Kamis, Oktober 15, 2026
Beranda blog Halaman 249

Jangan Telat! Ini Cara Hitung Denda Pajak Motor

0

Pajak kendaraan merupakan kewajiban yang harus dibayar. Tahukah kamu berapa denda pajak motor yang harus dibayar jika melewati jatuh tempo?

OLX News – Sebagai pemilik kendaraan, membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) setiap tahun merupakan kewajiban yang tidak bisa diabaikan. Jika sampai terlambat, siap-siap menanggung denda tambahan.

Denda  pajak motor bisa mencapai 25% dari total PKB hanya untuk keterlambatan satu bulan, dan akan terus meningkat jika semakin lama menunda pembayaran.

Agar tidak bingung, berikut penjelasan lengkap tentang cara menghitung denda pajak motor, beserta cara mengecek dan membayarnya secara praktis.

Mengapa Bisa Kena Denda Pajak Motor Jika Telat Bayar?

Keterlambatan membayar pajak motor biasanya terjadi karena dua hal, terlalu sibuk atau lupa. Padahal, tanggal jatuh tempo sudah tercantum di STNK, sehingga seharusnya bisa dipantau lebih mudah.

Berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 35/PMK.07/2008, setiap keterlambatan pembayaran PKB akan dikenakan denda dengan persentase tertentu dari nilai pajak pokoknya.

Besarnya denda pajak motor yang telat bergantung pada tiga faktor utama, yaitu:

  1. Harga kendaraan – semakin mahal, semakin besar nilai PKB.
  2. Lokasi tempat tinggal – tiap provinsi memiliki tarif PKB berbeda.
  3. Lama keterlambatan– semakin lama telat membayar, semakin besar dendanya.

Selain itu, jika keterlambatan sudah melebihi satu bulan, akan ada tambahan biaya SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) yang dikelola oleh Jasa Raharja.

Biaya ini merupakan bentuk asuransi wajib bagi pemilik kendaraan bermotor. Untuk Motor 50 cc – 250 cc: Rp35.000, sedangkan motor di atas 250 cc: Rp80.000

Rumus Cara Hitung Denda Pajak Motor

Agar lebih mudah memahami berapa jumlah denda pajak motor, maka ada rumus yang bisa kamu hitung, seperti:

  • Keterlambatan ≤ 1 bulan = (PKB x 25% x 1/12) + SWDKLLJ
  • Keterlambatan 2 bulan = (PKB x 25% x 2/12) + SWDKLLJ
  • Keterlambatan 6 bulan = (PKB x 25% x 6/12) + SWDKLLJ
  • Keterlambatan 1 tahun = (PKB x 25% x 12/12) + SWDKLLJ
  • Keterlambatan 2 tahun = (PKB x 25% x 24/12) + SWDKLLJ

Rumus di atas mengacu pada persentase denda maksimal sebesar 25% dari nilai pokok PKB. Jika telat dua tahun, maka nilai dendanya dihitung secara akumulatif dari setiap tahun keterlambatan.

Simulasi Perhitungan Denda Pajak Motor

Agar kamu bisa lebih mudah memahami denda pajak motor, maka ada kamu bisa lihat contoh dibawah dalam menghitungnya, seperti:

Kamu memiliki motor sport 150 cc dengan nilai jual Rp16.000.000 dan belum membayar pajak selama 6 bulan.

  • PKB = Nilai jual kendaraan x 1,5%
  • Rp16.000.000 x 1,5% = Rp240.000
  • SWDKLLJ untuk 150 cc = Rp35.000
  • Denda = (PKB x 25% x 6/12) + SWDKLLJ
  • (Rp240.000 x 25% x 6/12) + Rp35.000
  • Rp30.000 + Rp35.000 = Rp65.000
  • Total yang harus dibayar = Rp240.000 + Rp65.000 = Rp305.000

Artinya, jika kamu telat 6 bulan, maka total biaya pajak dan denda yang perlu dibayar mencapai Rp305.000. Semakin lama menunda, semakin besar pula denda yang harus dibayar.

sumber: suara

Cara Cek Denda Pajak Motor Secara Online

Jika kamu ingin mengetahui jumlah denda pajak motor tanpa menghitung manual, kini ada beberapa cara mudah menggunakan layanan digital.

1. Website Resmi e-Samsat

Kamu dapat mengecek pajak dan dendanya melalui https://e-samsat.id atau langsung lewat situs Samsat provinsi tempat kendaraan terdaftar.

Contohnya:

  • Jawa Barat: [https://bapenda.jabarprov.go.id/e-samsat-jabar/](https://bapenda.jabarprov.go.id/e-samsat-jabar/)
  • DKI Jakarta: [https://samsat-pkb2.jakarta.go.id/](https://samsat-pkb2.jakarta.go.id/)
  • Jawa Timur: [https://bapenda.jatimprov.go.id/p/e-samsat](https://bapenda.jatimprov.go.id/p/e-samsat)

Cukup masukkan nomor plat kendaraan, nomor rangka, dan kode keamanan, lalu klik Cek Sekarang. Hasilnya akan menampilkan informasi lengkap kendaraan beserta nominal pajak dan denda yang harus dibayar.

2. Aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional)

Alternatif lainnya adalah menggunakan aplikasi SIGNAL yang tersedia di Google Play Store dan App Store. Setelah mengunduh, kamu perlu melakukan pendaftaran dengan memasukkan nomor STNK dan lima digit terakhir nomor rangka kendaraan.

Setelah login, pilih menu NRKB → Lanjut, dan sistem akan menampilkan data PKB, SWDKLLJ, dan total pajak beserta dendanya. Aplikasi ini juga memungkinkan membayar pajak secara online tanpa perlu ke Samsat.

3. Layanan SMS Samsat

Cara lain yang lebih sederhana adalah melalui SMS. Formatnya berbeda tiap provinsi:

Jawa Timur: JATIM [spasi] Plat Nomor, kirim ke 7070. Contoh: JATIM L 1570 W

Jakarta: METRO [spasi] Plat Nomor, kirim ke 1717. Contoh: METRO B 1570 T

Selanjutnya kamu akan mendapatkan SMS balasan yang berisi informasi pajak, denda, dan tanggal jatuh tempo STNK.

Cara Membayar Pajak dan Denda dengan Mudah

Setelah mengetahui jumlah denda pajak motor, maka kamu bisa membayarnya dengan dua cara:

  1. Langsung ke kantor Samsat dengan membawa STNK, KTP, dan BPKB asli.
  2. Online via aplikasi SIGNAL, lalu cetak bukti pembayaran untuk disahkan di kantor Samsat.

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan membayar pajak motor tepat waktu adalah tanggung jawab setiap pemilik kendaraan.

Dengan memahami cara menghitung denda pajak motor dan memanfaatkan layanan online yang tersedia, maka bisa terhindar dari biaya tambahan yang tidak perlu. Jadi, jangan tunda lagi!

“Duel SUV Kompak” Suzuki Fronx vs Toyota Raize

0

Pasar SUV kompak kembali memanas setelah kehadiran Suzuki Fronx, pesaing baru yang siap menantang posisi Toyota Raize.

OLX News – Dengan desain sporty, mesin turbo efisien, serta fitur canggih, Suzuki Fronx hadir untuk menarik hati konsumen muda yang mencari mobil bergaya sekaligus fungsional.

Di sisi lain, Toyota Raize sudah lebih dulu dikenal karena kenyamanan dan efisiensinya dalam penggunaan harian.

Perbandingan Suzuki Fronx vs Toyota Raize

Berikut perbandingan antara Suzuki Fronx dan Toyota Raize, diantaranya adalah:

1.Performa & Teknologi

Suzuki Fronx mengandalkan dua pilihan mesin: 1.0 L Boosterjet Turbo yang menghasilkan sekitar 100 hp dan torsi 147 Nm, serta mesin 1.2 L DualJet NA berdaya 89 hp dengan torsi 113 Nm.

Mesin turbo tersebut memberikan akselerasi responsif, terutama di putaran rendah, cocok untuk pengendaraan di perkotaan maupun jalan bebas hambatan.

Toyota Raize juga mengusung mesin 1.0 L Turbo tiga silinder yang menghasilkan 98 hp dan torsi 140 Nm, dipadu dengan transmisi CVT halus.

Mesin Raize lebih menekankan efisiensi dan kenyamanan berkendara, sementara Suzuki Fronx menawarkan sedikit lebih banyak tenaga dan karakter sport yang kuat.

Dari sisi efisiensi bahan bakar, kedua mobil cukup seimbang dengan klaim 20–22 km/l (ARAI) untuk Suzuki Fronx dan sekitar 18–20 km/l untuk Raize—membuat keduanya hemat untuk perjalanan harian.

2.Desain & Eksterior

Suzuki Fronx tampil dengan gaya coupe-SUV, menonjolkan garis atap melandai, grille besar bergaya heksagonal, serta DRL LED tipis yang memperkuat kesan modern.

Velg dual-tone 16 inci dan ground clearance 170 mm memberikan tampilan tangguh meski dimensinya hanya 3.995 mm × 1.765 mm.

Toyota Raize membawa karakter SUV sejati dengan bentuk lebih tegak dan kokoh. Ia memakai velg 17 inci, lampu LED projector, serta pilihan dual-tone roof yang menambah nilai estetika.

Desainnya mengutamakan proporsi yang tegas dan visibilitas tinggi, cocok untuk pengemudi yang sering beraktivitas di area perkotaan padat.

Dari sisi tampilan luar, Suzuki Fronx lebih bergaya dinamis dan berjiwa muda, sedangkan Toyota Raize tampil gagah dan konvensional dengan aura SUV klasik.

sumber top gear philipines

3.Perbandingan Fitur & Kenyamanan

Dalam hal teknologi kabin, Suzuki Fronx menghadirkan sistem infotainment Smart Play Pro+ berukuran 9 inci dengan konektivitas wireless Apple CarPlay dan Android Auto.

Head-up display (HUD) dan kamera 360° juga hadir pada varian atas, memberikan kesan futuristik di segmennya.

Toyota Raize juga tidak kalah, dengan layar 9 inci touchscreen, push-start button, dan keyless entry. Panel instrumen digital 7 inci serta fitur Toyota Safety Sense menambah keamanan.

Untuk kenyamanan, Suzuki Fronx menawarkan interior dua warna dan kursi ergonomis, sementara Raize unggul dengan ruang kepala dan kaki yang lebih lega serta bagasi hingga 369 liter.

4.Fitur Keselamatan

Kedua model sudah mengedepankan keselamatan modern. Suzuki Fronx menyediakan 6 airbag, ABS + EBD, ESP dengan hill hold assist, serta ISOFIX mounting untuk child seat.

Toyota Raize pun dibekali 6 airbag, Vehicle Stability Control, Hill Start Assist, dan Blind Spot Monitoring pada varian tinggi. Dengan begitu, kedua mobil menghadirkan standar keselamatan tinggi untuk kelas SUV kompak.

5.Harga

Harga Suzuki Fronx 2025 bervariasi menurut varian, dimulai dari sekitar Rp 259 juta untuk model GL MT hingga mencapai sekitar Rp 335 juta untuk model SGX AT Two Tone.

Harga tersebut merupakan On The Road (OTR) di Jakarta. Berikut adalah rincian harga Suzuki Fronx 2025 berdasarkan varian:

  • GL MT: Rp 259.000.000
  • GL AT: Rp 271.000.000
  • GX Hybrid MT: Rp 276.000.000
  • GX Hybrid AT: Rp 293.900.000
  • SGX AT One Tone: Rp 333.800.000

Harga Toyota Raize 2025 bervariasi tergantung pada tipe dan lokasi, dengan harga on-the-road (OTR) dimulai dari sekitar Rp242,2 juta untuk model 1. 2 G MT dan mencapai sekitar Rp316,3 juta untuk varian 1. 0T GR Sport TSS. Terdapat juga pilihan lain seperti 1. 0 Turbo G CVT yang harganya sekitar Rp269,5 juta dan GR Sport CVT dengan harga mulai dari Rp291,3 juta.

Perkiraan harga Toyota Raize 2025 (OTR)

Tipe Varian

  1. 2 G MT Rp242.200.000
  2. 2 G CVT Rp257.300.000
  3. 0 Turbo G MT Rp254.500.000
  4. 0 Turbo G CVT Rp277.100.000
  5. 0 Turbo GR Sport CVT Rp291.300.000
  6. 0 Turbo GR Sport CVT TSS Rp316.300.000

Kesimpulannya Suzuki Fronx muncul sebagai penantang serius di segmen SUV kompak dengan tampilan bergaya, performa solid, dan fitur lengkap.

Sementara Toyota Raize masih menjadi pilihan rasional berkat kenyamanan dan efisiensinya. Dalam duel panas antara dua model ini, Suzuki Fronx sedikit lebih unggul dalam hal inovasi dan kesegaran desain.

Mitsubishi Destinator vs Chery Tiggo 8: Persaingan SUV 7 Seater

0

Pasar SUV 7 seater di Indonesia kini semakin ramai dengan hadirnya dua model unggulan, yakni Mitsubishi Destinator vs Chery Tiggo 8.

OLX News – Keduanya sama-sama menawarkan kenyamanan kabin luas, fitur modern, dan performa bertenaga untuk keluarga modern.

Namun, meski tampak seimbang di atas kertas, ada beberapa perbedaan penting yang perlu diperhatikan agar calon pembeli dapat memilih sesuai kebutuhan.

Lantas bagaimana perbandingan Destinator Vs Tiggo 8, dilansir dari website resminya, berikut beberapa perbandingan dari kedua mobil tersebut, yaitu:

1. Desain dan Kesan Eksterior

Mitsubishi Destinator menonjol lewat tampilan gagah dan maskulin khas SUV sejati. Desain Dynamic Shield milik Mitsubishi tetap dipertahankan dengan sentuhan baru yang lebih modern.

Lampu LED tipis di bagian depan serta grille besar membuat tampilannya kuat dan elegan di waktu bersamaan.

Dari sisi dimensi, Destinator terlihat besar dan tinggi dengan ground clearance mencapai sekitar 214 mm. Artinya, mobil ini siap melibas berbagai kondisi jalan di Indonesia, termasuk jalan bergelombang atau sedikit berlubang.

Sementara itu, Chery Tiggo 8 menampilkan desain elegan dan futuristik khas SUV asal Tiongkok. Lekukan bodi yang halus dengan grill berornamen krom memberikan kesan premium.

Meski sama-sama berkapasitas tujuh penumpang, Tiggo 8 tampak sedikit lebih aerodinamis dan cenderung menonjolkan sisi kemewahan daripada kesan tangguh.

Dalam perbandingan Destinator vs Tiggo 8, Destinator cenderung menekankan sisi adventure, sedangkan Tiggo 8 lebih menonjolkan kemewahan dan gaya hidup modern.

2. Kabin dan Fitur Interior

Masuk ke dalam kabin, keduanya sama-sama menawarkan ruang lega dan kenyamanan yang memadai. Mitsubishi Destinator dilengkapi interior berlapis material soft-touch, pengaturan AC digital, dan sistem infotainment dengan layar sentuh besar yang sudah terkoneksi dengan smartphone.

Desain kabin Destinator lebih fungsional, dengan tata letak tombol sederhana dan ergonomis. Kursinya didesain untuk memberikan posisi duduk yang tinggi, memberi visibilitas luas bagi pengemudi.

Sementara itu, Tiggo 8 memanjakan pengguna dengan interior mewah yang mengingatkan pada SUV premium Eropa. Material kulit sintetis melapisi kursi, dasbor, hingga door trim.

Layar sentuh besar di tengah dasbor dilengkapi dengan sistem konektivitas lengkap, termasuk Apple CarPlay dan Android Auto.

Selain itu, Chery juga menyematkan panoramic sunroof yang menambah kesan luas dan mewah. Dalam perbandingan Destinator vs Tiggo 8, maka Chery Tiggo 8 lebih unggul dari sisi kemewahan kabin dan teknologi, sedangkan Destinator menonjolkan fungsionalitas serta kemudahan penggunaan sehari-hari.

3. Performa Mesin dan Pengendalian

Berbicara performa, Mitsubishi Destinator mengandalkan mesin 1.5L turbo MIVEC dengan tenaga sekitar 163 PS dan torsi 250 Nm.

Mesin ini dipasangkan dengan transmisi CVT yang memberikan perpindahan gigi halus dan efisien. Sistem penggeraknya masih mengandalkan roda depan (FWD), namun berkat ground clearance tinggi, mobil ini tetap nyaman melewati jalan tidak rata.

Karakter pengendaraan Destinator terasa lembut dan stabil, cocok untuk perjalanan jarak jauh maupun aktivitas harian keluarga.

Sebaliknya, Chery Tiggo 8 membawa mesin 1.6L turbo dengan tenaga mencapai 183 hp dan torsi 290 Nm, lebih besar dibandingkan Destinator.

Transmisi dual-clutch 7-percepatan memberikan respon yang lebih cepat dan sporty. Dari segi akselerasi dan tenaga dorong, Tiggo 8 jelas lebih unggul.

Namun, karakter suspensinya cenderung sedikit lebih keras, terutama saat melewati jalan bergelombang.

Dengan kata lain, dalam pertarungan destinator vs tiggo 8, Tiggo 8 unggul di performa dan akselerasi, sedangkan Destinator lebih nyaman dan stabil untuk perjalanan panjang.

sumber: jernih

4. Fitur Keselamatan dan Teknologi

Kedua SUV ini sama-sama membawa fitur keselamatan modern. Destinator hadir dengan sistem pengereman ABS, EBD, Brake Assist, serta 6 airbag.

Mitsubishi juga menyematkan fitur keselamatan aktif seperti Hill Start Assist, Active Stability Control, dan kamera 360 derajat untuk membantu parkir.

Di sisi lain, Tiggo 8 tak kalah lengkap. SUV ini memiliki sistem ADAS (Advanced Driver Assistance System) yang mencakup adaptive cruise control, lane departure warning, serta automatic emergency braking.

Fitur ini membuat pengalaman berkendara terasa lebih aman dan modern. Dalam konteks Destinator vs Tiggo 8, maka Tiggo 8 unggul dari sisi teknologi keselamatan aktif.

Sementara Destinator tetap andal dengan fitur dasar yang sudah sangat memadai untuk kebutuhan keluarga.

5. Harga

Dari segi harga, Mitsubishi Destinator dipasarkan mulai dari sekitar Rp385 juta, tergantung varian dan wilayah. Sedangkan Chery Tiggo 8 dibanderol antara Rp357 juta hingga Rp397 juta.

Perbedaan harga keduanya tidak terlalu signifikan, tetapi Tiggo 8 menawarkan performa lebih tinggi dengan harga yang sedikit lebih terjangkau.

Namun, reputasi Mitsubishi yang sudah lama dikenal di Indonesia menjadi nilai tambah tersendiri bagi Destinator, terutama dalam hal layanan purna jual dan jaringan bengkel resmi.

Dari penjelasan diatas maka dapat disimpulkan perbandingan Destinator vs Tiggo 8 menunjukkan bahwa keduanya menyasar segmen yang mirip, namun dengan karakter yang berbeda.

Destinator unggul dalam hal kenyamanan, ground clearance tinggi, serta citra tangguh khas SUV Jepang. Sebaliknya, Tiggo 8 menonjolkan kemewahan, performa kuat, dan teknologi modern yang biasanya hanya ditemukan pada SUV kelas premium.

Pada akhirnya, pilihan antara Destinator vs Tiggo 8 tergantung pada prioritas kenyamanan dan ketangguhan ala Mitsubishi, atau kemewahan dan performa unggul ala Chery.

Cerdas Melihat Celah Hambatan Adopsi EV, VinFast Indonesia Berikan Solusi Terbaik Kepemilikan Mobil Listrik

VinFast datang dengan strategi disruptif “EV for Everyone.” Mengatasi hambatan utama kepemilikan mobil listrik dengan skema langganan baterai, garansi lifetime, dan garansi buyback harga tinggi.

OLX News – Adopsi kendaraan listrik atau EV masih sering terganjal persoalan baterai sebagai jantung utama dari kendaraan listrik itu sendiri. Ketahanan baterai serta tingginya biaya penggantian baterai jika terjadi kerusakan menjadi momok yang cukup menakutkan.

Alhasil, kekhawatiran ini menjadi salah satu alasan banyaknya niat beralih ke mobil listrik langsung gagal. 

BACA JUGA: “Peta Jalan” VinFast Wujudkan Mimpi “EV for Everyone” di Tanah Air

Di tengah keraguan tersebut, VinFast, pabrikan kendaraan listrik (EV) asal Vietnam, membawa solusi yang mendisrupsi pasar. 

VinFast secara ambisius memosisikan diri sebagai katalis utama dalam percepatan transisi energi Indonesia, dengan berbagai strategi jitu menghilangkan hambatan dari rencana orang untuk mengadopsi EV. 

VinFast
Line up model VinFast (Dok: Istimewa)

Strategi paling berani VinFast yang kini tengah menjadi sorotan adalah program Langganan Baterai (Battery Leasing Program). 

Melalui skema ini, VinFast memisahkan biaya baterai, yang secara umum menyumbang 30% hingga 40% dari total harga mobil listrik, dari harga jual unit.

Langkah ini terbukti efektif menurunkan harga jual awal kendaraan secara drastis, sehingga mampu mengikis price barrier bagi konsumen kelas menengah. 

Sebagai contoh, model VF 3 dapat dimiliki dengan harga mulai dari Rp 156 juta (OTR) dalam skema langganan baterai, dengan biaya bulanan yang sangat ringan, mulai dari ratusan ribu rupiah. 

Penghematan awal yang didapatkan konsumen dalam skema ini bahkan bisa mencapai Rp 74 juta.

“Filosofi ‘customer-centric’ mendorong kami untuk terus menghadirkan kebijakan yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi konsumen di Indonesia sepanjang perjalanan kepemilikan kendaraan mereka. Sebagai pelopor model langganan baterai di pasar ini, kami sangat terdorong oleh respons positif yang telah kami terima,” terang Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia dalam keterangan pers Agustus 2025 lalu. 

“Kami menyempurnakan kebijakan ini, mulai dari harga awal kendaraan hingga ketentuan langganan bulanan, tidak hanya untuk menyediakan solusi finansial yang lebih fleksibel, tetapi juga untuk menegaskan komitmen jangka panjang kami kepada pelanggan dalam mendukung transisi menuju kendaraan ramah lingkungan,” sambungnya.

Garansi Baterai Seumur Hidup serta Jaminan Pembelian Kembali 

VinFast FV 3 yang menjadi model listrik paling terjangkau (Dok: Istimewa)

Risiko menurunnya kemampuan baterai dalam jangka panjang pemakaian sekaligus dijawab tuntas VinFast lewat beberapa program penjualan lainnya.

Selain baterai yang bisa disewakan, janji layanan purna jual yang mendefinisikan ulang peace of mind juga ditawarkan VinFast melalui program Lifetime Battery Warranty.

Dalam skema berlangganan, VinFast menanggung penuh biaya perawatan, perbaikan, hingga penggantian baterai baru apabila kapasitas pengisiannya (State of Health / SOH) turun di bawah 70% dari kapasitas aslinya. 

BACA JUGA: VinFast Hadirkan Jaminan Nilai Jual Kembali Minimal 73% untuk Mobil Listrik di Indonesia

Konsumen tidak perlu lagi memikirkan depresiasi nilai baterai yang bisa memusingkan dan dapat memastikan bahwa nilai jual kembali (resale value) mobil tetap stabil.

Untuk memberikan kepercayaan lebih, VinFast bahkan menjanjikan buyback (pembelian kembali) unit hingga 90% setelah enam bulan kepemilikan dan 70% setelah tiga tahun. 

Janji garansi dan buyback ini adalah kunci peace of mind yang membuat konsumen merasa aman berinvestasi pada teknologi EV.

Melalui strategi tersebut, VinFast cukup berhasil menjawab tantangan terbesar EV di Indonesia. 

“EV for Everyone” tentunya bukan lagi sekadar slogan. Dengan pendekatan menyeluruh dari produksi lokal, program berlangganan baterai, garansi buyback dengan harga tinggi hingga jaminan lifetime battery warranty, VinFast membuktikan bahwa transformasi menuju mobilitas listrik yang berkelanjutan bukan lagi impian, melainkan kenyataan yang dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. (Z)

Google Translate Kini Dibekali Gemini AI, Jadi Lebih Cepat dan Akurat!   

0

Google Translate memboyong Gemini AI untuk hasil terjemahan yang lebih cepat, akurat, dan humanis. Cek detailnya di sini!

OLX News – Google Translate membuat gebrakan besar. Layanan penerjemah daring andalan miliaran pengguna di seluruh dunia ini, yang telah lama menjadi jembatan komunikasi lintas bahasa. Kini, resmi memboyong kecanggihan Kecerdasan Buatan (AI) Gemini. 

Pembaruan ini menjanjikan revolusi dalam akurasi dan konteks terjemahan, menjadikannya alat komunikasi yang jauh lebih andal dan natural. Google mengklaim integrasi model AI generatif mutakhir mereka akan mengatasi kelemahan terjemahan mesin konvensional yang kerap terasa kaku.

Dua Mode Penerjemahan Baru: Fast dan Advanced

Pembaruan signifikan ini hadir dalam bentuk fitur pemilih model (model picker) yang strategis, ada di bagian atas halaman Google Translate. Fitur baru ini memberikan kontrol penuh kepada pengguna untuk memilih antara dua mode penerjemah, yaitu Fast dan Advanced.

Mode Fast hadir secara khusus untuk kecepatan dan efisiensi optimal, cocok untuk terjemahan singkat atau situasional yang menuntut respons instan. 

BACA JUGA: Waze Resmi Setop Dukungan untuk Perangkat Android Versi Lama, HP Kamu Termasuk? 

Sementara itu, mode Advanced adalah bintang utamanya. Mode ini secara eksklusif memanfaatkan kekuatan model Gemini AI. Sehingga, menawarkan hasil terjemahan yang mengutamakan akurasi tinggi dan pemahaman konteks yang lebih mendalam, sebagaimana tertera jelas dalam keterangan fiturnya.

Google Translate Gemini AI 

Dalam pengujian awal yang doutlet media teknologi ternama, Engadget lakukan, perbedaan antara kedua mode ini terbukti mencolok. 

Mode Fast cenderung menerjemahkan teks secara literal, atau kata per kata. Meskipun cepat, pendekatan ini seringkali menghasilkan terjemahan yang kurang akurat dan kehilangan konteks aslinya.

Sebaliknya, Mode Advanced yang memperoleh dukungan Gemini AI menunjukkan kemampuan luar biasa dalam interpretasi. Ia mampu memberikan terjemahan yang klaimnya lebih akurat dan tepat. Juga menangkap makna kalimat secara keseluruhan.

Dalam sebuah pengujian menggunakan kutipan dari drama Prancis klasik Le Misanthrope karya Moliere. Maka, hasil terjemahan Mode Advanced jauh lebih sesuai dengan maksud kalimat aslinya. Hasilnya bahkan menyerupai terjemahan yang berasal dari aplikasi Gemini versi Pro.

BACA JUGA: Google Dikabarkan Mau Buat Android dan ChromeOS Jadi Satu Platform

Keunggulan Gemini AI tidak berhenti pada akurasi kata. Mode Advanced bahkan mampu menyematkan penjelasan konteks tambahan pada bagian kata yang diterjemahkan. Sehingga, membantu pengguna memahami bagaimana bagian tersebut relevan dengan makna drama atau teks aslinya. 

Secara keseluruhan, ini adalah lompatan besar dari sekadar terjemahan, menuju pemahaman bahasa yang sesungguhnya.

Ketersediaan Awal Terbatas Prioritas Pengguna iOS

Meskipun membawa terobosan besar, fitur terjemahan berbasis Gemini AI ini belum sepenuhnya merata. Google saat ini baru menggulirkan pembaruan ini untuk pengguna perangkat iOS. 

Pengguna Android dan versi web dari Google Translate masih harus bersabar menanti giliran untuk menikmati fitur canggih ini. Belum ada pengumuman resmi mengenai jadwal pasti peluncuran untuk platform lain.

Dukungan bahasa untuk Mode Advanced juga masih terbatas di tahap awal. Saat ini, pengguna hanya bisa menikmati terjemahan berbasis Gemini AI dari bahasa Inggris ke Prancis dan sebaliknya, serta Inggris ke Spanyol dan sebaliknya.

Ini mengindikasikan bahwa Google masih dalam tahap optimalisasi model untuk pasangan bahasa yang lebih kompleks. Untuk mencobanya, pengguna iOS cukup mengetuk fitur pemilih model yang kini muncul di bagian atas halaman Google Translate.

Sebagai catatan penting, perlu pengguna ingat bahwa meskipun Mode Advanced berbasis Gemini menawarkan peningkatan signifikan. Sehingga, hasilnya tetap memiliki kemungkinan menghasilkan kesalahan atau interpretasi yang tidak tepat.

BACA JUGA: Setting Google Maps untuk Lewati Ganjil Genap

Bagi pengguna yang mengandalkan fitur ini untuk menerjemahkan teks profesional atau materi yang sangat kompleks. Maka, pemeriksaan ulang (verifikasi) hasil terjemahan tetap wajib pengguna lakukan. 

Google bahkan menyarankan agar pengguna mengecek ulang langsung melalui aplikasi Gemini AI untuk terjemahan yang paling akurat dan kontekstual.

Jadi, dengan integrasi Gemini AI, Google Translate kini bukan lagi sekadar alat penerjemah kata, melainkan asisten bahasa yang lebih cerdas dan kontekstual. Ini membuka babak baru dalam komunikasi global, membuatnya lebih cepat dan jauh lebih akurat.

Sambil menunggu fitur canggih ini hadir di semua perangkat, mungkin ini waktu yang tepat untuk memperbarui ponsel lamamu. Jika kamu cari tempat yang lengkap, cepat, dan mudah untuk jual beli HP bekas berkualitas, serta menjamin transaksi aman dan transparan, maka OLX jawabannya.

Honda CB1000GT Resmi Dirilis, Pakai Basis CB1000 Hornet  

0

Honda CB1000GT akan segera rilis dengan mengambil basis gahar dari naked bike terbaru mereka, CB1000 Hornet. Cek detailnya di sini!

OLX News – Honda CB1000GT secara resmi rilis ke publik, menandai langkah serius pabrikan berlogo sayap mengepak ini dalam memperkuat dominasi di segmen sport tourer kelas liter.

Motor petualang baru ini bukan sekadar tambahan, melainkan sebuah paket lengkap yang menggabungkan performa ganas, kemewahan fitur, dan kenyamanan sejati untuk perjalanan jarak jauh.

Motor ini dibedah oleh para insinyur Honda, dengan mengambil basis gahar dari naked bike terbaru mereka, Honda CB1000GT Hornet.

Jantung Pacu Monster Mesin Turunan Fireblade 2017

Di balik fairing aerodinamisnya, Honda CB1000GT menyimpan “jantung” yang buas. Motor ini menggendong mesin DOHC empat silinder segaris berkapasitas 1.000 cc. Ini merupakan turunan langsung dari superbike legendaris Honda, CBR1000RR Fireblade 2017.

Tentu saja, mesin ini telah dioprek untuk mengedepankan karakter torsi yang lebih user friendly di putaran menengah, sangat ideal untuk kebutuhan touring.

Data resmi menunjukkan, mesin ini mampu memuntahkan tenaga puncak yang sangat impresif, mencapai 149,6 daya kuda (dk) pada putaran mesin 11.000 rpm. Juga menyajikan torsi maksimal sebesar 102 Nm pada 8.750 rpm.

Angka performa ini menempatkan CB1000GT sebagai penantang tangguh yang harus rival-rivalnya waspadai. Seperti Suzuki GSX-S1000GX, Kawasaki Versys 1100, bahkan hingga Harley Davidson Pan America 1250 ST yang bermain di kelas petualang.

Motor ini melengkapi keluarga Hornet, berdiri sejajar dengan CB1000 Hornet SP dan versi retro CB1000F. Sehingga, menegaskan kembali komitmen Honda pada mesin empat silinder berkapasitas besar.

Fitur dan Teknologi Kemewahan yang Mengawal Perjalanan

Sebagai motor Gran Turismo (GT) modern, Honda melengkapi CB1000GT dengan sederet fitur premium yang menjamin keamanan dan kenyamanan maksimal.

1. Sistem Pengereman Canggih

Sektor deselerasi dipercayakan pada sistem pengereman berkelas, dengan mengandalkan kaliper Nissin empat piston. Untuk menjepit cakram ganda berdiameter 310 mm di bagian depan.

Tidak hanya itu, motor ini telah memboyong teknologi keselamatan mutakhir Cornering ABS yang dikontrol oleh sensor IMU (Inertial Measurement Unit) enam sumbu. Nah, fitur ini memastikan pengereman tetap optimal bahkan saat motor sedang bermanuver di tikungan.

2. Suspensi Elektronik (EERA)

Beberapa laporan menyebutkan Honda CB1000GT memakai sistem suspensi elektronik Showa EERA (Electronically Equipped Ride Adjustment). Sehingga, memungkinkan penyesuaian redaman dan preload secara otomatis atau manual, memastikan kenyamanan dan handling terbaik di berbagai kondisi jalan.

3. Elektronika Komplit

Kelengkapan berkendara semakin optimal dengan hadirnya fitur seperti Quick Shifter untuk perpindahan gigi tanpa kopling. Cruise Control untuk kenyamanan jelajah jauh, hingga Grip Pemanas dan Handguard yang merupakan standar untuk motor touring mewah.

4. Dashboard Digital Terkini

Seluruh informasi dan kontrol dapat diakses melalui layar instrumen TFT 5 inci anti silau. Layar ini juga sudah lengkap dengan konektivitas ponsel (Honda RoadSync) dan pencahayaan latar yang dapat pengguna sesuaikan. Sehingga, menjadikan interaksi pengendara dengan motor semakin mudah dan efisien. 

Bahkan, motor ini kabarnya memboyong tangki bahan bakar yang cukup besar, mencapai 21 liter. Tentu saja ini sangat memadai untuk perjalanan jauh tanpa sering mampir ke SPBU.

Harga Honda CB1000GT dan Ketersediaan

Honda CB1000GT 2026 telah siap menjadi standar baru di segmen sport tourer yang semakin kompetitif. Motor ini akan mengisi celah bagi rider yang menginginkan performa agresif ala superbike. Namun dengan ergonomi dan fitur kenyamanan yang unggul untuk touring.

Sayangnya, hingga berita ini rilis, Honda masih belum merilis informasi pasti mengenai harga resmi motor petualang baru ini. Beberapa spekulasi di Eropa memperkirakan harganya akan berada di bawah €15.000 (sekitar Rp250 jutaan), menjadikannya pilihan yang sangat kompetitif.

Demikian pula dengan jadwal penjualan perdananya, yang masih menjadi misteri. Sehingga, membuat para penggemar motor touring di seluruh dunia harus bersabar menanti pengumuman resmi dari pihak pabrikan.

Mau ganti motor lama dengan yang baru seperti Honda CB1000GT, atau mencari motor bekas berkualitas untuk menemani touring selanjutnya? Jangan bingung! Kunjungi OLX sekarang juga!

OLX adalah platform yang lengkap, cepat, dan mudah untuk jual dan beli kendaraan bekas berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Cari, jual, dan beli dengan percaya diri, hanya di OLX!

Perbandingan Harga Pajero Sport Semua Tipe: Exceed, GLX, Dakar, dan Ultimate

0

Harga mobil Pajero Sport semua varian bisa kamu cek di sini, termasuk spek dan fitur unggulannya!

OLX News – Harga mobil Pajero Sport selalu menjadi topik menarik bagi pecinta SUV di Indonesia. Sebagai salah satu Sport Utility Vehicle (SUV) premium yang tangguh dan mewah, Pajero Sport menawarkan berbagai varian yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan anggaran yang berbeda. 

Mulai dari yang paling fundamental hingga varian tertinggi yang sarat teknologi, perbandingan harga dan spesifikasi setiap tipe. Sehingga, bisa jadi pertimbangan esensial sebelum kamu membuat keputusan pembelian. Yuk simak detailnya dalam ulasan di bawah ini. 

Pajero SPort GLX 4×4 MT

Harga: Mulai dari Rp 607 jutaan

Tipe ini adalah satu-satunya yang menawarkan sistem penggerak 4×4 dalam transmisi Manual (MT). Hal tersebut menjadikannya pilihan ideal untuk medan offroad yang menantang. Mesin yang ia pakai adalah diesel 2.5L 4D56 Common Rail Turbocharged yang menghasilkan tenaga 134 Hp dan torsi 324 Nm. 

Meskipun memiliki fitur interior dan kenyamanan yang lebih dasar, misalnya layar sentuh head unit 7 inci dan dua Airbag. Tetap saja fokus utamanya adalah performa dan traksi di berbagai kondisi jalan.

Pajero Sport Exceed 4×2 MT dan Exceed 4×2 AT

Harga:

  • MT: Mulai dari Rp 577 jutaan
  • AT: Mulai dari Rp 593 jutaan

Varian Exceed mengusung mesin yang sama dengan GLX, yakni 2.5L 4D56 dengan tenaga 134 Hp, namun memakai penggerak 4×2. Tipe ini cocok untuk penggunaan harian di perkotaan dan sesekali perjalanan luar kota. 

Exceed sudah memboyong transmisi Otomatis (AT) 5 percepatan untuk varian AT. Juga, beberapa penyegaran eksterior seperti pelek alloy 18 inci yang lebih sporty pada model terbaru.

Fitur keselamatan tetap memadai dengan ABS+EBD dan dual Airbag. Perbedaan harga antara MT dan AT menunjukkan nilai tambah kenyamanan berkendara di lalu lintas padat.

MT sebagian pengemudi suka karena menghadirkan sensasi berkendara yang lebih sporty atau saat menghadapi medan yang lebih menantang. Sedangkan varian AT menawarkan kemudahan berkendara karena perpindahan gigi secara otomatis dan nyaman untuk di perkotaan yang macet.

Dakar 4×2 AT

Harga: Mulai dari Rp 665 jutaan

Seri ini sudah mengadopsi mesin diesel 2.4L 4N15 MIVEC Turbocharged yang bertenaga 179 Hp dengan torsi puncak 430 Nm. Berpadu dengan transmisi Otomatis 8 percepatan.

Peningkatan tenaga dan efisiensi ini menjadi pembeda utama dari tipe Exceed dan GLX. Dari segi fitur, Dakar sudah mendapat lampu utama LED, head unit layar sentuh 8 inci. Juga ada fitur keamanan seperti Ultrasonic Misacceleration Mitigation System (UMS).

Dakar Ultimate 4×2 AT

Harga: Mulai dari Rp 718 jutaan

Varian Ultimate ini mengambil semua keunggulan Dakar 4×2 AT. Sekaligus  menambahkan fitur-fitur premium yang berfokus pada keselamatan dan kemewahan. 

Kamu akan memperoleh fitur keselamatan aktif tambahan seperti Forward Collision Mitigation (FCM), Blind Spot Warning (BSW), dan Rear Cross Traffic Alert (RCTA). Bahkan, interior juga lebih mewah dengan penambahan detail kenyamanan dan layar LCD yang lebih besar.

Dakar Ultimate 4×4 AT

Harga: Mulai dari Rp 779 jutaan

Inilah varian harga mobil Pajero Sport termahal dan fitur terlengkap. Selain semua fitur Ultimate 4×2 AT, tipe ini kembali menyematkan sistem penggerak 4×4 (Super Select 4WD-II) untuk performa offroad maksimal. 

Ia menawarkan perpaduan sempurna antara kemewahan, teknologi keselamatan terlengkap, dan kapabilitas penjelajahan medan yang superior. Varian ini juga punya 7 Airbag dan fitur Multi Around View Monitor yang sangat membantu saat parkir.

Dari perbandingan harga mobil Pajero Sport di atas menunjukkan selisih harga cukup signifikan. Namun, dengan spesifikasi yang cukup jauh berbeda juga.

Kalau kamu cari ketangguhan offroad murni, GLX 4×4 MT adalah pilihan paling tepat. Tapi kalau kamu mendambakan kombinasi tenaga, kenyamanan, dan teknologi canggih, pilih tipe Dakar.

Untuk kamu yang sedang mencari unit Pajero Sport bekas berkualitas atau ingin menjual mobil lama kamu untuk upgrade ke salah satu tipe di atas, maka OLX solusinya! 

Cari atau jual mobil bekas berkualitas, dengan varian yang lengkap dan harga terbaik, OLX jagonya. Yuk ke OLX sekarang dan buktikan kemudahan serta keamanan transaksi di sini! 

GIIAS Makassar 2025 Ajak 150 Mahasiswa Jelajahi Masa Depan Elektrifikasi

0

GIIAS Makassar 2025 menggelar Education Day (6-7 Nov), melibatkan 150 mahasiswa UNM & Kalla Institute. Program ini bertujuan membuka wawasan generasi muda tentang EV.

OLX News – GIIAS Makassar 2025 yang berlangsung di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMMCC) memasuki hari-hari krusial dengan fokus pengunjung melibatkan para pelajar. 

Pameran otomotif terbesar di kawasan timur Indonesia ini tidak hanya menjadi ajang transaksi, tetapi juga wadah edukasi penting melalui program rutin Education Day.

BACA JUGA: Jadi Gerbang Timur Indonesia di Sektor Otomotif, GIIAS Makassar 2025 Resmi Dibuka

Program ini dirancang khusus untuk menumbuhkan minat dan pengetahuan generasi muda terhadap perkembangan industri otomotif terkini. 

Pelaksanaan Education Day GIIAS Makassar 2025 digelar selama dua hari, Kamis dan Jumat (6 dan 7 November 2025), dengan melibatkan sekitar 150 mahasiswa dari dua perguruan tinggi ternama di Makassar, yaitu Universitas Negeri Makassar (UNM) dan Kalla Institute.

GIIAS Makassar 2025 Education Day

Abiyoso Wietono, Project Director GIIAS, menyampaikan bahwa Education Day merupakan bentuk komitmen GIIAS dalam memberikan ruang kepada generasi muda untuk memahami evolusi industri. 

“Melalui program Education Day, GIIAS Makassar 2025 ingin membuka wawasan generasi muda tentang perkembangan teknologi dan inovasi di industri otomotif Indonesia,” ujar Abiyoso.

BACA JUGA: GIIAS Makassar 2025 Semakin Mudah Diakses, Ada Shuttle Bus Gratis, Parkir Luas dan Panduan Rute Lengkap

Para mahasiswa yang berpartisipasi diajak mengikuti tur pameran, menjelajahi booth dari 17 merek otomotif global, untuk menyaksikan langsung beragam kendaraan, mulai dari mobil konvensional, hybrid, hingga mobil listrik berteknologi tinggi. 

Tur ini memberikan wawasan mendalam mengenai transformasi industri menuju era elektrifikasi dan mobilitas berkelanjutan.

Selain tur produk, para peserta juga mengikuti sesi diskusi interaktif, berdialog langsung dengan para profesional industri. 

Abiyoso berharap, melalui pengalaman praktis dan aplikatif ini, para mahasiswa dapat melihat langsung bagaimana industri otomotif terus bergerak menuju masa depan yang lebih canggih, sesuai dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Dengan pelaksanaan Education Day, GIIAS Makassar 2025 menegaskan perannya yang melampaui pameran dagang, menjadikannya ruang pembelajaran yang mempertemukan inovasi, pengetahuan, dan masa depan industri otomotif Indonesia. (Z)

Chery J6T Hadir Lebih ‘Jangkung’, Lebih Berani Diajak Main Lumpur

Chery J6T resmi dirilis dengan ground clearance naik jadi 225mm dan sentuhan sporty di interior. SUV listrik bertenaga 275 hp ini siap hadapi medan sulit.

OLX News – Chery Sales Indonesia (CSI) baru saja meluncurkan mobil listrik bergaya boxy terbarunya, Chery J6T. Berbagai ubahan di usung J6T menjadikannya tampil sedikit berbeda dengan Chery J6 model sebelumnya yang laris manis di pasaran Indonesia. 

Chery J6T meluncur dengan penyempurnaan signifikan pada tampilan visual dan spesifikasi teknis untuk memperkuat citra SUV sejati.

Chery Perkenalkan T1TP Concept, Mobil 7 Seater Pertama di Dunia yang Bisa Berubah 6 Konfigurasi

“Evolusi dari kekuatan, ketangguhan kini hadir dengan sentuhan penyempurnaan di setiap detail Chery J6T,” ungkap Budi Darmawan, Sales Director Chery Sales Indonesia di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, pada hari Sabtu (8/11/2025). 

Desain Ulang Lebih Proporsional, Ground Clearance Naik Jadi 225 mm

Chery J6T Meluncur

Secara dimensi, Chery J6T memiliki panjang 4.433mm, lebar 1.916 mm}, dan tinggi 1.741 mm. Meski masih sama dengan dimensi J6 sebelumnya, namun beberapa ubahan mencolok menjadikannya (J6T) tampil beda. 

Budi Darmawan menjelaskan bahwa ubahaan paling mencolok terdapat pada bumper depan dan belakang yang didesain ulang agar lebih proporsional, dipadukan dengan logo Chery yang baru, serta penempatan kamera depan yang berbeda.

“Ada sentuhan baru seperti dual guard, shape box storage, dan new shape fender menghadirkan perpaduan agar fungsionalitas dan gaya khas SUV sejati,” tambah Budi.

Siap Dijual di GJAW 2025, Bocoran Harga LEPAS L8 Disebut Lebih Mahal dari Chery TIGGO 8

Akan tetapi yang paling menarik dari Chery J6T ini adalah ground clearance-nya yang kini bertambah ‘jangkung’, mencapai 225 mm tanpa muatan. 

Sebagai perbandingan, model sebelumnya, Chery J6, memiliki ground clearance sekitar 200 mm. 

Peningkatan signifikan ini menjadikan mobil offroad bertenaga listrik pertama di Indonesia ini tentu lebih berani jika diajak bermain lumpur atau menjelajah berbagai medan jalan di Indonesia. 

Apalagi mobil ini juga menggunakan pelek 19 inci yang dibalut ban berukuran 245/55. 

Di dalam kabin, J6T mendapat sentuhan sporty dengan dominasi warna hitam. Detail seperti pola jahitan pada sandaran kepala diubah menjadi lebih sempurna, menunjukkan perhatian Chery terhadap detail.

Untuk tampilannya, Chery menawarkan warna anyar yang mencuri perhatian, yaitu Red Matric sekaligus menjadi hero colour dari Chery J6T.

Performa Chery J6T Dibekali Dua Motor Listrik dan Baterai Sertifikat IP 68

Performa J6T diperkuat oleh dua motor penggerak untuk varian tertinggi, yaitu Chery J6T IWD (Intelligent Wheel Drive).

Varian ini (IWD) dibekali motor depan bertenaga 70 kW dan belakang 135 kW, mampu menghasilkan total tenaga hingga 275 hp dan torsi 385 Nm. 

Kekuatan tenaga tersebut menjadikan Chery mengklaim mampu berakselerasi dari 0 – 100 km/jam dalam 6,5 detik. Ntyaris setara dengan kecepatan mobil-mobil sports car.

Tenaga buas tersebut ditopang oleh baterai berkapasitas 65,69 kWh atau 69,77 kWh, yang telah mengantongi sertifikat keamanan IP 68.

“Kombinasi ini menjadikan kendaraan J6T sebagai SUV listrik yang siap menjelajah tanpa batas,” tegas Budi.

Pengisian daya cepat (fast charging) dari 30% sampai 80% hanya memerlukan waktu 25 menit. Dan untuk jarak tempuh, J6T diklaim mampu menjelajah hingga 441 km untuk tipe RWD dan 436 km untuk IWD (NEDC).

Meski sudah mengumbar segala perubahan serta keunggulan di J6T, pihak Chery belum mau mengumumkan harga jual mobil tersebut. “Untuk harga belum akan kami umumkan malam ini. Tunggu saja di 21 November,” tutup Budi. 

21 November 2025 bertepatan dengan pelaksanaan pameran GAIKINDO Jakarta Auto Week atau GJAW 2025. Artinya, harga Chery J6T baru akan diumumkan saat pembukaan GJAW, jadi ditunggu saja!

Motor Legendaris Suzuki Satria Berevolusi, Usung Teknologi Ride Connect dan ABS

0

Suzuki Satria PRO dan F150 terbaru meluncur di Sentul. Varian PRO unggul dengan fitur Suzuki Ride Connect (konektivitas smartphone), ABS, dan Key-less Ignition.

OLX News – PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) pada hari ini, Sabtu, 8 November 2025 menghidupkan kembali motor legenda yang merupakan ikonik Suzuki di Indonesia, Suzuki Satria. 

Selama lebih dari dua dekade, Suzuki Satria kini berevolusi menjadi lebih modern lewat dua varian yang diluncurkan, Suzuki Satria PRO dan Satria F150. 

‘Obat Ganteng’ Suzuki Satria F150 Sekarang Ganti Baju, Makin Gaul

Pembaruan ini tidak hanya mencakup tampilan visual, tetapi juga penyematan teknologi canggih yang bertujuan menaikkan standar di kelas motor underbone 150 cc.

Teuku Agha, 2W Sales & Marketing Dept Head PT SIS, menjelaskan bahwa Satria terbaru ini tetap membawa semangat legenda kecepatan yang telah diukir motor ini. 

“Sudah lebih dari 2 dekade, model Satria dipercaya publik sebagai ikon dan legenda kecepatan. Kini saat yang tepat bagi Suzuki untuk kembali memberikan pembaruan, sekaligus menaikkan standar baru,” ujar Teuku Agha di Sentul, Jawa Barat.

Suzuki mengusung empat prinsip esensial yang menjadikannya sebagai motor dengan karakter baru, yakni akselerasi kuat dan bertenaga, pengendalian lincah, desain tampilan ramping, dan kelengkapan fungsional yang optimal. 

Ide ini dirancang untuk membuat setiap perjalanan terasa lebih cepat, nyaman, dan bergaya.

Suzuki Satria PRO, Puncak Teknologi dengan Ride Connect

Suzuki Satria PRO

Varian Satria PRO diposisikan sebagai varian tertinggi dari line up Satria karena mengusung berbagai fitur canggih. 

Sorotan utama di Satria PRO adalah teknologi Suzuki Ride Connect. Software resmi dari Suzuki ini memungkinkan koneksi bluetooth antara smartphone dan speedometer cluster, menampilkan informasi penting seperti lokasi parkir, catatan perjalanan, konsumsi bahan bakar, hingga pengingat jadwal perawatan. 

Sosialisasi Bahaya Microsleep ala Komunitas Motor Suzuki Satria

Lebih dari itu, layar speedometer kini mampu menampilkan sistem arah navigasi dan notifikasi langsung.

Dari sisi keselamatan, motor ini mendapatkan upgrade krusial dengan penambahan Antilock Brake System (ABS) pada sistem pengereman di roda depan. 

Suzuki Satria PRO

Fitur ABS memastikan roda tidak mengunci saat pengereman mendadak, menjaga traksi dan meminimalisir kecelakaan. 

Kenyamanan berkendara juga ditunjang oleh Key-less Ignition untuk keamanan dan kemudahan menyalakan mesin, USB Outlet, dan Suzuki Clutch Assist System (SCAS). 

Suzuki Satria PRO

SCAS berfungsi sebagai Assist Function (meningkatkan daya cengkeram kopling saat berakselerasi) dan Slipper Function (mengatur tekanan kopling saat downshifting), memberikan kehalusan operasional kopling.

Satria PRO tampil eksklusif dengan LED Headlamp yang dinamis dan ditawarkan dalam warna Candy Mat Bordeaux Red/Titan Black, dan dibanderol Rp 34.900.000 (on the road DKI Jakarta).

Satria F150: Performa Legendaris dengan Harga Kompetitif

Varian lainnya ada Satria F150 yang menyajikan performa identik dengan varian Satria PRO, namun dalam paket yang lebih ringkas dan harga yang lebih kompetitif, yaitu Rp 31.000.000 (on the road DKI Jakarta). 

Varian ini tetap dibekali sistem SCAS dan kompartemen penyimpanan yang sama. Calon konsumen juga bisa memilih antara dua opsi warna yang dinamis.

Suzuki Satria PRO

Baik Satria PRO maupun Satria F150 sama-sama menggunakan mesin 4-Stroke 150 cc, 4-Valve DOHC (Double Over Head Camshaft), Fuel Injection, dan sistem pendinginan Liquid Cooled. 

Dapur pacu Suzuki Satria ini sudah dikenal menghasilkan tenaga paling besar di kelasnya, namun tetap memenuhi standar emisi terbaru.

Teuku Agha menutup peluncuran dengan mengajak para pencinta akselerasi untuk segera merasakan evolusi terbaru ini. 

“Kami meneruskan spirit dan simbol kecepatan dengan mengedepankan Satria. Kredibilitas yang telah terbangun kuat di mata pelanggan tetap kami jaga melalui peningkatan standar pada salah satu produk sepeda motor kebanggaan ini,” pungkasnya.