Beranda blog Halaman 1071

Pahami Kelebihan dan Kekurangan Mobil dengan Penggerak Roda Depan

Setiap kendaraan memiliki sebuah sistem penggerak untuk bisa melaju. Sistem ini merupakan komponen yang menyalurkan tenaga dari mesin ke roda-roda mobil. Ada berbagai macam jenisnya, mulai dari sistem penggerak depan, belakang, hingga teknologi lainnya. Masing-masing sistem penggerak ini memiliki karakteristiknya sendiri.

Di pabrikan Indonesia, sistem penggerak yang umum digunakan adalah sistem penggerak roda depan yang dikenal dengan sebutan FF (Front Engine-Front Wheel Drive) atau FWD. Bahkan, mobil-mobil keluaran terkini pun semakin banyak yang menggunakan penggerak roda depan. Hal ini karena penggerak depan dikenal lebih responsif terhadap pergerakan jalan dibandingkan dengan sistem penggerak lainnya.

FWD yang pertama kali diciptakan pada tahun 1711, merupakan sistem penggerak yang menggunakan tenaga mesin untuk dihantarkan pada transmisi roda bagian depan. Dengan kata lain, dua roda pada bagian depan ini akan menjadi motor utama pada kendaraan tersebut. Sehingga, ketika tenaga diterima oleh roda depan, maka ban akan berputar dan mobil akan bergerak maju.

Baca juga: Mobil Penggerak Roda Depan dan Belakang Banyak di Indonesia, Ini Kelebihannya

Saat pertama kali diciptakan, FWD diaplikasikan pada mobil Fardier à Vapeur yang dibuat oleh seorang ahli mekanik berkebangsaan Perancis, Nicholas-Joseph Cugnot. Sistem penggerak roda ini kemudian dikembangkan oleh banyak ilmuwan dan mulai eksis digunakan pada tahun 1930-an. Mobil pertama yang mengimplementasikannya, yaitu Citroën Traction Avant yang merupakan mobil eksekutif produksi Citroën, Perancis.

Kini, FWD banyak digunakan mobil-mobil keluaran terbaru yang cukup populer. Beberapa mobil yang menggunakan sistem ini, di antaranya Daihatsu Sigra, Toyota Calya, Honda Jazz, Nissan Livina, Mitsubishi Xpander, Suzuki Baleno, hingga beberapa mobil SUV dan MPV lainnya.

Pengaplikasian FWD disinyalir membuat mobil lebih irit bahan bakar. Apa benar demikian? Bagaimana cara kerjanya dan apa kelebihan, serta kekurangan penggunaan sistem ini? Sebelum memilih mobil dengan sistem penggerak roda depan, simak terlebih dahulu penjelasan berikut.

Komponen Penggerak Roda Depan

Sistem penggerak roda depan tidak menggunakan banyak komponen untuk menjalankan fungsinya. Komponen pada sistem penggerak roda depan, meliputi:

  • Kopling atau clutch, berfungsi untuk meneruskan dan memutuskan perputaran mesin terhadap transfer. Saat pedal kopling diinjak, putaran mesin yang bergerak ke transmisi akan terputus seketika.
  • Transmisi, berfungsi untuk menyalurkan tenaga yang dihasilkan oleh mesin (output mesin) dari kopling menuju roda penggerak. 
  • AS roda (Axle Shaft roda), berfungsi untuk meneruskan putaran dari transmisi ke roda-roda penggerak.
  • Differential atau gardan, berfungsi untuk membagi putaran yang asalnya dari transmisi ke roda bagian kiri dan kanan sesuai dengan kondisi kendaraan.

Cara Kerja Penggerak Roda Depan

3D illustration with front view of a car drivetrain with front wheels alignment. Car toe out alignment.

Secara otomotif, sistem penggerak roda depan bermula dari output mesin yang posisinya melintang dan terhubung ke poros roda akan menyalurkan tenaga pada ban depan. Proses transfer tenaga yang terjadi dari mesin menuju ban bagian depan ini disalurkan menggunakan differential yang terletak di kotak transmisi manual ataupun matic dengan melewati transaxle.

Selanjutnya, Constant Velocity Joint (CV Joint) akan meneruskan putaran dari differential ke roda secara fleksibel. Fleksibilitas yang dimaksud adalah bisa disesuaikan ke berbagai radius sudut putar. Sehingg, mobil akan bergerak karena adanya perputaran pada roda bagian depan.

Baca juga: Kia Visto Mobil 30 Jutaan Jadi Buruan, Simak Spesifikasinya!

Kelebihan Penggerak Roda Depan

Salah satu alasan sistem penggerak roda depan banyak digunakan di Indonesia adalah banyaknya kelebihan yang dimiliki sistem ini. Berikut ini beberapa kelebihan penggerak roda depan:

Komponen sedikit

Salah satu kelebihan FWD yang banyak jadi alasan penggunaannya adalah komponennya yang lebih sedikit. Komponen bisa lebih sedikit, karena FWD tidak menggunakan drive shaft, yaitu komponen yang menghubungkan antara mesin ke penggerak bagian belakang.

Pada penggunaan FWD, mesin mengeluarkan tenaga, kemudian langsung digunakan untuk menggerakan sistem transmisi dan roda yang semuanya sama-sama berada di bagian depan. Sehingga, komponen yang diperlukan lebih sedikit.

Biaya servis lebih murah

Komponen yang hanya sedikit pada penerapan sistem FWD ini, membuat biaya perawatannya juga jadi lebih murah. Penggantian suku cadangnya pun akan lebih ramah kantong.  Sehingga, secara keseluruhan, biaya servisnya pun akan lebih terjangkau.

Ruang kabin jadi lebih luas

Sistem penggerak roda depan membuat bagian bawah mobil menjadi lebih lapang, terutama pada bagian kabin. Dengan begitu, bagian dalam kabin juga akan terasa lebih luas. Kabin yang luas tentu bisa digunakan secara optimal. Inilah alasan sistem FWD banyak digunakan pada mobil keluarga dan jenis mobil city car.

Bobot lebih ringan

Karena tumpuannya ada di bagian depan, maka bobot mobil terasa lebih ringan. Mobil dengan bobot yang ringan biasanya kerap dijadikan patokan seseorang saat akan membeli mobil. Bobot mobil yang ringan menandakan beban mesin lebih enteng untuk dikendarai, sehingga hal ini juga ada hubungannya dengan konsumsi bahan bakar.

Irit bahan bakar

Bukan hanya bobotnya lebih ringan, FWD juga diklaim mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar. Konsumsi bahan bakar yang digunakan akan lebih sedikit karena tenaga tidak terlalu banyak digunakan untuk menggerakkan komponen. Itulah alasan, mengapa banyak mobil SUV irit, karena rerata mobil SUV menggunakan penggerak roda depan.

Aman gesekan

Mobil yang menggunakan sistem FWD lebih unggul dan aman terhadap gesekan ban mobil dengan permukaan jalan, khususnya ketika hujan. Sebab, secara teknis, roda depan yang menarik roda belakang, sehingga berat mesin mobil di bagian depan membuat traksi lebih baik.

Harga mobil cenderung murah

Harga mobil yang menggunakan sistem penggerak roda depan biasanya cenderung lebih murah, dibandingkan dengan mobil dengan sistem penggerak roda belakang atau lainnya. Hal ini karena komponen, tenaga, dan konstruksi yang dibutuhkannya jauh lebih ringkas. Sehingga, harga jual mobilnya pun bisa dipangkas.

Baca juga: MPV Langka dari Toyota Ini Harganya Kurang dari Rp 70 jutaan

Kekurangan Penggerak Roda Depan

Dibalik kelebihannya, ada juga kekurangan dari penggunaan sistem penggerak roda depan, di antaranya sebagai berikut:

Mobil kurang stabil

Mobil dengan sistem penggerak depan lebih sulit untuk dikendalikan atau bisa dikatakan kurang stabil. Terutama pada saat mobil kehilangan traksi akibat torque steer yang menyebabkan pembagian bobot tidak rata, sehingga lebih sulit dikendalikan. Meski begitu, mobil keluaran terkini biasanya sudah dibekali dengan teknologi bernama Vehicle Stability Control (VSC) untuk mengatasi hal ini. 

Rentan mengalami understeer

Pada mobil dengan sistem FWD, bobot mobil akan bertumpu di bagian depan. Hal ini bisa membuat mobil jadi lebih mudah understeer saat kecepatan tinggi. Mobil dengan sistem FWD yang dikendarai dengan kecepatan tinggi akan mendapatkan beban yang besar pada roda bagian depan, maka sangat mungkin kehilangan daya cengkeram dan timbul gejala understeer.

Kurang akselerasi

Kekurangan lainnya adalah kurangnya akselerasi. Bagaimana pun, mendorong lebih mudah daripada menarik, sehingga akselerasi pada mobil dengan sistem penggerak roda depan dirasa lebih lambat.

Komponen cepat aus

Pada sistem penggerak roda depan, selain mengatur arah untuk berbelok, roda depan juga bertugas sebagai penggerak mobil. Hal ini membuat komponen di sekitar roda depan lebih cepat aus. Mulai dari kaki-kaki, suspensi, hingga ban, biasanya akan terdampak.

Rentan rusak

Salah satu kekurangan yang biasanya kerap jadi pertimbangan adalah komponen kaki-kaki dan setir lebih mudah rusak. Umumnya, kerusakan yang terjadi ada di sekitar rack steer, karena beban ganda pada roda depan. Karena itu, pengendara perlu lebih hati-hati saat melewati jalan yang rusak, bahkan polisi tidur. Hantaman yang terlalu keras akan merusak komponen transmisi dan ban depan.

Itulah beberapa yang perlu diperhatikan saat memilih mobil bekas dengan roda penggerak depan. Secara konsumsi bahan bakar, memang jauh lebih irit, tetapi perlu juga mempertimbangkan kekurangan dan solusinya. Untuk itu, saat hendak membeli mobil bekas, perhatikan apakah sistem penggerak roda depan masih dalam kondisi baik atau sebaliknya.

Sebaiknya, pilihlah tempat membeli mobil bekas terpercaya. OLX Autos bisa jadi tujuan pembelian mobil bekas berkualitas terbaik dengan harga yang paling reasonable. Ribuan unit mobil yang bisa dipilih di sini dijamin berkualitas prima dan bergaransi.

Keunggulan Fitur Adaptive Cruise Control di Chery OMODA 5

News.OLX – Pabrikan mobil saat ini tengah berlomba-lomba dalam menghadirkan faktor kenyamanan serta keselamatan di setiap model yang mereka tawarkan kepada konsumennya. Tidak bisa dipungkiri kalau konsumen sekarang sudah melek teknologi yang ditawarkan dalam setiap model kendaraan.

Faktor kenyamanan dan juga keamanan jadi penentu dalam memutuskan untuk membeli mobil.

Salah satu fitur yang kini banyak dihadirkan oleh pabrikan mobil adalah Adaptive Cruise Control (ACC). Fitur ini bekerja dengan cara menjaga jarak dengan kendaraan didepannya secara otomatis, bergantung jarak yang kita atur.

Selain membantu dalam mengurai kepadatan lalu lintas, fitur ini juga memungkinkan kecepatan yang konstan. Di dalam tol fitur ini mengurangi rasa lelah berkendara saat bepergian jauh. Dukungan teknologi berkendara terkini seperti ACC menghadirkan kenyamanan saat berkendara.

Chery OMODA 5 mengusung fitur unggulan Full Speed Adaptive Cruise Control (ACC), yang bisa bekerja mulai dari kecepatan 0 km/jam.  

Dijelaskan Shawn Xu, Presiden PT Chery Sales Indonesia, “Adaptive Cruise Control pada Chery OMODA 5 akan membantu pengendara untuk berkendara lebih aman dan nyaman di tengah kemacetan kota. Dengan teknologi canggih ini, mobil dapat mengatur kecepatan secara otomatis dan mengatur jarak dengan mobil di depannya sehingga pengendara tidak perlu terlalu sering menginjak pedal gas dan rem, namun tetap harus waspada dan berhati-hati.”

Secara fungsi, fitur ACC bisa meminimalisir terjadinya kecelakaan. Namun semua kembali lagi pada kontrol pengemudi.

“Kami berharap fitur dapat memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik lagi bagi Chery Family dan meningkatkan kenyamanan mereka dalam situasi lalu lintas yang padat,” lanjutnya. 

Mengaktifkan fitur ini di Chery OMODA 5 juga sangat mudah. Hal yang pertama harus dilakukan adalah memastikan kondisi aman di sekitar kendaraan. Kemudian pengemudi hanya perlu menekan tombol Cruise Control yang terletak di setir pengemudi, dan fitur ini akan aktif.

Pengemudi juga dapat mengatur jarak dengan kendaraan di depannya melalui lima pengaturan jarak yang tersedia, tinggal pilih salah satunya.

Mengaktifkan fitur Adaptive Cruise Control, pengemudi Chery OMODA 5 akan merasa lebih tenang dan nyaman saat berkendara. 

Keunggulan Adaptive Cruise Control Chery OMODA 5

Pemilik mobil Chery OMODA 5 dan mobil Chery lainnya kini sudah didukung dengan layanan after sales yang lengkap. Diharapkan, setelah mudik lebaran tahun ini, para pemilik mobil Chery bisa memanfaatkan layanan gratis service selama empat tahun atau 60.000 km dengan pengecekan berkala setiap 5.000 Km atau 6 Bulan serta layanan eksklusif gratis selama satu tahun.

Jika menemukan kendala saat perjalanan, konsumen pemilik mobil Chery juga bisa menggunakan layanan Roadside Assistance 24/7 yang berlaku di seluruh Indonesia, serta layanan pick-up and drop untuk wilayah Jabodetabek.  

Dengan layanan after sales yang terjamin, Chery Sales Indonesia siap memberikan pengalaman berkendara yang maksimal dan memuaskan bagi para konsumennya.

Review Toyota Hiace Premio, Ini Spesifikasi Lengkap dan Harganya

0

Sebagai sebuah kendaraan komersial, Toyota Hiace Premio banyak menjadi pilihan pelaku usaha travel sebagai armada andalannya. Dihadirkan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM), Toyota Hiace memang sudah cukup lama dijual di Indonesia.

Bahkan bila menilik sejarah mobil tersebut, generasi pertama mobil ini sudah ada diluncurkan di Jepang sejak tahun 1967 dengan kode H10. Kalau untuk di Indonesia sendiri, Toyota Hiace baru dirilis pada generasi kelimanya yaitu pada tahun 2004.

Untuk saat ini generasi Toyota Hiace pun sudah sampai generasi keenam dengan penampilan eksteriornya yang semakin elegan. Dirilis di Indonesia sejak tahun 2019, mobil ini memiliki tampilan grill depan yang nggak kalah menarik dengan Toyota Alphard.

Baca juga: 9 Rekomendasi Mobil Terbaik untuk Campervan, Kabin Luas dan Nyaman

Dibekali dengan berbagai fitur untuk menunjang kenyamanan dan keamanan dalam berkendara. Toyota Hiace generasi ini ditawarkan dalam dua varian yaitu Toyota Hiace Commuter dan Toyota Hiace Premio.

Dalam kesempatan kali ini akan membahas spesifikasi lengkap mengenai Toyota Hiace Premio.

Spesifikasi Hiace Premio

Sebagai mobil komersial, Toyota Hiace Premio ini dibekali dengan mesin diesel 2.8 liter 1GD FTV turbo diesel inline 4 silinder segaris DOHC. Dengan mesin ini mobil ini dapat menghasilkan tenaga 154 HP dan torsi mencapai 419 Nm.

Sudah dibekali teknologi common rail pada sistem bahan bakarnya. Untuk transmisinya mobil ini menggunakan transmisi manual 6 percepatan. 

Memiliki dimensi mobil yang besar dan gagah, Toyota Hiace Premio ini memiliki lebar 2018 mm, panjang 5915 mm dan tinggi 2280 mm. Mobil ini memiliki kapasitas tangki bahan bakar hingga 70 L.

Untuk konsumsi bahan bakarnya sendiri, mobil ini dapat menempuh jarak 100 km dengan rata-rata konsumsi bahan bakar 9.09 L.

Interior Hiace Premio

Masuk ke dalam mobil Toyota Hiace Premio, perasaan lega dan nyaman pun langsung terasa. Ditambah mobil ini memiliki 12 kursi yang tentu dapat menampung banyak penumpang. 

Mobil Hiace premio ini hadir dengan desain baru yang memberikan kesan eksklusif pada area penumpang maupun pengemudi yang akan mempermudah pengoperasian mobil sehingga setiap perjalanan semakin nyaman dan aman.

Pengemudi juga diberikan beberapa fitur yang mempermudah penggunaan seperti telescopic & Tilt Steering yang akan membuat setir dapat disesuaikan dengan keinginan dan kenyamanan pengemudi.

Selain itu terdapat juga tampilan baru pada speedometer yang semakin informatif dan stylish mempermudah pengemudi dalam memantau informasi penting saat berkendara.

Pada bagian depan sudah tersedia ruang penyimpanan yang cukup luas untuk barang berukuran panjang, dengan posisi yang mudah dijangkau. Menarik mobil ini juga dilengkapi dengan tempat penyimpanan kacamata yang mudah diakses oleh pengemudi.

Dan yang paling penting bagi penumpang seperti dijelaskan di awal adalah ukuran yang besar. Desain baru pada mobil toyota hiace juga menghadirkan tambahan ruang pada barisan kursi penumpang, sehingga memberikan cabin space yang lebih luas serta legroom yang lebih lebar.

Kalau soal fitur hiburan di dalam kabin, Toyota Hiace Premio ini cukup standar dan tidak bisa dibandingkan dengan mobil pribadi lainnya.

Baca juga: Promo Toyota Akhir Tahun, DP Rp 10 jutaan Sampai Hadiah Alphard

Eksterior Hiace Premio

Bila dibandingkan dengan generasi sebelumnya, Toyota Hiace generasi saat ini memiliki perubahan yang cukup signifikan pada tampilannya. Terutama pada bagian depan, fascia depan Toyota Hiace ini semakin tampil stylish dan mewah.

Memiliki moncong sehingga tidak terlalu terkesan seperti mini bus, karena perubahan ini mesin dari Toyota Hiace pun berada di depan layaknya sebuah MPV. Maka hal itu menjadikan Hiace memiliki hidung lebih mancung dibanding generasi terdahulu. 

Hal ini merupakan perubahan positif untuk segi keselamatan. Pada keempat roda, mobil ini masih menganut pelek kaleng ukuran 16 inci yang ditutupi oleh cover. Menariknya sistem pengereman Hiace sudah dikawal fitur safety cukup banyak. Mulai dari ABS dengan Brake Assist, Emergency Brake Signal sudah dimiliki pengereman Hiace.

Untuk lampu-lampu, mobil dengan pintu samping sliding door ini masih menggunakan teknologi bohlam halogen. Di sejumlah bagian eksterior terdapat beberapa ornamen chrome yang menambah kesan elegan.

Baca juga: 6 Jenis Mobil Toyota dengan Berbagai Tipe yang Layak Jadi Pilihan

Fitur Hiace Premio

Mobil ini sudah dibekali dengan cukup banyak fitur untuk menunjang kenyamanan dan keselamatan dalam berkendara. Salah satu fitur keamanan dan keselamatan tersebut adalah Dual Airbags, dan Anti-lock Braking System (ABS), Brake Assist (BA). 

Tidak hanya itu saja, fitur keamanannya pun sudah semakin lengkap dengan Hill Start Assistance (HSA), Emergency Brake Signal (EBS) dan Vehicle Stability Control (VSC).

Pada bagian depannya, desain dari dashboardnya pun simpel namun sangat nyaman. Speedometer yang informatif dan stylish tentu mempermuda pengemudi. 

Selain itu banyak sekali ruang penyimpanan pada mobil ini seperti tempat minum yang memudahkan untuk penumpang. Kisi-kisi AC pada Toyota Hiace Premio ini kurang lebih ada 13 titik dari depan hingga belakang.

Kursi yang dapat dilipat ini pun memudahkan penumpang saat mengatur tempat duduk sesuai kebutuhan. 

Untuk kenyamanannya dalam berkendara, Toyota Hiace Premio ini sudah menggunakan suspensi depan McPherson Strut dan Torsion Beam dengan Leaf Spring pada bagian belakang.

Harga Hiace Premio

Sebagai mobil komersial yang memiliki banyak fitur keselamatan dan kenyamanan, tentu mobil ini banyak sekali diminati oleh pelaku usaha travel. Selain itu untuk harganya sendiri bisa dianggap tidak terlalu tinggi sebagai kendaraan komersial.

Harga Baru Hiace Premio

Untuk mendapatkan unit baru dari Toyota Hiace Premio ini Anda dapat mendapatkannya di dealer resmi di kota Anda dengan harga mulai dari Rp636.900.000.

Harga Bekas Hiace Premio

Di pasaran mobil bekas, Toyota Hiace Premio ini pun memiliki banyak sekali peminat sehingga harga jualnya pun cukup stabil. Untuk kondisi mobil bekasnya, harganya sendiri cukup bervariatif tergantung tahun pembuatan hingga kondisi dari mobil itu sendiri.

Untuk harga mobil bekas dari Toyota Hiace Premio ini dibanderol dengan harga mulai Rp500jutaan.

Nah, itulah ulasan mengenai review Toyota Hiace Premio dari spesifikasi lengkap hingga harganya. Kalau Anda berminat untuk membeli mobil bekas, pastikan untuk memilih dealer terpercaya yang dapat memberikan penawaran terbaik serta garansi pada unit yang Anda beli seperti OLX Autos.

Dapatkan mobil bekas berkualitas dengan #PilihYangPasti di OLX Autos! Kami menjamin semua mobil yang bisa anda pilih berkondisi prima, dan bergaransi karena telah melalui inspeksi detail dari petugas berpengalaman. Pilih mobil terbaik untuk menunjang semua kebutuhan harian di OLX Autos!

Hyundai Gelar Pelatihan Peningkatan Kualitas Para Pemasok Lokal

0

News.OLX – Hyundai menjadi merek otomotif yang pertumbuhannya cukup pesat di Indonesia dalam kurun beberapa tahun terakhir. Dengan investasi yang cukup besar, merek otomotif asal Korea Selatan ini membangun pabrik serta merilis beberapa produk unggulannya, termasuk IONIQ 5, mobil listrik yang diproduksi di Indonesia.

Sebagai bentuk upayanya untuk menghadirkan produk yang berkualitas, PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) memberikan pelatihan lanjutan bagi setiap vendor lokal yang menjadi bagian dari rantai suplai di pabrik Hyundai Indonesia.

Edukasi ini merupakan program HMMI untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya pada industri otomotif. Sekaligus untuk meningkatkan kualitas komponen dalam negeri dari mobil Hyundai termasuk kendaraan listrik di mana Hyundai merupakan produsen pertama mobil listrik di Indonesia.

Pelatihan R&D Level Up Supplier Education diberikan pada 57 suplier lokal sejak 3 Mei hingga 23 Juni 2023 mendatang di Hyundai Mobility Innovation Center, GIIC Kota Deltamas, Cikarang.

Peserta R&D Level up Education berkesempatan melihat lebih dekat ragam fasilitas R&D PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia.JPG

“Kami menyadari pentingnya berbagi pengetahuan dan inovasi dengan para pemasok lokal di Indonesia. Kami ingin tumbuh bersama para mitra dan bersama menciptakan ekosistem industri otomotif Indonesia yang lebih kuat. Kami sangat bangga telah berhasil meningkatkan kapabilitas R&D para pemasok lewat program ini dan berkomitmen untuk terus memberikan pelatihan berkelanjutan,” jelas Bong Kyu Lee, President Director of PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia dalam keterangan tertulis, Kamis (4/5/2023).

Program ini sendiri merupakan pelatihan lanjutan dari R&D HMMI yang sudah berlangsung sejak April 2021 lalu. Dimana HMMI memberikan tiga materi utama, mulai dari pengetahuan desain, edukasi evaluasi material, sampai pelatihan desain CATIA.

Peserta diberikan pelatihan dalam kelas, kunjungan ke laboratorium, serta praktikum komputer untuk desain CATIA.

Hasilnya cukup nyata. Beberapa pemasok lokal kini sudah mampu meningkatkan kemampuannya. Melalui program ini juga, pemasok yang sebelumnya tidak tertarik di bidang R&D, kini sudah mulai berinvestasi untuk pengembangan kemampuan R&D.

Hyundai Mobility Innovation Center (MIC) sendiri merupakan fasilitas milik Hyundai yang dilengkapi dengan MS Lab dengan total 70 perlengkapan evaluasi pengujian. Tak Cuma itu, MIC juga dilengkapi Engine Durability Test Lab yang terdiri dari 13 perlengkapan pengujian mesin gamma II yang diproduksi oleh HMMI untuk pengetesan durabilitas hingga 300 jam.

Fasilitas ini digunakan untuk mengembangkan produk-produk komponen dan suku cadang yang sesuai untuk Asia Tenggara dan perusahaan lokal dalam mengembangkan verifikasi suku cadang.

Hyundai Mobility Innovation Center juga menyediakan ruangan Lab EV/Kolaborasi untuk mendukung Industri EV Indonesia dengan menggandeng perguruan tinggi & perusahaan otomotif Indonesia, AP Quality Center, workshop kendaraan, dan ruang serbaguna.

Pentingnya Merawat Tie Rod Mobil, Simak Fungsi & Ciri-cirinya

Salah satu hal yang harus diperhatikan saat ingin membeli mobil keluarga terbaik, namun pilihannya pada mobil bekas adalah perhatikan tie rod pada mobilnya. Karena, ketika tie rod mobil aman, maka bisa dikatakan mobil tersebut adalah mobil paling nyaman untuk perjalanan jauh. 

Nah, apa itu tie rod? Tie rod pada mobil adalah komponen penting dari sistem kemudi mobil yang menghubungkan rack and pinion atau steering gear dengan steering knuckle. Tie rod terdiri dari batang yang terbuat dari besi atau paduan aluminium yang dilengkapi dengan ujung bola di setiap ujungnya. Ujung bola ini dihubungkan dengan steering knuckle dan steering gear, sehingga memungkinkan pengemudi untuk mengontrol arah dan kemiringan roda mobil.

Tie rod mobil berfungsi untuk mentransfer gerakan dan tenaga dari sistem kemudi ke roda depan. Tie rod yang rusak atau aus dapat menyebabkan mobil tidak stabil, menyebabkan ban aus secara tidak merata, dan dapat mengakibatkan masalah pada keseimbangan roda. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa kondisi tie rod secara teratur dan melakukan perbaikan atau penggantian jika diperlukan.

Baca juga: Rack End Mobil, Cari Tahu Fungsi dan Ciri-Ciri Kerusakannya

Fungsi Tie Rod Mobil

Bisa dikatakan, tie rod pada mobil memiliki fungsi yang sangat penting dalam sistem kemudi mobil. Fungsi utama tie rod adalah untuk menghubungkan sistem kemudi dengan roda depan mobil. Nah, beberapa fungsi tie rod mobil yaitu:

Mengatur kemiringan roda

Tie rod membantu mengatur kemiringan roda mobil agar selalu sejajar dengan permukaan jalan. Hal ini penting untuk memastikan stabilitas mobil dan menghindari keausan ban yang tidak merata.

Menjaga stabilitas mobil

Tie rod juga membantu menjaga stabilitas mobil saat bermanuver atau saat menghadapi kondisi jalan yang buruk. Tie rod yang dalam kondisi baik, akan membantu pengemudi mengontrol mobil dengan lebih mudah dan aman.

Meningkatkan responsifitas kemudi

Kemudian, tie rod yang dalam posisi baik akan meningkatkan responsifitas kemudi dan membuat mobil jadi lebih mudah dikendalikan, terutama saat bermanuver di kecepatan yang tinggi.

Baca juga: Mengenal Spooring Mobil, Perawatan Penting untuk Keselarasan Roda Kendaraan

Bahaya Tie Rod Mobil Rusak

Tie rod mobil yang rusak dapat menimbulkan banyak bahaya dan risiko yang serius bagi pengemudi, penumpang, dan pengguna jalan lainnya lho. Nah, beberapa bahaya yang mungkin terjadi akibat tie rod mobil yang rusak adalah:

Kehilangan kendali

Tie rod yang rusak dapat menyebabkan pengemudi kehilangan kendali atas mobil. Hal ini terjadi karena tie rod yang rusak tidak dapat mengontrol arah dan kemiringan roda depan dengan baik, sehingga mobil akan sulit dikendalikan.

Kecelakaan

Kehilangan kendali atas mobil dapat menyebabkan kecelakaan yang serius. Kecelakaan ini dapat melibatkan mobil lain atau pejalan kaki, dan dapat menyebabkan cedera atau bahkan kematian.

Ausan ban yang tidak merata

Tie rod yang rusak dapat menyebabkan ausan ban yang tidak merata, karena roda mobil tidak dapat berputar secara seimbang. Ausan ban yang tidak merata dapat mengurangi traksi dan menurunkan performa rem, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Kerusakan pada suspensi

Tie rod yang rusak dapat mempengaruhi kinerja suspensi mobil secara keseluruhan. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada komponen suspensi lainnya, seperti ball joint atau tie rod end, yang dapat memperparah bahaya dan risiko pada pengemudi dan penumpang.

Baca juga: 8 Hal Perlu Dilakukan Ketika Membeli Mobil Bekas Berusia di Atas 10 Tahun

Ciri-ciri Tie Rod Mobil Rusak

Tie rod yang rusak dapat menimbulkan ciri-ciri atau gejala yang mudah dikenali oleh pengemudi mobil. Beberapa ciri-ciri tie rod mobil rusak yang umum terjadi adalah sebagai berikut:

Bunyi berdecit atau berderak

Jika tie rod rusak atau aus, maka dapat menyebabkan bunyi berdecit atau berderak saat mobil bergerak. Bunyi ini biasanya terdengar dari bagian roda depan mobil dan semakin parah seiring berjalannya waktu.

Kemudi bergoyang atau tidak stabil

Tie rod yang rusak dapat menyebabkan kemudi bergoyang atau tidak stabil saat mobil melaju. Hal ini terjadi karena tie rod yang rusak tidak dapat mengontrol arah dan kemiringan roda depan dengan baik.

Roda depan mobil tidak sejajar

Tie rod yang rusak dapat menyebabkan roda depan mobil tidak sejajar atau tidak seimbang. Hal ini terlihat dari perbedaan jarak antara roda depan kiri dan kanan saat mobil diparkir atau saat melaju.

Ausan ban yang tidak merata

Tie rod yang rusak dapat menyebabkan ban menjadi aus dan tidak merata, karena roda mobil tidak dapat berputar secara seimbang. Ausan ban yang tidak merata dapat membuat mobil sulit dikendalikan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Kemampuan rem menurun

Tie rod yang rusak dapat mempengaruhi kemampuan rem mobil, karena roda depan tidak dapat berputar secara seimbang dan mengurangi traksi pada permukaan jalan. Hal ini dapat membuat mobil membutuhkan jarak pengereman yang lebih panjang dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Cara Memperbaiki Tie Rod Mobil Rusak

Perbaikan tie rod mobil yang rusak dapat dilakukan dengan beberapa cara, tergantung pada tingkat kerusakan dan kondisi mobil. Beberapa cara yang umum dilakukan untuk memperbaiki tie rod mobil rusak adalah sebagai berikut:

Penggantian tie rod end

Jika hanya tie rod end yang rusak, maka dapat dilakukan penggantian tie rod end secara terpisah. Hal ini cukup mudah dilakukan dan relatif murah.

Penggantian tie rod assembly

Jika tie rod sudah sangat aus atau rusak, maka perlu dilakukan penggantian tie rod assembly secara keseluruhan. Hal ini biasanya dilakukan oleh mekanik profesional dan dapat memakan biaya yang cukup besar.

Penyetelan ulang alignment

Setelah tie rod diganti, perlu dilakukan penyetelan ulang alignment agar roda mobil kembali sejajar dan tidak membuat mobil berbelok ke kiri atau kanan secara tidak terkendali. Hal ini dapat dilakukan oleh mekanik profesional dan memakan waktu sekitar 30-60 menit.

Perawatan dan pencegahan

Untuk mencegah kerusakan pada tie rod, perlu dilakukan perawatan dan pencegahan secara rutin. Hal ini meliputi pemeriksaan tie rod secara berkala, penggantian tie rod end yang sudah aus, dan menjaga keseimbangan roda depan mobil dengan memeriksa tekanan angin dan ausan ban secara rutin.

Dalam melakukan perbaikan tie rod mobil yang rusak, penting untuk mengandalkan jasa mekanik yang profesional dan berpengalaman. Hal ini akan memastikan bahwa perbaikan dilakukan dengan tepat dan aman untuk digunakan kembali.

Cara Merawat Tie Rod Mobil

Tie rod merupakan salah satu komponen penting pada sistem kemudi mobil, sehingga perlu dilakukan perawatan yang tepat untuk menjaga kesehatannya. Berikut ini adalah beberapa cara untuk merawat tie rod mobil:

Pemeriksaan rutin

Melakukan pemeriksaan tie rod secara rutin dapat membantu mendeteksi kerusakan atau ausnya komponen ini sejak dini. Pemeriksaan bisa dilakukan setiap 6 bulan atau 10.000 km sekali atau setiap kali mengganti ban. Periksa kondisi tie rod end, ball joint, dan bagian-bagian lain dari sistem kemudi yang berkaitan dengan tie rod. Jika ditemukan kerusakan, segera perbaiki atau ganti komponen yang rusak.

Mengganti tie rod end yang aus

Tie rod end adalah bagian yang paling sering mengalami kerusakan atau aus pada tie rod. Jika tie rod end sudah aus atau rusak, segera ganti dengan yang baru untuk mencegah kerusakan yang lebih parah pada sistem kemudi. Biasanya, tie rod end perlu diganti setiap 50.000 km atau 2 tahun sekali.

Menjaga keseimbangan roda depan

Keseimbangan roda depan yang baik dapat membantu memperpanjang umur tie rod dan mencegah kerusakan. Pastikan roda depan dalam keadaan seimbang dan tidak bergeser atau miring. Selain itu, periksa juga tekanan angin dan ausan ban secara rutin.

Hindari jalan bergelombang atau berlubang

Menghindari jalan bergelombang atau berlubang dapat membantu mengurangi beban pada sistem kemudi dan tie rod. Hal ini dapat memperpanjang umur tie rod dan mencegah kerusakan yang tidak diinginkan.

Hindari kecelakaan atau benturan keras

Kecelakaan atau benturan keras pada bagian depan mobil dapat merusak tie rod dan komponen lain pada sistem kemudi. Hindari mengemudi dengan kecepatan tinggi atau berbelok tiba-tiba untuk mencegah kerusakan pada sistem kemudi.

Dengan melakukan perawatan yang tepat pada tie rod mobil, Anda dapat memperpanjang umur tie rod dan menjaga keamanan serta kenyamanan saat berkendara. Pastikan untuk selalu mengandalkan jasa mekanik yang profesional dan berpengalaman dalam melakukan perawatan atau perbaikan pada sistem kemudi mobil.

Membeli mobil bekas yang aman digunakan di jalan tentu harus fokus pada kualitasnya. #PilihYangPasti untung di OLX Autos. Kamu bisa pilih ribuan unit mobil dengan kualitas terbaik dan sudah melalui inspeksi. Sehingga bergaransi dan dijamin aman dan nyaman untuk berkendara bersama keluarga tercinta!

Begini Cara Mengoperasikan Persneling Mobil Manual yang Benar

Memindahkan tuas persneling mobil manual bisa menjadi tugas yang sulit bagi pengemudi pemula. Namun, dengan latihan yang cukup dan pemahaman tentang cara yang benar, memindahkan tuas persneling bisa menjadi kebiasaan yang mudah dilakukan.

Berikut adalah beberapa tips tentang cara memindahkan tuas persneling mobil manual yang benar:

1. Tekan pedal kopling sampai mentok

Sebelum memindahkan tuas persneling, pastikan kamu menekan pedal kopling terlebih dahulu sampai mentok. Pedal kopling digunakan untuk memutuskan hubungan antara mesin dan transmisi mobil.

Dengan menekan pedal kopling, memungkinkan roda gigi untuk berganti dengan lancar tanpa mengalami kerusakan pada transmisi.

2. Pastikan posisi persneling awal di netral

Setelah menekan pedal kopling, pastikan tuas persneling dalam posisi netral. Posisi netral biasanya ditunjukkan oleh tanda yang terletak di antara posisi gigi satu dan gigi dua, tiga dan empat, dan lima dan 6 atau gigi mundur.

Posisi netral penting untuk membantu kamu memindahkan mobil dengan mudah, terutama ketika memulai mesin atau menghentikan mobil di jalan.

3. Pindahkan tuas persneling ke gigi yang diinginkan

Setelah menempatkan tuas persneling ke posisi netral, sekarang saatnya memindahkan tuas persneling ke gigi yang diinginkan. Untuk memindahkan tuas persneling, Kamu perlu memutar tuas persneling ke arah gigi yang kamu inginkan dengan lembut dan mantap.

4. Lepaskan pedal kopling secara perlahan

Setelah memindahkan tuas persneling ke gigi yang diinginkan, lepaskan pedal kopling secara perlahan, diikuti dengan menginjak pedal gas secara perlahan pula. Ketika kamu melepaskan pedal kopling, kamu akan merasakan mesin mobil mulai bergerak dan mobil siap berjalan.

5. Jangan lupa gunakan rem sambil menginjak kopling perlahan ketika memperlambat kecepatan

Ketika posisi mobil sedang berhenti jangan lupa untuk menggunakan rem sambil mengopling ketika ingin memindahkan gigi.

Pastikan kamu menginjak rem sambil menginjak kopling perlahan saat berhenti di persimpangan atau saat berhenti di jalan agar mobil tidak bergerak.

6. Jangan lupa untuk menyesuaikan gigi dengan kecepatan mobil

Saat kamu mengemudi, pastikan selalu menyesuaikan persneling mobil dengan kecepatan. Memindahkan tuas persneling ke gigi yang salah pada kecepatan tertentu dapat menyebabkan mesin mobil menjadi berat dan bahkan menyebabkan kerusakan pada transmisi.

7. Pelajari dan praktikkan teknik mengemudi yang benar

Terakhir, penting untuk mempelajari dan mempraktikkan teknik mengemudi mobil manual yang benar. Teknik ini termasuk seperti mengubah gigi pada waktu yang tepat, menggunakan kopling dengan benar, dan memperlakukan transmisi dengan baik.

Memahami teknik mengemudi mobil manual yang benar akan membantu kamu menghindari kerusakan pada mobil dan memperpanjang umur mobil kamu.

Hindari melakukan kebiasaan berikut saat memindahkan tuas persneling mobil, agar berkendara aman dan mobil tetap awet:

– Hindari memindahkan tuas persneling dengan kecepatan yang terlalu tinggi atau terlalu rendah karena dapat menyebabkan mesin perputaran rpm terlalu tinggi atau mobil menjadi berat hingga menyebabkan kerusakan pada transmisi.

– Jangan menginjak pedal kopling terlalu lama saat berhenti di jalan atau di persimpangan karena bisa menyebabkan kopling aus dan memperpendek umur kopling.

– Hindari menginjak pedal gas terlalu dalam saat memindahkan tuas persneling karena dapat menyebabkan mesin mobil menjadi berat dan bahkan merusak transmisi

Terus latih diri kamu dengan praktik mengemudi yang aman dan bertanggung jawab. Ingatlah bahwa setiap mobil berbeda, jadi pastikan untuk membaca manual pengguna untuk mobil untuk informasi lebih lanjut tentang cara memindahkan tuas persneling mobil manual dengan benar.

Fungsi dan Cara Menggunakan Rem Tangan Mobil

News.OLX – Rem tangan mobil adalah salah satu bagian dari sistem pengereman yang ada di semua jenis atau tipe mobil. Rem tangan, juga dikenal sebagai rem parkir, memiliki peran penting dalam menjaga posisi mobil saat berhenti.

Bagi pengendara, sangat penting untuk mengetahui fungsi dan cara menggunakan rem tangan ini dengan baik dan benar. Berikut adalah penjelasannya:

1. Menjaga posisi mobil

Pada rem biasa, digunakan untuk membantu menghentikan laju kendaraan. Sedangkan untuk rem tangan, berfungsi untuk menjaga mobil agar diam di posisinya selama parkir beberapa jam hingga berhari-hari. Oleh sebab itu, rem tangan sering disebut sebagai rem parkir.

2. Membantu kontrol mobil di tanjakan atau jalan menurun

Rem tangan mobil juga memiliki peran penting saat mobil melintasi jalanan yang menanjak atau menurun. Fungsinya adalah membantu mobil agar lebih mudah untuk dikendalikan saat melewati jalanan yang tidak rata tersebut dari posisi berhenti ke posisi bergerak.

Jika kamu berada di jalan yang menanjak, gunakan rem tangan agar mobil tidak terjun ke bawah ketika dijalankan.

Caranya, masukkan gigi 1 dan tekan pedal gas agar mobil bergerak maju. Lepaskan rem tangan perlahan ketika mobil mulai terasa bergerak ke depan. Hal ini juga berlaku jika mobilmu berada pada kondisi jalan yang menurun.

3. Menjadi rem darurat

Fungsi lain dari rem tangan mobil adalah sebagai rem darurat. Rem tangan dapat dimanfaatkan sebagai rem darurat apabila melewati jalanan macet dan kaki sudah terlalu lelah untuk menginjak pedal rem.

Rem tangan mobil juga dapat digunakan sebagai alternatif pengereman saat rem mobil blong. Namun, penggunaan rem tangan sebagai rem darurat harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh produsen mobil.

Jenis-jenis rem tangan mobil

Rem tangan sendiri dari beberapa jenis, apa saja? Berikut daftar dan masing-masing fungsinya.

1. Rem tangan elektrik

Jenis rem tangan elektrik atau rem tangan tombol  ini menjadi model yang paling mudah digunakan. Desain rem tangan tombol biasanya memiliki bentuk yang kecil. Namun, untuk mobil di Indonesia sendiri, belum terlalu banyak yang menggunakan rem tangan mobil.

Model rem tangan tombol disebut juga dengan istilah rem tangan elektrik. Cara menggunakan rem tangan elektrik yaitu dengan menarik tuas yang ada pada tombol. Tarik tuas sedikit ke atas dan rem akan bekerja untuk menghentikan mobil.

2. Rem tangan pedal

Model rem tangan pedal tergolong rem tangan mobil model baru. Pada mobil-mobil dengan transmisi otomatis, banyak yang menggunakan jenis rem tangan ini.

Letak rem tangan pedal berada sejajar dengan pedal gas dan rem. Desain dari rem ini memberikan pengalaman mengemudi yang lebih mudah karena tangan lebih bebas untuk memegang kendali setir.

Cara menggunakan rem tangan pedal ini tidak menggunakan tangan seperti rem tombol. Pengemudi harus menginjak pedal rem untuk menjalankan fungsi rem tangan ini. Injak pedal rem sampai dalam untuk mengunci posisi mobil.

Apabila ingin melepaskan cengkraman rem tersebut, maka harus menginjak rem sekali lagi dengan dalam dan mobil siap ke posisi melaju.

3. Rem Tangan Stik

Jenis rem tangan mobil yang banyak digunakan, baik untuk mobil manual atau mobil otomatis, adalah rem tangan stik. Sesuai namanya, model rem ini dilengkapi dengan stik yang biasanya terletak di tengah console mobil.

Rem tangan stik digunakan dengan cara menarik atau mengangkat stik tersebut ke atas untuk mengunci posisi mobil saat parkir. Sedangkan untuk melepas cengkraman rem, cukup tekan tombol yang terletak pada stik rem tangan dan turunkan stik ke posisi semula.

Sekarang sudah paham kan betapa pentingnya peran rem tangan? Untuk itu, pastikan kamu menggunakannya dengan cara yang tepat dan merawatnya dengan baik, ya!

Selain informasi di atas, kamu juga bisa dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download juga aplikasi OLX di Google Play Store dan App Store segera!

Ketahui Cara Cek Mobil Bekas yang Tepat Sebelum Membelinya

Kunci utama untuk membeli mobil bekas adalah mengecek kondisinya. Mengecek kondisi menjadi teramat penting agar mobil yang dibeli memiliki kualitas yang baik, sehingga tidak perlu mengeluarkan banyak biaya tambahan untuk perbaikan.

Salah salah, rencana memiliki mobil dengan harga terjangkau malah gagal total. Sebelum membeli mobil bekas, Anda wajib mengetahui cara-cara cek mobil bekas yang dirangkum secara lengkap di artikel ini.

Cek Mobil Bekas Secara Langsung

Hal pertama yang wajib dicek adalah melihat kondisi mesinnya. Hal ini penting, terutama saat melihat langsung mobil incaran Anda. Terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan, yaitu:

1. Cek Mesin Mobil

Hal utama yang harus diketahui adalah apakah mobil pernah mengalami turun mesin atau overhaul. Anda bisa mengecek dengan membuka bagian kap mesin dan memeriksa ruang mesinnya.

Jika terdapat cat mobil yang masih baru dan tidak ada tanda-tanda ruang mesin pernah dicat, bisa dipastikan mobil tersebut belum pernah mengalami turun mesin. Umumnya, mobil mengalami turun mesin jika pernah tabrakan dan terkena banjir.

Baca juga: 15 Tips Membeli Mobil Bekas Agar Tidak Tertipu

2. Cek Rembesan Bensin dan Oli

Langkah selanjutnya adalah melihat lebih detail ruang mesin untuk memastikan tidak ada kebocoran oli atau bahan bakar. Mobil yang terawat dengan baik dapat dipastikan tidak akan mengalami kebocoran pada mesin dan selang-selangnya.

Penting juga untuk memastikan baut dan mur tidak memiliki ujung yang cacat. Pastikan juga warna oli pada mesin tidak coklat keputihan, karena jika oli berwarna seperti itu biasanya pernah mengalami banjir sebab oli bercampur dengan air.

3. Getaran Mesin

Selanjutnya adalah memperhatikan getaran mesin mobil. Jika mesin menyala dan getarannya tidak wajar atau tidak seirama, bisa jadi mobil tersebut dalam kondisi tidak baik. Hal tersebut menandakan mesin mengalami engine mounting dan sistem kelistrikannya tersendat.

4. Cek Starter Mobil

Anda juga perlu mencoba menyalakan starter mobil, ketika mobil distarter dalam keadaan dingin, jika sehat maka akan langsung menyala tanpa tersendat. Nah, jika tersendat maka ada kemungkinan aki mobil bermasalah atau jarang diservis secara berkala.

5. Perhatikan Lampu Indikator dan Speedometer

Untuk mengetahui kondisi mesin masih bagus bisa juga melihat lampu indikator dan speedometernya. Anda bisa mencoba menghidupkannya kemudian perhatikan setiap lampu indikator pada dashboard.

Jika ada yang menyala, maka bisa saja itu menjadi pertanda bahwa ada yang bermasalah. Lalu, coba gas secara perlahan dan lepaslah. Cek turunnya jarum RPM yang terletak di samping speedometer. Jika jarum RPM stabil turun naik, maka mobil dalam keadaan sehat.  

6. Suara mesin

Bisa dipastikan bahwa mesin yang bagus dan terawat dengan baik memiliki suara halus dan konstan tanpa adanya hentakan gas. Anda bisa dengarkan apakah ada suara yang tidak wajar keluar dari mesin. 

Suara mesin juga bisa menjadi tanda mobil pernah terkena banjir atau tidak. Mobil bekas banjir dan belum diperbaiki biasanya memiliki suara mesin yang kasar dan keras. Perhatikan juga suara gesekan plat besi hingga suara ketukan dari dalam mesin saat digas.

7. Knalpot dan Gas Buang

Hal terakhir yang perlu dicek secara langsung adalah bagian knalpot dan gas buangannya. Seringkali mobil yang bermasalah dapat diketahui dengan adanya gas yang tidak wajar dari knalpot.

Sebaiknya, menghindari membeli mobil bekas yang dalam kondisi knalpotnya rusak, seperti penyok atau retakan. Sebab, ini menjadi tanda adanya kerusakan yang parah. Kecuali, memang kamu berkenan untuk memperbaikinya.

Baca juga: Cara Mudah Mengetahui Mobil Bekas Tabrakan

Cek Eksterior Mobil Bekas

Setelah mengecek kondisi mesin, hal selanjutnya yang perlu diketahui adalah cek kondisi eksteriornya. Berikut hal-hal yang perlu dicek.

1. Periksalah Ban Mobil

Hal pertama dan utama yang perlu dicek bagian eksteriornya adalah ban mobil. Bawalah mobil pada jalan yang permukaannya rata, lalu perhatikan detail ban. Lihat apakah ban mengalami keausan yang merata.

Jika keausan sebelah atau tidak merata, ini menjadi pertanda bahwa posisi ban tidak lurus. Ketika ban tidak lurus, maka suspensi atau kemudi juga ada masalah. Hal ini juga bisa menjadi tanda adanya kerusakan pada rangka yang bisa berbahaya saat dikendarai.

2. Periksa Body Mobil

Selanjutnya adalah cek apakah di body mobil ada penyok, karat, goresan pada cat mobil, atau baret mobil yang parah. Cek juga bagian samping dari ujung ke ujungnya, pastikan tidak ada gelombang di permukaannya. Jika ada gelombang, artinya pernah dicat ulang dengan pengecatan yang buruk.

3. Periksa Kondisi Bagasi 

Meskipun terkesan sepele, mengecek kondisi bagasi mobil juga merupakan hal yang penting.  Karena ini akan mempengaruhi kemampuan bagasi dalam menampung barang sesuai kapasitas mobilnya. 

Anda bisa mengecek kondisi bagasi dengan membuka bagasi, periksa lubang, retakan, celah, dan detail bagasi. Pastikan tidak ada karat atau kerusakan yang disebabkan air, hingga tanda keausan di bagasi. 

4. Periksa Kolong Mobil

Penting untuk melihat apakah ada goresan pada spakbor mobil. Jika ada, goresan ini menjadi tanda bahwa spakbor pernah diganti atau disetel ulang, yang mungkin dilakukan karena mobil tersebut pernah mengalami tabrakan.

Perhatikan juga apakah ada karat pada rangka karena ini menjadi tanda adanya keausan. Pengetahuan tentang hal ini bisa alat untuk melakukan negosiasi harga menjadi lebih murah.

Pasalnya, jika ada karat atau lubang kecil, bisa membuat sistem pembuangan bocor di kemudian hari. Ini tentu memerlukan biaya service yang mahal.

Baca juga: Tips Beli Mobil Bekas Secara Langsung Maupun Online

Cek Interior Mobil Bekas

Setelah mengecek bagian luar, sekarang saatnya memeriksa bagian dalam mobil. Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan di bagian interior ini, yaitu: 

1. Kondisi Kabin Mobil

Memeriksa kondisi kabin dapat dilakukan dengan mudah., salah satunya dengan menghirup aroma kabin. Apabila mobil pernah terendam banjir, biasanya pada bagian kabin aka nada bau tidak sedap, apek, dan menyengat.

Periksa juga kondisi kursi dan kain atau kulit yang melapisinya. Jika ada yang aus, sobek, terkena noda, atau kerusakan lain, artinya Anda perlu mengeluarkan biaya untuk memperbaikinya. Pastikan juga kursi mobil bisa disetel dan berfungsi dengan baik.

2. Kondisi AC Mobil 

Anda bisa memeriksa kondisi AC dengan menyalakannya secara langsung. Ujilah suhu dengan cara mengubah setelan kipas ke tinggi dan rendah. Hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah kipas bisa berfungsi dengan baik. 

Penting juga untuk mengecek apakah freon bermasalah atau bocor. Tanyakan kapan terakhir freon diisi. Idealnya freon diisi setiap 2 hingga 3 tahun. 

3. Fungsi Alat Elektronik yang Tersedia

Fungsi alat elektronik pada mobil tidak boleh luput untuk diperiksa. Jika mobil disematkan komputer perhatikan peringatannya saat dihidupkan. Anda bisa menggunakan pembaca kode komputer untuk memeriksa error.

Pastikan juga lampu indikator, layar, layar digital untuk menampilkan kamera belakang atau pemutar musik, semuanya berfungsi dengan baik. Selain itu, penting juga mengecek lampu indikator Electric Power Steering (EPS) yang ada di bagian dashboard. EPS ini menjadi salah satu komponen elektrik yang rentan rusak jika mobil terkena banjir.

Nah, itulah informasi lengkap terkait cara cek mobil bekas untuk Anda. Anda pasti sudah paham mengenai pentingnya hal yang perlu dilakukan sebelum membeli mobil bekas.

Urusan jual mobil, jangan lupa untuk memilih OLX Autos yang dapat memberikan penawaran terbaik dan pembayaran instan.

Hindari proses jual mobil yang ribet dan #PilihYangPasti untung dan aman di OLX Autos. Prioritas kami adalah keamanan bertransaksi, sehingga menjual mobil bisa lebih nyaman. Kamu bisa dapatkan pembayaran instan dan tanpa hidden fee!

Memahami Blind Spot pada Mobil: Cek Pengertian dan 9 Cara Menguranginya

Sebagai pemilik mobil, blind spot tentu saja bukan istilah yang asing.  Seringkali frasa blind spot disebut ketika membahas mengenai penyebab kecelakaan. Umumnya, blind spot menjadi salah satu penyebab pengemudi mobil mengalami kecelakaan.

Blind spot bermakna titip buta, merupakan titik yang berada di sekitar mobil yang tidak dapat dilihat atau dideteksi oleh pengemudi. Seperti kendaraan ataupun keberadaan objek lain. Sehingga ketika ada kendaraan lain datang dari area tersebut, besar kemungkinan terjadi benturan karena keterbatasan jarak pandang si pengemudi.

Melihat betapa berpengaruhnya blind spot terhadap kecelakaan mobil, penting untuk Anda mengetahui apa itu blind spot dan cara menghindarinya. Oleh karena itu, simak pembahasan berikut ini.

Baca juga: Toyota Avanza Berubah Total, Ini Perbedaan dan Harganya

Apa itu Blind Spot?

Melansir website resmi Suzuki di Indonesia, blind spot adalah titik buta yang terdapat pada setiap kendaraan, yang mana pengendara atau pengemudi tidak dapat melihat area pandang tertentu. Blind spot sangat penting untuk dipahami karena menjadi salah satu penyebab tertinggi kecelakaan lalu lintas.

Blind spot adalah istilah yang cukup familiar di kalangan pengendara mobil, namun sayang banyak pengendara yang mengabaikan keberadaannya. Hampir 60% pengendara yang mengalami kecelakan lalu lintas mengaku kurang memperhatikan keberadaan kendaraan lain di sekitarnya.

Satu hal yang penting untuk diketahui adalah blind spot antara satu kendaraan dengan kendaraan lain biasanya berbeda-beda. Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, Seperti jangkauan spion yang terbatas, muatan yang dibawa pengemudi yang menghalangi pandangan, dan juga desain kendaraan. Penting sekali untuk setiap pengemudi memperhitungkan blind spot setiap mobil yang dikendarainya.

Selain pengemudi, setiap produsen mobil juga sudah memperhitungkan masalah titik buta yang nantinya dialami pemilik mobil. Seiring berkembangnya zaman, banyak produsen mobil ternama yang telah menyematkan berbagai fitur baru untuk mengurangi titik buta yang dialami oleh pengemudi.

Meski sekarang sudah ada fitur baru, pengendara atau pengemudi juga harus tetap waspada dan berhati-hati serta senantiasa memperhatikan keadaan sekeliling saat mengendarai kendaraan.

Baca juga: Daftar Mobil Canggih Dengan Fitur Autopilot

Nah, terdapat 5 titik blind spot yang wajib Anda ketahui, yaitu:

  • Sisi belakang kanan dan kiri mobil saat berada di jalan dua jalur, terutama pada kendaraan dengan pilar tebal karena jarak pandang ke belakang kanan kiri makin terbatas.
  • Seperempat sisi belakang mobil sangat ingin berbelok. Seringkali potensi benturan muncul saat ada pengemudi motor yang berada di zona rawan tersebut.
  • Persis di belakang mobil, terutama jika kaca belakang mobil memiliki model tertutup, seperti pada mobil boks.
  • Pejalan kaki yang muncul di saat jalan macet. Biasa mereka menyelip di antara kendaraan sehingga tidak terlihat oleh pengemudi.
  • Terakhir adalah pengemudi motor yang meliuk dari belakang dan berpindah ke jalur di depan mobil. Penting sekali untuk memperhatikan hal ini, terutama saat jalan macet.

Cara Mengurangi Blind Spot pada Mobil

Hal selanjutnya yang perlu diketahui dari blind spot adalah cara-cara yang perlu dilakukan untuk menguranginya saat berkendara. Hal ini penting untuk meminimalisir potensi kecelakaan saat berkendara.

Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi blind spot pada mobil. Berikut cara-cara yang harus dilakukan.

  • Mengatur Kaca Spion Mobil

Kaca spion adalah komponen penting yang harus diperhatikan saat berkendara. Penting untuk memeriksa dan mengatur spion untuk mengurangi titik buta saat berkendara.

Terdapat tiga spion di setiap kendaraan roda empat, yaitu dua spion di samping kanan kiri dan satu di dalam kabin. Penting untuk mengatur dengan baik ketiga spion tersebut, karena setiap spion memiliki fungsi dan tugasnya masing-masing yang harus dimaksimalkan.

  • Menambah Alat pada Titik Buta Kaca

Hal ini dapat dilakukan oleh pengemudi dengan memberi kaca tambahan yang dapat membantu mengurangi titik buta saat berkendara. Jika menggunakan cermin cembung sebagai tambahan, harap diperhatikan penggunaannya karena bayangan cermin cembung lebih jauh daripada jarak aslinya.

Kaca tambahan ini berfungsi untuk memperluas area pandang ke bagian yang terlalu belakang. Letak yang tepat untuk memasangnya adalah di bagian atas atau bawah kaca spion utama bagian dalam.

  • Memberi Tanda atau Peringatan

Memberi tanda atau peringatan bahaya kepada pengemudi lain dapat menurunkan titik buta dan mengurangi resiko kecelakaan. Anda bisa memberi tanda jika ingin menyalip kendaraan yang di depannya. 

Melakukan hal ini bertujuan agar tidak terjadi kecelakaan karena titik buta yang terlalu tinggi. Tanda lain yang juga bisa diberikan adalah menyalakan lampu sein atau klakson.

  • Berada di Zona Terbuka

Penting untuk berkendara di zona aman dan terbuka. Jangan berada di celah-celah antara satu kendaraan dengan kendaraan lainnya. Hal ini bisa sangat membahayakan karena terhimpit dalam dua kendaraan sekaligus.

  • Memperhatikan Kondisi Jalan

Kondisi jalan secara tidak langsung juga mempengaruhi blind spot bagi pengemudi. Oleh karena itu penting untuk memperhatikan kondisi jalan saat berkendara. Jika sedang dalam keadaan ramai atau macet, jangan menjalankan kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Selain itu, saat bertemu dengan truk atau kendaraan yang besar, sebaiknya menghindarlah sedikit dan tidak berada tepat di dekatnya. Hal ini dapat menimbulkan bahaya jika pengemudi kendaraan tersebut tidak bisa melihat Anda.

  • Jangan Menyalip Melalui Sisi Kiri

Penting untuk tidak pernah menyalip dari sisi kiri jalan. Hal ini dikarenakan pengemudi yang berada di sisi kanan akan kesulitan melihat Anda jika anda menyalip melalui sisi kiri.

Perhatikan juga kendaraan yang ada di belakang mobil Anda. Pastikan bahwa tidak ada kendaraan yang juga akan menyalip sehingga tidak terjadi kecelakaan akibat salah ambil posisi saat menyalip.

  • Menyalakan Lampu Sein atau Membunyikan Klakson

Lampu sein tidak hanya penting digunakan untuk menyebrang, tapi juga satu cara yang bisa digunakan untuk mengurangi blind spot saat mengemudi. Anda bisa menyalakannya saat akan menyalip kendaraan yang ada di depan Anda. Selain itu, penting juga untuk membunyikan klakson sebagai tanda atau pengingat saat akan menyalip kendaraan lain yang lebih besar.

  • Menggunakan Sensor Modern

Perkembangan zaman sangat mempengaruhi teknologi, termasuk dalam dunia otomotif. Saat ini terdapat fitur sensor modern yang bisa membantu pengendara untuk mengurangi titik buta dalam berkendara.

Sensor modern ini memiliki berbagai versi, yang paling canggih adalah sensor jarak yang sudah terintegrasi langsung dengan rem secara otomatis. Harganya memang cukup mahal, namun peralatan ini sangat direkomendasikan guna mengurangi blind spot saat berkendara.

Baca juga: Toyota Vios Baru Berubah Total, Tak Lagi Identik Sedan Taksi

  • Menggunakan Kamera Video

Selain sensor modern, saat ini juga sudah banyak mobil yang memanfaatkan kamera video di smartphone untuk menjadi pemantau titik buta. Jika menggunakannya, Anda bisa melihat hasil pantauan dari layar dashboard mobil. Cara ini dinilai efektif untuk mengurangi titik buta pada saat berkendara. Selain itu, dengan menggunakan kamera video.

Itulah Informasi lengkap mengenai blind spot yang sangat penting untuk diketahui. Memahami blind spot dapat membuat Anda lebih awas saat berkendara dan terhindar dari kecelakaan.

Nah, kalau soal beli mobil bekas, percayakan pada OLX Autos yang dapat memberikan penawaran terbaik serta garansi pada unit yang Anda beli.

Membeli mobil bekas yang aman digunakan di jalan tentu harus fokus pada Kualitasnya. #PilihYangPasti untung di OLX Autos. Kamu bisa pilih ribuan unit mobil dengan kualitas terbaik dan sudah melalui inspeksi. Sehingga bergaransi dan dijamin aman dan nyaman untuk berkendara bersama keluarga tercinta!

Wuling Motors Produksi Baterai Mobil Listrik di Indonesia

0

News.OLX – Tak hanya berkomitmen menjual kendaraan ramah lingkungan berupa mobil listrik di Tanah Air, Wuling Motors terus melanjutkan komitmennya dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik dari hulu hingga ke hilir.

Wuling Motors baru-baru ini sudah menandatangani nota kesepahaman investasi proyek baru KBLBB (Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai) dengan Pemerintah Indonesia, dalam hal ini diwakili oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, sekaligus menggelar seremoni penyerahan baterai mobil listrik yang diproduksi secara lokal.

“Ini adalah tonggak baru perjalanan Wuling dalam rangka mendukung percepatan elektrifikasi kendaraan yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia. Baterai mobil listrik hasil kerjasama Gotion Hi-Tech yang diproduksi di dalam negeri, tentunya menjadi komitmen nyata Wuling dalam mengembangkan ekosistem dan industri kendaraan bermotor listrik berbasis baterai dari hulu hingga hilir,” jelas Shi Guoyong, Presiden Direktur Wuling Motors melalui keterangan resminya, Sabtu (29/4/2023) lalu.

Wuling dan Gotion Hi-Tech bermitra untuk produksi baterai secara lokal sebagai komponen utama mobil listrik.jpg

Gotion Hi-Tech sendiri merupakan perusahaan global yang berinvestasi di Indonesia untuk bidang pembuatan baterai kendaraan listrik. Wuling Motors sudah menggandeng perusahaan ini untuk melakukan kerjasama produksi baterai sejak November 2022 lalu.

Beberapa perusahaan global lainnya juga terlibat sebagai mitra rantai pasok.

Tentu benefit yang didapatkan dari kerjasama ini adalah kemudahan dalam layanan purna jual, khususnya urusan pembelian atau penggantian baterai kendaraan listrik Wuling Air ev serta model kendaraan listrik Wuling lainnya di masa mendatang.

Pada seremoni ini, Wuling juga melakukan prosesi Penandatanganan Nota Kesepahaman Investasi Proyek Baru Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) antara PT SGMW Motor Indonesia dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia. Penandatanganan ini dilakukan oleh Presiden Direktur Wuling Motors, Shi Guoyong dan Septian Hario Seto, Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan, Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Indonesia.

“Dengan consumer confidence yang tinggi, pertumbuhan yang baik, dan export performance, Indonesia kian bertumbuh dengan baik. Indonesia merupakan pasar otomotif terbesar di ASEAN dan bisa menjadi hub produksi untuk wilayah yang lebih luas, seperti ASEAN, Australia, bahkan Afrika. Melihat EV growth yang sangat besar di Indonesia, Wuling berpotensi masuk di market kendaraan listrik dengan market yang masih baru dan pilihan yang masih sedikit,” ungkap Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Bulan Mei ini, Indonesia menjadi tuan rumah KTT ASEAN 2023 tepatnya di Labuan Bajo. Wuling Motors juga turut serta mendukung kegiatan ini dengan menyerahkan 50 unit Wuling Air ev.