OLX News – Di tengah hiruk-pikuk dunia otomotif yang dipenuhi dengan teknologi canggih dan desain futuristik, ada satu motor yang tetap mempertahankan pesona klasiknya yaitu Kawasaki W175.Motor ini hadir sebagai pilihan bagi para pengendara yang menginginkan pengalaman berkendara dengan sentuhan nostalgia, namun tetap relevan dengan kebutuhan zaman sekarang.
Kawasaki W175 pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2017 dan sejak saat itu telah mencuri perhatian banyak pecinta otomotif, terutama mereka yang menggemari desain retro.Dengan mesin 177 cc dan desain yang terinspirasi dari era 70-an, W175 menawarkan kombinasi antara gaya klasik dan performa modern yang cocok untuk berbagai kalangan, termasuk generasi muda yang ingin tampil beda.
Desain Klasik yang Memikat
Salah satu daya tarik utama dari Kawasaki W175 adalah desainnya yang klasik.Dilengkapi dengan lampu depan bulat, tangki berbentuk tetesan air, dan jok model tuck-and-roll, motor ini memancarkan aura vintage yang elegan.Varian SE Black Style dan Café menambahkan sentuhan modern dengan pilihan warna yang lebih bold dan aksen yang lebih sporty, tanpa menghilangkan nuansa retro yang menjadi ciri khasnya.
Performa Mesin yang Andal
Ditenagai oleh mesin 177 cc satu silinder berpendingin udara, Kawasaki W175 mampu menghasilkan tenaga maksimal 12,8 hp pada 7.500 rpm dan torsi 13,2 Nm pada 6.000 rpm.Mesin ini menggunakan sistem karburator Mikuni VM24 yang dikenal mudah dalam perawatan.Dengan transmisi 5 percepatan, W175 menawarkan akselerasi yang responsif dan cocok untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Kenyamanan Berkendara
Meskipun mengusung desain klasik, Kawasaki W175 tetap memperhatikan aspek kenyamanan pengendara.Dengan tinggi jok 765 mm, motor ini cocok untuk pengendara dengan berbagai postur tubuh.Suspensi depan teleskopik 30 mm dan suspensi belakang dual shock absorber dengan pengaturan preload memberikan kenyamanan saat berkendara, baik di jalanan kota maupun medan yang lebih menantang.
Fitur Modern dalam Balutan Retro
Kawasaki W175 tidak hanya mengandalkan desain klasik, tetapi juga dilengkapi dengan fitur-fitur modern.Panel instrumen analog memberikan kesan vintage, namun tetap informatif.Sistem pencahayaan halogen memberikan penerangan yang optimal, sementara varian SE Black Style dan Café hadir dengan fitur tambahan seperti jok model tuck-and-roll dan pelindung lutut, menambah kenyamanan dan gaya berkendara.
Harga dan Varian
Di Indonesia, Kawasaki W175 tersedia dalam beberapa varian, antara lain SE dan SE Black Style dan cafe.Harga OTR (On The Road) untuk varian SE berkisar antara Rp 36,2 juta dan varian SE Black Style Rp 37 juta, tergantung pada pilihan warna dan fitur tambahan.Varian SE Black Style dan Café hadir dengan harga yang sedikit lebih tinggi, namun menawarkan fitur dan desain yang lebih eksklusif.
Kawasaki W175 merupakan pilihan tepat bagi kamu yang menginginkan motor retro dengan performa handal dan desain klasik yang tetap kekinian.Dengan harga yang kompetitif dan fitur yang lengkap, W175 mampu memenuhi kebutuhan berkendara sehari-hari maupun untuk gaya hidup.Kehadirannya semakin memperkaya pilihan motor retro di pasar Indonesia, menawarkan kombinasi antara gaya, kenyamanan, dan performa yang sulit ditandingi.
Kalau kamu tertarik punya Kawasaki W175 atau motor retro lainnya, sekarang gampang banget! Cek koleksi lengkapnya di OLX dan temukan pilihan yang sesuai gaya dan kantongmu. Jangan sampai ketinggalan, karena motor impianmu menunggu!
OLX News – PT Astra Otoparts Tbk melalui Astra Otopower kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Kali ini, Astra Otopower meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Palembang Icon Mall, menandai langkah strategis perluasan jaringan infrastruktur yang sebelumnya sudah hadir di berbagai kota besar, termasuk Pekanbaru.
Pemilihan Palembang Icon Mall bukan tanpa alasan. Sebagai salah satu pusat perbelanjaan terbesar dan paling ramai di Sumatra Selatan, lokasinya dianggap strategis untuk mempermudah akses masyarakat terhadap fasilitas pengisian daya kendaraan listrik.
Hal ini diharapkan bisa mendekatkan ekosistem kendaraan listrik dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
T. Martogi Siahaan, Direktur Astra Otoparts, menegaskan bahwa fasilitas terbaru ini hadir dengan teknologi fast charging yang lebih efisien. “Fasilitas Astra Otopower di Palembang Icon Mall berupa Fast Charger dengan kapasitas DC 30kW Connector CCS, yang mampu mendukung proses pengisian daya kendaraan listrik secara lebih cepat dan efisien. Untuk saat ini, layanan ini masih bersifat non-komersial, sehingga bisa dinikmati secara gratis oleh para pengguna kendaraan listrik,” jelas Martogi dalam siaran pers, Selasa (19/8/2025).
Kolaborasi ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak Lippo Malls Indonesia sebagai pengelola Palembang Icon. Didi Halim Simon, Regional Mall Director Lippo Malls Indonesia Palembang, menyebut kehadiran SPKLU di Palembang Icon selaras dengan visi keberlanjutan yang mereka terapkan.
“Kehadiran EV charging station di Palembang Icon juga bertujuan mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik nasional. Ini sejalan dengan komitmen Lippo Malls dalam menerapkan prinsip keberlanjutan melalui program Environmental, Social, and Governance (ESG),” ujar Didi.
Hadirnya SPKLU Astra Otopower di Palembang menambah panjang daftar titik pengisian daya kendaraan listrik yang telah tersebar di berbagai wilayah. Saat ini, Astra Otopower sudah menjangkau 42 lokasi, mulai dari kawasan perkantoran, residensial, rest area, hingga pusat perbelanjaan.
Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan pengguna kendaraan listrik yang terus meningkat seiring dengan tren elektrifikasi nasional.
Lebih jauh, ekspansi Astra Otopower ini juga mendukung target pemerintah dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Dengan semakin meratanya fasilitas pengisian daya, diharapkan masyarakat semakin percaya diri untuk beralih ke kendaraan listrik tanpa lagi dihantui kekhawatiran soal keterbatasan infrastruktur.
Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi Astra Otoparts dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Kehadiran SPKLU di Palembang bukan sekadar fasilitas tambahan bagi pengunjung pusat perbelanjaan, tetapi juga simbol perubahan menuju masa depan mobilitas yang lebih hijau. (Z)
OLX News – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) melalui model terbarunya, Mitsubishi Destinator mencatat prestasi membanggakan dalam ajang Indonesia Automotive Awards 2025 yang digelar di iNews Tower, Jakarta.
Dalam acara penghargaan yang dihadiri para eksekutif industri, pemangku kepentingan, media, hingga pecinta otomotif, Mitsubishi Motors berhasil membawa pulang dua gelar bergengsi sekaligus.
Mitsubishi Destinator dinobatkan sebagai “The Most Inspiring Design of the Year 2025”, sementara Presiden Direktur MMKSI, Atsushi Kurita, menerima apresiasi sebagai salah satu “Automotive Person of the Year 2025”.
Kehadiran Mitsubishi Destinator yang melakukan debut globalnya di Indonesia pada Juli lalu langsung mengundang perhatian karena tampil dengan filosofi desain “Gravitas and Dynamism” yang memadukan postur gagah khas SUV Mitsubishi dengan sentuhan futuristis.
Para juri menilai tampilan eksteriornya yang berani dengan grille akrilik transparan, lampu LED berbentuk T, dan garis bodi ramping berhasil menciptakan identitas visual yang kuat.
Proporsi yang seimbang dengan dukungan aerodinamika modern, velg alloy besar dua warna, serta kontur halus yang mempercantik sekaligus meningkatkan performa juga menjadi daya tarik tersendiri.
Sementara di sisi interior, konsep “Tech-Forward Utility” menghadirkan kabin dengan dashboard minimalis, panel digital penuh, layar infotainment floating, ambient light, hingga panoramic sunroof yang memberikan pengalaman berkendara lebih nyaman.
Konsistensi antara eksterior dan interior membuat Destinator tampil sebagai SUV futuristis yang tetap mempertahankan ciri khas Mitsubishi.
Penghargaan bagi Destinator ini sekaligus menegaskan komitmen Mitsubishi Motors untuk tidak hanya menghadirkan kendaraan yang tangguh, tetapi juga mampu menyentuh sisi emosional konsumen lewat desain yang inspiratif.
“Sungguh suatu kehormatan bagi Mitsubishi Destinator untuk dinobatkan sebagai Most Inspiring Design of the Year 2025. Penghargaan ini merupakan bukti komitmen kami untuk menciptakan mobil yang tidak hanya berperforma dan tahan lama, tetapi juga menyentuh hati masyarakat. Kami sangat senang bahwa visi di balik Destinator telah diakui dan dianut melalui penghargaan ini,” ungkap Atsushi Kurita.
Tidak hanya itu, Kurita juga memperoleh pengakuan personal sebagai salah satu “Automotive Person of the Year 2025”.
Penghargaan tersebut dinilai sebagai wujud dedikasi kolektif seluruh elemen MMKSI yang bekerja keras menghadirkan kualitas produk, layanan purnajual yang memberi ketenangan bagi pelanggan, jaringan dealer yang mendekatkan brand kepada masyarakat, hingga tim manufaktur yang menjaga standar keunggulan di pabrik.
Kurita menegaskan bahwa penghargaan tersebut sejatinya adalah persembahan bagi seluruh keluarga besar Mitsubishi Motors di Indonesia. “Terpilih sebagai Automotive Person of the Year merupakan suatu kebanggaan bagi saya. Penghargaan ini dipersembahkan untuk seluruh keluarga besar Mitsubishi Motors di Indonesia, karyawan, mitra, dan pelanggan kami yang semangat dan dedikasinya memungkinkan setiap kesuksesan kami tercapai,” lanjut Kurita.
Kemenangan ganda ini menjadi tonggak penting bagi perjalanan Mitsubishi di pasar otomotif nasional. Sejak diperkenalkan, Mitsubishi Destinator telah dipandang sebagai model yang menandai evolusi identitas desain Mitsubishi sekaligus memperkuat daya saing di segmen SUV.
Dengan raihan penghargaan ini, MMKSI semakin menegaskan posisinya sebagai brand yang konsisten menghadirkan inovasi, membangun hubungan erat dengan konsumen, dan berkomitmen menghadirkan kendaraan yang tidak hanya fungsional tetapi juga penuh inspirasi.
Momentum positif ini diyakini akan semakin memperkuat reputasi Mitsubishi Motors di Indonesia, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya model-model baru yang membawa semangat inovasi serupa.
Bagi konsumen, hadirnya Destinator yang berhasil meraih pengakuan sebagai SUV dengan desain paling inspiratif menjadi bukti bahwa Mitsubishi terus bergerak maju dengan visi yang jelas, yaitu menghadirkan kendaraan yang relevan dengan kebutuhan masa kini, tanpa meninggalkan ciri khas yang sudah melekat kuat di hati pecinta otomotif. (Z)
OLX News – BYD Atto 1 lagi jadi buah bibir. City car listrik yang banyak orang bilang “Lamborghini wanna be” ini bukan cuma menarik perhatian di GIIAS 2025 saja, tapi juga menarik saat diuji di rute nyata lintas kota. Melalui rangkaian media drive BYD Atto 1 dari Semarang–Solo–Yogyakarta berjarak tempuh total 170 km, ternyata banyak kejutan menyenangkan yang OLX News temui saat test drive BYD Atto 1 yang dibanderol Rp195 juta hingga Rp235 juta ini.
Sebelum rombongan bertolak dari Semarang ke Yogyakarta, BYD terang-terangan menyebut pengujian ini dibuat agar calon pemilik merasakan performa sebenarnya di jalan umum, bukan di trek simulasi. “Perjalanan lintas kota ini kami pilih untuk membuktikan keandalan, kenyamanan, dan inovasi teknologi Atto 1 di kondisi nyata,” ungkap Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia di diler BYD Semarang, Rabu (13/8/2025).
Intinya, mereka ingin membangun kepercayaan publik bahwa city car listrik ini bukan cuma manis di brosur. Benarkah demikian? Kami langsung beberkan pengalaman “nekat” mengendarai BYD Atto 1 di jalur lintas kota Jawa Tengah lewat artikel ini.
Rasa Berkendara: Kota Oke, Tol Aman, Tanjakan Tak Jadi Drama
Start dari diler BYD di Semarang, rombongan menyusuri kota Semarang melewati landmark seperti Simpang Lima, Lawang Sewu, kemudian masuk Tol Semarang–Solo yang konturnya memadukan jalur naik-turun dan belokan panjang yang sering “menguji” mobil mungil.
Di sinilah karakter EV BYD Atto 1 terasa membantu. Torsi instan meski tak terlalu besar membuat mobil tak kehilangan momentum saat menanjak, sementara regenerative braking memberi rasa aman di turunan tanpa perlu sering menginjak pedal.
Di lajur cepat, kabin tetap senyap untuk ukuran ban 185/55 R16, membantu stabilitas tanpa mengorbankan kenyamanan.
Masuk kota Solo, seluruh rombongan media test drive BYD Atto 1 ini mampir ke kawasan De Tjolomadoe. Di sini kami dibuat takjub karena berhasil membawa mobil listrik ini melalui sesi “Agility Station” yang menghadirkan tiga tantangan, yaitu Swerve Station untuk manuver zig-zag, Easy Parking dengan memanfaatkan kamera dan sensor parkir sebagai salah satu fitur andalan BYD ATTO 1, serta Easy Drive yang menguji kelincahan di jalan sempit dan melakukan putar balik di ruang terbatas.
Fantastis, karena BYD Atto 1 dengan dimensi kompaknya mampu menyelesaikan semua tantangan ini dengan sangat baik. Kamera dan sensornya sangat membantu untuk melakukan manuver mundur atau parkir meski kaca belakang ditutup. Dimensi kompak dan radius putar kecil bikin selap-selip lebih mudah.
Setelahnya, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan melalui jalur arteri Solo–Klaten–Sleman yang ditutup dengan masuk kota Yogyakarta. Rangkaian jalur ini rasanya sangat pas untuk “memeras” motor kecil Atto 1 di tanjakan, lalu menguji stabilitas dan aerodinamika di lajur bebas hambatan.
Di atas kertas, Atto 1 mengusung motor 55 kW (75 hp) dengan torsi 135 Nm, kecepatan puncak diklaim mencapai 130 km/jam, dan klaim 0–50 km/jam 4,9 detik. Tapi saat kami mencoba speed maksimal di jalur tol, mobil ini masih sanggup melesat hingga 136 km/jam, walau setelahnya mobil jadi berasa cukup limbung. Oke! Rasanya lari rata-rata 100 km/jam jadi pilihan cukup bijak.
BYD Atto 1 menghadirkan dua pilihan baterai LFP Blade. 30,08 kWh untuk tipe Dynamic yang berjarak tempuh 300 km, dan 38,88 kWh untuk tipe Premium berjarak tempuh 380 km. (standar NEDC).
Di tol, mobil kecil ini cukup percaya diri untuk cruising. Tenaganya memang bukan untuk adu drag, tetapi cukup respons. Meski demikian, tenaga instan khas EV yang cukup menjambak di setiap pijakan gas awal, tidak terlalu terasa di Atto 1. Tenaga awalnya terkesan datar tanpa drama tubuh terasa terdorong ke belakang.
Hal ini bisa dilihat sebagai keunggulan BYD Atto 1 karena tentunya cukup ramah bagi pemula mobil listrik.
Suspensinya cenderung empuk, handling stabil, dan kabin teredam baik, kesan yang sering sulit dicapai mobil mungil berdimensi 3.925 x 1.720 x 1.590 mm dengan jarak sumbu roda 2.500 mm.
Bagian paling ditunggu, efisiensi. Dari perhitungan MID, konsumsi daya listrik rata-ratanya 13,3 kWh per 100 kilometer. Dengan gaya berkendara yang digunakan, mobil listrik BYD Atto 1 menghabiskan sekitar 7,3 kWh per kilometernya. Tentu, konsumsi daya listrik ini tetap dipengaruhi gaya mengemudi, beban, dan kondisi lalu lintas.
Soal charging, Atto 1 mendukung AC 6,6 kW (Type-2) dan DC fast charging CCS2. Varian Dynamic mengizinkan DC hingga 30 kW, sedangkan Premium sampai 40 kW. BYD menyebut pengisian 30–80% sekitar 30 menit, skema pengisian ini cocok untuk rehat singkat di SPKLU di kota perantara atau rest area tol Trans-Jawa.
Atto 1 juga menyediakan fitur V2L juga tersedia untuk menyuplai perangkat 220V, berguna saat camping atau kondisi darurat.
Kabin dan Fitur: Harga Murah, Bukan Berarti Murah Rasa
Masuk kabin, impresi awal kami adalah modern. Panel instrumen digital 7 inci, head unit 10,1 inci (mendukung Apple CarPlay & Android Auto, termasuk opsi nirkabel), cruise control, EPB + auto-hold, serta dilengkapi konektivitas lengkap.
Yang istimewa adalah kursi semi-bucket, membuat sandaran punggung terasa nyaman, tidak cepat lelah saat duduk lama menempuh jalur tol.
Di bagian door trim pintu depan dan belakang memang masih di dominasi bahan plastik. Namun pada detail sandaran tangan, Atto 1 sudah mengadopsi bahan empuk. Jadi tidak semuanya berbahan plastik yang keras.
Kemudian untuk perbedaan fitur antara tipe Dynamic dan Premium adalah, di tipe Premium sudah ada pengaturan setir tilt-telescopic dan jok pengemudi elektrik 6-arah, sedangkan Dynamic lebih basic.
Dari layout interior, mobil listrik ini resminya berkapasitas 5 penumpang, dengan bagasi 230 liter (hingga 930 liter jika kursi belakang dilipat). Namun untuk kenyamanan perjalanan jarak jauh, sebaiknya hanya di isi dengan empat atau tiga penumpang saja.
Sedikit masukan buat pihak BYD saja, di baris kedua sebaiknya ada konsol AC tersendiri. Karena jika hanya mengandalkan hembusan udara sejuk dari konsol depan, bagian jok baris kedua tidak akan terlalu dapat angin. Apalagi jika harus menempuh perjalanan tol di daerah Semarang pada siang hari, rasanya cukup gerah.
Semua varian sudah mendapat ABS, EBD, TCS, ESC, hill-start assist, rem parkir elektrik, auto-hold, sensor parkir + kamera belakang, serta TPMS. Di tipe Premium ketambahan side airbag depan dan belakang. Untuk harga kelas city car, paket keselamatan aktif-pasifnya sangat impresif.
EV Entry Level Serius, Murahnya Bukan Gimmick!
Kartu truf Atto 1 jelas ada di harga: Rp195 juta (Dynamic) dan Rp235 juta (Premium), membuatnya menjadi salah satu EV paling terjangkau yang dijual resmi di Indonesia. BYD mengomunikasikan pengiriman mulai Oktober 2025, menegaskan kesiapan produksi & logistik setelah euforia pemesanan selama pameran.
Skema garansi resmi di Indonesia: kendaraan 6 tahun/150.000 km, baterai 8 tahun/150.000 km, dan drive unit 8 tahun/160.000 km.
Untuk harga setara LCGC bensin tipe atas, Atto 1 menawarkan akselerasi khas EV, fitur kekinian, dan biaya operasional harian yang rendah.
Rute Semarang–Jogja membuktikan ia bukan sekadar “EV kota”, tapi cukup nekat untuk lintas kota jarak menengah, terutama pada varian Premium.
Dengan jaringan diler yang terus bertambah dan pengiriman dimulai Oktober, Atto 1 siap jadi pintu masuk banyak orang ke dunia EV tanpa rasa was-was. (Z)
OLX News – Akhir pekan di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, menghadirkan euforia tersendiri bagi tim BK8 Gresini Racing MotoGP. Dua pembalapnya, Alex Márquez dan Fermín Aldeguer, sama-sama berhasil mengamankan podium penting di seri MotoGP Austria 2025.
Alex Márquez tampil solid di Sprint Race, menutup balapan di posisi kedua. Sementara itu, Fermín Aldeguer membuat kejutan dengan finis kedua di Main Race, sekaligus meraih gelar Rider of The Race.
Keberhasilan ini terasa spesial karena datang tepat setelah libur musim panas, menandakan bahwa Gresini Racing kembali ke jalur kompetitif dalam perebutan poin penting.
Fermin Aldeguer: “Hari yang Tak Terlupakan”
Start dari posisi keenam, Aldeguer tak banyak diperhitungkan. Namun, jalannya balapan justru membuktikan sebaliknya.
“Saya bahkan tidak tahu bagaimana saya melakukannya. Ada hari-hari ketika semuanya terasa pas sejak masuk lintasan. Semakin lama saya berkendara, semakin cepat saya melaju. Ini balapan fantastis, apalagi Austria bukan trek favorit saya,” ujar pembalap bernomor 54 itu.
Kegembiraannya makin lengkap ketika ia berdiri di podium kedua, pencapaian yang mengerek posisinya ke peringkat delapan klasemen sementara dengan 121 poin.
Sementara bagi Alex Márquez, Austria menghadirkan hasil campur aduk. Ia memang tampil gemilang di Sprint Race, tetapi di Main Race harus puas finis ke-10 setelah menjalani hukuman long-lap penalty.
“Syukurlah kami bisa meninggalkan Spielberg tanpa kehilangan poin. Meski begitu, hasil hari ini tidak boleh membuat kami puas. Target berikutnya adalah tampil lebih kompetitif di Hungaria,” ujar adik dari Marc Márquez itu.
Dengan hasil ini, Alex masih aman di posisi kedua klasemen sementara dengan 276 poin, meski terpaut 142 poin dari pemuncak klasemen.
Dukungan Federal Oil™ untuk Performa Maksimal
Apresiasi atas performa impresif kedua pembalap datang dari Federal Oil™, sponsor utama tim.
Rommy Averdy Saat, Market Development General Manager PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI), menegaskan bahwa keberhasilan di Austria adalah bukti sinergi antara talenta pembalap, performa tim, dan dukungan produk pelumas berkualitas.
“Podium kedua Alex Márquez di Sprint Race, serta podium dan gelar Rider of The Race yang diraih Fermín Aldeguer, menunjukkan konsistensi Gresini Racing pasca libur musim panas. Dukungan penuh Federal Oil™ selaras dengan performa mesin yang optimal di lintasan. Kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk kami adalah fondasi penting untuk mendukung pencapaian ini,” ujar Rommy.
Momentum positif ini membuat Gresini Racing semakin optimistis menyambut seri berikutnya di Balaton Park Circuit, Hungaria, pada akhir pekan mendatang.
Alex Márquez bertekad memperkecil jarak poin dengan pemimpin klasemen, sementara Aldeguer berharap bisa mempertahankan tren positifnya. Jika konsistensi terjaga, Gresini Racing berpotensi menutup musim 2025 dengan catatan membanggakan.
Bagi penggemar MotoGP di Indonesia, pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri. Kehadiran Federal Oil™ sebagai sponsor dari Tanah Air memperlihatkan bahwa brand lokal mampu berperan di kancah balap dunia.
Selain mendukung performa tim, Federal Oil™ juga tetap menghadirkan produk andalannya untuk pasar domestik. Mulai dari Federal Matic untuk motor matik harian, hingga berbagai varian pelumas motor yang bisa diperoleh di Federal Oil™ Center atau official store di marketplace.
Dengan podium ganda di Austria, Gresini Racing dan Federal Oil™ kembali membuktikan bahwa kolaborasi strategi, teknologi, dan semangat kompetisi dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan. (Z)
OLX News – Honda Scoopy merupakan salah satu sekuter matic yang populer dari Honda. Bahkan motor ini memiliki varian dengan fitur keyless.
Sejak diluncurkan pada tahun 2010, penjualan skuter ini telah menjadi salah satu pilar penting bagi Honda dan bertahan selama kurang lebih 15 tahun.
Dalam catatan penjualan, Scoopy berhasil menduduki posisi tiga besar di bawah Honda BeAT dan Vario Series di pasar Indonesia.
Namun, pada saat pertama kali diperkenalkan, Honda tidak menyematkan fitur keyless pada Scoopy karena teknologi tersebut masih belum populer.
Fitur keyless baru ditambahkan ke dalam Honda Scoopy pada tahun 2020, yang berarti sudah sekitar lima tahun skuter ini mengadopsi sistem tanpa anak kunci.
Apakah Honda Scoopy dengan fitur keyless ini pantas untuk dimiliki?
Jika kamu sedang mengincar Honda Scoopy sebagai motor harian, maka ada beberapa alasan yang bisa kamu pertimbangkan, diantaranya adalah:
Honda Scoopy dengan Keyless
Ada beberapa varian dari Honda Scoopy, beberapa diantaranya telah menggunakan fitur keyless, berikut spesifikasi dari varian tersebut, diantaranya adalah:
Tipe dan Harga Honda Scoopy Keyless
Seperti yang telah disebutkan, tidak semua varian Honda Scoopy dilengkapi dengan fitur keyless. Honda menyediakan Scoopy dengan keyless dalam dua varian, yaitu Prestige dan Stylish.
Kedua varian ini memiliki harga jual yang sama, sehingga tidak ada perbedaan di antara keduanya, kedua varian ini dijual sekitar Rp23,3 juta OTR Jakarta.
Tipe Prestige tersedia dalam dua pilihan warna, hitam dan putih, masing-masing memiliki tampilan matte atau doff.
Sementara itu, tipe Stylish ditawarkan dalam dua warna yaitu hijau dan merah, juga menggunakan cat doff.
Dua tipe lainnya, yakni Energetic dan Fashion, masih menggunakan kunci biasa, karena belum dilengkapi dengan fitur keyless.
Harga untuk kedua tipe ini juga lebih terjangkau dibandingkan tipe yang sudah menggunakan sistem keyless. Keduanya varian ini dijual dengan harga Rp22,5 juta OTR Jakarta.
Secara keseluruhan, Honda Scoopy hadir dalam empat tipe yang terdiri dari Fashion, Energetic, Stylish, dan Prestige.
Spesifikasi Honda Scoopy Keyless
Berikut adalah informasi mengenai spesifikasi Honda Scoopy yang sudah dilengkapi dengan fitur keyless, diantaranya adalah:
1. Mesin
Pada mesin, spesifikasi Honda Scoopy tetap sama seperti pada model sebelumnya, yaitu memiliki kapasitas 110 cc dengan sistem pendinginan udara.
Walaupun spesifikasinya tidak berubah, AHM mengklaim bahwa versi terbaru Scoopy kini menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik.
Menurut pabrikan, Honda Scoopy terbaru mampu mencapai konsumsi bahan bakar hingga 1:59 km/liter. Angka tersebut tentu saja tergolong sangat efisien.
Dengan menggunakan teknologi SOHC, eSP, 4-tak mampu menghasilkan kompresi 10:1 yang menyemburkan tenaga 8,8 hp di 7.500 rpm. Untuk torsi mencapai 9,2 Nm pada 6.000 rpm.
sumber: Espos
2. Dimensi
Pada bulan November 2024, AHM meluncurkan generasi terbaru Honda Scoopy dengan sejumlah penyegaran.
Meskipun memiliki penampilan baru, dimensi dari skuter matik ini masih tetap sama seperti generasi sebelumnya, yang mengusung desain kompak.
Honda Scoopy ini memiliki panjang 1.869 mm, lebar: 693 mm dan tinggi: 1.075 mm, dengan bobot 94 kg untuk standard an 93kg untuk varian keyless.
Untuk jarak sumbu roda 1.251 mm, sedangkan jarak ke tanah 145 mm, dengan tinggi jok 746 mm, dari dimensinya maka Honda Scoopy dapat dikategorikan sebagai skutik berukuran kecil.
Faktor ini juga menjadi salah satu penyebab mayoritas pengguna Scoopy adalah wanita, apalagi desainnya juga sangat cocok untuk wanita.
3. Rangka eSAF
Honda Scoopy terbaru dengan keyless masih mengandalkan struktur rangka yang dikenal sebagai enhanced Smart Architecture Frame (eSAF), meskipun sebelumnya ada masalah yang dihadapi.
Honda Scoopy mkenggunakn ban depan dengan ukuran 100/90 dan ban belakang berukuran 110/90. Sedangkan untuk pelek menggunakan ukuran 12 inci.
Sistem pengereman depan menggunakan cakram, dan rem belakang menggunakan sistem tromol. Dengan suspensi depan teleskopik dan bagian belakang monoshock menjadikan sangat nyaman.
Bagi beberapa orang, rangka eSAF membuat keraguan. Namun, Honda membantah anggapan bahwa rangka ini mudah berkarat dengan menawarkan garansi kepada pembelinya.
Sejarah Fitur Keyless
Sistem tanpa kunci ini sebenarnya sudah ada di dunia otomotif sejak tahun 1983. Pencipta pertama fitur ini adalah Paul Lipschutz, yang diterapkan pada Renault Fuego.
Teknologi keyless ini efektif untuk mencegah pencurian sepeda motor. Awalnya, fitur ini dibuat hanya untuk mengunci pintunya saja, tetapi seiring waktu, fitur ini terus dikembangkan.
Untuk sepeda motor, penggunaan keyless sudah ada sejak lama, salah satunya pada Honda Forza 250 di Jepang pada tahun 2009.
Dengan perkembangan zaman, teknologi ini diadopsi oleh banyak produsen secara luas pada tahun 2016. Tujuannya adalah mengurangi tindak kejahatan, mempermudah pemilik, dan meningkatkan nilai.
Itulah penjelasan spesifikasi beberapa varian pada Honda Scoopy yang sebagiannya telah ditanamkan teknologi smart key system atau keyless.
OLX News – Pada ajang GIIAS 2025 lalu, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) secara resmi memperkenalkan Hyundai Stargazer Cartenz.
Model terbaru Hyundai Stargazer Cartenz ini menghadirkan perubahan ekterior yang lebih tegas, dan fitur yang semakin canggih, sehingga memberikan kenyaman dan keselamatan saat berkendara.
Melalui versi Stargazer Cartenz, Hyundai meningkatkan konsep awalnya dengan pendekatan lebih matang untuk memenuhi kebutuhan mobil keluarga di Indonesia.
Perubahan Stargazer Cartenz
Perubahan ini juga sejalan dengan filosofi “The Real Indonesian Car” yang dicanangkan oleh Hyundai. Artinya proses pengembangan Stargazer Cartenz menyesuaikan kondisi jalan, gaya hidup di Indonesia, diantaranya adalah:
1. Performa Mesin
Di balik kap mesinnya, Stargazer Cartenz masih mengandalkan mesin yang sama seperti model sebelumnya, yaitu Smartstream 1.5 MPI Inline 4-Silinder DOHC.
Mesin ini mampu memberikan tenaga maksimum 113,4 hp pada 6.300 rpm dan torsi tertinggi 143,8 Nm pada 4.500 rpm.
Karakter mesin dirancang untuk mencapai keseimbangan antara performa yang cukup responsif dan efisiensi bahan bakar yang baik.
Mesin ini dipasangkan dengan transmisi iVT, versi CVT yang dibuat oleh Hyundai untuk memberikan perpindahan gigi yang lebih halus dan responsif dibandingkan CVT tradisional.
Dengan penggerak roda depan (FWD) dan jarak tanah 185 mm, Stargazer Cartenz cukup fleksibel untuk beradaptasi dengan berbagai jenis permukaan jalan, mulai dari jalan kota hingga jalan pedesaan.
2. Kabin Interior
Saat memasuki kabin, Stargazer Cartenz terasa luas dan fungsional dua faktor yang sangat penting di segmen Low MPV.
Dengan panjang wheelbase 2.780 mm, Stargazer Cartenz memiliki jarak roda yang termasuk panjang di kelasnya. Hal ini memberi ruang kaki yang cukup, sehingga perjalanan jauh bersama keluarga tetap nyaman.
Kapasitas bagasi juga menjadi keunggulan tersendiri. Ketika semua kursi digunakan, ruang kargo yang tersedia adalah 185 liter di belakang baris ketiga.
Namun, saat kursi di baris ketiga dilipat, kapasitasnya bisa meningkat menjadi 585 liter, memberikan fleksibilitas tambahan ketika membawa barang dalam jumlah besar.
Untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, Stargazer Cartenz juga kembali menawarkan pilihan kursi kapten.
Konfigurasi ini tidak hanya mempermudah akses ke baris ketiga, tetapi juga menciptakan suasana kabin yang lebih mewah.
Hyundai juga menghadirkan sejumlah fitur yang meningkatkan kenyamanan dan fungsionalitas di dalam kabin. Salah satunya adalah meja lipat yang terletak di belakang kursi depan, berguna untuk meletakkan makanan, minuman, atau gadget selama perjalanan.
3. Desain Ekterior
Perubahan Stargazer Cartenz bisa langsung dilihat dari tampilan eksteriornya. Jika versi sebelumnya cenderung melengkung, kini Stargazer Cartenz tampil lebih tegas dengan proporsi bodi yang lebih kotak.
Pendekatan desain yang baru memberikan kesan modern dan karakter yang lebih kuat, sesuai dengan keinginan konsumen Indonesia yang mencari mobil keluarga dengan tampilan lebih berani.
Pada bagian depan, mobil ini sudah dilengkapi dengan lampu utama LED reflektor multi fokus, lampu siang hari, dan lampu sein LED yang dirancang agar terlihat harmonis.
Selain membuat penampilan menjadi lebih menarik, kombinasi penerangan ini juga dimaksudkan untuk memastikan visibilitas yang baik dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Stargazer Cartenz mengunakan velg alloy berukuran 17 inci dengan ukuran ban 205/50 yang tidak hanya mempercantik tampilan tetapi juga mendukung stabilitas berkendara.
Sementara itu, di bagian atap, roof rail dengan profil rendah hadir sebagai tambahan yang menyediakan fungsi tanpa mengganggu garis atap yang rapi.
Di bagian belakang, desain lampu kombinasi LED horizontal yang menjadi ciri khas Stargazer tetap dipertahankan, kini ditingkatkan agar sesuai dengan penampilan keseluruhan yang lebih matang.
4. Fitur-Fitur
Stargazer Cartenz dibenamkan fitur yang canggih dan modern yang dapat memberikan kenyamanan, keamanan, dan konektivitas untuk penggunaan sehari-hari.
Pada bagian hiburan dan informasi, Stargazer Cartenz dilengkapi dengan head unit 10,25 inci yang sudah mencakup berbagai sistem konektivitas.
Layar ini juga tersambung dengan navigasi built-in, membantu pengemudi menemukan rute terbaik, fitur ini masih jarang di segmen Low MPV.
Dalam hal kualitas suara, sistem audio dengan enam speaker sudah cukup memenuhi kebutuhan hiburan di kabin.
Hal yang juga penting, Stargazer Cartenz telah dilengkapi dengan teknologi Hyundai Bluelink. Dengan sistem ini, pemilik bisa terhubung langsung ke mobil melalui aplikasi di ponsel cerdas.
Untuk kenyamanan berkendara, terdapat fitur smart cruise control dengan berhenti dan lanjut, yang memungkinkan mobil menyesuaikan kecepatannya secara otomatis.
Dalam hal keselamatan, Stargazer Cartenz menyertakan hampir semua fitur Hyundai SmartSense. Beberapa fitur unggulan sepertt, bantuan penghindaran tabrakan depan.
Ada juga fitur bantuan menjaga jalur, mengikuti jalur,bantuan penghindaran tabrakan blind spot, penghindar tabrakan belakang, peringatan peringatan kemudi, dll
Bsahkan Stargazer Cartenz disertai enam airbag, rem parkir elektronik dengan auto hold, dan sistem pemantauan tekanan ban untuk memantau tekanan secara real-time.
Itulah beberapa keunggulan dan perubahan dari Hyundai Stargazer Cartenz yang telah disesuikan dengan kondisi di Indonesia.
OLX News – Tiga dekade bukanlah waktu singkat untuk mempertahankan eksistensi di industri otomotif. Bagi Tomy Gunawan, pendiri Tomi Airbrush, 30 tahun adalah bukti ketekunan, kreativitas, dan komitmen yang tak pernah padam.
Dari sekadar hobi menggambar dengan cat airbrush, Tomy berhasil menorehkan namanya sebagai salah satu airbrusher pionir di Indonesia.
“Sejak awal saya ingin karya airbrush bukan hanya sekadar estetika, tapi juga bentuk kontribusi untuk otomotif Indonesia,” ungkap Tomy kepada OLX News lewat keterangan tertulis, Selasa (19/8/2025).
Tomy Gunawan dengan salah satu karya modifiksainya (Istimewa)
Berdiri sejak 1995, bengkel Tomi Airbrush berkembang dari usaha rumahan menjadi bengkel modifikasi yang disegani. Tomy membuktikan bahwa kreativitas bisa menjadi pintu menuju peran penting dalam mendukung kemajuan industri otomotif nasional.
Salah satu ciri khas karya Tomy adalah keberaniannya mengangkat tema Indonesia. Kolaborasi dengan berbagai pihak kerap memunculkan desain yang sarat simbol budaya dan kebangsaan.
Contoh paling menonjol adalah karyanya pada Datsun GO Persatuan Indonesia (PI). Mobil itu dilapisi simbol-simbol sakral dan motif budaya Nusantara, mencerminkan identitas bangsa.
“Saya selalu ingin karya saya punya cerita, bukan sekadar warna. Bagi saya, airbrush adalah media untuk melestarikan kebanggaan Indonesia,” jelasnya.
Nama Tomi Airbrush juga melekat pada kisah perjalanan Jeffrey Polnaja, atau akrab disapa Kang JJ. Dalam ekspedisi menaklukkan lima benua dengan motor BMW R 1150 GS Adventure, Tomy menghadirkan sentuhan spesial pada helm Kang JJ.
Helm Jeffry Polnaja yang desain airbrush-nya dikerjakan oleh Tomi Airbrush (Istimewa)
Dengan dominasi merah putih serta gambar peta dunia, helm itu menjadi simbol putra Indonesia yang berkeliling 97 negara, menempuh 420 ribu kilometer selama tujuh tahun.
“Itu bukan hanya karya seni, tapi pesan tentang Indonesia yang selalu dibawa ke mana pun,” kata Tomy.
Berbagi Ilmu untuk Generasi Muda Hingga Membangun Sekolah Airbrush
Tomy Gunawan saat membagikan ilmu keahliannya di bidang airbrush kepada mahasiswa di kampus (Istimewa)
Selain berkarya, Tomy juga aktif membagikan pengetahuannya. Ia kerap diundang ke kampus dan ajang modifikasi otomotif untuk berbicara tentang teknik airbrush. Baginya, berbagi ilmu adalah bentuk tanggung jawab moral untuk melahirkan generasi kreatif baru.
“Kalau anak muda berani berkreasi, industri otomotif kita tidak akan pernah sepi. Kreativitas itu harus diwariskan,” ujarnya.
Memasuki usia ke-30, Tomy tidak berhenti berinovasi. Ia tengah mempersiapkan kelas pelatihan pengecatan kendaraan untuk pemula. Materinya tidak hanya soal teknik, tetapi juga mencakup cara bernegosiasi dengan pelanggan, mengolah ide menjadi desain, hingga praktik langsung.
“Saya ingin lahir bibit-bibit baru airbrusher di Indonesia. Saya tidak takut tersaingi, justru bangga kalau ada anak muda yang bisa membangun bisnisnya sendiri,” tegasnya.
Dengan langkah ini, Tomy berharap industri otomotif Indonesia semakin berwarna. Bagi Tomy, keberhasilan murid-muridnya nanti adalah hadiah terbaik atas perjalanan panjangnya.
Tomi Airbrush bukan sekadar bengkel modifikasi, melainkan saksi sejarah bagaimana sebuah hobi bisa tumbuh menjadi industri yang memberi dampak luas. Dari mendukung touring lintas benua, melestarikan budaya lewat desain, hingga menyiapkan generasi penerus, kiprah Tomy Gunawan menunjukkan dedikasi tanpa henti.
“Kalau mereka bisa berdiri sendiri, itu adalah bonus dari niat tulus saya. Saya hanya ingin melihat otomotif Indonesia maju,” tutupnya. (Z)
OLX News – Kemajuan teknologi yang berkembang pesat, menjadikan kamera mobil menjadi kebutuhan, sehingga fitur ini selalu ada pada kelas premium.
Bahkan sekarang ini kamu bisa menggunakan fitur kamera 360 yang tersedia pada kelas medium dan premium, tetapi kamu bisa memasangnya pada jenis mobil apapun.
Selama memenuhi persyaratan dan bersedia mengeluarkan dana lebih, bahkan mobil tua pun dapat dilengkapi dengan kamera 360.
Lalu, bagaimana cara pemasangannya dan berapa biaya yang diperlukan untuk mendapatkan kamera 360 pada kendaraan?
Apa Itu Fitur Kamera 360?
Dalam lima tahun terakhir, sejumlah produsen otomotif mulai memperkenalkan fitur ini sebagai salah satu keunggulan.
Di Indonesia, dapat dikatakan bahwa fitur ini masih kurang dikenal, sebab tidak semua orang memahami cara kerjanya dan cara memanfaatkannya.
Mobil pertama yang menerapkan teknologi ini untuk produksi massal adalah Infiniti pada tahun 2007. Empat tahun setelahnya, Infiniti memberikan seluruh modelnya penambahan fitur bernama Around View Monitor.
Kamera mobil dengan fitur kamera 360 adalah alat yang dipasang di sekeliling kendaraan, yang fungsinya untuk memberikan pandangan 360 derajat tentang situasi sekitar mobil.
Pengemudi dapat melihat bagian samping, depan, belakang, serta bagian atas dari kendaraan. Fitur ini beroperasi dengan kamera yang terpasang di beberapa lokasi seperti grill, spion, dan area belakang.
Setiap kamera yang terpasang di sisi-sisi mobil berfungsi melalui sistem dasar, meliputi kamera belakang, samping, depan, dan tampilan atas.
Secara fundamental, kamera mobil ini dilengkapi dengan perangkat lunak yang berada di head unit atau unit infotainment yang menyatukan pandangan dari berbagai kamera tersebut.
Perangkat lunak ini kemudian akan memproses tangkapan dari kamera dan menampilkannya di sistem infotainment dengan format yang sudah ditentukan.
Salah satu format yang umum pada kamera 360 adalah Bird’s Eye View, yang dapat menampilkan pandangan sekitar kendaraan ala satelit atau drone.
Di kendaraan yang memiliki sistem infotainment modern, pengemudi bisa melihat tampilan atas serta samping yang bisa diputar. Fitur ini sangat membantu, terutama saat parkir di area dengan pencahayaan yang rendah.
Persyaratan untuk Memasang Kamera 360 di Kendaraan
Jika ingin memasangnya, ada beberapa persyaratan yang harus diperhatikan. Apa sajakah persyaratan tersebut?
1. Metode Pemasangan Kamera 360
Banyak pengguna mencari solusi untuk posisi kamera di sisi kendaraan, contohnya dengan membuat lubang kecil di bawah kaca spion untuk penempatan kamera.
Untuk bagian belakang, prosesnya relatif sederhana, dapat menggunakan dudukan untuk kamera mundur.
Jika kendaraan sudah dilengkapi dengan kamera mundur, tidak perlu memasang kamera di bagian belakang lagi.
2. Posisi Kamera pada Grill dan Spion
Pemasangan kamera memerlukan beberapa persyaratan khusus, terutama pada sisi kendaraan yang harus menggunakan tutup spion dengan dudukan untuk kamera.
Umumnya, kamera diletakkan di bawah spion untuk tampilan samping, sedangkan kamera depan biasanya ditempatkan di grill.
sumber: Freepik
3. Head Unit yang Memadai
Pastikan pemilik kendaraan telah memiliki head unit yang mendukung fitur ini dengan adanya layar monitor serta port AV in dan out.
Sebagian besar kamera yang akan dipasang nantinya akan dihubungkan ke kabel AV in dan out di belakang head unit.
Jika head unit yang digunakan tidak memiliki slot ini, maka pemasangan tidak dapat dilakukan sampai head unit yang memadai diganti.
Oleh karena itu, pastikan head unit memenuhi syarat dan memiliki fitur kamera 360 di dalamnya. Tanpa head unit yang mendukung, fitur ini tidak bisa dipasang dan diaktifkan.
Prinsip Kerja Fitur Kamera Mobil 360
Kendaraan yang dilengkapi pabrik dengan kamera 360 memiliki prinsip kerja yang mirip, meskipun cara untuk mengaktifkannya bervariasi.
Sebagai contoh, pada Nissan All New X-Trail, untuk mengaktifkan kamera tersebut, pemilik cukup memindahkan tuas transmisi ke posisi R atau mundur. Kamera lalu secara otomatis menampilkan visual sekeliling mobil.
Beberapa mobil mewah juga menawarkan opsi untuk menyalakan kamera 360 tanpa perlu memindahkan tuas transmisi.
Biasanya, pada head unit terdapat tombol khusus yang memungkinkan pemilik memilih pandangan yang diinginkan.
Ada pula kendaraan yang secara otomatis menampilkan gambar saat pengemudi mengaktifkan indikator saat hendak berbelok atau menyalip.
Saat indikator kanan dinyalakan, head unit akan memperlihatkan tampilan kamera sisi kanan, dan sebaliknya jika ke kiri.
Metode Pemasangan Kamera Mobil 360 Tambahan
Menginstal kamera 360 tambahan pada mobil memakan waktu cukup lama, sekitar 4 hingga 5 jam tergantung pada tingkat kesulitan masing-masing kendaraan. Ada beberapa langkah diantaranya adalah:
Langkah pertama adalah membuat lubang pada tutup spion. Lepaskan tutup spion terlebih dahulu agar memudahkan proses dan mengurangi risiko kerusakan.
Tujuannya ialah untuk menciptakan dudukan bagi penempatan kamera sisi. Sangat disarankan untuk melakukan pelubangan pada tutup spion dibandingkan merusak bagian bodi kendaraan.
Setelah dilakukan pelubangan, kamera dapat dipasang sesuai dengan posisinya, namun estetika tetap harus diperhatikan agar penampilan kamera tambahan ini tetap terlihat natural seperti produk pabrik.
Itulah penjelasan terkait dengan pemasangan kamera mobil yang tidak boleh sembarangan, dan memang harus dilakukan oleh mekanik yang ahlinya.
OLX News – Keunggulan Yamaha NMax Turbo tentunya sudah diketahui banyak orang. Tetapi ada kekurangan yang tidak banyak diketahui orang.
Yamaha NMax Turbo merupakan motor matic premium dengan inovasi terobosan yang belum dimiliki oleh kompetitornya. Sehingga banyak yang belum mengetahui kekurangan dari motor ini.
Hal ini tentunya menjadi hal yang wajar dalam sebuah produk. Setiap kendaraan pasti memiliki kelebihan dan kekuranganya. Namun hal tersebut tidak mengurangi minat seseorang.
5 Kekurangan Yamaha NMax Turbo
Ada beberapa kekurangan yang ada pada Yamaha NMax Turbo yang bisa kamu pertimbangkan, diantaranya adalah:
1. Masalah Kelistrikan NMAX Turbo
Selain harga dan penjualan, Yamaha NMax Turbo juga pernah menghadapi kritik karena masalah kelistrikan. Kerusakan yang terjadi termasuk matinya speedometer dan lampu sein secara bersamaan.
Ternyata, lampu sein pada NMAX Turbo terhubung langsung dengan speedometer. Akibatnya, jika salah satu komponen bermasalah, sistem lainnya juga akan terpengaruh.
Yamaha dikenal memiliki kelemahan dalam hal kelistrikan. Bukan hanya Yamaha NMax Turbo yang mengalami permasalahan ini, bahkan model lain seperti Yamaha XMax, Aerox, dll.
Tak hanya XMAX, model lain seperti Aerox dengan kode 12 juga memiliki catatan masalah, mulai dari sunburn pada bodi hingga gangguan elektronik.
Umumnya, motor-motor Yamaha yang telah mengadopsi teknologi terbaru seperti Y-Connect sering kali dihubungkan dengan isu kelistrikan.
2. Boros BBM dan Kinerja Biasa Saja
Faktor ini terjadi karena adanya fitur YSCVT yang memberikan kesempatan kepada pengguna untuk berganti mode berkendara, khususnya jika sering memilih mode Sport.
Dalam mode ini, putaran mesin (RPM) meningkat secara signifikan, sehingga mesin harus bekerja lebih keras yang berujung pada konsumsi bahan bakar yang lebih tinggi.
Menariknya, meskipun mesin ini boros bahan bakar, kinerjanya dianggap tidak begitu mengesankan dan tidak sebanding dengan nama “Turbo” yang ada padanya.
Teknologi YSCVT di NMAX memang paling efektif saat menghadapi jalan menanjak atau situasi yang membutuhkan overdrive, bukan di trek lurus.
3. Desain Depan yang Kontroversial
Desain bagian depan Yamaha NMax Turbo yang terbaru terlihat sangat futuristik, sudah memakai lampu LED, dan jelas berbeda dari yang sebelumnya.
Dari sudut pandang objektif, tampilannya sudah cukup modern dan berani. Namun, sayangnya, desain ini malah memicu banyak komentar negatif.
Jika dilihat sekilas, sebenarnya bagian depan Yamaha NMax Turbo lebih mirip desain robot dibandingkan wajah gorila.
sumber: kompas
4. Label “Turbo” yang Dinilai Sebagai Gimmick
Beberapa pihak merasa bahwa penggunaan istilah “Turbo” terlalu berlebihan dan tidak mencerminkan performa motor secara umumnya.
Bagi sebagian orang, terutama yang tidak mengikuti perkembangan Yamaha, penggunaan kata “Turbo” untuk motor ini bisa terasa agak dipaksa.
Walaupun demikian, penting untuk diakui bahwa motor ini dilengkapi dengan teknologi terbaru yang dikenal sebagai YSVT (Yamaha Smart Vehicle Transmission), yang menjadi dasar untuk penggunaan kata “Turbo” itu.
Mungkin tidak sepenuhnya salah, tetapi kesannya memang berlebihan. Meski arti kata “Turbo” bisa dilihat sebagai strategi pemasaran atau memiliki makna teknis.
Penjualan Yamaha NMax Turbo juga menjadi perhatian. Banyak orang menyatakan bahwa motor ini kurang laku di pasaran dan jarang terlihat di jalan.
Mereka cenderung membandingkannya dengan varian NMAX Neo yang dianggap lebih populer dan lebih sering dijumpai.
Untuk menjawab hal tersebut tentunya tak lepas dari harga Yamaha NMax Turbo yang cukup mahal dibandingkan varian NMax lainnya.
Jika dibandingkan dengan NMAX Neo, varian Turbo memang memiliki minat yang lebih sedikit. Padahal sebenarnya terdapat minat yang cukup besar terhadap Yamaha NMAX Turbo.
Sayangnya, harga yang ditawarkan menjadi penghalang. Bayangkan, motor matik 155 cc ini dijual dengan harga sekitar Rp40 juta, yang dianggap oleh banyak orang terlalu mahal.
5. Selera Desain yang Beragam
Ketika membahas tentang penampilan, tentu hal ini kembali pada selera pribadi masing-masing. Pada desain NMax model sebelumnya yang terlihat lebih sederhana, mencerminkan ciri khas motor Jepang.
Sementara itu, desain terbaru terasa terlalu modern dan sedikit berlebihan. Namun, sekali lagi, semua ini sangat bergantung pada preferensi individu.
Selain bagian depan yang banyak menerima kritik, desain belakang NMAX generasi terbaru juga mendapatkan banyak komentar negatif, terutama terkait dengan desain lampu belakang yang dianggap cukup aneh.
Jika diperhatikan, bodi belakang motor ini cukup besar dan berbentuk bulat. Namun, desain lampu belakangnya justru mirip dengan lampu depan mobil modern yang terpisah-pisah.
Banyak yang mempertanyakan mengapa Yamaha tidak memilih desain lampu belakang yang lebih menyatu. Desain lampu belakang model lama masih lebih baik dan seimbang.
Meski demikian, beberapa kekurangan Yamaha NMax Turbo diatas tidak bersifat mutlak, karena ada beberapa yang bersifat subyektif karena dipengaruhi oleh selera tiap invidu yang berbeda.