Kamis, September 17, 2026
Beranda blog Halaman 118

Toyota Highlander, Cek Tenaga Mesin V6 dan Kapasitas Ruang Bagasi Super Ekstra Luas!

0

Cek detail performa mesin V6, kapasitas bagasi super ekstra, hingga fitur keselamatan Toyota Highlander. Temukan mobil impian Anda di sini

OLX News – Toyota Highlander merupakan salah satu SUV menengah yang populer di pasar global berkat reputasi keandalan dan kenyamanan kabinnya yang luar biasa. Mobil ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan keluarga masa kini yang menginginkan performa kuat. 

Perlu diketahui, pada model produksi 2023 ke atas, mesin V6 3.5L yang dulu digunakan kini telah digantikan oleh mesin 2.4L turbo 4-silinder. Tampilan luar Toyota Highlander V6 tetap terlihat kokoh. Sementara bagian dalamnya menawarkan kenyamanan, dipadukan dengan karakter mesin yang tangguh khas pabrikan Jepang.

Toyota Highlander sering menjadi pilihan utama bagi mereka yang mencari ruang kabin lapang serta fleksibilitas tinggi dalam membawa barang bawaan berukuran besar. Kehadiran kursi baris ketiga yang memadai membuatnya dikenal kompetitif di segmen SUV keluarga tujuh hingga delapan penumpang yang mengutamakan kenyamanan di setiap barisnya. Selain itu, berbagai fitur keselamatan canggih yang disematkan memastikan setiap perjalanan bersama Toyota Highlander terasa lebih aman.

Spesifikasi Mesin V6 Toyota Highlander

Mesin V6 3.5L pada Highlander dirancang untuk memberikan distribusi tenaga yang merata baik pada varian penggerak roda depan (FWD) maupun penggerak semua roda (AWD). Merujuk Toyota Newsroom, perbedaan utama pada sistem AWD adalah adanya fitur Dynamic Torque Control yang membagi tenaga secara otomatis ke roda belakang saat jalanan licin.

Spesifikasi Detail Mesin V6 (Trim XLE, XSE, Limited)
Kode Mesin 2GR-FKS V6 24-Valve DOHC
Teknologi Katup VVT-iW (Intake) dan VVT-i (Exhaust)
Kapasitas Silinder 3.456 cc
Tenaga Maksimum 295 hp @ 6.600 RPM
Torsi Maksimum 263 lb-ft @ 4.700 RPM
Transmisi Direct Shift 8-Speed Automatic
Sistem Penggerak FWD Standar pada Trim XLE, XSE, dan Limited
Sistem Penggerak AWD (XLE) Opsional: Dynamic Torque Control AWD
Sistem Penggerak AWD (XSE/Limited) Opsional: Dynamic Torque Vectoring AWD dengan Driveline Disconnect
Drive Modes (AWD) Multi-Terrain Select (Mud/Sand, Rock/Dirt, Normal)
Rasio Kompresi 11.8:1
Sistem Injeksi D-4S (Direct & Port Injection)
Kapasitas Derek 5.000 lbs (Maksimum dengan Towing Package)
Suspensi Depan MacPherson Strut dengan Stabilizer Bar
Suspensi Belakang Multi-link dengan Stabilizer Bar
Radius Putar 5,7 Meter (Radius) / 11,4 Meter (Turning Circle)

Kapasitas Bagasi Luas Toyota Highlander

Ruang kargo pada SUV ini didesain secara cerdas agar tetap fungsional baik untuk membawa perlengkapan sekolah anak maupun peralatan camping di akhir pekan. Kapasitas yang ditawarkan tetap konsisten di seluruh varian, namun kemudahan aksesnya berbeda tergantung pada level trim yang dipilih. Berdasarkan spesifikasi teknis dari Toyota Global, berikut detail kapasitas bagasinya.

  • Volume di Belakang Baris Ketiga

Seluruh varian Highlander menyediakan ruang sebesar 16 kaki kubik di belakang kursi baris ketiga, yang cukup untuk menampung lima hingga enam tas belanjaan ukuran sedang. Desain dinding bagasi yang tegak meminimalkan blind spot internal dan memaksimalkan penggunaan ruang vertikal agar barang tidak mudah bergeser.

  • Fleksibilitas Kargo

Kursi Toyota Highlander yang memiliki pembagian 60/40 split-fold hanya pada baris ketiga. Untuk baris kedua, jika menggunakan model bench seat (8 penumpang), pembagiannya memang 60/40, namun jika menggunakan captain seats (7 penumpang standar pada trim XSE, Limited, dan Platinum), kursi baris kedua dilipat secara individual (per kursi).

  • Kapasitas Maksimal

Saat semua kursi belakang trim Limited dan Platinum dilipat, Anda akan mendapatkan ruang penyimpanan masif hingga 84,3 kaki kubik yang luas untuk membawa furniture rakitan atau peralatan hobi berukuran besar. Lantai kargo yang dihasilkan jadi rata, memudahkan proses bongkar muat barang yang berat tanpa hambatan.

  • Hands-Free Power Liftgate

Khusus pada trim Limited dan Platinum, pintu bagasi telah dilengkapi sensor kaki (Hands-Free) yang memungkinkan pintu terbuka otomatis hanya dengan ayunan kaki di bawah bumper belakang. Fitur ini menjadi solusi praktis saat kedua tangan sedang penuh membawa barang bawaan atau belanjaan.

  • Pencahayaan Kargo LED

Varian sporty XSE dan varian mewah Limited dilengkapi dengan lampu LED tambahan yang terang di area bagasi untuk memudahkan visibilitas saat malam hari. Penempatan lampu yang strategis memastikan seluruh sudut ruang kargo terlihat jelas, membantu menemukan barang kecil yang terselip di bagian dalam.

Baca Juga: Battle SUV Hybrid: Toyota Yaris Cross VS Honda HR-V Hybrid, Mana yang Terbaik?

Fitur Keselamatan Bawaan Toyota Highlander

Keselamatan menjadi standar mutlak pada Toyota Highlander melalui paket teknologi canggih yang dirancang untuk melindungi seluruh penghuni kabin dari berbagai potensi bahaya. Sistem radar yang ditanamkan mampu membaca objek di depan kendaraan dengan tingkat akurasi tinggi.  

  • Pre-Collision System (PCS) pada Semua Trim

Fitur ini bekerja aktif mendeteksi kendaraan, pejalan kaki, bahkan pesepeda di depan mobil untuk mencegah terjadinya benturan keras secara otomatis. Pada kondisi darurat, sistem akan memberikan bantuan pengereman tambahan (Brake Assist) guna memperpendek jarak henti mobil secara signifikan bagi seluruh varian Highlander.

  • Full-Speed Dynamic Radar Cruise Control (DRCC)

Tersedia pada varian AWD maupun FWD, fitur ini memungkinkan mobil melaju mengikuti kecepatan kendaraan di depan hingga posisi berhenti total secara otomatis. Hal ini cukup membantu pengemudi trim XLE, XSE, maupun Limited saat menghadapi kemacetan panjang di jalan tol tanpa perlu sering menginjak pedal gas dan rem.

  • Lane Tracing Assist (LTA)

Sistem ini menggunakan marka jalan untuk menjaga posisi kendaraan agar tetap berada tepat di tengah lajur secara konsisten selama perjalanan. Fitur LTA pada semua trim bekerja secara aktif memberikan input kemudi halus untuk memastikan mobil tidak keluar dari jalur akibat kelelahan pengemudi di rute panjang.

  • Rear Cross-Traffic Alert (RCTA) – Standar Mulai Trim XLE

Saat memundurkan mobil dari area parkir, sistem radar pada trim XLE hingga Limited akan memantau kendaraan yang mendekat dari sisi samping belakang yang tidak terlihat. Jika terdeteksi ada objek mendekat, peringatan suara dan indikator visual pada spion akan segera menyala untuk mencegah risiko tabrakan saat bermanuver mundur.

  • Road Sign Assist (RSA)

Kamera pintar pada dasbor akan membaca rambu lalu lintas seperti batas kecepatan atau tanda berhenti dan menampilkannya langsung di layar instrumen pengemudi secara real-time

  • Front and Rear Parking Assist with Automatic Braking (Trim Limited)

Khusus pada trim Limited ke atas, fitur ini memberikan perlindungan ekstra dengan mendeteksi objek diam atau kendaraan lain saat melakukan manuver parkir. Jika sistem mendeteksi potensi tabrakan saat parkir, mobil akan memberikan peringatan audio-visual dan melakukan pengereman otomatis untuk menghindari kerusakan pada bodi kendaraan.

Baca Juga: Ada Wacana Toyota Hilux Rangga SUV Dirilis Tahun Depan, Segini Estimasi Harganya

Kenyamanan Interior SUV Toyota Highlander

Interior Highlander menawarkan suasana kabin yang tenang dengan pemilihan material soft-touch yang mendominasi area dasbor hingga panel pintu samping. Setiap varian memiliki karakteristik unik, seperti trim XSE yang lebih berjiwa muda atau Limited yang elegan bagi eksekutif. Berikut rincian kenyamanan interiornya.

  1. SofTex-Trimmed Seats pada Trim XLE: Material kursi sintetis SofTex pada trim XLE menawarkan kenyamanan luar biasa sekaligus mudah dibersihkan dari tumpahan cairan atau kotoran.
  2. Ambient Lighting pada Trim XSE: Varian XSE dilengkapi dengan lampu kabin (Ambient Lighting) berwarna biru yang memberikan kesan sporty dan modern saat berkendara di malam hari.
  3. Leather-Trimmed Seats pada Trim Limited: Trim Limited menggunakan kulit asli berkualitas tinggi pada seluruh kursi yang memberikan aroma mewah dan kenyamanan suhu yang lebih stabil saat cuaca panas.
  4. 12.3-inch Multimedia Display: Pada model terbaru, layar 12.3-inci sudah menjadi standar (bukan lagi opsional) untuk trim Limited dan Platinum. Selain itu, panel instrumen (MID) pada trim Limited juga sudah menggunakan layar Full Digital berukuran 12.3-inci.
  5. JBL Premium Audio 11-Speaker (Trim Limited): Sistem audio kelas atas dari JBL pada varian Limited mampu menghasilkan kualitas suara konser yang jernih ke seluruh baris kursi penumpang.

Harga Toyota Highlander Bekas

Harga Toyota Highlander Bekas

Harga unit bekas dari SUV ini dipengaruhi oleh kondisi dan riwayat pemeliharaannya, mengingat unit dengan mesin V6 3.5L dikenal memiliki durabilitas tinggi jika dirawat dengan benar. Biaya perawatan untuk mesin V6 ini sebenarnya tergolong standar untuk ukuran SUV premium, asalkan pemilik sebelumnya rutin melakukan penggantian oli mesin dan filter udara secara berkala. 

Tipe, Trim & Tahun Produksi Estimasi Harga Bekas (FWD/AWD)
Toyota Highlander XLE V6 2017 Rp750.000.000 – Rp820.000.000
Toyota Highlander Limited V6 2018 Rp850.000.000 – Rp930.000.000
Toyota Highlander Platinum V6 2020 Rp1.150.000.000 – Rp1.280.000.000
Toyota Highlander XSE V6 2021 Rp1.350.000.000 – Rp1.500.000.000
Toyota Highlander Limited V6 2022 Rp1.600.000.000 – Rp1.750.000.000
Toyota Highlander Platinum V6 2022 Rp1.800.000.000 – Rp1.950.000.000

 

Bagi Anda yang sedang mencari SUV tangguh dengan kenyamanan maksimal, Toyota Highlander adalah jawaban yang tepat untuk memenuhi standar gaya hidup. Jangan lewatkan kesempatan memiliki mobil mewah ini dengan proses transaksi yang aman dan mudah di OLXmobbi sekarang!

Toyota Prius Tawarkan Efisiensi BBM Maksimal Serta Kabin Kedap Tanpa Suara Bising Mesin!

0

Cek spesifikasi lengkap Toyota Prius Hybrid 1.8L & 2.0L terbaru. Mobil dengan efisiensi BBM maksimal, kabin kedap, hingga daftar harga bekas dan baru di 2026.

OLX News – Toyota Prius terbaru hadir dengan wajah yang jauh lebih futuristik dan performa yang semakin matang. Mobil ini menawarkan tampilan desain aerodinamis yang memukau dengan membawa teknologi hibrida generasi terbaru yang lebih bertenaga namun tetap ekonomis. Bagi yang sedang mencari mobil yang lebih ramah lingkungan dengan kenyamanan yang baik, mobil hatchback ini bisa menjadi salah satu pilihan menarik di kelasnya.

Keunggulan utama yang ditawarkan terletak pada perpaduan harmonis antara penggunaan bahan bakar yang minim dan keheningan ruang kabin yang nyaman. Mobil ini dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang rileks, terutama saat terjebak kemacetan panjang di kota-kota besar Indonesia. Dengan segala pembaruan fitur teknisnya, mobil ini membuktikan bahwa efisiensi tinggi bisa berjalan beriringan dengan kemewahan desain dan kenyamanan tanpa kompromi.

Spesifikasi Mesin Hybrid Toyota Prius

Mesin Toyota Prius terbaru generasi kelima kini menawarkan fleksibilitas pilihan mesin, mulai dari varian 1.8L yang ekonomis hingga 2.0L yang lebih bertenaga. Keduanya mengandalkan sistem hibrida paralel terbaru yang dirancang untuk memberikan respons instan namun tetap menjaga keawetan komponen mesin bensinnya. Data teknis berikut merujuk pada spesifikasi resmi global dari Toyota Global Newsroom dan Toyota Newsroom Japan.

Fitur Spesifikasi Prius HEV (1.8L) Prius HEV (2.0L) Prius PHEV (2.0L)
Tipe Mesin 2ZR-FXE Inline-4 M20A-FXS Inline-4 M20A-FXS Inline-4
Kapasitas Mesin 1.798 cc 1.987 cc 1.987 cc
Tenaga Mesin Bensin 98 PS 152 PS 151 PS
Torsi Mesin Bensin 142 Nm 188 Nm 190 Nm
Tenaga Motor Listrik 95 PS 113 PS 163 PS
Total Output Sistem 140 PS 196 PS 223 PS
Transmisi e-CVT e-CVT e-CVT
Sistem Penggerak FWD / E-Four FWD / E-Four FWD
Jenis Baterai Lithium-ion Lithium-ion Lithium-ion
Kapasitas Baterai 4,08 Ah 4,08 Ah 13,6 kWh
Akselerasi 0-100 km/jam 9,3 Detik 7,5 Detik 6,7 Detik
Kapasitas Tangki BBM 43 Liter 43 Liter 40 Liter
Emisi CO2 91 g/km 87 g/km 11-19 g/km
Velg dan Ban 17/19-inch Alloy 19-inch Alloy 17/19-inch Alloy

Tingkat Efisiensi Konsumsi BBM Toyota Prius

Efisiensi bahan bakar tetap menjadi nilai jual utama yang membuat Toyota Prius tetap menjadi pemimpin di segmen kendaraan hybrid. Varian 1.8L dikenal sangat irit untuk penggunaan harian, sementara varian 2.0L memberikan keseimbangan antara tenaga dan keiritan.  

Baca Juga: Benarkah Kendaraan Hybrid adalah Teknologi yang Pertama Kali Diusung oleh Toyota Prius?

Konsumsi BBM Penjelasan
Konsumsi Dalam Kota 1.8L Mampu menyentuh angka 30-32 km/liter pada pengujian WLTC berkat efisiensi motor listrik yang dominan.
Konsumsi Luar Kota 1.8L Stabil di angka 24 km/liter saat melaju konstan di jalan bebas hambatan.
Konsumsi Gabungan 2.0L Mencatatkan rata-rata 23-28,6 km/liter yang tetap impresif untuk tenaga mesin 196 PS.
Jarak Tempuh EV (PHEV) Varian PHEV sanggup melaju hingga 87 km tanpa mengaktifkan mesin bensin sama sekali.
Efisiensi Termal Mesin hybrid Toyota (M20A-FXS) memiliki efisiensi termal hingga 41%, salah satu yang tertinggi di dunia.
Regenerative Braking Energi saat proses pengurangan kecepatan diubah menjadi listrik untuk mengisi baterai secara otomatis tanpa colok listrik.
Eco Driving Indicator Fitur di panel instrumen yang membantu pengemudi menjaga gaya berkendara agar tetap paling irit.

Fitur Kenyamanan Kabin Kedap Suara

Kenyamanan kabin yang senyap pada mobil ini dihasilkan dari teknik isolasi suara dan desain bodi yang meminimalisir hambatan udara. Pengendara akan merasakan sensasi “terputus” dari kebisingan aspal dan hiruk-pikuk jalan raya berkat material peredam berkualitas tinggi.  

  1. Acoustic Glass Windshield
    Kaca depan pada seluruh tipe Prius menggunakan lapisan film khusus untuk meredam kebisingan frekuensi tinggi dari terpaan angin. Hal ini memastikan kabin tetap tenang meskipun mobil melaju pada kecepatan tinggi di jalan tol. Penumpang bisa berbincang dengan suara lirih tanpa terganggu suara dari luar.
  2. Dash Silencer Material
    Area antara mesin dan kabin dilapisi peredam tebal untuk memblokir suara getaran mesin bensin saat sedang beroperasi. Fitur ini terasa pada varian 1.8L dan 2.0L ketika sistem hibrida berpindah dari mode listrik ke mesin. Pengemudi hampir tidak merasakan transisi suara yang kasar dari balik dasbor.
  3. Door Sealing Optimization
    Toyota mempertebal karet segel di sekeliling pintu untuk memastikan tidak ada suara siulan angin atau bising kendaraan lain yang masuk. Selain kedap suara, segel ini juga efektif menjaga suhu sejuk AC tetap bertahan lama di dalam kabin. Suasana interior pun terasa lebih privat dan eksklusif sepanjang perjalanan.
  4. Underbody Cover & Aerodynamics
    Penutup bagian bawah mobil dirancang rata sempurna untuk meminimalisir turbulensi udara yang biasanya menciptakan suara gemuruh di bawah kursi. Desain ini mengurangi road noise dari permukaan jalan yang kasar atau rusak. Kabin menjadi tempat yang tenang untuk beristirahat di sela kemacetan.
  5. Active Noise Control
    Fitur ini tidak tersedia di semua pasar dan biasanya hanya ditemukan pada varian top-of-the-line dengan sistem audio premium (seperti JBL). Untuk varian standar yang masuk ke pasar Indonesia (HEV 2.0L), Toyota lebih mengedepankan pengisolasian suara pasif (peredam fisik) yang tebal daripada pembatalan suara aktif lewat speaker.

Biaya Perawatan Baterai Hybrid Toyota Prius

Banyak orang awam khawatir soal biaya perawatan baterai, padahal teknologi hibrida Toyota sudah teruji dengan manajemen energi yang canggih. Baterai pada mobil ini dirancang untuk durabilitas jangka panjang tanpa memerlukan perawatan yang rumit atau biaya yang mahal setiap bulannya. 

  1. Garansi Baterai Jangka Panjang 
    Pada model hybrid terbaru (termasuk Prius HEV 2024/2025), Toyota Indonesia memberikan garansi baterai 8 Tahun atau 160.000 KM (mana yang tercapai lebih dulu). Jika terjadi penurunan performa atau kerusakan pabrikan dalam masa ini, penggantian unit baterai dilakukan tanpa dipungut biaya sepeser pun.  
  2. Pembersihan Filter Udara Pendingin Baterai
    Salah satu aspek penting dalam menjaga keawetan baterai Prius 1.8L dan 2.0L adalah memastikan filter udara pendingin yang terletak di bawah jok penumpang tetap bersih. Filter yang bebas debu memastikan sirkulasi udara optimal sehingga baterai tidak mengalami overheat saat bekerja keras. Estimasi biaya untuk jasa pembersihan ini berkisar antara Rp150.000 hingga Rp300.000 dalam setiap jadwal servis berkala.
  3. Battery Health Check Digital Secara Rutin
    Setiap mobil masuk ke bengkel resmi, teknisi akan melakukan pemindaian menyeluruh menggunakan alat diagnosa khusus untuk memantau kesehatan sel baterai secara real-time. Proses ini memastikan seluruh sistem elektrifikasi bekerja sinkron dengan mesin bensin tanpa anomali. Kabar baiknya, pengecekan ini biasanya sudah termasuk dalam paket jasa servis rutin sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan khusus.
  4. Sistem Modul Baterai Terpisah yang Ekonomis
    Struktur baterai hibrida Toyota dirancang sedemikian rupa sehingga jika terjadi kendala kecil setelah masa garansi habis, perbaikan tidak selalu mengharuskan penggantian unit utuh yang mahal. Komponen pendukung seperti sensor atau kabel bisa diperbaiki secara parsial untuk menekan biaya purna jual.
  5. Total Biaya Servis yang Setara Mobil Konvensional
    Secara keseluruhan, total biaya perawatan berkala Toyota Prius hampir tidak berbeda dengan mobil bensin murni seperti Toyota Corolla atau Camry. Pemilik cukup fokus pada penggantian rutin oli mesin, filter, dan busi dengan estimasi biaya berkisar Rp1.500.000 hingga Rp2.500.000 per 10.000 km. Meskipun harga unit baterai baru di luar garansi bisa mencapai Rp40.000.000 – Rp60.000.000, kejadian penggantian total cukup jarang ditemukan pada penggunaan normal di bawah 10 tahun.

Baca Juga: Terus Populerkan Kendaraan Elektrifikasi, Toyota Hadirkan Prius PHEV Terbaru di Indonesia

Harga Toyota Prius Bekas dan Baru

Harga Toyota Prius Bekas dan Baru

Harga di pasar otomotif bergantung pada varian mesin, kondisi baterai, serta kelengkapan servis rutin yang dilakukan pemilik sebelumnya. Varian 1.8L biasanya memiliki harga yang lebih terjangkau dan menjadi favorit di pasar mobil bekas karena konsumsi BBM-nya yang legendaris. Sementara itu, varian 2.0L terbaru menawarkan performa yang lebih bertenaga bagi mereka yang menginginkan sensasi berkendara lebih dinamis.

Varian Mesin & Generasi Tahun Produksi Status Estimasi Harga
Prius HEV 2.0L (Gen-5) 2024 – 2026 Baru (OTR Jakarta) Rp698.000.000 – Rp707.100.000
Prius PHEV 2.0L (Gen-5) 2025 – 2026 Baru (OTR Jakarta) Rp884.000.000 – Rp950.000.000
Prius HEV 1.8L (Gen-5) 2023 – 2025 Bekas Rp580.000.000 – Rp630.000.000
Prius PHEV 1.8L (Gen-4) 2020 – 2022 Bekas Rp480.000.000 – Rp560.000.000
Prius HEV 1.8L (Gen-4) 2016 – 2019 Bekas Rp340.000.000 – Rp440.000.000
Prius HEV 1.8L (Gen-3) 2012 – 2015 Bekas Rp195.000.000 – Rp275.000.000
Prius HEV 1.5L (Gen-2) 2007 – 2009 Bekas Rp110.000.000 – Rp145.000.000

 

Ingin membawa pulang Toyota Prius dengan kondisi terjamin dan harga yang transparan? Segera kunjungi OLXmobbi untuk mendapatkan berbagai penawaran menarik serta proses pembelian mobil yang mudah dan aman.

Suzuki Arashi Kurang Laku Saat Rilis Pertama Kali, Sekarang Malah Jadi Barang Koleksi?

0

Temukan alasan mengapa Suzuki Arashi kini jadi motor koleksi bernilai tinggi. Cek spesifikasi lengkap, desain unik, hingga harga bekas terbarunya di sini!

OLX News – Suzuki Arashi pertama kali mengaspal di Indonesia pada tahun 2006 sebagai inovasi berani dari PT Suzuki Indomobil Sales untuk mengisi segmen bebek sport. Meskipun membawa teknologi yang cukup mumpuni di kelasnya, motor ini sempat kesulitan merebut hati konsumen luas karena konsepnya yang dianggap terlampau unik pada masanya. Namun seiring berjalannya waktu, unit ini justru bertransformasi menjadi salah satu ikon otomotif yang sangat dicari oleh para pecinta motor unik dan langka.

Keunikan yang ditawarkan Suzuki Arashi kini menjadi nilai tambah tersendiri bagi para kolektor yang menginginkan kendaraan dengan karakter berbeda dari motor harian lainnya. Populasinya yang tergolong sedikit di jalanan membuat setiap unit yang masih terawat memiliki daya tarik visual yang sangat kuat di mata komunitas. Tidak heran jika saat ini banyak orang mulai berburu motor ini.

Desain Unik Suzuki Arashi 125

Suzuki menghadirkan konsep hyper-underbone yang menggabungkan elemen motor sport pada body motor bebek yang ramping. Berdasarkan catatan sejarah produk dari laman resmi Suzuki Indonesia, desain ini dirancang untuk memberikan aerodinamika yang lebih baik saat dipacu pada kecepatan tinggi.

  1. Lampu utama pada semua tipe terpasang statis di panel dada (Fixed Headlamp) yang mengadopsi teknologi multi-reflector untuk pencahayaan lebih fokus. Jadi, saat setang berbelok, cahaya lampu tetap lurus ke depan mengikuti arah bodi motor.
  2. Desain kemudi menggunakan cover setang minimalis yang terpisah dari rumah lampu, memberikan kesan sporty layaknya motor street fighter.
  3. Panel instrumen memiliki desain sporty dengan latar berwarna terang serta dilengkapi indikator posisi gigi analog (lampu satuan) yang sangat presisi.
  4. Lampu belakang dirancang menyatu dengan bodi belakang yang meruncing, menciptakan siluet aerodinamis yang agresif pada bagian buritan.
  5. Suzuki Arashi 125 tipe Standar awalnya tersedia dalam varian velg jari-jari (spoke wheel), sedangkan tipe R dan SR menggunakan velg palang (cast wheel) sebagai standar bawaan.
  6. Lampu sein depan ditempatkan pada sudut luar panel dada yang dirancang mengikuti garis bodi guna mengoptimalkan visibilitas dari arah depan.
  7. Bagian samping dirancang dengan profil sangat ramping (slim leg shield) yang berfungsi mengarahkan aliran udara langsung ke sirip pendingin mesin.

Spesifikasi Mesin Suzuki Arashi

Mesin Arashi pada dasarnya menggunakan satu basis mesin 125cc yang tangguh namun dibedakan pada sistem transmisi dan pengereman untuk tiap tipenya. Varian SR merupakan kasta tertinggi dengan fitur double disc brake yang sangat jarang ditemukan pada motor bebek di masanya. Mengacu pada data teknis Suzuki Indonesia, berikut adalah rincian perbandingan spesifikasinya.

Spesifikasi Suzuki Arashi 125 (Standar) Suzuki Arashi 125R Suzuki Arashi 125SR
Tipe Mesin 4-Tak, SOHC, Berpendingin Udara 4-Tak, SOHC, Berpendingin Udara 4-Tak, SOHC, Berpendingin Udara
Kapasitas Mesin 124,1 cc 124,1 cc 124,1 cc
Diameter x Langkah 53,5 mm x 55,2 mm 53,5 mm x 55,2 mm 53,5 mm x 55,2 mm
Daya Maksimum 9,5 PS / 8.000 rpm 9,5 PS / 8.000 rpm 9,5 PS / 8.000 rpm
Torsi Maksimum 1,1 kgm / 6.000 rpm 1,1 kgm / 6.000 rpm 1,1 kgm / 6.000 rpm
Sistem Bahan Bakar Karburator Mikuni VM18SH Karburator Mikuni VM18SH Karburator Mikuni VM18SH
Sistem Pengapian DC-CDI DC-CDI DC-CDI
Sistem Transmisi Otomatis (Tanpa Tuas Kopling) Manual (Tuas Kopling) Manual (Tuas Kopling)
Pola Perpindahan Gigi N-1-2-3-4 1-N-2-3-4 1-N-2-3-4
Sistem Starter Kick & Electric Starter Kick & Electric Starter Kick & Electric Starter
Kapasitas Tangki BBM 4,3 Liter 4,3 Liter 4,3 Liter
Kapasitas Oli Mesin 0,8 Liter (Ganti berkala) 0,8 Liter (Ganti berkala) 0,8 Liter (Ganti berkala)
Rem Depan Cakram Hidrolik Cakram Hidrolik Cakram Hidrolik
Rem Belakang Tromol Tromol Cakram Hidrolik
Ukuran Ban Depan 70/90 – 17 70/90 – 17 70/90 – 17
Ukuran Ban Belakang 80/90 – 17 80/90 – 17 80/90 – 17

 

Baca Juga: Motor Bebek Paling Irit, Cocok untuk Motor Harian

Penyebab Suzuki Arashi Kurang Diminati Saat Rilis

Meskipun secara performa sangat bisa diandalkan, ada beberapa faktor pasar yang membuat angka penjualannya tidak sefantastis kompetitor pada era 2000-an. 

  1. Kebiasaan Konsumen terhadap Lampu Statis
    Masyarakat saat itu belum terbiasa dengan lampu utama yang diam (tidak ikut berbelok) saat stang diputar, sehingga dianggap menyulitkan saat melewati jalan gelap yang berliku. Pandangan subjektif ini membuat banyak calon pembeli lebih memilih motor dengan lampu konvensional di bagian kemudi. Hal ini berlaku untuk semua tipe Suzuki Arashi baik Standar, R, maupun SR.
  2. Kebutuhan Fungsionalitas Sayap Motor
    Desain sayap samping yang dibuat sangat ramping (slim leg shield) dianggap kurang fungsional oleh pengguna harian karena tidak maksimal melindungi kaki dari cipratan air atau angin. Hal ini membuat tampilan motor terasa kurang seimbang, terutama bagi orang yang mencari motor bebek untuk dipakai harian dengan perlindungan bodi yang lebih lengkap.
  3. Dominasi Nama Besar Shogun 125
    Kehadiran Suzuki Arashi di dealer seringkali tertutup oleh bayang-bayang Shogun yang sudah memiliki basis penggemar sangat luas. Konsumen cenderung tidak ingin mengambil risiko mencoba model baru dengan bentuk ekstrem jika ada pilihan yang sudah terbukti populer secara turun-temurun. Loyalitas pengguna Suzuki saat itu jauh lebih kuat ke seri Shogun dibandingkan mencoba konsep baru Arashi.
  4. Segmentasi Pasar yang Terlalu Niche
    Konsep motor yang berada di tengah-tengah antara bebek fungsional dan sport murni justru membuat pesan pemasarannya kurang fokus bagi masyarakat umum. Akibatnya, motor ini hanya dilirik oleh sebagian kecil anak muda yang menyukai modifikasi, sementara pasar terbesar seperti keluarga dan pekerja lebih memilih model lain. 
  5. Pergeseran Tren ke Motor Transmisi Otomatis
    Pada periode 2006-2009, pasar otomotif Indonesia mulai dilanda demam motor matic yang menawarkan kemudahan berkendara tanpa perlu oper gigi. Motor bebek dengan kopling manual pada tipe R/SR atau semi-otomatis pada tipe standar mulai kehilangan panggung karena kepraktisan matic jauh lebih menggoda konsumen baru. Arashi muncul di saat pasar sedang bertransisi besar-besaran ke arah skuter matic.

Alasan Suzuki Arashi Menjadi Motor Koleksi

Kini, segala hal yang dulu dianggap sebagai “kekurangan” justru menjadi identitas unik yang sangat dihargai oleh para kolektor otomotif. Nilai kelangkaan dan desainnya kini menjadi daya tarik utama. 

  1. Status Kelangkaan (Exclusivity)
    Karena masa produksinya yang tergolong singkat (2006-2009), populasi motor ini di pasaran jauh lebih sedikit dibandingkan motor bebek seangkatannya seperti Shogun atau Supra. Bagi kolektor, memiliki unit yang jarang terlihat di jalanan memberikan rasa bangga dan eksklusivitas tersendiri karena unit ini sudah menyandang status “rare item.” 
  2. Apresiasi terhadap Desain Visioner
    Dunia otomotif kini melihat desain lampu di panel dada (fixed headlamp) sebagai tren yang diikuti motor matic modern, sehingga Arashi dianggap sebagai pionir desain yang melampaui zamannya. Desain yang dahulu sempat dianggap tidak biasa, kini justru dipandang unik dan berkarakter.
  3. Kemudahan Restorasi dan Keandalan Mesin
    Mesin 125cc berkode mesin FL miliknya dikenal sangat tangguh dan memiliki banyak kesamaan komponen internal dengan Suzuki Shogun 125, sehingga pemilik tidak perlu pusing mencari suku cadang mesin. Kelebihan ini membuat proses menghidupkan kembali unit menjadi lebih mudah dan terjangkau dibandingkan motor langka lainnya. 
  4. Karakter Berkendara yang Sporty dan Ringan
    Desain bodi yang kompak memberikan rasio tenaga yang sangat baik, menghasilkan sensasi berkendara yang sangat lincah. Karakter “mekanikal” yang jujur tanpa intervensi sensor elektronik modern menjadi sesuatu yang dicari oleh para penghobi untuk merasakan sensasi berkendara bebek sport murni. 
  5. Nilai Investasi yang Terus Meningkat
    Seiring dengan meningkatnya tren “bebek restorasi” era 2000-an, harga Arashi dengan kondisi orisinal atau restorasi sempurna perlahan-lahan mulai merangkak naik. Kolektor melihat unit ini sebagai aset hobi yang nilainya akan terus terjaga karena faktor sejarah dan keunikannya yang tidak dimiliki motor lain. Varian SR dengan sistem pengereman cakram ganda menjadi incaran utama dengan nilai investasi tertinggi.

Baca Juga: 6 Jenis Motor Ini Cocok Dijadikan Motor Custom

Harga Suzuki Arashi Bekas Pasaran Terkini

Harga Suzuki Arashi Bekas Pasaran Terkini
sumber: olx

Di tahun 2026, varian dengan kopling manual (tipe R dan SR) biasanya memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan versi standar. Hal ini disebabkan oleh minat pecinta bebek sport yang lebih menyukai sensasi perpindahan gigi manual.

Tipe Kendaraan Estimasi Harga (Kondisi Standar) Estimasi Harga (Kondisi Orisinal/Istimewa)
Suzuki Arashi 125 (Standar) Rp3.000.000 – Rp4.500.000 Rp5.500.000 – Rp7.500.000
Suzuki Arashi 125R (Kopling Manual) Rp4.000.000 – Rp5.500.000 Rp7.000.000 – Rp10.000.000
Suzuki Arashi 125SR (Kopling & Double Disk) Rp4.500.000 -Rp 6.000.000 Rp8.500.000 – Rp12.000.000

 

Jika Anda tertarik untuk mengoleksi motor dengan desain ikonik dan mesin yang sudah terbukti tangguh, sekarang adalah momen yang tepat sebelum harganya semakin melambung. Segera jelajahi berbagai pilihan unit Suzuki Arashi dengan kondisi terbaik melalui platform OLX Indonesia untuk mendapatkan harga yang kompetitif.

Cek Konsumsi BBM Suzuki Tornado, Motor 2 Tak Legendaris yang Langka

0

Benarkah Suzuki Tornado boros bensin untuk harian? Simak ulasan lengkap sejarah, spesifikasi mesin, konsumsi BBM, hingga harga bekas terbarunya.

OLX News – Kehadiran Suzuki Tornado di jalanan ibu kota kini memang menjadi pemandangan yang cukup langka dan unik bagi para pecinta otomotif. Motor bebek bermesin 2-tak ini sempat menjadi primadona di era 90-an karena desainnya yang modern dan performanya yang sangat responsif di kelasnya. Namun, seiring berjalannya waktu dan munculnya tren motor 4-tak yang lebih efisien, motor ini mulai menepi ke tangan para kolektor atau penghobi restorasi.

Banyak orang yang mempertanyakan apakah motor ini masih layak digunakan untuk mobilitas harian, terutama terkait isu konsumsi bahan bakar yang dianggap boros. Meski dikenal memiliki tarikan yang kencang, karakteristik mesin lawasnya memang memerlukan perhatian lebih pada sektor pengapian dan campuran bahan bakar.  

Sejarah Singkat Suzuki Tornado di Indonesia

Dunia otomotif Indonesia sempat digemparkan dengan kehadiran bebek sport yang revolusioner di tengah dominasi bentuk bodi ramping. Kehadiran lini produk ini merupakan langkah strategis pabrikan untuk menggantikan peran Suzuki Crystal yang sudah mulai termakan usia. Berdasarkan catatan sejarah dari laman resmi Sejarah Perjalanan Suzuki Indonesia, motor ini menjadi tonggak sejarah desain aerodinamis pertama Suzuki di segmen bebek.

Awal Kemunculan (1994)

Suzuki pertama kali memperkenalkan seri ini sebagai penerus Crystal dengan membawa perubahan desain yang total dari kotak menjadi membulat dan modern. Seri Tornado GS 110 hadir dengan knalpot racy (knalpot buncit) yang sangat ikonik dan langsung menarik minat anak muda yang haus akan kecepatan di masanya. Motor ini menjadi bukti evolusi teknologi Suzuki dalam mengemas mesin bertenaga ke bodi yang lebih futuristik.

Varian Ekonomis Tornado GX

Setahun setelah peluncuran tipe GS, hadirlah Tornado GX 100 yang menyasar segmen pengguna harian dengan karakter mesin yang lebih lembut. Perbedaan paling mencolok pada varian ini adalah penggunaan knalpot lurus yang tidak terlalu bising dan kapasitas mesin yang lebih kecil untuk efisiensi lebih baik. Varian ini sukses dipasarkan karena harganya yang lebih terjangkau bagi masyarakat yang menginginkan motor keren namun tetap irit.

Masa Pensiun (2004)

Setelah hampir satu dekade mengaspal, produksi lini motor ini akhirnya dihentikan total karena regulasi emisi gas buang yang semakin ketat di Indonesia. Suzuki kemudian beralih ke teknologi mesin 4-tak melalui seri Shogun dan Smash yang lebih ramah lingkungan. Meskipun sudah tidak diproduksi, nama besarnya tetap harum di lintasan balap nasional melalui tim-tim balap legendaris yang mengandalkan basis mesin GS 110.

Spesifikasi Mesin 2-Tak Suzuki Tornado

Mesin yang tertanam pada motor ini memang dirancang untuk memberikan sensasi akselerasi instan khas motor 2-tak. Perbedaan mendasar antara kedua tipenya terletak pada bore x stroke yang menentukan tenaga maksimal serta torsi yang dihasilkan saat di jalanan. 

Fitur Spesifikasi Suzuki Tornado GS Suzuki Tornado GX
Kapasitas Mesin 109 cc 100 cc
Tipe Mesin 2-Tak, Air Cooled 2-Tak, Air Cooled
Tenaga Maksimum 13 dk / 7.500 rpm 9,5 dk / 7.500 rpm
Torsi Maksimum 12,5 Nm / 7.500 rpm 11,5 Nm / 5.000 rpm
Bore x Stroke 54 mm x 48 mm 50 mm x 50 mm
Sistem Pengapian CDI CDI
Karburator Mikuni VM 16 SH Mikuni VM 16 SH
Kapasitas Tangki BBM 4,5 Liter 4,5 Liter
Kapasitas Oli Samping 1,3 Liter 1,3 Liter
Transmisi 4-Percepatan (N-1-2-3-4) 4-Percepatan (N-1-2-3-4)
Rem Depan Cakram (Disk Brake) Tromol (Drum Brake)
Rem Belakang Tromol Tromol
Ban Depan 2.50-17 2.50-17
Ban Belakang 2.75-17 2.75-17
Berat Kosong 92 kg 90 kg

 

Baca Juga: Suzuki Crystal, Motor Bebek Legendaris yang Kini Diburu Kolektor

Tingkat Konsumsi BBM Suzuki Tornado Harian

Bicara soal efisiensi, konsumsi bahan bakar pada motor 2-tak sangat bergantung pada kondisi karburator dan cara berkendara sang pemilik. Pada penggunaan harian diperlukan manajemen kantong ekstra dibandingkan motor bebek masa kini.  

  • Pemakaian Dalam Kota (GS 110): Untuk rute stop-and-go di kemacetan, tipe GS 110 biasanya mencatatkan angka sekitar 25-30 km per liter. Hal ini disebabkan oleh tarikan bawah yang responsif yang sering memancing pengendara untuk memutar tuas gas lebih dalam. Konsumsi ini tergolong boros untuk standar harian, namun sebanding dengan tenaga yang didapat.
  • Perjalanan Luar Kota (GS 110): Saat dipacu dengan kecepatan konstan di jalan terbuka, efisiensinya bisa sedikit membaik mencapai 35 km per liter. Mesin GS lebih optimal saat bekerja pada putaran atas yang stabil sehingga pemborosan bensin akibat akselerasi berulang bisa diminimalisir. Ini menjadikannya rekan perjalanan yang menyenangkan bagi penyuka touring.
  • Pemakaian Santai (GX 100): Tipe GX 100 memiliki keunggulan pada sektor ini dengan rata-rata konsumsi bensin mencapai 35-40 km per liter. Meskipun menggunakan tipe karburator yang sama dengan GS, kapasitas mesin yang lebih kecil serta settingan spuyer yang lebih efisien membuat debit bensin ke ruang bakar lebih terkontrol. Tipe ini adalah opsi terbaik bagi Anda yang ingin bernostalgia tanpa terlalu sering mampir ke SPBU.
  • Kondisi Mesin Standar: Jika semua komponen seperti jetting karburator dan busi dalam keadaan prima, angka konsumsi bensin bisa tetap stabil di kisaran 30-an km/liter. Kerusakan pada membran atau kotornya filter udara seringkali menjadi penyebab utama konsumsi bensin membengkak drastis. Pastikan settingan oli samping juga pas agar tidak menghambat proses pembakaran.
  • Pengaruh Oli Samping: Konsumsi bensin juga dipengaruhi secara tidak langsung oleh kualitas dan kuantitas oli samping yang digunakan pada Suzuki Tornado. Jika pompa oli samping terlalu boros, pembakaran jadi tidak sempurna dan bensin akan terasa lebih cepat habis karena tenaga mesin terasa berat. Keseimbangan antara bensin dan oli samping adalah kunci efisiensi motor 2-tak.

Tips Perawatan Rutin Suzuki Tornado

Merawat motor lawas agar tetap prima memerlukan kedisiplinan tinggi terutama pada bagian komponen pengapian dan pelumasan. Perawatan rutin yang tepat tidak hanya menjaga performa mesin tetapi juga mempertahankan nilai jual motor ini sebagai barang koleksi.  

  1. Selalu cek ketersediaan oli samping jangan sampai habis karena bisa menyebabkan piston macet seketika pada tipe GS maupun GX.
  2. Bersihkan kerak karbon pada lubang buang dan knalpot secara berkala agar aliran gas buang tetap lancar dan performa tidak drop.
  3. Lakukan penyetelan karburator secara rutin untuk memastikan campuran bensin dan udara selalu pas demi menghindari konsumsi BBM yang boros.
  4. Periksa kondisi busi setiap 2.000 km dan ganti jika kepala busi sudah terlihat hitam pekat atau basah oleh oli.
  5. Bersihkan bak transmisi dan ganti oli mesin secara teratur setiap 3.000 km guna menjaga perpindahan gigi tetap halus.
  6. Cek kondisi membran (reed valve) karena jika sudah tidak rapat akan membuat motor susah hidup dan bensin terbuang percuma.
  7. Pastikan tangki bensin bersih dari karat dan endapan air yang sering muncul pada motor berusia tua untuk menghindari penyumbatan suplai bensin.

Harga Pasaran Suzuki Tornado Bekas

Suzuki Tornado 1996
(olx.co.id)

Harga jual unit bekas motor ini sangatlah bervariasi tergantung pada kondisi fisik, kelengkapan surat, dan keaslian komponen yang terpasang. Belakangan ini, harga unit restorasi yang mulus cenderung melonjak karena tingginya permintaan dari para penghobi motor lawas 90-an.

Fenomena “motor hobi” membuat unit yang memiliki pajak hidup dan surat lengkap menjadi sangat bernilai di bursa motor bekas. Berdasarkan pantauan harga di pasaran yang dirangkum dari OLX Indonesia, Anda perlu menyiapkan budget lebih jika mengincar kondisi terbaik.

Tipe Motor Estimasi Harga
Suzuki Tornado GS 110 Rp7.000.000 – Rp15.000.000
Suzuki Tornado GX 100 Rp5.000.000 – Rp10.000.000

 

Baca Juga: Daftar Motor Bekas 1 Jutaan, Sudah Bisa Jadi Moda Transportasi Sehari-Hari

Jika Anda tertarik untuk memiliki atau mengoleksi motor legendaris ini, pastikan Anda memeriksa kondisi mesin secara mendalam agar tidak menyesal di kemudian hari. Kunjungi OLX Indonesia sekarang juga untuk mendapatkan penawaran motor bekas berkualitas dan terpercaya!

Kia Resmi Jadi Sponsor Fan Meeting Grup K-Pop Hearts2Hearts di Jakarta

Kia Sponsor fan meeting Hearts2Hearts di Jakarta pada 28 Maret 2026. Cek info giveaway CD bertanda tangan di sini!

OLX News – Gelombang popularitas K-Pop di Indonesia terus menjadi magnet kuat bagi berbagai industri besar. PT Kia Sales Indonesia secara resmi mengumumkan partisipasinya sebagai sponsor dalam agenda fan meeting grup K-Pop yang sedang naik daun, Hearts2Hearts.

Acara jumpa penggemar ini dijadwalkan akan berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Sabtu, 28 Maret 2026 mendatang.

Kehadiran merek mobil asal Korea Selatan ini di tengah keriuhan para penggemar K-Pop bukan tanpa alasan, melainkan sebuah strategi jitu untuk mendekatkan diri dengan konsumen muda.

Baca Juga: Pulang Kampung Bebas Pegal! Ini Alasan KIA Sonet Jadi Rekomendasi Mobil Mudik Paling Pas Tahun Ini

Mengacu pada berbagai laporan tren media sosial global, seperti data percakapan K-Pop di platform X selama beberapa tahun terakhir, Indonesia konsisten menempati urutan tiga besar sebagai negara dengan basis penggemar K-Pop paling masif dan aktif di dunia.

Besarnya energi penggemar ini dilihat oleh Kia sebagai peluang emas untuk memperkenalkan produk mereka kepada kalangan profesional muda dan Generasi Z yang memiliki gaya hidup aktif, kreatif, dan sangat ekspresif.

“Kami melihat generasi muda Indonesia memiliki energi yang sangat besar dalam membentuk tren dan budaya populer,” jelas Jong Sung Park, CEO Kia Sales Indonesia, dalam keterangan resminya.

Ia juga menambahkan bahwa melalui keterlibatan di fan meeting Hearts2Hearts, Kia ingin menjadi bagian dari momen yang dekat dengan keseharian mereka, sekaligus memberikan pengalaman yang lebih relevan dengan gaya hidup komunitas penggemar masa kini.

All New Carens Siap Kawal Hearts2Hearts di Jakarta

Kia Sponsor Fan Meeting Hearts2Hearts di Jakarta

Sebagai sponsor, Kia tidak hanya menempelkan logo di arena acara. Mereka menjadikan All New Carens sebagai bintang pendamping mobilitas grup Hearts2Hearts selama berada di Jakarta.

Total ada empat unit Kia Carens yang disiapkan oleh pihak penyelenggara. Rinciannya, tiga unit digunakan sebagai kendaraan operasional mobilitas anggota Hearts2Hearts, mulai dari penjemputan di bandara hingga mondar-mandir ke lokasi acara, sementara satu unit lainnya akan dipajang secara khusus di area fan meeting Tennis Indoor Senayan.

Pemilihan All New Carens dinilai sangat pas. Dengan desain kabin yang lapang dan tampilan luar yang modis, mobil ini dianggap mampu merepresentasikan kebutuhan mobilitas generasi muda yang menuntut kenyamanan sekaligus gaya.

Baca Juga: Kia Seltos, Cek Detail Tenaga Mesin Turbo Serta Karakter Handling Suspensi Bawaannya!

Berburu Puluhan CD Bertanda Tangan Asli

Nah, ini bagian yang paling ditunggu oleh para penggemar. Menyadari antusiasme penonton yang tinggi menjelang hari H, Kia juga menyiapkan program bagi-bagi hadiah yang sangat menggoda.

Di area acara nanti, para pengunjung yang datang bisa mengikuti program interaktif dengan cara berfoto bersama unit display All New Carens. Setelah itu, peserta hanya perlu mengikuti akun media sosial resmi Kia Indonesia untuk mendapatkan kesempatan menang.

Tidak tanggung-tanggung, Kia sudah menyiapkan 40 keping CD bertanda tangan asli dari para anggota Hearts2Hearts untuk dibawa pulang oleh pemenang yang beruntung.

Lewat pendekatan yang menyenangkan dan penuh energi ini, Kia berharap kehadiran mereka di acara fan meeting Hearts2Hearts dapat menambah keseruan akhir pekan para penggemar di Jakarta, sekaligus memperkenalkan nilai merek mereka yang terus berkembang bersama generasi baru. (Z)

Kampas rem Habis Sebelah Bikin Setir Narik Terasa Berat, Apa Biang Kerok Utamanya?

Kampas rem sering habis sebelah yang membuat setir mobil terasa berat, berikut ini penyebab utamanya.

OLX News – Rem adalah komponen vital dalam kendaraan, termasuk mobil. Kampas rem yang aus sering memunculkan masalah baru pada kendaraan. Jika tidak segera diganti, maka perjalanan akan terganggu, bahkan dapat menyebabkan hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan. Maka dari itu, sistem pengereman harus selalu diperhatikan para pemilik kendaraan agar mencegah terjadinya hal-hal buruk di jalan.

Kampas rem mobil bisa saja habis sebelah, atau salah satunya saja. Pengecekan rutin harus selalu dilakukan terlebih jika cirinya sudah kelihatan: setir mobil menjadi menarik ke satu sisi dan terasa berat. Namun, apakah penyebabnya? Simak ulasan berikut ini.

Penyebab Kampas Rem Habis Sebelah

Utamanya, penyebab kampas rem habis sebelah hingga menyebabkan setir mobil menarik ke satu sisi dan terasa berat, adalah piston kaliper rem yang macet atau seret. Kondisi ini membuat rem tidak bekerja secara sistematis. Akibatnya, muncul hambatan konstan pada satu roda yang memicu keausan tidak merata. Pengendara pun dapat merasakan gangguan kendali pada mobil. Meski demikian, ada beberapa penyebab lain yang harus diketahui sebagai berikut.

Piston kaliper macet atau berkarat

Piston memiliki tugas mendorong kampas rem. Saat piston kaliper macet akibat tumpukan debu, kotoran, atau karat, maka ia tidak dapat kembali ke posisi semula saat pedal rem dilepas. Akibatnya, kampas rem terus menempel dan bergesekan dengan piringan cakram. Kampas rem pun dapat menjadi lebih cepat tipis dibandingkan sisi lainnya.

Setir pun dapat menunjukkan gejala yaitu dengan munculnya gaya hambat yang membuat mobil cenderung berbelok ke arah roda yang macet tersebut. Hal ini terjadi karena satu roda terus-menerus tergerus rem.

Pin slider kaliper kering

pin ini berfungsi agar kaliper dapat bergerak maju mundur secara fleksibel saat sistem pengereman bekerja. Jika kering atau berkarat, pergerakan kaliper menjadi kaku. Efeknya, hanya satu sisi kampas rem yang tertekan secara maksimal ke cakram. Keausan tidak dapat dicegah, antara kampas bagian dalam dan luar.

Masalah pada bearing roda

Bearing roda yang sudah aus membuat putaran roda menjadi tidak stabil atau goyang. Hal ini dapat menyebabkan piringan cakram tidak berputar pada sumbu yang lurus. Kampas rem pun dapat bergesekan secara miring atau tidak rata.

Saluran minyak rem yang tersumbat.

Sumbatan pada minyak rem dapat mengganggu distribusi tekanan sistem pengereman. Efeknya, tekanan hidrolik tidak dapat terbagi secara rata pada setiap roda. Kemungkinan besar, salah satu roda dapat mendapatkan tekanan yang lebih besar, atau justru tekanan minyak rem tidak bisa lepas sepenuhnya setelah pengereman. 

Gejala Setir Mobil Menarik ke Satu Sisi

Setir mobil yang menarik ke satu sisi kemungkinan besar menjadi salah satu tanda bahwa kampas rem habis sebelah. Namun, tidak semua pengendara memiliki kepekaan dalam merasakannya. Berikut ini beberapa gejala setir mobil menarik ke satu sisi yang perlu diperhatikan.

Setir mobil miring dan tidak dalam posisi center

Saat melaju di jalan lurus yang rata, posisi palang setir tidak lurus atau tidak simetris, dapat menjadi tanda harus cek keausan kampas rem. 

Beban setir terasa berat sebelah

Jika merasa harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk menahan setir agar tidak berbelok sendiri, pastikan untuk langsung cek kondisi kampas rem. 

Getaran pada kecepatan tertentu

Mobil yang bergetar saat mencapai kecepatan tertentu sering terjadi jika ban tidak seimbang. 

Pengereman yang tidak seimbang

Saat menginjak pedal rem, namun mobil seolah olah dibanting ke satu arah, menandakan daya rem antara roda kiri dan kanan tidak seimbang. 

Ciri-ciri Kaliper Rem Macet atau Bermasalah

Kaliper adalah komponen penting dalam mobil. Ibarat tubuh, ia adalah “otot” utama dalam sistem pengereman. Berikut ini adalah ciri utama kaliper rem mobil bermasalah.

  • Mobil terasa berat seperti tertahan saat berjalan
  • Bau sangit atau terbakar dari roda akibat kampas rem terus bergesekan dengan cakram
  • Panas berlebih pada pelek di salah satu roda
  • Mobil menarik ke salah satu sisi saat jalan dan saat melakukan rem
  • Pedal rem terasa keras atau dalam saat diinjak
  • Muncul decitan logam yang konsisten saat mobil berjalan pelan, dan hilang saat pedal rem diinjak
  • Kampas rem habis tidak rata

Cara Memperbaiki Kampas Rem Habis Sebelah

Sebelum mengganti kampas rem yang habis sebelah, pemilik mobil harus terlebih dahulu menemukan masalah mengapa kampas rem bisa habis sebelah. Hal ini dilakukan agar kampas rem yang aus sebelah tidak berulang. Berikut adalah langkah-langkah memperbaikinya.

Bersihkan dan servis kaliper

Penyebab utama kampas rem habis sebelah biasanya karena kaliper yang macet. Bongkar kaliper dan keluarkan pistonnya. Gunakan cairan pembersih rem untuk membersihkan bagian tersebut. Namun, jika karat sudah dalam, piston harus segera diganti. Jika menemukan seal karet sudah getas atau robek, segera ganti agar debu dan air tidak masuk.

Beri pelumas pada pin slider kaliper

Bersihkan sisa grease lama yang sudah mengeras pada pin slider kaliper. Oleskan cairan grease khusus rem agar gerakan kaliper dalam kembali normal.

Cek kondisi piringan cakram

Kampas rem yang habis sebelah dapat membuat permukaan cakram tidak rata. Lakukan pembubutan agar permukaan cakram kembali rata.

Ganti kampas rem langsung sepasang

Jangan pernah mengganti kampas hanya pada sisi yang habis saja, agar sistem pengereman dapat seimbang dan setir tidak menarik hanya pada salah satu sisi lagi.

Ganti minyak rem

Minyak rem yang kotor atau mengandung air dapat menyebabkan piston berkarat. Lakukan pengurasan dan ganti dengan minyak rem baru.

Cek komponen kaki-kaki

Jika setelah servis sistem pengereman mobil masih terasa narik, lakukan spooring. Sudut roda yang berantakan bisa menambah beban gesek pada salah satu sisi kampas rem.

Estimasi Biaya Servis Rem Mobil Terkini

Estimasi Biaya Servis Rem Mobil

Lantas, berapa biaya servis rem mobil? Menurut berbagai sumber, biaya servis tersebut dapat bervariasi tergantung pada jenis mobil dan pilihan bengkel. Jika sistem rem bermasalah akibat kaliper macet, pemilik mobil perlu menyiapkan dana sekitar Rp500 ribu sampai dengan Rp2 jutaan. Berikut adalah perkiraan harganya.

Harga Kampas Rem (Brake Pads)

Kampas rem harus diganti satu set (kiri dan kanan) untuk memastikan pengereman seimbang. 

  • Mobil Keluarga (Avanza, Brio, Xenia): Rp200.000 – Rp400.000 per set.
  • Mobil Menengah (Innova, Xpander): Rp300.000 – Rp600.000 per set.
  • Original Pabrikan: Bisa mencapai Rp800.000 hingga Rp2.000.000 tergantung model. 

Jasa Servis Kaliper & Pembersihan

Karena penyebab utamanya adalah kaliper macet, teknisi perlu membongkar, membersihkan karat, dan melumasi ulang piston beserta pin slider. Biaya jasa sekitar Rp150 ribu sampai dengan Rp600 ribuan.

Bubut Piringan Cakram (Disc Brake)

Jika piringan cakram sudah bergelombang akibat kampas habis sebelah, piringan perlu diratakan kembali agar kampas baru tidak cepat rusak. Biaya yang dikenakan sekitar Rp200 ribu sampai dengan Rp350 ribuan per pasang cakram.

Penggantian Minyak Rem dan Seal

  • Minyak Rem: Rp50.000 – Rp100.000 per botol (belum termasuk jasa kuras sekitar Rp100.000).
  • Seal Kit Kaliper: Rp100.000 – Rp250.000 (jika karet pelindung piston sudah robek dan perlu diganti)

Baca Juga : 4 Penyebab Kampas Rem Mobil Cepat Aus

Berbagai spare parts mobil dapat ditemukan di OLX Indonesia. Segera download aplikasi OLX melalui Google Play Store dan App Store!

Penjualan Suzuki Februari 2026 Meroket 64 Persen! Carry dan Hybrid Tetap Jadi Primadona

Jelang Lebaran, penjualan Suzuki Februari 2026 meroket tajam hingga 64 persen. Kebutuhan logistik dan tren mobil penumpang hybrid jadi pendorong utamanya.

OLX News – Memasuki bulan kedua di tahun 2026, pasar otomotif nasional mulai memanas. Jelang masuknya bulan suci Ramadan dan persiapan tradisi mudik Lebaran, masyarakat maupun pelaku usaha tampak mulai gencar memperbarui armada kendaraan mereka.

Sinyal positif ini terekam jelas dalam laporan kinerja terbaru dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS). Berdasarkan data resmi perusahaan, penjualan Suzuki Februari 2026 mencatatkan lonjakan tajam sebesar 64 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Dua Faktor Utama Pendorong Angka Penjualan

Test Drive Suzuki IIMS 2026

Kenaikan grafik penjualan retail yang melonjak drastis ini tidak terjadi secara kebetulan. Pihak Suzuki mencatat ada dua faktor fundamental yang memicu derasnya pesanan unit kendaraan:

1. Faktor Seasonal Index (Indeks Musiman)

Mengacu pada tren historis pasar otomotif nasional yang juga sering dicatat oleh asosiasi seperti Gaikindo, penjualan mobil selalu mengalami grafik menanjak satu atau dua bulan sebelum Idulfitri. Masyarakat mulai berburu kendaraan baru yang nyaman dan aman untuk memfasilitasi kebutuhan mobilitas keluarga saat mudik nanti.

2. Pertumbuhan Permintaan Fleet (Borongan)

Perputaran uang dan barang menjelang hari raya selalu meningkat drastis. Hal ini memicu perusahaan logistik dan distributor untuk memborong unit operasional berskala besar demi menjaga kelancaran roda bisnis pengiriman barang di seluruh penjuru negeri.

Sang Raja Pick-Up Masih Mendominasi

Jika kita melihat rincian performa penjualan roda empat Suzuki pada Februari 2026, kendaraan niaga masih menjadi tulang punggung utama.

Dari total penjualan keseluruhan, kategori mobil komersial menguasai porsi sebesar 64 persen, meninggalkan kategori kendaraan penumpang (passenger) di angka 36 persen.

Dominasi ini dipimpin langsung oleh sang legenda kendaraan niaga, New Carry. Mobil bak terbuka ini menyumbang angka masif sebesar 64 persen dari total model yang terjual. Daya angkut yang besar, mesin yang bandel, dan konsumsi bahan bakar yang irit membuat Carry tetap menjadi pilihan rasional bagi para pelaku usaha di Indonesia.

Menariknya, Suzuki juga menegaskan komitmen mereka terhadap produksi lokal. Tercatat, 95 persen dari total penjualan bulan ini merupakan kontribusi dari model-model yang dirakit di dalam negeri (kombinasi kendaraan penumpang dan komersial).

Fronx Unjuk Gigi, Tren Hybrid Makin Diminati

review suzuki fronx

Beralih ke segmen kendaraan penumpang, persaingan internal model Suzuki tampak cukup ketat. SUV andalan keluarga, New XL7, tampil solid dengan menyumbang kontribusi sebesar 13 persen. Menariknya, angka tersebut berhasil disamai oleh model pendatang baru yang tampil modis, yakni Fronx, yang juga mencetak pangsa sebesar 13 persen. Sisa 10 persen lainnya diisi oleh gabungan model-model Suzuki lainnya.

Fakta lain yang patut disorot adalah pergeseran selera konsumen Indonesia menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Pada kategori kendaraan penumpang, teknologi hibrida sukses mengambil alih mayoritas penjualan.

Varian mobil berteknologi hibrida mendominasi dengan angka 55 persen, mengalahkan model bermesin konvensional yang berada di angka 45 persen. Data ini menjadi bukti bahwa masyarakat kini semakin cerdas berhitung soal efisiensi bahan bakar untuk penggunaan jangka panjang.

Sinyal Kepercayaan Konsumen

Merespons rapor biru ini, Dony Saputra selaku Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT SIS menyampaikan rasa syukurnya atas respons positif pasar.

“Pencapaian pertumbuhan sebesar 64% di bulan Februari ini merupakan sinyal positif atas kepercayaan masyarakat yang terus menguat,” ujar Dony dalam keterangan resminya.

Ia juga menambahkan bahwa perusahaan akan terus menjaga konsistensi layanan. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi mobilitas yang andal dan efisien, guna memastikan setiap produk Suzuki dapat memberikan manfaat nyata serta nilai tambah bagi produktivitas dan kebutuhan transportasi harian para pelanggan kami,” pungkasnya.

Melihat pergerakan agresif pada bulan Februari ini, patut ditunggu bagaimana peta persaingan pabrikan otomotif lainnya, bukan hanya Suzuki, pada bulan-bulan berikutnya. (Z)

Veda Ega Pratama: Bocah Ajaib Asal Gunungkidul dan Jalan Terjal Menembus MotoGP!

0

Veda Ega Pratama dan jalan terjal menembus MotoGP makin bersinar! Dari rekor Asia hingga cetak sejarah podium Moto3 Brazil 2026. Cek kiprah epiknya di sini!

OLX News – Sejarah tercipta dengan sangat manis saat pembalap muda Indonesia yang berlaga di kejuaraan Moto3 Brazil naik di atas podium. Veda Ega Pratama sukses mencatatkan dirinya dalam sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang sukses mengibarkan bendera Merah Putih di ajang MotoGP 2026.

Bocah ajaib asal Gunungkidul, Yogyakarta, ini baru saja melakukan gebrakan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah balap Indonesia di kelas pembibitan menuju kasta tertinggi balap motor dunia MotoGP.

Veda Ega Pratama: Bocah Ajaib asal Gunung Kidul dan Jalan Terjal Menuju MotoGP

Kiprahnya bukan sekadar numpang lewat, melainkan mendominasi balapan dengan cara yang meyakinkan.

Baca Juga: Veda Pratama Raih Podium Moto3 Brazil, Cetak Sejarah Pembalap Indonesia Pertama yang Naik Podium MotoGP

Melalui artikel ini, kami mencoba merekam ulang jejak Veda Ega Pratama yang menempuh jalan terjal menembus MotoGP yang kini mulai membuahkan hasil manis.

Mengobrak-abrik Rekor Asia Talent Cup 2023

Lonjakan popularitas Veda berawal dari penampilannya di ajang Idemitsu Asia Talent Cup (ATC) musim 2023. ATC sendiri merupakan kompetisi bergengsi se-Asia untuk menjaring talenta muda yang diproyeksikan masuk ke struktur Dorna Sports selaku promotor MotoGP.

Veda Pratama resmi mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang menyabet gelar Juara Umum Asia Talent Cup. Sejak pertama kali digelar pada 2014, trofi juara selalu dikuasai oleh pembalap dari Jepang, Thailand, atau Malaysia.

Bukan cuma sekadar juara, Veda menulis ulang buku rekor. Mengutip data resmi Asia Talent Cup (ATC), Veda sukses mengumpulkan total 256 poin dalam satu musim.

Angka ini adalah yang tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan ATC. Ia sukses meraih 9 kemenangan dari total 12 balapan sepanjang tahun 2023.

Mental Baja Warisan Sang Ayah

Tentu ini bukan sebuah pencapaian seketika. Veda Ega Pratama punya latar belakang kuat di sektor balap motor. Ia adalah putra dari Sudarmono, mantan pembalap nasional yang cukup punya nama.

Tumbuh besar menghirup aroma aspal sirkuit membuat Veda menyatu dengan motor sejak usia dini. Sang ayah rutin melatih teknik, kedisiplinan, hingga strategi balap di sirkuit di Yogyakarta.

Kemampuannya membaca situasi balapan, menjaga agar ban tidak cepat aus, dan berani menyalip lawan dengan bersih adalah atribut langka untuk anak seusianya.

Mental baja serta skill teknik warisan dari sang ayah inilah yang menjadi modal utamanya untuk melangkah ke pentas yang lebih tinggi.

Ujian Berat di Red Bull Rookies Cup (2024-2025)

Veda Ega Pratama: Bocah Ajaib asal Gunung Kidul dan Jalan Terjal Menuju MotoGP

Setelah berhasil menapaki anak tangga pertama untuk mewujudkan mimpinya ke MotoGP, Veda kemudian naik kelas menuju kompetisi balap bergengsi di Eropa.

Red Bull Rookies Cup benar-benar menjadi ujian terpentingnya saat pertama kali menjejakkan kaki pada musim 2024.

Di musim perdananya, Veda membuktikan tajinya dengan finis di urutan kedelapan klasemen akhir, lengkap dengan raihan kemenangan manis di Sirkuit Mugello, Italia.

Tahun berikutnya, yakni musim 2025, Veda yang skill-nya kini jauh lebih matang makin tak terbendung. Ia menyapu bersih kemenangan di seri Mugello dan Sachsenring, hingga akhirnya menutup kompetisi sebagai Runner-Up Red Bull Rookies Cup 2025. Hasil ini menjadi tiket emas baginya untuk kembali naik kasta ke Moto3.

Moto3 2026: Debut Sensasional dan Sejarah Podium Brazil

Veda Pratama Podium 3 Moto3 Brazil

Usaha keras Veda di Eropa berbuah manis. Pada musim 2026, pembalap berusia 17 tahun ini resmi promosi ke Kejuaraan Dunia Moto3 bersama Honda Team Asia. Di sinilah kejutan besar terjadi.

Pada balapan debutnya di seri pembuka GP Buriram, Thailand (1/3/2026), Veda langsung tampil beringas dengan finis di urutan kelima. Ia sukses mengamankan poin perdananya di pentas dunia.

Namun, puncaknya terjadi di seri kedua, yakni Moto3 Brazil di Sirkuit Ayrton Senna, Goiânia pada pekan lalu (22/3/2026). Memulai balapan dari grid keempat, Veda sempat tercecer ke urutan sembilan sebelum drama red flag dan start diulang.

Veda kemudian tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk kembali bertarung di barisan depan.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Persembahkan Kado HUT RI ke-80, Podium 2 di Ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup

Mengutip laporan dari Bola.net, di putaran terakhir, Veda yang ada di posisi keempat melakukan manuver berani dengan menyalip Alvaro Carpe dari sisi dalam. Hasilnya? Veda sukses menginjak garis finis di urutan ketiga di belakang Maximo Quiles dan Marco Morelli!

Ini adalah sejarah baru; Veda menjadi pembalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium di ajang FIM World Championship Grand Prix. Saking memukaunya, para kru mekanik di Brazil sampai memberinya julukan baru: “O’Vedinha”.

Sejarah yang dicetak Veda Pratama di kancah dunia membuktikan bahwa pembalap Indonesia punya kualitas untuk bersaing di kasta tertinggi.

Namun, kita sebagai penikmat balap harus menata ekspektasi dengan bijak. Persaingan global sangat kejam dan Veda baru saja memasuki babak awal pembuktiannya.

Mari sama-sama kita pantau terus perkembangan bocah ajaib asal Gunung Kidul ini dan memberikan dukungan penuh.

Terus melaju, O’Vedinha! Publik Indonesia ada di belakangmu! (Z)

Sejarah Aprilia Racing! Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Dominasi MotoGP Brazil

0

Gila! Marco Bezzecchi catat kemenangan kedua musim ini di MotoGP Brazil secara dominan. Baca rekor bersejarah, podium Jorge Martín, dan dominasi Aprilia Racing di sini!

OLX News – Balapan akhir pekan di Autódromo Internacional de Goiânia – Ayrton Senna benar-benar memanjakan mata para pencinta kecepatan. Namun, bintang utamanya tidak lain dan tidak bukan adalah pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi. Pembalap asal Italia ini tampil tanpa celah dan mengunci kemenangan di sirkuit kebanggaan warga Brasil ini.

Kemenangan ini terasa sangat spesial, bukan hanya karena itu adalah kemenangan pertama di sirkuit tersebut, tetapi juga karena Bezzecchi berhasil mencatatkan rekor luar biasa. Ini adalah kemenangan kedua musim ini bagi Marco Bezzecchi, yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai penantang kuat gelar juara dunia.

“Balapan yang luar biasa dan hari yang sangat menyenangkan. Saya benar-benar sangat puas karena melihat start kami di hari Jumat. Jujur, saya tidak menyangka bisa menang. Kemenangan ini saya dedikasikan untuk Roberto Lunadei yang meninggal minggu lalu,” ujar Bezzecchi.

Baca Juga: Aprilia Racing Pamer Motor dan Livery Baru untuk MotoGP 2026, Siap Jadi Motor Tercepat dalam Sejarah Mereka!

Bezzecchi memulai balapan dengan sangat baik dari posisi kedua. Kunci utama dominasinya terletak pada start yang sempurna. Saat lampu start padam, Bezzecchi langsung melesat dan berhasil mengambil alih pimpinan di tikungan pertama.

Setelah berhasil memimpin, Bezzecchi tidak memberikan kesempatan bagi pembalap lain untuk mendekat. Dengan RS-GP26 yang bekerja sangat baik, ia memimpin dari awal hingga garis finis. Strategi ini benar-benar berjalan mulus dan memperlihatkan kematangan Bezzecchi dalam mengelola ban dan kecepatan.

Penampilan Bezzecchi di Goiânia adalah bukti nyata betapa nyamannya ia dengan motor Aprilia saat ini.

Masuk Elite Dunia dengan Rekor Empat Kemenangan Beruntun!

Aprilia Racing MotoGP Brazil

Kemenangan kedua musim ini bagi Marco Bezzecchi bukan sekadar tambahan poin. Ini adalah kemenangan keempat berturut-turut dalam karier Bezzecchi (Portimão, Valencia, Buriram, dan Goiânia).

Hanya segelintir pembalap modern yang mampu mencapai rekor ini. Dengan hasil ini, Bezzecchi menjadi pembalap kelima di era modern yang memenangkan empat Grand Prix berturut-turut. Ia kini sejajar dengan nama-nama legendaris seperti Valentino Rossi, Marc Márquez, Jorge Lorenzo, dan Pecco Bagnaia.

Baca Juga: Juara Dunia Jorge Martin, Tunggangi Aprilia RS-GP25 di MotoGP Musim Balap 2025

Hari Bersejarah bagi Aprilia Racing dan Kembalinya Jorge Martín

Aprilia Racing MotoGP Brazil

Hasil di Goiânia bukan hanya milik Bezzecchi seorang. Bagi Aprilia Racing, ini adalah hari yang bersejarah.

Aprilia berhasil meraih hasil one-two kedua dalam sejarah tim pabrikan mereka, mengikuti hasil bersejarah di Montmeló 2023. Jorge Martín melengkapi podium Aprilia dengan finis di posisi kedua.

Ini adalah podium pertama Jorge Martín bersama Aprilia Racing dalam balapan panjang (long race) dan menjadi hasil yang sangat berarti baginya. Setelah waktu yang panjang, tepatnya 490 hari sejak podium terakhirnya di long race, Martín akhirnya kembali merasakan manisnya podium. Adaptasinya yang cepat dengan RS-GP26 mengejutkan banyak pihak, sekaligus menjadi peringatan bagi pesaing lain.

“Saya tidak kaget dengan hasil ini karena ada banyak kerja keras di baliknya. Yang paling mengejutkan adalah seberapa cepat saya bisa beradaptasi dengan RS-GP26. Kami bekerja keras dan bersama-sama mengembangkan motor,” kata Martín.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Aprilia memiliki dua pembalap di dua posisi teratas klasemen kelas utama FIM Grand Prix World Championship. Dominasi ini semakin diperkuat oleh performa Trackhouse MotoGP Team, di mana Ai Ogura finis di posisi kelima dan Raúl Fernández di posisi kesepuluh. Ini berarti empat Aprilia berhasil masuk dalam sepuluh besar!

Massimo Rivola, selaku perwakilan Aprilia, melihat hasil ini sebagai sinyal positif. “Hari Minggu yang sempurna dengan Jorge kembali naik podium. Rasanya emosional melihatnya kembali ke sana. Kami punya dua pembalap yang sangat kuat, dan sekali lagi kerja keras dari Noale terbayar,” tutup Rivola, sambil tetap mewaspadai dua seri berikutnya di Austin dan Jerez.

Goiânia adalah saksi dominasi mutlak Bezzecchi dan Aprilia Racing. Kemenangan kedua musim ini bagi Marco Bezzecchi menjadikannya sebagai favorit kuat untuk gelar juara dunia 2026. (Z)

Jangan Sampai Kena Microsleep! Ini 7 Tips Penting Hadapi Arus Balik Lebaran 2026

0

Arus balik Lebaran 2026 diprediksi padat. Simak tips persiapan fisik, manajemen waktu berkendara, dan info rest area ASTRA Infra agar perjalanan aman & nyaman.

OLX News – Setelah puas bersilaturahmi dan menikmati hidangan khas di kampung halaman, kini saatnya kita bersiap menghadapi kenyataan: kembali ke rutinitas. Namun, sebelum kembali bekerja, ada satu tantangan besar yang harus dilewati, yaitu perjalanan arus balik Lebaran 2026.

Berbeda dengan arus mudik yang penuh semangat, arus balik sering kali terasa lebih berat karena tubuh sudah mulai lelah setelah berhari-hari beraktivitas. Berdasarkan data historis (Kemenhub RI), volume kendaraan saat arus balik sering kali menumpuk dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan arus mudik, yang berpotensi menyebabkan kemacetan parah.

Baca Juga: Penting Bagi Pengguna Mobil Listrik! Berikut Daftar Lokasi SPKLU Tol Astra Infra untuk Mudik 2026

Mengacu pada imbauan keselamatan dari ASTRA Infra Toll Road, kelelahan fisik pengemudi adalah risiko utama dalam perjalanan jarak jauh. Jika tidak diantisipasi, konsentrasi bisa menurun drastis.

Agar perjalanan pulang tetap lancar, aman, dan minim stres, yuk simak tips menghadapi arus balik Lebaran 2026 berikut ini.

Bahaya Nyata Kelelahan di Tengah Kemacetan

Banyak pengemudi sering mengabaikan tanda-tanda kelelahan karena ingin cepat sampai tujuan. Padahal, tubuh manusia memiliki batasnya.

Mengutip dari berbagai literatur keselamatan berkendara (seperti Korlantas Polri dan media otomotif kredibel), kelelahan berlebih bisa memicu microsleep.

Apa itu microsleep? Ini adalah kondisi di mana Anda tertidur selama 1 hingga 5 detik tanpa disadari. Dalam kecepatan tinggi di jalan tol, microsleep satu detik saja sudah bisa berakibat fatal.

ASTRA Infra menyarankan pengemudi untuk segera beristirahat jika merasakan tanda-tanda berikut:

  • Mata terasa sangat berat dan sering berkedip.
  • Sering menguap tanpa henti.
  • Fokus mulai menurun dan pandangan tatapan kosong.
  • Lupa kejadian beberapa detik atau kilometer ke belakang (disorientasi).

Persiapan Fisik Sebelum Engine Start

Perjalanan arus balik membutuhkan stamina ekstra. Kepadatan lalu lintas di tol ruas Tangerang–Merak, Cikopo–Palimanan, dan Jombang–Mojokerto diprediksi akan sangat tinggi mengacu pada lonjakan kendaraan saat puncak mudik yang mencapai ratusan ribu kendaraan.

Berikut langkah persiapan diri dari ASTRA Infra yang wajib dilakukan sebelum memutar kunci kontak untuk kembali ke kota asal:

1. Istirahat Cukup Adalah Kunci

Jangan pernah memulai perjalanan dalam kondisi kurang tidur. Pastikan Anda mendapatkan tidur yang berkualitas (minimal 7-8 jam) pada malam sebelum keberangkatan arus balik. Tidur yang cukup sangat krusial untuk menjaga stamina sepanjang perjalanan.

2. Asupan Nutrisi yang Tepat

Makanlah makanan yang bernutrisi dan cukup sebelum berangkat. Hindari makan terlalu kenyang karena justru bisa memicu rasa kantuk. Bawa bekal air putih yang cukup dan camilan sehat (bukan camilan yang tinggi gula) di dalam kabin untuk menjaga energi tetap stabil.

3. Jaga Kenyamanan Kabin

Kenyamanan di dalam kendaraan juga memengaruhi tingkat kelelahan. Pastikan sirkulasi udara (AC) di dalam kendaraan berfungsi dengan baik agar suasana tetap segar. Bersihkan kabin dari sampah agar suasana berkendara optimal dan tidak membuat stres.

Manajemen Berkendara Saat Arus Balik

Arus Balik Lebaran 2026

Setelah persiapan di atas dilakukan, langkah selanjutnya adalah mengatur strategi saat sudah berada di jalan raya:

4. Atur Waktu Berkendara dan Istirahat Berkala

ASTRA Infra menekankan pentingnya manajemen waktu berkendara. Jangan memaksakan diri menyetir terus-menerus. Aturlah waktu untuk beristirahat secara berkala setiap 3 hingga 4 jam sekali. Ini penting untuk mengembalikan konsentrasi dan stamina tubuh.

5. Manfaatkan Fasilitas Rest Area Secara Bijak

Di sepanjang ruas tol ASTRA Infra, telah tersedia berbagai fasilitas rest area yang memadai seperti SPBU, area kuliner, toilet, dan mushola. Untuk menunjang kenyamanan, tersedia pula fasilitas tambahan seperti area parkir lebih luas, ruang laktasi, toilet ramah difabel, dan parkir khusus perempuan.

Selama periode Lebaran ini, ASTRA Infra Cikopo-Palimanan bahkan menyiapkan rest area fungsional di KM 77 arah Jakarta khusus untuk Anda yang menempuh perjalanan arus balik ke arah Ibu Kota.

Namun, demi kebaikan bersama, ASTRA Infra mengimbau agar durasi istirahat di rest area maksimal 30 menit saja agar memberikan kesempatan bagi pengguna jalan lain.

6. Peregangan Ringan dan Udara Segar

Saat berhenti di rest area, manfaatkan waktu untuk melakukan peregangan ringan pada area leher, bahu, dan punggung untuk mengurangi kelelahan otot. Sesekali turun dari kendaraan untuk menghirup udara segar juga sangat membantu menyegarkan pikiran.

7. Hindari Berhenti di Bahu Jalan

Jangan pernah beristirahat atau berhenti di bahu jalan tol, kecuali dalam keadaan darurat. Berhenti di bahu jalan dapat menghambat laju lalu lintas dan sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Baca Juga: Dipadati 6,8 Juta Kendaraan, Intip Persiapan Astra Infra Kawal Arus Mudik Lebaran 2026

Strategi Jika Rest Area Penuh

Arus Balik Lebaran 2026

Saat puncak arus balik, rest area di tol sering kali penuh sesak. ASTRA Infra memberikan solusi cerdas: pengguna jalan dapat memilih untuk keluar sementara melalui gerbang tol terdekat untuk mencari tempat istirahat alternatif, seperti kuliner di sekitar kota atau tempat ibadah.

Jangan khawatir soal tarif. Karena ASTRA Infra menerapkan sistem pembayaran tertutup, Anda tidak akan dikenakan tarif tol tambahan saat keluar-masuk kembali, tarif dihitung berdasarkan jarak tempuh Anda.

Informasi selengkapnya terkait tempat istirahat alternatif, lokasi SPBLU & SPKLU, serta kuliner di dekat exit gerbang tol dapat diakses melalui: bit.ly/GuidebookLebaran2026AstraInfra.

Nomor Bantuan Darurat ASTRA Infra

Jika terjadi keadaan darurat di tengah perjalanan arus balik, simpan dan hubungi nomor-nomor penting berikut:

  • Ruas Tangerang-Merak: 0800 177 7879 (Bebas Pulsa) atau 0254 207 878 (Call & WhatsApp Chat).
  • Ruas Cikopo–Palimanan: 0260 7600 600 (Call) atau 0811 2347 600 (WhatsApp Chat).
  • Ruas Jombang–Mojokerto: 0321 888 123 (WhatsApp Chat).

Menghadapi arus balik Lebaran 2026 memang membutuhkan persiapan matang. Dengan menjaga kondisi fisik tetap prima, memanfaatkan fasilitas yang tersedia, dan disiplin dalam manajemen waktu berkendara, perjalanan pulang Anda akan jauh lebih aman, nyaman, dan lancar.

Selamat bersiap kembali beraktivitas, dan tetap utamakan keselamatan di jalan raya! (Z)