Kamis, Juni 13, 2024
Lainnya
    LainnyaInilah 4 Perbedaan Timing Belt dan Fan Belt yang Perlu Anda Ketahui

    Inilah 4 Perbedaan Timing Belt dan Fan Belt yang Perlu Anda Ketahui

    Sebagai pemilik mobil, tentu saja penting untuk memahami komponen-komponen vital yang ada di mesin kendaraan. Hal ini penting sekali agar tahu bagaimana merawatnya dan kapan waktunya komponen tersebut diganti atau diservis.

    Dari banyaknya komponen yang ada di mesin mobil, setidaknya terdapat dua komponen yang wajib diketahui karena memiliki peran yang cukup krusial. Komponen tersebut adalah timing belt dan fan belt. Meski kedua komponen ini namanya hampir mirip, namun peranan yang mereka punya cukup berbeda.

    Sebelum memahami perbedaan keduanya, penting untuk Anda mengetahui apa itu timing belt dan fan belt. Simak ulasan berikut ya.

    Apa Itu Timing Belt?

    Apa itu timing belt
    Timing Belt (suzuki.co.id)

    Timing belt bekerja untuk menghubungkan komponen crankshaft dan camshaft. Komponen ini berbentuk sabuk dengan gerigi yang berbahan karet. Komponen ini sangat penting fungsinya, karena jika rusak maka mobil bisa mati total.

    Timing belt bertugas untuk membuka dan menutup kedua katup pada mesin mobil secara otomatis ketika proses pembakaran. Saat proses ini berlangsung, bensin dan oksigen akan masuk ke ruang pembakaran melalui sebuah katup intake.

    Proses pembakaran tersebut nantinya akan menghasilkan sisa pembakaran yang kemudian dibuang melalui katup exhaust. Timing belt bekerja dalam proses ini, dimana kedua katup tersebut terhubung dengan camshaft. Saat mesin dinyalakan, camshaft akan berputar, lalu membuka dan menutup secara teratur.

    Istilah timing merajuk pada pengaturan waktu saat katup membuka dan menutup. Dibutuhkan waktu yang tepat untuk katup intake dan katup exhaust bergerak sesuai laju piston. Nah, saat piston melakukan kompresi, kedua katup tersebut akan tertutup.

    Penting juga untuk Anda memperhatikan masa pemakaian timing belt. Hal ini penting agar mengetahui waktu yang tepat untuk menggantinya. Umumnya, timing belt diganti saat kendaraan telah menempuh jarak 50.000 sampai 80.000 km.

    Baca juga: Yuk Pahami Timing Belt Mobil, Fungsi, Cara Kerja, Mengganti, dan Merawatnya

    Apa Itu Fan Belt?

    Apa itu fan belt
    Fan Belt (kompas.com)

    Fan belt berfungsi untuk menggerakan dan menghubungkan komponen yang ada di dalam mobil, terutama saat mesin dinyalakan. Cara kerja komponen ini adalah memindahkan atau meneruskan tenaga dari mesin menuju pulley penggerak, seperti power steering, AC, alternator, water pump, dan lainnya.

    Komponen lain yang mendapat energi berkat putaran fan belt akan bekerja  untuk menghasilkan gerakan saat mobil dikendarai. Fan belt sangat penting untuk mobil, oleh karena itu harus selalu dirawat dan berada dalam kondisi yang prima. Tanpa komponen ini, mesin mobil tidak dapat digerakkan.

    Merawat fan belt wajib hukumnya untuk agar tidak putus atau rusak saat mobil digunakan. Penting untuk merawatnya secara berkala agar awet dan tahan lama, terutama saat melakukan servis rutin di bengkel.

    Fan belt memiliki beberapa tanda jika sudah waktunya diganti ,seperti mulai terasa rapuh, kendur, tipis, dan permukaannya retak. Idealnya fan belt diganti saat mobil sudah menempuh jarak 25.000 sampai 30.000 km.

    Baca juga: 8 Hal Perlu Dilakukan Ketika Membeli Mobil Bekas Berusia di Atas 10 Tahun

    Perbedaan Timing Belt dan Fan Belt

    Setelah mengetahui pengertian timing belt dan fan belt, hal selanjutnya yang wajib diketahui adalah perbedaannya. Kedua komponen ini terletak pada mesin kendaraan dengan fungsi masing-masing yang sangat vital. Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui perbedaannya.

    1. Cara Kerja

    Berangkat dari istilah timing, cara kerja timing belt adalah mengatur waktu katup untuk membuka dan menutup saat terjadi proses pembakaran pada mesin mobil. Sedangkan fan belt bekerja untuk memindahkan energi pada mesin ke komponen-komponen lain, seperti alternator, power steering, AC, dan lannya yang telah dijelaskan di atas.

    2. Bentuk Sabuk

    Perbedaan lain ada pada bentuk sabuknya. Timing belt memiliki bentuk sabuk bergerigi. Bentuk ini bertujuan supaya proses perputaran antara crankshaft dan camshaft bisa sejalan.

    Hal ini penting karena berhubungan dengan waktu katup untuk membuka dan menutup. Pemasangan komponen ini juga tidak boleh dilakukan sembarangan karena sudah ada tanda khusus pada setiap pulley-nya.

    Sedangkan fan belt berbentuk runcing di bagian ujungnya dan lebih kecil dibanding komponen penghubung lain. Oleh karena itu, penting untuk menambah jalur pulley dan memasang fan belt lagi jika ingin ada komponen tambahan yang digerakkan.

    Baca juga: 9 Cara Mudah Merawat Mobil Tua Saat di Rumah Aja

    3. Fungsi Sabuk

    Seperti yang sebelumnya sudah dijelaskan pula, walau sama-sama berbentuk sabuk, namun kedua komponen ini memiliki fungsi dan peran yang berbeda. Timing belt merupakan komponen mesin yang letaknya ada di dalam dan berfungsi agar crankshaft tetap terhubung. 

    Fan belt berfungsi untuk menyalurkan energi dari mesin ke komponen lain yang ada di luar, seperti kompresor, AC, dan lainnya agar mereka bisa bekerja dengan lancar.

    4. Waktu Ideal untuk Mengganti

    Sebagai komponen yang memiliki peran penting, timing belt dan fan belt harus secara rutin diperiksa dan diganti. Untuk timing belt, umumnya diganti setelah mobil menempuh jarak 50.000 km, sedangkan fan belt idealnya diganti setelah 25.000 km.

    Akan tetapi hal ini harus disesuaikan dengan kondisi kedua komponen tersebut. Jika Anda telah mendengar bunyi berdecit saat mobil digunakan, artinya kedua sabuk tersebut perlu diganti, bisa diganti bersama atau terpisah.

    Itulah 4 perbedaan timing belt dan fan belt yang perlu Anda ketahui. Kedua komponen tersebut merupakan komponen penting dan vital yang ada pada kendaraan. Perlu pemeriksaan dan perawatan rutin agar kondisinya tetap baik, sehingga kendaraan bisa bergerak dan digunakan dengan semestinya.

    Merawat mobil dengan baik, tentu akan menjaga harga jualnya agar tetap stabil. Pastikan untuk merawat kendaraan Anda agar harga jualnya tidak jatuh.

    Jangan lupa untuk memilih mitra terpercaya dalam menjual mobil Anda seperti OLX Autos yang dapat memberikan penawaran terbaik serta pembayaran instan.

    Hindari proses jual mobil yang ribet dan #PilihYangPasti untung dan aman di OLX Autos. Prioritas kami adalah keamanan bertransaksi, sehingga menjual mobil bisa lebih nyaman. Kamu bisa dapatkan pembayaran instan dan tanpa hidden fee!

    GIIAS 2023
    Populer
    Berita Terkait