NMAX telah eksis di Indonesia sejak 2015 silam. Sejak saat itu, Yamaha terus memperbarui skutik bongsor andalannya ini. Cek perbedaan antargenerasinya di sini!
OLX News – Yamaha NMAX telah menjadi motor pilihan para rider di Indonesia. Hadir sejak 2015, motor matic bongsor ini langsung menyita perhatian. Kombinasi bodi besar, teknologi modern, dan kenyamanan berkendara menjadi alasan utama motor ini sangat digemari.
Yamaha membekali skutik bongsor ini dengan mesin berkapasitas 155 cc sejak pertama kali diluncurkan. Mesin tersebut terbukti punya performa mumpuni untuk kegiatan sehari-hari maupun touring.
Pada generasi terbaru, pengendara bisa memilih dua mode berkendara sesuai penggunaan. Mode T-Mode (Town Commuting) cocok saat dipakai di area perkotaan, sedangkan S-Mode (Sport Touring) pas untuk melibas jalanan menanjak saat touring.
Artikel ini akan membahas tiga generasi NMAX yang telah hadir di dalam negeri. Cek juga detail spesifikasi antargenerasi, tips memilih unit paling tepat sesuai kebutuhan, hingga cara perawatannya agar performanya tetap Maximal!
NMAX Gen 1 (2015–2019)

NMAX generasi pertama merupakan fondasi awal yang membangun reputasi NMAX sebagai skutik tangguh dengan karakter unik. Meski terbilang lawas, pesona motor ini masih terasa hingga kini.
Gebrakan Awal Mesin 155cc Berteknologi VVA di Indonesia
Saat diluncurkan, unit ini menjadi motor matic pertama di Indonesia yang mengusung mesin berkapasitas 155 cc dengan teknologi Variable Valve Actuation (VVA).
Teknologi ini mampu mengatur bukaan katup variabel sehingga tenaga dan torsi terdistribusi merata di setiap putaran mesin.
Dengan tenaga puncak mencapai 14,8 tenaga kuda pada 8.000 rpm dan torsi 14,4 Nm pada 6.000 rpm, performa NMAX generasi awal sudah sangat mumpuni untuk ukuran zamannya.
Karakter Suspensi Belakang Tanpa Tabung yang Terkenal Kaku
Salah satu keluhan paling umum dari pengguna NMAX generasi pertama adalah karakter suspensi belakang yang terasa keras. Model ini masih menggunakan suspensi tanpa tabung gas atau tipe konvensional.
Sehingga, suspensinya kurang empuk saat melewati polisi tidur atau jalan bergelombang. Banyak pemilik yang akhirnya mengganti suspensi aftermarket atau shockbreaker dengan milik generasi berikutnya untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.
Alasan Mengapa Desain Bodi Bulat Generasi Pertama Masih Banyak Dicari
Meski sudah berusia lebih dari sepuluh tahun, NMAX Gen 1 dengan desain bodi yang cenderung bulat dan kalem masih memiliki penggemar setia.
Banyak kolektor dan pecinta modifikasi justru mencari unit bekas generasi ini karena harga yang semakin terjangkau dan ketersediaan aksesori aftermarket yang melimpah.
Selain itu, bentuk lampu depan yang besar dengan bohlam sein terpisah memberikan kesan klasik yang tidak lekang oleh waktu.
Tabel Spesifikasi Lengkap NMAX Gen 1
| Komponen | Spesifikasi |
| Mesin | 155 cc, 4 langkah, SOHC, VVA, cairan pendingin |
| Tenaga Maksimal | 11,1 kW (14,8 TK) pada 8.000 rpm |
| Torsi Maksimal | 14,4 Nm pada 6.000 rpm |
| Sistem Bahan Bakar | Fuel Injection |
| Transmisi | CVT otomatis |
| Rangka | Underbone |
| Suspensi Depan | Teleskopik |
| Suspensi Belakang | Unit swing (tanpa tabung) |
| Rem Depan & Belakang | Cakram hidrolik (ABS dual channel pada varian tertentu) |
| Ban Depan | 110/70 R13 |
| Ban Belakang | 130/70 R13 |
| Dimensi (Panjang x Lebar x Tinggi) | 1.955 mm x 740 mm x 1.115 mm |
| Tinggi Jok | 765 mm |
| Berat | 130 kg (non ABS) |
| Kapasitas Tangki Bensin | 6,6 liter |
NMAX Gen 2 (2020–2024)

Memasuki generasi kedua, Yamaha melakukan penyegaran besar-besaran pada motor ini, baik dari segi desain maupun fitur. Skutik ini tampil lebih modern dan agresif.
Perubahan Total Desain Lampu Depan dan Buritan yang Lebih Sipit
Yamaha NMAX Gen 2 yang diluncurkan pada akhir 2019 membawa wajah baru dengan lampu depan yang lebih pipih dan tajam. Lampu sein yang sebelumnya terpisah kini diposisikan lebih rendah mendekati area dek kaki.
Sementara, buritan belakang dirancang lebih ramping dengan bentuk segitiga yang sporty. Perubahan ini membuat unit tersebut terlihat lebih berotot dibandingkan pendahulunya.
Pengenalan Fitur Y-Connect dan Traction Control System
Dua fitur canggih yang menjadi andalan NMAX generasi kedua adalah konektivitas Y-Connect dan sistem kontrol traksi. Y-Connect memungkinkan pengendara menghubungkan smartphone ke panel instrumen untuk melihat notifikasi telepon, pesan, serta informasi konsumsi bahan bakar.
Sementara itu, Traction Control System membantu mengurangi risiko ban belakang selip saat akselerasi di permukaan licin. Fitur ini memberikan rasa aman ekstra bagi pengendara.
Perbaikan Kenyamanan Sektor Shockbreaker Belakang Model Tabung
Yamaha akhirnya mendengarkan keluhan konsumen dengan mengganti suspensi belakang NMAX Gen 2 menjadi model tabung gas atau sub-tank suspension.
Hasilnya, bantingan motor menjadi lebih empuk dan nyaman meskipun melewati jalan rusak atau membawa beban berat. Perbaikan ini membuat generasi kedua ini lebih cocok digunakan untuk perjalanan harian maupun touring jarak jauh.
Tabel Spesifikasi Lengkap NMAX Gen 2
| Komponen | Spesifikasi |
| Mesin | 155 cc, Blue Core, VVA, 4 katup, SOHC |
| Tenaga Maksimal | 11,3 kW (15,1 TK) pada 8.000 rpm |
| Torsi Maksimal | 13,9 Nm pada 6.500 rpm |
| Sistem Bahan Bakar | Fuel Injection |
| Transmisi | CVT otomatis |
| Rangka | Underbone |
| Suspensi Depan | Teleskopik |
| Suspensi Belakang | Unit swing dengan tabung gas |
| Rem Depan & Belakang | Cakram hidrolik (ABS dual channel pada varian Connected) |
| Ban Depan | 110/70 R13 |
| Ban Belakang | 130/70 R13 |
| Dimensi (Panjang x Lebar x Tinggi) | 1.935 mm x 740 mm x 1.160 mm |
| Tinggi Jok | 765 mm |
| Berat | 130 kg (Standard) / 132 kg (Connected ABS) |
| Kapasitas Tangki Bensin | 7,1 liter |
NMAX Gen 3 (2024–Sekarang)

Generasi terbaru yang dinamai NMAX Turbo ini membawa revolusi teknologi transmisi dan kenyamanan berkendara. Motor ini menjadi puncak evolusi skutik premium Yamaha.
Rahasia di Balik Sensasi Berkendara Mesin Blue Core VVA dengan YECVT
Keajaiban NMAX Gen 3 terletak pada sistem transmisi Yamaha Electric CVT atau YECVT yang menggantikan CVT konvensional.
Teknologi ini menggunakan motor listrik untuk mengatur rasio pulley secara instan sehingga akselerasi terasa lebih responsif layaknya turbo.
Mesin 155 cc Blue Core VVA yang dipadukan dengan YECVT mampu menghasilkan torsi puncak 14,2 Nm, sedikit lebih tinggi dari generasi kedua.
Pembaruan Fitur Berkendara Riding Mode (T-Mode dan S-Mode)
Berkat YECVT, NMAX Turbo kini memiliki dua mode berkendara yang bisa dipilih sesuai kondisi jalan. T-Mode atau Town Commuting cocok untuk macet dan stop and go di perkotaan karena akselerasinya halus dan irit bahan bakar.
Sementara S-Mode atau Sport Touring memberikan tarikan lebih agresif dan cocok untuk perjalanan keluar kota atau tanjakan. Pengendara juga bisa menikmati fitur Y-Shift dengan tiga tingkat untuk sensasi akselerasi ekstra sesaat.
Desain Wajah Berkarakter Sangar Maxxi DNA yang Makin Futuristik
Tampilan NMAX Gen 3 mengadopsi DNA desain MAXi terbaru yang mirip dengan kakak kelasnya, XMAX. Lampu depan full LED dengan dua proyektor membentuk huruf M yang tegas.
Sementara, lampu belakang terpisah kanan kiri memberikan kesan mewah dan modern. Panel instrumen ganda dengan layar TFT 4,2 inci yang bisa menampilkan peta navigasi dari Garmin Street Cross menambah kesan futuristik.
Tabel Spesifikasi Lengkap NMAX Gen 3
| Komponen | Spesifikasi |
| Mesin | 155 cc, Blue Core, VVA, 4 katup, SOHC + YECVT |
| Tenaga Maksimal | 11,3 kW (15,3 hp) pada 8.000 rpm |
| Torsi Maksimal | 14,2 Nm pada 6.500 rpm |
| Sistem Bahan Bakar | Fuel Injection |
| Transmisi | YECVT (Electric CVT) dengan Riding Mode |
| Rangka | Underbone |
| Suspensi Depan | Teleskopik |
| Suspensi Belakang | Unit swing tabung gas (dengan stroke lebih panjang) |
| Rem Depan & Belakang | Cakram hidrolik (Dual Channel ABS) |
| Ban Depan | 110/70 R13 |
| Ban Belakang | 130/70 R13 |
| Dimensi (Panjang x Lebar x Tinggi) | 1.935 mm x 740 mm x 1.200 mm |
| Tinggi Jok | 770 mm |
| Berat | 135 kg |
| Kapasitas Tangki Bensin | 7,1 liter |
Perbandingan Spesifikasi Teknis Antar Generasi

Setelah mengenal masing-masing generasi secara detail, mari kita bandingkan secara langsung performa dan fitur unggulan mereka. Berikut ini adalah gambaran lengkapnya.
Evolusi Performa Mesin dan Komparasi Output Torsi Maksimum
| Generasi | Tenaga Maksimal | Torsi Maksimal | Teknologi Tambahan |
| NMAX Gen 1 (2015-2019) | 11,1 kW (14,8 TK) @ 8.000 rpm | 14,4 Nm @ 6.000 rpm | VVA, pendingin cairan |
| NMAX Gen 2 (2020-2024) | 11,3 kW (15,1 TK) @ 8.000 rpm | 13,9 Nm @ 6.500 rpm | VVA, Blue Core |
| NMAX Gen 3 (2024-sekarang) | 11,3 kW (15,3 hp) @ 8.000 rpm | 14,2 Nm @ 6.500 rpm | VVA, Blue Core, YECVT |
Perubahan Bobot Kendaraan dan Efisiensi Konsumsi Bahan Bakar
Bobot NMAX mengalami kenaikan bertahap seiring penambahan fitur dan komponen. Generasi pertama memiliki bobot paling ringan, yaitu 130 kg, sedangkan generasi kedua berkisar antara 130–132 kg tergantung varian ABS.
Generasi ketiga dengan segala teknologi canggihnya menjadi yang terberat, yaitu 135 kg, namun tetap lincah berkat sistem transmisi baru.
Untuk konsumsi bahan bakar, NMAX dikenal cukup irit untuk kelas skutik bongsor. Konsumsi BBM rata-rata mencapai 31,6 km/liter pada kondisi ideal.
Fitur Keselamatan Mulai dari ABS Single Channel hingga Dual Channel
Berikut adalah daftar fitur keselamatan yang hadir pada Yamaha NMAX dari masa ke masa:
- Rem cakram ganda depan dan belakang sudah tersedia sejak generasi pertama sebagai standar.
- Sistem pengereman Anti-lock Braking System atau ABS dual channel mulai ditawarkan pada varian tertinggi NMAX Gen 1.
- Traction Control System atau kontrol traksi pertama kali diperkenalkan di NMAX Gen 2 untuk mencegah selip roda belakang.
- Lampu hazard darurat menjadi perlengkapan standar pada NMAX Gen 2 dan seterusnya.
- Pengereman ABS dual channel kini menjadi fitur standar di semua varian NMAX Gen 3 TechMAX.
Baca juga: Berapa Pajak Yamaha NMAX 2026? Ini Rinciannya
Panduan Memilih Berdasarkan Kebutuhan
Memilih generasi yang tepat dari skutik Yamaha ini harus disesuaikan dengan anggaran dan gaya berkendara. Simak analisis singkat berikut ini.
Analisis Kelebihan NMAX Gen 1 untuk Bahan Modifikasi atau Budget Pelajar
Harga bekas NMAX Gen 1 yang kini merosot hingga kisaran Rp12 jutaan membuatnya sangat menarik bagi pelajar atau pencinta modifikasi dengan dana terbatas.
Alasan memilih NMAX Gen 1:
- Harga masuk yang paling murah di antara semua generasi, cocok untuk pemilik budget terbatas.
- Ketersediaan suku cadang aftermarket melimpah untuk keperluan modifikasi tampilan dan performa.
- Mesin 155 cc tetap tangguh dan mudah dirawat karena tidak terlalu banyak sensor elektronik yang rumit.
- Bobot paling ringan sehingga lebih lincah untuk digunakan di perkotaan.
Mengapa NMAX Gen 2 Adalah Pilihan Paling Seimbang untuk Harian Saat Ini
NMAX Gen 2 menawarkan kombinasi terbaik antara harga bekas yang mulai turun dan fitur modern yang masih relevan.
Alasan memilih NMAX Gen 2:
- Suspensi belakang tabung gas sudah standar sehingga nyaman untuk harian tanpa perlu upgrade.
- Fitur Y-Connect dan Traction Control System memberikan nilai tambah di kelas harga Rp22 jutaan hingga Rp30 jutaan.
- Desain masih terlihat modern dan tidak ketinggalan zaman dibandingkan dengan motor baru saat ini.
- Ketersediaan varian ABS dan non-ABS memberikan fleksibilitas sesuai kebutuhan pengereman.
Menakar Kelayakan Investasi Membeli NMAX Gen 3 Guna Kenyamanan Maksimal
Membeli NMAX Gen 3 baru dengan harga mulai Rp32 jutaan hingga Rp46 jutaan adalah investasi untuk pengalaman berkendara terbaik.
Alasan memilih NMAX Gen 3:
- Teknologi YECVT dengan riding mode memberikan sensasi berkendara yang benar-benar berbeda dan menyenangkan.
- Fitur navigasi pada layar TFT memudahkan perjalanan tanpa perlu menggantung ponsel di stang.
- Performa mesin paling optimal berkat peningkatan torsi dan sistem transmisi elektrik.
- Nilai jual kembali cenderung stabil karena motor masih generasi terbaru dengan garansi resmi lima tahun.
Tips Perawatan Khusus Masing-Masing Angkatan NMAX
Setiap generasi unit ini memiliki karakteristik dan komponen yang berbeda. Sehingga, motor ini membutuhkan perawatan yang sedikit berbeda pula.
Penyakit Khas NMAX Gen 1 Sektor Tensioner dan Kode Error 12
Masalah paling terkenal pada NMAX generasi pertama adalah tensioner rantai keteng yang cepat kendur. Masalah ini ditandai dengan suara mesin berisik seperti klotok-klotok.
Solusinya adalah mengganti tensioner dengan kode part 2PV-E2210-00 milik generasi facelift atau menggunakan tensioner dari Yamaha Jupiter Z1 Thailand.
Selain itu, kode error 12 yang menandakan masalah pada sensor posisi poros engkol (CPS/CKP) juga sering muncul pada unit yang sudah berumur.
Perawatan Modul Konektivitas Smartphone pada NMAX Gen 2
Agar fitur Y-Connect tetap berfungsi optimal, pastikan aplikasi di smartphone selalu diperbarui ke versi terbaru. Lakukan pairing ulang setiap kali mengganti ponsel atau setelah servis besar untuk menghindari putus koneksi.
Jaga kelembaban modul bluetooth yang berada di bawah dek jok karena komponen ini cukup sensitif terhadap air.
Perlakuan dan Aturan Servis Komponen Elektronik Baru di NMAX Gen 3
Komponen YECVT yang menggunakan motor listrik memerlukan pemeriksaan berkala di bengkel resmi yang memiliki alat diagnosis khusus.
Jangan sembarangan membersihkan area CVT dengan angin bertekanan tinggi karena dapat merusak sensor elektronik. Selalu gunakan oli mesin dengan spesifikasi yang direkomendasikan untuk menjaga agar sistem elektrik tetap stabil.
Mengenai Generasi Yamaha NMAX
Berikut jawaban singkat untuk pertanyaan umum seputar antar generasi NMAX.
Apakah Suku Cadang Mesin NMAX Gen 1 Masih Mudah Didapatkan di Bengkel Resmi?
Sebagian besar suku cadang utama seperti kampas rem, filter udara, dan v belt masih tersedia di bengkel resmi Yamaha. Namun komponen khusus seperti tensioner lama dengan kode 2ND E2210 00 sudah tidak diproduksi dan digantikan dengan versi terbaru yang lebih awet.
Bisakah Shockbreaker Milik NMAX Gen 2 Dipasang Langsung pada NMAX Gen 1?
Shockbreaker NMAX Gen 2 yang sudah bertabung gas dapat dipasang pada NMAX Gen 1 tanpa modifikasi karena dudukan dan ukuran batangnya sama persis. Pemasangan ini sangat direkomendasikan karena akan langsung meningkatkan kenyamanan berkendara secara signifikan.
Bagaimana Cara Merawat Sistem Transmisi Elektronik YECVT pada Varian NMAX Gen 3?
Perawatan utama adalah dengan melakukan pemeriksaan rutin setiap 5.000 kilometer di bengkel resmi untuk memastikan kalibrasi sensor tetap akurat.
Hindari menekan tombol Y-Shift saat mesin masih dingin dan biarkan motor mencapai suhu operasi normal terlebih dahulu.
Baca juga: Motor NMAX Terbaru: Harga dan Spesifikasi
Kesimpulan
Perjalanan skutik premium ini selama lebih dari satu dekade di Indonesia menunjukkan bagaimana pabrikan terus berinovasi untuk memenuhi harapan konsumen.
Rangkuman Garis Besar Perjalanan Inovasi Skutik Premium Yamaha
- NMAX Gen 1 (2015) memulai segmen skutik 150 cc dengan mesin VVA dan bodi bongsor yang mengagetkan pasar.
- NMAX Gen 2 (2020) membawa perbaikan signifikan pada suspensi, desain lampu, serta penambahan fitur konektivitas dan kontrol traksi.
- NMAX Gen 3 (2024) merevolusi transmisi dengan YECVT yang menghadirkan sensasi turbo dan mode berkendara pilihan.
- Populasi NMAX di Indonesia telah melebihi tiga juta unit dalam kurun waktu sepuluh tahun.
- Nilai jual kembali NMAX tergolong stabil karena permintaan pasar bekas yang selalu tinggi.
Rekomendasi Generasi Paling Pas Sesuai Profil Berkendara Anda
Jika pengguna adalah seorang pelajar atau modifikator dengan anggaran terbatas, NMAX Gen 1 bekas adalah pilihan paling cerdas.
Untuk pengendara harian yang menginginkan kenyamanan dan fitur modern tanpa perlu merogoh kocek terlalu dalam, NMAX Gen 2 bekas menjadi opsi paling seimbang.
Namun, jika pengguna menginginkan pengalaman berkendara terbaik dengan teknologi terbaru dan dana mencukupi, maka NMAX Gen 3 Turbo layak menjadi investasi jangka panjang.
Catatan Akhir Mengenai Nilai Jual Kembali yang Stabil di Pasar Otomotif
Salah satu alasan mengapa unit Yamaha ini tetap menjadi primadona adalah nilai jual kembalinya yang tidak merosot drastis seperti kebanyakan motor matic lain.
Bahkan, NMAX Gen 1 yang sudah berusia sepuluh tahun masih bisa dijual dengan harga cukup tinggi asalkan kondisi mesin dan bodi terawat. Nilai jual ini membuktikan bahwa reputasi sang raja skutik bongsor tidak akan pudar dalam waktu dekat.
Baca juga: NMAX Turbo vs NMAX Biasa, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Worth It?
Sedang mencari unit baru atau bekas berkualitas dari Yamaha NMAX? Memilih platform terpercaya adalah langkah awal yang tepat.
OLX Indonesia siap menjadi partner untuk mendapatkan unit terbaik sesuai kebutuhan. Segera kunjungi laman OLX agar motor impian segera hadir di garasi rumah sekarang juga!





































