Beranda blog Halaman 1074

Fungsi Evaporator AC Mobil, Cara Membersihkan, Menyetel, dan Menggantinya

Bagi setiap pemilik mobil, kenyamanan dalam berkendara adalah hal yang sangat penting untuk didapatkan. Salah satu hal yang sangat mempengaruhi kenyamanan adalah AC mobil. Oleh karena itu, merawat AC mobil adalah kunci, dan salah satu komponen vital yang perlu diketahui adalah evaporator.

Melansir dari situs resmi Daihatsu di Indonesia, Evaporator AC mobil adalah komponen di dalam AC mobil yang berfungsi untuk mengeluarkan udara sejuk dan dingin di dalam mobil. Komponen ini berbahan alumunium dan terletak di antara katup ekspansi dan kompresor AC. 

Lalu apa sih fungsi dari Evaporator AC Mobil?

Baca juga: Mengenal AC Mobil: Komponen, Fungsi Beserta Cara Kerjanya

Fungsi Evaporator pada AC Mobil

Berdasarkan laman resmi Suzuki di Indonesia, evaporator AC mobil berfungsi untuk menyerap udara panas yang ada di dalam kendaraan untuk kemudian dihembuskan menjadi udara dingin. 

Evaporator AC mobil juga berfungsi untuk memastikan kinerja AC mobil agar maksimal. Anda bisa mengetahui evaporator bekerja dengan baik atau tidak dengan melihat udara yang dikeluarkan. Jika evaporator bermasalah, maka udara yang dikeluarkan AC biasanya tidak dingin.

Selain itu, evaporator AC mobil juga bekerja untuk mengubah freon yang ditampungnya menjadi udara sejuk dalam bentuk uap. Ketika evaporator bekerja, freon akan dipompa dan bisa sekaligus menentukan kecepatan AC dalam mendinginkan kabin mobil. Suhu maksimal dari freon adalah 100 derajat celcius. Pada suhu ini, maka freon akan diarahkan menuju kondensor dan mencapai suhu 60 derajat celcius dengan bantuan cooling fan. Selanjutnya freon cair akan berubah jadi gas dan mengalirkan udara dingin.

Terakhir, evaporator AC mobil juga berfungsi untuk menyalurkan sirkulasi udara. Komponen ini akan memfilter udara kotor menjadi bersih agar bisa dihirup dengan aman dan nyaman. Jika evaporator kotor maka akan mengganggu proses penyaluran panas dari udara, sehingga aliran sirkulasi udara dapat terganggu. Oleh karena itu penting untuk secara rutin membersihkan evaporator AC mobil.

Baca juga: Kupas Tuntas Blower AC Mobil: Fungsi, Cara Kerja, dan Cara Merawatnya

Kiat Membersihkan Evaporator AC Mobil

Setelah tahu betapa pentingnya untuk merawat evaporator AC mobil, hal pertama yang perlu dilakukan adalah rutin membersihkannya. Ini adalah bentuk perawatan paling sederhana yang bisa Anda lakukan.

Pertama, siapkanlah cairan pembersih khusus untuk evaporator. Menggunakan cairan khusus akan membuat evaporator awet dan tidak merusak komponen. Kedua adalah mengganti filter AC untuk menghilangkan debu dan kotoran. Setelah bersih, semprotkanlah cairan pembersih dan pastikan blower terpasang dengan benar.

Hal ketiga yang perlu dilakukan adalah membersihkan bagian evaporator lain, seperti ventilasi AC mobil dan komponen lain. Jika sudah bersih, keringkanlah evaporator menggunakan lap bersih dan kering. Anda wajib memastikan semua komponen telah dibersihkan sebelum evaporator dipasang kembali.

Terakhir adalah memasang evaporator AC mobil ke tempatnya semula. Lakukan pengecekan apakah evaporator telah terpasang secara benar dengan menyalakan AC mobil. Tanda pemasangan sudah benar adalah udara dingin langsung tersalurkan ketika AC mobil dinyalakan.

Baca juga: Apa Itu Thermostat AC Mobil? Cek Fungsi, Cara Membersihkan, Menyetel dan Menggantinya

Cara Menyetel Evaporator AC Mobil

Hal selanjutnya yang perlu diketahui adalah cara menyetel evaporator AC mobil supaya kesejukan selalu hadir di kabin mobil Anda. Setidaknya terdapat 3 cara yang penting untuk dilakukan, yaitu:

1. Rutin Memeriksa Sistem AC Mobil

Evaporator AC mobil memiliki beberapa tipe dan bentuk yang berbeda dengan fungsi utama yang sama. Agar kerja evaporator AC mobil dapat berjalan dengan maksimal, melakukan pemeriksaan rutin setiap tahun menjadi hal yang wajib.

Melakukan pemeriksaan rutin menjadi hal paling mudah yang bisa dilakukan, namun sayang tidak banyak orang yang melakukannya. Biasanya orang baru memeriksa evaporator setelah AC rusak. Komponen evaporator AC sangat rentan keausan dan hal ini mengharuskan Anda melakukan pemeriksaan yang rutin.

2. Melakukan Pembersihan pada Filter Udara

Faktor eksternal kunci dalam sebuah sistem AC adalah udara dan filter yang bertanggung jawab untuk menjauhkan debu dan kotoran di mesin mobil. Jika filter udara kotor, maka akan ada sumbatan dalam saluran udara. 

Usia evaporator AC mobil bergantung sekali pada kualitas pemakaiannya. Jika Anda rutin melakukan pengecekan dan selalu memperbaiki AC saat ada masalah, maka usia evaporator AC mobil akan makin panjang.

3. Menghilangkan Bau dan Lembab

Hampir setiap mobil yang diproduksi memiliki strip defroster yang memiliki fungsi untuk menghasilkan panas agar lembab dan kabut hilang. Anda harus mengeringkan bagian evaporator setelah AC digunakan pada waktu yang lama. Hal ini akan mencegah adanya jamur dan bau tidak sedap.

4. Membaca Buku Panduan Mobil

Buku panduan adalah petunjuk atau informasi yang sangat penting untuk menjaga kualitas mobil Anda. Pastikan Anda lakukan perawatan yang tepat sesuai dengan petunjuk dan selalu perhatikan berbagai tanda keausan pada evaporator AC mobil Anda.

Cara Mengganti Evaporator AC Mobil

Tentu saja merawat mobil dengan baik tidak bisa menjamin mobil tidak akan mengalami kerusakan. Hal ini juga berlaku untuk evaporator AC mobil. Biasanya masalah yang terjadi pada evaporator AC mobil adalah mengalami keropos atau berkarat, dan juga mengalami kebocoran.

Tentu saja jika ini terjadi, memperbaikinya adalah hal yang wajib dilakukan  Jika terjadi kebocoran, Anda harus melakukan pengelasan aluminium terlebih dahulu. Namun, jika sudah keropos dan bocor pada bagian lain di evaporator, ada baiknya untuk mengganti evaporator baru untuk menghindari masalah berkepanjangan. 

Saat Anda ingin mengganti evaporator, alangkah baik jika melakukan pemeriksaan juga pada bagian AC yang membutuhkan perawatan ringan atau komponen yang perlu diganti. Untuk membeli evaporator, penting untuk menyebutkan spesifik merk mobil tertentu. 

Misalnya akan membeli evaporator AC mobil Avanza, cari yang suku cadang merknya sesuai. Harga penggantian evaporator AC mobil Avanza berkisar antara Rp 1 juta sampai Rp 2 juta, tergantung dari merknya. 

Mengganti evaporator adalah kunci, meskipun begitu, awet tidaknya evaporator AC mobil sangat bergantung pada kebiasaan Anda saat mengendarai mobil. Jika sering merokok atau makan di dalam mobil, hal ini bisa menjadi salah satu penyebab AC mobil mengalami gangguan sehingga lebih cepat rusak. Oleh karena itu menjaga kebersihan evaporator AC mobil adalah hal yang penting.

Itulah Informasi penting mengenai evaporator AC mobil yang wajib Anda ketahui. Jangan lupa bila Anda memiliki mobil yang akan dijual, pastikan untuk memilih mitra terpercaya yang dapat memberikan penawaran terbaik dan pembayaran instan.

Jual mobil dengan mudah, tanpa mengorbankan waktu, tenaga, dan langsung terjual di OLX Autos! Proses jual mobil di OLX sangat mudah, dan kamu bisa langsung mendapatkan pembayaran instan setelah deal.

Pemilik Mobil Listrik Wajib Tahu Soal Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Indonesia

0

JAKARTA – Pemerintah Indonesia saat ini sedang mendorong program kendaraan listrik. Hal ini dilakukan dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang menguntungkan penggunanya, seperti subsidi terhadap pembelian beberapa mobil listrik dan menghapus biaya pajak kendaraan bermotor bagi kendaraan listrik.

Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah yang ditandatangani pada tanggal 5 Januari 2022. Pada pasal 12 ayat 3 huruf d pada undang-undang tersebut, kendaraan bermotor berbasis energi terbarukan dibebaskan dari objek Bea Balik Nama Kendaraan (BBNKB).

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah juga telah membangung Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). SPKLU berfungsi untuk mengisi kembali daya baterai kendaraan listrik, seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). SPKLU penting untuk digunakan oleh masyarakat yang memiliki kendaraan listrik untuk aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, berdasarkan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), bagi pemilik kendaraan listrik yang ingin mengisi energi baterenya, harga SPKLU untuk mobil listrik dipatok antara Rp 1.650 per kWh hingga Rp 2.475 per kWh.

Untuk mengisi daya batere, pemilik kendaraan listrik biasanya memerlukan waktu 15 – 45 menit untuk mendapatkan kapasitas daya sebesar 80 persen. Perlu diketahui bahwa daya listrik yang dialirkan ke batere kendaraan listrik pun juga cukup besar, yakni sekitar 20 kW hingga 150 kW.

Nah, sebelum Anda mendatangi SPKLU untuk mengisi daya baterai kendaraan listrik Anda, perlu diketahui jenis colokan yang tersedia. Tak hanya itu, Anda pun kini dapat mengetahui lokasi SPKLU yang telah tersebar di seluruh Indonesia.

Baca juga: Ingin Beli Mobil Listrik? Simak Kelebihan dan kekurangannya!

Jenis Colokan SPKLU di Indonesia

Hal lain yang penting untuk diketahui mengenai SPKLU adalah jenis colokan yang tersedia. Karena mobil listrik memiliki jenis-jenis colokan yang berbeda. Ibarat SPBU, jenis colokan ini seperti jenis Pertamax, Pertalite, dan Solar untuk mobil listrik.

Mengetahui dan memahami jenis-jenis colokan SPKLU menjadi penting untuk memastikan colokan charging pada tempat pengisian sama dengan colokan yang sesuai dengan tipe atau jenis kendaraan kita. Selain itu, hal ini juga membuat kita bisa mengisi baterai sesuai dengan kebutuhan antara lama dan cepat karena setiap colokan memiliki kecepatan pengisian daya baterai yang berbeda-beda.

Setidaknya terdapat 3 jenis colokan SPKLU, yaitu:

1. 2 Tipe AC Charging

Tipe ini merupakan colokan untuk pengisian arus normal yang banyak digunakan untuk mobil listrik yang diedarkan di Eropa dan Indonesia. Jenis ini terbagi menjadi 2 tipe lain, yaitu colokan tujuh lubang dan colokan lima lubang.

Umumnya, pengisian daya tipe AC Charging akan terpasang pada panel-panel kecil yang tertempel ke tembok atau model dengan tiang. SPKLU ini disediakan oleh PLN sebagai salah satu perusahaan BUMN yang mendukung kemajuan kendaraan listrik.

2. DC Charging CHAdeMo

Tipe ini memiliki ukuran soket yang lebih besar untuk mampu mengantarkan daya Ampere yang lebih besar. Dengan begitu pengisian ulang baterai kendaraan listrik dengan menggunakan jenis ini akan lebih cepat.

Bahkan dijelaskan di beberapa media, penggunaan jenis colokan DC Charging CHAdeMo ini hanya akan membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 30 menit agar baterai bisa penuh dari 0 – 100%

3. DC Charging Combo Tipe CCS2

Tipe ini merupakan jenis gabungan antara Arus Searah dan Arus Bolak Balik. Selain itu jenis ini juga merupakan kombinasi yang masuk ke dalam kategori fast charging dan sangat umum digunakan pada mobil-mobil listrik keluaran Eropa.

Selain 3 tipe colokan pada SPKLU, penting juga untuk kita mengetahui jenis-jenis teknologi pengisian di sana. Setidaknya terdapat 3 teknologi pengisian ulang kendaraan listrik berbasis baterai, yaitu:

  • Pengisian normal (normal charging)
  • Pengisian cepat (fast charging)
  • Pengisian ultra cepat (ultrafast charging)

Ketiga teknologi ini sangat mempengaruhi kecepatan pengisian listrik untuk mobil listrik kita.

Baca juga: 4 Jenis Baterai Mobil Listrik, Kenali Kelebihannya!

Beda SPKLU & SPLU

Selain SPKLU, ada juga Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU). Secara umum, kedua stasiun ini punya fungsi sama yaitu sebagai tempat pengisian ulang baterai kendaraan listrik. Hanya saja SPLU sudah di promosikan sejak 2016 silam oleh PLN. 

SPLU terdiri dari empat model yaitu standing/tower, hang/wall mount, hook/pole mount dan stall/pedestal. Rata-rata SPLU memiliki daya sekitar 5.5 kva sampai 22 kva. SPLU biasanya digunakan untuk mengisi daya baterai pada motor listrik.

Sedangkan SPKLU di Indonesia memiliki daya 22 kw hingga 150 kw. Daya tersebut disesuaikan dengan penggunaannya yang memang dikhususkan untuk kendaraan listrik. Lokasi SPKLU juga berada di lokasi berbasis kebutuhan pasar seperti mall, kantor PLN, parkiran, hingga kantor pemerintah.

Secara umum, SPLU dan SPKLU sama-sama merupakan stasiun pengisian daya untuk baterai kendaraan listrik. Hanya saja, SPLU bisa digunakan untuk banyak kebutuhan mulai dari mengisi daya baterai motor hingga kebutuhan pedagang kaki lima. Sedangkan SPKLU dikhususkan untuk pengisian daya baterai kendaraan listrik.

Baca juga: Daftar Lengkap 15 Mobil Listrik Yang Dijual di Indonesia dan Harganya!

Lokasi SPKLU di Indonesia

Jenis-jenis spklu Indonesia
Jenis-Jenis SPKLU di Indonesia (olx.co.id)

Setelah mengetahui dan memahami mengenai SPKLU, selanjutnya kita juga perlu tahu di mana saja lokasi SPKLU di Indonesia. Tidak hanya mengeluarkan kebijakan yang baik untuk kendaraan listrik, pemerintah juga terus membangun stasiun pengisian kendaraan listrik umum atau SPKLU yang tersebar di sejumlah lokasi di Indonesia.

Berdasarkan data PLN, jumlah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Indonesia per Agustus 2022, terdapat sebanyak 332 Unit SPKLU/Charging Station di 279 lokasi publik dan juga terdapat 369 Unit SPBKLU/Battery Swap Station tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga: 7 Rekomendasi Mobil Listrik Terbaik Dilengkapi Manfaat dan Cara Perawatannya

Termasuk diantaranya SPKLU/Charging Station di destinasi pariwisata, misalnya dalam rangka Presidensi G20 telah dibangun 24 Charging Station di 17 Lokasi di Pulau Bali (2 diantaranya adalah unit UltraFast Charging 200kW).

Melansir dari situs resmi Wuling di Indonesia, berikut daftar SPKLU di Indonesia:

1. DKI Jakarta

DKI Jakarta merupakan kota yang memiliki titik SPKLU terbanyak di Indonesia. Total ada 63 titik lokasi SPKLU yang tersebar di beberapa perusahaan seperti berikut ini:

  • Bluebird, 1 titik lokasi dengan 15 unit SPKLU
  • PLN UID Jaya, 6 titik lokasi dengan 9 unit SPKLU
  • Pertamina, 6 titik  lokasi dengan 7 unit SPKLU
  • Starvo, 5 titik lokasi dengan 6 unit SPKLU

2. Jawa Barat

  • PLN UID Jabar, 2 titik lokasi dengan 2 unit SPKLU
  • BPPT-LEN, 1 titik lokasi dengan 1 unit SPKLU
  • Ruas tol Jakarta – Surabaya, 2 titik lokasi dengan 2 unit SPKLU

3. Banten

  • PLN UID Banten, 3 titik lokasi dengan 6 unit SPKLU
  • BPPT, 1 titik lokasi dengan 1 unit SPKLU
  • Angkasa Pura II, 1 titik lokasi dengan 1 unit SPKLU
  • BCA, 1 titik lokasi dengan 1 unit SPKLU

4. Jawa Tengah dan DI Yogyakarta

  • Ruas tol Jakarta Surabaya, 4 titik lokasi dengan  unit SPKLU
  • PLN UIN Jateng-DIY, 1 titik lokasi dengan 2 unit SPKLU

5. Jawa Tengah

  • PLN UP3 Jatim, 3 titik lokasi dengan 3 unit SPKLU
  • PLN UID Jatim, 1 titik lokasi dengan  1 unit SPKLU
  • PJB, 1 titik lokasi dengan 2 unit SKPLU

6. Bali dan Nusa Tenggara

  • PLN UIW NTB, 2 titik lokasi dengan 2 unit SPKLU
  • PLN UID Bali, 1 titik lokasi  dengan 3 unit SPKLU
  • PLN Jasa Marga Bali, 1 titik lokasi dengan 3 unit SPKLU

7.  Sumatera

  • Gor Jakabaring, 1 titik lokasi dengan 1 unit SPKLU
  • Rest Area Bakauheni-Terbanggu Kayu Agung KM 20B, 1 titik lokasi dengan 1 unit SPKLU
  • PLN UIW S2JB, 1 titik lokasi dengan 1 unit SPKLU

8. Sulawesi

  • PLN UIW Suluttenggo, 1 titik lokasi dengan 1 unit SPKLU
  • Pln Mattoangin, 1 titik lokasi dengan 1 unit SPKL

Itulah informasi lengkap mengenai SPKLU yang perlu kita ketahui saat ini. Mengetahui SPKLU akan membuat kita bisa mengisi baterai tepat waktu agar mobil listrik dapat terus kita gunakan dengan nyaman dan terawat dengan baik mesinnya. Ingat merawat mobil akan berguna untuk kenyamanan Anda dan investasi di masa depan.

Karena, jika suatu saat ingin menjualnya, harga mobil Anda tetap tinggi. Jika Anda ingin menjual mobil dengan nyaman dan aman, serta mendapat untung yang pasti, maka juallah di OLX Autos. Hindari proses jual mobil yang ribet dan #PilihYangPasti.

Syarat, Cara, dan Biaya Perpanjang STNK Kendaraan Bermotor

0

JAKARTA – STNK atau Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor adalah sebuah dokumen resmi yang wajib dimiliki oleh para pemilik kendaraan bermotor. Namun, STNK harus selalu diperbarui atau diperpanjang karena memiliki masa berlaku. Agar STNK tetap aktif dan bisa digunakan, maka Anda harus melakukan perpanjangan.

Akan tetapi, ada banyak pemilik kendaraan bermotor yang lupa atau mungkin tidak tahu cara melakukan perpanjangan STNK kendaraan miliknya. Padahal, STNK adalah suatu kelengkapan berkendara, jadi Anda wajib membawanya kemanapun. Apabila Anda tidak membawanya, kemudian sedang ada razia polisi, besar kemungkinan Anda kena tilang dan dicurigai kendaraan yang Anda bawa adalah kendaraan bodong atau tidak bersurat.

Lalu, bagaimana sih syarat dan cara perpanjangan STNK yang benar? Simak pemaparan dari informasi lengkap berikut ini.

Baca juga: Daftar Mobil Pajak Termurah di Indonesia

Syarat Perpanjang STNK Mobil

STNK pada kendaraan bermotor salah satunya mobil, memiliki fungsi yang sangat krusial juga erat kaitannya dengan status pajak kendaraan. Maka wajib bagi setiap pemilik kendaraan melakukan memperpanjang STNK, baik setiap 1 tahun sekali atau setiap 5 tahun sekali.

Dalam urusan perpanjangan STNK, ada beberapa syarat yang wajib Anda ikuti dan penuhi, beberapa di antaranya:

  1. Bawa STNK Asli kendaraan dan Fotokopiannya.
  2. Bawa juga BPKB Asli dan Fotokopiannya.
  3. Jangan lupa untuk membawa e-KTP Asli Pemilik Kendaraan Bermotor serta Fotokopiannya.
  4. Apabila diwakilkan Pihak Ketiga, maka wajib menyertakan Surat Kuasa yang sudah dibubuhi tanda tangan serta materai 10.000, kemudian e-KTP, dan juga Fotokopi Penerima Kuasa.
  5. Apabila STNK atas nama perusahaan, maka wajib melampirkan NPWP, SIUP, dan TDP Perusahaan.
  6. Untuk perpanjangan 1 tahunan, wajib membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) dan sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ).
  7. Jika yang dilakukan perpanjangan 5 tahunan, maka wajib melakukan cek fisik kendaraan, membayar biaya penerbitan STNK baru, membawa BPKB asli dan juga fotokopiannya, serta tanda nomor kendaraan bermotor terbaru (TNKB).
  8. Apabila kasusnya kendaraan Anda terblokir, maka wajib membuat dan membawa surat keterangan buka blokir.

Baca juga: 5 Langkah Cara Mengurus STNK Hilang, Apa yang Harus Dibawa?

Cara Perpanjang STNK Kendaraan Online

Cara perpanjang STNK mobil

Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memperpanjang STNK mobil ataupun motor secara online. Pertama bisa melalui aplikasi samsat online nasional dan e-samsat. Lalu bagaimana tahapannya?

Perpanjangan STNK Melalui Aplikasi Samsat Online Nasional

  • Langkah pertama, Anda bisa download aplikasi Samsat Online Nasional di Play Store.
  • Selanjutnya lakukan pendaftaran.
  • Jika sudah, maka Anda bisa mengisi nomor plat mobil, 5 digit nomor rangka mobil dan NIK.
  • Apabila data Anda sudah dilengkapi, selanjutnya Anda akan mendapatkan kode pembayaran dengan masa berlaku 2 jam setelah kode dikeluarkan.
  • Nah, ketika itu, lakukanlah pembayaran melalui bank atau dengan cara pembayaran lainnya dan untuk biaya administrasinya 5 ribu saja.
  • Ketika langkah tersebut sudah dilakukan, maka Anda akan mendapatkan E-BPKB dan E-pengesahaan STNK dengan masa berlaku sampai dengan 30 hari.
  • Biasanya, TBPKB/SKPD dan stiker pengesahan STNK akan dikirimkan ke alamat sesuai STNK menggunakan layanan ekspedisi.

Baca juga: Apa Itu Tilang Elektronik? Berikut Penjelasan Sistem Kerja, Cek Tilang dan Cara Bayar Dendanya

Perpanjang STNK Melalui e-Samsat

  • Anda bisa langsung berkunjung ke situs e-Samsat sesuai dengan provinsi asal kendaraan Anda.
  • Kemudian Anda bisa mengisi data kendaraan, seperti nomor polisi, kota, samsat, kode, dan kemudian langsung klik cari.
  • Apabila langkah yang Anda lakukan sudah benar, maka Anda akan masuk ke halaman baru yang berisikan data kendaraan dan jumlah pajak yang perlu dibayarkan.
  • Kemudian Anda bisa klik pada bagian “Apakah Anda Ingin Melakukan Pembayaran”
  • Kemudian Anda bisa memilih tempat untuk pengambilan nota pajak. Oh ya, form bukti pengambilan harus diisi dengan kota, samsat, bank, layanan, kode bayar dan selanjutnya klik print ya.
  • Selanjutnya Anda bisa langsung melakukan pembayaran terkait cara perpanjang STNK mobil secara online menggunakan ATM, Mobile Banking atau internet banking. Nota pajak hasil pembayaran harus ditukarkan langsung ke kantor pajak dalam waktu 7 hari setelah bukti print out ada.
  • Terakhir, Anda harus datang langsung ke kantor samsat yang sudah Anda daftarkan sebelumnya. Pastikan Anda sertakan bukti pembayaran, KTP asli dan STNK mobil di bagian loket pembayaran.
  • Jika hal tersebut sudah dilakukan, maka Anda akan mendapatkan 2 bukti pembayaran untuk mengambil plat nomor mobil atau motor, serta lembar untuk pengambilan STNK yang sudah memiliki bukti bayar pajak terbaru.

Baca juga: Pelat Nomor Sekarang Warna Putih? Ini Yang Harus Diketahui!

Cara Perpanjang STNK Kendaraan Offline

Jika melakukan perpanjangan STNK kendaraan online terasa ribet, Anda dapat melakukan secara offline. Pertama, Anda dapat langsung datang ke kantor samsat atau mendatangi layanan drive-thru atau samsat keliling. Berikut adalah tahapan yang dapat Anda lakukan.

Perpanjang STNK dengan Datang ke Kantor Samsat

  • Pertama, Anda harus isi formulir perpanjangan STNK terlebih dahulu, kemudian persiapkan berbagai dokumen yang menjadi syaratnya.
  • Kedua, apabila Anda melakukan perpanjangan STNK 5 tahunan, pastinya Anda juga wajib melakukan cek fisik kendaraan, bawa kendaraannya untuk dicek.
  • Apabila proses validasi sudah selesai, selanjutnya gabungkan berkas, formulir perpanjangan STNK, dan juga syarat-syaratnya.
  • Selanjutnya Anda perlu menyerahkan seluruh berkas tersebut ke bagian pendaftaran. Jikas udah, tunggu sampai nama Anda dipanggil.
  • Ketika nama Anda sudah dipanggil, maka Anda perlu membayar pajak kendaraan sesuai dengan yang tercatat pada lembar pajak.
  • Terakhir, setelah pembayaran selesai, selanjutnya Anda akan mendapatkan 2 bukti pembayaran, berupa bukti lembar pertama untuk mengambil plat nomor untuk perpanjangan STNK 5 tahunan dan bukti lembar kedua untuk mengambil STNK yang sudah tertera bukti bayar pajak terbarunya.

Perpanjang STNK Melalui Drive-Thru atau Samsat Keliling

  • Langkah pertama, Anda bisa memasukkan berbagai syarat pendaftaran di loket yang pertama.
  • Apabila nama Anda dipanggil, selanjutnya Anda bisa melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang Anda miliki.
  • Nah, apabila antriannya tidak ramai, biasanya proses ini bisa berlangsung dengan cepat.

Baca juga: Berapa Lama BPKB dan STNK Mobil Baru Bisa Diterima?

Biaya Perpanjang STNK

Salah satu syarat terpenting dalam perpanjangan STNK adalah kelengkapan dokumen. Tapi jangan lupa, bahwa ada sejumlah biaya yang harus dibayarkan. Hal Ini sesuai dengan ketetapan pemerintah yang tertuang pada Peraturan Pemerintah No. 76 Th 2021 tentang jenis dan tarif atas penerimaan negara bukan pajak.

Nah, supaya lebih jelas, berikut rincian biaya perpanjang STNK Tahunan:

  1. Biaya perpanjang STNK untuk kendaraan bermotor roda 2 dan 3 sebesar Rp100.000
  2. Biaya perpanjang STNK kendaraan bermotor roda 4 atau di atasnya sebesar Rp200.000
  3. Biaya pengesahan STNK kendaraan bermotor roda 2 dan 3 sebesar Rp25.000
  4. Biaya pengesahan STNK kendaraan bermotor roda 4 atau di atasnya sebesar Rp50.000
  5. Biaya penerbitan TNKB kendaraan bermotor roda 2 dan 3 sebesar Rp60.000
  6. Biaya penerbitan TNKB kendaraan bermotor roda 4 atau di atasnya sebesar Rp100.000
  7. Biaya penerbitan BPKB baru atau ganti kepemilikan kendaraan bermotor roda 2 dan 3 sebesar Rp 225.000
  8. Biaya penerbitan BPKB baru atau ganti kepemilikan kendaraan bermotor roda 4 atau di atasnya sebesar Rp375.000

Bagaimana, sekarang Anda sudah paham kan cara dan syarat perpanjang STNK? Jangan lupa juga untuk siapkan dana sesuai dengan yang tertera di atas. 

Pilih mobil bekas berkualitas terbaik, dan harga yang paling reasonable di OLX Autos. Ada ribuan unit mobil bekas berkualitas yang bisa dipilih. Kami menjamin semua unit mobil berkondisi prima, dan bergaransi karena telah melalui inspeksi detail dari petugas berpengalaman. Dengan harga dan biaya perawatan yang rendah, kebutuhanmu bisa terpenuhi!

Masih Bingung Cara Pakai Kunci Ring? Begini Seharusnya!

0

JAKARTA – Sebagai pemilik kendaraan, kita wajib mengetahui beberapa alat standar bengkel, salah satunya adalah kunci ring. Kunci ring atau close-end wrench merupakan alat yang digunakan untuk memperbaiki atau mengecek kondisi komponen di kendaraan, baik mobil ataupun motor.

Alat ini berbentuk heksagonal di kedua sisinya. Melihat dari bentuknya, kunci ring biasa digunakan untuk menutup bagian luar dari baut dan mur yang ingin kita buka, kencangkan, atau pasang. Umumnya, ukuran metrik untuk kombinasi kunci ring dimulai dari 6, 7, 8, 9, dan seterusnya. Sudut pemutarannya terbagi tiga, yaitu 15 derajat, 30 derajat, dan 45 derajat.

Baca juga: Panduan Cara Membaca Ukuran Baut Semua Jenis dengan Mudah

Fungsi Kunci Ring

Kunci ring memiliki fungsi utama untuk mengencangkan dan mengendurkan baut yang berada di dalam kendaraan. Namun, mur atau baut yang bisa dikencangkan atau dikendorkan harus berbentuk segi enam atau heksagonal.

Sebagian besar pemilik kendaraan menggunakan kunci ring dibanding kunci lain, karena kunci ini dianggap lebih aman digunakan untuk torsi yang besar. Hal ini dikarenakan kunci ring menutup semua bagian luar dari baut dan mur yang ingin dikencangkan atau dikendorkan.

Akan tetap, kunci ring memerlukan ruang yang cukup luas untuk digunakan. Ini adalah salah satu kelemahan dari kunci ring. Ruang ini penting agar kita dapat menempatkan kunci ring ke baut atau mur.

Baca juga: Mengenal Kampas Rem Mobil, Fungsi, Penyebab Cepat Habis dan Cara Menggantinya

Cara Menggunakan Kunci Ring

Menggunakan kunci ring cukup mudah untuk setiap pemilik kendaraan, kita hanya perlu menyesuaikan ring dengan bentuk dan ukuran baut atau mur saja. Ingat, jangan sampai salam melihat bentuk dan ukurannya, hal ini akan menyebabkan kunci ring rusak saat digunakan dengan paksa.

Setelah pas, kita bisa langsung posisikan kunci secara benar dan lurus dengan kepala baut atau mur yang ingin dikencangkan atau dikendorkan. Penting untuk tidak memasang kunci ring dalam posisi miring karena bisa merusakan kepala baut dan mur.

Kita juga perlu memperhatikan cara memegang kunci ring, pastikan posisinya berupa tarikan dalam posisi yang pas. Tidak disarankan untuk menggunakan alat tersebut dalam gerakan mendorong karena jika tidak hati-hati kita bisa terluka karenanya atau terjadi kerusakan pada komponen.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah hindari untuk menggunakan kunci dengan cara menyambungnya. Hal ini bisa membuat alat tersebut tidak bisa bekerja secara optimal bahkan cepat rusak karena kurang sesuai dengan teknis penggunaannya.

Baca juga: Kupas Tuntas Blower AC Mobil: Fungsi, Cara Kerja, dan Cara Merawatnya

Cara Merawat Kunci Ring

Sebagai komponen yang sangat penting untuk kita bisa memperbaiki kendaraan secara mandiri, tentu saja menjadi krusial untuk merawat kunci ring. Perawatan yang tepat akan membuat kunci ring dapat digunakan dalam jangka waktu lama. Terdapat 3 hal bisa kita lakukan untuk merawat kunci ring, yaitu:

Menggunakan Sesuai Fungsi

Hal ini sangat penting dan krusial. Gunakan kunci ring sesuai dengan ukuran mur atau kepala baut. Jangan menggunakan kunci ring yang sudah retak atau aus. Hal ini bisa diketahui dengan melihat gerigi yang dalamnya membundar. Kunci ring seperti ini akan mudah untuk merusak baut dan mur.

Membersihkan Setelah Digunakan

Selalu bersihkan kunci setelah digunakan. Kunci yang kotor akan mudah menimbulkan karat. Untuk membersihkannya dapat menggunakan kain bersih yang dicelupkan ke sedikit minyak pelumas.

Gunanya untuk menghilangkan karat pada kunci ring. Setelah dibersihkan kembalikan kunci ke tempat semula. Tempatkan pada wadahnya sehingga terhindar dari benturan benda lain.

Perhatikan Lokasi Penyimpanan

Jangan pernah menyimpan kunci ring di tempat yang lembab. Taruh kunci ring di ruangan yang sejuk agar terhindar dari jamur. Kunci yang berjamur akan cepat berkarat dan mudah rusak.

Baca juga: 6 Jenis Aki Mobil dan Fungsinya yang Perlu Kalian Pahami

Perbedaan Kunci Pas dan Ring

Hal terakhir yang perlu kita ketahui adalah perbedaan antara kunci ring dan kunci pas agar tidak salah ketika menggunakannya. Terdapat beberapa perbedaan penting yang perlu kita tahu, yaitu:

Kunci Pas memiliki bentuk melebar untuk mencakup sebagian kepala baut atau mur. Kelebihan dari kunci pas adalah bisa digunakan untuk melepas dan memasang lebih dari satu bentuk baut karena desainnya yang terbuka. 

Model rahang kunci pas yang terbuka bisa digunakan secara bolak balik, sehingga bisa menjangkau area lain dari baut. Kita bisa memanfaatkan alat ini untuk mengendurkan pipa bahan bakar agar tidak ada komponen lain yang ikut berputar.

Sementara itu, kunci ring didesain untuk melepas dan mengencangkan kepala baut dengan memberikan momen tambahan lebih besar. Hal ini karena lengan dari alat tersebut lebih panjang, sehingga bisa lebih optimal untuk mengencangkan.

Pada kunci ring yang didesain ganda, kita bisa menggunakannya pada kepala baut berbentuk lingkaran dan hexagonal. Alat ini cocok digunakan apabila kita ingin bekerja di ruang yang sempit dan terbatas, sebab bagian dinding ring terbilang cukup tipis.

Kunci ring bisa menutup seluruh bagian luar dari baut dan mur yang akan dipasang atau dibuka. Hal ini tentu menjadi kelebihan tersendiri, karena bisa meminimalisir terjadinya kerusakan. Alat ini juga bisa menjangkau tempat yang cekung karena didesain dengan bentuk melengkung.

Mengetahui fungsi dan cara kerja kunci ring akan membuat kita lebih dapat memanfaatkannya, terutama untuk merawat mobil yang kita gunakan sehari-hari. Merawat mobil penting agar kondisinya tetap terjaga kesehatan dan kualitasnya.

Selain itu, jika suatu saat ingin menjualnya, harga mobil kita akan tetap tinggi. Jika ingin menjual mobil dengan nyaman dan aman, serta mendapat untung yang pasti, maka juallah di OLX Autos. Hindari proses jual mobil yang ribet dan #PilihYangPasti. Kita bisa dapatkan pembayaran instan dan tanpa hidden fee!

Panduan Cara Membaca Ukuran Baut Semua Jenis dengan Mudah

0

JAKARTA – Untuk sebagian orang yang hobi atau memiliki sebuah kendaraan bermotor, sudah tidak asing lagi dengan barang-barang seperti baut. Namun tidak jarang, pemilik kendaraan yang masih belum mengetahui jenis-jenis dan ukuran baut. Lewat artikel ini, kita akan pahami jenis dan ukuran baut.

Apa pentingnya memahami tabel ukuran baut kendaraan? Tujuannya jelas, karena baut adalah komponen penting dari kendaraan yang sifatnya permanen, maka mengetahui dan mengenal jenis dan ukuran adalah hal penting, agar Anda tidak salah beli dan paham jika ada masalah pada komponen kendaraan Anda.

Baca juga: Apa Itu Thermostat AC Mobil? Cek Fungsi, Cara Membersihkan, Menyetel dan Menggantinya

Jenis-jenis Baut

Jenis baut sangat banyak dan mempunyai bentuk serta kegunaan yang bisa berbeda. Untuk itu tidak ada salahnya untuk mengetahui macam-macam baut. Sehingga saat Anda ingin membelinya sudah tahu jenis mana yang harus Anda beli. Berikut kami sampaikan beberapa jenis baut yang lazim ditemui di toko.

Carriage Bolts

Baut jenis ini biasa dipakai untuk menyambungkan komponen berbahan kayu. Baut ini mempunyai kepala menyerupai kubah dan mempunyai bentuk segiempat di sisi leher. Fungsi bentuk persegi ini untuk mengencangkan komponen yang disambungkan dengan menekan masuk ke dalam kayu. Dengan demikian ikatan baut menjadi kuat.

Square Head Bolts

Sesuai dengan namanya, baut ini mempunyai kepala berbentuk persegi. Baut ini cukup sering dipakai oleh banyak orang. Biasanya baut ini dipakai untuk pekerjaan konstruksi maupun industri berat.

Flange Bolts

Jika diamati pada baut ini terdapat bubungan atau flens yang terletak di bawah kepala baut. Flens tersebut bertugas memberikan kekuatan pada baut seperti memakai washer. Baut ini biasanya terbuat dari material yang beragam, seperti baja hitam maupun besi biasa.

Hex Bolts

Baut ini sangat lazim dipakai untuk konstruksi atau perbaikan. Ciri khas dari baut ini adalah bentuknya yang segi enam atau hexagonal. Bahan baku baut ini beragam dan disesuaikan dengan kegunaannya. Di antaranya carbon steel, stainless steel, dan alloy steel yang dilapisi dengan kadmium atau seng plating untuk mencegah terjadinya korosi.

Baut dengan kepala berbentuk segi enam ini bisa digunakan untuk keperluan yang beragam. Mulai dari otomotif, eksterior bangunan, pesisir, atau bahkan lingkungan yang memiliki suhu tinggi.

Baca juga: Inilah Penyebab Aki Mobil Tekor dan Cara Mengatasinya

Ukuran Baut

Sebelum Anda membaca tabel ukuran baut, ada baiknya memahami dulu bagian-bagian dari baut agar mudah mengetahui ukurannya. Jika Anda tidak dapat membedakan ukurannya, akan bingung ketika ingin membelinya. Karena beda ukuran, pasti beda juga jenis bautnya.

B (Width Across Flats)

Nah bagian ini merupakan ukuran lebar kepala baut di bagian yang sejajar. Pada ukuran ini, kita juga bisa menentukan ukuran kunci yang biasa digunakan untuk membuka dan mengencangkan baut.

L (Length)

Kemudian Length, sama seperti namanya, ukuran L merupakan pernyataan Panjang dari baut itu sendiri.

TL (Thread Length)

Length adalah Panjang baut, maka Thread Length adalah Panjang dari ulir yang mengelilingi baut itu sendiri. Ulir yang dimiliki baut memiliki fungsi agar baut dapat menancap kuat di berbagai permukaan yang digunakan. Jadi, ulir itulah yang disebut dengan TL.

P (Pitch atau Jarak Antar Ulir)

Bukan cuma panjang saja, namun jarak antar ulir pun ada ukurannya, Pins. P merupakan satuan untuk menyatakan jarak antara puncak ulir yang satu dengan ulir lainnya.

D (Diameter)

Nah sedangkan diameter, merupakan satuan yang menyatakan diameter ulir dari baut itu sendiri.

Oke, setelah memahami bagian-bagian pada baut, sekarang kita pelajari bagaimana cara membaca tabel ukuran baut.

Baca juga: Kupas Tuntas Cara Memperbaiki dan Merawat Power Steering

Cara Membaca Ukuran Baut

Jenis dan macam baut
Jenis-jenis baut

Meskipun Anda bukan mekanik sebuah mesin, namun pengetahuan cara membaca ukuran baut memang harus tahu. Karena sewaktu-waktu pasti akan membutuhkannya.

Berikut ini cara untuk mengetahui ukuran baut, agar lebih jelasnya mari simak ulasan di bawah ini:

Ukur Panjang Baut

Cara pertama cukup mengukur saja panjang baut itu sendiri, untuk mengukurnya memang sangat mudah sekali. Anda bisa menggunakan jangka sorong atau mistar untuk mengetahuinya, apabila kedua benda tersebut tidak ada. Maka bisa menggunakan alternatif alat ukuran lainnya yakni penggaris.

Ukur Jarak Ulir Baut

Lalu cara kedua juga sangat mudah dalam penggunaanya, hanya saja pada cara ini Anda harus memiliki alat ukuran ulir baut dengan nama screw pitch gauge. Alat ini bisa mengukur jarak uliran dari baut tersebut. Namun sebelum Anda  menggunakan dengan alat ini harus mengaturnya terlebih dahulu.

Ukur Lebar Kepala Baut Sejajar

Berlanjut ke cara ketiga ialah dengan mengukur kepala dari baut tersebut. Cara ini dinilai lebih mudah, cepat dan simpel. Untuk mengukurnya Anda harus menggunakan alat yakni jangka sorong, penggunaan alat ini dapat dikatakan sangat akurat sekali. Namun tetap Anda harus melihat dari kode baut tersebut, sehingga dapat mengetahui lebih spesifik untuk ukuran dari baut tersebut.

Spesifikasi Baut

Pada kasus seperti ini, Anda harus mengetahui terlebih dahulu spesifikasi dari baut tersebut. Karena ada dua macam baut yang sering digunakan.

Standar Baut Ukuran Inchi

  • Simbol dalam skala inchi ialah W merupakan kependekan dari Witworth. Simbol akan muncul seperti W ½ mewakili diameter baut berukuran ½ inchi
  • Sudut alpha atau puncak-nya 55 derajat

Standar Baut Ukuran Metrik (Milimeter)

  • Simbol dalam skala Metrik ialah M, jika simbol M 10 maka diameter bautnya berukuran 10 mm
  • Sudut alpha atau puncak-nya 60 derajat

Lakukan Pengukuran Diameter Baut

Cara terakhir ialah dengan mengukur diameter baut. Cara ini bisa menggunakan alat jangka sorong seperti beberapa cara lainnya. Akan tetapi jika anda ingin lebih mantap lagi bisa menggunakan alat lainnya yakni micrometer luar

Baut adalah salah satu komponen penting pada kendaraan, salah satunya mobil. Peran baut sebagai penghubung antara bagian satu dengan bagian yang lainnya juga menentukan apakah mobil dalam kondisi baik atau tidak. 

Jika ada baut yang tidak sesuai, pasti mobil menjadi tidak nyaman. Untuk Anda yang ingin membeli mobil bekas, salah satu yang harus dicek juga adalah kondisi baut tersebut.

Pilih mobil bekas berkualitas terbaik, dan harga yang paling reasonable di OLX Autos. Ada ribuan unit mobil bekas berkualitas yang bisa dipilih. Kami menjamin semua unit mobil berkondisi prima, dan bergaransi karena telah melalui inspeksi detail dari petugas berpengalaman. Dengan harga dan biaya perawatan yang rendah, kebutuhanmu bisa terpenuhi!

Apa Itu Thermostat AC Mobil? Cek Fungsi, Cara Membersihkan, Menyetel dan Menggantinya

Sebagai pemilik mobil, Anda perlu mengetahui soal sistem AC mobil. AC mobil memiliki beberapa komponen penting yang bekerja untuk mendinginkan kabin, salah satunya adalah thermostat. Komponen ini bekerja secara mandiri mengikuti perubahan suhu di luar mobil.

Terdapat dua jenis thermostat AC mobil, yaitu thermostat elektrik dan thermostat manual. Thermostat elektrik terdiri dari rangkaian elektronika yang pengaturan kelistrikannya dipengaruhi oleh tinggi rendahnya rpm mobil. Sedangkan untuk thermostat manual, kelistrikannya berdiri sendiri tanpa dipengaruhi rpm mobil.

Fungsi Thermostat AC Mobil

Thermostat AC mobil memiliki fungsi untuk memberi sekaligus menjaga suhu dingin di kabin mobil. Komponen inilah yang membuat AC mobil mampu mengeluarkan udara dingin dan membuat suhu di kabin menjadi lebih sejuk.

Baca juga: Mengenal AC Mobil: Komponen, Fungsi Beserta Cara Kerjanya

Secara umum, thermostat AC mobil memiliki dua fungsi utama, yaitu:

1. Mengatur Suhu Dingin

Sebagai pengendara mobil, Anda pasti tahu bahwa kondisi default kabin di dalam mobil rentan terhadap suhu udara yang panas. Hal ini dikarenakan saat mobil berjalan, mesin-mesin di bawah rangka mobil akan berputar dengan cepat. 

Perputaran inilah yang akan menyebabkan suhu mesin meningkat dan menyebabkan panas yang menjalar ke bagian dalam kabin. Oleh karena itu peran thermostat menjadi penting untuk memberikan udara dingin yang akan mengalahkan suhu panas dari mesin mobil. 

2. Mengatur Suhu Cairan Pendingin Radiator

Tidak hanya memberikan dan mengatur suhu dingin di dalam kabin mobil, thermostat juga berfungsi mengatur suhu cairan pendingin radiator. Ini adalah fungsi yang cukup vital mengingat radiator mobil rentan terhadap suhu tinggi dan hawa panas. Oleh karena itu biasanya radiator diberi cairan pendingin.

Supaya cairan pendingin radiator dapat bekerja dengan maksimal dan optimal untuk mengendalikan suhu panas, thermostat akan bekerja dengan mengatur suhu dingin tersebut. Hal ini dilakukan dengan membuka dan menutup saluran cairan pendingin radiator secara otomatis. Saat suhu di radiator memanas, thermostat akan secara otomatis mendeteksinya dengan membuka saluran cairan pendingin.

Baca juga: 11 Alasan Kenapa AC Mobil Juga Harus Servis Rutin

Cara Kerja Thermostat AC Mobil

Melansir situs resmi Suzuki Indonesia, cara kerja thermostat AC mobil adalah dengan mengikuti komponen lain yang ada pada sistem pendinginan mobil. Hal ini dilakukan dengan komponen water pump yang akan memompa air agar mengarah ke mesin.

Setelah itu, air akan dialirkan melalui water jacket atau aliran air yang mengelilingi mesin mobil. Air pendingin tersebutlah yang nantinya akan membuat suhu panas pada mesin keluar melalui selang dan masuk ke radiator. Jika suhu mesin memanas hingga 90 derajat celcius, maka secara otomatis katup thermostat akan terbuka.

Setelah suhu mesin menurun, katup thermostat akan menutup Kembali. Katup thermostat ini akan bekerja membuka dan menutup secara otomatis tanpa perlu Anda kendalikan.

Cara Memasang Thermostat AC Mobil

Memasang thermostat AC mobil bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan, Anda bisa melakukannya sendiri untuk menghemat pengeluaran. Terdapat beberapa langkah sederhana yang bisa Anda lakukan, yaitu:

1. Menyetel Ulang Thermostat

Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan suhu mobil agar tetap dingin dan sejuk. Anda bisa mengatur suhu control yang terletak pada bagian baut. Caranya mudah, yaitu dengan memutar baut setengah lingkaran. Penting untuk memperhatikan ukuran suhu yang diinginkan dan sesuai kebutuhan.

2. On Off Sistem AC

On-off sistem AC berfungsi untuk mengontrol atau memutuskan sistem suhu pada AC. Hal yang perlu dilakukan adalah memutar baut differential. Tapi jangan asal putar, pastikan agar putaran baut tersebut dilakukan sesuai dengan arah jarum jam.

Baca juga: 6 Ciri Kondensor AC Mobil Rusak Beserta Penyebabnya

Ciri Thermostat AC Mobil Rusak

Setelah mengetahui betapa penting fungsi thermostat AC mobil, tentu saja Anda wajib untuk merawatnya dan memastikan komponen ini terus bekerja secara maksimal. Namun, tentu saja sebaik apapun perawatan yang kita lakukan, bukan berarti komponen tersebut tidak akan mengalami kerusakan.

Nah, jika thermostat AC mobil Anda mengalami kerusakan, hal yang harus dilakukan adalah menggantinya dengan yang baru. Terdapat beberapa ciri yang dapat dikenali jika thermostat AC mobil mengalami kerusakan.

Ciri pertama yang dapat diketahui jika thermostat AC mobil rusak adalah mobil membutuhkan waktu yang lama untuk dapat mencapai suhu kerja mesin. Hal ini dikarenakan aliran cairan pendingin yang sudah mengarah ke radiator dalam keadaan masih dingin membuat suhunya rendah karena thermostat terbuka.

Thermostat yang terbuka pada suhu kamar atau 30 derajat celcius adalah ciri kedua jika thermostat mengalami kerusakan. Bagaimanapun thermostat AC mobil yang masih bisa bekerja dengan baik akan menutup dan membuka secara otomatis thermostat pada kondisi suhu tertentu di mobil Anda.

Selain itu, terdapat beberapa kondisi yang dapat diindikasikan sebagai tanda kerusakan pada komponen thermostat AC mobil, yaitu:

  • Water pump mulai bermasalah.
  • Temperatur kurang lebih 90° C dan akan membuat saluran air radiator tertutup atau bisa juga macet.
  • Mesin mobil tiba-tiba melambat kinerjanya.
  • Suhu mesin rendah namun untuk penggunaan bahan bakar kendaraan terbilang lebih boros.
  • Overheating yaitu AC akan berada dalam kondisi yang lebih panas.
  • Tenaga mobil berkurang drastis.
  • Gauge membuat suhu sangat tinggi
  • Laju perjalanan mobil mulai terasa tidak sehalus biasanya.

Alangkah baiknya jika Anda segera mengganti thermostat AC mobil jika menemukan dua ciri tersebut. Hal ini penting agar fungsi thermostat AC mobil dapat kembali bekerja normal dan maksimal seperti sebelumnya. Atau bisa juga dengan membawa ke jasa service jika memang masih memungkinkan untuk diperbaiki.

Itulah Informasi penting mengenai thermostat AC mobil yang wajib Anda ketahui. Jangan lupa bila Anda memiliki mobil yang akan dijual, pastikan untuk memilih mitra terpercaya yang dapat memberikan penawaran terbaik dan pembayaran instan.

Jual mobil dengan mudah, tanpa mengorbankan waktu, tenaga, dan langsung terjual di OLX Autos! Proses jual mobil di OLX sangat mudah, dan kamu bisa langsung mendapatkan pembayaran instan setelah deal.

Inilah Penyebab Aki Mobil Tekor dan Cara Mengatasinya

0

JAKARTA – Berbicara tentang mobil, salah satu yang tidak boleh dilupakan adalah aki. Aki merupakan suatu komponen yang sangat penting bagi kendaraan bermotor, salah satunya mobil. 

Sebagai komponen sistem kelistrikan yang menyimpan energi listrik untuk kemudian didistribusikan ke komponen kelistrikan lain pada mobil, aki harus dirawat dan dijaga dengan baik. 

Aki yang terawat dan terjaga, akan membuat performa mobil terus dalam kondisi yang baik. Apalagi bagi Anda yang berniat menjual mobil, merawat aki adalah salah satu tips merawat mobil agar harganya tetap bagus.

Tapi, yang sering jadi masalah adalah ketika aki mobil tekor, namun kita tidak tahu penyebabnya apa. Tentu hal ini akan merugikan bagi siapa saja yang memiliki mobil. 

Baca juga: 6 Jenis Aki Mobil dan Fungsinya yang Perlu Kalian Pahami

Karena peranan aki yang sangat penting, jadi Anda harus tahu asal muasal kenapa aki bisa tekor. Untuk itu, yuk kita simak penjelasan selengkapnya!

Penyebab Aki Mobil Tekor

Penyebab aki mobil sampai bisa tekor itu banyak. Kita harus teliti dalam melakukan pengecekan, karena ketika tidak bertemu dengan akar masalahnya, bisa-bisa justru menimbulkan masalah baru.

Beberapa penyebab aki tekor yaitu:

Mobil Dipasang Aksesoris Berlebihan 

Memodifikasi mobil adalah kesenangan tersendiri bagi sebagian orang, mulai dari memodif velg, body, lampu-lampu, dan juga komponen-komponen lainnya, tergantung dari selera pemilik mobil itu sendiri.

Namun terkadang, modifikasi yang berlebihan juga dapat membuat aki mobil tekor, sekalipun itu masih baru. Karena jika kita tidak tepat, beberapa aksesoris mobil justru bisa menguras tenaga aki secara berlebihan.

Maka, sangat penting sebelum melakukan atau menambahkan aksesoris, juga mengecek kekuatan aki supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Biasanya, yang membuat aki tekor adalah intensitas penggunaan audio dan juga lampu secara berlebihan.

Mobil Jarang Digunakan

Jika Anda adalah orang yang jarang bepergian, kemudian mobil di rumah didiamkan dalam jangka waktu yang lama, juga dapat membuat aki soak lho. Karena mobil yang tidak digunakan dalam waktu lama, membuat mesin mobil tidak memanas.

Otomatis, aki mobil tidak mendapat suplai listrik secara memadai. Dampaknya kapasitas kinerja pada aki mobil Anda akan kurang maksimal. Akibat selanjutnya, aki menjadi tekor dan sudah jelas bahwa kendaraan Anda sulit dihidupkan.

Solusi untuk Anda yang jarang bepergian, cobalah memanaskan mobil setidaknya 1 atau 2 kali dalam seminggu.

Baca juga: Apa Itu Thermostat AC Mobil? Cek Fungsi, Cara Membersihkan, Menyetel dan Menggantinya

Penyebab Aki Mobil Habis Sendiri

Belakangan ini, banyak pemilik mobil lebih memilih menggunakan aki mobil tipe basah. Alasannya karena banyak keuntungan yang bisa dirasakan ketika menggunakan aki tipe basah tersebut.

Contoh keuntungan menggunakan aki basah adalah perawatan yang lebih mudah dan masa pemakaian yang lebih lama.

Namun, terkadang pemilik mobil dengan aki tipe basah lupa bahwa aki tipe basah harus dilakukan pengecekan secara berkala. Karena jika air aku telah habis, aki pun tidak dapat bekerja secara maksimal. Ujungnya, aki yang digunakan akan tekor.

Intensitas Penggunaan Mobil 

Salah satu penyebab aki tekor adalah penggunaan mobil secara berlebihan. Contohnya ketika menggunakan mobil, lalu mesin dibiarkan terus menyala bahkan ketika sedang berhenti atau parkir. Hal itu terjadi karena mesin mobil menyala dalam intensitas waktu yang lama, akan membutuhkan daya listrik yang besar.

Otomatis, aki mobil akan bekerja lebih ekstra agar mendapatkan penyaluran tegangan listrik. Dampaknya aki mobil akan lebih cepat habis dan menjadi tekor.

Selain itu, kasus tersebut juga dapat mengurangi umur pemakaian komponen mobil lainnya. Karena semua komponen mobil itu memiliki masa pakainya masing-masing. 

Baca juga: Mengenal Piston Mobil, Komponen dan Fungsinya

Cara Mengatasi Aki Mobil Tekor

Terdapat dua metode yang bisa Anda lakukan dalam mengatasi terjadinya aki tekor. Pertama dan yang paling mudah adalah menggunakan jumper aki, tapi ingat, Anda harus berhati-hati.

Metode pertama mengatasi aki mobil tekor:

  1. Mula-mula, dekatkan mobil Anda dan taruh tuas transmisi di posisi Parkir atau Netral. Pastikan semua komponen yang dapat menghantarkan listrik dalam keadaan mati.
  2. Kemudian hubungkan kabel jumper positif (berwarna merah) ke kutub aki positif. Begitu juga dengan kabel jumper negatif ke kutub aki negatif.
  3. Jika sudah terhubung, pasang sisi satunya ke bagian mesin yang berbahan besi. Jika sudah, coba hidupkan mesin mobil pen-jumper dengan menginjak pedal gas di atas 1000 rpm dan coba starter mobil yang mengalami aki tekor.

Untuk cara yang kedua, Anda bisa mendorong mobil. Namun, cara ini hanya bisa dilakukan apabila mobil Anda bertransmisi manual. Jadi tidak berlaku untuk matic yaa. 

Cara melakukannya,yakni:

  1. Mula-mula masukkan tuas transmisi ke gigi dua kemudian injak kopling.
  2. Jika sudah, dorong mobil sampai melaju dengan cepat.
  3. Jika sudah melaju, coba lepaskan pedal kopling. Nah, apabila mesin telah hidup, biarkanlah menyala dalam waktu 15-30 menit, baru Anda jalankan.

Baca juga: Hal yang Perlu Kamu Tahu Seputar Coating Mobil

Cara Melepas Aki Mobil

Lalu, bagaimana cara melepas aki pada mobil? Nah, ada beberapa langkah yang bisa Anda ikuti ketika ingin mengganti aki mobil secara aman.

Persiapkan Alat yang Digunakan

Persiapkanlah semua peralatan terlebih dahulu agar Anda tidak mondar-mandir mengambil alat karena kurang memadai. Nah alat-alat yang harus disiapkan adalah tang, obeng, dan juga kunci pas. Dengan alat-alat itu, Anda sudah bisa melakukan pembongkaran aki.

Pastikan Mesin Mobil dalam Kondisi Mati

Poin ini jangan sampai terlewat, Anda harus memastikan kondisi mesin mobil dalam keadaan mati. Karena jika mesin mobil dalam keadaan hidup, dapat mengakibatkan korsleting. Tentu ini sangat berbahaya bagi mobil juga Anda.

Lepaskan Kutub Negatif

Selanjutnya, tahap yang harus dilakukan adalah melepas terlebih dahulu kutub negatifnya. Kutub negatif ditandai dengan minus (-) dan warnanya hitam. Hal ini dilakukan juga agar tidak terjadi korsleting.

Lepaskan Kutub Positif

Kemudian lepaskan juga kutub positifnya. Pada umumnya, kutub positif aki memiliki tanda plus (+) dan warnanya merah. Cara melepaskannya pun sama dengan kutub negatif tadi, yaitu lepaskan kabel, baut kemudian klem.

Lepaskan Bracket Aki

Bracket menjadi penghubung antara aki dengan rangka mobil. Maka dari itu, setelah Anda melepaskan kutub negatif dan positif, Anda juga harus melepaskan bracket tersebut. Bracket aki bisa dilepas dengan menggunakan kunci pas nomor 10 atau 12.

Angkat Aki Perlahan dan Jangan Miring

Jika semua klem kutub positif dan negatif, baut, juga kabel sudah tidak tersambung lagi dengan aki, Anda bisa mulai mengangkat aki tersebut dari kerangka mobil. Perlu diperhatikan, bahwa dalam mengangkat aki, Anda tidak boleh melakukannya secara tergesa-gesa.

Usahakan posisinya tidak miring agar cairan aki tidak tumpah. Karena cairan aki itu berkonsentrasi asam sulfat yang sangat pekat, jika cairan itu terkena kulit, tentu dapat menyebabkan iritasi.

Baca juga: Memahami Power Steering, Fungsi dan Cara Kerjanya!

Cara Memasang Aki yang Benar

Cara memasang aki mobil

Sama seperti ketika melepas aki, cara pemasangannya pun harus dilakukan dengan hati-hati dan juga tepat. 

Taruh Aki dengan Posisi Tegak Lurus

Pertama, pastikan posisi aki dalam keadaan tegak lurus agar cairannya tidak tumpah. Jika sudah, letakkan aki ke tempat dudukannya secara perlahan dan hati-hati. Kemudian pastikan kembali aki sudah terpasang secara baik pada dudukannya agar tidak goyang dan menimbulkan bahaya.

Pasang Kabel Kutub Positif

Jika saat melepas Anda memulainya dengan memasang kabel pada kutub negatif, saat memasangnya Anda harus memulainya dari kutub positif. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi percikan api yang dapat membahayakan Anda. Karena akan menimbulkan korsleting pada mesin.

Pasang Kabel Kutub Negatif

Apabila kabel kutub positif sudah terpasang sempurna, pasanglah kabel bagian negatifnya. Jika ternyata muncul percikan api, jangan khawatir, hal tersebut adalah sesuatu yang wajar dan tidak membahayakan.

Karena percikan api ini akan berhenti dengan sendirinya jika kepala aki sudah Anda pasang secara sempurna.

Baca juga: Mengenal Stabilizer Mobil dan Cara Kerjanya

Pastikan Seluruh Klem dan Kabel Terpasang dengan Benar

Tahap pemasangan aki selanjutnya adalah memastikan seluruh klem dan kabel terpasang dengan benar. Jangan sampai ada kabel yang terkunci atau kendor, karena nantinya mobil tidak akan menyala.

Menyalakan Mobil

Jika semua langkah sudah diikuti dan dipastikan sudah dilakukan secara tepat, selanjutnya Anda bisa mulai menyalakan mesin mobil. Jika sudah menyala, jangan langsung dimatikan, tunggulah selama beberapa menit agar semua komponen mesin bekerja dengan baik.

Jika sudah menyala dalam beberapa menit dan mesin sudah mulai panas, mulailah Anda bawa jalan mobil tersebut. Pastikan mobil sudah dalam keadaan yang nyaman seperti semula.

Tapi bagaimana jika mesin mobil tidak mau menyala?

Terpaksa Anda harus mengulangi pemasangan akinya lagi. Karena bisa jadi ada langkah yang kurang tepat saat Anda melakukan pemasangannya. 

Namun jika Anda ragu, ada baiknya bawa mobil ke bengkel agar mendapat penanganan yang maksimal.

Jual mobil dengan mudah, tanpa mengorbankan waktu, tenaga, dan langsung terjual di OLX Autos! Proses jual mobil di OLX sangat mudah, dan kamu bisa langsung mendapatkan pembayaran instan setelah deal. Tanpa biaya tersembunyi alias no hidden fee!

Apa Itu Pompa Bensin Mobil dan Bagaimana Cara Merawatnya

0

JAKARTA – Menjaga dan merawat mobil wajib hukumnya agar kondisi kendaraan tetap prima. Kunci utamanya adalah mengetahui mengetahui komponen-komponen yang ada di mobil, salah satunya adalah pompa bensin atau fuel pump. 

Mengenal pompa bensin mobil menjadi penting karena komponen ini sangat vital untuk mobil. Mengingat beberapa tahun lalu sempat terjadi recall atau penarikan kembali mobil di pasaran karena masalah pompa bensin. Hal ini dilakukan oleh sejumlah merk mobil ternama, seperti Mitsubishi, Nissan, dan Honda, pada 2020 serta Toyota dan Daihatsu pada 2021.

Jadi apa itu pompa bensin? Mengutip dari website resmi Suzuki di Indonesia, pompa bensin adalah sebuah komponen yang berfungsi untuk memompa bahan bakar dari tangki menuju mesin. Komponen ini menjadi kunci untuk mendukung kinerja mesin kendaraan karena berperan penting dalam sistem pembakaran.

Baca juga: Mengenal Fuel Pump Mobil, Ciri-ciri, Penyebab Rusak hingga Cara Memperbaikinya

Pompa bensin yang rusak, akan mengakibatkan mobil tidak bisa jalan atau bahkan tidak bisa dinyalakan. Sehingga mengetahui fungsi pompa bensin, akan membuat Anda lebih waspada terhadap segala macam kerusakan dan tahu bagaimana cara perawatannya.

Oke, hal pertama yang harus Anda ketahui terkait pompa bensin adalah fungsinya. Jadi, apa fungsi pompa bensin pada mobil?

Fungsi Pompa Bensin pada Mobil

Manfaat pompa bensin mobil
Pompa Bensin Mobil (olx.co.id)

Menurut website resmi Suzuki, fungsi pompa bensin adalah memompa bensin dari tangki menuju mesin kendaraan. Bensin ini nantinya akan dipompa menuju ruang pembakaran. Di ruang pembakaran, bensin akan diubah menjadi energi yang membuat mesin kendaraan menyala. Meski fungsinya sama pada setiap jenis kendaraan, namun proses mengalirkan bahan bakarnya akan berbeda-beda.

Pada kendaraan yang menggunakan karburator, proses pengalirannya adalah dari tangki menuju karburator. Sehingga fungsi pompa bensin adalah memompa bensin dari tangki menuju karburator.

Berbeda dengan kendaraan yang berjenis injeksi, proses pengalirannya dimulai dari tangki menuju injektor. Sehingga pompa bensin berfungsi untuk memompa bahan bakar dari tangki menuju injektor.

Baca juga: Pilih Mobil Matic atau Manual? Lihat Plus Minusnya

Jenis Pompa Bensin

Selain dibedakan berdasarkan fungsinya, pompa bensin juga bisa dibedakan dari cara kerjanya. Setidaknya pompa bensin dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu pompa bensin mekanis dan pompa bensin elektrik. Berikut penjelasan detailnya.

Fungsi komponen pompa bensin
Pompa Bensin Mobil (olx.co.id)

1. Pompa Bensin Mekanis

Pada jenis ini, pompa bensin memanfaatkan gerak mekanis dari perputaran mesin, dengan diafragma yang terletak di tengah pompa menjadi motor utamanya. Di dalamnya terdapat dua katup, yaitu katup masuk dan katup buang. Cara kerja dua katup ini saling berlawanan untuk mengatur aliran bahan bakar. Pompa bensin mekanis banyak digunakan di sistem bahan bakar konvensional.

Kelebihan dari pompa jenis ini adalah perawatannya yang mudah dan tidak memerlukan baterai atau listrik. Namun, pompa bensin mekanis cenderung berisik karena menghasilkan getaran yang besar.

2. Pompa Bensin Elektrik

Pompa jenis ini memanfaatkan energi dari baterai, energi inilah yang mengontrol kinerja pompa pada mobil. Pompa bensin elektrik banyak digunakan pada kendaraan keluaran baru yang sudah menggunakan teknologi EFI. Selain itu, pompa bensin ini juga mampu menghasilkan tekanan sebesar 2 Kg/cm2 atau lebih.

Kelebihan dari pompa jenis ini adalah bisa dipasang di bagian mana saja dan tidak perlu terhubung secara langsung ke mesin. Getaran yang dihasilkan juga cenderung kecil dan dapat bekerja walau mesin sedang mati. Namun, pompa ini memerlukan listrik atau baterai sebagai sumber energinya, serta perawatannya juga sedikit lebih rumit.

Baca juga: Mumpung di Rumah Aja, Coba Yuk Kuras Tangki BBM

Ciri-Ciri Pompa Bensin Rusak

Setelah tahu betapa vitalnya fungsi pompa bensin bagi keberlangsungan kinerja mobil Anda, maka OLXers pasti akan berupaya keras untuk merawatnya. Berikut adalah ciri-ciri jika pompa bensin mobil Anda rusak:

1. Mesin Mobil Sulit Menyala

Ketika mobil diparkir dalam waktu yang lama, maka mobil akan sulit untuk dinyalakan. Hal ini dikarenakan bensin yang harusnya sudah siap ketika mobil dinyalakan, tapi tidak tersedia di jalur bensin atau yang fuel line.

2. Lampu Indikator Injeksi Mobil Berkedip

Hal lain yang dapat diketahui ketika pompa bensin rusak adalah lampu indikator mobil yang terus menyala. Lampu indikator injeksi ini berada pada komponen injeksi yang terletak pada dashboard bagian dalam sisi kemudi. 

3. Mesin Mobil Brebet

Sekali seumur hidup, Anda pasti pernah merasakan mesin brebet, hal ini dikarenakan pompa bensin tersumbat oleh kotoran. Biasanya hal ini terjadi karena kualitas bensin di tangki yang buruk, sehingga mesin terasa kosong meski pedal gas sudah diinjak.

4. Sekring Pompa Bensin Gosong

Hal ini sering terjadi karena sekring tersumbat endapan kotoran, sehingga kinerjanya lebih berat. Jika sekring gosong, maka kinerja dari pompa bensin juga tidak normal. 

5. Asap dari Knalpot Berbau Menyengat

Bau asap yang menyengat ini terjadi karena proses pembakaran pada mesin yang tidak sempurna. Oleh karena itu, mulai perhatikan ya bau asap knalpot mobil mulai dari sekarang.

Baca juga: Mengenal 15 Lampu Indikator Mobil yang Wajib Diketahui agar Aman Berkendara

Cara Merawat Pompa Bensin

Anda pasti tidak mau jika pompa bensin mobil bermasalah, untuk itu penting sekali untuk mencegahnya. Ingat, mencegah Lebih baik dari pada memperbaiki. Dan, inilah langkah-langkah yang bisa dilakukan.

1. Mengisi Bensin Tepat Waktu

Jangan pernah terlambat mengisi bensin karena bensin juga memiliki fungsi sebagai pelumas dan pendingin pompa bensin. Apabila tidak ada bensin, pompa bensin akan panas dan tidak bekerja dengan baik.

Penting untuk segera mengisi bahan bakar ketika sisa bahan bakar hanya seperempat dari volume tangki. Hal ini untuk menjaga pompa bensin agar bisa selalu bekerja dengan baik untuk memompa kebutuhan bahan bakar pada kendaraan.

2. Rutin Menguras Tangki

Untuk mobil lama, kuraslah tangki bensin setiap dua tahun sekali. Sedangkan untuk mobil baru, lakukan pengurasan tangki setidaknya setelah lima tahun pemakaian. Tujuan dari menguras tangki adalah membersihkan bakteri di dasar tangki dan menghilangkan kotoran akibat bensin yang kotor.

3. Mengisi Bahan Bakar Pada Waktu yang Pas

Hah? Gimana sih maksudnya? Maksudnya adalah tidak mengisi bahan bakar saat pihak SPBU sedang mengisi bunker atau saat cuaca dingin. Karena di kondisi tersebut kemungkinan bunker SPBU tidak steril 100% dari kotoran yang mengendap pada dasar bunker. Jadi, sebaiknya isilah bahan bakar saat SPBU sedang sepi.

Setelah mengetahui perihal pompa bensin mobil, melakukan perawatan, dan menjalankan tips berikut, namun pompa bensin Anda tetap mengalami kerusakan, maka segera bawa mobil ke bengkel resmi terdekat. Jika masalahnya sudah kronis, maka gantilah pompa bensin Anda. Ingat merawat mobil akan berguna untuk kenyamanan Anda dan investasi di masa depan.

Karena, jika suatu saat ingin menjualnya, harga mobil Anda tetap tinggi. Jika Anda ingin menjual mobil dengan nyaman dan aman, serta mendapat untung yang pasti, maka juallah di OLX Autos. Hindari proses jual mobil yang ribet dan #PilihYangPasti. Anda bisa dapatkan pembayaran instan dan tanpa hidden fee!

6 Jenis Aki Mobil dan Fungsinya yang Perlu Kalian Pahami

0

JAKARTA – Kalau kita bicara tentang mobil, pasti tidak akan pernah lepas dari aki. Aki adalah suatu komponen yang sangat penting bagi kendaraan bermotor, salah satunya mobil. Sebagai komponen sistem kelistrikan yang menyimpan energi listrik untuk kemudian didistribusikan ke komponen kelistrikan lain pada mobil, aki harus dirawat dan dijaga dengan baik.

Aki yang terawat dan terjaga, akan membuat performa mobil terus dalam kondisi yang baik. Apalagi bagi Anda yang berniat menjual mobil, merawat aki adalah salah satu tips merawat mobil agar harganya tetap bagus.

Baca juga: Inilah Penyebab Aki Mobil Tekor dan Cara Mengatasinya

Fungsi Aki Mobil

Aki pada kendaraan bermotor seperti mobil salah satunya, ternyata mempunyai fungsi yang begitu banyak. Berikut rincian fungsi-fungsi dari aki mobil:

  1. Pertama, yang paling krusial, aki memiliki fungsi untuk menyalakan sistem starter pada mobil. Nah, mesin mobil pun akan menyala setelah sistem starter berhasil dinyalakan. 
  2. Kemudian yang kedua, aki memiliki fungsi sebagai penyuplai arus listrik ke dashboard, sebagai sistem informasi yang berkaitan dengan kendaraan saat pertama kali pengemudi memasuki kabin. 
  3. Selanjutnya yang ketiga, aki memiliki fungsi untuk mengalirkan arus induksi pada alternator mobil. 
  4. Keempat, aki memiliki fungsi dalam memberikan tegangan referensi ke ECU saat mesin mobil belum menyala. 
  5. Kelima, aki memiliki fungsi untuk untuk membuka dan mengunci pintu mobil yang diaktifkan melalui kunci kontak. 

Nah ngomong-ngomong soal aki, apakah Anda tahu berapa banyak jenis aki? Ini adalah info penting yang harus Anda pahami jika memiliki atau mau main di mobil, karena salah-salah akibatnya fatal.

Baca juga: Dinamo Starter Mobil Rusak: Ciri-ciri, Penyebab dan Cara Memperbaikinya

Jenis-jenis Aki Mobil

Banyak yang tahu kalau aki itu hanya aki basah dan aki kering, padahal aki punya jenis yang banyak, yuk kita simak penjelasannya.

Aki Basah

Salah satu jenis aki yang paling sering didengar ini, disebut aki basah karena di dalamnya terdapat cairan elektrolit atau asam sulfat. Pada aki basah, Anda harus selalu mengecek kapan waktu yang tepat untuk mengisi ulang cairan.

Kenapa? Karena di dalam cairan aki basah, terdapat kandungan timah antimoni yang mudah menguap. Akibatnya, cairan aki bisa lebih cepat habis. Fungsi timah antimoni adalah sebagai penguat timbal untuk baterai.

Aki Kering

Berbeda dengan aki basah, jika mobilmu menggunakan aki kering, Anda tidak perlu melakukan isi ulang cairan, karena aki kering memang sengaja didesain agar kita tidak perlu melakukan isi ulang cairan. Selain itu, perawatan aki kering ini juga lebih mudah lho dibanding aki basah.

Oh ya, meskipun namanya aki kering, di dalamnya tetap ada cairannya yaa, yaitu cairan elektrolit. Tapi pada aki kering, cairan elektrolit yang mengandung timah kalsium, kandungannya relatif lebih hemat dan tidak mudah menguap.

Aki Hybrid

Aki hybrid adalah perpaduan dari aki kering, basah, dan kalsium. Mempunyai tingkat penguapan yang rendah, menjadikan aki jenis ini lebih irit. Perawatan aki hybrid ini juga termasuk irit lho.

Tapi, sangat disayangkan, cairan elektrolit yang ada di dalamnya memiliki efek korosif terhadap mesin mobil. Tapi, aki ini termasuk jenis yang jarang digunakan, karena jumlahnya yang terbatas.

Aki Kalsium

Aki kalsium adalah aki yang tingkat penguapannya lebih rendah dibandingkan aki basah dan aki kering, maka jadi lebih irit. Bukan cuma  itu, aki kalsium ini juga memiliki daya tahan baterai yang sangat baik dalam menyalurkan listrik.

Tapi kenapa disebut aki kalsium? Jawabannya mudah dan cukup simpel, karena kutub pada aki jenis ini terbuat dari kalsium. 

Nah, jika dibandingkan dengan aki kering dan aki basah, harga aki kalsium memang lebih tinggi, sesuai dengan kelebihannya. Aki kalsium termasuk aki yang kurang populer, dan terbatas jumlahnya. Maka wajar saja harganya cukup mahal.

Aki MF AGM

Aki MF AGM (maintenance free absorbent glass mate) adalah aki yang cocok untuk digunakan pada mobil-mobil jenis  Mungkin aki jenis ini kurang familiar di telinga Anda, Memang, karena tidak umum digunakan pada mobil-mobil biasa. Nah, aki jenis ini lebih cocok digunakan pada mobil jenis offroad, karena unggul pada kekuatan dan daya tahan, dibandingkan aki lainnya.

Aki ini memiliki teknologi yang dapat membuat cairan aki terperangkap dalam separator khusus. Meskipun mobil dalam keadaan miring sekalipun, cairan aki di dalamnya tidak akan tumpah dan dapat tetap bekerja sesuai semestinya.

Aki Gel

Jenis aki terakhir ini adalah aki gel. Aki ini menggunakan cairan berupa gel, sesuai dengan namanya. Sesuai namanya, aki jenis ini menggunakan cairan berupa gel, berbeda dengan aki-aki lainnya yang menggunakan cairan elektrolit. Lalu, gel tersebut juga tidak bersifat korosif, apalagi merusak komponen seperti pada cairan elektrolit.

Untuk perawatannya pun cukup mudah. Ditambah lagi, aki gel adalah jenis aki yang memiliki usia pemakaian cukup panjang. Maka, cocok banget kalau dipasang di Mobil Anda.

Baca juga: Mengenal Stabilizer Mobil dan Cara Kerjanya

Bahaya Menggunakan Aki Tidak Standar

Oke, sekarang Anda sudah tahu fungsi dan jenis-jenis aki mobil. Sekarang informasi yang tidak kalah penting adalah, mengetahui bahaya jika aki yang digunakan tidak sesuai dengan standarnya. Salah satu hal terpenting yang harus diketahui adalah ukuran ampere aki mobil. Apabila Anda memakai aki yang tidak semestinya digunakan, jelas akan berbahaya bagi mobil Anda.

Hal yang harus dihindari adalah perbaikan-perbaikan mobil justru membebani pengeluaran, karena faktanya, biaya perawatan mobil tidaklah murah. 

Nah, untuk mengetahui bahaya apa saja yang dapat terjadi ketika kita menggunakan ukuran ampere aki mobil yang tidak sesuai, berikut informasinya:

  • Apabila Anda melakukan penggantian aki mobil dengan spek yang di luar standarnya, contoh 12 volt diganti dengan 24 volt, maka dampaknya adalah kerusakan pada komponen yang dirancang untuk bekerja 12 volt, karena jelas akan terjadi over voltage.
  • Nah, sedangkan pada penggunaan aki dengan ukuran ampere mobilnya yang lebih kecil dari standar bawaan mobil, maka dapat menyebabkan umur aki berkurang. Hal ini dikarenakan beban yang diterima aki, menjadi lebih besar dari ampere yang mampu ditampung. Apalagi untuk pemakaian jangka panjang, hal ini juga dapat merusak alternator.
  • Kemudian untuk aki dengan ampere yang lebih besar, bahayanya dapat menambah beban pada alternator. Apa resikonya? Resikonya yaitu, alternator akan rusak dan tidak bisa digunakan kembali untuk mengisi aki.

Pada dasarnya, aki memang komponen terpenting dalam mobil. Begitu juga dengan mobil bekas yang paling banyak dicari, adalah yang komponen-komponen di dalam mesinnya masih terjaga dan terawat dengan baik. 

Jual mobil dengan mudah, tanpa mengorbankan waktu, tenaga, dan langsung terjual di OLX Autos! Proses jual mobil di OLX sangat mudah, dan kamu bisa langsung mendapatkan pembayaran instan setelah deal.

Mengenal Sistem Pelumasan Mobil, Agar Mobil Sehat dan Terjaga

0

JAKARTA – Sebagai pemilik mobil, Anda pasti tahu bahwa mesin terdiri dari berbagai komponen. Saat kendaraan dinyalakan, setiap komponen mesin akan bergesekan dan mengakibatkan panas. Mesin yang panas adalah hal wajar, namun jika dibiarkan tentu akan berbahaya.

Mengurangi efek panas dari mesin dengan mempermudah gesekan yang terjadi dari tiap komponen adalah hal penting. Maka dari itu, mobil membutuhkan pelumas untuk “mendinginkan” mesin kendaraan yang terus bekerja agar tidak aus. Hal ini bisa dilakukan dengan memperhatikan sistem pelumasan mobil pada mobil Anda.

Melansir website resmi Suzuki, pelumasan merupakan suatu sistem atau rangkaian pada kendaraan di mana pelumas ditampung, disedot, disaring, kemudian didistribusikan secara menyeluruh ke setiap bagian mesin. Media pelumas yang digunakan pada sistem ini adalah oli yang mampu masuk hingga ke celah mesin.

Baca juga: Mengetahui Fungsi Blok Silinder Mobil, Komponen dan Cara Kerja hingga Memperbaiki Kerusakannya

Oli bekerja untuk melapisi celah-celah mesin. Oli akan melapisi komponen mesin dan menempel dengan sangat kuat sehingga sulit untuk dilepaskan. Hal ini akan mengurangi dampak gesekan dari komponen mesin yang mayoritas terbuat dari logam, sehingga gesekan antar komponen tidak terjadi secara langsung.

Selain mengurangi dampak gesekan, sistem ini juga akan berfungsi sebagai pendingin komponen mesin dan membilas kotoran yang menempel agar mesin dapat bekerja dengan baik. Selain itu, pelumasan juga akan memberi sekat pada lubang antara silinder dan torak, sehingga mencegah kebocoran tekanan dari ruang pembakaran. Oleh karena itu, sistem pelumasan akan membuat mesin lebih awet dan kendaraan Anda menjadi nyaman untuk digunakan.

Komponen Sistem Pelumasan

Komponen dalam pelumas mobil
Sistem Pelumasan Mobil (olx.co.id)

Untuk memahami lebih lanjut mengenai sistem pelumasan, Anda perlu mengetahui komponen-komponen pentingnya. Terdapat 9 komponen sistem pelumasan, yaitu:

1. Bak oli

Komponen ini berfungsi untuk menampung oli yang digunakan untuk melumasi. Selain itu, bak oli juga berfungsi untuk menyimpan cadangan oli yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk melumasi mesin.

2. Pompa oli

Pompa oli berfungsi untuk menghisap dan menyalurkan oli ke mesin. Kinerja komponen ini bergantung pada putaran mesin dari camshaft, crankshaft, atau timing belt. Oli tersebut nantinya akan dibuang melalui saluran perkaitan yang berada di ujung pompa.

Proses kerja pompa oli bertujuan untuk melumasi seluruh bagian dari mesin, baik yang tertutup maupun terbuka. Pompa oli penting agar seluruh komponen mesin mendapat pelumas tanpa tekanan.

3. Filter oli

Filter oli berfungsi sebagai penyaring oli dari kotoran. Hal ini penting karena jika oli yang diproses terkontaminasi oleh kotoran, maka pelumasan tidak akan berfungsi secara maksimal. Partikel dan kotoran yang ada dalam oli akan mengakibatkan celah mesin yang rapat menjadi tergores.

Baca juga: Pemilik Kendaraan Wajib Tahu! Perbedaaan Blok Silinder dan Kepala Silinder

4. Strainer

Strainer adalah kunci untuk memaksimalkan kerja filter oli. Strainer atau penyaring bertanggungjawab untuk menyaring kotoran hingga yang terkecil sekalipun. Komponen pompa oli berada di antara lubang pompa oli dengan pompa oli, yaitu bertugas sebagai lubang isap pelumas menuju pompa oli.

5. Pressure Valve

Pressure valve atau katup tekanan bertugas untuk mengatur tekanan pelumas. Pengaturan ini dilakukan ketika mesin sedang bekerja dengan perputaran yang tinggi. Ketika mesin berputar tinggi, volume oli yang bergerak akan mengalami pertambahan, namun saluran oli memiliki batas kemampuan. Sehingga, mengatur tekanan pelumas menjadi penting agar tekanan oli tetap stabil.

6. Switch Oli

Komponen ini merupakan sensor tekanan oli agar Anda mengetahui hasil kerja dari pompa oli. Switch Oli bertanggungjawab untuk memastikan cukup atau tidaknya tekanan pompa oli untuk melumasi mesin.

Anda dapat mengetahui kerja komponen ini ketika sedang memutar kunci kontak pada posisi on. Dashboard akan memberitahu dengan menyalanya lampu indikator oli kendaran. Jika lampu ini menyala berarti komponen switch berfungsi dengan baik.

7. Oil gallery

Komponen ini merupakan saluran pelumasan yang fungsinya menjadi jalan oli pada mesin. Oil Gallery berbentuk lubang pada blok mesin yang akan dilumasi. Lubang ini berfungsi untuk mengantarkan pelumas pada komponen mesin lain.

8. Oil jet

Komponen ini berada di bawah silinder mesin dan bertugas untuk menyemburkan oli ke batang penggerak.

9. PCV valve

Positive Crankcase Ventilation valve atau disingkat PCV valve adalah bagian dari rangkaian saluran mesin. Komponen ini berbentuk ventilasi udara yang ada pada ruang engkol mesin.

Komponen ini bermanfaat untuk mengeluarkan gas atau udara yang terkontaminasi. Pada rangkaian pelumasan mesin kendaraan, PCV valve berfungsi untuk membuang gas sisa pembakaran dalam mesin, sehingga dapat menjaga kestabilan tekanan pada mesin.

Cara Kerja Sistem Pelumasan

Sistem dan cara kerja pelumas mobil
Sistem Pelumasan Mobil (olx.co.id)

Setelah mengetahui komponen dan ragam sistem pelumasan, sekarang Anda akan memasuki bagian akhir untuk memahami sistem pelumasan mobil, yaitu cara kerja sistem pelumasan. Sistem pelumasan mobil akan berjalan Ketika kondisi mesin mobil hidup. Ketika mesin hidup, bagian pompa oli akan diputar oleh poros rotary pump agar bekerja sesuai perintah.

Kemudian oli akan dialirkan melewati inlet valve. Kondisi ini akan menyebabkan penekanan pelumas pada pompa oli kemudian dialirkan melalui filter oli. Pada filter oli, atau oli akan melalui proses penyaringan dibantu dengan pressure valve. Penyaringan ini bertujuan agar oli tetap bersih sebelum dialirkan ke seluruh komponen mesin.

Baca juga: Ganti Oli Mobil Berapa KM? Ini Panduannya Lengkapnya!

Setelah disaring, oli akan dialirkan ke oil jet melalui oil gallery. Lalu oli akan secara otomatis melumasi bagian poros cam atau rocker arm. Setelah melumasi bagian tersebut, secara otomatis oli akan kembali ke bagian bak oli.

Di satu sisi lainnya, oli akan disemprot oleh komponen oil jet agar keluar dan melumasi komponen piston dan rod mesin. Pada bagian poros engkol terdapat komponen berbentuk sekop yang berfungsi mendistribusikan oli ke seluruh komponen mesin dengan sempurna.

Jenis Sistem Pelumasan Mesin

Tiga sistem pelumas mobil
Sistem Pelumasan Mobil (olx.co.id)

Setelah mengetahui komponen-komponen sistem pelumasan, Anda juga wajib untuk tahu tiga macam sistem pelumasan, yakin:

1. Sistem Percik

Sistem ini memanfaatkan gerakan putar dari poros engkol untuk memercikkan oli kebagian-bagian mesin yang memerlukan pelumasan. Pada bagian poros engkol dibagian bawahnya menyerupai sendok, sehingga ketika poros engkol berputar, oli yang berada di karter akan terbawa dan dipercikkan oleh bagian poros engkol. 

Sayangnya, pelumasan sistem ini kurang baik karena hanya bagian-bagian tertentu saja yang dapat dijangkau oleh percikkan olinya.

2. Sistem Pelumasan Campuran

Sistem ini banyak digunakan pada mesin 2 tak pada sepeda motor. Oli yang digunakan pada sistem ini nantinya akan dicampur dengan bahan bakar di dalam tangki. Pada sistem ini, oli yang digunakan harus selalu baru dikarenakan oli yang tercampur dengan bahan bakar nantinya akan ikut terbakar habis.

Sayangnya, sistem ini akan menimbulkan polusi yang cukup mengganggu dari knalpot karena gas yang dikeluarkan berwarna putih.

3. Sistem Pompa

Pada sistem ini, oli akan disirkulasikan ke seluruh bagian mesin oleh pompa oli. Pompa oli pada sistem pelumasan ini berfungsi untuk memompa atau menekan oli, agar oli dapat bersirkulasi ke seluruh bagian mesin sehingga semua bagian mesin mendapatkan pelumasan

Dibanding 2 sistem sebelumnya, sistemnya dianggap Lebih baik karena pelumasannya merata dan teratur. Penggantian oli atau pelumas ini dilakukan pada jarak waktu atau jarak tempuh kilometer tertentu.

Setelah mengetahui komponen, cara kerja sistem pelumasan mobil, dan jenisnya Anda perlu melakukan pengecekan dan perawatan mobil secara rutin. Hal ini berguna agar mobil tetap terjaga Kesehatan dan kualitasnya. Dan, Anda bisa menggunakan mobil dengan nyaman.

Selain itu, jika suatu saat ingin menjualnya, harga mobil Anda tetap tinggi. Jika Anda ingin menjual mobil dengan nyaman dan aman, serta mendapat untung yang pasti, maka juallah di OLX Autos. Hindari proses jual mobil yang ribet dan #PilihYangPasti.