Senin, Maret 23, 2026
Beranda blog Halaman 1567

Hallo Wuling……. SUV Cina Ini Langsung Raih Predikat Mobil Terbaik Wartawan Otomotif

0

Karena punya fitur voice command berbahasa Indonesia pertama, dengan tampilan desain SUV mewah, Wuling Almaz didapuk sebagai Car of The Year atau mobil terbaik versi Forum Wartawan Otomotif Indonesia (FORWOT).

Sapaan “Hallo Wuling” yang langsung disambut suara lembut wanita “Hallooo…” ternyata cukup membekas di ingatan para juri FORWOT Car of The Year (FCY) tahun ini. 

Wuling Almaz mengungguli empat model nominasi lainnya seperti DFSK Glory 560, All New Honda Brio, All New Mazda 3, dan Suzuki Jimny generasi keempat yang sebelumnya banyak orang memprediksi menjadi mobil terbaik tahun ini. 

Acara penganugerahan FORWOT Car of the Year (FCY) 2019 berlangsung di Jakarta Selatan, Selasa, 15 Oktober 2019.

Bahkan sebelumnya mobil dengan fitur voice command bernama WIND ini masuk lima besar dari 36 model baru yang di pilih oleh puluhan jurnalis media online, harian, majalah dan tabloid yang menulis soal otomotif.

Ke-36 model mobil baru tersebut adalah yang diluncurkan selama periode Agustus 2018 sampai Juli 2019.

“Jumlah tersebut (36 model mobil baru) lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun lalu (2018) yang hanya terdiri dari 23 model. Tentu ini bisa menjadi indikasi bahwa Indonesia masih menjadi pasar potensial kendaraan roda-empat,” ujar Ketua Umum FORWOT, Indra Prabowo, (15/10/2019).

Indra Prabowo selaku Ketua Umum Forum Wartawan Otomotif Indonesia secara langsung menyerahkan thropy kepada pemenang FORWOT Car of The Year 2019, yakni Wuling Almaz dan diterima oleh  Brian Gomgom selaku Media Relation Wuling Motors (PT SGMW Motor Indonesia) (Sumber: FORWOT)

Tahun ini, FORWOT meloloskan dua mobil non Jepang masuk dalam lima nominasi mobil terbaik, dimana kedua merek tersebut berasal dari Cina, yakni Wuling Motors dengan Almaz serta DFSK dengan Glory 560. Menariknya, dari kelima model nominasi tersebut tidak ada satu pun mewakili segmen MPV sebagai model dengan pangsa pasar terbesar di Indonesia.

Meski baru bermain di pasar domestik, kedua merek ini punya komitmen yang kuat dan sukses menebar pesona dengan menghadirkan produk-produk yang sesuai dengan selera pasar Indonesia.

Almaz menjadi contoh paling nyata. Meski merupakan produk SUV pertama Wuling Motors yang dijual di Indonesia, Wuling sanggup mencuri perhatian masyarakat dengan bentuk ciamik serta fitur layaknya mobil di level high SUV. Mulai dari mesin turbo, voice command berbahasa Indonesia, sunroof hingga kapasitas penumpang yang dibuat menjadi 7-seater.

Apalagi dengan paket mewah dan canggih seperti itu, Wuling Motors hanya membanderolnya dengan harga Rp 318 juta saja, wow….

Jadi tidaklah mengherankan ketika 21 juri yang diberikan tugas untuk memberikan penilaian kepada 5 nominasi mobil terbaik tersebut, rata-rata mengganjar Wuling Almaz dengan nilai tertinggi.

Saat pengumuman, Wuling Almaz meraih poin penilaian tertinggi dengan (159 poin), Suzuki Jimny (140 poin), DFSK Glory 560 (92 poin), Honda Brio (89 poin) dan Mazda 3 (80 poin).

Ketua Juri Forwot Car of The Year 2019 Jeffry Yanto Sudibyo, menjelaskan Wuling Almaz menjadi mobil asal Cina pertama yang menjadi pemenang di FORWOT Car of The Year. Selain itu Wuling menjadi brand kedua non-Jepang yang menggondol gelar Mobil Terbaik versi FORWOT.

“Sebelumnya mobil asal Korea Selatan, Kia Carens menyandang Car of the Year di 2013. Soal Almaz bisa terpilih jadi FCY 2019 karena menurut penilaian para juri sudah memenuhi kebutuhan konsumen dengan fitur terlengkap di kelasnya, namun dengan harga jual yang terjangkau. WIND menjadi salah satu sorotan para juri,” kata Jeffry.

Suksesnya pelaksanaan FORWOT Car of The Year 2019 juga tidak lepas dari peran brand pendukung industri otomotif seperti GT Radial, IRC Tire, Federal Lubricants, Asuransi Astra dan Astra Otoparts.

Hallo Wuling…… Selamat ya untuk prestasi Almaz yang berhasil menjadi mobil terbaik. Semoga semakin diterima oleh konsumen di Indonesia. (Z)

 

Bridgestone EMSA, Ban Andalan Mobil Komersial

0

PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) meluncurkan ban Bridgestone EMSA Premium, inovasi terbaru dari ban bias Bridgestone untuk penggunaan di mobil-mobil komersial.

“Bridgestone berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam teknologi, dan menawarkan produk-produk inovatif yang memungkinkan mobilitas yang lebih aman, lebih nyaman, dan lebih halus. Kami sangat senang memperkenalkan ban EMSA Premium terbaru ke Indonesia dan percaya bahwa ban ini akan dapat menjawab harapan para pemilik kendaraan niaga yang menginginkan ban yang lebih efisien dengan daya tahan tinggi untuk mendukung operasi mereka di Indonesia,” kata Yuichi Asaoka, Direktur Pemasaran PT Bridgestone Tire Indonesia dalam siaran pers, Selasa (15/10/2019).

Ada peningkatan konstruksi ban serta fokus pada breaker, lapisan penting ditambahkan untuk meningkatkan ketahanan tapak ban terhadap tusukan tajam sekitar 30 persen.

Angka tersebut berdasarkan hasil uji lapangan pada 16 armada pelanggan di empat area. Dimana model kendaraan komersial yang diuji coba meliputi Dump Truck, Cargo Truck and Tanker. Hasil aktual dari pengujian ini bisa bervariasi, bergantung gaya berkendara, kondisi jalan, muatan dan perawatan ban yang tepat.

Keunggulan ini memungkinkan ban lebih tahan lama untuk kendaraan niaga dalam kondisi jalan yang kurang baik.

Berdasarkan data dari pengujian lapangan yang dilakukan dalam kondisi jalan yang buruk, EMSA Premium memiliki usia ban maksimum yaitu sekitar 14 persen lebih lama dibandingkan dengan ban merek lainnya. 

Dengan keunggulan teknologi dan inovasi dari Bridgestone, EMSA menjadi partner tepat bagi kendaraan-kendaraan berat.

 Spesifikasi Ban

Ukuran Ban

LI/SS

Jenis PR

OD (mm)

OW (mm)

OTD (mm)

Ukuran Velg

10.00-20

16-T/T

1065

287

16.0

7.50×20

Hingga saat ini, Bridgestone telah dipercaya oleh produsen kendaraan niaga di Indonesia seperti Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, dan UD Trucks sebagai ban OEM (Original Equipment Manufacturer). (Z)

Mitsubishi Xpander Kini Jadi Bahan Kelinci Percobaan Siswa SMK

0

Siapa yang tak kenal Mitsubishi Xpander? Sejak hadir 2017, mobil dengan kapasitas tujuh orang penumpang ini namanya terus melejit di pasar otomotif nasional termasuk mampu membayangi penjualan Toyota Avanza dalam satu tahun terakhir.

Tentu saja, ketenaran Mitsubishi Xpander ini menumbuhkan rasa penasaran bagi mereka yang belum memilikinya seberapa hebat mobil tersebut.

Bicara soal Xpander, ternyata Mitsubishi Indonesia melalui PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) rela dijadikan kelinci percobaan atau alat praktik bagi mereka yang mengambil bidang otomotif.

Setidaknya, hal ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) yang disebut MMKI Development Program dan diberikan tiga unit Xpander kepada tiga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di kawasan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mulai dari SMKN 1 Cikarang Selatan, SMK Bina Prestasi di Tambun dan SMK Binamitra di Cikarang Timur

Tentunya para siswa yang mengoprek jeroan Xpander tidak hanya mendapatkan pengetahuan semata. Sebab, mereka berkesempatan menyalurkan ilmu soal otomotif di dunia kerja nanti.

“MMKI Development Program akan terus dilakukan secara berkesinambungan agar memberikan hasil yang signifikan bagi perkembangan pendidikan terutama pada bidang yang berkaitan dengan otomotif,” ujar Presiden Direktur MMKI Shinji Matsumura dalam pesan tertulis.

Kebagian juga dirasakan, Kepala Sekolah SMKN 1 Cikarang Selatan,  Hoyadi. Kata dia, sekolah menyambut baik keterlibatan perusahaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Sinergi antara dunia pendidikan dan industri penting untuk terus dilakukan agar pendidikan dapat mengikuti perkembangan yang terjadi pada industri,” ungkap

MMKI Development Program sendiri pada dasarnya sudah dimulai pada 2017 melalui kegiatan 1-Day Seminar yang diikuti oleh 550 pelajar SMK dan 12-Days Training dengan peserta sejumlah 55 orang dari SMK di Wilayah Kabupaten Bekasi.

Setahun kemudian atau 2018, jumlah peserta meningkat menjadi 1.025 peserta untuk 1-Day Seminar dan 110 pelajar untuk 12-Days Training untuk Wilayah Jawa Barat. Dalam tahun 2019, dua kegiatan ini akan merambah wilayah baru di Jawa Tengah. (Her)

4 Hal Penyebab Munculnya Jamur Pada Kaca Mobil

0

Pemilik mobil pasti pernah mengalami kaca mobil terdapat jamur. Tentu saja, hal ini selain menjadi tak sedap dipandang, kaca mobil berjamur juga dapat mengurangi visibilitas lantaran tak lagi jernih.

Usut punya usut, munculnya kaca mobil berjamur ternyata ada beberapa faktornya yang ternyata disadari atau tidak. Nah berikut ini beberapa hal yang membuat jamur muncul di kaca mobil, yaitu:

1. Mencuci di Tempat Panas

Air mengering biasanya terjadi usai mencuci mobil. Namun sayang pada bagian kaca mobil tidak dilap terlebih dahulu, sehingga air kering dengan sendirinya.

2. Salah Menggunakan Air 

Ketika mencuci mobil, ada baiknya tidak menggunakan air sembarangan. Biasanya,  air tanah yang mengandung unsur besi, garam dan kapur dengan jumlah banyak dapat menyebabkan munculnya jamur. 

3. Perubahan Cuaca 

Munculnya bercak jamur, bisa juga dikarenakan ketika cuaca panas, namun secara tiba-tiba hujan turun. Setelah hujan mengguyur mobil, seketika itu pula panas kembali menyengat. Nah, jika hal ini terus menerus bukan tak mungkin jamur bermunculan. 

4. Parkir Lama di Tempat Lembab

Jangan parkir dengan waktu lama di tempat lembab bisa menjadi penyebab muncul jamur. Hal ini karena di tempat lembab, debu dan kotoran lebih mudah menempel pada kaca mobil. 

Jika dibiarkan semakin lama tanpa dibersihkan, maka bukan tak mungkin jamur muncul pada kaca mobil. (Her)

WakuWaku, Mobil Masa Depan Daihatsu Penantang Suzuki Jimny

0

Gelaran Tokyo Motor Show ke-46 menjadi ajang ditunggu-tunggu bagi para pabrikan otomotif dari negeri Sakura, Jepang. Bagaimana tidak, di hajatan otomotif dua tahunan tersebut beragam mobil masa depan atau konsep dipastikan muncul dengan desain unik dan tetap dibenamkan teknologi canggih.

Hal ini juga akan dilakukan pabrikan mobil berbasis di Osaka, Jepang, Daihatsu. Rencananya Daihatsu akan menghadirkan empat mobil konsep berupa WakuWaku, Ico Ico, Tsumu Tsumu, dan Wai Wai.

Nah, untuk kali ini kita akan sedikit membahas soal WakuWaku. Mobil yang satu ini bakal dipamerkan di TMS ke-46 yang berlangsung mulai 24 Oktober – 4 November mendatang.

Daihatsu WakuWaku
Daihatsu WakuWaku. (Carscoops)

Seperti dilansir Carscoops, WakuWaku adalah nama sebuah mobil konsep yang hadir untuk kategori mobil tergolong kecil dan bisa juga jadi mobil Kei Car. Namun begitu, Waku Waku juga digadang-gadang sebagai sosok Sport Utility Vehicle (SUV) yang memiliki gaya off road.

Tidak hanya itu, jika melihat bentuknya mobil ini terlihat boxy, sehingga terlihat kokoh. Hal ini pula membuat WakuWaku disebut-sebut sebagai pesaing Suzuki Jimny.

WakuWaku juga memiliki ukuran sama seperti Suzuki Jimny dengan Japanese Domestic Market (JDM) yang panjangnya mencapai 3.395 milimeter.

Daihatsu WakuWaku. (Carscoops)

Namun demikian, WakuWaku dianggap jauh lebih praktis berkat desain belakang mobil memiliki pintu samping serta pintu belakang yang mampu terbuka dengan lebar. Bahkan bagian panel atap juga bisa ikut dibuka, sehingga dapat digunakan sebagai ruang penyimpanan tambahan.

Tak sampai disitu, bemper belakang mobil juga dapat dibuka sehingga dapat dimanfaatkan untuk pijakan atau juga tempat duduk ketika istirahat.

Interior mobil ini juga tak kalah menarik mulai dari tampilan pada dashboard yang dilengkapi head unit layar sentuh memanjang.

Daihatsu WakuWaku
Daihatsu WakuWaku. (Carsoops)

Odometer dengan tampilan digital juga penuh dengan informasi. Nah, lingkar kemudi juga telah dilengkapi tombol yang dapat mengatur fitur-fitur pada mobil ran.

Kabin belakang WakuWaku juga tak kalah menarik, lantaran kursi belakang dapat dilipat hingga rata sehingga bisa memuat lebih banyak barang berukuran besar.

Untuk lebih lengkapnya, mending kita tunggu saja di TMS ke-46  ya OLXer. (Her)

Ini Alasan Assist Grip Bagian Pengemudi Harus Dihilangkan

0

OLXer sadar atau tidak nih kalau mobil-mobil jaman now tak ada lagi assist grip, khususnya pada baris pertama dekat pengemudi yang posisinya di samping kanan atas kepala si sopir.

Yang nggak tau assist grip itu apa! Biasanya bagian ini kerap dikenal hanya dengan sebutan pegangan tangan. Assist grip ini letaknya persis ada di plafon tepat di atas setiap pintu. Kecuali pintu belakang.

Nah, hilangnya assist grip untuk pengemudi ikut ditanggapi Product Planning PT Astra Daihatsu Motor Ryan Ferdiean Tirto. Kata Ryan, hilangnya assist grip bukan tanpa alasan.

“Memang secara regulasi sih sebenarnya tidak ada (keberadaan assist grip), tapi ini (assist grip) tidak dipasang karena untuk safety,” ujar Ryan saat berbincang dengan News OLX di acara New Sigra Media Test Drive di Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/10/2019).

Ryan menyatakan, unsur safety yang dimaksud yaitu agar pengemudi tidak membiasakan diri ketika mengemudi mobil tetapi tangan kanan berpegangan pada assist grip.

“Karena yang benar itu kedua tangan pengemudi berada di lingkar kemudi, untuk menjaga konsentrasi dan memudahkan pada saat bermanuver,” ucapnya.

Artinya, setiap pengemudi wajib konsentrasi. Sebab ketika di jalan raya segala kemungkinan bisa terjadi, termasuk melakukan manuver dimana kedua tangan harus siaga dan cepat mengendalikan lingkar kemudi ke arah kanan atau kiri.

Jikapun masih ada mobil yang memasang assist grip pada bagian  pengemudi, kata Ryan, biasanya mobil tersebut diproduksi untuk negara tujuan dengan posisi mengemudi di sebelah kiri. (Her)

BMW Luncurkan Seri 7 Terbaru dan Termewah Buatan Sunter, Apa Hebatnya?

0

BMW Indonesia kembali melakukan rombakan pada sedan premium termahalnya di Tanah Air. Ya, sedan tersebut adalah BMW Seri 7 Long Wheelbase dengan menawarkan dua varian yaitu BMW 740Li Opulence dan BMW 730Li M Sport.

Meski dicap jenama Jerman, nyatanya BMW Indonesia tidak menjualnya secara utuh dari negara asalnya, melainkan dirakit di BMW Production Network 2 yang berlokasi di Sunter, Jakarta Utara.

Kendati dirakit secara lokal, namun BMW mengklaim, New BMW Seri 7 yang dibuat tetap mempertahankan sebuah sedan premium terbaik dengan tampilan desain elegan serta teknologi inovatif.

Menurut President Director BMW Group Indonesia Ramesh Divyanathan, BMW Seri 7 mewakili inti brand BMW dan kendaraan yang melambangkan kepemimpinan, inovasi, kemewahan, dan teknologi canggih.

“BMW Seri 7 juga telah membangun kisah sukses sejak awal diluncurkan. BMW pun yakin bahwa generasi terbaru ini akan menjadi BMW Seri 7 paling sukses yang pernah ada,” ujar Divyanathan saat peluncurannya di Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Lantas apa hebatnya BMW Seri 7 terbaru dan termewah buatan Sunter tersebut, berikut ulasannya:

Eksterior

BMW Seri 7 Terbaru
BMW Seri 7

Perubahan yang paling terlihat pada bagian depan, di mana lebih tinggi 50 mm pada titik tengahnya. Selain itu, kap mesin juga memiliki garis kontur tajam dan logo BMW jadi lebih besar.

Tentunya hal ini juga terlihat pada kidney grille BMW dengan single-piece surround – menyatu, yang luas permukaannya membengkak sekitar 40 persen. Kidney grille baru juga diperkuat dengan lampu depan ramping, kemudian ada juga BMW Laserlight dengan jangkauan sinar hingga 560 m menjadi standar untuk semua varian.

Singkat cerita, desain eksterior baru meliputi apron depan dan kap mesin, kidney gril BMW yang dibingkai oleh surround one-piece, lampu depan, panel sisi depan serta bumper belakang, dan lampu belakang. Sedangkan Air intake di bagian bawah apron depan kini dilapisi dengan air deflectors besar.

Secara keseluruhan tampilan samping, apalagi pada New BMW 740Li Opulence.mobil ini dilengkapi lingkar roda yang menggunakan finishing high-gloss velg alloy berukuran 20-inci W-spoke style 646.

Interior

BMW Seri 7 Terbaru
BMW Seri 7 Terbaru

Kesan mewah tak perlu diragukan lagi pada BMW Seri 7, sebab mobil ini diklaim telah menggunakan bahan material premium untuk menciptakan suasana mewah dan nyaman pada setiap aspek.

Nah, kesan mewah ini juga terasa lantaran menggunakan sentuhan eksklusif dalam Desain Pure Excellence, seperti headliner Alcantara, door sill Fine Brushed Aluminium, jahitan dekoratif yang presisi di bagian bawah panel instrument berbahan Nappa leather, dan desain kontemporer Fine-wood trim Poplar Grain Grey untuk penutup outlet sabuk pengaman, armrest dan handle di bagian belakang.

Selain itu, untuk varian BMW 740Li Opulence juga hadir dengan jok baru 'Nappa' leather yang dijahit dengan kelir warna Cognac atau Mocha yang dipadukan dengan sentuhan warna Hitam.

Sementara pada varian BMW 730Li M Sport mengusung BMW Individual headliner dalam Anthracite, BMW M leather steering wheel, door sill plates BMW M yang menyala dan strip trim interior Fineline Black fine wood dengan efek high-gloss metal.

Mobil ini juga memiliki pengaturan modifikasi dari tombol multifungsi serta BMW M Sport steering wheel baru. Tray pengisian nirkabel untuk ponsel kini berada tepat di depan cup holders di semua varian, untuk memudahkan pengemudi. Tampilan kaca berkelas dan efek smoked-glass, Ambient highlight di pilar-B menyatu dengan lebih harmonis.

Varian BMW 740Li Opulence juga sudah dilengkapi kursi belakang Executive Lounge yang dirancang untuk memaksimalkan faktor keamanan dan kenyamanan penumpang. Di samping four-zone automatic climate control, bangku dapat disetel secara elektrik, dan fungsi pijat di bagian belakang, paket interior ini juga mencakup ventilasi aktif untuk semua bangku, dan Rear-seat entertainment Experience termasuk BMW Touch Command.

Sistem Rear-seat entertainment terdiri dari dua layar sentuh full-HD 10 inci lengkap dengan drive Blu-ray. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk mengakses fungsi hiburan dan navigasi dari bangku belakang. Menariknya sistem ini memiliki fungsi layar sentuh yang dapat disesuaikan dengan posisi bangku penumpang.

Teknologi yang lebih canggih adalah dengan hadirnya BMW Touch Command terbaru. Tablet yang dapat dilepas ini miliki layar diagonal 7-inci dan dapat digunakan dari kursi manapun dan bahkan dari luar kendaraan.

Fitur ini tidak hanya untuk mengoperasikan audio dan video, tetapi juga memungkinkan pemilik mengoperasikan fungsi kenyamanan seperti penyesuaian bangku, pencahayaan interior dan pengaturan AC, serta sistem hiburan, navigasi, dan komunikasi. Sistem grafis dan menu dari tablet BMW Touch Command dan tampilan Rear-seat entertainment Experience kini diselaraskan dengan antar muka dan fungsionalitas

BMW Operating System 7.0, yang juga digunakan untuk tampilan all-digital dari Live Cockpit dan Control Display di THE NEW 7. Untuk BMW 740Li Opulence juga hadir dengan Bowers & Wilkins Diamond surround sound system dengan 10-channel amplifier 1400 W dan 16 speaker termasuk diamond tweeter dengan teknologi spiral Nautilus™, teknologi Kevlar® dan teknologi Rohacell®.

Spesifikasi Mesin dan Harga

BMW Seri 7 terbaru. (BMW)

Untuk jantung pacu, varian BMW 740Li Opulence dan BMW 730Li M Sport berbeda satu sama lain. BMW 740Li Opulence dibenamkan mesin bensin TwinPower Turbo 6-inline, berkubikasi 3.000cc yang mampu menyemburkan daya 340 Tenaga kuda pada 5.500-6.500 rpm dan torsi maksimum 450 Nm pada 1.500rpm.

Di atas kertas, BMW 740Li Opulence diklaim dapat berakselerasi dari 0-100 km / jam dalam waktu 5,6 detik dan kecepatan maksimum 250 km/jam.

Sedangkan New BMW 730Li M Sport sendiri dipasangkan mesin bensin TwinPower Turbo with Turbocharging dengan power 265 Tk pada 5.500-6.500rpm serta torsi maksimum 400 Nm pada 1.500rpm.

Dengan mesin tersebut, mobil ini dapat berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 6,3 detik dengan kecepatan maksimum 250 km/jam.

Keduanya disalurkan melalui transmisi yang sama yaitu Steptronic Sport 8-percepatan dengan gearshift paddles.

Berbicara harga, BMW 740Li Opulence dibanderol mulai dari Rp 2,29 miliar dan BMW 730Li M Sport ditawarkan mulai dari Rp 1,829 miliar. Kedua harga tersebut dijual off the road. (End/Her)

Sigra Jadi Armada Taksi, Apa Kata Daihatsu

0

Nama Daihatsu Sigra dan Toyota Calya kembali menjadi perbincangan hangat. Hal ini terkait mobil yang masuk segmen mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) tersebut digunakan sebagai armada taksi.

Diketahui, si kembar yang dijadikan taksi ini milik PT Express Transindo Utama yang dipesan langsung sebanyak 1.000 unit dan dioperasikan di wilayah Jabodetabek.

Lantas bagaimana tanggapan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) selaku perusahaan yang juga memproduksi Sigra dan Calya?

Menurut Direktur Marketing PT ADM Amelia Tjandra, pada dasarnya Daihatsu tidak menerima order khusus kendaraannya untuk transportasi umum terlebih taksi.

“Tapi kalau yang bersangkutan membeli retail, terus terus dijadikan taksi, kami nggak bisa monitor. Nah kalau order khusus perusahaan taksi nggak ada jualan untuk perusahaan taksi,” ungkap Amel saat ditemui di sela New Sigra Media Test Drive di Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/10/2019).

Amel pribadi juga mengaku, bahwa dirinya hingga saat ini tidak menerima laporan soal perusahaan taksi membeli dengan jumlah banyak.

Amel tak menampik, jika Daihatsu Sigra memang menjadi tulang punggung untuk pasar domestik. Saking banyak pemesanan, kata dia, PT ADM tidak memberikan jatah khusus untuk setiap dealer.

“Berapa juga yang diminta, dikasih. Karena Sigra dibuat di Karawang enggak ada masalah kapasitas. Yang ada masalah kapasitas itu di Sunter,” jelas Amel.

Sementara itu Marketing & CR Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso mengakui, jika Daihatsu Sigra kini banyak digunakan untuk taksi online.

“Tetapi sewaktu beli, pembelian pribadi. Saya tidak tahu akan jadi taksi atau tidak,” ucapnya.

Hendrayadi menuturkan, apabila Daihatsu Sigra dibeli secara pribadi namun digunakan untuk armada taksi, tentunya tak ada benefit khusus yang didapat.

Sebaliknya, jika dalam satu tahun pembeliannya banyak seperti fleet, maka benefit yang didapat cukup melimpah, mulai dari mendapat pelatihan mekanik khusus, diskon sparepart dan servis, maupun layanan lainnya.

Seperti diketahui, Daihatsu Sigra yang diluncurkan 16 September 2019 lalu sudah mengalami ubahan dan kenaikan antara Rp 1,5 juta – Rp 2 juta.

Adapun harga Daihatsu Sigra dengan status on the road Jakarta yaitu:

New Sigra 1.0 D MT Rp 114 juta

New Sigra 1.0 M MT Rp 124,4 juta

New Sigra 1.2 X MT Rp 133,75 juta

New Sigra 1.2 X AT Rp 146,55 juta

New Sigra 1.2 X MT DLX Rp 139,25 juta

New Sigra 1.2 X AT DLX Rp 152,05 juta

New Sigra 1.2 R MT Rp 140,15 juta

New Sigra 1.2 R AT Rp 152,95 juta

New Sigra 1.2 R MT Rp 143,95 juta

New Sigra 1.2 R AT DLX Rp 156,75 juta. (Her)

Alasan Kenapa Tangki Bahan Bakar Perlu Dikuras

0

OLXer harus tau kalau istilah menguras tidak hanya dipakai ketika membersihkan bak mandi atau kolam ikan. Sebab, dalam dunia otomotif juga ada, yaitu menguras tangki bahan bakar minyak (BBM).

Ya, menguras tangki BBM nyatanya memang perlu dilakukan pemilik kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil. Lantas mengapa kudu dikuras, berikut penjelasannya:

Tangki BBM harus dikuras dengan tujuan untuk menghilangkan sedimen atau endapan kotoran atau bisa juga partikel-partikel kecil yang masuk di dalam tangki.

Jika tangki BBM banyak endapan kotoran, bukan tak mungkin akan terjadi penyumbatan pada saluran aliran BBM atau pompa bahan bakar (fuel pump).

Apabila pompa bahan bakar tersumbat, hal yang akan terjadi selanjutnya yaitu, tak ada minyak atau BBM yang masuk ke ruang pembakaran sehingga tidak terjadi proses pembakaran sempurna yang bisa membuat mesin kendaraan hidup atau menyala.

Tak hanya itu, jika masih ada cairan bahan bakar yang lolos ke ruang pembakaran, maka yang ada adalah terjadi pembakaran tidak sempurna. Alhasil, tarikan mobil seakan tersendat atau loyo.

Adapun jika endapan muncul dalam waktu lama, bukan tak mungkin tangki bahan bakar bisa bocor. Jika diperbaiki atau diganti, tentu harganya akan lebih mahal

Perlu diketahui, tidak semua tangki bahan bakar bisa dikuras secara langsung. Pasalnya, setiap brand atau model mobil memiliki cara berbeda untuk menguras tangki BBM mobil.

Jika OLXer bisa menemukan tangki ketika berada di bawah mobil dan dapat melepas sambungan atau sumbat penguras kecil secara langsung, menguras tangki BBM mobil bisa dilakukan dengan mudah. Menguras tangki BBM mobil juga bisa dilakukan dengan menyedot bensin menggunakan alat penyedot bahan bakar, selang, atau pompa.

Cara menguras tangki BBM mobil menggunakan alat penyedot bahan bakar merupakan cara manual, di mana saat melakukannya, OLXer harus menyiapkan sebuah wadah untuk menampung bensin. 

Sementara bila menggunakan selang memang cenderung agak sulit, karena mobil yang lebih baru pada umumnya memiliki bola pelindung logam atau layar yang mencegah bensin keluar dari tangki bila sewaktu-waktu terjadi kecelakaan.

Tapi, OLXer tetap bisa menguras tangki BBM mobil dengan mengarahkan selang tersebut pada lubang tangki bahan bakar tersebut.

Bila dengan menggunakan alat penyedot bahan bakar pompa untuk menguras tangki BBM mobil sebenarnya lebih dimudahkan. (Her)

Menguak Rahasia Rumitnya Pembuatan Daihatsu Sigra, Mobil Rancangan Anak Indonesia

0

Daihatsu Sigra kini jadi salah satu andalan PT Astra Daihatsu Motor untuk pasar otomotif nasional. Nah, sejak pertama meluncur 2016, pada pertengahan September 2019 mobil yang masuk segmen Low Cost Green Car tersebut mengalami ubahan ringan atau facelift. 

Meski sekadar ubahan ringan, ternyata proses pengembangannya tak bisa dianggap enteng. Pasalnya, ada sejumlah orang yang berdarah-darah untuk membuatnya. Setidaknya hal tersebut dirasakan R&D Design Engineering Executive Coordinator PT ADM, Soni Satriya. 

Kata Soni, proses pengembangan New Astra Daihatsu Sigra, merupakan keberhasilan pertama anak bangsa dalam melakukan semua proses pengembangan minor change ini di garap R&D ADM Indonesia yang dilakukan di pabrik PT ADM di Karawang, Jawa Barat.

Kata Soni, untuk membuat Sigra seperti saat ini, setidaknya ada tiga tahapan utama proses produksi, yaitu dimulai dari styling process, engineering process, dan test & validation process.

“Masing-masing punya stage untuk menyempurnakan prosesnya dan dari styling process ke engineering process itu mengalami iterasi atau perbaikan terus menerus. Styling dan Engineering ini akan selalu tektok dan dalam prosesnya ada iterasi,” ucap Soni saat ditemui di sela acara New Sigra Media Test Drive di Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/10/2019) malam.

Adapun tahapan Styling Proces sendiri, ternyata ada lima tahapan yang harus dilalui mulai dari survey pasar, pencarian konsep, sketsa gambar, clay modeling, dan perwujudan Data 3 Dimensi. 

Survey yang dilakukan juga tak mudah, karena tim R&D akan melakukan survei langsung kepada masyarakat, mobil seperti apa yang diinginkan, termasuk keberadaan fitur-fitur yang dibenamkan. 

Setelah survei akan dibuat gambar hingga clay model mulai dari 1:5 sampai 1:2. Setelah itu, maka gambar clay model dibuat dalam data tiga dimensi yang nantinya akan diserahkan ke Engineering Process. 

Setelah masuk tahap kedua yaitu Engineering Process, maka gambar dari tim desain akan sebuah bentuk mobil tadi diubah menjadi gambar teknis untuk menerapkan desain konstruksi terbaik pada setiap bagian dan diwujudkan dengan proses pembuatan prototype yang siap untuk diproduksi. 

Namun perlu OLXer tau, kalau tahap Engineering ini tak semudah yang dibayangkan.Sebaliknya, para engineering kerap kali dibuat harus memutar otak, karena mereka yang menentukan bahan material apa yang digunakan, termasuk hitung-hitungan berapa banyak mur atau baut yang harus diterapkan pada sebuah titik pada mobil. 

Engineering process juga termasuk melakukan tahapan press atau stamping, body welding (pengelasan), painting (pengecatan), assembling (perakitan), dan inspection (pemeriksaan). Engineering Process juga melibatkan supplier lokal dalam pembuatan beberapa komponen. 

Tahapan ketiga atau terakhir yaitu proses test & validation, produk prototype tadi diuji performa, kekuatan, keamanan, dan ketahanannya untuk memastikan mobil yang diproduksi Daihatsu sesuai dengan kondisi Indonesia dan berkualitas global.

“Mobil yang dibuat juga dilakukan di Test Course lengkap yang memiliki 24 macam kondisi jalan yang mewakili medan jalanan di Indonesia, serta 4 tipe tanjakan, test banjir dan lumpur,” terangnya. 

Nah, OLXer jadi tau kan sebenarnya cukup rumit untuk membuat sebuah mobil. Sedangkan untuk menghina tanpa tau prosesnya memang sangat mudah diutarakan. (Her)