Sabtu, April 4, 2026
Beranda blog Halaman 1490

Konsumen Wuling Bisa Service, Test Drive dan Beli Mobil Cukup Dari Rumah Saja

0

Merek mobil Wuling Motors juga tidak mau ketinggalan dalam memberikan pelayanan prima meski sekarang semua orang dianjurkan untuk melakukan physical distancing dan melakukan segala aktivitas #dirumahaja.

Menyikapi kondisi sekarang, Wuling menghadirkan program Home Service, Home Test Drive dan Online Booking. 

Jadi untuk pelanggan setia Wuling Motors yang mau service rutin, test drive produk terbaru atau untuk melakukan pemesanan kendaraan, cukup dari rumah saja tanpa harus keluar.

“Program Home Service kami laksanakan sebagai wujud nyata komitmen kami untuk selalu memberikan layanan purnajual yang optimal bagi konsumen Wuling, sejalan dengan semangat ‘Drive For A Better Life’. Kami berharap program ini dapat memudahkan pelanggan dalam mendapatkan layanan servis yang dibutuhkan tanpa harus keluar rumah,” ujar Taufik S. Arief selaku Aftersales Director Wuling Motors dalam keterangan tertulis yang diterima OLX, Jumat (3/4/2020).

Program ini merupakan arahan langsung dari Wuling Motors Indonesia kepada 8 grup mitranya yang tersebar di Indonesia.

Cara memanfaatkan layanan terbaru Wuling ini sangat mudah. Untuk layanan service kendaraan di rumah, sebelumnya harus melakukan booking melalui aplikasi MyWuling+ atau menghubungi diler terdekat tiga hari sebelum jadwal yang ditentukan. Pihak diler akan merespon dengan cara menghubungi dan melakukan konfirmasi kepada pelanggan. 

Selanjutnya Wuling Mobile Service (WMS) akan datang ke rumah pelanggan sesuai dengan waktu yang dijanjikan untuk melakukan layanan service. 

Layanan ini tidak dipungut biaya, bahkan Wuling memberikan layanan tambahan yakni pembersihan filter AC dan pembersihan interior kendaraan. Dengan catatan service yang dilakukan adalah service kecil atau perawatan berkala. 

Untuk program Home Test Drive, menurut Michael Budihardja, Deputy Sales Director Wuling Motors mengungkapkan, “Dengan adanya program ini para pelanggan bisa mendapatkan pengalaman berkendara bersama produk Wuling dengan tetap di rumah. Kami pun memastikan bahwa semua produk yang kami gunakan untuk test drive telah dibersihkan sehingga pelanggan pun merasa nyaman dan aman ketika melakukan test drive di rumah masing-masing.”

Konsumen dapat mengakses layanan ini dengan melakukan registrasi di aplikasi MyWuling+. Selanjutnya, pihak diler yang bertugas akan menghubungi konsumen tersebut. Pada waktu yang sudah ditentukan, petugas sales Wuling akan mengunjungi rumah konsumen untuk melakukan test drive.

Sementara untuk program Online Booking, dapat diakses melalui MyWuling+, dan website Wuling.id. Pelanggan yang memberikan booking fee senilai Rp 1.000.000 berhak mendapatkan cashback sebesar Rp 5.000.000. syarat dan ketentuan berlaku.

Dengan hadirnya layanan ini, maka diharapkan tingkat kepuasan konsumen pemilik Wuling terus terjaga, dan bagi calon konsumen yang berminat untuk beli mobi Wuling akan semakin dimudahkan tanpa harus meninggalkan rumah agar terhindar dari virus COVID-19. (Z)

Horeee, Kredit di Mandiri Tunas Finance Bisa Dapat Relaksasi, Ini Caranya!

0

Ternyata banyak kalangan masyarakat yang salah mengartikan imbauan Presiden Joko Widodo terkait relaksasi kredit di masa pandemi COVID-19.

Asumsi mereka karena badai virus yang pertama kali muncul di Cina berefek pada jumlah pendapatan, sehingga mereka berhak untuk mendapatkan keringanan cicilan kredit, apapun itu.

Sepenuhnya pandangan ini memang tidak salah, hanya saja petunjuk pelaksanaannya tidak sesederhana itu. 

“Restrukturisasi pinjaman masih banyak disalahartikan oleh masyarakat, praktiknya tidak seperti itu,” jelas Corporate Secretary & Legal Compliance Division Head PT. Mandiri Tunas Finance, Arif Reza Fahlepi, Selasa (7/4/2020) lewat jalur Zoom kepada OLX. 

“Relaksasi diberikan dan dijalankan oleh OJK serta diprioritaskan kepada konsumen yang terdampak, seperti UMKM dan sektor industri pariwisata, termasuk juga kredit perorangan. Mereka boleh ajukan restru dengan syarat-syarat yang diterapkan OJK,” sambung Arief Reza Fahlepi.

Definisi terdampak COVID-19 yang dimaksudkan Arief Reza seperti contoh seorang karyawan pada sebuah hotel. Mungkin sebelum adanya viruscorona ia masih menerima insentif yang jumlahnya cukup untuk mengangsur cicilan. “Sekarang tamu hotel sepi sehingga pendapatannya drop. Nah, karyawan ini bisa mengajukan restrukturisasi kalau punya pinjaman.”

Cara Mengajukan Restrukturisasi Kredit di MTF

Dijelaskan oleh Arief Reza Fahlepi bahwa saat ini PT Mandiri Tunas Finance (MTF) sudah menjalankan amanat dari Presiden Jokowi dengan membuka kesempatan kepada nasabah yang terdampak COVID-19 untuk mengajukan restrukturisasi.

Adapun sebagai langkah awal nasabah harus mendownload formulir permintaan restrukturisasi di website MTF. Namun harus diingat yang boleh mengajukan adalah nasabah yang benar-benar terdampak, demi menghindari terjadinya moral hazard.

“Jadi nanti setelah formulir kami terima, kita akan lakukan proses assesment. Disitu akan dilihat apakah usahanya benar-benar terdampak atau tidak, unitnya masih ada atau tidak,” jelasnya. 

Untuk proses assesment-nya sendiri menurut pria yang juga merupakan seorang praktisi public speaking ini menyebut butuh waktu selama 7 hari kerja. Dengan catatat semua data lengkap dan sesuai dengan data pemohon. 

Sementara jenis data yang dibutuhkan untuk restrukturisasi kredit ini dijelaskan hampir sama dengan data yang diminta saat awal mengajukan kredit, mulai dari KTP, Kartu Keluarga,Surat Nikah, Surat Keterangan Persetujuan Istri/Suami, dll.

“Nah, khusus untuk permohonan restrukturisasi, wajib melampirkan foto diri bersama unit kendaraan (kalau nasabah kredit kendaraan),” jelas pria yang juga pernah menjadi wartawan dalam karir hidupnya.

Namun ada satu hal yang menurutnya harus menjadi perhatian nasabah yang mengajukan restrukturisasi. Tidak lain dan tidak bukan soal catatan pembayaran. 

History pembayaran juga dilihat dan sangat menentukan. Kalau sebelum masa pandemi pembayaran nasabah yang bersangkutan sudah amburadul, tentunya ini masuk dalam golongan orang yang pengajuannya dibatalkan.”

Nantinya pengajuan yang disetujui, pihak MTF akan mengkomunikasikan langsung kepada nasabah soal jenis restrukturisasi yang bisa diambil. Bisa ambil kebijakan jeda bayar cicilan selama 3 bulan atau 6 bulan. Semua tergantung dari hasil verifikasi serta kesepakatan antara MTF dan konsumen.

“Kita tetap punya pilihan untuk jeda bayar angsuran selama setahun sesuai dengan amanat Presiden. Tapi ini kan tenggang maksimal. Kita tetap harus melihat kemampuan konsumen dan kita percaya jeda 6 bulan cicilan itu adalah yang terbaik,” pungkasnya.

Dari data yang disampaikan Arief Reza, sejauh ini pihak MTF sudah menerima sekitar 2.000 pengajuan restrukturisasi kredit dari para nasabahnya. Sekitar 80 persen disebutkan datang dari kredit perorangan, sementara 20 persen sisanya dari perusahaan berbadan hukum. (Z)

Gara-Gara Corona, Sekarang Kredit Mobil Harus DP Maksimal

0

Bencana wabah COVID-19 yang melanda Indonesia meluluh-lantakkan sendi-sendi perekonomian masyarkat. Tentu saja dampaknya terasa mulai dari atas sampai ke bawah.

Tak terkecuali bisnis pembiayaan juga turut merasakan efeknya secara langsung.

“Jelas sekali kalau saat ini orang lebih banyak menahan diri untuk mengajukan kredit, baik itu pinjaman tunai ataupun kredit pembelian kendaraan,” ungkap Arif Reza Fahlepi, Corporate Secretary & Legal Compliance Division Head PT. Mandiri Tunas Finance kepada OLX, Selasa (7/4/2020).

Kecenderungan ini tentunya sangat memengaruhi kinerja perusahaan leasing secara keseluruhan, termasuk PT Mandiri Tunas Finance.

Sebaliknya, kondisi ini juga membuat perusahaan multifinance tidak gegabah dan tidak mau ambil risiko tinggi dalam mengucurkan dana pinjaman, khususnya untuk nasabah baru.

“Jadi kalau ada pengajuan kredit kendaraan saat ini, kita berlakukan syarat pembayaran down payment (DP) maksimal. Kalau biasanya cukup dengan DP 20 persen, sekarang sepertinya naik,” tambahnya.

Sejauh ini menurutnya MTF sudah memberlakukan kebijakan DP 40 persen untuk konsumen baru, belum sampai di angka 50 persen seperti beberapa kebijakan perusahaan pembiayaan lainnya. 

Jelas ini sedikit banyaknya akan memberikan pengaruh terhadap target pembiayaan dari perusahaan. Apalagi sebentar lagi momen Lebaran yang biasanya permintaan kredit kendaraan lagi tinggi-tingginya, namun dengan kebijakan Pemerintah meniadakan mudik, sudah pasti pengajuan kredit jadi tidak maksimal. 

“Antisipasinya saat ini kita buka program kredit secara online. Tapi rasanya tidak jadi volume besar,” ujar Arief Reza pesimis.

“Kalau ditanya dampak penurunannya berapa banyak, belum bisa dijawab sekarang. Kita baru bisa lihat hasilnya nanti di awal Mei 2020. Tapi prediksi kita sekitar 20-30 persen. Sekarang saja rasanya sudah 20 persen,” tambahnya. 

Kebijakan DP Maksimal Terpaksa Dilakukan

Terkait anjuran Presiden Joko Widodo agar bisa membantu meringankan beban masyarakat dalam proses cicilan alias relaksasi kredit, saat ini PT Mandiri Tunas Finance (MTF) sudah mulai menerapkan kebijakan tersebut.

Namun ini jadi berimbas pada ketatnya proses assesment pengajuan kredit baru. 

Untuk kredit pengambilan kendaraan, disebutkan harus membayar DP sampai 40 persen dari nilai jual kendaraan. Jelas kebijakan ini sangat memberatkan masyarakat yang ingin mewujudkan keinginan memiliki mobil impiannya.

“Kita ambil kebijakan untuk menaikkan DP, karena secara risiko kita harus pertimbangkan mitigasi. Kita juga tidak mau jualan banyak tapi penyakit semua.” 

Untuk besaran DP ditentukan oleh masing-masing perusahaan pembiayaan. 

Tapi ini sifatnya hanya sementara menurut Reza. Jika keadaan sudah normal dan ekonomi masyarakat sudah mulai pulih, besar kemungkinan kebijakan ini akan berubah kembali.

“Kalau misalnya sudah selesai, kita akan recovery, kita bisa kembali ke kebijakan awal untuk mengejar target yang sempat hilang. Salah satunya dengan cara memberikan stimulus DP turun ke 20 persen lagi,” tandasnya.

Kebijakan untuk menaikkan DP maksimal merujuk pada imbauan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menyarankan setiap perusahaan leasing untuk konsentrasi menjaga angka Non Performing Loan (NPL). 

Diprediksi untuk angka NPL MTF di tengah kondisi pandemi seperti saat ini tidak akan naik signifikan. Jika selama ini MTF selalu bisa menjaga angka NPL di bawah 1 persen, kemungkinan dengan adanya COVID-19 MTF masih optimis NPL hanya naik hingga 1 persen. (Z)

Bantu Cegah Penyebaran COVID-19, Komunitas Ini Gelar Aksi Semprot Disinfektan

0

Kontribusi memerangi penyebaran COID-19 sudah dilakukan sebagian masyarakat dengan jalan berdiam di rumah dan melakukan physical distancing.

Di saat bersamaan, komunitas mobil Suzuki Club Reaksi Cepat (SCRC) juga melakukan sinergi dengan IOF (Indonesia Off-road Federation), BPPD Bekasi, Pramuka Peduli Bekasi, dan beberapa pihak lainnya, harus turun ke lapangan dengan maksud yang sama, memerangi penyebaran virus dengan cara donasi dan melakukan penyemprotan disinfektan. 

Aksi ini sudah berlangsung sejak 22 Maret 2020 lalu di beberapa titik wilayah zona merah Jabodetabek dan daerah lainnya.

SCRC yang merupakan gabungan 14 klub dibawah naungan Suzuki, memberikan donasi berupa sumbangan baju Alat Pelindung Diri (APD), toren, dan cairan disinfektan ke Puskesmas Kota Baru, Bekasi. 

Bahkan beberapa perwakilan anggota SCRC juga ikut langsung melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke beberapa sekolah, perumahan warga, dan tempat ibadah.

Mulai dari SDN Sumur Batu 1 & 2, SDN Pengasinan 3 & 4, Masjid Nurul Huda Bantargebang, Masjid Abdul Kodir Jaelani di Vila Mutiara Gading 2, Gereja SRI, Teluk Pucung Bekasi Utara, Perumahan Pondok Labu, RW 18, Villa Mutiara Gading 2 Karang Satria dan beberapa titik lainnya. 

“SCRC memang menjalankan fungsi sebagai tim reaksi cepat. Apa yang SCRC lakukan ini murni keinginan kami untuk membantu masyarakat. SCRC juga berterima kasih kepada PT Suzuki Indomobil Sales yang selalu mendukung semua kegiatan,” ujar Rachmat Pangestu, Ketua Umum SCRC dalam keterangan tertulis beberapa waktu lalu.  

Rachmat menambahkan bahwa kegiatan ini adalah merupakan bentuk kepedulian SCRC dan Suzuki kepada masyarakat. Harapannya agar bisa membantu masyarakat agar semakin sadar akan bahaya Covid-19 dan mencegah penyebarannya. 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada SCRC yang telah membantu masyarakat mencegah penyebaran Covid-19. Sebagai perusahaan yang telah hadir di Indonesia selama 50 tahun, Suzuki akan terus mendukung kegiatan yang bermanfaat dan berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Ei Mochizuki, General Manager Strategic Planning PT Suzuki Indomobil Sales memberikan apresiasinya. (Z)

Honda Imbau Konsumennya untuk Tetap #Parkirdirumahaja

0

PT Honda Prospect Motor mengajak para pemilik mobil Honda agar ikut memerangi COVID-19 melalui kampanye #parkirdirumah di sosial media. 

Ajakan untuk tetap di rumah ini sudah disosialisasikan di akun sosmed Honda dan akun sosmed para pemilik mobil Honda di Indonesia. 

Hasilnya, sudah lebih dari 1.000 akun anggota komunitas yang ikut berpartisipasi dengan menunjukkan foto mobilnya #parkirdirumah masing-masing sebagai bentuk kesadaran mencegah penyebaran COVID-19 di Indonesia. 

Service Tetap Terjaga Lewat Program Home Service Honda 

Sementara mobil tetap parkir di rumah, untuk urusan layanan PT Honda Prospect Motor (HPM) menghadirkan program Home Service Honda yang didukung oleh 118 dealer resmi di berbagai kota di Indonesia.

Sehingga pemilik mobil Honda yang butuh service berkala dari kilometer awal sampai 100.000 km, cukup #dirumahaja, karena Honda membawa layanan tersebut ke rumah konsumen.

Kalau perbaikan atau proses perawatan berkala yang membutuhkan alat khusus, juga tidak harus ke bengkel sendiri, karena ada layanan Pick Up Service untuk perawatan di 40.000 km, 60.000 km dan 80.000 km. 

Untuk bisa mengakses seluruh layanan tersebut, cukup dengan menghubungi dealer mobil Honda terdekat, atau menghubungi customer care Honda di 0-800-14-46632 dari hari SeninJumat pukul 08.00 s/d 17.30 WIB. 

Pemilik mobil Honda juga tidak perlu merasa khawatir dengan kedatangan mekanik Honda ke rumah, karena mereka sudah melalui berbagai prosedur kesehatan sebelum ditugaskan ke rumah konsumen. 

Mereka dilengkapi dengan form hasil pemeriksaan kesehatan tersebut. Selain juga terus menggunakan masker dan menyemprotkan cairan disinfektan pada bagian interior mobil meliputi setir, transmisi, kursi, gagang pintu bagian luar dan dalam, area sekitar Switch Door Mirror, Lining Door dan lainnya. Jadi konsumen yang menggunakan layanan Home Service Honda akan benar-benar aman dari penyebaran virus COVID-19.

“Program Home Service kami hadirkan untuk memastikan kondisi mobil konsumen tetap dalam kondisi prima, juga mendukung anjuran pemerintah agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar dan tetap tinggal di rumah. Kami juga terus menghimbau konsumen kami untuk tetap parkir di rumah dan kami yang akan datang jika membutuhkan layanan kami,” ujar Denny MT, Service & Parts Assistant General Manager PT HPM dalam keterangan tertulis kepada OLX, Rabu (8/4/2020). 

Begitu juga dengan pelanggan yang bermaksud untuk melakukan pembelian mobil, Honda juga menyiapkan layanan proses pembelian dari rumah. 

Proses ini sangat memperhatikan prosedur kesehatan, dan tidak perlu bertemu atau melakukan kontak fisik sesuai dengan permintaan pelanggan. Untuk layanan ini, konsumen dapat langsung menghubungi dealer resmi Honda terdekat. 

Social distancing tetap terjaga, mobil Honda kalian pun tetap prima. Jadi #parkirdirumahaja. (Z)

Pertamina Lubricants Sebar Puluhan Wastafel Portable untuk Menanamkan Pola Hidup Sehat

0

PT Pertamina Lubricants melakukan kampanye Budaya Pola Hidup Bersih dan Sehat di seluruh proses bisnis mulai dari lini produksi, distribusi, dan pemasaran hingga menjalankan komunikasi ke konsumen hingga masyarakat umum.

Sejak Pemerintah Indonesia mengumumkan status kedaruratan kesehatan masyarakat terkait wabah COVID-19, langkah-langkah ekstra terus diterapkan secara disiplin diseluruh wilayah operasi dan pemasaran Pertamina Lubricants.

Salah satu langkah efektif untuk memutus rantai penyebaran virus COVID-19 adalah dengan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan rajin mencuci tangan secara benar.

Pertamina Lubricants sudah menyediakan lebih dari 15 wastafel tambahan di tiga pabrik pelumas, Depot Supply Point (gudang penyimpanan pelumas) dan di wilayah ring 1 perusahaan seperti Polsek. 

Wastafel ini disediakan dengan tujuan agar seluruh pekerja bisa mencuci tangan dimana pun dan kapan pun agar terjaga dari bakteri, virus dan kuman saat jam operasional sehingga produk pelumas Pertamina juga terjamin higienitasnya. 

Sebagai gerakan kepedulian untuk hygiene masyarakat, perusahaan juga menghadirkan lebih dari 50 wastafel portable di berbagai tempat umum yang tersebar di seluruh Indonesia antara lain di tempat rehat para supir ojek online, puskesmas, bengkel Olimart dan Enduro Express Pertamina Lubricants, terminal dan stasiun, SPBU Pertamina, perkantoran, dan tempat ibadah.

Melalui sejumlah program CSR, pabrik pelumas Pertamina yakni di Jakarta, Gresik dan Cilacap juga bekerjasama dengan pemerintah setempat untuk menyalurkan alat disinfektan dan melakukan penyemprotan di perumahan masyarakat sekitar serta wilayah umum lainnya. 

Saat ini, Pertamina Lubricants telah menyalurkan 14 alat disinfektan di Jakarta untuk Kelurahan Koja dan Tugu Selatan Jakarta Utara dan 5 alat disinfektan di Cilacap bekerjasama dengan BPBD, PMI, TAGANA dan Pramuka Peduli dan telah menjadi relawan dalam penyemprotan disinfektan bersama Karang Taruna Pulopancikan di Gresik.

“Semua sektor bisnis dan lapisan masyarakat pasti merasakan dampak yang luar biasa dari hadirnya virus COVID-19 ini. Pertamina Lubricants yakin bahwa semua pihak dapat melakukan perannya untuk menghentikan penyebaran virus ini. Saat ini, kami melakukan berbagai upaya hygiene dan menjalankan berbagai inisiatif pencegahan COVID-19 dengan merangkul dan bekerjasama dengan stakeholders kami, mulai dari seluruh karyawan, partner bisnis, konsumen, pelanggan, dan masyarakat umum,” sebut Ageng Giriyono Direktur Utama PT Pertamina Lubricants yang disampaikannya lewat keterangan tertulis kepada OLX, Rabu (8/4/2020). 

Perusahaan menempatkan keselamatan, dan kesehatan kerja sebagai prioritas utama perusahaan di tengah pandemi ini. 

Langkah-langkah yang dilakukan adalah dengan menerapkan sistem Work from Home, Work from Office untuk pekerjaan criticalcall center 24/7 untuk penanganan COVID-19, kampanye internal pencegahan COVID-19, pengukuran indoor air quality, thermal scanner untuk pekerja dan tamu, penyediaan masker dan hand sanitizerextra fooding dan pemberian Vitamin C, penyemprotan disinfektan, serta pembersihan rutin di pabrik, gudang, outlet, dan wilayah operasi lainnya.

Perusahaan juga menganjurkan seluruh distributor dan salesforce nasional pelumas Pertamina untuk menerapakan social dan physical distancing dalam menjalankan berbagai kegiatan sales & marketing serta tidak lupa untuk melakukan penyemprotan disinfektan di ruang kerja dan gudang penyimpanan pelumas sebagai langkah untuk menjaga higienitas sebelum melakukan pengiriman barang ke konsumen atau outlet.

Ageng Giriyono menambahkan bahwa upaya-upaya ini dilakukan agar Pertamina Lubricants dapat terus bekerja dengan optimal dan menjamin ketersediaan produk pelumas dan kelancaran pelayanan kepada konsumen baik untuk sektor industri maupun otomotif, domestik dan overseas. (Z)

Jangan Gunakan Hand Sanitizer Untuk Bersihkan Kabin Mobil, Ini Alasannya

0

Salah satu cara mencegah penyebaran virus corona yaitu rajin-rajin mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir. Namun, ada juga cara lebih praktis, yaitu menggunakan hand sanitizer.

Ya, hand sanitizer dianggap cukup ampuh dan dipercaya mampu membunuh bakteri dan virus, sehingga banyak sekali dicari masyarakat untuk membersihkan tangan. Hanya saja, tingginya permintaan membuat harga hand sanitizer kini tak masuk akal lantaran melambung tinggi di pasaran.

Nah, bicara soal hand sanitizer, ternyata OLXer jangan sekali-kali menggunakannya untuk membersihkannya pada kabin mobil, hal ini pun diungkapkan Owner and Operator of Milex Complete Auto Care di Crest Hill, Amerika Serikat, Jason Kuriger.

Menurut Kuriger, hand sanitizer hand sanitizer yang berbasis alkohol mampu membersihkan tangan, namun hal itu justru akan merusak bagian interior mobil, apalagi berbahan kulit. 

“Banyak pelanggan kami merupakan karyawan dari sebuah rumah sakit. Mereka melihat kerusakan yang sering terjadi ternyata pada lingkar kemudi berbahan kulit,” ucap Kuriger seperti dilansir The Herald News.

Sekadar informasi, para pegawai rumah sakit memang menerapkan kebersihan sangat tinggi. Sebelum kasus covid-19 mencuat, para pegawai atau karyawan rumah sakit memang rajin membersihkan tangan dengan cairan hand sanitizer.

Seperti diketahui, hand sanitizer yang dianjurkan World Health Organization (WHO) atau Badan Kesehatan Dunia yaitu mengandung alkohol maksimal 70 persen. Jika di atas itu, maka beresiko merusak kulit dan mudah terbakar.

Sedangkan jika hand sanitizer terkena cat di bagian kabin seperti dashboard, maka akan memberikan bekas sehingga kurang enak dipandang.

Kata Kuriger, untuk membersihkan interior mobil ada baiknya cukup menggunakan deterjen cair, yang dicampur air kemudian dimasukan ke dalam botol spray.

Selain deterjen cair, cairan lainnya yang tak kalah berguna untuk membersihkan interior mobil yaitu dengan cara menggunakan sabun bayi karena kandungan Potential Hydrogen (PH) atau zat asamnya cukup tepat.

Kuriger juga menyatakan, beberapa bagian mobil yang rawan bakteri atau virus menempel yaitu pada bagian lingkar kemudi, handle pintu atau gagang pintu, tombol jendela, tombol radio, tombol AC, dan beberapa bagian lainnya yang sering kali tersentuh tangan baik di bagian pengemudi maupun penumpang.

 

Daftar Leasing yang Beri Kelonggaran Pembayaran Kredit Untuk Kendaraan

0

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis daftar leasing yang ikut menerapkan himbauan presiden Joko Widodo terkait restrukturisasi (keringanan) kredit pembayaran kendaraan selama satu tahun.

Adanya kebijakan ini merupakan dampak dari penyebaran virus corona yang semakin meluas. Alhasil, masyarakat harus melakukan physical distancing atau jaga jarak fisik daripada bepergian atau bertemu dengan teman, sahabat atau kerabat. Dengan begitu, tak sedikit dari masyarakat kehilangan mata pencaharian, termasuk tidak adanya pemasukan untuk membayar angsuran kredit.

Nah, OLXer juga harus tau, dalam program ini debitur atau pihak yang berhutang atau mengajukan kredit wajib memenuhi sejumlah syarat dan ketentuan agar mendapatkan keringanan. 

Untuk mengetahui syarat dan ketentuan agar mendapatkan kelonggaran pembayaran kredit hingga satu tahun lihat di sini.

Adapun yang kita akan bahas ini merupakan perusahaan pembiayaan (multifinance) atau leasing untuk kendaraan bermotor baik sepeda motor maupun mobil. Hingga 2 April 2020, berikut daftar perusahaan leasing yang memberikan kelonggaran pembayaran sesuai arahan Jokowi:

FIF Group

Perusahaan pembiayaan FIF Group memberikan penurunan besaran angsuran melalui perpanjangan jangka waktu dan penurunan suku bunga serta solusi lain sesuai peraturan dan ketentuan FIF Group.

WOM Finance

Perusahaan pembiayaan ini akan memberikan solusi berupa program keringanan angsuran dan perpanjangan waktu cicilan.

Mandiri Tunas Finance

Perusahaan pembiayaan ini memberi keringanan dalam bentuk penundaan pembayaran kewajiban. Bentuk keringanan yang diberikan disesuaikan dengan kondisi atau jenis usaha pelanggan.

CSUL Finance

Perusahaan pembiayaan ini memberikan keringanan pembiayaan seperti perpanjangan jangka waktu dan penundaan sebagian pembayaran.

 

Di Rumah Aja? Coba Lihat, Ternyata Ada SUV Harganya Rp 50 jutaan

0

Mobil bergaya Sport Utility Vehicle atau SUV saat ini menjadi tren tak hanya di Indonesia tetapi juga di berbagai belahan penjuru dunia.

Ya, SUV jadi kendaraan impian saat ini lantaran memiliki banyak nilai lebih, mulai dari lebih besar sehingga mampu membawa banyak penumpang dan barang, lebih aman dan nyaman, serta sanggup melibas jalanan berlubang ataupun jalanan yang digenangi air dan banjir.

Oia, bentuk SUV yang bongsor juga dianggap lebih keren dan juga gagah. Tentu saja, hal ini akan menjadikan si pemilik atau pengemudinya jadi tambah percaya diri.

Namun satu hal yang perlu OLXer, harga mobil SUV ternyata rata-rata lebih mahal dibandingkan model Multi Purpose Vehicle (MPV) atau City Car.

Tapi jangan khawatir OLXer, sebab ada juga cara untuk mendapatkan mobil SUV yang harga miring, yaitu membeli SUV berstatus bekas.

Di situs jual beli OLX.co.id, memang cukup banyak mobil-mobil bergaya SUV berkas dari berbagai merek, model, tahun pembuatan, dan juga harganya.

Nah, OLXer juga harus tau, ternyata ada juga SUV bekas yang dijual sekitar Rp 50 jutaan. Untuk mengetahui mobil apa saja yang dijual Rp 50 jutaan, OLXer harus masuk terlebih dahulu ke situs OLX.co.id, kemudian pilih pencarian mobil bekas, tipe bodi : SUV dan harga: max Rp 50 jutaan.

Nanti, akan ada mobil seharga Rp 50 jutaan, seperti halnya Suzuki suzuki sidekick lansiran 1996, Suzuki Katana tahun produksi 1997, Suzuki Escudo 1995, Daihatsu Feroza kelahiran 1995, Daihatsu Taruna tahun 2000, atau Honda CRV gen 1 tahun 2001.

Oia, OLXer juga bisa mendapatkan salah satu SUV sangar yang di akhir tahun 90’an dan awal 2000’an cukup keren, yaitu Opel Blazer Montera dan juga Nissan Terrano.

Gimana OLXer tertarik? Yuk cek langsung di sini.

 

 

Akibat Virus Corona, Tak Ada Denda Bagi yang Telat Perpanjang STNK dan Pajak

0

Tak hanya pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM), kepolisian Republik Indonesia juga memberikan keringanan untuk perpanjang masa berlaku Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dalam situasi darurat virus corona.

Setidaknya, kebijakan ini diumumkan Polri melalui akan instagram @divisihumaspolri, Rabu (1/4/2020).

“Masa Berlaku STNK dan Pajak Habis? Pada tanggal 29 Februari 2020 s/d 29 Mei 2020 (masa darurat covid-19) dapat dilakukan penundaan pembayaran setelah tanggal 29 Mei 2020,” tulis akun @divisihumaspolri pernyataan tersebut.

Artinya, jika  masa berlaku STNK dan pajak OLXer habis pada masa 22 Februari-29 Mei 2020, maka pihak Samsat tidak akan memberikan biaya denda seperti di hari biasanya. Akan tetapi, setelah tanggal 29 Mei 2020, OLXer harus segera mengurus perpanjang STNK membayar pajaknya.

Polri juga menyampaikan, jika ingin membayar pajak kendaraan bermotor, sebaiknya dilakukan dengan menggunakan aplikasi Samsat Online (SAMOLNAS) yang dapat diunduh melalui Google Play Store di smartphone Android.

Nah, OLXer mau tau bagaimana proses menggunakan SAMOLNAS, antara lain:

1.  Unduh aplikasi Samsat Online Nasional di Playstore.

2.   Jika ingin membayar pajak kendaraan bermotor (PKB), maka tekan menu pendaftaran.

3.   Setelah itu, akan muncul pemberitahuan yang berbunyi “Perhatian Tanda Bukti Pelunasan Kewajiban Pembayaran (TBPKP)/ Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) dan stiker pengesahan STNK akan dikirim ke alamat yang tertera di STNK”.

Setelah itu akan muncul pilihan setuju dan tidak setuju. Apabila ingin melanjutkan pembayaran ‘klik’ tombol setuju.

4.   Tahapan berikutnya akan muncul formulir yang harus diisi wajib pajak, yakni nomor polisi, NIK, lima digit terakhir nomor rangka, nomor telepon, dan email.

5.   Tahapan berikutnya, sistem akan memproses data tersebut selama kurang lebih satu menit. Jika data yang dimasukkan sudah benar, akan muncul data lengkap mengenai kendaraan yang akan dibayarkan pajaknya dan besaran pajak yang wajib dibayarkan.

6.   Setelah itu, wajib pajak menekan tombol setuju untuk mendapatkan kode bayar. Kode bayar yang digunakan untuk pembayaran melalui layanan E-Channel perbankan (e-Banking atau ATM) yang telah bekerja sama dalam pelayanan pembayaran.

Belum selesai sampai disitu, sebab setelah membayar atau mendapatkan tanda bukti bayar berlaku selama maksimal satu bulan harus di tukar dengan SKPD asli dan dilakukan pengesahan STNK.

Akan tetapi jika melebihi satu bulan tetap bisa di tukar dengan SKPD asli dan dilakukan pengesahan STNK. Akan tetapi perlu dicatat, tanda bukti bayar yang melebihi satu bulan tidak mempunyai legitimasi operasional kendaraan bermotor di jalan.

Bukti data E-TBPKP dan E-STNK yang sudah proses pembayaran dapat dipindah ke perangkat lainnya melalui proses pindai kode QR pada data E-STNK.

Bukti data ini hanya dapat digunakan untuk satu perangkat saja. SKPD akan dikirim ke alamat yang tertera di STNK yang didaftarkan.

Perlu diketahui, jika kode bayar sudah keluar, wajib pajak cukup membayarnya menggunakan mesin ATM. Tapi OLXer harus tau, kode bayar itu hanya berlaku selama dua jam.