Jumat, Mei 31, 2024
Lainnya
    MobilJarak Tempuh Mobil Listrik di Indonesia, Ada yang Sentuh 770 Km!

    Jarak Tempuh Mobil Listrik di Indonesia, Ada yang Sentuh 770 Km!

    Jarak Tempuh Mobil Listrik di Indonesia, Ada yang Sentuh 770 Km!

    News.OLX – Selama beberapa tahun terakhir, tren mobil berbasis listrik di Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan. Hal ini sejalan dengan target untuk mencapai kendaraan nol emisi pada tahun 2026.

    Alhasil, mobil bertenaga listrik telah menjadi pilihan yang nyata bagi masyarakat Indonesia yang ingin beralih dari kendaraan konvensional yang berkontribusi pada pencemaran udara. Mobil listrik dianggap mampu menjawab tantangan tersebut.

    Namun, terdapat beberapa tantangan dalam pengembangan mobil listrik di tanah air. Sebagaimana diketahui, penggunaan mobil di Indonesia tidak hanya untuk perkotaan saja. Masih banyak masyarakat yang membutuhkan kendaraan untuk lintas kota hingga ratusan kilometer jaraknya.

    Hal ini menjadi tantangan buat pabrikan mobil listrik untuk menciptakan daya tempuh kendaraan yang jauh. Meski demikian, saat ini sudah banyak diciptakan mobil listrik yang memiliki daya tempuh yang cukup jauh, bahkan hingga 700 KM.

    Lantas, mobil apa itu? Untuk mengetahuinya, berikut adalah beberapa mobil listrik di Indonesia yang mampu berjalan hingga ratusan kilometer bahkan melebihi 700 KM.

    Wuling Air EV

    Wuling Air EV merupakan salah satu mobil listrik yang mampu menempuh jarak yang cukup jauh. Saat ini tersedia dua varian Wuling Air EV, yakni Standar Range dan Long Range.

    Standar Range dibekali dengan baterai 17,3 kWh yang mampu menempuh hingga 200 kilometer. Sementara Long Range memiliki baterai yang lebih besar yaitu 26,7 kWh. Alhasil mobil ini dapat menjelajah hingga 300 kilometer.

    Hyundai Ioniq 5

    Hyundai Ioniq 5 telah terbagi dari dua varian yaitu Prime dan Signature. Dua versi tersebut kemudian terbagi menjadi tipe Standar Range dan Long Range.

    Adapun jarak tempuh mobil ini juga cukup jauh. Untuk varian Standar Range menggunakan baterai lithium-ion 58 kWh dan mampu mencapai 384 kilometer.

    Sementara varian Long Range mampu mencapai 451 kilometer. Soalnya mobil ini dibekali dengan baterai yang lebih besar yaitu 72,6 kWh.

    Toyota bZ4x

    Toyota bZ4X merupakan salah satu mobil listrik pertama Toyota. Mobil pabrikan Jepang ini dibekali baterai lithium-ion berkapasitas 71,4 kWh yang mampu mendukung perjalanan hingga jarak mencapai 500 kilometer.

    Tidak hanya itu saja hal menarik yang dihasilkan bZ4X. Mobil ini mampu melakukan pengisian baterai dengan cepat. Hanya dalam 30 menit saja, daya baterai yang terisi bisa mencapai 80%.

    Nissan Leaf

    Pertama kali diperkenalkan di Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019 yang berlangsung di Balai Kartini, Jakarta, Nissan Leaf langsung jadi perbincangan publik.

    Sebabnya, mobil ini memberikan terobosan unik dengan menghadirkan baterai lithium-ion yang kapasitasnya mencapai 40 kWh.

    Tak ayal, mobil ini mampu melakukan perjalanan yang cukup jauh. Dalam sekali pengisian penuh, mobil ini mampu melaju hingga mencapai 311 kilometer.

    Lexus UX 300e

    Lexus UX 300e, sebuah crossover mewah kompak. Mobil ini dilengkapi dengan baterai lithium-ion berkapasitas 54,3 kWh yang memberikan jarak tempuh hingga 400 kilometer pada kondisi baterai penuh.

    Tidak itu saja hal yang bisa dibanggakan dari mobil ini. Lexus UX 300e memiliki tenaga hingga 204 tenaga kuda dan torsi maksimal 300 Nm.

    BMW iX xDrive40 dan BMW i4 eDrive40

    Berpindah ke negara Jerman. Negara ini turut menyumbangakan teknologi listrik pada mobil unggulannya, BMW. Merek otomotif premium ini hadir dengan dua line-up kendaraan listrik, yaitu BMW iX xDrive40 dan BMW i4 eDrive40.

    BMW iX xDrive40 menggunakan baterai 70 kWh yang mampu menempuh hingga 420 kilometer. Sementara itu, BMW i4 eDrive40 memiliki jangkauan hingga 580 kilometer dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 5,7 detik.

    mobil listrik (13)

    Mercedes-Benz EQE dan EQS

    Tak mau kalah dengan BMW, Mercedes-Benz turut memperkenalkan kecanggihan mobil listriknya melalui Mercedes-Benz EQE dan EQS pada akhir 2022.

    Mercedes EQE menggunakan baterai 90 kWh yang mampu menempuh hingga 673 kilometer, sementara EQS memiliki baterai 107,8 kWh dan jarak tempuh terjauh di pasaran Indonesia, mencapai 770 kilometer.

    Kia EV6 GT-Line

    Kia EV6 GT-Line merupakan kendaraan listrik pertama yang diperkenalkan oleh produsen asal Korea Selatan di Indonesia. Mobil ini menggunakan baterai berkapasitas 77,4 kWh yang mampu memberikan tenaga 320 hp dan torsi 506 Nm, serta jarak tempuh hingga 506 kilometer.

    DFSK Gelora E

    DFSK turut menyumbangkan teknologi listriknya melalui varian Gelora E. Ini merupakan kendaraan niaga listrik pertama yang diluncurkan di Indonesia.

    Mobil ini hadir dalam dua tipe, yaitu, minibus dan blind van. Kedua mobil ini dibekali baterai berkapasitas 42 kWh yang mampu mencapai 300 kilometer dalam kondisi baterai penuh.

    Esemka Bima EV

    Indonesia juga memiliki teknologi mobil listrik yang diluncurkan melalui Esemka Bima EV. Ini merupakan mobil listrik pertama yang diperkenalkan oleh mobil yang memiliki pabrik di Boyolali, Jawa Tengah tersebut.

    Tak tanggung-tanggung, mobil ini menggunakan motor penggerak tipe permanent magnet synchronous motor dengan daya 40 kW dan baterai Tenary lithium-ion 350,4 V. Dengan baterai terisi penuh, Bima EV dapat menempuh jarak hingga 300 kilometer.

    Dengan beragam pilihan mobil listrik yang menawarkan jarak tempuh yang semakin impresif, masyarakat Indonesia memiliki alternatif yang menarik untuk beralih ke kendaraan yang ramah lingkungan. Semakin banyak opsi mobil listrik yang tersedia di pasaran, semakin besar peluang untuk mengurangi dampak emisi gas rumah kaca dan memasuki masa depan berkelanjutan yang lebih cerah. Indonesia semakin terang dengan mobil listrik.

    Dapatkan juga informasi menarik lainnya seputar otomotif di OLX Member of ASTRA. Download aplikasinya di Play Store atau App Store.

    GIIAS 2023
    Populer
    Reka Harnis
    Reka Harnis
    Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.
    Berita Terkait