Pemilihan calon mobil dinas kepresidenan telah usai. Mobil Mercedes-Benz S600 Guard terbaru siap menemani Joko Widodo selama menjabat sebagai Presiden RI periode 2019-2024.
Namun usut punya usut, sebelum Mercedes-Benz S600 Guard terpilih, nyatanya ada beberapa mobil mewah lainnya yang disodorkan para pabrikan otomotif untuk dijadikan kendaraan dinas orang nomor satu di Indonesia, salah satunya BMW yang menawarkan BMW Seri 7 sebagai senjata andalan.
Bahkan Kamis (10/10/2019) BMW Indonesia juga kembali meluncurkan model terbaru dari BMW Seri 7 yang mereka sebut The New 7. Meski tergolong sangat mewah, BMW Seri 7 nyatanya tak terpilih sebagai mobil presiden. Lantas bagaimana tanggapan hal tersebut?
“Tidak terpilihnya BMW sebagai kendaraan kepemimpinan negara, biarkan hal itu menjadi kenangan yang indah,” kata Vice President of Sales BMW Indonesia Bayu Riyanto saat ditemui di Jakarta.
Kendati demikian, Bayu mengatakan, bahwa BMW Seri 7 menjadi salah satu mobil yang menawarkan mobil dengan tingkat keamanan tinggi atau High Security Guard.
“Mobil ini punya tingkat spesifikasi yang sama dengan Mercy S-Series yang ditawarkan. BMW 7 Series diusulkan kemarin juga digunakan oleh orang yang sangat penting. Salah satunya mobil itu dipakai Perdana Menteri Singapura,” ujar Bayu.
Hal serupa juga diungkapkan Director of Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'Tania. Meski BMW Seri 7 tidak menjadi mobil presiden, namun dirinya tak terlalu ambil pusing. Sebab, BMW masih digunakan untuk pejabat lainnya.
“Ada beberapa kedutaan yang memiliki The New 7, karena memang sudah kita lakukan handover (pengiriman) untuk mereka,” ucap Jodie.
Jodi mengatakan, untuk menjadi mobil kedutaan, BMW Indonesia mengimpornya secara utuh dari Jerman dengan spesifikasi berbeda. Selain itu mobil untuk para duta besar juga memiliki security vehicle berbeda dengan model mobil pada umumnya
Kendati demikian, BMW Indonesia tidak menutup diri jika ada konsumen di luar pemerintahan dan kedutaan yang ingin memiliki mobil dengan keamanan nomor wahid, termasuk korporasi.
“Makanya kita bilang for those to drive the world, maksudnya adalah untuk mereka yang sudah berada di level itu, mereka adalah pemilik bisnis yang ingin memiliki kenyamanan saat menggunakan kendaraan,” jelas Jodie.
Seperti diketahui, mobil BMW Seri 7 yang diusulkan untuk pemerintah merupakan BMW 760Li High Security. Mobil ini diklaim telah dilapisi material baja serta kaca berkekuatan tinggi anti peluru hingga ledakan granat, serta sudah tersertifikasi Bullet Resistant Vehicles.
BMW Seri 7 ini juga disebut-sebut mampu menahan peluru VR7 hingga peluru VR9. Serta dapat juga menahan peluru kaliber 0,44 Magnum, dan serta rentetan senjata dari AK-47.
Kaca jendela mobil ini juga jika pecah, serpihannya tidak langsung menyebar karena dilapisi polikarbonat. Sedangkan tangki mobil didesain kuat dan anti ledakan.
Selain itu, apabila ban terkena masalah, mobil tetap melaju hingga sejauh 50 km dengan kecepatan 80 km/ jam. Hal ini dikarena ban sudah menggunakan teknologi Run Flat Tyre.
Untuk dapur pacu, mobil ini dibenamkan mesin berkonfigurasi V12 yang mampu menghasilkan daya 544 Tenaga kura dan torsi maksimal 750 Nm. Untuk melajukan mobil dari 0-100 km/jam, hanya butuh waktu 6,2 detik.
Sedangkan untuk mobil yang dipasarkan secara umum oleh BMW Indonesia yaitu BMW 740Li Opulence dengan banderol Rp 2,29 miliar dan BMW 730Li Sport Rp 1,829 miliar, keduanya dengan status off the road. (End/Her)
Tidak diragukan lagi, berbagai merek mobil sering kita jumpai lalu lalang di jalanan Indonesia. Namun begitu, hanya hitungan jari merek mobil yang memproduksi atau membuatnya secara lokal.
Ya, salah satunya adalah brand Daihatsu melalui Agen Pemegang Merek PT Astra Daihatsu Motor (ADM). Seperti diketahui, dari line up yang Daihatsu yang dijual di Indonesia, hampir semuanya dibuat secara lokal, bahkan kandungan lokalnya hampir menyentuh 100 persen. Kecuali, Daihatsu Sirion, mobil citycar ini dibuat di negeri Jiran, Malaysia.
Nah, bicara mobil Daihatsu, ternyata tak sedikit orang Indonesia yang kerap kali tak tau bahwa Daihatsu Indonesia membuat mobil secara lokal, termasuk memproduksi beberapa mobil Toyota. Mereka atau netizen juga sering kali dengan lantang ketika melihat desain dan bentuk mobil baru langsung mencibir.
“Padahal bikin mobil minor change saja tidak gampang,” ucap Direktur Marketing PT ADM Amelia Tjandra disela acara New Sigra Media Test Drive di Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/10/2019) malam.
Kata Amel, untuk membuat mobil bahkan hanya sekadar minor change atau ubahan ringan, Daihatsu sendiri sudah melakukan sejumlah tahapan panjang, mulai dari styling process, engineering process dan test & validation process.
Menurut Amel, untuk Daihatsu Indonesia saat ini sudah memiliki tim Research and Development (R&D) sendiri. Tentunya tim R&D diperlukan untuk mengetahui karakter konsumen lokal, sehingga mampu menciptakan mobil yang diharapkan dan sesuai keinginan pasar dalam negeri.
Diketahui, saat ini masih ada sekitar 70 karyawan dari tim R&D Daihatsu Indonesia masih berada di negeri Sakura, Jepang, untuk belajar dan turut serta mengembangkan proyek pembuatan mobil di sana.
“Kita mikir buat mobil gampang, nggak. Ternyata ada bagian-bagiannya. Ada yang khusus belajar sasis sendiri, bagian transmisi sendiri, bodi sendiri. Kita sudah mengirim orang ratusan. Dua tahun minimal mereka kerja sambil mendapatkan ilmunya. Harapan kita nantinya full model change bisa dilakukan tim R&D ADM,” terang Amel.
Amel sendiri mengaku bangga, saat ini anak Indonesia sudah memulai mengembangkan mobil sendiri, walaupun harus berdarah-darah karena banyak cobaan dan kritikan pedas sejak memasuki saat tahapan awal mendevelopment sebuah mobil.
Lamanya Membuat Mobil Walau Hanya Penyegaran Ringan
Rumitnya membuat mobil sampai memakan waktu juga diakui R&D Design Engineering Executive Coordinator PT ADM, Soni Satriya.
Kata Soni, pada dasarnya untuk proses development membuat mobil sampai makan waktu itu tergantung skil engineering dan teknologi. Apalagi, beberapa tahun lalu, teknologi tidak secanggih saat ini yang dapat memudahkan dalam pengembangan di tahap awal.
“Proses development sendiri dimulai dari development proposal. Dan ini dibuat oleh tim di bawah Chip Engineer. Sebelum development proposal, itu ada proses lagi, yaitu proses planning itu ada antara marketing, technical dan juga finance itu semua bersatu untuk menganalisa,” jelas Sony. (Her)
Honda Civic Type R adalah model flagship Honda di Indonesia dengan banderol menyentuh angka Rp1 miliar. Namun baru-baru ini Honda memberikan pengumuman yang cukup mengejutkan di laman situs Civic Type R di Jepang.
Pengumuman itu berupa tulisan kanji kecil yang menyatakan penjualan hatchback kencang itu segera dihentikan. Berikut tampilan situsnya setelah diterjemahkan ke bahasa Inggris.
Honda segera hentikan penjualan Type R. Foto: Situs Honda
Merespon kabar yang dilansir Best Car Web, divisi PR Honda menyatakan bahwa sebenarnya pemberitahuan akan segera dihentikannya penjualan Civic Type R sudah dicantumkan di situs resmi Honda sejak Agustus 2019 lalu.
Type R statusnya dinyatakan diskontinyu dan akan diganti model baru. Namun tidak jelas maksudnya model yang benar-benar baru atau sekadar minor change.
Sementara menurut pihak dealer Honda di Tokyo berbeda. Dealer juga menyatakan sudah diberi info bahwa penjualan Type R akan distop. Namun menurut dealer, status Civic Type R bukan diskontinyu. Dealer justru mengakui Honda akan merilis versi Type R dengan minor change, kemudian penjualannya akan dibuka kembali.
Sebagai pengingat, Honda sempat ketahuan mengetes Civic Type R dengan model yang tampak berbeda pada beberapa bagian dengan yang ada saat ini.
Spyshot facelift Civic Type R? Foto: Motor Authority
Dengan demikian, tanpa ada konfirmasi lebih lanjut dari pihak Honda Jepang, status Civic Type R masih simpang siur. Setidaknya sampai model saat ini penjualannya benar-benar telah distop.
Adapun BestCarWeb juga menyebutkan bahwa sisa model saat ini khususnya warna Championship White, hanya sekitar 200 unit.
Dampak Penutupan Pabrik Honda di Inggris?
Honda telah mengkonfirmasi rencana penutupan pabriknya di Swindon, Inggris pada 2021 mendatang yang ditengarai terkait efisiensi perusahaan. Perusahaan berdalih penutupan satu-satunya pabrik Honda di kawasan Uni Eropa ini karena perubahan di industri, bukan juga dampak dari Brexit, ketika Inggris memisahkan diri dari Uni Eropa.
DI Swindon, Honda memproduksi sekitar 160.000 unit Civic per tahun. Termasuk versi Type R yang dijual di Jepang dan juga yang masuk ke Indonesia. Lalu apakah penutupan pabrik di Inggris ini mempengaruhi keputusan Honda untuk menyetop penjualan Civic Type R di kampung halamannya? Divisi PR Honda di Jepang juga membantah keterkaitan ini.
Sementara pihak dealer Honda di Jepang memberikan keterangan bahwa saat ini Honda hanya memiliki stok Civic Type r sebanyak 200 unit saja dan semuanya berkelir Championship White. Bahkan Civic versi sedan dan hatchback non-Type R juga sudah ludes.
Dealer tersebut juga membocorkan bahwa versi facelift dari Civic Type R akan diluncurkan pada pertengahan 2020 mendatang. Kita tunggu saja ya seperti apa sosoknya nanti, OLXer! (Dhan/Her)
Bulan Oktober diperingati sebagai bulan kepedulian terhadap kanker payudara. Garda Medika sebagai produk asuransi di bidang kesehatan dari Asuransi Astra menyelenggarakan rangkaian kegiatan Garda Medika Octobreast, bekerja sama dengan Yayasan Daya Dara Indonesia atau yang lebih dikenal dengan nama Lovepink.
Beberapa aktivitas yang digelar antara lain seminar di beberapa perusahaan hingga donasi satu unit mobil operasional kepada Lovepink pada saat penyelenggaraan Pink Walk.
Semua rangkaian kegiatan Garda Medika Octobreast ini adalah salah satu komitmen Asuransi Astra melalui Garda Medika untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama kepedulian terhadap bahaya kanker payudara yang menjadi salah satu pembunuh paling mematikan bagi perempuan.
Melalui Garda Medika, Asuransi Astra hadir memberikan layanan asuransi kesehatan dengan jaringan rumah sakit yang tersebar luas baik di dalam maupun di luar negeri.
Seminar kepada ratusan karyawan di beberapa perusahaan bertujuan meningkatkan kesadaran dini, khususnya kepada wanita karir, dengan mengajarkan teknik deteksi dini kanker payudara secara rutin dan mandiri.
Asuransi Astra bersama PT Astra International Tbk dan PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation mendonasikan satu unit mobil operasional Daihatsu Sigra beserta perlindungan asuransi mobil selama 5 tahun kepada Lovepink (Sumber: Asuransi Astra)
Asuransi Astra juga berkolaborasi dengan PT Astra International, Tbk dan PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation dalam mendonasikan satu unit Daihatsu Sigra beserta perlindungan mobil selama lima tahun sebagai mobil operasional Lovepink.
Acara serah terima mobil operasional tersebut berlangsung di Jakarta, 6 Oktober 2019 di acara Pinkwalk.
Head of Corporate Communication PT Astra International Tbk, Boy Kelana Soebroto, SVP Health Business Asuransi Astra, Sri Rochyani Andarwati dan Marketing & CR Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation, Hendrayadi Lastiyoso menyerahkan unit donasi langsung kepada Founder Lovepink, Madelina Muthia dan Ketua Yayasan Daya Dara Indonesia, Samantha Barbara.
“Kami harap dukungan kami terhadap kampanye peduli kanker payudara melalui Lovepink dapat benar-benar berguna bagi masyrakat dan terlebih lagi semoga hal kecil yang kami lakukan ini dapat menginspirasi banyak orang,” papar Sri Rochyani Andarwati usai acara serah terima. (Z)
Bicara mobil hybrid banyak yang mengaitkannya dengan persoalan ramah lingkungan dan juga harga yang over price. Wajar sih kalau mahal… Teknologi paling mutakhir dengan material paling bagus semua jadi paket kesatuan yang bikin siapapun pemiliknya bakal merasa puas.
Tapi balik lagi, yang bisa menikmatinya hanya sebatas kalangan yang berduit saja. Bagaimana dengan mereka yang hanya mampu membeli mobil berbanderol 300 juta ke bawah?
Toyota Indonesia ternyata ikut memikirkan hal ini. Melalui Andri Widiyanto, Deputy Division Head PT Toyota Astra Motor (TAM), Toyota menjelaskan keinginannya untuk memperkenalkan produk ramah lingkungan yang pas untuk masyarakat menengah ke bawah.
“Sebenernya kalau kita bicara soal produk, kita lakukan study sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Andri. “Kalau banyak yang bilang mobil-mobil ramah lingkungan (hybrid) Toyota banderolnya mahal-mahal, ini memang karena kelebihan yang kami hadirkan di line up mobil hybrid yang kami punya,” lanjut Andri.
Namun Andri mengakui saat ini masih mempelajari mobil ramah lingkungan untuk level ke bawahnya.
Sejauh ini Toyota Indonesia sudah memasarkan beberapa model hybrid seperti Corolla Altis Hybrid, Toyota Camry Hybrid, Toyota Alphard Hybrid, dan Toyota C-HR Hybrid dengan rentang harga yang bervariasi mulai dari 530an juta rupiah hingga 1.4 Milyar untuk harga OTR Jakarta. (Z)
Bandung atau yang dikenal dengan nama Kota Parahyangan bakal kembali diserbu ribuan penunggang skutik gambot merek Yamaha dalam acara MAXI Yamaha Day yang berlangsung 12-13 Oktober 2019.
Banyaknya jumlah pengguna motor Yamaha NMax di wilayah Jawa Barat membuat kota Bandung kerap menjadi tempat pelaksanaan event skutik MAXI.
Dan tahun ini MAXI Yamaha Day tahun ketiga kembali menyambangi Bandung dan mengambil lokasi acara di Orchid Forest, Lembang Cikole, Bandung akhir pekan ini 12-13 Oktober 2019.
Berbagai konten acara menarik akan dikemas selama dua hari pelaksanaan MAXI Yamaha Day 2019 yang rencananya akan dihadiri oleh ribuan pemilik motor Yamaha MAXI Series dari berbagai wilayah.
Akan ada fun games dan kompetisi atraktif yang menyatukan kebersamaan dalam suasana santai menikmati akhir pekan yang istimewa ini.
Seperti coaching clinic untuk memperluas wawasan pengetahuan teknis para peserta. Menariknya, fokus coaching clinic kali ini khusus membedah Topik motor Aerox 155 VVA yang memiliki Power Weight Ratio (PWR) yang tertinggi di kelas matik 150 cc & 155 cc.
Peserta juga sekaligus bisa melakukan free check motor di venue acara sekaligus menikmati tampilan keren motor skutik MAXI Yamaha yang sudah dimodifikasi.
Nah, yang paling bikin pecah nanti di MAXI Yamaha Day 2019 adalah kehadiran Ferdinand Sule dalam talkshow “Ngobat” (Ngomongkeun Batur) bareng Budi Dalton.
“Event MAXI Yamaha Day kali ini dalam rangka selebrasi tahun ke-3 MAXI Yamaha Day. Selain itu kami juga melakukan kegiatan “MAXI Clean Action” saat car free day di Dago pada tanggal 6 Oktober 2019 lalu, untuk mewujudkan kepedulian pengguna motor MAXI Yamaha terhadap lingkungan,” pungkas Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Nah, kebayang kan bagaimana serunya nanti acara kumpul-kumpul ribuan orang pengguna motor skutik Yamaha ini? Kami akan menceritakan keseruan MAXI Yamaha Day 2019 langsung dari Bandung. (Z)
Dalam sesi test drive kendaraan elektrifikasi Toyota yang berlangsung di Banyuwangi, Jawa Timur hingga Bali pada 9-11 Oktober 2019, PT Toyota Astra Motor (TAM) memboyong mobil ramah lingkungannya yang belum diluncurkan di Indonesia.
Selain Camry Hybrid, C-HR Hybrid, dan Alphard Hybrid, Toyota Indonesia juga mengajak media melakukan pengetesan terhadap Prius PHEV untuk pertama kalinya.
Mobil Plug-in Hybrid Electrified Vehicle (PHEV) ini secara teknologi, sistem penggeraknya sama dengan mobil Toyota Hybrid seperti C-HR, Alphard maupun Camry. Hanya bedanya, Prius PHEV dilengkapi dengan fitur charger listrik untuk mengisi baterai secara mandiri.
Digadang-gadang, model ini akan masuk ke Indonesia secara resmi pada tahun depan. Namun pihak Toyota Indonesia belum memberi kepastian waktu dan juga harganya.
“Belum pasti karena kami masih memikirkan soal harga jualnya. Yang pasti target kita adalah bisa menjualnya dengan angka yang kita ajukan, di bawah Rp 1 miliar,” ujar Anton Jimmi Suwandy, Director Marketing PT TAM, Kamis (10/10/2019) di Bali.
Bila di kompare dengan Camry Hybrid yang harganya 800an juta, apakah ada kemungkinan harga Prius PHEV bisa di bawah harga tersebut?
Anton hanya berkomentar singkat. “Tidak tahu, tergantung… Karena kita lagi negosiasi juga soal harganya sama mereka (prinsipal). Tapi yang kita minta sih maksimalnya jangan sampai menyentuh harga Rp 1 miliar.”
Namun melihat dari teknologi yang diusungnya, ada kemungkinan harga Prius PHEV akan lebih mahal dibanding Camry Hybrid.
“Secara teknologi Prius PHEV di atas Camry. Tapi secara harga kami tidak tahu karena belum diskusi detail. Pertama kita minta persetujuan, begitu di terima baru kita bicara harga,” lanjutnya.
Disinggung soal rintangan terbesar memasukkan model PHEV ke Indonesia, Anton Jimmi menyebut secara umum tidak ada.
“Semua lebih ke arah prosedural aja. Prinsipal yang mutusin yes or no. Semua harus dapat persetujuan, mulai dari bagian produk, after sales-nya, dan garansinya. Mereka semua harus kasih persetujuan. Jadi ini prosedur normal sih sebenarnya, memang butuh waktu,” pungkas Anton Jimmi. (Z)
Fenomena inden generasi baru Jimny yang diklaim Suzuki Indonesia telah mencapai empat tahun dengan 2.000 lebih angka pesanan, membuat diler mobil bekas yang telah memiliki unitnya berani membanderol mobil fenomenal itu di angka fantastis yaitu mencapai setengah miliar.
Salah satunya adalah listing diler yang menjual mobilnya di OLX berikut ini.
Diler tentu berharap ada sultan yang tertarik dan tidak sabaran menunggu antrian Jimny secara resmi di Suzuki. Daripada menunggu lama, tinggal siapkan Rp 510 juta, sudah bisa bawa pulang Jimny tanpa harus menunggu nyaris 1.500 hari.
Dengan harga Rp 510 juta tentu terpaut jauh dengan banderol Jimny per Oktober 2019 yang berada di angka Rp 340-355 juta on the road Jakarta. Selisih harga hingga Rp 150 jutaan setelah dua bulan meluncur menjadi peluang menggiurkan bagi pihak tertentu untuk mengambil keuntungan lebih.
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku distributor resmi Jimny kabarnya sudah menyadari fenomena mark-up harga ini dan menyatakan akan memberikan sanksi baik secara administratif maupun sosial kepada konsumen maupun diler.
Fenomena Mark-up Harga Jimny Bukan Hanya Terjadi di Indonesia
Tingginya permintaan yang tidak seimbang dengan suplai mobil hingga membuat antrian panjang di daftar pesanan, bukan hanya terjadi di Indonesia. Inden dengan durasi tahunan juga terjadi di negeri kelahiran Jimny yaitu Jepang.
Nah, soal penjualan kembali dengan melakukan mark-up harga sangat tinggi dari konsumen yang sudah memiliki unitnya, juga bukan hanya terjadi di Indonesia. Tetapi juga di negara lainnya, salah satunya adalah Inggris.
Dengan embel-embel 'Beat The Waiting List', sejak awal 2019 sudah ada fenomena mark-up harga Jimny. Salah satunya di situs jual beli kendaraan AutoTrader dengan selisih harga hingga 5.000 poundsterling, atau jika dikonversi kira-kira sekitar Rp 88 juta lebih mahal. Padahal, saat itu lama indennya di Negeri Ratu Elizabeth baru satu tahun, seperti dilansir Motoring Research.
Seorang pengguna situs tersebut menjual Jimny dengan banderol 24.950 poundsterling atau sekitar Rp 446 juta. Padahal harga resmi Jimny di Suzuki Inggris saat itu untuk varian terendah yakni 15.499 poundsterling (Rp 277 juta) dan tertinggi 18.999 poundsterling (Rp 339 juta). Pantauan OLX News, saat ini listingnya sudah lenyap di AutoTrader, mungkin unitnya sudah laku.
Konon di Inggris, biasanya mark-up setinggi ini terjadi pada supercar, bukan pada mobil sekelas Jimny. Jadi fenomena mark-up Jimny ini adalah fenomena yang luar biasa dan memang terjadi secara global.
Sementara itu, untuk mengakali demand dan supply yang tidak imbang, SIS kabarnya telah mengajukan Jimny untuk diproduksi secara lokal dan konon respon dari prinsipal di Jepang positif, tinggal menunggu 'ketok palu'.
Andai diproduksi secara lokal dan bisa memenuhi permintaan konsumen, perilaku mark-up harga Jimny tentu akan lenyap dengan sendirinya. Bukan begitu, OLXer? Nah, OLXer sendiri mau nggak punya Suzuki Jimny? (Dhan/Her)
BMW Indonesia baru saja meluncurkan model dan varian terbaru dari BMW Seri 7 Long Wheelbase yang diklaim sebagai sedan premium terbaik dengan tampilan desain elegan serta teknologi inovatif.
Mobil mewah ini hadir dengan desain interior yang elegan, kursi belakang Executive Lounge, pemilihan material premium, serta proses pengerjaan yang detil demi menciptakan suasana mewah.
THE NEW 7 yang dirakit di Indonesia ini, atau tepatnya di BMW Production Network 2, Gaya Motor, Sunter Jakarta, hadir dalam dua varian, yakni The New BMW 740Li Opulence dan The New BMW 730Li M Sport.
“BMW Seri 7 wakili inti brand BMW dan kendaraan yang lambangkan kepemimpinan, inovasi, kemewahan, dan teknologi canggih. BMW Seri 7 juga telah membangun kisah sukses sejak awal diluncurkan. Generasi pertama terjual lebih dari seperempat juta unit dan penjualan setiap generasi sejak itu selalu meningkat. BMW sangat yakin bahwa generasi terbaru ini akan menjadi BMW Seri 7 paling sukses yang pernah ada, ujar Ramesh Divyanathan, President Director BMW Group Indonesia, Kamis (10/10/2019).
Lalu bagaimana penampakan dari mobil yang pernah ditawarkan sebagai mobil dinas Presiden Jokowi ini? Yuk kita intip bareng-bareng.
Kita mulai dari soal tampilan luarnya dulu.
Mobil baru BMW ini mengalami penyegaran desain bagian depan. Kini dibuat lebih tinggi 50 mm pada titik tengahnya agar visual desain THE NEW 7 terlihat lebih tegas.
Sementara di kap mesin baru ada garis kontur tajam dan logo BMW yang lebih besar.
Yang paling terlihat beda adalah grille BMW dengan single-piece surround menyatu, sehingga luas permukaannya membesar sampai 40 persen.
Kidney grille baru tersebut diperkuat dengan lampu depan yang lebih ramping ciptakan tampilan kontras yang menarik dan berikan sentuhan baru pada karakter kendaraan mewah BMW. BMW
Istimewanya karena Laserlight depan memiliki jangkauan sinar hingga 560 m dan menjadi headlamp standar untuk semua varian.
Air intake di bagian bawah apron depan dilapisi air deflectors besar untuk memandu pergerakan udara secara efisien ke saluran udara rem dan Air Curtains, tujuannya demi meminimalisasi turbulensi di sekitar lengkungan roda.
Air Breathers yang lebih presisi dan kokoh terpasang di panel samping, lebih tinggi dan strip trimnya membentuk sudut 90 derajat menyatu dengan fender, serta memanjang hingga apron belakang.
Tampilannya makin sempurna dengan finishing high-gloss velg alloy 20-inci W-spoke style 646 di The new BMW 740Li Opulence.
Sementara pada The new BMW 730Li M Sport, dibekali velg light-alloy 20 inci star-spoke 817 M dengan finishing bi-colour.
Sekarang siap-siap untuk mengagumi kemewahan kabin mobil yang menjadi pilihan Perdana Menteri Singapura ini.
Sudah pasti urusan luas, mewah dan nyaman menjadi sorotan. Mobil premium sekelas BMW 740Li harus bisa mengakomodir hal tersebut. Suasana mewah THE NEW 7 ditingkatkan dengan sentuhan eksklusif dalam Design Pure Excellence.
Hadir dengan headliner Alcantara, door sill Fine Brushed Aluminium, jahitan dekoratif yang presisi di bagian bawah panel instrument berbahan Nappa leather, dan desain kontemporer Fine-wood trim Poplar Grain Grey untuk penutup outlet sabuk pengaman, armrest dan handle di bagian belakang.
Interior Design Pure Excellence untuk THE NEW 7 juga mencakup floor mats pada kompartemen belakang. The New BMW 740Li Opulence hadir dengan jok baru 'Nappa' leather eksklusif dengan jahitan warna Cognac atau Mocha yang dipadukan dengan sentuhan warna hitam. Struktur permukaan tiga dimensi meliputi cushion depan dan belakang serta sandaran belakang, dan sandaran tangan yang terintegrasi pada trim pintu dan konsol tengah.
Sementara ada sedikit perbedaan dengan interior BMW M Sport Package yang meliputi BMW Individual headliner dalam Anthracite, BMW M leather steering wheel, door sill plates BMW M yang menyala dan strip trim interior Fineline Black fine wood dengan efek high-gloss metal.
Fitur menonjol dari desain baru leather steering wheel yang menjadi standar adalah pengaturan modifikasi dari tombol multifungsi serta BMW M Sport steering wheel baru yang hadir pada varian The New BMW 730Li M Sport.
Tray pengisian nirkabel untuk ponsel kini berada tepat di depan cupholders di semua varian, untuk memudahkan pengemudi. Tampilan kaca berkelas dan efek smoked-glass, Ambient highlight di pilar-B menyatu dengan lebih harmonis dengan suasana interior THE NEW 7.
The New BMW 740Li Opulence hadir dengan kursi belakang Executive Lounge yang dirancang untuk memaksimalkan faktor keamanan dan kenyamanan penumpang. Di samping four-zone automatic climate control, bangku dapat disetel secara elektrik, dan fungsi pijat di bagian belakang, paket interior ini juga mencakup ventilasi aktif untuk semua bangku, dan Rear-seat entertainment Experience termasuk BMW Touch Command.
Sistem Rear-seat entertainment terdiri dari dua layar sentuh full-HD 10-inci lengkap dengan drive Blu-ray. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk mengakses fungsi hiburan dan navigasi dari bangku belakang. Sistem ini memiliki fungsi layar sentuh yang dapat disesuaikan sesuai dengan posisi bangku penumpang.
Teknologi yang lebih canggih adalah BMW Touch Command terbaru. Tablet yang dapat dilepas ini miliki layar diagonal 7-inci dan dapat digunakan dari kursi mana pun dan bahkan dari luar kendaraan.
Fitur ini memungkinkan pemilik mengoperasikan fungsi kenyamanan seperti penyesuaian bangku, pencahayaan interior dan pengaturan AC, serta sistem hiburan, navigasi, dan komunikasi.
Selain itu, juga dapat digunakan untuk memutar file audio dan video eksternal. Sistem grafis dan menu dari tablet BMW Touch Command dan tampilan Rear-seat entertainment Experience kini diselaraskan dengan antar muka dan fungsionalitas
BMW Operating System 7.0, yang juga digunakan untuk tampilan all-digital dari Live Cockpit dan Control Display di THE NEW 7.
Urusan untuk mendengarkan musik favorit atau menonton film box office jadi lebih ciamik berkat Bowers & Wilkins Diamond surround sound system dengan 10-channel amplifier 1400 W dan 16 speaker termasuk diamond tweeter dengan teknologi spiral Nautilus™, teknologi Kevlar® dan teknologi Rohacell®.
Penjelasan soal eksterior, interior dan fitur-fitur di dalamnya rasanya sudah cukup. Sekarang giliran bahas mesin.
THE NEW 7 tersedia dengan mesin bensin enam dan empat silinder. Transmisi Steptronic Sport 8-percepatan dengan gearshift paddles hadir sebagai standar pada semua varian model juga.
Semua mesin pada THE NEW 7 memiliki konsep inovasi yang sama, yakni konstruksi aluminium, termodinamika yang dioptimalkan, dan teknologi BMW TwinPower Turbo terbaru.
Teknologi mesin terbaru hadir dengan turbocharger twin-scroll, High Precision Injection, VALVETRONIC fully variable valve timing dan Double-VANOS variable camshaft control.
Unit bensin mesin 6-silinder 3.0-liter untuk The New BMW 740Li Opulence dilengkapi dengan teknologi BMW TwinPower Turbo yang terdiri dari turbocharging, High Precision Injection, VALVETRONIC fully variable valve timing dan Double-VANOS variable camshaft control.
Mesin ini hasilkan 14 hp lebih bertenaga daripada model sebelumnya, dengan total 340 hp pada putaran mesin 5.500 – 6.500 rpm dan torsi maksimum 450 Nm dari 1.500 rpm, memungkinkan The New BMW 740Li Opulence capai 0-100 km / jam dalam waktu 5,6 detik dengan kecepatan maksimum 250 km/jam.
Pada The New BMW 730Li M Sport, unit bensin 4-silinder 2.0 liter dilengkapi dengan teknologi BMW TwinPower Turbo yang terdiri dari turbocharging, High Precision Injection, VALVETRONIC fully variable valve timing dan Double-VANOS variable camshaft control.
Mesin ini hasilkan peningkatan tenaga 7 hp dengan total 265 hp pada 5.500 – 6.500 rpm dan torsi maksimum 400 Nm dari 1.500 rpm, memungkinkan The New BMW 730Li M Sport untuk capai 0-100 km/jam dalam 6,3 detik dengan kecepatan maksimum 250 km/jam.
Kemewahan The New BMW 740Li Opulence buat kaum berduit sudah ready stock sejak diluncurkan kemarin dan bisa dibawa pulang langsung dengan membayar banderol Rp 2,299 miliar (off the road). Sedangkan yang versi M Sport berbanderol lebih murah dengan harga Rp 1,829 miliar, namun baru bisa dibeli mulai Desember 2019 mendatang. (Z)
Journalist Max Community atau JMC yang beranggotakan para jurnalis pengguna skutik Yamaha Max Series hari ini, Sabtu, 12 Oktober 2019 melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Bandung untuk menghadiri MAXI Yamaha Day 2019 di Cikole, Bandung.
Dalam touring kali ini, para anggota JMC mendapat kesempatan untuk menjajal langsung Yamaha Aerox 155 VVA, High Performance Sports Scooter 155 cc dengan Power Weight Ratio (PWR) nomor satu di kategori skutik 150cc & 155cc.
PWR atau Power Weight Ratio merupakan pengukuran kinerja mesin secara keseluruhan pada kendaraan, dihitung dengan cara membagi tenaga maksimal yang dikeluarkan dengan bobot kendaraan tersebut (kW/kg).
“Bobot yang ringan dan mesin dengan performa yang bagus, membuat Yamaha Aerox 155 menyandang predikat dengan power weight ratio paling bagus di kelas matic 150-155 cc,” jelas Ridwan Arifin, Service Education YIMM dalam acara workshop Power to Weight Ratio bersama Journalist Max Community (JMC) di DDS Yamaha, Jakarta, Jumat (11/10/2019), sehari sebelum perjalanan touring Jakarta – Bandung.
Motor ini dibekali mesin 155 cc BlueCore LC4V dengan Variable Valve Actuation (VVA) berpendingin air yang dilengkapi segudang fitur dan teknologi.
Dengan mesin tersebut, Aerox 155 mampu menghasilkan tenaga maksimum 11 kW di 8.000 rpm dan torsi 13,8 Nm di 6.250 rpm.
Lalu bagaimana cara menghitung power weight ratio Yamaha Aerox 155?
Cara menghitung power weight ratio adalah membagi tenaga motor dengan bobot basah motor (terisi oli dan bahan bakar).
Yamaha Aeroxx 155 VVA memilik power 11 kW (14,75 hp) dengan berat isi 116 kg (255,7 lbs) (STD Version). Jadi tinggal dibagi saja 11 kw : 116 kg = 0,09 (kw/kg).
Faktanya, dengan angka power weight ratio mendekati angka 1, membuat motor mudah berakselarasi di tanjakan dan enteng saat bermanuver.
“Dengan power weight ratio yang tertinggi di kelasnya, membuat konsumen merasakan performa terbaik dari Aerox 155 VVA. Performa seperti inilah yang dibutuhkan saat menggunakannya dalam beraktivitas dan memuaskan konsumen,” jelas Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing YIMM.
Anggota JMC yang berganti-gantian menunggangi Aeroxx 155 VVA pun merasakan manfaat nyata saat melakukan akselerasi mendahului, melewati jalan menanjak, dan juga saat mendapatkan top speed dengan konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
Rombongan JMC pun akhirnya menuntaskan perjalanan touring dan bergabung bersama ribuan bikers Yamaha MAX Series di kemeriahan acara MAXI Yamaha Day di Orchid Forest, Cikole Lembang Bandung. (Z)