Minggu, Maret 15, 2026
Beranda blog Halaman 1612

Semua Line Up Datsun Kini Hadir Dalam Transmisi CVT

0

TANGERANG – Merek mobil Datsun menjadi salah satu peserta pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, 18-28 Juli 2019.

Berbeda dengan merek mobil peserta GIIAS 2019 lainnya yang seakan berlomba untuk memperkenalkan produk dan teknologi barunya, Datsun hanya memanfaatkan moment istimewa kali ini untuk lebih meningkatkan jumlah volume penjualan saja.

Tanpa model baru, Datsun hanya melakukan strategi melengkapi line up produk yang dijual di Indonesia. 

“Tahun ini kami memang tidak meluncurkan produk baru apapun, tapi kami melengkapi semua pilihan model dengan opsi transmisi CVT. Kami percaya line up produk yang kami bawa akan diminati oleh pengunjung,” sebut Christian Gandawinata, Head of Marketing Datsun Indonesia, Kamis (18/7/2019).

Di GIIAS 2019, baik Datsun GO maupun Datsun GO Cross sudah tersedia dalam varian transmisi CVT (transmisi otomatis). Tujuannya untuk memberikan lebih banyak pilihan kepada konsumen sekaligus menambah benefit bagi konsumen yang ingin memiliki mobil Datsun.

“Seperti yang kita ketahui, transmisi CVT punya banyak kelebihan yang bisa dirasakan oleh konsumen, mulai dari iritnya konsumsi BBM dan perpindahan transmisi yang lembut,” jelas Christian.

Mudah Punya Datsun di GIIAS 2019

Datsun di pasar kendaraan roda empat Tanah Air dikenal sebagai merek kendaraan dengan harga jual yang murah. Dari semua model yang ditawarkan, harga mobil Datsun ditawarkan dengan banderol di bawah Rp 200 juta saja.

Termurah di harga Rp 129,6 juta untuk GO 1.2 T MT, dan varian tertinggi  Datsun GO Live CVT seharga Rp 157,8 juta.

Murahnya harga produk mobil Datsun kini makin dipermudah dengan program uang muka mulai dari Rp 15 juta dengan cicilan setiap bulan hanya Rp 1 juta. Penawaran menarik ini bisa didapatkan di booth Datsun di GIIAS 2019. 

Promo menarik lainnya adalah peluang mendapatkan lucky dip senilai Rp 25 juta setiap SPK selama GIIAS 2019. 

Nah, untuk mengetahui lebih jauh, atau Anda berniat melakukan test drive seluruh line up Datsun, jangan ketinggalan untuk klik disini. (Z)

4 Mobil Baru Tandai BMW di GIIAS 2019

0

TANGERANG – Masih dari ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, merek BMW hadir sebagai peserta dari merek mobil premium. Tidak cuma hadir mengusung konsep booth mewah dan deretan produk-produk terbaiknya, BMW di kesempatan ini juga meluncurkan beberapa model baru. 

Secara total, BMW memanfaatkan ajang GIIAS 2019 dengan memperkenalkan empat model terbaiknya. BMW Seri 3 generasi ke-7, BMW seri 5 generasi ke-7, BMW 530i M Sport, dan BMW i3s.   

“Pada GIIAS tahun ini, kami rayakan beberapa peluncuran kendaraan penting BMW, visi kami terhadap mobilitas masa depan, serta pengenalan rangkaian layanan komprehensif untuk berikan Peace of Mind kepada pelanggan BMW,” ujar Ramesh Divyanathan, President Director BMW Group Indonesia, Kamis (18/7/2019) di ICE BSD, Tangerang. 

BMW Seri 3 generasi ke-7 menjadi model pertama yang selubungnya dibuka menandai press conference BMW di GIIAS 2019. Christopher Wehner, Managing Director of BMW Group Asia, menyampaikan rasa terima kasihnya pada pengenalan sang legenda ini. 

Sedan sporty ini merupakan wajah dari brand BMW dan duta dari sporty driving pleasure secara global di kelas premium ukuran sedang selama lebih dari 40 tahun. 

“BMW Group Indonesia rayakan perwujudan sempurna dari inti brand BMW di GIIAS 2019 dengan kehadiran kendaraan ikonik BMW yang sangat penting di negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Saya sangat bangga menjadi bagian dari peluncuran perdana All-New BMW Seri 3 di Indonesia,” sebutnya. 

Model kedua adalah BMW seri 5 generasi ke-7 yang dirakit lokal dan hadir dalam dua varian,  New BMW 520i dan New 530i M Sport. 

Garis tegas pada bagian depan memberikan tampilan yang lebih menarik daripada generasi sebelumnya. Demikian juga varian BMW 530i M Sport yang kian sporti dengan aplikasi M Sport package.

Sejalan dengan tren otomotif yang saat ini mengarah pada kendaraan ramah lingkungan, kesempatan kali ini juga dimanfaatkan oleh BMW untuk memperkenalkan kendaraan listrik terlarisnya di segmen kompak premium, New BMW i3s. 

New BMW i3s merupakan interpretasi mobilitas tanpa suara yang bahkan lebih sporty dengan emisi lokal nol, dan dilengkapi motor listrik 184 hp berkinerja tinggi yang menghasilkan torsi puncak 270 Nm. New BMW i3s cuma butuh 6.9 detik untuk melesat dari 0 ke 100 km/jam.

Tak cuma parade produk premium yang ditampilkan BMW di GIIAS 2019. Berbagai program yang menguntungkan setiap pemilik mobil BMW juga ditawarkan. Sebut saja paket BMW Service Inclusive, meliputi pemeliharaan rutin tanpa biaya selama 5 tahun atau 60.000 km, tergantung mana yang lebih dulu, serta garansi 36 bulan tanpa batasan jarak tempuh.

Nah, kalau belum sempat melihat parade model terbaru BMW di GIIAS 2019, tak ada salahnya untuk melihat-lihat koleksi mobil BMW disini(Z)

6 Varian Fuso Fighter Hadir di Indonesia

0

TANGERANG – Mitsubishi secara konsisten terus melayani kebutuhan konsumen Tanah Air. Melalui PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), selaku distributor resmi Mitsubishi Fuso Indonesia, berhasil meluncurkan line up terbarunya pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS), di gedung ICE-BSD 18-28 Juli 2019.

Kali ini Fuso memboyong enam truk varian terbaru Fighter untuk segmen truk medium duty. Produk terbaru Fighter ini merupakan hasil pengembangan dari para engineer MFTBC dalam memenuhi standarisasi industri di Indonesia.

Di GIIAS KTB memperkenalkan varian FM 65FM (4×2), FM 65 FM Higear (4×2), FM 65FSL (4×2), FM 65 FSL Higear (4×2), FN 61 FL (6×2),  FN 62FL HD (6×4). 

“Sebagai partner bisnis profesional, keenam varian Fighter akan meningkatkan nilai profesional dalam mendukung bisnis konsumen untuk sukses. Kehadiran Fighter diharapkan dapat meningkatkan kontribusi Mitsubishi Fuso terhadap perekonomian dan pembangunan Indonesia,” jelas Atsushi Kurita, selaku President Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors di hari pertama GIIAS, Kamis (18/7/2019).

Produk ini memiliki desain berkualitas, yang telah teruji performa dan ketangguhannya, serta ramah terhadap lingkungan. Hal itu dapat dilihat dari seberapa besarnya pengguna Fighter di Tanah Air untuk mendukung mobilitas bisnis niaga.

Varian baru Fighter memiliki dimensi yang beragam. Variasi sasis panjang, medium, hingga super panjang, dapat mengangkut lebih banyak muatan dengan G.V.W mulai dari 16 hingga 26 ton.

Dengan panjang sasis Cab To End 6.6m hingga 9.8m, serta Wheelbase 5m hingga 7.1m, memungkinkan konsumen membawa kapasitas lebih banyak dalam sekali angkut. 

Tidak hanya ingin mengunggulkan desain dan performa, Fuso Fighter juga terkenal dengan tingkat kenyamanan tinggi, dengan ruang kabin lebih besar, desain kendaraan aerodinamis serta air suspension seat untuk mengurangi kebisingan dan getaran. Penglihatan semakin jelas dengan kaca depan panoramic serta lampu sudut yang dapat meningkatkan keamanan berkendara.

Fitur-fitur tersebut sangat penting untuk kenyamanan pengendara sehingga dapat meningkatkan produktivitas ketika mendistribusikan barang. 

“Kami melihat hal ini sebagai kesempatan bagi Mitsubishi Fuso untuk mengambil peran nyata dengan menyediakan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Mitsubishi Fuso menyediakan enam varian baru Fighter, tidak hanya untuk menyesuaikan pertumbuhan infrastruktur, tetapi juga untuk pembangunan Indonesia di segala sektor,” tambahnya.

Selama 49 tahun berturut-turut, Mitsubishi Fuso masih bertahan sebagai pemimpin pasar yang tak terkalahkan. Begitu juga selama periode Januari-Juni 2019, pangsa pasar Mitsubishi Fuso mencapai 43.7%. KTB akan secara terus mendukung penuh aturan pemerintah serta melayani kebutuhan masyarakat Indonesia, sebagai kendaraan transportasi yang menggerakkan ekonomi dan pembangunan. (END/Z)

Keren, Wuling Punya Fitur Indonesia Banget

0

Cuma butuh dua tahun, Wuling Motors langsung bisa adaptasi di pasar otomotif nasional. Setidaknya hal ini dibuktikan dengan hadirnya inovasi baru berupa Wuling Indonesian Command (WIND) dan pilihan konfigurasi 7 seater yang diterapkan pada Wuling Almaz.

Nah, kalau OLXer nggak tau kenapa dua hal ini disebut inovasi, berikut penjelasannya. Pada dasarnya, WIND merupakan inovasi voice command interaktif yang sudah banyak digunakan pada mobil-mobil tergolong mewah. Namun, yang buat Wuling Almaz spesial, WIND ini bisa dioperasikan dengan menggunakan Bahasa Indonesia.

Tak hanya itu, untuk cara pengoperasiannya mudah, dapat dilakukan oleh pengemudi maupun penumpang. Apalagi kalimat yang digunakan dalah kalimat sehari-hari, sehingga dapat dengan mudah menyalakan, mematikan, atau mengaktifkan beragam fitur mulai dari pendingin udara, jendela, Panoramic Sunroof, akses fitur hiburan seperti musik atau radio, melakukan panggilan telepon, menjalankan aplikasi, termasuk Wuling Link ataupun TPMS, hingga informasi waktu dan tanggal.

“Ini merupakan langkah awal kami untuk mewujudkan Accelerate Technology dalam sebuah kendaraan yang berteknologi cerdas, terintegrasi dan terhubung,” ujar Vice President Wuling Motors, Cindy Cai saat ditemui di acara Gaikindo Indonesia International Auto Show 2019 di ICE, BSD, Tangerang Selatan.

Tak sampai disitu, Wuling ternyata cukup memperhatikan keinginan masyarakat Indonesia yang butuh sebuah mobil dengan daya tampung banyak penumpang. Maklum, orang Indonesia memang doyan jalan-jalan bareng, apalagi sama keluarga atau kerabat dan sahabat. Karena itu, Wuling Almaz terbaru ini hadir dengan kapasitas tujuh penumpang.

Tentu saja, meski hadir dengan tujuh penumpang mobil ini bukan masuk golongan Multi Purpose Vehicle (MPV), melainkan tetap mengusung Sport Utility Vehicle (SUV).

Gratis Upgrade WIND

Oia OLXer,  kalau memang sudah terlanjur punya Wuling Almaz 5 seater, ternyata bisa juga lho upgrade biar bisa pakai WIND dengan  Bahasa Indonesia. Tentu saja untuk upgrade tidak dikenakan biaya atau gratis. Bahkan katanya, cara upgrade juga nggak rumit, malah persis seperti di smartphone

Paling tidak upgrade dengan tambahan WIND ini bisa dilakukan di bengkel-bengkel resmi Wuling Motors di Indonesia mulai Agustus 2019 mendatang.

Hanya saja, untuk mengubah 5 seater menjadi 7 seater, hal itu jangan terlalu banyak ngarep, karena tidak bisa dilakukan. Sebab, jika itu dilakukan makan akan ada banyak perubahan, termasuk penambahan Blower AC di kanan dan kiri, Cup Holder, serta memindahkan ban cadangan yang awalnya ada di dalam, menjadi di kolong mobil.

Nah, karena itupula ubahan dan pemindahan ini akan sangat rumit jika dilakukan pada Wuling Almaz 5 seater. 

Fitur Wuling Almaz

Selain dua inovasi tadi, Wuling Almaz juga sudah memiliki berbagai fitur modern mulai dari panoramic sunroof, start-stop button, keyless remote, keyless entry, sound system keluaran Infinity by Harman, hingga camera 360 derajat. 

Belum lagi di dukung layar sentuh berukuran cukup besar yaitu 10,4 inci yang fungsinya tidak hanya untuk menyalakan radio, Bluetooth, USB, dan AUX. Head Unit ini juga memiliki fitur Wuling Link, yang dapat terkoneksi dengan kabel, lalu menghantarkan suara via sambungan Bluetooth. Head unit ini juga bisa membuka aplikasi seperti Facebook, Line, Youtube, Google, Gmail, Instagram, Google Maps, Joox, Whatsapp, dan Spotify.

Almaz juga punya fitur keselamatan lengkap, mulai dari Dual Front & Front Side Airbag, Electric Parking Brake (EPB), Auto Vehicle Holding (AVH), Traction Control System (TCS), Hill Hold Control (HHC), ABS+EBD+BA, Electronic Stability Control (ESC), Tire Pressure Monitoring System (TPMS), hingga Emergency Stop Signal (ESS).

Mesin

Untuk soal jantung pacu mesinnya masih sama, karena masih menggunakan 1.5L Turbo DOHC DVVT yang mampu menghasilkan daya 140 Tk pada 5.200 rpm, dan torsi 250 Nm pada 1.600 – 3.600 rpm.

Dengan mesin tersebut tenaga disalurkan melalui transmisi CVT yang halus, dengan pilihan mode berkendara eco, sport dan 8 percepatan manual. Tidak hanya itu, kini Almaz hadir pula dengan opsi transmisi manual 6-percepatan.

Untuk memberikan pilihan kepada konsumen setidaknya ada enam pilihan warna Almaz yaitu Aurora Silver, Starry Black, Pristine White, Dazzling Silver, Carnelian Red, dan Burgundy Red.

Harga

Menyoal harga, untuk Wuling Almaz berikut daftar dengan status on the Road Jakarta:

Almaz Smart Enjoy (MT): Rp 263.800.000

Almaz Smart Enjoy (CVT): Rp 275.800.000

Almaz Exclusive 5-Seater: Rp 328.800.000

Almaz Exclusive 7-Seater: Rp 338.800.000. (Her)

DFSK Pamer Mobil Listrik Canggih di GIIAS 2019, Ini Keunggulannya

0

Meski regulasi kendaraan listrik di Indonesia belum rampung, namun sejumlah pabrikan otomotif rupanya tak cukup sabar menantinya. Bahkan sejumlah pabrikan mobil yang ada di Indonesia kini semakin ramai menghadirkan mobil berdaya listrik.

Hal ini juga dilakukan brand Dongfeng Sokon (DFSK) melalui PT Sokonindo Automobile selaku agen pemegang merek DFSK di Tanah Air yang memamerkan mobil listrik, Glory E3 di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019.

Menurut Managing Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, Glory E3 sengaja diperkenalkan di hadapan masyarakat Indonesia karena mobil ini jadi contoh keseriusan DFSK untuk menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya mengusung gaya modern tapi mengedepankan fungsionalitas.

“DFSK mengembangkan kendaraan ini dengan memanfaatkan fasilitas riset dan pengembangan di Silicon Valley, Amerika Serikat, yang memang serius untuk melakukan penelitian serta pengembangan kendaraan di masa depan sejak 2006,” ungkap Franz saat ditemui di GIIAS 2019, ICE, BSD, Tangerang Selatan.

Perlu dicatat, DFSK Glory E3 bukan mobil konsep yang butuh lebih lama riset. Sebaliknya, mobil listrik sudah siap diproduksi secara massal untuk digunakan sehari-hari.

Keunggulan DFSK Glory E3

Mobil listrik dengan gaya kaku memang sudah ketinggalan zaman. Hal ini pula coba dilakukan mobil asal China DFSK dengan membuat gaya desain modern dan menerapkan teknologi canggih.

Ya, jika bicara mobil listrik saat ini yang menjadi konsen kebanyakan pabrikan adalah lama waktu dalam pengecasan. Lantas bagaimana dengan DFSK Glory E3?

Kata Franz, mobil yang memiliki dimensi 4.385 mm x 1.850 mm x 1.647 mm dan wheelbase 2.655 mm, untuk melakukan pengisian daya baterai, DFSK Glory E3 menggunakan teknologi fast charging, sehingga cukup memakan waktu 30 menit dan langsung terisi 80 persen.

“Artinya untuk mendapatkan baterai terisi penuh, tidak perlu sampai satu jam,” ucap Franz.

Sedangkan untuk masalah desain tak perlu diragukan, karena mobil ini sudah dibalut chrome grille dengan tiga garis trim horizontal, DNA SUV, serta dipadu pelek besar berukuran 18 inci.

Masuk ke dalam kabin, DFSK Glory E3 sudah disematkan operating system generasi baru DFSK Lin OS 4.0, yang akan memberikan kemudahan akses untuk mengontrol segala aktivitas mobil ini, termasuk menjalankan program-program yang ada melalui perintah suara. Pusat entertainment pun ditunjang dengan floating HD screen ukuran 1.25 inch.

Fitur keamanan juga cukup lengkap, sebut saja 6 airbags, Lane Departure Warning, Hill Descent Control, Hill Start Assist serta Forward Collision Warning.

Performa Mesin

Untuk jantung pacu, mobil ini disematkan mesin yang mengkombinasi motor listrik bertipe Permanent Magnet Synchronous Motor dan baterai berkapasitas 52,56 kwh, sehingga memiliki daya setara 160,7 Tk dan torsi 300 Nm.

Dengan tenaga listrik, DFSK Glory E3 mampu menempuh jarak hingga 405 kilometer, serta mampu berakselerasi 0-50 km dalam waktu 3,9 detik. Selain itu, tersedia tiga mode berkendara yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan Normal/Eco/Sport. (End/Her)

 

Isuzu MU-X Tampil Lebih Segar

0

TANGERANG – Permintaan kendaraan di segmen Sport Utility Vehicle (SUV) kian terus meningkat. Persaingan di segmen ini pun tak dapat terhindarkan. Hampir semua merek kendaraan penumpang di Indonesia punya produk SUV untuk ditawarkan kepada konsumen.

Menyikapi persaingan yang makin kompetitif ini, Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) melakukan penyegaran terhadap produk SUV-nya melalui ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Kamis (18/7/2019).

“Tiga tipe terbaru Isuzu MU-X ini merupakan penyegaran dari tipe sebelumnya. Tipe MU-X S-Series ini nantinya akan menggantikan tipe Premiere. Lalu, tipe Z-Series menggantikan Isuzu MU-X Royale. Adapun tipe i-Series adalah tipe terbaru yang dihadirkan untuk mengisi segmen SUV High 7-penumpang guna memenuhi kebutuhan konsumen ritel yang ingin naik kelas memiliki kendaraan SUV,” ujar Andy Dwi Zatmoko, Marketing Division Head Isuzu Sales Operation.

Selain itu tipe ini juga diperuntukkan bagi customer fleet yang ingin memiliki kendaraan operasional dengan tingkat kenyamanan dan keselamatan yang tinggi, tangguh, serta efisien.

Hadir di Indonesia dengan status CBU dari Thailand, MU-X i-Series mampu memikat hati konsumen. Tampilannya segar meskipun hanya sekadar ubahan minor. 

Di sisi lain, tampilan kendaraan juga semakin segar dengan adanya perubahan bumper depan dan belakang yang berwarna hitam glossy serta desain velg yang sudah menggunakan dua sentuhan warna. Sementara di bagian interior sudah ada Smart-Key dan Engine Start-Stop Button.

Dari sisi performa, tidak ada perubahan berarti pada Isuzu MU-X baru karena masih menanamkan jenis mesin yang sama dengan generasi sebelumnya, yakni Turbo Diesel Isuzu 4JK1-TC, 2.5L berteknologi Direct Fuel Common Rail. Mesin tersebut mampu memuntahkan tenaga sebesar 136 ps serta torsi maksimal 32,6 Kgm. Mesin ini juga telah dibekali teknologi Turbocharge Intercooled VGS. 

Isuzu MU-X i-Series juga sudah mengadopsi fitur keselamatan berupa dua buah airbag di bagian depan, ABS (Anti-Lock Brake System), EBD (Electronic Brake Distribution), BA (Brake Assist), ESC (Electronic Stability Control), TCS (Traction Control System), dan juga HSA (Hill Start Assist) dan HDC (Hill Descent Control).

Isuzu Mu-X juga menghadirkan penggerak roda 4×4 yang didesain sesuai keadaan geografis dan karakteristik pasar di Indonesia.

Untuk soal harga, MU-X i-Series dibanderol Rp 449 juta (4×2) (On The Road Jakarta). Jika melakukan pembelian di GIIAS 2019 konsumen akan mendapatkan potongan harga Rp10 juta.

Cari tahu harga Isuzu MU-X dalam kondisi bekas dengan menekan link ini. (END/Z)

Konsisten Dorong Kendaraan Ramah Lingkungan, Toyota Gelar Electrification Day

0

TANGERANGToyota Indonesia terus konsisten dalam mendukung kebijakan Pemerintah mendorong penerapan teknologi green technology lewat pengembangan kendaraan elektrifikasi dan mensosialisasikannya kepada masyarakat luas.

Ini bisa dilihat dari gelaran pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 dimana PT Toyota-Astra Motor (TAM) memboyong beberapa model kendaraan ramah lingkungannya di booth Toyota yang terletak di Hall 1B, ICE BSD, Tangerang.

Tak cuma memamerkannya saja, Toyota bahkan menggelar sesi test drive mobil-mobil masa depannya yang melibatkan para media. Acara ini digelar terpisah di kawasan QBig BSD City, Tangerang, Jumat (19/7/2019). 

Sebelum test drive berlangsung, TAM mengajak peserta untuk mengikuti workshop Toyota Electrification Day.

“Electrification Day yang kami hadirkan untuk teman-teman media, adalah aktifitas berkelanjutan dari Toyota dalam menunjang program pemerintah untuk mendukung teknologi ramah lingkungan dan kendaraan elektrifikasi,” ujar Direktur Marketing PT TAM Kazunori Minamide.

Test drive kendaraan elektrifikasi Toyota melibatkan 12 unit mobil dengan berbagai platform pengembangan, mulai dari Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Selain Camry Hybrid dan C-HR Hybrid masing-masing 1 unit, serta Alphard Hybrid sebanyak 2 unit, TAM juga menyediakan Prius Hybrid dan Prius PHEV yang masing-masing berjumlah 4 unit agar para jurnalis bisa merasakan langsung performa dari mobil-mobil elektrifikasi yang diantaranya sudah dipasarkan Toyota satu dekade belakangan ini. 

“Kegiatan ini merupakan rangkaian dari upaya kami untuk lebih mengenalkan konsumen terhadap elektrifikasi Toyota. Saat ini sudah hampir 2.100 unit kendaraan elektrifikasi Toyota yang dimiliki konsumen kami di Indonesia,” beber Executive General Manager PT.Toyota-Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto.  

Harapannya lewat kegiatan-kegiatan seperti ini Fransiscus Soerjopranoto berharap masyarakat Indonesia semakin mengerti dan memahami manfaat dari keberadaan kendaraan elektrifikasi terhadap lingkungan hidup.  

Melalui mobil HEV, para jurnalis dapat merasakan berkendara mobil berteknologi elektrikasi di jalan raya dengan kondisi jalan kota yang sebenarnya. Sedangkan dengan PHEV, para jurnalis bisa merasakan salah satu kelebihannya pada saat penggunan EV Mode seperti layaknya mobil ber-platform Battery Electric Vehicle (BEV) agar bisa menempuh jarak yang lebih panjang dibanding HEV.

Hadir pada kegiatan Toyota Electrification Day adalah Anton Jimny Suwandi, Marketing Director PT TAM, Kazunori Minamide, Executive General Manager PT TAM Franciscus Soerjopranoto, Daisuke Itagaki, Senior Managing Coordinator TDEM dan juga Rio Haryanto, pembalap F1 dari Indonesia sekaligus konsumen Toyota C-HR Hybrid pertama di Indonesia. (Z)

VW Tiguan Allspace Terbaru Dijual Rp 500 Jutaan

0

Gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, juga jadi tempat yang tepat bagi pabrikan otomotif Eropa untuk meluncurkan mobil terbaru. Hal ini pula dimanfaatkan PT Garuda Mataram Motor (GMM), agen pemegang merek Volkswagen (VW) di Indonesia menghadirkan VW Tiguan Allspace. 

Generasi kedua VW Tiguan ini sepertinya ingin menyesuaikan dengan pasar otomotif nasional yang menyukai mobil berkabin lapang dan mampu menampung tujuh penumpang.

Hal tersebut diungkapkan langsung Chief Operating Officer PT GMM Jonas Chendana, saat peluncurannya di acara GIIAS 2019 di ICE, BSD, Tangerang Selatan.

“Sesuai dengan nama yang diusungnya, apapun rencana perjalanan yang Anda rencanakan, baik itu liburan keluarga, perjalanan di dalam kota maupun petualangan ke pelosok pedesaan, Tiguan Allspace dapat menyediakan ruang kabin yang Anda perlukan,” ujar Jonas.

Sementara itu, CEO dan Presiden Direktur Garuda Mataram Motor (GMM), Andrew Nasuri, mengatakan VW berencana merakit VW Tiguan Allspace di Indonesia tepatnya di pabrik GMM yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, mulai Agustus mendatang.

“Lebih lengkap fiturnya (dibandingkan versi CBU),” singkat Andrew.

Dengan rencana ini, akhirnya VW Tiguan Allspace harganya tergolong menggiurkan dengan status brand Eropa, yaitu dibanderol Rp 500 jutaan atau saat ini masih berkisar Rp 533 juta 0ff the road. 

Nah, OLXer yang ingin tau apa saja keunggulan dari mobil terbaru ini berikut ulasannya.

VW Tiguan Allspace yang menggunakan platform MQB (modular transverse matrix) memiliki dimensi lebih besar, plus jarak sumbu roda 77mm lebih panjang dibanding generasi  sebelumnya, membuat kabin lebih leluasa. Pada bangku baris kedua dan ketiga disebut menawarkan fleksibilitas pelipatan bangku yang membuat ruang kabin Tiguan Allspace begitu dinamis. 

Secara menyeluruh, mobil ini memiliki kapasitas bagasi ketika seluruh bangku ditegakkan mencapai 230 liter, sementara saat bangku baris ketiga dilipat, kapasitasnya mencapai 700 liter, dan saat kedua baris bangku belakang terlipat, kapasitas terdongkrak menjadi 1.775 liter.

Di balik dashboardnya, semua tombol dan fitur tertata rapi dan dirancang agar mudah dijangkau oleh pengemudi. Konsep driver-oriented yang dimiliki Tiguan Allspace dirancang ergonomis dan memanjakan pengemudi. 

Pada panel instrumen, display Volkswagen Active Info menampilkan berbagai informasi multifungsi pada layar sebesar 12,3 inci, yang juga dapat menampilkan data spesifik di panel instrumen selain speedometer dan odometer.

Sejumlah fitur yang ada pada mobil ini juga tak kalah menarik, seperti 3 Zone Climatronic AC, Cruise Control, kamera 360 derajat Area View, Park Assist System, Tire Pressure Monitoring, Electronic Stability Control (ESC), Automatic Post Collision Brake System, Electronic Parking Brake dengan Auto hold, enam buah Airbags dan ISOFIX untuk penggunaan tempat duduk anak yang aman di Tiguan Allspace.

Nah, untuk jantung pacu, VW Tiguan Allspace dibenamkan mesin TSI empat silinder berkapasitas 1.4 liter yang mampu menyemburkan daya 150 bhp pada 5.000-6.000 rpm dan torsi 250 Nm  pada 1,500 – 3,500 rpm, yang disalurkan transmisi otomatis 6-speed kopling ganda (DSG) plus triptonic.

Dengan mesin tersebut, mobil ini diklaim dapat berakselerasi 0 – 100 km/ jam dalam waktu 9,5 detik, dan sanggup mencapai kecepatan puncak hingga 202 km/ jam.  

Oia, untuk memberikan pilihan warna Candy White, Deep Black, Indium Grey, Reflex Silver, dan Silk Blue. 

Selain itu, selama GIIAS 2019, GMM yang berada di Hall 3 Booth 3E menghadirkan model yang lainnya, seperti VW Polo, Polo VRS, Scirocco dan Caravelle. (Her)

Suzuki Jimny, Dilema Sang Legenda

0

TANGERANG – “Kamu tahu nggak nak, dulu ayah pacaran sama mama-mu, dia paling senang kalau diajak keliling malam mingguan pakai mobil ini,” percakapan ini mungkin terjadi pada sebuah keluarga yang sedang melihat Suzuki Jimny yang melintas.  

Hadir pertama kali di Indonesia tahun 1979 lewat model Jimny LJ50, baru pada 1980 model LJ80 atau yang dikenal dengan Jimny Jangkrik memenuhi takdirnya untuk jadi mobil paling melegenda sampai saat ini. Kemudian disusul dengan model berikutnya yakni Jimny Katana. 

Jejak-jejak kejayaan Jimny Jangkrik dan Katana sampai saat ini masih bisa ditemui. Nggak percaya? Coba saja klik link ini.

 Nah, sejak kemunculan Suzuki Jimny generasi keempat, model paling gress ini memang langsung jadi perhatian para pecinta Suzuki di Indonesia. Maklum saja, mobil legenda ini punya rentetan sejarah panjang dan cukup melekat di hati para penggemarnya.

Dan teka-teki kehadirannya di Tanah Air akhirnya terjawab sudah. Secara resmi, Suzuki Jimny generasi terbaru ini akhirnya hadir lewat gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, 18-28 Juli 2019.

Suzuki Jimny generasi keempat hadir lebih eksklusif dan tangguh, baik dari performa, fitur, maupun tampilannya. Dengan ground clearance setinggi 210 mm dan radius putar 4,9 m, mobil ini lincah bermanuver dan mudah menghantam segala rintangan yang dilaluinya. 

Modernisasi yang hadir di Suzuki Jimny terbaru ini semakin membuat para pecinta offroad jadi 'kepincut' untuk bisa segera memiliki mobil idaman dari generasi ke generasi ini. 

Suzuki Jimny Generasi Keempat (GD)

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku agen pemegang merek resmi kendaraan Suzuki di Indonesia harusnya berbangga hati dengan hadirnya Jimny generasi keempat ini di Indonesia. Apalagi jika dilihat dari antusias konsumen yang tinggi mengharapkan mobil kecil dan tangguh ini bisa hadir di garasi rumah. 

Tapi apalah daya, 'demam' Jimny tidak hanya terjadi di Tanah Air saja, belahan bumi lainnya pun mengalami kondisi yang sama. Suzuki Jimny generasi keempat menjadi produk yang diinginkan di seluruh jaringan distribusi Suzuki secara global. Sementara mobil ini hanya diproduksi di Jepang saja.

Tentu ini menjadi tugas berat SIS dalam memenuhi keinginan konsumennya yang ingin meminang Suzuki Jimny. Alokasi kuota yang dikirim dengan angka permintaan tidaklah sebanding. Suzuki Indonesia hanya mendapatkan jatah 40-50 unit setiap bulannya yang dikirim dalam bentuk utuh (CBU) langsung dari fasilitas produksi Suzuki di Jepang.

“Jimny menjadi produk global hype Suzuki. Kami hanya mendapat alokasi sebanyak 40-50 unit per bulan dari Jepang. Itupun langsung kami bagi secara proporsional ke masing-masing diler kami,” curhat Harold Donnel, Head of Brand Development and Marketing Research PT SIS di GIIAS 2019, Jumat (19/7/2019).

Sementara bila dilihat dari antusias pengunjung yang hadir di GIIAS 2019 selama tiga hari awal pelaksanaan, Suzuki Jimny terus saja mampu jadi magnet yang menarik orang untuk merapat ke booth Suzuki dan berkerumun diantara 4 model Jimny yang dipajang sepanjang pameran.

Suzuki Jimny generasi keempat menarik minat pengunjung GIIAS 2019 (Z)

Dilema Sang Legenda? Tentu saja ini jadi dilema bagi PT SIS. Demand Suzuki Jimny generasi keempat pastinya sangat tinggi. Jauh sebelum peluncurannya saja, sang legenda yang muncul di era akhir tahun 70-an ini sudah diburu informasinya.

Saat mobil ini sudah benar-benar resmi dijual di Indonesia, ternyata kepentok dengan jumlah kuota yang diberikan oleh prinsipal Suzuki di Jepang. 

Lalu harus berapa lama penantian konsumen untuk bisa mendapatkan Jimny? Apalagi dari sisi harga boleh dibilang masih sangat terjangkau oleh orang-orang dengan level ekonomi menengah keatas.

Sekadar informasi saja, Suzuki Jimny generasi keempat hadir dalam empat varian, single tone manual dan otomatis, serta two tone transmisi manual dan otomatis. Banderol varian single tone transmisi manual sebesar Rp 315,5 juta, Rp 328 juta untuk varian single tone transmisi otomatis, Rp 317,5 juta untuk varian two tone transmisi manual dan terakhir Rp 330 juta untuk varian two tone transmisi otomatis. Semuanya merupakan harga On the Road Jakarta.

“Untuk inden masih kami pelajari butuh berapa lama. Karena kami juga belum melakukan rekam inden secara nasional. Mungkin ada baiknya ditanyakan saja langsung ke masing-masing diler kami,” elak Harold saat OLX Indonesia menanyakan terkait inden.

Yang pasti, untuk di GIIAS tahun ini, PT SIS tidak menargetkan penjualan model terbarunya ini. “Biarkan mengalir saja. Kita juga tidak memberikan program apa-apa untuk Jimny, karena rata-rata tidak ada yang beli kredit, semuanya cash,” pungkas Alfindo Wijaya, Group Head of 4W Dealer Sales PT SIS.

Lalu bagaimana Suzuki Indonesia harus menyikapi dilema ini? Rasanya memang tidak ada yang bisa dilakukan. Mari kita berharap bahwa permintaan Suzuki Jimny di Indonesia terus meningkat sehingga ada peluang prinsipal Suzuki Jepang untuk memberikan kesempatan Sang Legenda bisa diproduksi dan dirakit di Tanah Air, semoga…… (Z) 

Mandiri Tunas Finance Gelar Lelang Mobil Bekas

0

JAKARTA PT Mandiri Tunas Finance (MTF) menggelar Program Lelang Otomotif Eksklusif yang ditujukan bagi para karyawan Mandiri Group, Tunas Group, BUMN dan PNS serta masyarakat luas dalam melakukan pembelian mobil used car dari MTF.

Program ini menjadi bagian dari upaya MTF dalam meningkatkan penyaluran pembiayaan kendaraan bermotor sekaligus meningkatkan sinergi dengan Mandiri Group.

Open house program lelang ini berlangsung kemarin, 18–19 Juli 2019 sejak pagi pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB. Untuk acara lelangnya sendiri berlangsung hari ini, Sabtu (20/7/2019) di Gedung Parkir Plaza Mandiri Lt.5 & 6, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36-38.

Demi suksesnya acara lelang, MTF menggandeng Tunas Auction sebagai Balai Lelang Swasta. 

“Kondisi mobil yang dijual pada program lelang otomotif ini merupakan kategori unit grade A & B dengan kondisi yang prima dan usia kendaraan maksimal 6 tahun serta metode pembayaran dapat berupa cash dan credit,” jelas Ruly Widyanto, Operation Support Management Division Head PT MTF dalam keterangan resminya.

Nah, sebagai syarat untuk ikutan program lelang eksklusif ini, peserta wajib melakukan pengecekan unit lelang sebelum acara lelang dimulai, kemudian peserta wajib membayar Nomor Induk Peserta Lelang (NIPL), serta membawa kelengkapan dokumen seperti KTP.

Banyak keuntungan bagi yang berkesempatan ikutan acara lelang MTF ini. Diantaranya bunga mulai 0,58%, gratis biaya provisi, dan dilindungi oleh asuransi kendaraan dan asuransi jiwa.

Pilihan kendaraan yang dilelang pun beragam merek, mulai dari Toyota, Daihatsu, Suzuki, Nissan, Chevrolet, Honda, Mazda, Land Rover dan BMW, mobil penumpang dan komersial.  Mau cari mobil bekas lihat di sini.(Z)