keuntungan tambahan bagi konsumen yang ingin memiliki beragam produk terbaru Huawei dan bergabung ke ekosistem Huawei yang sudah semakin lengkap ini,” tambahnya.

 Smartphone Huawei memilik berbagai fitur dan teknologi canggih yang dapat menemani konsumen mengisi hari libur dan momen tahun barunya. Seperti Huawei P30 Series untuk penggemar fotografi mobile, nova 5T untuk yang mementingkan desain dan gaya hidup, dan Mate 30 Pro yang merupakan smartphone dengan performa dan fitur videografi terbaik.

Di Harbolnas tahun ini, setiap pembelian Huawei Mate 30 Pro, akan mendapatkan hadiah langsung senilai Rp 1,7 juta, berupa 27W wireless case, protect case, dan Huawei FreeLace. Sedangkan untuk pembelian HUAWEI nova 5T, konsumen akan mendapatkan cashback mulai Rp 200,000 dan hadiah langsung 10000mAh supercharge powerbank serta GamePad. 

Konsumen yang berminat untuk memiliki HUAWEI P30 Series, konsumen berkesempatan untuk mendapatkan cashback mulai dari Rp 500,000 untuk P30 Pro serta hadiah langsung wireless charger 15W, atau cashback mulai dari Rp 300,000 dan 6700mAh power bank untuk pembelian P30 Lite.

Sementara bagi konsumen yang ingin menjajal kecanggihan FreeBuds 3, tersedia keuntungan cashback Rp 200,000 dan case pelindung. Untuk produk Watch GT 2, tersedia cashback mulai dari Rp 250,000 untuk model 46mm dan mulai dari Rp 150,000 untuk model 42mm. 

Selama flash sale, konsumen bahkan bisa mendapatkan cashback Rp 300,000 untuk model 42mm. Sedangkan untuk produk Band4, Huawei akan memberikan cashback Rp 160,000 saat periode flash sale. Untuk konsumen yang mengincar perangkat tablet, Huawei menyediakan promo dengan cashback Rp 200,000 dan hadiah langsung berupa flip cover.

“Dengan tersedianya berbagai produk terbaru Huawei, kami harap ini dapat memberikan kesempatan yang lebih mudah bagi pasar Indonesia untuk mengakses produk kami dan menjadi konsumen setia Huawei,” pungkas Khing Seng. (Z)

Berfungsi Sebagai Genset, Mitsubishi Outlander PHEV Jadi Mobil Tanggap Bencana PMI

0

Palang Merah Indonesia atau PMI merupakan sebuah organisasi perhimpunan nasional di Indonesia yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. PMI hadir dengan tujuh prinsip dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah yaitu kemanusiaan, kesamaan, kesukarelaan, kemandirian, kesatuan, kenetralan, dan kesemestaan. 

Mitsubishi Indonesia melihat organisasi ini sangat bermanfaat bagi orang banyak. Dan sebagai kelanjutan dari START Now Project di Indonesia, Mitsubishi meminjamkan model kendaraan listrik terbarunya, Outlander PHEV untuk mendukung kegiatan kepalangmerahan.

Mobil Mitsubishi Outlander PHEV ini nantinya akan digunakan sebagai kendaraan operasional pendukung di daerah bencana. Unit tersebut juga menjadi salah satu kendaraan tanggap darurat PMI.

Penandatanganan nota kesepakatan antara PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) dengan PMI dilakukan oleh Naoya Nakamura selaku Presiden Direktur PT MMKSI dan Ginandjar Kartasasmita selaku Pelaksana harian (Plh) Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), disaksikan langsung Jusuf Kalla, Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI).

Ginandjar Kartasasmita – Pelaksana Harian (Plh) Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Naoya Nakamura – President Director PT MMKSI (Sumber: MMKSI)

“PMI berterimakasih atas bantuan kendaraan listrik dari PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI). Kendaraan listrik ini tentunya akan menambah kekuatan armada PMI yang diturunkan di lapangan pada saat tanggap darurat dan akan membantu kerja kemanusiaan PMI di lapangan, terutama saat terjadi padam lampu yang sering terjadi saat bencana,” jelas Ginandjar Kartasasmita, Pelaksana Harian (Plh.) Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Rabu (11/12/2019) di Kantor Pusat PMI, Jl. Gatot Subroto, Jakarta. 

Mitsubishi Outlander PHEV memang pas digunakan sebagai mobil operasional tanggap bencana dengan berbagai kelebihan yang dimilikinya. Sebagai mobil listrik yang mengintegrasikan stabilitas dan durabilitas dari SUV, mobil berpenggerak 4WD ini tangguh dalam menjangkau medan ekstrim sekaligus bisa menjadi genset untuk menyalurkan listrik hingga 1.5 KW, sangat membantu aktivitas di area bencana yang minim akan pasokan listrik.

“Dengan berbagai fitur dan teknologi canggih yang disematkan pada Outlander PHEV dapat menunjang kegiatan PMI khususnya yang berkaitan dengan aktivitas mitigasi bencana. Mitsubishi Outlander PHEV ini menjadi kendaraan tanggap darurat bencana pertama yang menggunakan tenaga listrik sebagai penggeraknya. Hal ini menjadi langkah besar kami dalam membangun sinergi positif dengan PMI dan berkontribusi lebih bagi Indonesia khususnya di bidang kemanusiaan,” pungkas Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT MMKSI.

Keandalan Outlander PHEV sudah teruji sebelumnya dalam mendukung kegiatan PMI di area bencana, tepatnya di area terdampak Sumur – Banten. Dalam pengujian tersebut, model ini mampu melewati berbagai medan ekstrim dan mampu memberikan supply listrik untuk posko darurat PMI dan juga untuk kegiatan di salah satu pusat pemberdayaan masyarakat. 

Outlander PHEV hadir dalam tiga mode berkendara, EV Drive Mode, Series Hybrid Mode dan Parallel Hybrid Mode. Dalam uji tabrak yang digelar ASEAN NCAP, model ini meraih skor lima Bintang sekaligus menjadi produk PHEV pertama yang diuji dan mendapatkan hasil yang sangat baik. 

Dengan hadirnya kolaborasi ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih untuk kegiatan kemanusiaan yang dilakukan oleh PMI, tak terkecuali untuk edukasi kebencanaan, air bersih, donor darah, dan kegiatan lainnya.(Z)