Minggu, Juni 16, 2024
Lainnya
    LainnyaFungsi Gearbox Mobil, Cara Kerja dan Jenis-Jenisnya

    Fungsi Gearbox Mobil, Cara Kerja dan Jenis-Jenisnya

    Gearbox mobil menjadi komponen penting dalam kendaraan. Fungsi gearbox mobil ini menjadi sistem pemindah tenaga yang memiliki fungsi untuk menyalurkan tenaga ke bagian mesin lainnya. 

    Gearbox akan membuat komponen lain bisa menghasilkan gerakan baik dalam bentuk pergeseran maupun putaran. Tak hanya itu, fungsi gearbox lainnya yakni bisa dipakai untuk menyesuaikan daya atau torsi dari motor yang berputar. 

    Gearbox bisa mengubah daya motor agar berputar menjadi lebih kencang. Dengan adanya gearbox mesin akan hasilkan gerakan yang membuat mobil menjadi bergerak. Berisi banyak sekali komponen berupa roda gear yang saling terhubung, gearbox ini selalu membutuhkan pelumas.

    Baca juga: Mengenal Transmisi Mobil, Fungsi, Komponen, dan Jenis-jenisnya

    Apabila pelumas sampai kehabisan dan lupa diganti, bukan tidak mungkin bahwa kinerja dari gearbox ini akan menurun. Untuk memahami fungsi secara umum, gearbox juga ada fungsi di tiap komponennya. Berikut dirangkum fungsi gearbox mobil di tiap komponen.

    Fungsi Gearbox Mobil di Tiap Komponen

    Ada beberapa fungsi gearbox mobil di tiap komponen seperti dijelaskan di bawah ini. 

    • Input Shaft

    Input Shaft bertugas untuk menggerakkan gigi roda pada gearbox di mobil dengan memastikan kinerja putaran kopling. Input shaft bekerja dengan meneruskan daya ke main shaft. 

    • Transmisi Gear

    Transmisi gear biasa disebut dengan roda gigi transmisi. Adapun kinerja dari transmisi gear ini yakni mengubah torsi menjadi sesuai kebutuhan mesin. 

    • Gear Shift Fork

    Gear shift fork atau dikenal dengan istilah garpu transmisi. Gear shif fork ini berfungsi sebagai dudukan lever transmisi gigi. Selain itu juga dipakai untuk memindahkan gigi agar sesuai dengan transisi perpindahan gigi. 

    • Output Shaft

    Output shaft merupakan poros utama sebagai holder utama dari bearing, synchromesh dan komponen lainnya. Output shaft akan menentukan kecepatan mesin mobil sebagai output transmisi. 

    Output shaft akan membawa daya dari counter shaft menggunakan gear. Dengan begitu, akan menentukan torsi yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pengemudi.

    • Tuas Persneling

    Tuas persneling merupakan alat yang tidak jauh dari tempat pengendara duduk. Alat ini memiliki fungsi sebagai alat pengendali gigi transmisi.

    • Oli Filter 

    Oli fiter merupakan komponen gearbox dengan fungsi untuk menyaring kotoran pada oli. Filtering sangat perlu dilakukan pada pelumas agar efektivitas kinerja mesin mampu berjalan lancar dengan kualitas oli yang bersih.

    • Transmission Case

    Transmission case merupakan komponen sistem gear box untuk bagian transisi. Dengan alat ini maka akan memperlancar setiap transisi komponen dari sistem gearbox.

    • Hub Slave

    Hub slave adalah komponen gear box yang bertugas mengatur perputaran. Tak hanya itu, alat ini juga untuk pemberhentian kinerja output shaft.

    • Speedometer Gear

    Speedometer gear merupakan komponen yang berfungsi untuk ,engukur kecepatan mobil. Lalu nantinya akan muncul di display di dashboard mobil sehingga dapat monitoring bisa dilakukan pengendara.

    Baca juga: Transmisi Otomatis pada Mobil, Begini Cara Kerja dan Jenisnya 

    Cara Kerja Gearbox

    Ilustrasi gear
    Ilustrasi gear (freepik)

    Gearbox merupakan komponen penting yang bisa mengatur pergerakan mobil melalui injakan pedal kopling, pedal gas atau pemindahan rem gigi. Fungsi kerja gearbox sangat penting dalam mobil sehingga kendaraan Anda bisa berjalan dengan sangat baik. 

    Agar lebih memahami cara kerja gearbox, di bawah ini akan diuraikan secara detail caranya. Cara kerja gearbox yakni dengan meneruskan tenaga yang dihasilkan komponen-komponen mesin. 

    Untuk akhirnya dapat mengubah jadi tenaga yang mampu menggerakkan mobil.  Gearbox akan menyesuaikan dengan besaran kebutuhan yang dibutuhkan. Hebatnya, gearbox ini mampu menemukan kecepatannya sendiri yang disinkronkan. 

    Alhasil, roda-roda pada mesin tidak bertabrakan karena menggunakan synchromesh. Gearbox mempunyai pilihan roda gigi untuk berbagai macam kondisi mengemudi seperti start, gerakan mendaki bukit hingga jalanan terjal. Apabila gigi rendah maka putaran roda mesin akan melambat secara otomatis.

    Gearbox memiliki kemampuan untuk menyesuaikan laju maju dan mundur pada mobil Anda. Hal ini sesuai dengan ratio gear supaya perputaran mesin tidak berbenturan atau dikenal dengan istilah selip. 

    Hal yang harus diperhatikan yakni, mobil yang gearboxnya alami kerusakan akan mengalami penurunan performa. Sehingga jangan sampai gearbox bekerja terlalu sering tanpa adanya perhatian cek secara berkala.

    Baca juga: 10 Gejala Transmisi Mobil Mengalami Kerusakan

    Jenis-Jenis Gearbox Mobil

    Gearbox mobil juga lebih dikenal dengan transmisi. Ada beberapa jenis gearbox atau transmisi mobil yang perlu diketahui. Berikut jenis-jenis gearbox mobil lengkap dengan penjelasannya.

    • Manual

    Jenis gearbox atau transmisi yang pertama yakni  manual. Gearbox mobil manual memiliki sistem yang diatur oleh pengemudi itu sendiri. Sehingga cara kerjanya seperti melakukan perpindahan gigi yang tidak diatur secara otomatis, melainkan dalam kendali si pengemudi. Mulai dari gigi yang dipakai, itu menjadi pilihan dari pengemudi.

    • Otomatis Konvensional

    Gearbox mobil jenis kedua yakni, transmisi otomatis dengan model konvensional. Gearbox jenis ini cara kerjanya memanfaatkan torque converter.  Tenaga mekanik yang dihasilkan oleh mesin bakal diubah menjadi energi kinetik. Torque converter inilah yang akan menyalurkan energi ke driveshaft. 

    • Otomatis CVT

    Tak hanya manual dan otomatis konvensional, ada juga otomatis CVT. CVT merupakan singkatan dari Continuous Variable Transmission (CVT) yang menggunakan pulley dan memang lebih fokus kepada konsumsi bahan bakar. 

    Transmisi matik CVT dari sistem kerjanya terdapat sepasang pulley yang mengikuti putaran mesin mobil. Pulley ini akan disambungkan dengan sabuk baja untuk proses penggerakan.  Transmisi CVT saat ini semakin populer karena konsumsi bahan bakar yang dihasilkan oleh mobil jadi lebih baik dibanding torque converter. 

    • Dual Clutch (DCT)

    Dual clutch transmission atau DCT menjadi gearbox atau transmisi dengan konsep manual yang diotomatisasi. DCT adalah jenis transmisi yang menggunakan dua unit kopling ganda. 

    Sistem otomatis atau ECU lah yang bakal bisa mengendalikan langsung perpindahan gigi. Sistem ganda kopling ini juga bertanggung jawab atas gigi yang berbeda. Satu untuk gigi ganjil sementara satu gigi lainnya untuk gigi genap sehingga dalam proses perpindahan bisa lebih sigap.

    • AMT

    Ada juga gearbox mobil atau transmisi dengan nama AMT. AMT atau Automated Manual Transmission  bisa dibilang merupakan gearbox dengan menggunakan model manual yang dibekali dengan kopling kering dengan pergerakan kopling yang bekerja otomatis. 

    Dengan perpaduan antara manual dengan kopling otomatis akan hasilkan perputaraan yang bisa menggerakan mobil. Sistem gearbox ini dipopulerkan oleh Suzuki Ignis.

    Itulah beberapa jenis-jenis gearbox mobil atau transmisi yang perlu dipahami. Dengan adanya Gearbox maka kinerja mobil akan lebih bagus dan performanya jadi luar biasa untuk digunakan.

    Nah itulah penjelasan mengenai fungsi gearbox mobil, setelah menyimak penjelasan di atas, sedikit banyak pasti sudah menambah referensi Anda. Kalau untuk membeli mobil bekas, pastikan untuk memilih di dealer terpercaya yang dapat memberikan penawaran terbaik serta garansi pada unit yang Anda beli seperti OLX Autos.

    Pilih mobil bekas berkualitas terbaik, dan harga yang paling reasonable di OLX Autos. Ada ribuan unit mobil bekas berkualitas yang bisa dipilih. Kami menjamin semua unit mobil berkondisi prima, dan bergaransi karena telah melalui inspeksi detail dari petugas berpengalaman. Dengan harga dan biaya perawatan yang rendah, kebutuhanmu bisa terpenuhi!

    GIIAS 2023
    Populer
    Berita Terkait