Selasa, Maret 24, 2026
Beranda blog Halaman 1563

Duet Aaliyah – Reza Artamevia Hangatkan Gelaran Jakarta Fashion Week 2020

0

Apa jadinya kalau seorang penyanyi baru yang lagi naik daun di industri musik harus sepanggung dengan seorang yang dicap sebagai Diva di Indonesia, yang justru adalah ibu kandungnya sendiri.

Pasti bakalan heboh karena masing-masing bakalan bawa penggemarnya sendiri-sendiri.

Itulah yang bakal OLXer saksikan kalau hari ini, Selasa, 22 Oktober 2019 menyempatkan diri hadir di ajang peragaan busana Jakarta Fashion Week  yang berlangsung di Fashion Tent, Senayan City, Jakarta pukul 20.30 – 21.30 WIB.

Disana kalian bakal melihat Aaliyah Massaid dan Reza Artamevia tampil bersama di Pesona Sisterhood Runway, fashion show persembahan dari dua desainer ternama, Oscar Lawalata dan Sejauh Mata Memandang. 

“Seneng banget akhirnya bisa satu panggung sama ibu lagi selain di konser ibu. Ini bakalan jadi pengalaman yang nggak bisa dilupain sih. Semoga kedepannya aku bisa jadi penyanyi kayak ibu yang lagunya banyak disukai orang dan juga bisa memberikan karya-karya terbaik aku kedepannya,” ucap Aaliyah Massaid dalam sebuah keterangan tertulis, Selasa (22/10/2019).

Ini adalah kali kedua Aaliyah dan Reza Artamevia tampil dalam satu panggung, setelah konser Reza Artamevia bertajuk A Musical of Journey yang sukses digelar pada bulan Maret 2019 lalu. 

Kali ini Aaliyah didapuk menggunakan busana yang dikreasikan Sejauh Mata Memandang, sedangkan Reza Artamevia menggunakan busana persembahan Oscar Lawalata. 

Keduanya juga bakal menghibur pengunjung Jakarta Fashion Week dengan single “Ulangi” dari Aaliyah, dilanjut dengan single “Berharap Tak Berpisah” yang akan dibawakan duet bersama sang bunda. 

“Selalu membanggakan menjadi bagian dari gelaran paling ditunggu di Indonesia, terlebih di tahun kedua ini kami berkolaborasi untuk program yang sangat exciting seperti suguhan performance salah satu diva musik Indonesia, Reza Artamevia dan Aaliyah, serta kehadiran rekan-rekan down syndrome dari Seribu Paras yang akan menyampaikan pesan equality di salah satu program Jakarta Fashion Week,” tutup Edo Oktorano, Corporate Communications Director Gushcloud Indonesia yang menjadi partner kolaborasi Jakarta Fashion Week.  

Jakarta Fashion Week (JFW) 2020 akan digelar selama 7 hari mulai 22 hingga 28 Oktober 2019 di Senayan City, Jakarta. 

Kali ini akan ada 268 label dan desainer yang berpartisipasi. Pengunjung akan dimanjakan dengan 2.800 koleksi yang akan ditampilkan dalam 72 peragaan busana yang melibatkan perancang seperti Toton, Peggy Hartanto, BYO, Major Minor, Sean Sheila, Reves Studio, Danjyo Hiyoji, Rani Hatta, PVRA, dan masih banyak lagi. (Z)

Kota Medan Jadi Penutup Rangkaian GIIAS 2019 The Series

0

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau GAIKINDO kembali menggelar pameran otomotif di Kota Medan. 

“Tren pertumbuhan industri otomotif Indonesia menunjukkan pergerakan positif, yang sebelumnya terfokus saat ini sudah mulai merata ke daerah. Kehadiran GIIAS 2019 di kota Medan menjadi langkah tepat untuk terus memaksimalkan potensi yang di miliki Medan,” ungkap Kukuh Kumara, Sekertaris Umum GAIKINDO lewat keterangan resmi GAIKINDO hari ini, Selasa (22/10/2019).

Dari data yang disampaikan GAIKINDO, Sumatera Utara saat ini berada di posisi tujuh dalam pencapaian pertumbuhan penjualan domestik Indonesia periode 2012-2018.

Beberapa merek kendaraan juga dipastikan hadir meramaikan pameran. Diantaranya DFSK, Honda, Lexus, Mitsubishi Motors, Renault, Toyota, Wuling, dan VW, dan merek sepeda motor, yakni AHM (Honda). 

Dengan luas pameran mencapai lebih dari 4.000 m², GIIAS Medan 2019 juga menghadirkan berbagai program yang seru, bermanfaat dan, bahkan, menguntungkan. 

Seperti program annual test drive, community gathering, dan auto contest. 

“GIIAS Medan 2019 akan disertai berbagai promo dan penawaran menarik, yang kami harapkan bukan hanya menjadi sebuah nilai hiburan namun juga memberikan wawasan dan akhirnya bahkan dapat membuka peluang baru bagi para pengunjung,” tambah Sri Vista Limbong, Project Director Seven Event selaku organizer GIIAS 2019 The Series.

Kukuh berharap dengan kehadiran pameran GIIAS Medan 2019, bisa memberikan semangat positif bagi para pelaku industri otomotif di Sumatera Utara.

GIIAS Medan 2019 menjadi seri penutup dari rangkaian GIIAS 2019 The Series yang sebelumnya telah berlangsung di Surabaya, Jakarta, dan Makassar. (Z)

Mobil Konsep Mitsubishi Ini Bikin Gemas

0

Mitsubishi memang gak pernah mau kalah dengan merek mobil lainnya dalam urusan teknologi. Terbukti dalam gelaran Tokyo Motor Show 2019 yang dibuka hari ini, Rabu, 23 Oktober 2019, Mitsubishi tampil all-out dengan dua model konsep terbarunya, MI-Tech Concept dan K-Wagon Super Height.

Dua mobil konsep Mitsubishi ini berdesain imut, lucu dan pastinya canggih. Menarik semua mata pengunjung pameran yang berlangsung di Tokyo Big Sight, Jepang.

Tapi yang paling menggemaskan adalah MI-Tech Concept, sebuah SUV electrified yang bentuknya boleh dibilang rada-rada nyeleneh tapi bikin semua mata seakan gak mau lepas darinya.

Penasaran bagaimana tampilan mobil konsep terbaru Mitsubishi ini kan? Yuk, kita lihat lebih jauh bagaimana detailnya.

Small plug-in hybrid electric SUV

Mitsubishi lagi-lagi mengedepankan model SUV sebagai andalannya untuk pasar global. Gak perlu diceritakan lagi bagaimana model Pajero Sport menjadi mobil SUV paling digemari dunia, termasuk di Indonesia.

Nah, kali ini Mitsubishi Motors Corporation (MMC) menghadirkan small plug-in hybrid electric SUV yang fun to drive dan menciptakan rasa percaya diri tinggi saat melaju di jenis medan manapun.

“Kami berdedikasi untuk teknologi elektrifikasi, khususnya plug-in hybrids (PHEVs). Kami akan memperluas jajaran kendaraan listrik kami dengan memberikan lebih banyak variasi dan memanfaatkan beragam teknologi elektrifikasi dalam aliansi untuk menjadikan MMC pemimpin dalam kategori PHEV di masa mendatang,” ujar Takao Kato, Chief Executive Officer MMC saat mempresentasekan MI-Tech Concept di TMS 2019.

Mobil konsep ini mewujudkan komitmen brand MMC “Drive Your Ambition” dalam satu paket small electrified SUV yang ringan, kompak, drivetrain PHEV baru, penggerak motor listrik 4WD, canggih serta memiliki teknologi keselamatan preventif.

Mengusung konsep “Stimulated the driver's adventure”, MI-Tech Concept dirancang sebagai kendaraan yang mewujudkan inti dari Mitsubishi-ness.

Secara progresif hal ini ditunjukkan melalui warna body blue light serta warna tembaga pada sisi grille, pelek dan interiornya.

Pada bagian ujung mukanya mengadopsi konsep desain Dynamic Shield. Sementara di bawah bumper disematkan plat aluminium sebagai pelindung body. 

Nampak dari sisi samping, ada overfender yang sangat tinggi dengan ban diameter besar sebagai gambaran karakter mobil SUV yang punya mobilitas tinggi serta stabilitas dalam mencengkeram aspal ataupun tanah. 

Dari belakang, tail light berbentuk T dibuat hampir menyerupai pola desain di bagian depan. 

Masuk ke bagian dalamnya juga gak kalah futuristik nih OLXer. Kalian bisa melihat pola panel instrumen horizontal dengan desain fungsional yang  memudahkan saat dikendarai. 

Tema horisontal ini ditekankan oleh garis-garis tembaga yang ditambahkan pada panel instrumen dan roda kemudi. 

Saklar berbentuk keyboard diposisikan di atas konsol tengah dengan tema horizontal, dan arm rest depan berfungsi sebagai bantalan tangan dalam mengoperasikan setiap tombol yang ada di konsol tengah. 

Drivetrain PHEV yang ringkas dan kompak

SUV konsep ini menyematkan drivetrain PHEV terbaru sebagai salah satu sumber tenaganya. Generator mesin turbin gas yang ringan ini menjadi pengganti mesin konvensional. Output tenaga yang dihasilkan sangat kuat untuk mengimbangi ukuran dan berat kendaraan.

Mobil ini juga bisa memanfaatkan berbagai jenis bahan bakar, mulai dari diesel, minyak tanah dan alkohol, tergantung daerahnya. 

Sistem Penggerak 4WD

MI-Tech Concept menerapkan S-AWC Integrated Vehicle Dynamics Control System ke Quad Motor 4WD System dengan Dual-Motor Active Yaw Control (AYC) di depan dan belakang. 

Sistem ini membuat kaliper rem elektrik bekerja dengan respon yang tinggi. Kontrol akurasi yang tinggi dari penggerak dan gaya pengereman dari keempat roda sekaligus menghasilkan peningkatan kinerja drastis saat belok dan traksi. 

Teknologi keselamatan preventif

Lebih jauh, SUV dari Mitsubishi ini juga dibekali dengan advanced driver assist serta teknologi keselamatan preventif

Human Machine Interface (HMI) akan menampilkan berbagai informasi potensi kecelakaan yang terdeteksi melalui teknologi penginderaan termasuk sensor optik canggih pada kaca augmented reality (AR) yang akan membantu pengemudi menghindari kecelakaan. 

Menginformasikan kondisi di sekitar kendaraan lewat layar kaca depan, pengemudi bisa membuat keputusan yang akurat meski dalam kondisi visibilitas yang buruk.

Rencananya MMC akan menggunakan salah satu teknologi elektrifikasi untuk SUV menengah dan kompak baru pada 2022. Artinya mobil konsep ini masih menunggu waktu untuk diproduksi dan dipasarkan. 

Hmmm, jangan lama-lama dong, feeling sih kalau masuk Indonesia bakalan laku banget seperti Xpander, kalian setuju gak? (Z)

 

Alasan Kaki Kiri Tak Boleh Sering Nempel Pedal Kopling di Mobil Manual

0

Kopling atau clutch, jadi salah satu perangkat penting pada sebuah kendaraan. Sebab, komponen ini bisa memberikan rasa nyaman karena mengurangi hentakan atau guncangan pada saat melakukan perpindahan transmisi.

Dengan keberadaan kopling, hal tersebut mampu menghubungkan ataupun memutuskan putaran mesin yang menuju ke sistem transmisi. Kopling juga disebut dapat memindahkan tenaga mesin ke transmisi  atau memutuskan hubungan daya mesin yang dioperasikan.

Bicara soal kopling, kali ini kita akan sedikit mengulas soal kopling manual, di mana banyak pengemudi yang kebiasaan menempel kaki kirinya pada pedal kopling.

Nah, ternyata kebiasaan kaki kiri menempel pada kopling manual tidak diperkenankan. Hal tersebut juga dibenarkan Product Planning PT Astra Daihatsu Motor Ryan Ferdiean Tirto. Kata dia, sebenarnya pedal kopling memiliki sifat sensitif.

“Sebenernya pedal kopling itu  cukup sensitif, dimana kopling sendiri fungsinya untuk “mengeloskan” putaran mesin ke roda penggerak , yang pertama secara teknikal kalau kita injek dikit itu maka akan terjadi gesekan dengan kampas koplingnya. tetapi kalau hal itu terjadi terus menerus maka kampas kopling akan kemakan dan cepat aus ,” ucap Ryan saat ditemui di sela New Sigra Media Test Drive di Bandung, Jawa Barat, Beberapa waktu lalu.

Artinya, walau hanya sekadar menyentuh, dipastikan sistem kerja pedal kopling ikut beroperasi, termasuk terjadi gesekan kampas kopling.

“Kalau sudah begitu pasti umur kampas kopling juga cepat habis,” tuturnya.

Sementara itu Ryan juga menyatakan, bahwa sebaiknya kita menginjak pedal kopling disaat-saat yang dibutuhkan. Karena pada saat pengereman, sebelum putaran mesin turun sebaiknya kita tidak menekan pedal kopling terlebih dahulu supaya dan membantu proses engine brake.

“Nah kalau misalnya kita injek kopling (saat engine break), malah semakin meluncur, karena engine break nggak jalan. Jadi lebih baik kalau sudah jalan jangan nempel, kalau nempel jadi ke gesek terus mengurangi umur kampas kopling,” terang Ryan.

Ryan mengingatkan, agar tidak mengurangi masa waktu pemakaian kopling, ada baiknya merubah kebiasan-kebiasaan buruk, seperti memperbaiki gaya mengemudi dengan tidak sering mengganti-ganti gigi tidak pada waktunya.

“Atau tidak membawa barang berat juga pengaruh, termasuk mobil-mobil komersial itu efeknya kampas kopling,” ungkapnya.

Sebaliknya jika kopling aus, biasanya akan mengeluarkan bau, kemudian tarikan terasa berat, kemudian mobil jadi tidak bisa bergerak. (Her)

6 Alasan Kenapa Harus Membeli Rumah

0

Tak sekadar investasi, rumah tapak masih jadi impian orang di Indonesia dibandingkan apartemen. Walau bangunan kecil, namun memiliki rumah tetap dianggap lebih menguntungkan.

Nah, jika OLXer sedang mencari rumah, mungkin artikel kali ini bisa jadi masukan atau referensi, karena kita akan membahas kenapa membeli rumah lebih menguntungkan.

Pertama, luas lahan yang dimiliki rumah bisa dimanfaatkan sebagai spot-spot baru seperti membuat pekarangan atau taman serta tempat bermain anak.

Kedua, investasi rumah jauh lebih menguntungkan dibandingkan apartemen karena OLXer dapat dengan mudah menjualnya kapan saja. 

Sertifikat kepemilikan rumah pun dapat digadaikan jika terdapat kebutuhan yang mendesak.

Ketiga, legalitas sebuah rumah lebih terjamin dengan adanya sertifikat yang legal. Surat-surat kepemilikan ini dapat diwariskan secara turun temurun.

Keempat, memiliki rumah tapak berarti bisa mengubah bentuk sesuai keinginan. Lain halnya dengan apartemen yang biasanya tidak boleh melakukan renovasi.

Kelima, harga hunian rumah tapak juga dianggap lebih murah dibandingkan apartemen, apalagi jika dilihat dari ukurannya.  

Keenam, kediaman di rumah tapak memungkinkan para penghuninya bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.

Kendati demikian, memiliki rumah tapak juga masih ada yang harus diperhatikan dibandingkan apartemen.

Biasanya, rumah tapak jaraknya masih jauh dari lokasi-lokasi strategis, seperti kantor atau pusat perbelanjaan. Selain itu pemilik rumah biasanya  harus mengeluarkan biaya lebih terkait perawatan bangunan, biaya kebersihan, pajak tanah serta pajak bangunannya.(Her)

Indonesia Diecast Expo 2019, Surganya Pecinta Diecast di Tanah Air

0

OLXer yang suka diecast mungkin kudu dan harus datang di gelaran Indonesia Diecast Expo (IDE) 2019 yang dihelat di ICE, BSD City, Tangerang Selatan, 26-27 Oktober 2019 mendatang. Pasalnya gelaran tahunan yang sudah berlangsung selama enam tahun ini jadi pameran diecast terbesar dan terlengkap di Tanah Air.

“Tahun ini kita buat diecast expo lebih luas dan menyasar kepada kaum wanita. Jadi sebabnya, tahun ini temanya serba pink karena pameran sebelumnya banyak pengunjung dari wanita dan anak-anak,” ungkap Vero Sahetapy CEO Indonesia Diecast Expo di kawasan Thamrin, Jakarta, Selasa (16/10/2019).

Vero juga menyatakan, di lahan seluas 5.000 meter persegi, tahun ini, IDE 2019 tak sekadar menampilkan koleksi diecast, tetapi juga memperlihatkan mobil-mobil skala 1:1, lomba balap diecast, lomba custom diecast, hingga menghadirkan para diecaster terkemuka internasional diantaranya Brendon Vetuskey, Christian Coujin, dan Jun Imai.

“Bahkan kegiatan makan malam eksklusif kemungkinan bisa menjadi langkah awal untuk menghadirkan ajang bergengsi tingkat dunia yaitu Hot Wheels Collector Convention di Indonesia,” sambung Public Relations IDE 2019 Feldani Effendy di tempat yang sama.

Bahkan IDE 2019 juga akan jadi surga bagi para pecinta diecast. Hal ini karena ajang tersebut menjadi tempat yang tepat untuk berburu diecast langka.

“Harganya sangat beragam mulai dari Rp 30 ribu sampai Rp 30 juta,” ungkap Vero.

Konsumen yang juga membeli berbagai diecast atau mainan selam IDE 2019 bisa mendapatkan promo menarik yang diberikan sponsor seperti PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui platform digital Sakuku.

Adapun untuk tahun ini, IDE 2019 akan menghadirkan event car berupa customized Hot Wheels 1990 Honda Civic EF, Volkswagen Drag Bus, Nissan Skyline 2000 GT-R, dan Morris Mini, yang pada beberapa nomor khusus memiliki detail custom special buatan tangan (handmade).

 “Hal ini jelas memberikan nilai investasi istimewa bagi mereka yang beruntung dapat memilikinya,” ujar Feldani.

Melalui gelaran IDE 2019, tentunya akan sangat berkesan karena pecinta diecast Indonesia yang ingin menambah berbagai koleksi miniatur menarik tanpa harus jauh-jauh ke luar negeri. (Her)

 

Tantangan Mobil yang Dibuat di Indonesia Jika Ingin Diekspor ke Jepang

0

Masih banyak OLXer yang tak percaya produk otomotif seperti mobil dan sepeda motor yang dipasarkan di Indonesia, ternyata tidak hanya sekadar dirakit secara lokal, tetapi memang sudah diproduksi di Tanah Air dengan kandungan komponen di atas 50 persen.

Sebaliknya, beberapa brand otomotif yang memiliki pabrik produksi di Indonesia menjualnya ke luar negeri atau ekspor, baik dalam bentuk Completely Knock Down (CKD) atau dijual dalam bentuk terurai dan Completely Build Up (CBU ) atau dijual utuh.

Nah, salah satu brand otomotif yang sudah lama mengekspor produknya dalam bentuk CKD atau CBU yaitu Daihatsu. Bahkan, Daihatsu Indonesia melalui PT Astra Daihatsu Motor (ADM) selaku agen pemegang merek memiliki Research and Development (R&D) sendiri dan semuanya dilakukan di pabriknya yang terletak di Karawang, Jawa Barat. Selain itu, beberapa mobil Daihatsu kandungan komponen lokalnya hampir 100 persen.

Menurut Direktur Marketing PT ADM Amelia Tjandra, tantangan yang paling sulit jika mengekspor mobil ke luar negeri, bukan hanya soal safety seperti unsur keamanan dan keselamatan, tetapi juga taste atau selera.

“Pertama kali full model change Espass ke Gran Max. Itukan pas kita mau ekspor kita cek juga pasar Jepang. Karena pasar Jepang suka yang pesek,” kata Amel saat ditemui di sela acara New Sigra Media Test Drive di Bandung, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Daihatsu Gran Max

Amel tak menampik, kehadiran Gran Max pertama kali di Indonesia pada 2007 mendapatkan kritikan termasuk hinaan. Bahkan ada yang menyebut mobil tersebut mirip ikan lohan.

“Mau nggak mau, karena ini memenuhi semua (pasar ekspor) akhirnya keluar Gran Max begitu (hidung pesek). Itu tantangan terbesar, karena bagaimana menyatukan desain yang berbeda-beda disetiap negara. Tapi setelah satu tahun Gran Max diluncurkan, dilihat-lihat semakin banyak di jalan. Manis-manis jambu, makin dilihat makin manis,” jelas Amel.

Sementara itu, lanjut Amel, produk Gran Max yang diekspor ke Jepang sudah mendapatkan beragam tambahan untuk memenuhi requirement (persyaratan).

“Standar Jepang lebih tinggi,” ucapnya.

Amel bercerita, ketika pertama kali mobil yang diekspor Daihatsu mendarat di pelabuhan Jepang, mobil langsung dicek ulang sampai sudut-sudut tidak terjangkau. Bahkan pengecekan mobil Daihatsu berdekatan dengan deretan mobil Lexus.

Salah satu pengecekan yang wajib dilakukan termasuk kondisi pengecatan pada bagian kolong mobil. Jika tidak rapi, mobil akan ditolak dan dikembalikan ke negara asal.

“Lalu (Daihatsu) kirim orang dan ternyata banyak banget untuk menyamakan persepsi kualitas orang Jepang seperti apa. Kita harus belajar banyak untuk ekspor dari Jepang. Tapi tetap Challenge nya di taste, kalau spek lain bisa diubah,” terangnya.

Menurut Amel, saat ini Daihatsu Indonesia sudah mencatat apa saja requirement dan homologasi untuk negara tujuan ekspor. Sedangkan untuk urusan safety, Amel mengaku Daihatsu Indonesia mampu memenuhinya.

“Ini kebanggan bukan buat Daihatsu, tapi juga buat Indonesia,” tutupnya. (Her)

 

Cara Menguras dan Membersihkan Tangki BBM yang Tepat

0

OLX sudah tau kan kalau tangki bahan bakar minyak (BBM) pada mobil atau sepeda motor harus dikuras dalam beberapa waktu. Hal ini dikarenakan di dalam tangki yang sudah lama, biasanya  terdapat unsur sedimen atau endapan kotoran.

Jika tidak tau alasan kenapa harus dikuras lihat artikel dengan judul ‘Alasan Kenapa Tangki Bahan Bakar Perlu Dikuras’ di News OLX.

Tapi perlu dicatat juga OLXer, menguras tangki bisa saja dibutuhkan karena kesalahan ketika mengisi bahan bakar. Meski OLXer menganggap tak masuk akal, namun hal tersebut mungkin saja terjadi.

Nah, jika sudah mengetahui alasannya, berikut ini kita akan membahas bagaimana cara menguras tangki BBM yang tepat

Pertama, habiskan BBM dalam tangki. Jika cuma beda kadar oktan memang tak masalah, mobil cukup jalan-jalan sampai berkurang. Tapi, jika mobil bensin dipakai solar, nah ini yang menjadi masalah. Harus cepat-cepat dikuras. 

Adapun cara untuk menguras BBM bisa menyedotnya menggunakan selang. Perlu dicatat, untuk mobil keluaran terbaru saat ini memiliki logam berbentuk bola yang diketahui fungsinya dapat mencegah bensin keluar dari tangki jika terjadi kecelakaan. Oleh karena itu lakukan dengan tepat ya.

Untuk menguras BBM juga bisa digunakan alat penyedot bahan bakar. Hal ini juga mempermudah saat mengeluarkan BBM dari tangki. Bahkan alat yang digunakan dapat dibeli di toko otomotif atau suku cadang.

Bisa juga menggunakan alat penyedot cairan, yang dioperasikan secara manual. Oia, mengeluarkan bensin juga memakan waktu cukup lama lho.

Perlu dicatat, ketika mengeluarkan BBM, ada baiknya mempersiapkan wadah atau jerigen kosong di bawah penyumbat tangki untuk menampung BBM agar tidak tercecer ke lantai. Jika itu terjadi hal ini berisiko memicu hal yang tidak diinginkan.

Kedua, jika sudah memastikan tangki BBM habis, OLXer bisa melepas tangki dengan terlebih dahulu melepas beberapa mur dan baut sebagai pengikat.

Ketiga, lepaskan pompa, pelampung bahan bakar, serta kabel dan selang bensin secara hati-hati agar tidak mengalami kerusakan.

Keempat, jika tangki sudah kosong OLXer bisa sedikit mengisi BBM lalu menggoyang-goyangkannya. Kemudian keluarkan BBM dari tangki yang sudah tercampur kotoran. Lakukan hal tersebut beberapa kali.

Perlu dicatat, ketika menggoyang-goyangkan tangki tak sedikit orang memasukan logam seperti mur atau baut, dengan harapan mampu membuat kotoran yang menempel jadi rontok.

Jika cara membersihkan tangki selesai, OLXer bisa memasangkan kembali. pastikan semua dipasang dengan benar dan jangan sampai ada yang terlepas atau bocor. (Her)

PLN Gandeng 20 Perusahaan Untuk Percepat Kendaraan Listrik Berbasis Baterai

0

Terkait Peraturan Presiden Nomor 55 tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle), Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akhirnya menggandeng 20 perusahaan strategis dalam kerjasama percepatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk membuat transportasi jalan dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Hal in ditandai PLN dan BPPT melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama ke 20 perusahaan yang disaksikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, dam Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nuh, Rabu (16/10/2019).

Menurut Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten, kolaborasi dan dukungan banyak pihak diharapkan bisa mempercepat realisasi pemanfaatan kendaraan listrik di segala lini.

“Seperti yang kita ketahui bahwa PLN mendapatkan penugasan dari pemerintah dalam rangka penyediaan infrastruktur pengisian listrik untuk KBL berbasis baterai. Hal ini juga menjadi bukti komitmen dan kontribusi bersama terhadap program Pemerintah demi terwujudnya kehidupan masyarakat Indonesia yang lebih baik,” ungkap Inten.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan perkembangan teknologi yang sangat cepat harus diikuti langkah yang cepat, tepat dan strategis.

“Dunia ini cepat mengembangkan teknologi. Saya harap, kalau bersinergi seperti ini, pasti bisa. Saya senang PLN mampu memobilisasi begini. Kita tidak boleh berhenti di MOU saja, segala macam aturan kita ikuti,” jelas Luhut.

Adapun PLN dan BPPT menggandeng penyiapan ekosistem SPKLU dengan perusahaan penyedia transportasi umum seperti Grab, Gojek, Blue Bird, Transjakarta, Mobil Anak Bangsa dan BYD

Selain itu, PLN juga menggandeng Badan Usaha Milik Negara dalam hal penyedian SPKLU antara lain PT Pos,  Jasa Marga, Pertamina, dan Angkasa Pura.

Untuk kerjasama PLN dengan Badan Usaha atau Private Sector dalam hal penyedian SPKLU, antara lain PT Jaya Ancol, BCA dan  Lippo Mall.

Sedangkan MoU atau kerjasama Bundling produsen mobil listrik yaitu  Nissan, BMW, DFSK, Mitsubishi, Prestige Image Motorcars, dan juga Gesits. (Her)

Beli Mobil Listrik Sekarang Bisa Dapat Banyak Kemudahan

0

Untuk mempercepat program kendaraan listrik di Tanah Air, Perusahaan Listrik Negara (PLN) sudah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan 20 perusahaan yang ada di Indonesia.

Tentu saja ini akan menjadi angin segar, karena isi dari nota kesepahaman tersebut termasuk melakukan penyediaan fasilitas pengisian daya mobil listrik. Hal ini tentunya akan memberikan kemudahan bagi pelanggan.

Bahkan agen pemegang merek Mitsubishi di Indonesia melalui PT Mitsubishi Motors Krama Sales Indonesia (MMKSI) yang ikut dalam kerja dengan PT PLN memberikan kemudahan bagi pengguna mobil listrik Mitsubishi Motors di Indonesia. 

Ya, Mitsubishi sudah meluncurkan kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), berupa Mitsubishi Outlander PHEV untuk pasar otomotif Tanah Air. Nah, untuk setiap konsumen membeli mobil Outalnder PHEV, secara otomatis alias gratis akan mendapatkan home charging berupa fasilitas pengisian daya Type 1 (AC) yang akan dipasangkan di rumah. 

Untuk menunjang fasilitas pengisian daya di rumah konsumen, maka adanya kerjasama dengan PLN, konsumen disediakan paket layanan untuk kecukupan daya sambungan listrik pelanggan dan fasilitas power connecting port (AC).

“Untuk mewujudkan mobilitas yang lebih maju dan ramah lingkungan, kami terus berupaya mendukung pengembangan mobil listrik dan infrastrukturnya di Indonesia. Sejalan dengan langkah pemerintah Indonesia dalam percepatan program mobil listrik berbasis baterai, kali ini kami bekerjasama dengan pemerintah melalui PT PLN dalam penyediaan fasilitas pengisian daya mobil listrik di rumah konsumen. Kerjasama ini, akan memberikan kemudahan kepada konsumen Outlander PHEV kami dalam pemasangan fasilitas home charging,” jelas President Director of PT MMKSI Naoya Nakamura, dalam keterangan tertulis, Kamis (17/10/2019)

Kerjasama PT MMKSI dengan pemerintah Indonesia dalam penyediaan infrastruktur pengisian daya mobil listrik dianggap sejalan dengan komitmen Mitsubishi akan keberlangsungan lingkungan hidup di Indonesia yaitu melalui START NOW Project yang menjadi landasan dalam memberikan kontribusi untuk lingkungan yang lebih baik. 

Dengan hadirnya project ini, MMKSI ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan. (Her)