Senin, Mei 27, 2024
Lainnya
    Tips & TrikPerbedaan Towing Mobil dan Mobil Derek

    Perbedaan Towing Mobil dan Mobil Derek

    Antara towing mobil dan derek memiliki perbedaan mendasar dalam cara beroperasi.

    News.OLX – Mungkin sebagian dari kita belum mengetahui perbedaan antara towing mobil dan mobil derek. Kedua layanan ini memang sering digunakan dalam situasi kendaraan yang mengalami masalah.

    Baik towing mobil dan derek memiliki perbedaan mendasar dalam cara beroperasi dan kapan kedua layanan ini lebih cocok digunakan.

    Towing mobil VS mobil derek

    Towing mobil, adalah jenis layanan yang melibatkan penggunaan truk penarik untuk mengangkat seluruh kendaraan dari permukaan jalan.

    Baca juga: Rawan Rusak, Begini Tips Merawat Sliding Door di Mobil

    Ini sangat berguna ketika mobil mengalami kerusakan mekanis yang membuatnya tidak dapat berjalan dan dibutuhkan untuk mengirimkan kendaraan ke lokasi yang lebih aman.

    Towing mobil biasanya menggunakan peralatan hidrolik untuk mengangkat dan menurunkan kendaraan dengan sangat hati-hati, sehingga tidak merusak kendaraan tersebut.

    Sedangkan mobil derek adalah layanan yang menggunakan peranti derek yang terpasang di truk untuk mengangkat kendaraan dengan cara yang berbeda. Biasanya, hanya ban belakang kendaraan yang menyentuh tanah ketika mobil diderek, sedangkan ban depan diangkat.

    Baca juga: Ini Fungsi Ring Piston dan Ciri-Cirinya Kalau Rusak

    Penggunaan mobil derek lebih cocok untuk situasi di mana kendaraan mungkin hanya mengalami kerusakan ringan atau terjebak di tempat tertentu.

    Umumnya layanan derek mobil biasanya diatur oleh Dinas Perhubungan untuk menarik kendaraan yang melanggar peraturan atau terlibat dalam kecelakaan.

    Sedangkan penyedia jasa mobil towing sangat umum ditemukan oleh pihak swasta. Biasanya usaha towing mobil ini dimanfaatkan untuk pengiriman transaksi jual beli mobil ataupun perbaikan mobil saat banjir.

    Jenis towing mobil

    Secara umum, mobil towing bekerja dengan mengangkut mobil secara keseluruhan. Ada beberapa jenis modifikasi mobil towing yang membedakan penggunaan dan sistem kerjanya.

    Mobil towing hidrolik

    Mobil towing hidrolik menggunakan sistem kerja hidrolik. Dalam jenis ini, bak angkut bisa diturunkan ke posisi terendah, kemudian mobil dapat dinaikkan ke atas bak tersebut.

    Setelah itu, bak angkut yang sudah terisi mobil akan terangkat kembali secara otomatis dengan bantuan hidrolik.

    Mobil towing hidrolik umumnya digunakan untuk mengangkut mobil premium dengan ground clearance yang rendah, sehingga bagian bawah mobil tidak bersentuhan dengan permukaan bak angkut.

    Mobil towing gendong

    Mobil towing gendong sering digunakan untuk mengangkut mobil dari showroom ke rumah pembeli. Prinsip kerjanya mirip dengan mobil towing lainnya.

    Perbedaannya terletak pada penggunaan bidang miring untuk menaikkan mobil yang akan diangkut agar bisa diangkat ke atas truk.

    Towing mobil (1)

    Biaya towing mobil dan derek mobil

    Mengutip laman resmi Daihatsu, dikatakan biaya towing mobil Bali-Jakarta memiliki kisaran sekitar Rp8,5 juta. Harga tersebut belum termasuk asuransi pengiriman.

    Harga towing mobil tersebut dapat bervariasi tergantung jenis kendaraan yang diangkut. Estimasi waktu pengiriman kendaraan dari Jakarta ke Bali biasanya memakan waktu sekitar tiga hari.

    Berbeda dengan layanan towing antar pulau yang lebih mahal, tarif untuk pengiriman dalam satu pulau relatif terjangkau dan estimasi pengirimannya lebih cepat.

    Misalnya, biaya towing mobil Jakarta-Surabaya berkisar antara Rp2,5 juta hingga Rp4 juta dengan estimasi pengiriman dua hari.

    Untuk pengiriman kendaraan dari Jakarta ke Yogyakarta, biaya towing Jakarta-Yogyakarta sekitar Rp3 juta dengan estimasi pengiriman 1-2 hari.

    Selain informasi ini, kamu bisa mendapatkan informasi menarik lainnya seputar otomotif di OLX Member of ASTRA. Download aplikasinya di Play Store atau App Store.

    GIIAS 2023
    Populer
    Reka Harnis
    Reka Harnis
    Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.
    Berita Terkait